WorksheetsULANGAN SEMESTER GAZAL BHS. INDONESIA
Total questions: 25
Worksheet time: 57mins
Bacalah bagian laporan berikut!
Botol plastik
200 ml air
50 gr gula merah
I gram ragi
Petikan di atas merupakan bagian ... teks laporan percobaan.
Tujuan, alat, dan bahan
Langkah-langah
Simpulan
Hasil
Perhatikan kalimat berikut!
(1) Alat dan bahan
(2) Tujuan
(3) Hasil pengamatan
(4) Prosedur/cara kerja
(5) Simpulan.
Sistematika laporan percobaan yang benar adalah..
(2), (1), (3), (4), (5)
(2), (1), (4), (3), (5)
(2), (1), (5), (3), (4)
(2), (3), (4), (1), (5)
Bacalah teks berikut !
(1) Harga ayam potong, di pasar Mamasa, Kabupaten Mamasa, mengalami banyak kenaikan menjelang hari Natal
(2) Meskipun mahal, konsumen tetap membelinya
(3) Kenaikan paling tinggi terjadi pada hari Senin, 24 Desember 2019
(4) Kenaikan mencapai empat puluh persen
Teks yang sesuai dengan laporan di atas adalah...
Hari raya Natal tinggal esok hari. Warga Mamasa yang ingin melaksanakan Natal berbondong-bondong mendatangi Pasar Mamasa, Kabupaten Mamasa. Harga ayam potong mengalami kenaikan puluhan persen pada hari Senin, 24 Desember 2018.
Menjelang hari Natal harga ayam di Pasar Mamasa, Kabupaten Mamasa, mengalami kenaikan. Kenaikan tertinggi mencapai empat puluh persen terjadi pada hari senin, 24 Desember 2018. Meskipun mahal, masih banyak konsumen yang membeli ayam potong.
Salah satu pasar hewan yang ramai di kunjungi konsumen adalah Pasar Mamasa, Kabupaten Mamasa. Namun, harga ayam potong di pasar tersebut mengalami kenaikan hingga empat puluh persen. Kenaikan tertinggi terjadi pada hari senin, 24 Desember 2018. Meskipun harga ayam mahal, warga tetap antusias menawarnya.
Ratusan pedagang ayam menyiapkan ayam dagangannya di tempat tersedia. Para pedagang ayam mematok harga tinggi. Harga ayam tertinggi di Pasar Mamasa, Kabupaten Mamasa, terjadi pada senin, 24 Desember 2018. Kenaikan harga mencapai empat puluh persen.
Bacalah teks berikut!
Tiga orang tewas dan 10 lainnya luka saat sebuah minibus bertabrakan dengan truk bermuatan pasir di jalur Magelang-Semarang di Dusun Digelan, Jawa Tengah kemarin. Korban tewas ialah Joko Susanto 35 tahun, sopir minibus, warga Bener, Purworejo, dan dua penumpang, yakni Pardi 40 tahun dan Wiwit 20 tahun, warga Rembang. Minibus yang ditumpangi korban tengah mengangkut 13 orang yang hendak berwisata ke Candi Borobudur.
Pernyataan yang sesuai teks tersebut adalah….
Terjadi kecelakaan di Purworejo.
Korban hendak berwisata ke Semarang
Kecelakaan minibus dengan truk bermuatan pasir terjadi di Dusun Digelan.
Korban dari kecelakaah di Dusun Digelan 13 tewas dan 10 luka-luka.
Bacalah paragraf berikut!
Perilaku sehat merupakan pilar yang paling utama guna menjada kesehatan. Hal ini karena komponen tersebut ternyata sangat berpengaruh pada kedua pilar lainnya. Seseorang yang berperilaku sehat, tentu akan menjaga lingkungannya tetap sehat juga. Selain itu, dengan perilaku sehat, seseorang akan memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang ada untuk memelihara kesehatannya.
Gagasan utama paragraf di atas adalah....
Memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada
Menjaga lingkungannya agar tetap sehat
Perilaku sehat akan berpengaruh pada pilar-pilar lainnya
Perilaku sehat merupakan pilar utama
1. Bacalah paragraf berikut !
Langkah rasional untuk mengatasi kegemukan adalah dengan mengatur antara asupan dengan keluaran kalori setiap hari. Begitu juga mengurangi asupan energi dan atau memperbesar jumlah kalori yang dikeluarkan lewat olahraga.
Diet rendah kalori dengan gizi seimbang merupakan salah satu diet yang cukup efektif dan banyak dilakukan lembaga program perampingan. Dengan diet ini pembakaran lemak tubuh meningkat tanpa mengganggu simpanan protein. Kelebihan lain tidak mengakibatkan pelaku diet mengalami defisiens vitamin-mineral. Khususnya yang bisa menimbulkan anemia. Batasan asupan kalorinya antara 900 kalori dan 1.100 kalori per hari.
