Font size
S
M
L
XL
WorksheetsPost test Jiwa 1+2_Tingkat 3 ABC_Rabu, 13 Oktober,21
Total questions: 80
Worksheet time: 1hrs 20mins
Name
Class
Date
1.
Pernyataan yang salah tentang karakteristik individu yang sehat mental adalah…
a)
manusia yang teguh dalam konflik
b)
manusia yang dapat menyesuaikan diri
c)
manusia yang megikuti suatu falsafah hidup
d)
manusia yang bebas dari gejala patologik
e)
manusia yang tidak dapat mempertahankan hubungan interpersonal
2.
Data minor yang dapat diobservasi pada klien dengan perilaku kekerasan adalah..
a)
meninju
b)
katatonia
c)
melempar
d)
pembicaraan kasar
e)
ada jejas pada anggota tubuh
3.
Individu dikategorikan sehat jiwa menurut WHO harus memenuhi kriteria ...
a)
Menyesuaikan diri secara konstruktif pada kenyataan
b)
Memiliki persepsi yang akurat terhadap realitas
c)
Tumbuh kembang dan aktualisasi diri
d)
Sikap positif terhadap diri sendiri
e)
Spontan, sederhana, wajar
4.
Bagaimana individu bereaksi terhadap alarm emosional dan intelektual merupakan area kesehatan jiwa berdasarkan status ...
a)
Fungsional
b)
Psikologis
c)
Spiritual
d)
Kultural
e)
Klinis
5.
Pernyataan yang tidak tepat tentang karakteristik individu yang sehat mental adalah manusia yang…
a)
Tidak dapat mempertahankan hubungan interpersonal
b)
Mengikuti suatu falsafah hidup
c)
Bebas dari gejala patologik
d)
Dapat menyesuaikan diri
e)
Teguh dalam konflik
6.
Memberikan bantuan pada klien untuk menangani masalah kehidupan sehari-hari, merupakan peran perawat sebagai ….
a)
Pencipta lingkungan terapeutik
b)
Mother surrogate
c)
Therapis
d)
Pendidik
e)
Konselor
7.
Terapis membantu klien mengalami hubungan yang penuh rasa percaya merupakan proses terapeutik yang pada konsep model…
a)
Medik
b)
Suportif
c)
Komunikasi
d)
Psikoanalisa
e)
Interpersonal
8.
Komponen pohon masalah meliputi..
a)
Causa, Core Problem, Etiologi
b)
Causa, Core Problem, Effect
c)
Data, Core Problem, Causa
d)
Effect, Core Problem, Data
e)
Effect, Data, Causa
9.
Data mayor yang diungkapkan oleh klien yang mengalami perilaku kekerasan adalah….
a)
Agitasi
b)
mengancam
c)
membanting
d)
menjauh dari orang lain
e)
mendengar suara yang menjelekan.
10.
Data minor yang dapat diobservasi perawat pada klien dengan perilaku kekerasan adalah..
a)
meninju
b)
katatonia
c)
melempar
d)
pembicaraan kasar
e)
ada jejas pada anggota tubuh
11.
Data mayor yang diungkapkan oleh klien yang mengalami Halusinasi adalah ….
a)
melamun
b)
menyendiri
c)
tertawa sendiri
d)
menyatakan kesal
e)
mengatakan mendengar suara bisikan
12.
Data mayor yang dapat diobservasi perawat pada klien dengan Halusinasi adalah..
a)
melamun
b)
menyendiri
c)
marah tanpa sebab
d)
tegang saat berbicara
e)
menjauh dari orang lain
13.
Data minor yang diungkapkan oleh klien yang mengalami isolasi sosial adalah ….
a)
Merasa sendiri
b)
curiga dengan orang lain
c)
merasa orang lain tidak selevel
d)
mengeluh hidup tidak bermakna
e)
tidak memiliki kelebihan apapun
14.
Data minor yang dapat diobservasi perawat pada klien dengan isolasi sosial adalah..
a)
Marah-marah tanpa sebab
b)
mondar mandir tanpa arah
c)
kontak mata kurang
d)
mengurung diri
e)
menyendiri
15.
Data minor yang diungkapkan oleh klien yang mengalami harga diri rendah adalah ….
a)
putus asa
b)
inkoheren
c)
mematung
d)
merasa tidak berguna
e)
merasa tidak ada yang peduli
16.
Data minor yang dapat diobservasi perawat pada klien dengan harga diri rendah adalah..
a)
Mematung
b)
Bosan hidup
c)
produktifitas menurun
d)
tidak ada yang mau mengerti
e)
merasa tidak ada yang peduli
17.
Data minor yang dapat diobservasi perawat pada klien dengan Waham adalah..
a)
Menyendiri
b)
Sirkumstansial
c)
kontak mata kurang
d)
tampak bermalas-malasan
e)
tidak berinisiatif berinteraksi dengan orang lain
18.
Data mayor yang diungkapkan oleh klien yang mengalami defisit perawatan diri adalah ….
a)
badan kotor
b)
tidak tersedia alat mandi
c)
merasa tidak berguna
d)
menyatakan malas mandi
e)
merasa tidak ada yang perduli
19.
