NEW
Font size
WorksheetsLatihan UKMPPD Trial
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Seorang pasien perempuan usia 32 tahun dengan G2P1001Ab0 datang dengan keluhan keluar lendir bercampur darah dari kemaluan sejak 1 jam yang lalu, dari pemeriksaan obstetrik yang dilakukan didapatkan pembukaan cervik 5-6 cm, dengan Hodge III, dengan presentasi kepala. Kontraksi uterus 4-5 kali dalam
10 menit dan selama 20-25 detik setiap kontraksi. DJJ 154X/menit. Diagnosa pasien tersebut adalah
Kala 1 Fase Laten
Kala 1 Fase Aktif
Kala 2
Kala 3
Kala 4
Wanita 24 tahun G1P0A0 usia kehamilan 22 minggu,
tidak ada keluhan penglihatan buram dan sakit kepala., Edema extremitas tidak ada. Pada pemeriksaan TD 150/
90 mmhg. Hasil pemeriksaan lab proteinuria negatif.
Riwayat hipertensi sebelumnya tidak ada. Diagnosis
yang tepat?
Preeklampsia
Eklampsia
Superimposed Preeklampsia
Hipertensi Gestasional
Hipertensi Kronik
Seorang perempuan 29 tahun, G1P0A0 usia kehamilan 16 minggu, datang ke igd dengan keluhan keluar darah dari kemaluan disertai nyeri perut 6 jam yang lalu Banyaknya kurang lebih 4 pembalut. Tekanan darah 100/70 mmhg, Nadi 90x/menit, pada pemeriksaan abdomen tinggi fundus uterus teraba di antara simpisis pubis dan umbilikus. Pada pemeriksaan ginekologis didapatkan oue terbuka. Tidak teraba jaringan. Diagnosa?
Abortus Inkomplit
Abortus Insipiens
Abortus Iminens
Abortus Komplit
Kehamilan Ektopik Terganggu
Seorang wanita 23 tahun dengan Usia kehamilan 30 minggu G1P0000Ab000, datang ke UGD dengan tidak sadarkan diri. Pada pasien didapatkan keluar darah dari kemaluan. Pada pemeriksaan didapatkan kesadaran somnolen, TD: 90/60 N:118 x/I, RR: 24 x/I. Pemeriksaan dalam didapatkan nyeri goyang (+). Hb : 5 mg/dl. Apakah diagnosis pada pasien?
Abortus Insipiens
Mola Hydatidosa
Abortus Iminens
Kehamilan Ektopik Terganggu
Abortus Komplit
Wanita usia 25 tahun datang dengan keluhan benjolan di
kelopak mata kanan sejak 1 bulan yang lalu. Tidak ada
gangguan penglihatan. Dari pemeriksaan didapatkan
benjolan di palpebra superior, konsistensi keras dan tidak nyeri. Apakah tatalaksana yang tepat ?
Kortikosteroid
Kompres Hangat
Antibiotik Topikal
Insisi dan Kuretase
Insisi dan Drainase
Seorang wanita usia 59 tahun datang ke klinik dengan keluhan kedua mata terasa berpasir dan berair. Keluhan dirasakan sejak 1 bulan yang lalu dan disertai rasa panas seperti terbakar pada kedua mata terutama bila terkenan angin atau debu. Tidak ada keluhan mata merah, keluar sekret atau pandangan kabur. Keluhan berkurang jika pasien meneteskan obat tetes mata yang dibelinya dari apotek namun beberapa saat kemudian keluhan muncul lagi. Dari pemeriksaan visus kedua mata 6/6, tidak ada kelainan pada segmen anterior dan posterior, tes Schimmer kedua mata 7 mm. Apakah diagnosis yang paling tepat pada kasus di atas ?
Konjungtivitis Alergi
Blefaritis
Episkleritis
Dry Eye Syndrome
Trichiasis
Seorang perempuan usia 25 tahun mengeluh kedua mata merah setelah melahirkan satu hari yang lalu. Keluhan tidak disertai nyeri atau pun gatal. Pemeriksaan fisik terlihat seperti gambar berikut. Pemeriksaan visus kedua mata normal. Apakah diagnosis yang tepat?
