Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

CVP

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Untuk dapat melakukan analisis CVP, perusahaan harus memisahkan antara biaya tetap dengan biaya variabel.

a)

Benar

b)

Salah

2.

Analisis CVP dapat digunakan untuk melakukan analisis produk yang bervariasi.

a)

Benar

b)

Salah

3.

Dalam analisis CVP, besaran harga jual, biaya variabel per unit dan biaya tetap per unit haruslah konstan.

a)

Betul

b)

Salah

4.

Dalam analisis CVP, unit output adalah satu-satunya "revenue driver".

a)

Betul

b)

Salah

5.

Untuk mendapatkan manfaat dari analisis CVP, perusahaan harus menyiapkan rencana strategis dan rencana jangka panjang.

a)

Betul

b)

Salah

6.

Dalam analisis CVP, total biaya dapat dipisahkan menjadi komponen yang tetap yang tidak dipengaruhi oleh perubahan output dan komponen yang berubah-ubah sesuai dengan tingkat output.

a)

Betul

b)

Salah

7.

Dalam analisis CVP, biaya variabel didalamnya termasuk biaya langsung variabel, namun tidak termasuk biaya tidak langsung variabel.

a)

Betul

b)

Salah

8.

Dalam analisis CVP, terdapat asumsi bahwa total pendapatan selalu linear dengan unit output. Namun, total biaya tidak selalu linear dengan unit output.

a)

Betul

b)

Salah

9.

"Revenue Driver" dapat diartikan sebagai variabel yang dapat menyebabkan perubahan dalam harga.

a)

Betul

b)

Salah

10.

Jika harga jual per unit suatu produk adalah Rp 20.000 dan persentase marjin kontribusi adalah 30%, maka biaya variabel per unt produk adalah Rp 6.000.

a)

Betul

b)

Salah

11.

Total pendapatan dikurangi total biaya tetap sama dengan marjin kontribusi.

a)

Betul

b)

Salah

12.

Gross margin dilaporkan dalam income statement.

a)

Betul

b)

Salah

13.

Jika harga jual per unit produk adalah Rp30.000, biaya variabel per unit adalah Rp20.000, dan total biaya tetap adalah Rp10.000.000, dengan penjualan sebanyak 5.000 unit, maka laba operasional perusahaan adalah Rp40.000.000.

a)

Betul

b)

Salah

14.

Harga jual per unit produk adalah Rp30.000, biaya variabel per unit adalah Rp20.000, biaya tetap per unit produk adalah Rp3.000. Jika perusahaan beroperasi diatas nilai breakeven-point, maka penjualan untuk satu unit produk akan menaikkan laba bersih sebesar Rp7.000.

a)

Betul

b)

Salah

15.

Perusahaan dengan total penjualan Rp100.000.000, biaya variabel Rp 70.000.000 dan biaya tetap Rp50.000.000, akan mencapai breakevent-point jika penjualan naik sebesar Rp20.000.000.

a)

Betul

b)

Salah

16.

Breakeven-point bukanlah alat perencanaan yang baik untuk mendapatkan profit.

a)

Betul

b)

Salah

17.

breakevent-point adalah jumlah kuantitas output dimana pendapatan yang diterima sama dengan biaya yang dikeluarkan.

a)

Betul

b)

Salah

18.

Jika harga jual per unit produk adalah Rp50.000, biaya variabel per unit adalah Rp40.000, dan total biaya tetap adalah Rp50.000.000, maka perusahaan harus mampu menjual 6.000 unit produk agar tercapai operating income sebesar Rp10.000.000.

a)

Betul

b)

Salah

19.

Peningkatan persentase pajak akan meningkatkan breakevent-point.

a)

Betul

b)

Salah

20.

Jika perusahaan berencana untuk mendapatkan laba bersih Rp21.000.000 dan tarif pajak adalah 30%, maka perencanaan operating income adalah sebesar Rp27.300.000

a)

Betul

b)

Salah