NEW
Font size
WorksheetsLSPP Lev-2 (Part II)
Total questions: 25
Worksheet time: 8mins
Jika Debt to Equity (DER) suatu debitur meningkat, maka berarti:
Perusahaan dalam risiko yang tinggi
kinerja perusahaan membaik
risiko perusahaan semakin meningkat
ROE akan meningkat
Dalam pengelolaan risiko operasional dikenal konsep cause-event-impact. Risiko operasional dapat disebabkan oleh satu atau beberapa penyebab. Dalam mengidentifikasi penyebab utama risiko perasional, maka:
Diukur dari penyebab awal
diukur dari penyebab yang paling dominan
diukur dari transaksional
diukur dari yang paling sulit dimitigasi
Tujuan suatu bank menerapkan Sistem Informasi Manajemen Risiko adalah:
Kepatuhan pada ketentuan Basel
menghasilkan laporan risiko yang akurat dan tepat waktu bagi manajemen senior dan direksi
untuk menampilkan image modern dari sisi teknologi
sebagai sarana untuk menciptakan produk baru
Dalam pengembangan software sistem manajemen risiko terkait penerapan manajemen risiko, sebelum diimplementasikan maka bank harus melakukan hal-hal sebagai berikut:
Melakukan pengujian dan penilaian atas akuransi dan kinerja dari software baru tersebut
memastikan bahwa software baru tersebut tidak dapat mengakses data historis akuntasi dan manajemen
wajib secara internal melakukan pengembangan software tersebut tanpa bantuan pihak ketiga
melakukan pembelian atau pemilihan software tersebut dengan pertimbangan harga terendah saja
Untuk menghindari terjadinya kerugian yang melebihi batas yang telah ditetapkan oleh bank, maka diperlukan kebijakan, prosedur dan penetapan limit. Sesuai dengan best practice, pemantauan limit risiko dilakukan dengan cara:
Tidak dilakukan apa-apa
mendapat persetujuan dari SKAI
melakukan penyesuaian dan mengantisipasi pelampauan tersebut agar tidak melampauai limit lagi
mendapat persetujuan dari satuan kerja kepatuhan
Latar belakang krisis Asia 1998 mendorong Bank Indonesia mengeluarkan surat edaran dan aturan yang mengatur hal-hal sebagai berikut, kecuali:
Penerapan manajemen risiko untuk risiko liukuiditas
penerapan manajemen risiko secara konsolidasi bagi bank yang melakukan pengendalian terhadap anak perusahaan
pemilihan training provider perihal sertifikasi manajemen risiko bagi pengurus dan pejabat bank umum
penerapan manajemen risiko dalam penggunaan teknologi informasi bagi bank umum
Bank terekspos risiko kredit tidak hanya dari perkreditan, tetapi bisa timbul dari kegiatan:
Menerbitkan obligasi
membeli obligasi Indosat
menjadi perantara penjualan obligasi nasabah
membeli obligasi pemerintah
Dalam analisa kredit dikenal dengan istilah 5C. Salah satu komponen 5C adalah karakter calon debitur yang bisa dinilai dari:
Analisa laporan kuangan
melihat besarnya pinjaman lain yang diterima debitur
trade checking dengan rekan bisnis
strategi bisnis yang dilakukan
Pengikatan jaminan untuk benda bergerak dilakukan dengan cara:
Fidusia dan gadai
hak tanggungan saja
fidusia dan hipotik
gadai dan hipotik
Untuk mengendalikan risiko kredit, bank membuatkebijakan perkreditan. Kebijakan kredit tersebut pada umumnya tidak memuat dan mengatur hal-hal pokok sebagai berikut:
Prinsip kehati-hatian dalam perkreditan
metode perhitungan imbal hasil maksimum
penyelesaian kredit bermasalah
kebijaksanaan persetujuan kredit
Di bawah ini pernyatan yang benar mengenai kebijakan kredit adalah:
Sama persis dengan peraturan BI
disesuaikan dengan kebutuah bisnis bank
menjadi satu dengan prosedur kredit
mengatur secara detil sampai dengan pengaturan suku bunga kepada nasabah
Berikut ini kredit yang perlu dihindari, kecuali:
Kredit yang memerlukan keahlian khusus yang tidak dimiliki oleh bank
kredit kepada debitur bermasalah dan atau macet pada bank lain
kredit sindikasi yang dilakukan untuk mengurangi eksposur risiko ke satu nasabah
