Font size
WorksheetsSOSIOLOGI XII IPS
Total questions: 22
Worksheet time: 1hrs 26mins
TULISKAN NAMA LENGKAP KALIAN DAN KEMUKAKAN MOTIVASI KALIAN BELAJAR SOSIOLOGI
Bacalah artikel ini dengan seksama !
Analisis Pemecahan Masalah;
Sampah di Indonesia saat ini belum dikelola dengan baik oleh pemerintah dan masyarakat. Padahal apabila sampah dikelola dengan baik, sangat bermanfaat bagi masyarakat. Di Kota Balikpapan terdapat bank sampah terpadu yang berlokasi di Pasar Pandansari, Jalan Pandan Wangi, RT 28, Margasari, Balikpapan Barat. Bank sampah terpadu ini berdiri di atas lahan seluas 200 meter terletak di belakang pasar Pandansari.
Bank sampah ini mengendalikan masyarakat sekitar sebagai pengelolanya. Layaknya bank konvensional, bank sampah ini memiliki kartu tabungan. Sitem transaksi sudah diterapkan dengan cara sederhana sehingga penambahan saldo setiap nasabah bisa diperhitungkan dari jenis sampah yang disetor ke bank. Seluruh sampah yang disetorkan ke bank sampah nantinya didaur ulang tergantung jenis sampahnya. Jumlah nasabah di bank sampah pasar Pandansari mencapai puluhan orang yang sebagian besar merupakan pedagang dan masyarakat sekitar pasar Pandansari. Dengan adanya bank sampah pasar Pandansari tersebut, masyarakat Margasari semakin sadar akan kelestarian lingkungan dan semakin sadar bahwa sampah bisa memberikan manfaat ekonomis bagi masyarakat jika dikelola secara baik.
Sumber:http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/06/28/1411389/Kelola.Sampah.dengan.Bank.Sampah
Berdasarkan artikel diatas, jawablah pertanyaan berikut.
Pilihlah pernyataan di bawah ini yang paling tepat !
Keberadaan bank sampah mampu menyelesaikan persoalan pencemaran sampah di sungai
Bank sampah membantu perekonomian warga
Kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan tercapai pada masayarakat sekitar pasar Margasari
Kesadaran akan pengelolaan sampah dengan adanya bank sampah bisa memberi manfaat ekonomis, untuk mengurangi jumlah kemiskinan dengan memanfaatkan sampah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Bacalah essay berikut
Suku Baduy, Bersinergi Dengan Alam Menjaga Aturan Adat
Sebagai negara yang kaya akan seni dan budaya, Indonesia dihuni berbagai macam suku yang menetap di segala pelosok nusantara. Kearifan lokal serta adat istiadatnya menjaga kelestarian alam Indonesia hingga mampu terjaga dengan baik dan bersinergi dengan alam. Nama Baduy terlesip diantara banyaknya suku yang ada di Indonesia. Kelompok etnis Sunda ini hidup bersama alam di Pegunungan Kendeng, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.
Suku Baduy terbagi dalam dua golongan yang disebut dengan Baduy Dalam dan Baduy Luar. Perbedaan yang paling mendasar dari kedua suku ini adalah dalam menjalankan pikukuh atau aturan adat saat pelaksanaannya. Jika Baduy Dalam masih memegang teguh adat dan menjalankan aturan adat dengan baik, sebaliknya tidak dengan saudaranya Baduy Luar.
Masyarakat Baduy Luar sudah terkontaminasi dengan budaya luar selain Baduy. Penggunaan barang elektronik dan sabun diperkenankan ketua adat yang di sebut Jaro untuk menopang aktivitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain itu, Baduy Luar juga menerima tamu yang berasal dari luar Indonesia, mereka diperbolehkan mengunjungi hingga menginap di salah satu rumah warga Baduy Luar.
Perbedaan lainnya terlihat dari cara berpakaian yang dikenakan. Pakaian adat atau baju dalam keseharian Baduy Luar tersirat dalam balutan warna putih yang mendominasi, kadang hanya bagian celananya saja bewarna hitam ataupun biru tua.
Warna putih melambangkan kesucian dan budaya yang tidak terpengaruh dari luar. Beda dengan Baduy Luar yang menggunakan baju serba hitam atau biru tua saat melakukan aktivitas.
Baduy Dalam memiliki tiga kampung yang bertugas mengakomodir kebutuhan dasar yang di perlukan semua masyarakat Suku Baduy. Tugas ini dipimpin oleh Pu'un selaku ketua adat tertinggi dibantu dengan Jaro sebagai wakilnya. Kampung Cikeusik, Cikertawana, dan Cibeo adalah tiga kampung tempat Suku Baduy tinggal, sedangkan kelompok masyarakat Baduy Luar tinggal di 50 kampung lainnya yang berada di bukit-bukit Gunung Kendeng.
