Font size
WorksheetsAKM MADRASAH XII
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Dukung Merdeka Belajar, UPN Siapkan 3 Program
Surabaya, Jawa Pos – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur mengembangkan fasilitas guna menunjang program merdeka belajar-kampus merdeka. Salah satunya, meresmikan gedung kuliah bersama (GKB) enam lantai kemarin (25/11). Bangunan yang berkapasitas 38 ruangan tersebut mampu melayani 19 ribu mahasiswa dalam sepekan.
Rektor UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Akhmad Fauzi menyatakan, gedung tersebut dibangun untuk memberikan fasilitas yang bagus untuk mahasiswa UPN. Apalagi, tahun ini UPN menambah mahasiswa dari 3.600 orang menjadi 4.500 orang. “Kami ketambahan hampir 1.000 mahasiswa tahun ini,” katanya.
Fauzi menambahkan, saat ini kampus di kawasan Gunung Anyar itu juga sudah melaksanakan program merdeka belajar-kampus merdeka. Ada tiga program yang sudah dibentuk dan dilaksanakan tahun ini.
Pertama adalah program Permadi. Yakni mahasiswa dapat mengambil program studi (prodi) lain di UPN Veteran Jawa Timur. Contohnya, mahasiswa prodi ilmu komunikasi ingin kuliah di prodi desain komunikasi visual (DKV), pertanian, atau yang lain. “Kami memberikan kesempatan 20 sistem kredit semester (SKS) untuk mata kuliah prodi lain,” ujarnya. Saat ini, total ada 450 mahasiswa yang mengambil prodi lain di dalam kampus.
Kedua, Permata Sakti. Yakni, mahasiswa berkuliah di universitas negeri lain. Total ada 182 orang yang sudah kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) lain. “Jadi mahasiswa UPN bisa kuliah di PTN lain. Maksimal 20 SKS,” imbuhnya.
Ketiga, International Credit Transfer. Mahasiswa belajar di kampus luar negeri. Tahun ini, UPN telah mengirimkan 14 mahasiswa ke luar negeri. (ayu/c12/dio) Jawa Pos Kamis 26 November 2020
Persentase kenaikan jumlah mahasiswa UPN tahun ini adalah…
<30%
>30%
30%
<25%
25%
Dukung Merdeka Belajar, UPN Siapkan 3 Program
Surabaya, Jawa Pos – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur mengembangkan fasilitas guna menunjang program merdeka belajar-kampus merdeka. Salah satunya, meresmikan gedung kuliah bersama (GKB) enam lantai kemarin (25/11). Bangunan yang berkapasitas 38 ruangan tersebut mampu melayani 19 ribu mahasiswa dalam sepekan.
Rektor UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Akhmad Fauzi menyatakan, gedung tersebut dibangun untuk memberikan fasilitas yang bagus untuk mahasiswa UPN. Apalagi, tahun ini UPN menambah mahasiswa dari 3.600 orang menjadi 4.500 orang. “Kami ketambahan hampir 1.000 mahasiswa tahun ini,” katanya.
Fauzi menambahkan, saat ini kampus di kawasan Gunung Anyar itu juga sudah melaksanakan program merdeka belajar-kampus merdeka. Ada tiga program yang sudah dibentuk dan dilaksanakan tahun ini.
Pertama adalah program Permadi. Yakni mahasiswa dapat mengambil program studi (prodi) lain di UPN Veteran Jawa Timur. Contohnya, mahasiswa prodi ilmu komunikasi ingin kuliah di prodi desain komunikasi visual (DKV), pertanian, atau yang lain. “Kami memberikan kesempatan 20 sistem kredit semester (SKS) untuk mata kuliah prodi lain,” ujarnya. Saat ini, total ada 450 mahasiswa yang mengambil prodi lain di dalam kampus.
Kedua, Permata Sakti. Yakni, mahasiswa berkuliah di universitas negeri lain. Total ada 182 orang yang sudah kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) lain. “Jadi mahasiswa UPN bisa kuliah di PTN lain. Maksimal 20 SKS,” imbuhnya.
Ketiga, International Credit Transfer. Mahasiswa belajar di kampus luar negeri. Tahun ini, UPN telah mengirimkan 14 mahasiswa ke luar negeri. (ayu/c12/dio) Jawa Pos Kamis 26 November 2020
Pada paragraf kelimat, terdapat beberapa kalimat yang rancu. Kutiplah bagian dari kalimat yang rancu tersebut, dan apa alasan Anda mengatakan kalimat tersebut rancu?