Data mayor yang dapat diobservasi perawat pada klien dengan defisit perawatan diri adalah..
a)
tidak tersedia alat kebersihan diri
b)
tidak tersedia alat makan
c)
tidak tersedia alat toileting
d)
makan berantakan
e)
. kurang inisiatif
20.
Paien laki-laki usia 38 tahun, sedang dilakukan pengkajian oleh perawat perempuan usia 27 tahun, hasil pengkajian ditemukan adanya gerakan- gerakan kecil pada otot muka yang berubah-ubah yang tidak dapat dikontrol klien. Apakah hasil pengkajian yang ditemukan pada kasus tersebut?
a)
TIK
b)
Agitasi
c)
Tremor
d)
Impulsif.
e)
Konfulsif
21.
Seorang laki-laki, 20 tahun dirawat diruang tenang. Pasien tampak mondar mandir dan terus melakukan cuci tangan karena merasa tangannya kotor. Manakah aktivitas yang dilakukan oleh pasien tersebut?
a)
TIK
b)
Agitasi
c)
Tremor
d)
Grimasem
e)
Konfulsif
22.
Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan tidak bisa tidur, sakit kepala dan nafsu makan menurun, sejak di PHK dari pekerjaannya. Pasien mengatakan: “Selama ini saya yang menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah, sekarang saya tidak bisa menafkahi keluarga saya”. Apakah pertanyaan yang harus disampaikan oleh perawat untuk mendapatkan data adanya masalah psikososial pada kasus di atas?
a)
Apa yang akan Saudara lakukan?
b)
Sejak kapan Saudara kehilangan pekerjaan?
c)
Mengapa perusahaan memberhentikan Saudara?
d)
Sudah berapa lama Saudara bekerja di perusahaan tersebut?
e)
Bagaimana pandangan Saudara terhadap diri Saudara saat ini ?
23.
Seorang laki-laki berusia 29 tahun masuk ke Rumah Sakit Jiwa, pada saat pengkajian oleh perawat pembicaraan pasien suka beralih dari topik satu ke topik yang lainnya tanpa terarah dan sulit untuk difokuskan. Apakah tanda dan gejala gangguan jiwa pada pasien tersebut?
a)
Inkoheren
b)
Sisip pikir
c)
Tangensial
d)
Flight of idea
e)
Sirkumtansial
24.
Seorang pasien laki-laki berusia 50 tahun dirawat di Rumah Sakit Jiwa, ketika dilakukan pengkajian oleh perawat pasien menjawab dengan kata-kata yang berbelit-belit dan tidak sampai ke tujuan yang dibicarakan. Apakah tanda dan gejala gangguan jiwa pada pasien tersebut?
a)
Inkoheren
b)
Sisip pikir
c)
Tangensial
d)
Flight of idea
e)
Sirkumtansial
25.
Seorang perempuan berusia 28 tahun dirawat di ruang tenang Rumah Sakit Jiwa, pasien tampak menyendiri, tidak berespon terhadap lingkungan dan orang lain, apatis, tidak ada kontak mata dan penampilan yang tidak sesuai serta kebersihan diri kurang. Apakah afek klien pada kasus diatas?
a)
Labil
b)
Datar
c)
Tumpul
d)
Ambivalen
e)
Tidak sesuai
26.
Seorang laki-laki usia 38 tahun dirawat di ruang akut RSJ, klien sering mendengar bisiskan bisikan aneh, ketika dilakukan pengkajian pada saat proses wawancara pembicaraan klien berbelit belit tapi sampai pada tujuan pembicaraan. Apakah gangguan proses pikir yang dialami oleh pasien tersebut?
a)
Tangensial
b)
Perseverasi
c)
Flight of idea
d)
Sirkumtansial
e)
Kehilngan asosiasi
27.
Seorang laki-laki berusia 35 tahun dibawa oleh keluarganya ke RSJ karena sering berbicara sendiri. Hasil pengkajian pasien sering mendengar suara perempuan yang mengajak bercakap-cakap dan menyuruh untuk bunuh diri. Menurut keluarga, +3 bulan yang lalu pasien batal menikah karena mempelai wanita meninggal karena kecelakaan. Sejak saat itu, pasien tidak bersemangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Sering bolos bekerja, tidak peduli terhadap diri sendiri dan keluarga, menyendiri, serta mudah marah.Apakah data mayor pada kasus tersebut?
a)
Menyendiri
b)
bicara sendiri
c)
mudah marah
d)
batal menikah
e)
tidak bersemangat
28.
Seorang perempuan berusia 30 tahun, hamil 7 bulan anak pertama. Dua hari yang lalu dinyatakan janinnya meninggal dan dokter memutuskan supaya janinnya dikeluarkan. Pasien menyatakan: merasa sedih, merasa bersalah, merasa kecewa karena saat hamil kurang perhatian terhadap janinnya sampai marah-marah kepada orang lain. Apakah faktor pencetus pada kasus diatas?
a)
Genetik
b)
Kesehatan fisik
c)
Sosial ekonomi
d)
Kesehatan psikologis
e)
Krisis perkembangan
29.