Rangkuman yang tepat dari teks di atas adalah …
Untuk mengatasi kegemukan harus diatur antara masukan dan keluaran kalori. Diet rendah kalori dan gizi seimbang dapat membakar lemak.
Untuk mengatasi kegemukan harus dilakukan diet teratur. Diet rendah kalori dan gizi seimbang dapat membakar lemak dan menimbulkan anemia.
Untuk mengatasi kegemukan hendaknya diatur antara masukan dan keluaran kalori. Diet dapat mengatasi rendah kalori dan gizi seimbang yang membakar lemak. Diet ini biasanya menimbulkan anemia.
Untuk mengatasi kegemukan biasanya orang melakukan diet. Diet rendah kalori dan gizi seimbang dapat membakar lemak tubuh. Diet ini dapat menimbulkan defisiens vitamin
Bacalah kutipan cerita berikut!
Akhirnya Vita pun menyetujui keinginan otang tuanya untuk menyekolahkan dia di luar negeri. Orang tuanya yakin bahwa ia bisa berhasil sekolah di luar negeri dengan kemampuan yang dimilikinya. Walaupun hati kecilnya tidak rela untuk meninggalkan sahabat yang juga kekasih hatinya. Namun, ia juga tigak menginginkan kedua orang tuanya sakit hati karena perasaannya. Ia hanya berharap, semoga polemik atara ia dan kedua orang tuanya dapat mengerucut pada kebahagiaan..
Makna kata polemik pada cerita tersebut adalah....
perhelatan
Perbincangan
Pedebatan
Permasalahan
Cermatilah kalimat berikut!
Karena penyakit berat, Simi […] dari orang-orang sehat di sekitarnya untuk menghindari penularan.
Istilah kesehatan yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ....
disabilitas
diimunisasi
diinkubasi
dikarantina
Cermati kalimat berikut!
Martha menerima piala […] juara dalam lomba baca puisi.
Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ....
Sehingga
untuk
agar
Karena
Para hadir yang terhormat,
Izinkan saya mewakili teman-teman menyampaikan kesan selama enam tahun kami
bersekolah di sini. Selama berada di sini, Bapak dan Ibu Guru telah membimbing kami
dengan penuh kesabaran. Kami tidak hanya diajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga
keterampilan dan budi pekerti. Mudah-mudahan semua itu dapat menjadi bekal kami
dalam menghadapi kehidupan di masa yang akan datang.
Cuplikan pidato di atas berisi ungkapan ….
rasa syukur
terima kasih
harapan
permintaan maaf
Bacalah penggalan teks pidato berikut ini!
…
Telah kita ketahui bersama bahwa Bapak Sadi akan mengakhiri masa kerjanya di sekolah kita dan beliau akan meninggalkan kita menuju tempat yang baru di luardaerah.
…
Kalimat pembuka pidato yang tepat adalah ….
Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Mahakuasa. Berkat rahmat
dan kasih-Nya kepada kita sehingga pada hari ini dapat berkumpul di tempat ini dalam
keadaan sehat.
Demikianlah pidato saya. Semoga Bapak Sadi dapat bertugas di tempat yang baru
dengan sukses.
Sungguh merupakan kebahagiaan tersendiri apabila kami mengenang jasa baik Bapak
kepada kami semua. Kiranya belum cukup memperoleh didikan dan bimbingan dari
Bapak.
Marilah kita berdoa untuk kesehatan Bapak Sadi di tempat yang baru.
Tiga bagian utama dalam pidato, yakni....
Pembukaan, isi, akhir
Pembukaan, isian, penjelas
Pembukaan, isi, penutup
Pembukaan, inti, utama
Pidato seseorang di depan umum dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode, kecuali ....
serta-merta (impromptu)
ekstemporan
membaca
bertanya
Pidato yang bertujuan untuk memberikan nasihat dan petunjuk disebut...
Ceramah
Orasi
Gelar wicara
Dialog interaktif
Seseorang berpidato dengan cara menuliskan pokok-pokok pikiran yang akan disampaikan. Setelah itu, ia menyampaikan masalah yang telah disiapkannya itu dengan kata-katanya sendiri. Orang tersebut berpidato dengan menggunakan metode ....
Serta-merta
Menghafal
Naskah
ekstemporan
Mari kita [...] sampah di tempat sampah agar kota kita terbebas dari masalah banjir!
Kata tepat untuk melengkapi kalimat persuasif tersebut adalah ....