(a)
Dukung Merdeka Belajar, UPN Siapkan 3 Program
Surabaya, Jawa Pos – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur mengembangkan fasilitas guna menunjang program merdeka belajar-kampus merdeka. Salah satunya, meresmikan gedung kuliah bersama (GKB) enam lantai kemarin (25/11). Bangunan yang berkapasitas 38 ruangan tersebut mampu melayani 19 ribu mahasiswa dalam sepekan.
Rektor UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Akhmad Fauzi menyatakan, gedung tersebut dibangun untuk memberikan fasilitas yang bagus untuk mahasiswa UPN. Apalagi, tahun ini UPN menambah mahasiswa dari 3.600 orang menjadi 4.500 orang. “Kami ketambahan hampir 1.000 mahasiswa tahun ini,” katanya.
Fauzi menambahkan, saat ini kampus di kawasan Gunung Anyar itu juga sudah melaksanakan program merdeka belajar-kampus merdeka. Ada tiga program yang sudah dibentuk dan dilaksanakan tahun ini.
Pertama adalah program Permadi. Yakni mahasiswa dapat mengambil program studi (prodi) lain di UPN Veteran Jawa Timur. Contohnya, mahasiswa prodi ilmu komunikasi ingin kuliah di prodi desain komunikasi visual (DKV), pertanian, atau yang lain. “Kami memberikan kesempatan 20 sistem kredit semester (SKS) untuk mata kuliah prodi lain,” ujarnya. Saat ini, total ada 450 mahasiswa yang mengambil prodi lain di dalam kampus.
Kedua, Permata Sakti. Yakni, mahasiswa berkuliah di universitas negeri lain. Total ada 182 orang yang sudah kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) lain. “Jadi mahasiswa UPN bisa kuliah di PTN lain. Maksimal 20 SKS,” imbuhnya.
Ketiga, International Credit Transfer. Mahasiswa belajar di kampus luar negeri. Tahun ini, UPN telah mengirimkan 14 mahasiswa ke luar negeri. (ayu/c12/dio) Jawa Pos Kamis 26 November 2020
Pernyataan berikut yang sesuai dengan teks di atas adalah…
Permadi, Permata Sakti, dan GKB adalah 3 program yang disiapkan UPN untuk mendukung merdeka belajar.
Puluhan mahasiswa UPN sudah dikirim ke luar negeri.
Mahasiswa yang mengambil program Permadi berjumlah 10%.
GKB bisa memuat total 19 ribu mahasiswa dalam sebulan.
UPN terletak di kawasan Gunung Sari.
MAK
*NB. Fauzi
Mak...
Mak, anakmu ini sedang belajar mengeja waktu
kalau dalam perjalanan aku lelah, aku tahu dadamu adalah samudra pelarung segala duka
Mak, anakmu ini juga sedang belajar menangkap sasmita
kalau nanti aku melabuhkan simpul tidak pada tempatnya, aku tahu di bawah rambutmu yang abu-abu itu adalah semesta
Mak, ini aku
anakmu
datang dari tempat yang jauh dan sunyi
ijinkan aku sekedar menaruh kepala di pangkuanmu
mungkin saja waktu dan sasmita yang ku eja sejadi-jadinya itu;
tak lebih hebat dari usapan tanganmu di kepalaku.
Jimmy sedang berlatih mengikuti lomba deklamasi puisi. Puisi Mak karya NB. Fauzi tersebut ia pilih untuk kemudian dibacakan dalam lomba. Agar bisa memenangi lomba, menurut Anda, sebaiknya Jimmy membacakan puisi tersebut dengan menyuguhkan suasana…
Semangat
Sedih
Bangga
Haru
Intim
MAK
*NB. Fauzi
Mak...
Mak, anakmu ini sedang belajar mengeja waktu
kalau dalam perjalanan aku lelah, aku tahu dadamu adalah samudra pelarung segala duka
Mak, anakmu ini juga sedang belajar menangkap sasmita
kalau nanti aku melabuhkan simpul tidak pada tempatnya, aku tahu di bawah rambutmu yang abu-abu itu adalah semesta
Mak, ini aku
anakmu
datang dari tempat yang jauh dan sunyi
ijinkan aku sekedar menaruh kepala di pangkuanmu
mungkin saja waktu dan sasmita yang ku eja sejadi-jadinya itu;
tak lebih hebat dari usapan tanganmu di kepalaku.
