wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

BIO MARINE

Total questions: 12

Worksheet time: 9mins

Name
Class
Date
1.

Menurut Nybakken (1993) dalam Prajitno (2009), terdapat tiga tahap proses dekomposisi serasah yaitu.....

a)

(1) proses leaching merupakan mekanisme hilangnya bahan-bahan yang terdapat pada serasah atau detritus akibat curah hujan atau aliran air, (2) penghawaan (wathering) merupakan mekanisme pelapukan oleh faktor-faktor fisik seperti pengikisan oleh angin atau pergerakan molekul air dan (3) aktivitas biologi yang menghasilkan pecahan-pecahan organik oleh makhluk hidup yang melakukan proses dekomposisi. Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa salah satu bagian tersebut adalah daun yang mempunyai unsur hara karbon, nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium

b)

(1) proses leaching merupakan mekanisme hilangnya bahan-bahan yang terdapat pada bahan makanan akibat curah hujan atau aliran air, (2) penghawaan (wathering) merupakan mekanisme pelapukan oleh faktor-faktor fisik seperti pengikisan oleh angin atau pergerakan molekul air dan (3) aktivitas biologi yang menghasilkan bahan anorganik oleh makhluk hidup yang melakukan proses dekomposisi. Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa salah satu bagian tersebut adalah daun yang mempunyai unsur hara karbon, nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium

c)

(1) proses leaching merupakan mekanisme munculnya bahan-bahan yang terdapat pada serasah atau detritus akibat curah hujan atau aliran air, (2) penghawaan (wathering) merupakan mekanisme pengerasan oleh faktor-faktor fisik seperti pengikisan oleh angin atau pergerakan molekul air dan (3) aktivitas biologi yang menghasilkan pecahan-pecahan organik oleh makhluk hidup yang melakukan proses dekomposisi. Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa salah satu bagian tersebut adalah daun yang mempunyai unsur hara karbon, nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium

d)

(1) proses leaching merupakan mekanisme hilangnya bahan-bahan yang terdapat pada sisa bangkai akibat curah hujan atau aliran air, (2) penghawaan (wathering) merupakan mekanisme pelapukan oleh faktor-faktor fisik seperti pengikisan oleh angin atau pergerakan molekul air dan (3) aktivitas biologi yang menghasilkan karbon organik oleh makhluk hidup yang melakukan proses dekomposisi.

2.

Ekosistem mangrove juga merupakan daerah asuhan, berkembang biak, dan mencarimakan berbagai jenis ikan dan udang. Oleh karena itu keberadaan ekosistem mangrovesangat penting dalam menjaga kelestarian stok perikanan. ,,,,,,,,,,,,,,.....

a)

Ekosistem mangrove jugaberperan untuk menjaga dari abrasi

b)

Ekosistem mangrove jugaberperan untuk menjaga stabilitas terumbu karang

c)

Ekosistem mangrove jugaberperan untuk menjaga stabilitas garis pantai

d)

Ekosistem mangrove jugaberperan untuk menjaga stabilitas garis sungai

3.

Hutan mangrove adalah hutan yang tumbuh di muara sungai, daerah pasang surut atau tepi laut. Tumbuhan mangrove bersifat unik karena merupakan gabungan dari ciri-ciri tumbuhan yang hidup di darat dan di laut. Umumnya mangrove........

a)

mempunyai sistem perakaran yang menonjol yang disebut akar tunggang. Sistem perakaran ini merupakan suatu cara adaptasi terhadap keadaan tanah yang miskin oksigen atau bahkan anaerob

b)

mempunyai sistem perakaran yang menonjol yang disebut akar nafas (pneumatofor). Sistem perakaran ini merupakan suatu cara adaptasi terhadap keadaan tanah yang miskin oksigen atau bahkan aerob dan oksigenasi

c)

mempunyai sistem perakaran yang menonjol yang disebut akar papan. Sistem perakaran ini merupakan suatu cara adaptasi terhadap keadaan tanah yang miskin oksigen atau bahkan anaerob

d)

mempunyai sistem perakaran yang menonjol yang disebut akar nafas (pneumatofor). Sistem perakaran ini merupakan suatu cara adaptasi terhadap keadaan tanah yang miskin oksigen atau bahkan anaerob

4.

Menurut Romimohtarto, K. dan Sri Juwana (2001), formasi mangrove berdasarkan struktur ekosistemnya terbagi atas 3 kelompok yaitu:.............

a)

Mangrove Pantai Pengaruh air laut resesif dari pada air sungai, Mangrove Muara Pengaruh air laut sama dengan air pengaruh air sungai ,Mangrove Sungai Pengaruh sungai lebih dominan dari pada pengaruh air tawar

b)

Mangrove Pantai Pengaruh air laut dominan dari pada air sungai, Mangrove Muara Pengaruh air laut sama dengan air pengaruh air sungai ,Mangrove Sungai Pengaruh sungai lebih dominan dari pada pengaruh air laut

c)

Mangrove Pantai Pengaruh air laut dominan dari pada air sungai, Mangrove Muara Pengaruh air laut tidak sama dengan air pengaruh air sungai ,Mangrove Sungai Pengaruh sungai lebih resesif dari pada pengaruh air laut

d)

semua salah

5.

