Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Antikorupsi

Total questions: 11

Worksheet time: 2mins

Name
Class
Date
1.

Bagaimana seharusnya sikap Pegawai negeri dan Penyelenggara Negara saat diberi Gratifikasi secara langsung?

a)

Menolak dengan tegas dan sopan

b)

Menolak dengan kasar

c)

Menerima kemudian membagikan dengan rekan-rekan

d)

Terima kemudian melaporkan penerimaan tersebut

2.

Pengertian Gratifikasi terdapat pada?

a)

Penjelasan Pasal 12C Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001

b)

Pasal 12C Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001

c)

Penjelasan Pasal 12B Ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001

d)

Pasal 12B Ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001

3.

Pengertian Gratifikasi berdasarkan Undang-Undang nomor 31 Tahun 1999 Juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 adalah....

a)

Pemberian dengan tujuan mempercepat akses penerimaan layanan.

b)

pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat (discount), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya

c)

permintaan yang dilakukan oleh Pegawai negeri/Penyelenggara Negara, kepada pengguna layanan yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat (discount), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya.

d)

pemberian dengan tujuan mempengaruhi keputusan Pegawai negeri/Penyelenggara Negara yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat (discount), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya.

4.

Berikut adalah manfaat dari penerapan Program Pengendalian Gratifikasi bagi instansi, kecuali:

a)

Meningkatkan pemahaman Pegawai atau Pejabat instansi terkait praktik gratifikasi

b)

Sebagai masukan perbaikan kebijakan dan strategi bagi manajemen instansi

c)

Mendorong terciptanya layanan publik yang bersih dari praktik gratifikasi

d)

Meminimalisasi kendala psikologis bagi penerima gratifikasi dalam melaporkan kepada KPK

5.

Diantara 5 (lima) prinsip Good Corporate Governance (GCG) berikut, manakah prinsip yang selaras dengan tujuan penerapan Program Pengendalian Gratifikasi (PPG)?

a)

Kemandirian

b)

Kewajaran

c)

Akuntabilitas

d)

Pertanggungjawaban

6.

UPG memiliki 11 tugas yang salah satunya adalah melakukan sosialisasi aturan gratifikasi kepada pihak interal (diseminasi internal) dan eksternal instansi (diseminasi eksternal). Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan pada pelaksanaan diseminasi internal adalah pencantuman larangan pemberian gratifikasi oleh pihak ketiga atau para pemangku kepentingan (stakeholders) pada dokumen kontrak/kerjasama *Select one*

a)

True

b)

False

7.

Metode identifikasi area rawan gratifikasi melalui pengamatan langsung pada kegiatan/area rawan gratifikasi dikenal dengan istilah:

a)

Observasi

b)

Focus Group Discussion (FGD)

c)

Survei

d)

Wawancara

8.

Budi merupakan pegawai PTSP, suatu hari datanglah Pak Iwan, yang ingin mengurus ijin. Karena pelayan Budi sangat membantu Pak Iwan, Pak Iwan memberi uang terima kasih sebesar Rp 10.000,00 (sepuluh ribu rupiah). Penerimaan Budi tersebut termasuk Gratifikasi yang…

a)

Tidak wajib dilaporkan

b)

Wajib dilaporkan

9.

Pegawai negeri/Penyelenggara Negara yang menerima Gratifikasi wajib melaporkannya kepada KPK paling lambat…

a)

7 Hari Kalender sejak Gratifikasi diterima

b)

7 Hari Kerja sejak Gratifikasi diterima

c)

30 Hari Kalender sejak Gratifikasi diterima

d)

30 Hari Kerja sejak Gratifikasi diterima

10.

Kewajiban penolakan Gratifikasi yang dianggap suap dikecualikan jika…

a)

Gratifikasi diterima secara langsung

b)

Penerima ragu dengan kualifikasi Gratifikasi yang diterima

c)

Pemberi ditetahui identitasnya

d)

Tidak memengaruhi/mengakibatkan rusaknya hubungan baik institusi

11.

Masss Restu, seorang auditor di Kementerian X bersama timnya sedang melakukan pekerjaan audit satker Kementerian X di Surabaya. Setelah pekerjaan audit selesai, Masss Restu diantar oleh Riris selaku perwakilan satker ke Bandara Juanda untuk kembali ke Jakarta. Saat berpamitan diruang tunggu, Riris memberikan 10 dus lapis kukus Surabaya sebagai oleh-oleh. Masss Restu tidak bisa menolak pemberian tersebut dikarenakan khawatir merusak hubungan baik dengan Riris. Keesokan harinya, pada tanggal 14 April 2020 saat masuk kembali di kantor, Masss Restu melaporkan penerimaan tersebut kepada UPG Kementerian X. Bagaimana UPG Kementerian X mengelola laporan tsb?

Apakah penerimaan tersebut termasuk gratifikasi yang tidak perlu dilaporkan?

a)

ya

b)

tidak