Wijaya menganggap diksi sasmita dalam puisi tersebut terlalu sulit dimaknai. Jika Wijaya ingin perubahan diksi yang mudah dimaknai, kata yang tepat untuk menggantikan sasmita tanpa mengurangi kesakralan puisi adalah…
Pertanda
Simbol
Wahyu
Wangsit
Isyarat
New Normal, 2 Ribu Pasangan Menikah
Kabupaten Mojokerto, Jawa Pos – Menjelang akhir tahun, permohonan akad nikah melalui kantor urusan agama (KUA) di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto mengalami peningkatan cukup tajam. Tercatat, di tengah era kenormalan baru yang bertepatan pula dengan musim penghujan, dalam kurun dua bulan saja, ada 2.079 pasangan di 18 kecamatan yang telah mengucapkan ijab kabul.
“Ada peningkatan sekitar 50 persen,” ujar Abdul Aziz, Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Kabupaten Mojokerto, kemarin (25/11). Angka pengantin baru tersebut meningkat dibandingkan awal pandemi lalu. Di mana, antara Maret hingga April hanya tercatat sebanyak 1.026 pernikahan.
Dia menuturkan, Covid-19 memang sempat memengaruhi jumlah pernikahan di Kabupaten Mojokerto. Namun, menjelang akhir tahun ini, jumlahnya hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya. “Sebab memang bakda Maulid biasanya memang ramai-ramainya, apalagi sekarang ada peraturan new normal. Jadi, bisa balik kayak dulu lagi, asal patuh dengan protokol kesehatan (prokes),” terang Aziz. Ada banyak pernikahan di antaranya yang sempat tertunda akibat pandemi, digelar di akhir tahun.
Tingginya permintaan nikah tersebut menuntut Kemenag terus mengevaluasi layanan nikah. Yakni, dengan menyesuaikan pencegahan perkembangan persebaran wabah Covid-19. Agar tidak terjadi klaster-klaster baru di tengah masyarakat. Dengan adanya peraturan selama pandemi, dia merasa pelaksanaan akad nikah tak akan menjadi hambatan.
Sebab, pernikahan sendiri tak bisa ditunda sehingga pelayanan nikah harus tetap berjalan. Meski terdapat peningkatan jumlah pengajuan nikah, ketersediaan buku nikah diyakini bakal mencukupi hingga akhir tahun. “Stok masih tersedia karena dari Kemenag RI sudah mendistribusikan sebanyak 10 ribu buku,” ujarnya. (oce/ris/c13/cak) Jawa Pos Kamis 26 November 2020
Berdasarkan teks tersebut hal apa yang sekiranya menjadi hambatan pelaksanaan akad nikah di era kenormalan baru?
(a)
New Normal, 2 Ribu Pasangan Menikah
Kabupaten Mojokerto, Jawa Pos – Menjelang akhir tahun, permohonan akad nikah melalui kantor urusan agama (KUA) di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto mengalami peningkatan cukup tajam. Tercatat, di tengah era kenormalan baru yang bertepatan pula dengan musim penghujan, dalam kurun dua bulan saja, ada 2.079 pasangan di 18 kecamatan yang telah mengucapkan ijab kabul.
“Ada peningkatan sekitar 50 persen,” ujar Abdul Aziz, Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Kabupaten Mojokerto, kemarin (25/11). Angka pengantin baru tersebut meningkat dibandingkan awal pandemi lalu. Di mana, antara Maret hingga April hanya tercatat sebanyak 1.026 pernikahan.
Dia menuturkan, Covid-19 memang sempat memengaruhi jumlah pernikahan di Kabupaten Mojokerto. Namun, menjelang akhir tahun ini, jumlahnya hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya. “Sebab memang bakda Maulid biasanya memang ramai-ramainya, apalagi sekarang ada peraturan new normal. Jadi, bisa balik kayak dulu lagi, asal patuh dengan protokol kesehatan (prokes),” terang Aziz. Ada banyak pernikahan di antaranya yang sempat tertunda akibat pandemi, digelar di akhir tahun.
Tingginya permintaan nikah tersebut menuntut Kemenag terus mengevaluasi layanan nikah. Yakni, dengan menyesuaikan pencegahan perkembangan persebaran wabah Covid-19. Agar tidak terjadi klaster-klaster baru di tengah masyarakat. Dengan adanya peraturan selama pandemi, dia merasa pelaksanaan akad nikah tak akan menjadi hambatan.