Subconjunctival Hemorrhage
Keratitis
Konjungtivitis
Entropion
Dakriosititis
Laki-laki 70 tahun datang ke klinik dengan keluhan kedua mata buram secara perlahan sejak 1 tahun ini, tidak nyeri dan tidak merah. Riwayat DM dan hipertensi disangkal. Pada pemeriksaan fisik ditemukan visus ODS 5/40 tidak maju dengan koreksi maupun pinhole, kornea jernih, bilik mata depan dalam, lensa keruh tidak merata, shadow test (+). Pemeriksaan funduskopi dalam batas normal. Apakah diagnosis pasien?
Katarak Senilis Morgagni
Katarak Senilis Matur
Katarak Senilis Imatur
Katarak Senilis Hipermatur
Glaukoma Akut
Wanita 40 tahun datang dengan keluhan badan lemah letih lesu sejak 2 minggu. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan hepar membesar 4 cm bac, dan skelra ikterik. Dari hasil DL didapatkan hb 6,8 mg/dl. Dokter
memutuskan untuk melakukan tranfusi. Paska transfusi kondisi pasien semakin memburuk dan hb menjadi 5,2 mg/dl. Apa pemeriksaan yang sebaiknya dilakukan untuk menunjang diagnosis?
Apusan Darah Tepi
SI dan TIBC
Bone Marrow Puncture
Coombs Test Direct dan Indirect
HB Elektroforesa
Seorang laki-laki 45 tahun datang dengan keluhan lemah dan pucat sejak 1 minggu yang lalu. Dari hasil pemeriksaan fisik TD 110/80 mmhg RR 22x/menit, dan HR 100x/menit, konjuctiva anemis. Hasil pemeriksaan lab hb 9 mg/dl. Pasien memiliki riwayat operasi daerah lambung 1 bulan yang lalu. Kemungkinan diagnosis pasien saat ini adalah
AML
Anemia Hemolitik
Anemia Pernisiosa
Anemia Aplastik
CML
Seorang laki-laki 28 tahun datang dengan keluhan lemas sejak 1 minggu yang lalu disertai BAB encer dan perut yang terasa melilit. Pasien merupakan seorang petani yang tidak pernah memakai sepatu/alas kaki ketika di sawah. Dari hasil pemeriksaan fisik tampak konjungtiva anemis,TD 120/70, R 22X/m, N 90x/m, hepar lien t/t. DL didapatkan Hb 9,5 mg/dl. Apa kemungkinan diagnosis pasien saat ini ?
Anemia Defisiensi Asam Folat
Anemia Aplastik
Anemia Hemolitik
Anemia Defisiensi Besi
Anemia Pernisiosa
Anak laki-laki usia 15 tahun dibawa ibunya ke UGD dengan keluhan demam tinggi sejak 4 hari yang lalu. Dari pemeriksaan fisik didapatkan HR 100x/menit, RR 32x/menit, T 41°C. Dari hasil laboratorium didapatkan Hb 11, leukosit 14.000, trombosit 180.000, pH 7.6, pCO2 27, HCO3 18. Kemungkinan kondisi yang terjadi pada pasien adalah?
(pH 7.35-7.45, paCO2 35-45, HCO3 22-26)
Alkalosis Metabolik Terkompensasi Parsial
Alkalosis Respiratorik Tekompensasi Parsial
Asidosis Metabolik Terkompensasi Parsial
Asidosis Respiratorik Terkompensasi Penuh
Alkalosis Respiratorik Tidak Terkompensasi
Pasien laki-laki usia 30 tahun mengeluh kedua kaki sering terasa kebas dan kesemutan. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pasien berkonsultasi ke dokter di klinik dan diinjeksi obat neurotropik. Beberapa menit kemudian pasien merasa berdebar, berkeringat dingin dan pingsan. Pemeriksaan fisik TD 80 per palpasi, HR 125x/menit, RR 26 x/menit. Diagnosa pada pasien tersebut adalah?
Syok Hipovolemik
Syok Hemoragik
Syok Septik
Syok Neurogenik
Syok Anafilaktik
Seorang wanita usia 25 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan mual dan muntah sejak 1 hari yang lalu. Pasien juga mengeluhkan kram perut, nyeri kepala, pandangan kabur, sulit menelan makanan, sulit bicara serta lemas di kaki dan tangan. Pasien sebelumnya memakan daging dari kemasan kaleng yang sudah expired. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 100/70 mmHg, HR 92x/menit, RR 20x/menit, Tax 37C. pada pemeriksaan mata didapatkan lagoftalmus. Kemungkinan etiologi kasus tersebut adalah?