Seorang perempuan berusia 34 tahun dibawa ke RSJ karena 1 bulan yang lalu bicara inkoheren, sering bicara dan tertawa sendiri, serta tidak mau merawat diri. Saat dikaji pasien lebih sering diam, kontak mata terbatas dan sedikit bicara. Apakah diagnosa keperawatan pada kasus diatas ?
a)
Halusinasi
b)
Isolasi sosial
c)
Harga Diri Rendah
d)
Kurang perawatan diri
e)
Risiko perilaku kekerasan
30.
Seorang anak usia 3 tahun tampak mulai aktif dan ingin mencoba hal-hal baru seperti membantu ibunya memasak, membantu berbelanja ke warung dan lain-lain. Ibu dari anak tersebut kadang kerepotan karena ingin pekerjaan cepat selesai, tetapi ingin juga anaknya tidak merajuk. ibu anak tersebut berkonsultasi kepada seorang ners. Ners mengkaji anak tersebut dan mengatakan bahwa hal tersebut adalah hal yang wajar pada anak seusianya. Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus diatas ?
a)
Menjelaskan ciri-ciri sehat jiwa
b)
Menjelaskan ciri-ciri gangguan jiwa pada anak
c)
Menjelaskan stimulasi perkembangan psikososial anak
d)
Mengajarkan cara mengatasi stress pada anak
e)
Menjelaskan kelompok sehat, risiko dan gangguan jiwa
31.
Seorang perempuan berusia 28 tahun dibawa ke RSJ karena bertengkar dan berkelahi dengan tetangga rumahnya. Saat dilakukan pengkajian, muka merah dan tegang, berbicara kasar dan suara tinggi, tampak jalan mondar mandir.Apakah masalah keperawatan pada kasus di atas?
a)
Ansietas
b)
Halusinasi
c)
Harga diri Rendah
d)
Perilaku kekerasan
e)
Defisit Perawatan Diri
32.
Seorang laki-laki berusia 35 tahun dirawat di RSJ karena jarang berkomunikasi dengan teman sekamar atau perawat ruangan. Setiap hari, pasien sering terlihat menyendiri, tidak mau bergabung dengan teman sekamarnya yang lain. jarang mengikuti kegiatan yang diadakan di ruangan, setiap kali diajak berbicara oleh perawat ruangan, pasien hanya menjawab seadanya dan lebih banyak menyendiri.Apakah masalah keperawatan pada kasus di atas?
a)
Defisit perawatan diri
b)
Harga diri rendah
c)
Isolasi Sosial
d)
Halusinasi
e)
Waham
33.
Seorang wanita berusia 32 tahun dirawat di RSJ berdasarkan hasil pengkajian tampak berbicara dan ketawa sendiri. Pasien mengatakan sering mendengarkan suara yang mengajaknya berbicara, lebih banyak berdiam diri di kamarnya dibandingkan dengan bersosialisasi dengan teman kamar lainnya.Apakah tindakan yang tepat pada kasus di atas?
a)
Meganjurkan untuk bersosialisasi
b)
Mengajarkan untuk melakukan distraksi
c)
Mengontrol halusinasi dengan cara menghardik
d)
Mengidentifikasi tingkat keparahan penyakitnya
e)
Merekam pembicaraan antara pasien dengan orang lain
34.
Seorang perawat di RSJ mengkaji seoran laki-laki berusia 20 tahun. didapatkan hasil bahwa pasien sudah 2 hari tidak mandi, karena malas, tampak berpenampilan tidak rapi, tidak mampu berpakaian dengan benar, tercium bau yang tidak sedap. Apakah masalah psikososial pada kasus di atas?
a)
Isolasi Sosial
b)
Keputusasaan
c)
Harga diri rendah
d)
Ketidakberdayaan
e)
Defisit Perawatan Diri
35.
Seorang pria berusia 34 tahun dibawa oleh keluarganya dan polisi ke RS dalam keadaan diborgol. Menurut keluarga, pasien mengamuk, marah-marah, berkelahi dengan tetangga dan merusak kaca mobilnya. Hasil pengkajian, intonasi bicara tinggi, membentak, mata merah serta ekspresi tegang.Apakah diagnosa keperawatan pada kasus diatas?
a)
Perilaku Kekerasan
b)
Resiko Bunuh Diri
c)
Isolasi Sosial
d)
Halusinasi
e)
Waham
36.
Seorang perempuan berusia 28 tahun merasa dirinya tidak pantas untuk hidup karena cacat, mengatakan ingin mati, tidak memiliki masa depan, dan merasa hidupnya tidak berguna lagi. Setiap melihat tali atau pisau, berkeinginan untuk mengakhiri hidupnya. Pasien akan memukul siapa saja yang ada didekatnya ketika mendengar suara yang muncul saat menyendiri.Apakah diagnosa keperawatan yang tepat pada kasus diatas?
a)
Halusinasi
b)
Isolasi Sosial
c)
Harga Diri Rendah
d)
Resiko Bunuh Diri
e)
Perilaku Kekerasan
37.
Seorang pria berusia 24 tahun dirawat di RS. Pada saat interaksi tampak bicara dengan pelan, tidak ada kontak mata, pasien mengatakan malu untuk bicara dengan orang lain karena merasa dirinya jelek dan hitam, tampak lebih sering menyendiri, tidak berinteraksi dengan teman sekamarnya.Apakah diagnosa keperawatan pada kasus diatas?
a)
Waham
b)
Halusinasi
c)
Isolasi sosial
d)
Harga Diri Rendah
e)
Perilaku Kekerasan
38.