Sebab, pernikahan sendiri tak bisa ditunda sehingga pelayanan nikah harus tetap berjalan. Meski terdapat peningkatan jumlah pengajuan nikah, ketersediaan buku nikah diyakini bakal mencukupi hingga akhir tahun. “Stok masih tersedia karena dari Kemenag RI sudah mendistribusikan sebanyak 10 ribu buku,” ujarnya. (oce/ris/c13/cak) Jawa Pos Kamis 26 November 2020
Berikut adalah pernyataan yang sesuai mengenai penyebab meningkatnya permohonan akad nikah pada era kenormalan baru di Kabupaten Mojokerto…
Ada prokes era new normal yang memberi ruang pelaksanaan pernikahan.
Momentum bakda Maulid.
Evaluasi Layanan Nikah.
Ketersediaan buku nikah yang cukup.
Menjelang akhir tahun.
Dari tabel jadwal tersebut, berapa total pertandingan yang tidak digelar pada Jumat 27 November 2020?
(a)
Jose Mourinho sekarang melatih Tottenham Hotspurs. Di sisi lain, Yusuf adalah pembenci setiap tim yang dilatih oleh Jose Mourinho. Kekalahan Jose Mourinho adalah kebahagiaan Yusuf. Jika Yusuf ingin melihat tim asuhan Jose Mourinho kalah, dan jika setiap siaran langsung berdurasi 120 menit, maka Yusuf harus standby pada…
(a)
Jika pada Jumat 27 November 2020 Pandu baru bangun pukul 05.00, berapa pertandingan yang bisa Pandu saksikan mulai awal hingga akhir?
(a)
Guntur adalah Romanisti (sebutan untuk fans AS Roma). Ia berniat menonton siaran langsung pertandingan AS Roma di Europa League. Berdasarkan tabel jadwal tersebut, berapa pertandingan yang Guntur lewatkan karena jadwal siaran langsung yang berbarengan antara pertandingan AS Roma dengan pertandingan lain?
(a)
Jika setiap siaran langsung membutuhkan waktu 120 menit dari awal tayang sampai selesai, berapa pertandingan yang selesai tepat pada Jumat 27 November 2020 pukul 02.55 WIB?
(a)
Catatan: setiap siaran langsung berdurasi 120 menit. Berilah tanda (Benar atau Salah, B atau S) pada beberapa pernyataan berikut berdasarkan tabel jadwal di atas.
A. Tidak ada pertandingan yang berlangsung pada Kamis 26 November pukul 08.30 WIB.
B. Total ada 5 channel yang menayangkan siaran langsung pada hari Kamis dan Jumat.
C. Iternational vs Boca Juniors adalah satu-satunya pertandingan yang berlangsung pada Kamis pagi.
D. Ada tujuh pertandingan yang ditayangkan pada Jumat 27 November 2020.
E. SCTV tidak selalu berpartner dengan Champions TV 1 dalam menayangkan pertandingan secara bersamaan.
(a)
Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana?