Membuang
Membakar
Mengubur
menyimpan
Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini!
1) mendaftar pokok-pokok pidato
2) Menentukan tema pidato
3) Menentukan tujuan pidato
4) Mengembangkan kerangka pidato
5) Menyusun kerangka pidato
Susunan yang tepat langkah menyusun pidato adalah....
2)-3)-1)-5)-4)
1)-2)-3)-4)-5)
1)-3)-2)-5)-4)
2)-1)-3)-5)-4)
….
“Tadi agaknya telah terjadi suatu kekeliruan ketika Nona membayarkan uang pos wesel kepada saya,” ujar pegawai.
“Mana dapat keliru?” si pegawai menyela dengan cepat, “Seharusnya saya terima tiga ratus rupiah, bukan? Kalau tak salah, sekian itulah yang tertulis dalam pos wesel saya.”
“Coba saya lihat dulu. Saya masih ingat pos wesel saya!” si pegawai lalu memeriksa salah satu lajur dalam daftar terkembang di hadapannya. “Nah ini, wesel pos nomor 147 dengan huruf g jumlah uang tiga ratus ribu rupiah”.
“Apa yang keliru? Bukankah tadi Saudara terima dari saya tiga ratus ribu rupiah?”
“Tidak. Nona tadi memberikan kepada saya bukan tiga lembar uang ratusan, tapi empat lembar. Tadi empat ratus ribu rupiah yang saya terima.”
Tokoh utama cerpen di atas adalah…
Laki-laki di kantor pos
Pegawai pos
Nona pegawai pos
Laki-laki pengambil wesel
….
“Tadi agaknya telah terjadi suatu kekeliruan ketika Nona membayarkan uang pos wesel kepada saya,” ujar pegawai.
“Mana dapat keliru?” si pegawai menyela dengan cepat, “Seharusnya saya terima tiga ratus rupiah, bukan? Kalau tak salah, sekian itulah yang tertulis dalam pos wesel saya.”
“Coba saya lihat dulu. Saya masih ingat pos wesel saya!” si pegawai lalu memeriksa salah satu lajur dalam daftar terkembang di hadapannya. “Nah ini, wesel pos nomor 147 dengan huruf g jumlah uang tiga ratus ribu rupiah”.
“Apa yang keliru? Bukankah tadi Saudara terima dari saya tiga ratus ribu rupiah?”
“Tidak. Nona tadi memberikan kepada saya bukan tiga lembar uang ratusan, tapi empat lembar. Tadi empat ratus ribu rupiah yang saya terima.”
Watak tokoh utama dalam cerpen di atas adalah…
Jujur
Kikir
Sabar
pemarah
….
“Tadi agaknya telah terjadi suatu kekeliruan ketika Nona membayarkan uang pos wesel kepada saya,” ujar pegawai.
“Mana dapat keliru?” si pegawai menyela dengan cepat, “Seharusnya saya terima tiga ratus rupiah, bukan? Kalau tak salah, sekian itulah yang tertulis dalam pos wesel saya.”
“Coba saya lihat dulu. Saya masih ingat pos wesel saya!” si pegawai lalu memeriksa salah satu lajur dalam daftar terkembang di hadapannya. “Nah ini, wesel pos nomor 147 dengan huruf g jumlah uang tiga ratus ribu rupiah”.
“Apa yang keliru? Bukankah tadi Saudara terima dari saya tiga ratus ribu rupiah?”
“Tidak. Nona tadi memberikan kepada saya bukan tiga lembar uang ratusan, tapi empat lembar. Tadi empat ratus ribu rupiah yang saya terima.”
Tema yang tepat untuk cerpen di atas adalah….
Kegemaran
Kedisiplinan
Kejujuran
Kemanusiaan
….
“Tadi agaknya telah terjadi suatu kekeliruan ketika Nona membayarkan uang pos wesel kepada saya,” ujar pegawai.
“Mana dapat keliru?” si pegawai menyela dengan cepat, “Seharusnya saya terima tiga ratus rupiah, bukan? Kalau tak salah, sekian itulah yang tertulis dalam pos wesel saya.”
“Coba saya lihat dulu. Saya masih ingat pos wesel saya!” si pegawai lalu memeriksa salah satu lajur dalam daftar terkembang di hadapannya. “Nah ini, wesel pos nomor 147 dengan huruf g jumlah uang tiga ratus ribu rupiah”.
“Apa yang keliru? Bukankah tadi Saudara terima dari saya tiga ratus ribu rupiah?”
“Tidak. Nona tadi memberikan kepada saya bukan tiga lembar uang ratusan, tapi empat lembar. Tadi empat ratus ribu rupiah yang saya terima.”