Perempuan berusia 40 tahun, dirawat di Ruang Obstetri Ginekolog karena mengalami kanker rahim. Pasien merasa sedih dan malu. Pasien mengatakan: “Saya sekarang tidak bisa lagi melayani suami”.Apakah perubahan konsep diri yang terjadi pada kasus di atas?
a)
Peran
b)
Ideal diri
c)
Harga diri
d)
Citra tubuh
e)
Identitas diri
39.
Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke IGD RSJ dengan keluhan merasa dirinya sudah tidak berguna lagi, tidak berarti, tidak ada tujuan hidup, putus asa dan cenderung untuk bunuh diri. Perawat menyusun diagnosa keperawatan dan memberi teraphi rekreasi audiovisual. Apakah tindakan keperawatan yang tepat agar pasien dapat menggunakan dukungan sosial ?
a)
Libatkan klien dalam terapi medis.
b)
Kaji kebiasaan kebersihan dirumah.
c)
Ajarkan prinsip 5 benar pengobatan.
d)
Lakukan ECT untuk mempercepat relasi sosial.
e)
Kaji orang terdekat, kelompok pendukung dan agama yang dianut.
40.
Perempuan berusia 30 tahun, sudah 2 minggu dirawat di RSJ, pada saat pengkajian pasien mengatakan masih melihat dan mendengar seseorang yang mengatakan bahwa dirinya bodoh, pasien tampak gelisah dan mondar mandir. Apakah diagnosa keperawatan pada kasus diatas?
a)
Harga Diri Rendah Kronik
b)
Perilaku Kekerasan
c)
Isolasi social
d)
Halusinasi
e)
Waham
41.
Seorang perawat mengajak keluarga untuk bersama sama memberikan dukungan dan kepedulian kepada seorang anak yang gagal melakukan bunuh diri karena dibully yaitu dengan support peer group untuk pasien. Apakah tindakan keperawatan yang dilakukan pada kondisi diatas?
a)
Pencegahan tersier
b)
Pencegahan Holistik
c)
Pencegahan primer
d)
Pencegahan sekunder
e)
Pencegahan komperhensif
42.
Seorang perawat mengamati beberapa keluarga yang menjadi korban kecelakaan bis AKAP saat menjemput jenazah anggota keluarganya di ruang IGD. Beberapa keluarga ada yang berteriak-teriak, menangis perlahan, menggigit bibir, ngamuk dan membentur-benturkan kepalanya. Faktor apa sajakah yang mempengaruhi respon berduka ?
a)
Budaya, jenis kelamin, tipe kepribadian, hubungan dg almarhum, pengalaman berduka
b)
Tingkat pendidikan, social ekonomi, gender, Budaya, jenis kelamin, tipe kepribadian
c)
Pengalaman berduka, pola asuh, tingkat pendidikan, status pernikahan
d)
Adat istiadat, social ekonomi, tingkat pendidikan dan hubungan dengan almarhum
e)
Riwayat masa lalu, jenis kelamin dan tipe kepribadian
43.
Seorang perawat jiwa ikut serta dalam sebuah perkumpulan perawat jiwa dan komunitas survivor dan caregiver pasien jiwa. Tindakan yang dilakukan oleh perawat tersebut adalah tindakan pada level manakah?
a)
Mental hospital
b)
Psychiatric service at general hospital/clinics
c)
Community mental health services (outpatient/outreach)
d)
Mental health care through primary health care services
e)
Informal and formal community care/support outside the health sector
44.
Seorang perempuan, 27 tahun, datang ke Puskesmas karena sering mual, kadang merasa sesak dan nyeri di dada sejak satu bulan lalu. Pasien menjelaskan, tidak memiliki riwayat penyakit asthma dan suami meninggal 1 tahun lalu. Ketika dikaji, sambil menangis pasien mengatakan dirinya takut tidak dapat menghidupi anak-anaknya karena usahanya selalu gagal. Apakah data prioritas yang dapat dikaji lebih lanjut pada pasien tersebut?
a)
Mekanisme koping yang digunakan
b)
Riwayat pekerjaan
c)
Keluhan fisik lain yang dirasakan
d)
Genogram keluarga
e)
Riwayat penyakit keluarga
45.
Seorang pasien laki-laki dirawat di RSJ dengan kondisi acuh terhadap lingkungan, ekspresi wajah kurang berseri, aktivitas menurun, menyendiri dan mempunyai riwayat keluarga dengan gangguan jiwa. Hasil anamnesa pada keluarga: pasien pada waktu kecil sering dibanding-bandingkan dengan kakaknya yang lebih pintar. Pengkajian lebih lanjut diketahui bahwa pasien di PHK dari tempat kerjanya. Apa yang menjadikan faktor presipitasi dari kasus tersebut?
a)
Imitasi
b)
Kegagalan
c)
Faktor psikologis
d)
Faktor keturunan
e)
Faktor perkembangan
46.