Sebutan Baduy merupakan pemberian dari peneliti Belanda yang melihat kemiripan masyarakat di sini dengan masyarakat Badawi atau Bedoin di Arab. Kemiripan ini karena dahulu, masyarakat di sini sering berpindah-pindah mencari tempat yang sempurna untuk mereka tinggali. Namun ada versi lain yang menyebutkan, nama Baduy adalah nama Sungai Cibaduy yang terletak di bagian utara Desa Kanekes.
Mata pencaharian mayarakat Suku Baduy umumnya berladang dan bertani. Alamnya yang subur dan berlimpah mempermudah suku ini dalam menghasilkan kebutuhan sehari-hari. Hasil berupa kopi, padi, dan umbi-umbian menjadi komoditas yang paling sering ditanam oleh masyarakat Baduy.
Namun dalam praktek berladang dan bertani, Suku Baduy tidak menggunakan kerbau atau sapi dalam mengolah lahan mereka. Hewan berkaki empat selain anjing sangat dilarang masuk ke Desa Kanekes demi menjaga kelestarian alam.
Proses kelestarian alam juga sangat berlaku saat membangun rumah adat mereka yang terbuat dari kayu dan bambu. Terlihat dari kontur tanah yang masih miring dan tidak digali demi menjaga alam yang sudah memberi mereka kehidupan.
Rumah-rumah di sini dibangun dengan batu kali sebagai dasar pondasi, karena itulah tiang-tiang penyangga rumah terlihat tidak sama tinggi dengan tiang lainnya.
Terdapat 3 ruangan dalam rumah adat Baduy dengan fungsinya yang masing-masing berbeda. Bagian depan difungsikan sebagai penerima tamu dan tempat menenun untuk kaum perempuan. Bagian tengah berfungsi untuk ruang keluarga dan tidur, dan ruangan ketiga yang terletak di bagian belakang digunakan untuk memasak dan tempat untuk menyimpan hasil ladang dan padi. Semua ruangan dilapisi dengan lantai yang terbuat dari anyaman bambu. Sedangkan pada bagian atap rumah, serat ijuk atau daun pohon kelapa. Rumah suku Baduy dibangun saling berhadap-hadapan dan selalu menghadap utara atau selatan. Faktor sinar matahari yang menyinari dan masuk ke dalam ruangan menjadi pemilihan mengapa rumah di sini dibangun hanya pada dua arah saja.
Layaknya suku kebanyakan di nusantara, tradisi kesenian di Suku Baduy juga mengenal budaya menenun yang telah diturunkan sejak nenek moyang mereka. Menenun hanya dilakukan oleh kaum perempuan yang sudah diajarkan sejak usia dini. Ada mitos yang berlaku bila pihak laki-laki tersentuh alat menenun yang terbuat dari kayu ini maka laki-laki tersebut akan berubah perilakunya menyerupai tingkah laku perempuan.
Tradisi menenun ini menghasilkan kain tenun yang digunakan dalam pakaian adat Suku Baduy. Kain ini bertekstur lembut untuk pakaian namun ada juga yang bertekstur kasar. Kain yang agak kasar biasanya digunakan masyarakat Baduy untuk ikat kepala dan ikat pinggang.
Selain digunakan dalam keseharian, kain ini juga diperjualbelikan untuk wisatawan yang datang berkunjung ke Desa Kanekes. Tidak hanya kain, ada juga kain dari kulit kayu pohon terep yang menjadi ciri khas dari Suku Baduy dalam urusan benda seni. Tas yang bernama koja atau jarog ini digunakan Suku Baduy untuk menyimpan segala macam kebutuhan yang diperlukan pada saat beraktivitas atau perjalanan.
Suku Baduy percaya, mereka keturunan dari Batara Cikal, salah satu dari tujuh dewa atau batara yang diutus ke bumi. Asal usul tersebut sering pula dihubungkan dengan Nabi Adam sebagai nenek moyang pertama. Menurut kepercayaan mereka, warga Kanekes mempunyai tugas untuk menjaga harmoni dunia. Kepercayaan ini disebut juga dengan Sunda Wiwitan. Kepercayaan yang memuja nenek moyang sebagai bentuk penghormatan.
Wilayah Suku Baduy telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah daerah Lebak pada tahun 1990. Kawasan yang melintas dari Desa Ciboleger hingga Rangkasbitung ini telah menjadi tempat bermukimnya Suku Baduy yang menjadi suku asli Provinsi Banten. Wisatawan juga bisa mengunjungi suku ini melalui Terminal Ciboleger sebagai pemberhentian terakhir kendaraan bermotor.
