Font size
WorksheetsMengenal dan Memahami Puisi Rakyat
Total questions: 10
Worksheet time: 7mins
(1) Bersajak a-a-a-a.
(2) Jumlah kata tiap baris bebas
(3) Bait pertama dan kedua merupakan sampiran
(4) Tiap baris terdiri dari 8 sampai 10 suku kata
Ciri-ciri syair ditandai oleh nomor . . . .
(1) dan (3)
(1) dan (4)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
Yang merupakan ciri-ciri pantun adalah ….
Setiap baris terdiri atas empat bait
Bersajak a-b-a-b
Baris pertama dan kedua berupa isi
Baris ketiga dan keempat sebagai isi
Sari kelapa buah nira
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
Berdasarkan pantun di atas, baris yang merupakan sampiran ….
Sari kelapa buah nira
Ibu datang bawa hadiah
Gembira hati tiada terkira
Nira diolah untuk sedekah
Berdasarkan ciri-cirinya, yang merupakan ciri-ciri gurindam adalah …
Terdiri dari dua baris dalam sebait
Berisi nasihat atau kata-kata mutiara
Bersajak a-a
Baris 1-4 merupakan isi
Bersajak a-a-a-a
Faras sangat gembira, sepeda yang ia impikan selama ini menjadi kenyataan. Sepeda itu, hadiah dari Ibu karena ia mendapat peringkat di kelas.
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ....
Kota Jambi kota beradat
Tempat tinggal sanak saudara
Mari kita belajar giat
Supaya kelak tidak sengsara
Raja buah si raja pisang
Sedap disantap di kala senja
Riang hati bukan kepalang
Sepeda impian di depan mata
Buah duku buah durian
Dibeli ibu di pasar kenari
Senang hati dapat undian
Seperti mimpi siang hari
Ke Selat beli ikan selar
Beli juga tempoyak durian
Jika kita rajin belajar
Prestasi tinggi mudah diraih
Perhatikan pantun berikut!
Buah cempedak buah durian
Pergi ke pekan naik sepeda
[…] (1)
[…] (2)
(1) Jangan ragu berbuat baik
(2) Senyum saja sudah ibadah
(1) Pikir dulu sebelum bertindak
(2) Menyesal kemudian tiada guna
. (1) Supaya tidak sesal kemudian
(2) Diperlukan selalu sikap waspada
(1) Mari kita jalin silaturahmi
(2) Untuk menambah sanak saudara
Perhatikan larik-larik pantun berikut!
Ikan laut enak rasanya
Bila dimasak dan dimakan.
Mendapat kawan senang rasanya
Tentu boleh kita berkenalan.
Variasi bentuk sampiran dari kutipan pantun tersebut adalah . . .
Beli duku di pasar minggu,
Jangan lupa membeli baju
Lihatlah awan biru warnanya,
Ramai berarak seolah berjalan.
Buah durian enak rasanya
Apalagi ramai-ramai kita makan
Indahnya dunia dijalani bersama,
Selamanya tak kan terlupakan
Perhatikan pantun berikut ini!
Pergi ke laut membawa jala,
Jala ditebar sambil mengingat;
Meski hidup banyak kendala,
Haruslah kita selalu semangat.
Isi pantun tersebut adalah …
Janganlah putus asa dengan nasib yang telah digariskan.
Jika kita berusaha dengan keras, maka cita-cita akan tercapai.
Kita harus selalu membantu sesame manusia agar hidup kita jadi bahagia.
Meski kehidupan banyak cobaan dan aral melintang, kita tidak boleh menyerah, kita harus tetap semangat berjuang.
Usaha yang selalu ada
dapat mengubah nasib sengsara
karena Tuhan Maha Pemurah
selalu mendengar doa dan pinta
Bait puisi di atas disebut syair dengan alasan berikut.
baitnya terdiri atas empat baris
setiap baris terdiri dari 8 sampai 12 suku kata
terdiri dari sampiran dan isi
rima akhir berpola a-a-a-a
rima akhir berpola a-b-a-b
Syair Perang Mengkasar
Sudahkah kalah negeri Mengkasar
Dengan Kuadrat Tuhan Madik Al Jabar
Patik Karangkan di dalam fatar
Kepala Negari yang lain supaya terkabar
Memohonkan amun patik tuanku
Kehendak Allah telah berlalu
Kepada syarak tidak berlaku
Bugis Buton Ternate hantu
Lima tahun lamanya perang
Sedikit pun tidak hatinya bimbang
Sukacita hati segala hulubalang
melihat musuh hendak berperang
Pernyataan berikut yang sesuai dengan syair di atas adalah ....
Syair Perang Mengkasar isinya tentang sejarah
Syair Perang Mengkasar isinya tentang keagamaan
Isi syair tentang Mengkasar yang tidak gentar maupun bimbang dalam menghadapi perang
Isi syair tentang kegagalan dalam berperang