Seorang klien baru dirawat di RS. Saat pertemuan pertama, seorang perawat menanyakan “Ibu masih ingat dengan saya?”. Apakah tujuan kalimat tersebut?
a)
Klarifikasi perasaan
b)
Membuka percakapan
c)
Orientasi waktu/tempat/orang
d)
Mengevaluasi perasaan
e)
Melakukan sopan santun
47.
Seorang wanita usia 23 tahun ia merasa dirinya tidak berharga, bodoh dan jelek, maka perawat melakukan tindakan yaitu dengan menggali kemampuan yang dimiliki oleh wanita tersebut, sehingga pikiran yang negatif itu diganti dengan pikiran yang positif. Manakah terapi yang dilakukan oleh perawat tersebut?
a)
Terapi kognitif
b)
Terapi perilaku
c)
Terapi individu
d)
Terapi kelompok
e)
Terapi keluarga
48.
Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan tidak bisa tidur, sakit kepala dan nafsu makan menurun, sejak di PHK dari pekerjaannya. Pasien mengatakan: “Selama ini saya yang menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah, sekarang saya tidak bisa menafkahi keluarga saya”. Apakah pertanyaan yang harus disampaikan oleh perawat untuk mendapatkan data adanya masalah psikososial pada kasus di atas?
a)
Apa yang akan Saudara lakukan?
b)
Sejak kapan Saudara kehilangan pekerjaan?
c)
Mengapa perusahaan memberhentikan Saudara?
d)
Sudah berapa lama Saudara bekerja di perusahaan tersebut?
e)
Bagaimana pandangan Saudara terhadap diri Saudara saat ini ?
49.
Seorang perempuan berusia 42 tahun dirawat di rumah sakit karena gangren Diabetes Mellitus pada kaki kanannya. Klien tampak menyendiri dan selalu menghindar saat perawat mengajak interaksi. Klien memilih diam jika diajak bicara, murung, pasif dan mengatakan dirinya sudah pasrah, tidak mau melanjutkan upaya pengobatannya lagi, Diagnosa keperawatan pasien adalah…
a)
Ketidakberdayaan
b)
Keputusasaan
c)
Kecemasan
d)
Perubahan fungsi peran
e)
Gangguan konsep diri
50.
Seorang laki-laki berusia 27 tahun sering berdiam diri kamar sejak di PHK dari pekerjaannya. Ia merasa dirinya menjadi lelaki tak berguna, tidak mempunyai keahlian apapun. Tidak termasuk penyebab seseorang menjadi putus asa adalah…
a)
Faktor kehilangan
b)
Kegagalan yang terus menerus
c)
Faktor social budaya
d)
Status kesehatan
e)
Kurangnya iman
51.
Seorang klien mengatakan “Masa depan saya seolah suram dan saya sadar, saya tidak pernah mendapatkan apa yang saya inginkan sebelumnya.” Ungkapan tersebut mengungkapkan keadaan….
a)
Ketidakberdayaan
b)
Keputusasaan
c)
Kecemasan
d)
Perubahan fungsi peran
e)
Gangguan konsep diri
52.
NANDA Internasional (2012) mendefinisikan kondisi sebagai persepsi bahwa tindakan seseorang secara signifikan tidak akan mempengaruhi hasil; persepsi kurang kendali terhadap situasi saat ini atau situasi yang akan segera terjadi. Keadaan tersebut adalah…
a)
Ketidakberdayaan
b)
Keputusasaan
c)
Kecemasan
d)
Perubahan fungsi peran
e)
Gangguan konsep diri
53.
Perawat memberikan asuhan keperawatan kepada pasien yang mengalami keputusasaan dan menentukan indicator pasien MEMPUNYAI HARAPAN jika…
a)
Mengutarakan Harapan Masa Depan Yang sulit
b)
Menyangsiikan Keyakinan tentang hidup
c)
Mengutarakan makna Hidup
d)
Menyatakan pasifisme
e)
Menyebutkan upaya Rasa Kontrol lingkungan internal
54.
Seorang perempuan, 27 tahun, datang ke Puskesmas karena sering mual, kadang merasa sesak dan nyeri di dada sejak satu bulan lalu. Pasien menjelaskan, tidak memiliki riwayat penyakit asthma dan suami meninggal 1 tahun lalu. Ketika dikaji, sambil menangis pasien mengatakan dirinya takut tidak dapat menghidupi anak-anaknya karena usahanya selalu gagal. Apa kemungkinan masalah yang terjadi pada pasien tersebut?
a)
Waham
b)
Halusinasi
c)
Kecemasan
d)
Kehilangan
e)
Resiko bunuh diri
55.
Seorang perempuan, berusia 19 tahun, datang ke poli dengan keluhan sulit tidur, merasa sulit berkonsentrasi, dan merasa sering konflik dengan teman-teman kuliahnya. Ketika dikaji, pasien mengatakan selalu merasa kesal dan tidak nyaman dengan kuliah dan teman-temannya. Apa yang sebaiknya dilakukan perawat pada pasien tersebut?
a)
Mengkaji status koping yang digunakan.
b)
Membantu mengidentifikasi suara yang didengar.
c)
Mendiskusikan cara mengendalikan dorongan bunuh diri.
d)
Membantu berinteraksi dengan orang lain secara bertahap.
e)
Mendiskusikan dengan keluarga cara merawat pasien waham
56.