Dari sini pemandu akan mengajak wisatawan melintasi bukit masuk ke dalam hutan hingga menemukan kampung terluar Desa Baduy Luar. Waktu yang ditempuh mencapai 1 jam dengan jalan mendaki dan menurun. Namun bagi wisatawan yang ingin mengunjungi wilayah Baduy Dalam bisa berjalan hingga waktu 7 jam sebelum tiba di Kampung Cibeo, salah satu kampung dari 3 kampung Baduy Dalam. [Riky/IndonesiaKaya]
Baduy Dalam masih memegang teguh adat dan menjalankan aturan adat dengan baik, mereka masih bergantung pada alam, mengolah alam, menjaga alam dan melestarikan alam.
Suku Baduy sejak perkembangan globaisasi yang semakin cepat, arus modernisasi yang semakin deras, suku baduy sudah tidak memiliki karakteristik sudah menjadi masyarakat modern, suku baduy yang seperti itu adalah suku Baduy luar.
Berdasarkan essay tentang suku baduy, Apa yang dapat dipetik dan di ambil hikmahnya dengan mempelajari kearifan lokal dari suku baduy untuk masyarakat saat ini ?
Tuliskan atau Review jika jawaban kalian ada yang TIDAK berikan alasan mengapa menjawab tidak, dan berikan solusi untuk meningkatkan pemahaman terhadap materi tersebut.!
Masyarakat sedang menggemari modernisasi, baik pada masyarakat tradisional maupun masyarakat kota yang telah maju. Di tengah-tengah modernisasi, masih ada masyarakat tertentu yang tetap konsisten mempertahankan adat kebiasaan yang telah mendarah daging sehingga seolah-olah mereka tidak peduli dengan modernisasi. Salah satu alasan mereka mempertahankan adat kebiasaan yang telah mendarah daging adalah . . .
Di dalamnya terkandung pedoman untuk menjalani hidup
Merupakan warisan nenek moyang sehingga harus dilestarikan
Memberikan gambaran yang jelas untuk meningkatkan kehidupan spiritual
Setiap orang dapat leluasa melakukan hubungan sosial
Budaya masyarakat akan terkontaminasi dengan hal-hal negatif
Sebagian besar masyarakat beranggapan bahwa modernisasi merupakan proses meniru budaya barat. Mereka juga menganggap bahwa kebudayaan Barat merupakan kebudayaan yang terbaik. Sikap tersebut terjadi karena . . . .
masyarakat kurang memahami makna modernisasi
masyarakat selalu berpikir konservatif
masyarakat merasa bangga jika memiliki produk-produk impor
masyarakat tidak memiliki prinsip yang tegas
menggunakan produk asing dapat meningkatkan status sosial
Pak Hari telah mengajar di sekolah lebih dari dua puluh tahun. Beliau diperkenalkan pada metode pembelajaran yang berpusat pada siswa. Walaupun metode ini diperkenalkan berkali-kali, Pak Hari tetap menggunakan metode pembelajaran yang berpusat pada guru, sikap Pak Hari tersebut merupakan contoh sikap yang dapat menghambat perubahan sosial, yaitu . . .
pesimis
konservatif
ideologis
egosentris
protektif
Di era globalisasi sekarang ini sikap konsumerisme dan hedonisme mempengaruhi sebagian generasi muda kita, untuk mengatasi masalah ini, hal yang perlu dilakukan adalah ...
mengencangkan ikat pinggang
sistem birokrasi yang efektif
membeli sesuai kebutuhan bukan keinginan
hanya membeli produk dalam negeri
berusaha untuk mendapatkan penghasilan tambahan
Sebagai seorang pelajar, Ilham memiliki prinsip berani mengemukakan pendapat dalam berbagai kegiatan. Menurutnya, dengan berani mengemukakan pendapat, ia menjadi aktif dan kritis terhadap lingkungan sekitarnya. Sikap Ilham merupakan . . .
modern
konservatif
terbelakang
karakteristik manusia dinamis
ciri manusia adil
Konser musik pop dari musisi dunia lebih digandrungi kalangan muda dan remaja, mereka berusaha untuk menonton sekalipun dengan harga tiket yang mahal. Berbeda dengan pagelaran musik tradisional sekalipun tiket gratis pemuda dan remaja tidak berminat sehingga sepi pengunjung. Peran remaja dalam hal ini komunitas pelajar dalam mengatasi ketimpangan sosial tersebut adalah ...
Berani merubah pola pikir kalangan remaja dalam menggemari seni musik
Menciptakan seni-seni baru yang berbasis pada kearifan lokal bangsa
Komunitas pelajar harus menjadi pioner dalam pemberdayaan seni musik tradisional yang berbasis kearifan lokal bangsa
Menjadi contoh komunitas lain diluar lingkungan pelajar dalam menyukai seni musik tradisional
Mengadakan pertunjukan seni musik yang berkolaboratif antara musik tradisional dengan seni musik pop secara berkala dalam iven-iven di sekolah
Berikut ini yang bukan dampak globalisasi di bidang politik adalah ....
