wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LSPP Lev-2 (Part II)

Total questions: 25

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Jika Debt to Equity (DER) suatu debitur meningkat, maka berarti:

a)

Perusahaan dalam risiko yang tinggi

b)

kinerja perusahaan membaik

c)

risiko perusahaan semakin meningkat

d)

ROE akan meningkat

2.

Dalam pengelolaan risiko operasional dikenal konsep cause-event-impact. Risiko operasional dapat disebabkan oleh satu atau beberapa penyebab. Dalam mengidentifikasi penyebab utama risiko perasional, maka:

a)

Diukur dari penyebab awal

b)

diukur dari penyebab yang paling dominan

c)

diukur dari transaksional

d)

diukur dari yang paling sulit dimitigasi

3.

Tujuan suatu bank menerapkan Sistem Informasi Manajemen Risiko adalah:

a)

Kepatuhan pada ketentuan Basel

b)

menghasilkan laporan risiko yang akurat dan tepat waktu bagi manajemen senior dan direksi

c)

untuk menampilkan image modern dari sisi teknologi

d)

sebagai sarana untuk menciptakan produk baru

4.

Dalam pengembangan software sistem manajemen risiko terkait penerapan manajemen risiko, sebelum diimplementasikan maka bank harus melakukan hal-hal sebagai berikut:

a)

Melakukan pengujian dan penilaian atas akuransi dan kinerja dari software baru tersebut

b)

memastikan bahwa software baru tersebut tidak dapat mengakses data historis akuntasi dan manajemen

c)

wajib secara internal melakukan pengembangan software tersebut tanpa bantuan pihak ketiga

d)

melakukan pembelian atau pemilihan software tersebut dengan pertimbangan harga terendah saja

5.

Untuk menghindari terjadinya kerugian yang melebihi batas yang telah ditetapkan oleh bank, maka diperlukan kebijakan, prosedur dan penetapan limit. Sesuai dengan best practice, pemantauan limit risiko dilakukan dengan cara:

a)

Tidak dilakukan apa-apa

b)

mendapat persetujuan dari SKAI

c)

melakukan penyesuaian dan mengantisipasi pelampauan tersebut agar tidak melampauai limit lagi

d)

mendapat persetujuan dari satuan kerja kepatuhan

6.

Latar belakang krisis Asia 1998 mendorong Bank Indonesia mengeluarkan surat edaran dan aturan yang mengatur hal-hal sebagai berikut, kecuali:

a)

Penerapan manajemen risiko untuk risiko liukuiditas

b)

penerapan manajemen risiko secara konsolidasi bagi bank yang melakukan pengendalian terhadap anak perusahaan

c)

pemilihan training provider perihal sertifikasi manajemen risiko bagi pengurus dan pejabat bank umum

d)

penerapan manajemen risiko dalam penggunaan teknologi informasi bagi bank umum

7.

Bank terekspos risiko kredit tidak hanya dari perkreditan, tetapi bisa timbul dari kegiatan:

a)

Menerbitkan obligasi

b)

membeli obligasi Indosat

c)

menjadi perantara penjualan obligasi nasabah

d)

membeli obligasi pemerintah

8.

Dalam analisa kredit dikenal dengan istilah 5C. Salah satu komponen 5C adalah karakter calon debitur yang bisa dinilai dari:

a)

Analisa laporan kuangan

b)

melihat besarnya pinjaman lain yang diterima debitur

c)

trade checking dengan rekan bisnis

d)

strategi bisnis yang dilakukan

9.

Pengikatan jaminan untuk benda bergerak dilakukan dengan cara:

a)

Fidusia dan gadai

b)

hak tanggungan saja

c)

fidusia dan hipotik

d)

gadai dan hipotik

10.

Untuk mengendalikan risiko kredit, bank membuatkebijakan perkreditan. Kebijakan kredit tersebut pada umumnya tidak memuat dan mengatur hal-hal pokok sebagai berikut:

a)

Prinsip kehati-hatian dalam perkreditan

b)

metode perhitungan imbal hasil maksimum

c)

penyelesaian kredit bermasalah

d)

kebijaksanaan persetujuan kredit

11.

Di bawah ini pernyatan yang benar mengenai kebijakan kredit adalah:

a)

Sama persis dengan peraturan BI

b)

disesuaikan dengan kebutuah bisnis bank

c)

menjadi satu dengan prosedur kredit

d)

mengatur secara detil sampai dengan pengaturan suku bunga kepada nasabah

12.