Seorang wanita berusia 31 tahun, mendengar bahwa suaminya mengalami kecelakaan lalu lintas dan meninggal di tempat. Reaksinya adalah menjerit, lari ke jalan tanpa menengok kiri dan kanan, saat di perintah ia melakukannya tanpa berfikir. Keadaan wanita tersebut termasuk kecemasan dengan kategori manakah?
a)
Kecemasan ringan
b)
Kecemasan sedang
c)
Kecemasan berat
d)
Panik
e)
Exshaused
57.
Seorang wanita berusia 31 tahun, mendengar bahwa suaminya mengalami kecelakaan lalu lintas dan meninggal di tempat. Reaksinya adalah menjerit, lari ke jalan tanpa menengok kiri dan kanan, saat di perintah ia melakukannya tanpa berfikir. Manakah tindakan keperawatan yang tepat pada pasien tersebut?
a)
Kenali perasaan perawat
b)
Ajarkan mekanisme koping yang baru
c)
Bantu pasien untuk mengenali anxietasnya
d)
Tingkatkan kesehatan fisik dengan bantuan obat-obatan
e)
Memperluas kesadaran berkembangnya anxietas
58.
Seorang wanita berusia 30 tahun tampak sendirian, termenung duduk sendirian sambil memandang langit-langit di kamar perawatannya. Manakah pertanyaan pembuka yang tepat agar klien mengungkapkan perasaannya?
a)
“Apakah ibu sedang bersedih?”
b)
“Mengapa ibu senang menyendiri?”
c)
“Apa yang sedang ibu pikirkan?”
d)
“Bagaimana perasaan ibu hari ini?”
e)
“ Apakah ibu mau mengobrol dengan saya?
59.
Pasien 32 tahun perempuan pendidikan sarjana dibawa ke Rumah Sakit dengan alasan dia suka bicara sendiri. Menurut keluarga pasien sudah 1 minggu pasien mengurung diri di kamar, tidak mau berbicara dengan orang lain, tidak mau mandi, makan dan pasien juga tidak mau beraktifitas. Pasien lebih sering melamun, menyendiri dan tampak malu. Suami pasien menceraikannya. Pasien merupakan anak pertama, dan dia selalu menuruti perintah orang tuanya. Ayah pasien menerapkan kedisiplinan dalam mendidik pasien dan adik adiknya. Manakah faktor presipitasi pasien tersebut?
a)
Suami menceraikannya
b)
Pendidikan sarjana
c)
Penurut
d)
Ayah otoriter
e)
Kepribadian tertutup
60.
Seorang laki laki berusia 27 tahun, dirawat diruang penyakit dalam di diagnosa kanker paru stadium IV, klien mengatakan kepada perawat: “Suster jika saya diberi umur panjang oleh Tuhan, saya ingin menunaikan ibadah haji dahulu seperti yang saya cita citakan. Setelah itu saya siap jika Yang Maha Kuasa memanggil saya” dengan nada suara lirih dan tampak gelisah. Pada fase manakah koping klien tersebut berada?
a)
Penolakan / denial
b)
Marah / anger
c)
Tawar menawar / bergaining
d)
Depresi
e)
Menerima / acceptance
61.
Seorang klien wanita di ruang merak RS Jiwa mengeluh dirinya tidak menarik, malu bertemu orang lain dan cenderung mengurung diri. Saat ini klien sudah mau berinteraksi dengan perawat. Manakah kalimat yang tepat saat perawat mengakhiri pembicaraan dengan klien?
a)
“Bagaimana kalau kita bicara lagi tentang kemampuan yang dimiliki ibu saat ini?”
b)
“Bagaimana perasaan Ibu saat ini, apakah ibu dapat tidur nyenyak semalam??”
c)
“Bagus sekali, suster senang, Ibu masih dapat menyebutkan hal positif yg Ibu miliki ”
d)
“Mau berapa lama kita bercakap-cakap tentang kemampuan terbaik yang Ibu miliki?”
e)
“Bagaimana perasaan ibu saat akan berbincang-bincang dengan suster?”
62.
Seorang perempuan berusia 18 tahun, mahasiswi keperawatan, semalam tidak bisa tidur setelah tahu jadwal bahwa besok pagi akan menghadapi penguji untuk responsi, sudah banyak buku yang ia baca. Pagi-pagi ia nampak mondar-mandir di kampus, perut mules, bila ditanya apa penyebabnya, ia menjawab, “Apakah saya biasa menjawab pertanyaan penguji nanti?” itu yang sedang ia fikirkan. Apakah respon emosionalnya?
a)
Ketakutan
b)
Penolakan
c)
Cemas
d)
Depresi
e)
Kehilangan
63.
Seorang perempuan, berusia 30 tahun datang ke RSU dengan keluhan sakit perut. Saat diperiksa dokter pasien didiagnosa menderita kanker rahim. Pasien selalu berkata “Tidak mungkin saya menderita penyakit ini”. Apakah respon emosionalnya?
a)
Depresi
b)
Regresi
c)
Merasa tidak berarti
d)
Denial
e)
Curiga
64.