Clostridium Difficle
Bacillus Antrachis
EHEC
ETEC
Clostridium Perfringens
Seorang perempuan usia 32 tahun datang ke IGD dengan keluhan lemas sejak 2 minggu SMRS. Sebelumnya pasien tidak nafsu makan dan cepat lelah yang dirasakan sejak 3 bulan. Pemeriksaan fisik muka dan telapak tangan tampak pucat; TD 120/80, RR 20x/menit; HR 80x/menit; konjungtiva anemis (+). Pemeriksaan laboratorium Hb 9.2, leukosit 5400, trombosit 250.000, MCV 125; MCH 25; MCHC 35%. Pemeriksaan HDT didapatkan gambaran sebagai berikut. Apa diagnosis yang tepat pada pasien:
Anemia Hemoilitik
Thalasemia
Anemia Megaloblastik
Anemia Defisiensi Besi
AML
Seorang anak perempuan umur 5 tahun dibawa ibunya ke IGD RS dengan keluhan mimisan sejak 3 jam SMRS. Sebelumnya pasien mengalami demam 3 hari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran compos mentis, tanda tanda vital TD 110/80 mmHg, nadi 120 kali/menit, RR 22 kali/menit, suhu 38,20C. Pada hasil laboratorium didapatkan trombosit 45.000, hb 13 g/dl, hematokrit 46%, leukosit 3.200. Apa diagnosis pada pasien tersebut?
Dengue Fever
DHF Grade 1
DHF Grade 2
DHF Grade 3
Dengue Shock Syndrome
Seorang anak laki-laki usia 7 tahun di bawa ibunya berobat dengan
keluhan demam sejak 2 hari yang lalu disertai batuk pilek. Pasien juga
dikeluhkan bengkak di depan telinga hingga rahang bawah kanan.
Pasien mengeluh merasa nyeri jika memakan makanan yang masam. Pemeriksaan fisik didapatkan suhu febris, edema pada daerah pre aurikular hingga submandibula kanan, teraba lunak, nyeri tekan (+). Apakah kemungkinan etiologi kasus diatas?
Paramyxovirus
Corynebacterium diphteriae
Parainfluenza Virus
Rhinovirus
EBV
Anak perempuan umur 12 tahun dikeluhkan sakit perut dan diare sejak seminggu yang lalu. Pasien juga tidak nafsu makan dan berat badan menurun. Riwayat pasien 2 minggu yang lalu liburan ke daerah Sulawesi Tengah dan bermain di sawah. Pada pemeriksaan tinja ditemukan telur seperti pada gambar berikut. Apakah terapi yang diberikan?
Albendazole 400 mg selama 3 hari
Pirantel Pamoat 10 mg/KgBB
Mebendazole 3x100 mg selama 3 hari
Praziquantel 60 mg/KgBB/hari
Metronidazole 500 mg single dose
Anak perempuan usia 7 tahun dibawa ke RS oleh ayahnya karena keluhan bengkak di sekitar mata dan tungkai. Pasien dikeluhkan sejak 3 hari sebelumnya pasien buang air kecil berwarna merah dan sedikit hanya 2x sehari. Riwayat demam 2 minggu yang lalu pasien mengalami batuk pilek dan nyeri telan, namun saat ini sudah sembuh. Pada pemeriksaan TD 140/100 mmHg, N 100 x/m, RR 42 x/m, suhu 36,5⁰C. Hasil laboratorium darah : Hb 9,5, Leukosit 11.800, trombosit 350.000, Ureum 49, Kreatinin 2,5. Hasil Urinalisis : nitrit (-), leukosit 4-5/lpb, eritrosit 15-20/lpb, albumin ++. Kemungkinan diagnosis pada kasus ini adalah?
Nephrotic Syndrome
GNAPS
Nephrolithiasis
Pyelonephritis
SIstitis
Anak berusia 2 tahun dibawa ibunya ke RS IGD karena diare sejak 3 hari sekitar > 5kali/hari. Diare cair, ampas sedikit, lendir/darah (-). Keluhan juga disertai demam, nyeri perut yang melilit dan mual muntah. Pemeriksaan nadi 98x/m, RR 26x/m, suhu 37,8OC, mukosa bukal kering dan turgor kembali 3 detik. Dari kultur tinja pada agar McConkey didapatkan bakteri gram negatif, pertumbuhan bakteri baik, koloni bundar, halus, cembung, berwarna merah bata, fermentasi laktosa (+), tes indol (+). Bakteri apakah yang kemungkinan menyebabkan kelainan pada pasien ini?
EIEC
EHEC
ETEC
EPEC
Vibrio cholerae