Komposisi flora yang terdapat pada ekosistem mangrove ditentukan oleh beberapa factor penting seperti kondisi jenis tanah dan genangan pasang surut. Di pantai terbuka pohon perintis (pionir). Umumnya adalah.........

a)

api-api (Avicennia) dan pedada (Sonneratia). Api-api cenderung hidup pada tanah yang berlumpur lembut. Pada tempat yang terlindung dari hempasan ombak komunitas mangrove terutama Biunnguli oleh bakau Rhizopora mucronata atau Rhizopora apiculata lebih kea rah daratan pada tanah lempung yang agak pejal dapat ditemukan komunitas (Bruguiera gymnorhiza).Nipa (Nypa fruticans) merupakan jenis palma yang juga merupakan komponen mangrove yang acapkali ditemui di tepi sungai ke hulu

b)

api-api (Avicennia) dan pedada (Sonneratia). Api-api cenderung hidup pada tanah yang berlumpur lembut. . Sejenis paku laut (Acrostichium aureum) dari jeruju ( Acanthus ilucifolius) seringkali dapat ditemukan di daerah pinggiran pohon-pohon mangrove sebagai tumbuhan bawah. Nipa (Nypa fruticans) merupakan jenis palma yang juga merupakan komponen mangrove yang acapkali ditemui di tepi sungai ke hulu

c)

api-api (Avicennia) dan pedada (Sonneratia). Api-api cenderung hidup pada tanah yang berlumpur lembut. Pada tempat yang terlindung dari hempasan ombak komunitas mangrove terutama Biunnguli oleh bakau Rhizopora mucronata atau Rhizopora apiculata lebih kearah laut pada tanah lempung yang agak pejal dapat ditemukan komunitas (Bruguiera gymnorhiza). Sejenis paku darat (Acrostichium aureum) dari jeruju ( Acanthus ilucifolius) seringkali dapat ditemukan di daerah pinggiran pohon-pohon mangrove sebagai tumbuhan bawah. Nipa (Nypa fruticans) merupakan jenis palma yang juga merupakan komponen mangrove yang acapkali ditemui di tepi sungai ke hulu

d)

api-api (Avicennia) dan pedada (Sonneratia). Api-api cenderung hidup pada tanah yang berlumpur lembut. Pada tempat yang terlindung dari hempasan ombak komunitas mangrove terutama Biunnguli oleh bakau Rhizopora mucronata atau Rhizopora apiculata lebih kea rah daratan pada tanah lempung yang agak pejal dapat ditemukan komunitas (Bruguiera gymnorhiza). Sejenis paku laut (Acrostichium aureum) dari jeruju ( Acanthus ilucifolius) seringkali dapat ditemukan di daerah pinggiran pohon-pohon mangrove sebagai tumbuhan bawah. Nipa (Nypa fruticans) merupakan jenis palma yang juga merupakan komponen mangrove yang acapkali ditemui di tepi sungai ke hulu

6.

Seperti halnya dengan ekosistem lainnya, ekosistem pantai ini juga mempunyai berbagai komponen biotik dan juga komponen abiotik. Berbagai macam komponen biotik dan komponen abiotik yang dimiliki oleh ekosistem pantai ini antara lain:

a)

Biotik dan Abiotik

b)

Abiotik dan Semibiotik

c)

Biotik dan Semiabiotik

d)

vertebrata dan avertebrata

7.

Ekosistem pantai sendiri secara umum dapat dikatakan sebagai satu ekosistem yang selaras. Ekosistem pantai yang baik dan juga sehat mempunyai beberapa ciri sebagai berikut, kecuali. .....

a)

Berperan sebagai rumah bagi aneka jenis makhluk hidup dan bisa menjadi sumber kehidupan bagi manusia yang tinggal di sekitaran pantai tersebut. Ekosistem pantai yang sehat adalah ekosistem pantai yang mempunyai berbagai macam fungsi atau manfaat pantai. Beberapa manfaat yang dipunyai oleh ekosistem pantai yang baik dan juga sehat adalah bisa digunakan sebagai rumah bagi berbagai macam makhluk hidup dan juga merupakan sumber penghidupan bagi manusia yang berada di sekitar pantai tersebut.

b)

Terdapat ekosistem mangrove di sekitar abisal. Ekosistem pantai yang baik adalah yang mempunyai ekosistem hutan magrove di kawasan pantai tersebut. Ekosistem mangrove ini setidaknya berjumlah 35% dari jumlah total luas pesisir. Prosentase yang demikian tersebut merupakan jumlah yang ideal. Ekosistem hutan mangrove yag berada di wilayah pantai ini mempunyai fungsi sebagai penahan ombak laut yang bisa mengikis pesisir dari pantai tersebut (baca: abrasi pantai)

c)

Pencemaran atas pantai bisa dikendalikan. Ekosistem pantai memang sulit lepas dari yang namanya pencemaran. Namun pencemaran di lingkungan ekosistem pantai yang baik dan juga sehat dapat diatasi atau dikendalikan dengan mudah, baik secara ilmiah maupun dengan campur tangan manusia.

d)

Memiliki garis pantai yang permanen dan juga terjaga dengan baik. Garis pantai yang dimaksud adalah wilayah atau batasan antara daratan dengan lautan. Ekosistem pantai yang baik adalah pantai yang mempunyai ciri garis pantai yang terjaga dan juga permanen.