Seorang perempuan 65 thn, sudah tujuh bulan tinggal di daerah pasca bencana gunung meletus, mengeluh merasa kehilangan dan tidak berdaya karena lahan pertaniannya tidak bisa ditanami lagi selama tiga bulan terakhir. Sekarang setia hari hanya menunggu uluran bantuan, saat diwawancara pasien menangis, karena sangat sedih. Apakah diagnosis keperawatan yang utama pada pasien di atas?
a)
Frustasi
b)
Ketidak berdayaan
c)
Berduka disfungsional
d)
Keputusasaan
e)
Kecemasan
65.
Seorang laki-laki berusia 23 tahun didiagnosa kanker paru paru. Ia sudah berusaha menjalani berbagai pengobatan medis dan alternative, keluarga sudah menjual rumah dan semua barang berharga demi pengobatanya. Saat ini ia dirawat seadanya di rumah, klien mengatakan, “Saya pasrah aja bu, semua sudah habis dijual. Kami sudah tak punya apa apa lagi”. Masalah keperawatan pada pasien tersebut adalah…
a)
Frustasi
b)
Ketidak berdayaan
c)
Berduka disfungsional
d)
Keputusasaan
e)
Kecemasan
66.
Seorang ibu berusia 45 tahun dirawat di ruang penyakit dalam karena kanker payudara stadium 3B. Saat ini klien terlihat diam dengan tatapan mata kosong dan menolak semua tindakan pengobatan. Saat ditanya perawat klien menjawab, “ Saya sudah capek menjalani pengobatan ini, seluruh badan saya sakit…saya sudah pasrah kalo memang sudah saatnya meninggal ya sudah……”. Masalah keperawatan pada pasien tersebut adalah…
a)
Frustasi
b)
Ketidak berdayaan
c)
Berduka disfungsional
d)
Keputusasaan
e)
Kecemasan
67.
Minggu kemarin ayahnya Ani meninggal, Ani adalah seorang mahasiswa. Selama satu minggu ini dia tampak murung, malas kuliah, makan dan bergaul dengan teman-temannya. Dengan tatap muka kosong, dia mengatakan: ”Apa yang terjadi pada saya, kok saya jadi malas begini?”. Bagaimana respon perawat untuk menjawab pertanyaan pasien?
a)
“ Mbak Ani sedang berduka. Saya dulu juga pernah seperti itu”
b)
“O, itu namanya Mbak Ani sedang berduka, iya wajar aja lah. Nanti lama-lama juga lupa sendiri”
c)
“Mbak Ani sedang berduka. Mari bergaul lagi denagn teman-teman agar bisa melupakan kesedihan ini”
d)
“Mbak Ani sedang berduka. Saya bisa merasakan betapa sedihnya ditinggal bapaknya. saya siap mendengarkan kalau mbak Ani bersedia berbagi kesedihan itu”
e)
“Mbak, itu yang namanya berduka. Jangan lama-lama ya berdukanya karna bisa berbahaya”
68.
Seorang laki laki berusia32 tahun mengalami masalah keperawatan keputusasaan. Outcome yang diharapkan dari tindakan keperawatan yang dilakukan oleh perawat yaitu status kenyamanan psikososial dengan kriteria..
a)
Memonitor Kemampuan Untuk Berkonsentrasi
b)
Memonitor Intensitas Depresi
c)
Harapan meningkat
d)
Mengidentifikasi Penyebab Depresi
e)
Memonitor Manifestasi Perilaku Depresi
69.
Seorang laki laki berusia32 tahun mengalami masalah keperawatan keputusasaan. Outcome yang diharapkan dari tindakan keperawatan yang dilakukan oleh perawat yaitu meningkatnya harapan dengan kriteria..
a)
Memonitor Manifestasi Fisik Dari Depresi
b)
Laporan Memperbaiki Suasana Hati
c)
Berpartisipasi Dalam Aktivitas Menyenangkan
d)
Menyatakan Optimisme
e)
Mengungkapkan Keyakinan Diri
70.
Minggu kemarin ayahnya Ani meninggal, Ani adalah seorang mahasiswa. Selama satu minggu ini dia tampak murung, malas kuliah, makan dan bergaul dengan teman-temannya. Dengan tatap muka kosong, ia mengatakan “Apa yang terjadi pada saya, kok saya jadi malas begini’’ Apakah rentang respon kehilangan yang dialami kasus di atas?
a)
Depresi
b)
Responsif
c)
Supresi
d)
Reaksi kehilangan yang wajar
e)
Reaksi kehilangan yang memanjang
71.
Minggu kemarin ayahnya Ani meninggal, Ani adalah seorang mahasiswa. Selama satu minggu ini dia tampak murung, malas kuliah, makan dan bergaul dengan teman-temannya. Perawat akan melakukan intervensi kepada Ani dan menetapkan kriteria hasil yang ingin dicapai pada Ani. Manakah kriteria hasil yang tepat untuk kondisi diatas?
a)
Ani dapat mengungkapkan perasaan yg berkaitan dengan kehilangan dan perubahan
b)
Klien bersedia menjalani aktivitasnya kembali yaitu kuliah
c)
Klien dapat berpartisipasi dalam tindakan keperawatan yang dilakukan kepadanya
d)
Keluarga menghabiskan waktunya bersama Ani
e)
Teman-temannya Ani memberikan dukungan kepada Ani
72.