Oleh: KH. A. Mustofa Bisri
Kau ini bagaimana
Kau bilang aku merdeka, kau memilihkan untukku segalanya
Kau suruh aku berpikir, aku berpikir kau tuduh aku kafir
Aku harus bagaimana
Kau bilang bergeraklah, aku bergerak kau curigai
Kau bilang jangan banyak tingkah, aku diam saja kau waspadai
Kau ini bagaimana
Kau suruh aku memegang prinsip, aku memegang prinsip kau tuduh aku kaku
Kau suruh aku toleran, aku toleran kau bilang aku plin-plan
Aku harus bagaimana
Aku kau suruh maju, aku mau maju kau selimpung kakiku
Kau suruh aku bekerja, aku bekerja kau ganggu aku
Kau ini bagaimana
Kau suruh aku taqwa, khotbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa
Kau suruh aku mengikutimu, langkahmu tak jelas arahnya
Aku harus bagaimana
Aku kau suruh menghormati hukum, kebijaksanaanmu menyepelekannya
Aku kau suruh berdisiplin, kau menyontohkan yang lain
Kau ini bagaimana
Kau bilang Tuhan sangat dekat, kau sendiri memanggil-manggilNya dengan pengeras suara setiap saat
Kau bilang kau suka damai, kau ajak aku setiap hari bertikai
Aku harus bagaimana
Aku kau suruh membangun, aku membangun kau merusakkannya
Aku kau suruh menabung, aku menabung kau menghabiskannya
Kau ini bagaimana
Kau suruh aku menggarap sawah, sawahku kau tanami rumah-rumah
Kau bilang aku harus punya rumah, aku punya rumah kau meratakannya dengan tanah
Aku harus bagaimana
Aku kau larang berjudi, permainan spekulasimu menjadi-jadi
Aku kau suruh bertanggung jawab, kau sendiri terus berucap Wallahu A’lam Bisshowab
Kau ini bagaimana
Kau suruh aku jujur, aku jujur kau tipu aku
Kau suruh aku sabar, aku sabar kau injak tengkukku
Aku harus bagaimana
Aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku, sudah ku pilih kau bertindak sendiri semaumu
Kau bilang kau selalu memikirkanku, aku sapa saja kau merasa terganggu
Kau ini bagaimana
Kau bilang bicaralah, aku bicara kau bilang aku ceriwis
Kau bilang jangan banyak bicara, aku bungkam kau tuduh aku apatis
Aku harus bagaimana
Kau bilang kritiklah, aku kritik kau marah
Kau bilang carikan alternatifnya, aku kasih alternatif kau bilang jangan mendikte saja
Kau ini bagaimana
Aku bilang terserah kau, kau tidak mau
Aku bilang terserah kita, kau tak suka
Aku bilang terserah aku, kau memakiku
Kau ini bagaimana
Atau aku harus bagaimana
-1987
Relasi antara Kau dan Aku dalam puisi tersebut paling tepat dimaknai antara…. dengan …..
(a)
Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana?
Oleh: KH. A. Mustofa Bisri
Kau ini bagaimana
Kau bilang aku merdeka, kau memilihkan untukku segalanya
Kau suruh aku berpikir, aku berpikir kau tuduh aku kafir
Aku harus bagaimana
Kau bilang bergeraklah, aku bergerak kau curigai
Kau bilang jangan banyak tingkah, aku diam saja kau waspadai
Kau ini bagaimana
Kau suruh aku memegang prinsip, aku memegang prinsip kau tuduh aku kaku
Kau suruh aku toleran, aku toleran kau bilang aku plin-plan
Aku harus bagaimana
Aku kau suruh maju, aku mau maju kau selimpung kakiku
Kau suruh aku bekerja, aku bekerja kau ganggu aku
Kau ini bagaimana
Kau suruh aku taqwa, khotbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa
Kau suruh aku mengikutimu, langkahmu tak jelas arahnya
Aku harus bagaimana
Aku kau suruh menghormati hukum, kebijaksanaanmu menyepelekannya
Aku kau suruh berdisiplin, kau menyontohkan yang lain
Kau ini bagaimana
Kau bilang Tuhan sangat dekat, kau sendiri memanggil-manggilNya dengan pengeras suara setiap saat
Kau bilang kau suka damai, kau ajak aku setiap hari bertikai
Aku harus bagaimana
Aku kau suruh membangun, aku membangun kau merusakkannya
Aku kau suruh menabung, aku menabung kau menghabiskannya
Kau ini bagaimana
Kau suruh aku menggarap sawah, sawahku kau tanami rumah-rumah
Kau bilang aku harus punya rumah, aku punya rumah kau meratakannya dengan tanah
Aku harus bagaimana
Aku kau larang berjudi, permainan spekulasimu menjadi-jadi
Aku kau suruh bertanggung jawab, kau sendiri terus berucap Wallahu A’lam Bisshowab
Kau ini bagaimana
Kau suruh aku jujur, aku jujur kau tipu aku
Kau suruh aku sabar, aku sabar kau injak tengkukku
Aku harus bagaimana
Aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku, sudah ku pilih kau bertindak sendiri semaumu
Kau bilang kau selalu memikirkanku, aku sapa saja kau merasa terganggu
Kau ini bagaimana
Kau bilang bicaralah, aku bicara kau bilang aku ceriwis
Kau bilang jangan banyak bicara, aku bungkam kau tuduh aku apatis
Aku harus bagaimana
Kau bilang kritiklah, aku kritik kau marah
Kau bilang carikan alternatifnya, aku kasih alternatif kau bilang jangan mendikte saja
Kau ini bagaimana
Aku bilang terserah kau, kau tidak mau
Aku bilang terserah kita, kau tak suka
Aku bilang terserah aku, kau memakiku
Kau ini bagaimana
Atau aku harus bagaimana
-1987
Pernyataan berikut yang sesuai dengan konten puisi adalah…
Dibacakan pada tahun 1987.