Negara lebih takluk kepada pemodal asing dari pada rakyatnya sendiri
Praktik demokrasi di Indonesia menjadi sorotan internasional
Masalah HAM nasional menjadi sorotan LSM internasional
Keragaman gaya hidup politisi terjadi dimana-mana
Masalah dalam negeri dapat menjadi maslah internasional
Perhatikan pernyataan di bawah ini
1) Masyarakat agraris menjadi masyarakat industri modern
2) Pola hidup yang serba cepat
3) Pesatnya perkembangan informasi dan tranportasi
4) Kehidupan yang berasaskan kebersamaan menjadi kehidupan individualis
5) Masuknya pola hidup budaya barat
6) Pemanfaatan sumber daya alam yang melimpah
Dari pernyataan di atas yang merupakan aspek positif dari perkembangan teknologi dan arus globalisasi adalah ...
3, 4, dan 6
1, 2, dan 5
1, 2, dan 6
2, 3, dan 4
2, 3, dan 6
Perubahan sosial di Indonesia dapat menyebabkan terjadinya disintegrasi akibat dari keragaman suku bangsa. Namun keragaman ini tidak akan menganggu keutuhan bangsa apabila terakomodasi oleh semangat ...
Nasionalisme
Etnosentrisme
Patriotisme
Integralisme
Heroisme
Salah satu pendorong masyarakat untuk melakukan modernisasi adalah pendidikan yang maju karena melalui pendidikan dapat dikembangkan unsur utama dalam modernisasi, yaitu ...
Sistem distribusi hasil
Sistem organisasi sosial
Sistem ilmu dan teknologi
Sistem matapencaharian
Sistem produksi dan komunikasi
Proses terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat dapat dilakukan melalui penyebaran ide-ide, keyakinan, dan unsur-unsur kebudayaan dari individu ke individu lain. Secara sosiologis proses ini disebut ...
vested interes
konsiliasi
motivational forces
arbitrasi
difusi
Kondisi dimana masyarakat mengalami goncangan mental akibat belum adanya kesiapan untuk menerima unsur-unsur kebudayaan asing yang berbeda dengan kebudayaan sendiri disebut....
cultural shock
cultural lag
cultural anomie
cultural anomosity
disorganisasi sosial
Meskipun globalisasi turut menumbuhkan perilaku hedonisme, globalisasi juga memberikan dampak positif, misalnya pada bidang pendidikan. Adapun dampak positif globalisasi dalam dunia pendidikan adalah…
Anggaran pendidikan dari tahun ke tahun semakin meningkat
Penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran semakin berkembang
Masyarakat yang buta huruf semakin berkurang
Pelajaran muatan lokal dimasukkan dalam kurikulum
Terjadi peningkatan lulusan siswa yang berprestasi
Gambar tersebut merupakan salah satu perubahan sosial yang menyebabkan menurunnya motivasi belajar siswa, hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran dalam menyikapi perubahan dibidang teknologi dengan baik. Berdasarkan gambar tersebut yang melatarbelakangi perubahan sosial berdasarkan gambar tersebut adalah ....
Westernisasi
Globalisasi
Modernisasi
Ketimpangan sosial
konsumerisme
Aksi masyarakat diatas adalah tindakan untuk menghindari ketimpangan yang akan terjadi bagi masyarakat tersebut, berdasarkan analisismu apa yang akan terjadi jika aksi masyarakat tersebut tidak dihiraukan…
Masyarakat akan beralih profesi menjadi kuli
Masyarakat akan lebih terampil dalam mengolah alam
Masyarakat akan mendapatkan kesejahteraan setiap bulan dari pabrik yang akan dibangun
Hilangnya sektor pendapatan utama masyarakat yang berprofesi sebagai petani karena kurangnya pasokan air karena didirikannya pabrik dilumbung air penghidupan, untuk mengairi sawah masyarakat
Masyarakat tidak bisa bertani
Salah satu dampak globalisasi seperti gambar diatas, merupakan suatu hal yang lumrah terjadi pada saat ini, pengaruh yang beraneka ragam, membuat sebuah masyarakat yang berbangsa menjadi kehilangan jati dirinya. Kegagalan dalam kebudayaan dan nilai menjadi hal yang sangat krusial tapi enggan ditanggapi dengan serius. Berdasarkan gambar tersebut merupakan dampak globalisasi dalam kebudayaan yaitu...
westernisasi
Apatisme
Ekstiansialisme
Popularisme
Hedonisme
Keluarga Pak Agus dalam kehidupan sehari-hari meniru gaya hidup orang barat yang menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi, berpesta hingga mabuk, dan meniru kebiasaan orang asing. Gaya hidup seperti tersebut di atas dinamakan …
modernisasi
akulturasi
enkulturasi
sosialisasi
Westernisasi