Berikut ini kredit yang perlu dihindari, kecuali:

a)

Kredit yang memerlukan keahlian khusus yang tidak dimiliki oleh bank

b)

kredit kepada debitur bermasalah dan atau macet pada bank lain

c)

kredit sindikasi yang dilakukan untuk mengurangi eksposur risiko ke satu nasabah

d)

kredit yang diberikan tanpa informasi keuangan yang cukup

13.

Bank X mendapat proposal pengajuan kredit dari PT A yang bergerak di bidang batubara. Namun tidak ada seorang pun credit analyst di bank X yang mengerti mengenai proses bisnis batubara. Hal yang harus dilakukan Bank X adalah:

a)

Menolak proposal kredit PT A

b)

menerima prosposal kredit PT A namun berkonsultasi ke BI terlebih dahulu

c)

menerima prosposal kredit PT A dengan menggunakan jasa konsultan

d)

menunggu harga batubara membaik lalu menerima proposal kredit

14.

Sistem rating mengklasifikasikan entitas perusahaan secara sistematis ke dalam suatu kelas risiko. Dengan rating, dapat dilakukan estimasi:

a)

Probability of default

b)

exposure at default

c)

loss given default

d)

legal of default

15.

Sistem rating debitur atau calon debitur berdasarkan gabungan aspek kuantitatif (informasi atau data keuangan) dan kualitatif, antara lain informasi/data management, pembayaran, pemasaran, produksi, maupun kondisi social dan lingkungan dan lainnya disebut dengan:

a)

Financial rating

b)

customer rating

c)

facility rating

d)

cosumer loan scoring

16.

Ciri khas facility rating yang bukan merupakan customer rating dan financial rating adalah:

a)

Menggunakan data laporan keuangan

b)

menggunakan data laporan keuangan dan parameter fasilitas

c)

menggunakan parameter fasilitas saja

d)

menggunakan judgmental untuk menilai kualitatif rating

17.

Data keuangan beberapa tahun terakhir bisa digunakan untuk analisa berikut, kecuali:

a)

Kinerja historis

b)

proyeksi ke depan

c)

dasar penentuan rating terhadap nasabah

d)

karakter nasabah

18.

Yang membedakan monitoring kredit retail dengan kredit komersial adalah:

a)

Monitoring kredit retail lebih sulit

b)

monitoring kredit komersial lebih sulit karena bersifat massal

c)

monitoring kredit komersial sulit karena lebih kompleks

d)

monitoring kredit retail lebih mudah meskipun kredit retail lebih kompleks

19.

Analisa pemasaran berguna untuk memperkirakan:

a)

Target market dan teknis produksi

b)

target market dan biaya produksi

c)

marketshare dan ketergantungan pada supplier tertentu

d)

marketshare dan strategi penjualan

20.

Bank melakukan segmentasi kredit dengan pertimbangan karakteristik masing-masing segmen bisnis bersifat unik. Manakah dari pernyataan berikut yang tidak tepat mengenai karakteristik pemberian kredit:

a)

Assessment korporat dan komersial biasanya berdasarkan cash flow

b)

assessment consumer bisanya berdasarkan cash flow

c)

assessment consumer biasanya berdasarkan agunan

d)

dalam kredit korporat pemberian kredit secara tailor-made dan kompleks

21.

Pernyataan yang benar tentang current ratio adalah:

a)

Current ratio mengukur kemampuan membayar seluruh hutang

b)

current ratio adalah aktiva lancar dikurangi persediaan dibagi dengan pasiva lancar

c)

saldo surat berharga tidak diperhitungkan dalam current asset dalam current ratio

d)

kualitas curret ration dinilai dari cash ratio

22.

Untuk memahami permasalahan pada laporan historis rasio keuangan nasabah, dapat digunakan analisa DuPont, dimana perubahan ROA merupakan dampak langsung dari perubahan:

a)

Profit margin dan leverage

b)

asset dan equity

c)

profit margin dan total asset turn over

d)

current ratio dan quick ratio

23.

Suatu perusahaan mengalami kenaikan ROE, sementara perbandingan hutang dengan modal tidak berubah maka:

a)

ROA pasti meningkat

b)

TATO pasti meningkat

c)

TATO pasti meningkat/ WCTO pasti meningkat

d)

ARTO pasti meningkat

24.

Apabila bank menerapkan manajemen risiko operasional dengan baik,maka keuntungan yang diperoleh adalah, kecuali:

a)

Meningkatkan budaya sadar risiko

b)

meningkatkan transparansi

c)

mendapatkan nilai tambah dari regulator

d)

mengurangi beban modal untuk risiko operasional

25.

Berikut adalah hal-hal yang menunjukkan penurunan kinerja perusahaan yang dapat mengakibatkan default:

a)

Piutang usaha meningkat

b)

pembangunan gedung kantor baru

c)

inventory meningkat

d)

penjualan menurun