WorksheetsCVP
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Untuk dapat melakukan analisis CVP, perusahaan harus memisahkan antara biaya tetap dengan biaya variabel.
Benar
Salah
Analisis CVP dapat digunakan untuk melakukan analisis produk yang bervariasi.
Benar
Salah
Dalam analisis CVP, besaran harga jual, biaya variabel per unit dan biaya tetap per unit haruslah konstan.
Betul
Salah
Dalam analisis CVP, unit output adalah satu-satunya "revenue driver".
Betul
Salah
Untuk mendapatkan manfaat dari analisis CVP, perusahaan harus menyiapkan rencana strategis dan rencana jangka panjang.
Betul
Salah
Dalam analisis CVP, total biaya dapat dipisahkan menjadi komponen yang tetap yang tidak dipengaruhi oleh perubahan output dan komponen yang berubah-ubah sesuai dengan tingkat output.
Betul
Salah
Dalam analisis CVP, biaya variabel didalamnya termasuk biaya langsung variabel, namun tidak termasuk biaya tidak langsung variabel.
Betul
Salah
Dalam analisis CVP, terdapat asumsi bahwa total pendapatan selalu linear dengan unit output. Namun, total biaya tidak selalu linear dengan unit output.
Betul
Salah
"Revenue Driver" dapat diartikan sebagai variabel yang dapat menyebabkan perubahan dalam harga.
Betul
Salah
Jika harga jual per unit suatu produk adalah Rp 20.000 dan persentase marjin kontribusi adalah 30%, maka biaya variabel per unt produk adalah Rp 6.000.
Betul
Salah
Total pendapatan dikurangi total biaya tetap sama dengan marjin kontribusi.
Betul
Salah
Gross margin dilaporkan dalam income statement.
Betul
Salah
Jika harga jual per unit produk adalah Rp30.000, biaya variabel per unit adalah Rp20.000, dan total biaya tetap adalah Rp10.000.000, dengan penjualan sebanyak 5.000 unit, maka laba operasional perusahaan adalah Rp40.000.000.
Betul
Salah
Harga jual per unit produk adalah Rp30.000, biaya variabel per unit adalah Rp20.000, biaya tetap per unit produk adalah Rp3.000. Jika perusahaan beroperasi diatas nilai breakeven-point, maka penjualan untuk satu unit produk akan menaikkan laba bersih sebesar Rp7.000.
Betul
Salah
Perusahaan dengan total penjualan Rp100.000.000, biaya variabel Rp 70.000.000 dan biaya tetap Rp50.000.000, akan mencapai breakevent-point jika penjualan naik sebesar Rp20.000.000.
Betul
Salah
Breakeven-point bukanlah alat perencanaan yang baik untuk mendapatkan profit.
Betul
Salah
breakevent-point adalah jumlah kuantitas output dimana pendapatan yang diterima sama dengan biaya yang dikeluarkan.
Betul
Salah
Jika harga jual per unit produk adalah Rp50.000, biaya variabel per unit adalah Rp40.000, dan total biaya tetap adalah Rp50.000.000, maka perusahaan harus mampu menjual 6.000 unit produk agar tercapai operating income sebesar Rp10.000.000.
Betul
Salah
Peningkatan persentase pajak akan meningkatkan breakevent-point.
Betul
Salah
Jika perusahaan berencana untuk mendapatkan laba bersih Rp21.000.000 dan tarif pajak adalah 30%, maka perencanaan operating income adalah sebesar Rp27.300.000
Betul
Salah
