wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pretes onkologi tht 21 juLi 2021

Total questions: 25

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Seorang laki-laki berusia 54 tahun yang telah dilakukan kemoterapi atas indikasi karsinoma nasofaring datang untuk melakukan evaluasi lebih lanjut. Bagaimanakah cara kita melihat respons terapi pada pasien terebut:

a)

Penyakit yang progresif adalah ukuran kelenjar getah bening membesar 10% atau lebih

b)

Respons komplit yaitu menghilangkan seluruh kelenjar getah bening yang kecil

c)

Tidak memberikan respons adalah pengecilan getah bening hanya sampai 25%

d)

Respons sebagian bila KGB mengecil sampai 50 %

e)

Sembuh, bila sudah tidak ditemukan adanya massa

2.

Pasien laki-laki datang dengan keluhan benjolan di leher kiri sejak 6 bulan tidak nyeri. Keluhan disertai hidung tersumbat dengan ingus kadang bercampur darah. Pemeriksaan penunjang selanjutnya yang dilakukan paling tepat?

a)

Biopsi leher

b)

MRI

c)

Nasofaringoskopi

d)

CT Scan

3.

Pasien KNF pada pemeriksaan fisik didapatkan strabismus convergen, kelainan mengenai :

a)

N. X

b)

N. IV (diplopia)

c)

M. Obliquus Superior

d)

Rectus lateralis N.VI

4.

Pasien dengan hasil biopsi karsinoma laring yang terdapat di transglotik dan telah dilakukan trakeotomi. Bagaimanakah Penatalaksanaan selanjutnya?

a)

Radiotherapy neo adjuvant

b)

Kemoterapi

c)

Laringektomi total disertai diseksi leher

d)

Langsung menjalani Radioterapi

5.

Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang dengan keluhan bercak hitam berkoreng pada daerah hidung. Keluhan diawali dengan timbulnya tahi lalat hitam yang makin lama membesar dan terasa gatal. Pasien mengaku sering tidak sengaja tergaruk sehingga timbul luka. Pemeriksaan Fisik THT-KL tidak ada kelainan. Biopsi: melanoma.Terapi selanjutnya untuk kasus ini adalah:

a)

Kuretase dengan elektrodise

b)

Moh’s Surgery

c)

Cryosurgery

d)

Radioterapi

e)

Eksisi luas

6.

Pasien KNF usia 60 th, dari ct scan tampak tumor sampai ke parafaring dengan benjolan dileher 3x3x2 cm. dari bone scan tidak nampak ada metastasis jauh, bagaimana staging pasien ini?

a)

T1N1M1

b)

T2N1M0

c)

T2N2M0

d)

T2N3M0

7.

Seorang laki laki berusia 14 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan epistaksis yang berulang.


Keluhan disertai dengan hidung tersumbat. Tidak ada riwayat keluhan lain ataupun benjolan di daerah kepala dan leher. Hasil pemeriksaan nasofaringoskopi ditemukan massa berwarna kebiruan yang mudah berdarah bila disentuh dengan permukaan yang licin. Pada pemeriksaan CT Scan ditemukan massa yang meluas ke fossa pterigomaksila dengan erosi tulang orbita. Selanjutnya dilakukan embolisasi dan ektirpasi tumor app transpalatal. Stadium berapakah tumor tersebut berdasarkan Radowski?

a)

a. Stadium Ib

b)

b. Stadium IIa

c)

c. Stadium IIb

d)

d. Stadium IIc

e)

e. Stadium IIIa

8.

Laki-laki 16 tahun , datang dengan keluhan hidung tersumbat, mimisan berulang. Tidak ada keluhan benjolan dileher tidak ada. Gangguan penglihatan tidak ada. Pemeriksaan rhinoskopi anterior menunjukkan adanya massa licin berwarna kebiruan pada kavum nasi kanan. Pemeriksaan penunjang apa yang dilakukan untuk penegakkan diagnosis pada pasien tersebut?

a)

Nasoendoskopi

b)

Biopsi

c)

CT angiografi

d)

Embolisasi

e)

MRI

9.