Terdiri dari 16 bait.
Ditulis oleh K.H. Bisri Mustofa.
Tidak terdapat repetisi pola larik.
Ampun Bang Jago
Aku Kudu Kerja Keras,
soale Pensil Alis lan Wedakmu Ora Ditanggung BPJS
*Kedung Darma Romansha
Rasmini, gigi trukku ada dalam kendali tanganmu
usap-usaplah jika lelah.
jangan tambah gigi melulu
nanti solarnya cepat habis
sebab cintaku tak lebih dari harga solar
naik-turun bergantung pasar politik.
kau tahu, Rasmini
politik itu seperti mobil sedan
yang tiba-tiba memotong jalan.
lebih berbahaya dari emak-emak yang menaiki motor
dengan lampu sen ke kiri padahal belok kanan.
aku pastikan cintaku tak akan tertinggal di jalan
sebab hatiku telah menempel di senyummu,
juga suara dan goyanganmu.
Jogja, 2019
Jelaskan secara singkat konten kritik yang terdapat dalam puisi tersebut!
(a)
EKSPERIMEN KULTUR KUTU AIR
Bagi sebagian besar orang, kutu air adalah momok. Betapa tidak, jika di dalam air terdapat kutu, lantas air itu kita gunakan untuk mandi, air minum, atau sekadar terkena cipratan, bisa dipastikan kita akan terkena penyakit. Penyakit kulit, atau gangguan pencernaan jika sampai tidak sengaja terminum. Mengerikan.
Namun ternyata ada manfaat tersembunyi dari kutu air. Dalam budidaya ikan hias, kutu air adalah salah satu pakan terbaik untuk memperindah warna. Ikan cupang, ikan arwana, ikan guppy, adalah beberapa ikan yang jika diberi makan kutu air akan semakin indah warnanya. Oleh karena itu, kultur kutu air menjadi hal yang penting.
Secara alamiah, kutu air berada di habitat perairan tawar yang tidak mengalir. Seperti danau, sawah, atau sungai kecil yang tidak terlalu deras airnya. Untuk kultur sendiri, harus mempersiapkan alat dan bahan yang lengkap. Alat sendiri hanya membutuhkan satu, yaitu bak berukuran besar. Siapkan 4 bak untuk eksperimen. Sementara bahan untuk eksperimen terdiri dari bibit kutu air, air bersih, air bekas akuarium atau kolam lele, kotoran burung, sayuran busuk (kubis), dan pelepah pisang yang telah mengering.
Eksperimen pertama, bak pertama diisi dengan air bersih. Lalu disebar satu sendok makan bibit kutu air. Eksperimen kedua, bak kedua diisi dengan air bekas akuarium dan kotoran burung. Kemudian bibit kutu air dimasukkan. Eksperimen ketiga, bak ketiga diisi dengan air kolam lele dan sayuran kubis busuk. Eksperimen terakhir, bak keempat diisi dengan campuran air bekas akuarium, air kolam lele, dan pelepah pisang kering.
Semua bak didiamkan selama lima hari sampai satu minggu. Usahakan dihindarkan dari sinar matahari langsung. Diberi penutup atau sekadar bagian atas bak dilapisi kain paranet hitam. Dan inilah hasil eksperimen keempat cara di atas.
(Lihat Tabel 1.1 Hasil Eksperimen Kutu Air)
Ternyata setelah dilakukan empat model eksperimen, yang terbaik untuk kultur kutu air adalah dengan menggunakan media campuran air bekas akuarium, air kolam lele, dan pelepah pisang kering. Pelepah pisang kering akan cepat mengalami fermentasi dalam campuran air tersebut, sehingga memicu kutu air berkembangbiak. Oleh karena itu, saran eksperimen terbaik adalah eksperimen keempat dengan kode Eks-4 BAAKL PPK. (mgk-pbs)
Dadang memelihara ikan cupang. Untuk menghemat biaya pakan, ia berencana memulai kultur kutu air. Jika ia hanya mempunyai air bekas akuarium saja, apakah percobannya bisa berhasil?