8.

Beberapa satuan yang dimiliki oleh ekosistem pantai ini adalah sebagai berikut:

a)

Ekosistem terumbu karang atau Coral Reef. Ekosistem hutan bakau atau hutan mangrove Ekosistem padang lamun atau sea grass Ekosistem pantai berpasir atau sandu beach Ekosistem pantai berbatu atai rocky beach, dan Ekosistem muara sungai atau estuari.

b)

Ekosistem terumbu karang atau Reef. Ekosistem hutan bakau atau hutan mangrove Ekosistem padang lamun atau sea grass Ekosistem pantai berpasir atau sandu beach Ekosistem pantai berlumpur atai rocky beach, dan Ekosistem muara sungai atau estuari.

c)

Ekosistem terumbu karang atau Coral Reef. Ekosistem hutan bakau atau hutan mangrove Ekosistem padang pasir atau sea grass Ekosistem pantai berpasir atau sandu beach Ekosistem pantai berbatu atau reef rock, dan Ekosistem muara sungai atau estuari.

d)

Ekosistem terumbu padat atau Coral Reef. Ekosistem hutan bakau atau hutan. Ekosistem padang lamun atau sea grass Ekosistem pantai berpasir atau sandu beach Ekosistem pantai berbatu atai rocky beach, dan Ekosistem muara sungai atau estuari.

9.

Ekosistem pantai ini memiliki beberapa sifat khusus, yang benar kecuali .....

a)

Ekosistem ini dipengaruhi oleh pasang surut air laut

b)

Memiliki titik tengah yang terendam oleh air apabila pasang tinggi maupun pasang rendah

c)

Wilayah yang paling dalam dihuni oleh banyak makhluk hidup

d)

Wilayah yang paling atas dari ekosistem ini merupakan wilayah yang paling sedikit terkena air

10.

dibawah ini Mamalia yang harus kembali ke darat (Pantai atau dataran es), untuk bereproduksi, membesarkan anak atau beristirahat , kecuali .....

a)

walrus

b)

berang-berang laut

c)

lumba-lumba

d)

anjing laut

11.

Ordo sirenia memiliki ciri yang benar dibawah ini yaitu ...

a)

Seluruh jenis Sirenia dilindungi dengan sangat sedikit keberadaannya, karena jumlahnya yang semakin sedikit dan kemampuan reproduksinya yang sangat tinggi

b)

Dugong dan Manatee banyak diburu manusia, karena memiliki nilai ergonomis (kulit dan dagingnya, minyak/lemak berkhasiat untuk menembuhkan penyakit)

c)

Dugong dan Manatee banyak diburu manusia, karena memiliki nilai ekonomis (kulit dan dagingnya, minyak/lemak berkhasiat untuk menembuhkan penyakit)

d)

hanya ada satu bayi tiap tahunnya/lebihjika kondisi lingkungan tidak mendukung proses kelahiran, jika tidak-induk Sirenia akan menunda kelahiran bayinya hingga musim mendatang

12.

Ciri khusus family Phocidae .... adalah :

a)

Ciri khusus:  memiiki cuping teling (pinnae)  Memiliki tungkai belakang (hind flippers) berbulu pendek, berguna untuk mendayung saat berenang  Memiliki tungkai belakang untuk mengatur arah (navigasi)  Memiliki lemak tebal untuk menjaga suhu tubuhnya

b)

Ciri khusus:  Tidak memiiki cuping teling (pinnae)  Memiliki tungkai belakang (hind flippers) berbulu pendek, berguna untuk mendayung saat berenang  Memiliki tungkai depan (bercakar) untuk mengatur arah (navigasi)  Memiliki lemak tebal untuk menjaga suhu tubuhnya

c)

Ciri khusus:  Tidak memiiki cuping teling (pinnae)  Memiliki tungkai belakang (hind flippers) berbulu pendek, berguna untuk mendayung saat berjalan  Memiliki tungkai depan (bercakar) untuk mengatur arah (navigasi)  TIdak Memiliki lemak tebal untuk menjaga suhu tubuhnya

d)

Ciri khusus:  memiiki cuping teling (pinnae)  Tidak Memiliki tungkai belakang (hind flippers) berbulu pendek, tidak berguna untuk mendayung saat berenang  Memiliki tungkai depan (bercakar) untuk mengatur arah (navigasi)  Memiliki lemak tebal untuk menjaga suhu tubuhnya