A patient with a T3N0 squamous cell carcinoma of the lateral floor of the mouth is to undergo surgical treatment. Which of the following is an appropriate neck dissection in this case ?

a)

Selective neck dissection of levels I and II (suprahyoid dissection)

b)

Selective neck dissection of levels I, II, and III (supraomohyoid dissection)

c)

Selective neck dissection of levels II, III and IV (lateral dissection)

d)

Modified radical neck dissection preserving the jugular vein and the spinal accessory nerve

e)

Modified radical preserving the spinal accessory nerve.

10.

Pasien KNF mengeluh adanya kesulitan menelan, sering tersedak saat makan. Kemanakah penyebaran tumornya?

a)

Foramen lacerum

b)

Foramen ovale

c)

Foramen rotundum

d)

Foramen jugulare

e)

Foramen spinosum

11.

Seorang wanita berusia 52 tahun dengan benjolan di leher sejak 6 bulan yang lalu yang semakin membesar. Pada pemeriksaan regio colli anterior teraba massa kenyal, batas tegas, ukuran 10 x 7 x 5 cm, ikut bergerak saat menelan. Hasil USG tiroid kanan dan kiri di temukan massa solid dengan hipervaskularisasi. Hasil FNAB berupa karsinoma tiroid papiler. Hasil pemeriksaan hormon tiroid dalam batas norma.

Apakah tatalaksana yang akan diakukan pada pasien tersebut?

a)

Lobektomi

b)

Ismulobektomi

c)

Total tiroidektomi tanpa diseksi leher

d)

Total tiroidektomi dengan diseksi leher elektif

e)

Total tiroidektomi dengan diseksi leher radikal

12.

Seorang laki – laki berusia 68 tahun, datang ke poliklinik THT – KL dengan keluhan suara serak sejak 2 tahun yang lalu, terdapat benjolan di leher kanan sejak 4 bulan yang lalu dengan ukuran 2 cm. Pada pemeriksaan laringoskopi tampak massa di plika vokalis kakan dengan pergerakan terfiksir. Hasil biopsi karsinoma sel skuamosa. Tidak terdapat metastasis jauh.

Apakah diagnosis yang tepat pada kasus diatas?

a)

Karsinoma glotis T1N1M0

b)

Karsinoma glotis T1N2M0

c)

Karsinoma glotis T2N1M0

d)

Karsinoma glotis T3N1M0

e)

Karsinoma glotis T4N1M0

13.

Seorang laki – laki berusia 46 tahun datang kontrol ke poli klinik THT – KL sudah diadiagnosis dengan karsinoma nasofaring tidak berdiferensiasi stadium I, sudah mendapat radioterapi 70 gray minggu yang lalu. Kapankah biopsi paling cepat dapat dilakukan untuk respone rate pada pasien tersebut?

a)

10 minggu ke depan

b)

8 minggu ke depan

c)

6 minggu ke depan

d)

4 minggu ke depan

e)

2 minggu ke depan

14.

Seorang laki – laki berusia 44 tahun yang sudah dilakukan biopsi nasofaring dengan hasil karsinoma tidak berdiferensiasi dari CT scan tampak massa tumor sudah meluas ke kavum nasal dan orofaring, tidak terdapat pembesaran kelenjar getah bening leher. Tidak terdapat metastasis jauh.

Apakah penatalaksanaan yang paling sesuai untuk pasien tersebut?

a)

Radioterapi pada nasofaring

b)

Radioterapi pada nasofaring dan elektif leher

c)

Kemoradioterapi konkuren

d)

Kemoterapi Neo adjuvan dilanjutkan dengan radioterapi

e)

Radioterapi dilanjutkan kemoterapi adjuvan

15.

Gejala Tumor ganas pada hidung dan sinus paranasal yang paling jarang ditemukan adalah,

a)

Sumbatan jalan napas

b)

Gejala hipoestesia pada wajah

c)

Gejala pada mata terjadi karena invasi tumor

d)

Gejala oklusi tuba tidak mudah terjadi

e)

Sering ditemukan metastase regional

16.