(a)
EKSPERIMEN KULTUR KUTU AIR
Bagi sebagian besar orang, kutu air adalah momok. Betapa tidak, jika di dalam air terdapat kutu, lantas air itu kita gunakan untuk mandi, air minum, atau sekadar terkena cipratan, bisa dipastikan kita akan terkena penyakit. Penyakit kulit, atau gangguan pencernaan jika sampai tidak sengaja terminum. Mengerikan.
Namun ternyata ada manfaat tersembunyi dari kutu air. Dalam budidaya ikan hias, kutu air adalah salah satu pakan terbaik untuk memperindah warna. Ikan cupang, ikan arwana, ikan guppy, adalah beberapa ikan yang jika diberi makan kutu air akan semakin indah warnanya. Oleh karena itu, kultur kutu air menjadi hal yang penting.
Secara alamiah, kutu air berada di habitat perairan tawar yang tidak mengalir. Seperti danau, sawah, atau sungai kecil yang tidak terlalu deras airnya. Untuk kultur sendiri, harus mempersiapkan alat dan bahan yang lengkap. Alat sendiri hanya membutuhkan satu, yaitu bak berukuran besar. Siapkan 4 bak untuk eksperimen. Sementara bahan untuk eksperimen terdiri dari bibit kutu air, air bersih, air bekas akuarium atau kolam lele, kotoran burung, sayuran busuk (kubis), dan pelepah pisang yang telah mengering.
Eksperimen pertama, bak pertama diisi dengan air bersih. Lalu disebar satu sendok makan bibit kutu air. Eksperimen kedua, bak kedua diisi dengan air bekas akuarium dan kotoran burung. Kemudian bibit kutu air dimasukkan. Eksperimen ketiga, bak ketiga diisi dengan air kolam lele dan sayuran kubis busuk. Eksperimen terakhir, bak keempat diisi dengan campuran air bekas akuarium, air kolam lele, dan pelepah pisang kering.
Semua bak didiamkan selama lima hari sampai satu minggu. Usahakan dihindarkan dari sinar matahari langsung. Diberi penutup atau sekadar bagian atas bak dilapisi kain paranet hitam. Dan inilah hasil eksperimen keempat cara di atas.
(Lihat Tabel 1.1 Hasil Eksperimen Kutu Air)
Ternyata setelah dilakukan empat model eksperimen, yang terbaik untuk kultur kutu air adalah dengan menggunakan media campuran air bekas akuarium, air kolam lele, dan pelepah pisang kering. Pelepah pisang kering akan cepat mengalami fermentasi dalam campuran air tersebut, sehingga memicu kutu air berkembangbiak. Oleh karena itu, saran eksperimen terbaik adalah eksperimen keempat dengan kode Eks-4 BAAKL PPK. (mgk-pbs)
Jika Anda adalah guru, lalu di kelas Anda ada salah satu siswa yang menanyakan makna kata bercetak miring dalam paragraf kedua kalimat terakhir. Apa jawaban Anda?
(a)
EKSPERIMEN KULTUR KUTU AIR
Bagi sebagian besar orang, kutu air adalah momok. Betapa tidak, jika di dalam air terdapat kutu, lantas air itu kita gunakan untuk mandi, air minum, atau sekadar terkena cipratan, bisa dipastikan kita akan terkena penyakit. Penyakit kulit, atau gangguan pencernaan jika sampai tidak sengaja terminum. Mengerikan.
Namun ternyata ada manfaat tersembunyi dari kutu air. Dalam budidaya ikan hias, kutu air adalah salah satu pakan terbaik untuk memperindah warna. Ikan cupang, ikan arwana, ikan guppy, adalah beberapa ikan yang jika diberi makan kutu air akan semakin indah warnanya. Oleh karena itu, kultur kutu air menjadi hal yang penting.
Secara alamiah, kutu air berada di habitat perairan tawar yang tidak mengalir. Seperti danau, sawah, atau sungai kecil yang tidak terlalu deras airnya. Untuk kultur sendiri, harus mempersiapkan alat dan bahan yang lengkap. Alat sendiri hanya membutuhkan satu, yaitu bak berukuran besar. Siapkan 4 bak untuk eksperimen. Sementara bahan untuk eksperimen terdiri dari bibit kutu air, air bersih, air bekas akuarium atau kolam lele, kotoran burung, sayuran busuk (kubis), dan pelepah pisang yang telah mengering.