kredit yang diberikan tanpa informasi keuangan yang cukup
Bank X mendapat proposal pengajuan kredit dari PT A yang bergerak di bidang batubara. Namun tidak ada seorang pun credit analyst di bank X yang mengerti mengenai proses bisnis batubara. Hal yang harus dilakukan Bank X adalah:
Menolak proposal kredit PT A
menerima prosposal kredit PT A namun berkonsultasi ke BI terlebih dahulu
menerima prosposal kredit PT A dengan menggunakan jasa konsultan
menunggu harga batubara membaik lalu menerima proposal kredit
Sistem rating mengklasifikasikan entitas perusahaan secara sistematis ke dalam suatu kelas risiko. Dengan rating, dapat dilakukan estimasi:
Probability of default
exposure at default
loss given default
legal of default
Sistem rating debitur atau calon debitur berdasarkan gabungan aspek kuantitatif (informasi atau data keuangan) dan kualitatif, antara lain informasi/data management, pembayaran, pemasaran, produksi, maupun kondisi social dan lingkungan dan lainnya disebut dengan:
Financial rating
customer rating
facility rating
cosumer loan scoring
Ciri khas facility rating yang bukan merupakan customer rating dan financial rating adalah:
Menggunakan data laporan keuangan
menggunakan data laporan keuangan dan parameter fasilitas
menggunakan parameter fasilitas saja
menggunakan judgmental untuk menilai kualitatif rating
Data keuangan beberapa tahun terakhir bisa digunakan untuk analisa berikut, kecuali:
Kinerja historis
proyeksi ke depan
dasar penentuan rating terhadap nasabah
karakter nasabah
Yang membedakan monitoring kredit retail dengan kredit komersial adalah:
Monitoring kredit retail lebih sulit
monitoring kredit komersial lebih sulit karena bersifat massal
monitoring kredit komersial sulit karena lebih kompleks
monitoring kredit retail lebih mudah meskipun kredit retail lebih kompleks
Analisa pemasaran berguna untuk memperkirakan:
Target market dan teknis produksi
target market dan biaya produksi
marketshare dan ketergantungan pada supplier tertentu
marketshare dan strategi penjualan
Bank melakukan segmentasi kredit dengan pertimbangan karakteristik masing-masing segmen bisnis bersifat unik. Manakah dari pernyataan berikut yang tidak tepat mengenai karakteristik pemberian kredit:
Assessment korporat dan komersial biasanya berdasarkan cash flow
assessment consumer bisanya berdasarkan cash flow
assessment consumer biasanya berdasarkan agunan
dalam kredit korporat pemberian kredit secara tailor-made dan kompleks
Pernyataan yang benar tentang current ratio adalah:
Current ratio mengukur kemampuan membayar seluruh hutang
current ratio adalah aktiva lancar dikurangi persediaan dibagi dengan pasiva lancar
saldo surat berharga tidak diperhitungkan dalam current asset dalam current ratio
kualitas curret ration dinilai dari cash ratio
Untuk memahami permasalahan pada laporan historis rasio keuangan nasabah, dapat digunakan analisa DuPont, dimana perubahan ROA merupakan dampak langsung dari perubahan:
Profit margin dan leverage
asset dan equity
profit margin dan total asset turn over
current ratio dan quick ratio
Suatu perusahaan mengalami kenaikan ROE, sementara perbandingan hutang dengan modal tidak berubah maka:
ROA pasti meningkat
TATO pasti meningkat
TATO pasti meningkat/ WCTO pasti meningkat
ARTO pasti meningkat
Apabila bank menerapkan manajemen risiko operasional dengan baik,maka keuntungan yang diperoleh adalah, kecuali:
Meningkatkan budaya sadar risiko
meningkatkan transparansi
mendapatkan nilai tambah dari regulator
mengurangi beban modal untuk risiko operasional
Berikut adalah hal-hal yang menunjukkan penurunan kinerja perusahaan yang dapat mengakibatkan default:
Piutang usaha meningkat
pembangunan gedung kantor baru
inventory meningkat
penjualan menurun