Komplikasi operasi tumor ganas pada hidung dan sinus paranasal yang jarang dijumpai pada orbita adalah,

a)

Diplopia

b)

Strabismus

c)

Stenosis muara sakus lakrimalis, dapat mengakibatkan epifora

d)

Enoptalmos dan hipotalmos

e)

Terpotongnya duktus nasolakrimalis

17.

Pemeriksaan penunjang yang menjadi baku standar untuk menegakkan diagnosis tumor hidung dan sinus paranasal adalah :

a)

MRI

b)

PET scan

c)

Foto polos sinus paranasal

d)

Biopsi

e)

CT scan

18.

Kegawatdaruratan yang mungkin terjadi pada penyakit keganasan sinonasal adalah .

a)

Perdarahan orbita

b)

Abses intrakranial

c)

Osteoradionekrosis

d)

Trauma pada duktus nasolakrimalis

e)

Kebocoran cairan serebrospinal

19.

Urutan angka kejadian tumor ganas berdasarkan lokasi pada kelenjar liur adalah:

a)

Submandibula<parotis<kelenjar liur minor

b)

Parotis<submandibula<kelenjar liur minor

c)

kelenjar liur minor<submandibula<parotis

d)

Parotis<kelenjar liur minor<submandibula

20.

Seorang pasien laki-laki usia 65 tahun datang dengan keluhan sesak napas. Suara serak sejak 1 tahun yang lalu kemudian memberat dalam 2 bulan terakhir. Keluhan disertai batuk dengan dahak yang disertai bercak darah, tidak didapatkan benjolan pada leher. Ada rektraksi dan stridor. Selanjutnya dilakukan trakeostomi emergensi. Pemeriksaan lanjutan apakah yang saudara sarankan untuk pasien ini?

a)

PET CT

b)

USG leher

c)

MRI setinggi leher

d)

Mikrolaringoskopi

e)

CT Scan leher dengan kontras

21.

Anak 2 tahun datang ke poli THT dikeluhkan ada benjolan di leher depan. Tidak nyeri, tidak ada demam, benjolan bergerak saat menelan. Pemeriksaan penunjang apakah yang diperlukan untuk penegakkan diagnosis?

a)

CT Scan

b)

MRI

c)

FNAB

d)

Nasoendoskopi

e)

USG

22.

Seorang laki-laki usia 56 tahun sudah didiagnosis dengan KNF dengan hasil CT scan massa di nasofaring meluas ke parafaring. Benjolan di leher berukuran 4x3x3 cm unilateral. Rontgen thoraks, USG abdomen dan bone survey dalam batas normal. Stadium pasien ini adalah :

a)

T1N1M0

b)

T1N2M0

c)

T2N1M0

d)

T2N2M0

e)

T3N2M1

23.

Pasien KNF mengeluh adanya kesulitan menelan, sering tersedak saat makan. Kemanakah penyebaran tumornya?

a)

Foramen lacerum

b)

Foramen ovale

c)

Foramen rotundum

d)

Foramen jugulare

e)

Foramen spinosum

24.

seorang perempuan 68 tahun dengan keluhan benjolan di sisi lidah kiri, dari pemeriiksaan fisik massa di lateral lidah kiri dan tidak melewati midline. Hasil PA : SCC, ukuran 3 cm, kedalaman -/+ 6 mm, disertai benjolan di leher ukuran 4 cm ipsilateral, tidak ada

metastasis jauh, Stadium pada pasien ini menurut AJCC

a)

Stadium III

b)

Stadium IV A

c)

Stadium IV B

d)

Stadium IV C

e)

Stadium II

25.

Keganasan yang paling sering pada kelenjar parotis adalah

a)

Mucoepidermoid karsinoma

b)

Adenoma pleimorfik

c)

Adenoid cystic carcinoma

d)

Karsinoma sel skuamosa

e)

Warthin tumor