Eksperimen pertama, bak pertama diisi dengan air bersih. Lalu disebar satu sendok makan bibit kutu air. Eksperimen kedua, bak kedua diisi dengan air bekas akuarium dan kotoran burung. Kemudian bibit kutu air dimasukkan. Eksperimen ketiga, bak ketiga diisi dengan air kolam lele dan sayuran kubis busuk. Eksperimen terakhir, bak keempat diisi dengan campuran air bekas akuarium, air kolam lele, dan pelepah pisang kering.
Semua bak didiamkan selama lima hari sampai satu minggu. Usahakan dihindarkan dari sinar matahari langsung. Diberi penutup atau sekadar bagian atas bak dilapisi kain paranet hitam. Dan inilah hasil eksperimen keempat cara di atas.
(Lihat Tabel 1.1 Hasil Eksperimen Kutu Air)
Ternyata setelah dilakukan empat model eksperimen, yang terbaik untuk kultur kutu air adalah dengan menggunakan media campuran air bekas akuarium, air kolam lele, dan pelepah pisang kering. Pelepah pisang kering akan cepat mengalami fermentasi dalam campuran air tersebut, sehingga memicu kutu air berkembangbiak. Oleh karena itu, saran eksperimen terbaik adalah eksperimen keempat dengan kode Eks-4 BAAKL PPK. (mgk-pbs)
Berdasarkan teks tersebut, air yang tidak bisa dipakai sebagai media kultur kutu air adalah…
Air kolam
Air akuarium
Air isi ulang
Air bersih
Air sumur
EKSPERIMEN KULTUR KUTU AIR
Bagi sebagian besar orang, kutu air adalah momok. Betapa tidak, jika di dalam air terdapat kutu, lantas air itu kita gunakan untuk mandi, air minum, atau sekadar terkena cipratan, bisa dipastikan kita akan terkena penyakit. Penyakit kulit, atau gangguan pencernaan jika sampai tidak sengaja terminum. Mengerikan.
Namun ternyata ada manfaat tersembunyi dari kutu air. Dalam budidaya ikan hias, kutu air adalah salah satu pakan terbaik untuk memperindah warna. Ikan cupang, ikan arwana, ikan guppy, adalah beberapa ikan yang jika diberi makan kutu air akan semakin indah warnanya. Oleh karena itu, kultur kutu air menjadi hal yang penting.
Secara alamiah, kutu air berada di habitat perairan tawar yang tidak mengalir. Seperti danau, sawah, atau sungai kecil yang tidak terlalu deras airnya. Untuk kultur sendiri, harus mempersiapkan alat dan bahan yang lengkap. Alat sendiri hanya membutuhkan satu, yaitu bak berukuran besar. Siapkan 4 bak untuk eksperimen. Sementara bahan untuk eksperimen terdiri dari bibit kutu air, air bersih, air bekas akuarium atau kolam lele, kotoran burung, sayuran busuk (kubis), dan pelepah pisang yang telah mengering.
Eksperimen pertama, bak pertama diisi dengan air bersih. Lalu disebar satu sendok makan bibit kutu air. Eksperimen kedua, bak kedua diisi dengan air bekas akuarium dan kotoran burung. Kemudian bibit kutu air dimasukkan. Eksperimen ketiga, bak ketiga diisi dengan air kolam lele dan sayuran kubis busuk. Eksperimen terakhir, bak keempat diisi dengan campuran air bekas akuarium, air kolam lele, dan pelepah pisang kering.
Semua bak didiamkan selama lima hari sampai satu minggu. Usahakan dihindarkan dari sinar matahari langsung. Diberi penutup atau sekadar bagian atas bak dilapisi kain paranet hitam. Dan inilah hasil eksperimen keempat cara di atas.
(Lihat Tabel 1.1 Hasil Eksperimen Kutu Air)
Ternyata setelah dilakukan empat model eksperimen, yang terbaik untuk kultur kutu air adalah dengan menggunakan media campuran air bekas akuarium, air kolam lele, dan pelepah pisang kering. Pelepah pisang kering akan cepat mengalami fermentasi dalam campuran air tersebut, sehingga memicu kutu air berkembangbiak. Oleh karena itu, saran eksperimen terbaik adalah eksperimen keempat dengan kode Eks-4 BAAKL PPK. (mgk-pbs)
Berdasarkan hasil eksperimen, jelaskan mengapa kode eksperimen Eks-4 BAAKL PPK berhasil paling banyak dalam kultur kutu air!
(a)