Latar pada kutipan cerpen di atas adalah….
di rumah
di kantor pos
di kantor polisi
di pasar
….
“Tadi agaknya telah terjadi suatu kekeliruan ketika Nona membayarkan uang pos wesel kepada saya,” ujar pegawai.
“Mana dapat keliru?” si pegawai menyela dengan cepat, “Seharusnya saya terima tiga ratus rupiah, bukan? Kalau tak salah, sekian itulah yang tertulis dalam pos wesel saya.”
“Coba saya lihat dulu. Saya masih ingat pos wesel saya!” si pegawai lalu memeriksa salah satu lajur dalam daftar terkembang di hadapannya. “Nah ini, wesel pos nomor 147 dengan huruf g jumlah uang tiga ratus ribu rupiah”.
“Apa yang keliru? Bukankah tadi Saudara terima dari saya tiga ratus ribu rupiah?”
“Tidak. Nona tadi memberikan kepada saya bukan tiga lembar uang ratusan, tapi empat lembar. Tadi empat ratus ribu rupiah yang saya terima.”
Nilai-nilai yang terkandung dalam penggalan cerpen di atas adalah….
tanggung jawab
kepasrahan
moral
agama
….
“Tadi agaknya telah terjadi suatu kekeliruan ketika Nona membayarkan uang pos wesel kepada saya,” ujar pegawai.
“Mana dapat keliru?” si pegawai menyela dengan cepat, “Seharusnya saya terima tiga ratus rupiah, bukan? Kalau tak salah, sekian itulah yang tertulis dalam pos wesel saya.”
“Coba saya lihat dulu. Saya masih ingat pos wesel saya!” si pegawai lalu memeriksa salah satu lajur dalam daftar terkembang di hadapannya. “Nah ini, wesel pos nomor 147 dengan huruf g jumlah uang tiga ratus ribu rupiah”.
“Apa yang keliru? Bukankah tadi Saudara terima dari saya tiga ratus ribu rupiah?”
“Tidak. Nona tadi memberikan kepada saya bukan tiga lembar uang ratusan, tapi empat lembar. Tadi empat ratus ribu rupiah yang saya terima.”
Perjalanan cerita dari awal sampai akhir disebut…
Tema
amanat
latar
alur
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Basri tidak berkutik. Hari itu
buksn hsnys gsgsl memperoleh uang, tetapi kalah dalam segala permainan. Ia
menggaruk kepala, menarik hembusan nafas kemudian mencari puntung rokoknya.
Ia menggeleng. Rupanya ia tak sekedar sedang menggertak, pikirnya.
“Mentang-mentang ...,” suara
Basri meletus bagai gunung api memuntahkan lahar.
Bulan sabit merayap di atas
bukit. Gelap sudah mulai merembes dan sore memasuki malam. Basri kembali ke
sampan. Pelan-pelan sampannya didayung. Gemercik air laut terdengar. Sisa
beras dan sorotan mata istri menunggu di depan rumah merobek nuraninya. Mata
telanjang dan senyuman manis sang puteri membobol air mata. Suara maaf
membela lautan. Selembar janji tertunda lagi, sedangkan lomba gerak jalan
kian mendekat.
. Gelombang mengayun sampannya. Ikan-ikan
tersenyum sinis. Namun, laki-laki itu tidak berputus asa. Karena yakin hal lain menanti
Simpulan isi kutipan cerpen tersebut adalah ...
Tidak mendapat ikan untuk dibawa pulang
Putus asa tidak akan menghasilkan sesuatu
Kehilangan puntung rokok pada saat mancing
Akan mendapat marah dari istrinya
Bacalah kutipan cerpen berikut !
Sudah 20 tahun aku hidup, tapi belum pernah sekalipun aku harus tidur di rumah sakit. Aku paling takut dengan rumah sakit dan tidak kuat dengan bauhnya. Apalagi kali ini aku tidak tahu bagaimana membayar biayanya.
Randai dan teman-teman satu kos serta Bibi Ipah bahu-membahu merawatku. Geng UNO yang sudah pulang dari Yogya berkali-kali menjenguk aku yang hanya bisa terbujur lemas. Kecuali satu kali. Ya, han ya satu kali aku bisa duduk lurus-lurus di kasur, bersandar ke dinding. Itu pun karena aku terkejut dan malu. Raisa dan kawan-kawan mengantar sekantong jeruk dan doa untuk kesehatanku.
Konflik dalam kutipan cerpen tersebut adalah...
Hanya sekali dapat duduk lurus-lurus bersandar di dinding
Ketakutan terhadap rumah sakit dan bauhnya
Rasa kwatir terhadap kebaikan teman-teman kos
Badan yang terbujur lemas di bangsal rumah sakit