Pasien laki-laki usia 50 tahun, setiap di tanya oleh perawat selalu menyangkal terhadap masalah yang di rasakannya, menekan atau menginternalisasi semua aspek perasaan nya terhadap lingkungannya. Pasien mengatakan tidak ada massalah apa-apa. Sementara berdasarkan keterangan keluarga, pasien menunjukan perubahan prilaku setelah di berhentikan dari pekerjaan nya. Apa rentang respon yang tepat pada masalah pasien?
a)
Maniak atau depresi
b)
Supresi
c)
Responsif
d)
Reaksi kehilangan yang berlebihan
e)
Reaksi kehilangan yang wajar
73.
Seorang perempuan , 17 thn, dirawat di RSJ sudah satu minggu, karena dirumah sangat sulit diajak komunikasi, diam dan tidak melakukan kegiatan apapun berhari-hari. Hal ini terjadi setelah dipaksa nikah oleh orangtuanya. Saat ini pasien merasa sangat tidak berdaya, tidak mampu melakukan apa-apa, malu karena bodoh dibanding kakak dan adik nya. Apa intervensi utama pada pasien di atas?
a)
Mengikut sertakan dalam kegiatan kelompok
b)
Melatih berkenalan dengan orang lain
c)
Memberikan tips cara meningkatkan harga diri
d)
Menggali kemampuan dan aspek positif pasien
e)
Membuat jadwal kegiatan sehari-hari
74.
Seorang laki-laki, 26 thn dirawat di RSJ karena perilaku kekerasan, waktu kecil sering melihat orang tuanya mengekspresikan kemarahan dengan cara melempar barang. Kebiasaan tersebut ditiru juga oleh anaknya yang sering menonton tayang kekerasan di televisi. Manakah yang menunjukan adanya” learning theory “ pada pasien diatas?
a)
Disaat marah pasien sering melempar barang
b)
Sering menonton tayangan kekerasan di televisi
c)
Melihat cara orang tua mengekspresikan kemarahan
d)
Karena seorang laki-laki gampang marah
e)
Pasien ngamuk ditempat kerja
75.
Klien 22 tahun, tidak bekerja, usia perkawinannya baru berjalan 8 bulan. Istrinya menuntut klien untuk mencari pekerjaan. Klien adalah anak tunggal dan selalu dipenuhi kebutuhannya oleh orangtua klien, tapi semenjak menikah klien hanya diberi rumah oleh orangtuanya. Apakah yang menjadi faktor predisposisi dari kasus tersebut
a)
Ekonomi
b)
Motivasi rendah
c)
Pola asuh yang kurang tepat
d)
Moral yang buruk
e)
Kepribadian introvert
76.
Seorang pria berusia 30 tahun tinggal di tempat pengungsian bersama 4 orang anaknya. Sehari-hari pasien hanya mengasuh anaknya yang masih kecil-kecil. Istrinya meninggal akibat gunung meletus 1 minggu yang lalu, hingga saat ini pria tersebut masuk ke RSJ karena suka menangis dan menyesali dirinya dan menolak saat diajak untuk berkumpul dengan pengusi yang lainnya untuk saling berinteraksi. Apakah prioritas data yang harus diperoleh pada waktu pengkajian?
a)
Persepsi pasien terhadap orang-orang di sekitarnya
b)
Orang-orang yang dekat dengan pasien
c)
Penyebab pasien tidak memiliki orang yang terdekat dengannya
d)
Adanya perasaan tidak aman yang dialami oleh pasien
e)
Hambatan hubungan yang harmonis dengan orang sekitarnya
77.
Seorang lelaki dibawa ke IGD karena mengamuk dan melempari barang-barang disekitarnya. Saat dibawa ke IGD klien masih mengeluarkan kata-kata kasar pada semua orang, berteriak dan meludahi. Tatapan mata tajam, gerakan memberontak. Tindakan yang tepat pada pasien tersebut adalah...
(a)
78.
Seorang pasien laki-laki berusia 32 tahun di ruang camar diintruksikan dokter untuk menjalani terapi kejang listrik (ECT). Perawat segera mengecek kondisi pasien. Kontraindikasi pelaksanaan ECT pada kasus tersebut diatas yaitu…
a)
Tumor intrakranial/peningkatan TIK
b)
Osteoporosis
c)
Asthma Bronchial
d)
Infark Myocard
79.
Seorang pasien mendapat terapi obat anti psikotik. Perawat harus memberitahu efek samping obat anti psikotik kepada pasien dan keluarganya. Efek samping yang perlu di waspadai adalah…
a)
Kekakuan pada otot
b)
Rigiditas
c)
Fotofobia
d)
Hipersalivasi
80.
Peran perawat dalam upaya pengobatan pasien gangguan jiwa adalah…
a)
Mengumpulkan data sebelum pengobatan
b)
Koordinasikan obat dengan terapi modalitas
c)
Monitor efek samping obat
d)
Ikut serta dalam riset klinik interdisipliner
Reset
