wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Manajemen Pemerintah Daerah II (0526)

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Karakteristik Good Governance yang dirumuskan dalam Deklarasi Manila adalah :

a)

Transparan, merata, Akuntabel, Wajar, Adil, Demokratis, Partisipatif, Tanggap

b)

Transparan, Akuntabel, Wajar, sederhana, Demokratis, Partisipatif, Tanggap

c)

Transparan, Akuntabel, Wajar, Adil, Demokratis, Partisipatif, Tanggap

d)

Transparan, Proposional, Akuntabel, Wajar, Demokratis, Partisipatif, Tanggap

2.

Siklus Akuntabilitas Kinerja Instansi pemerintah

a)

Perencanaan strategi, Pelaporan kinerja, Pengukuran kinerja, Pemanfaatan informasi kinerja

b)

Perencanaan strategi, Pengukuran kinerja, Pelaporan kinerja, Pemanfaatan informasi kinerja

c)

Pengukuran kinerja, Perencanaan strategi, Pemanfaatan informasi kinerja, Pelaporan kinerja

d)

Perencanaan strategi, Pemanfaatan laporan kinerja, Pengukuran kinerja, Pelaporan kinerja

3.

Peraturan yang mendefenisiskan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (AKIP) sebagai pertanggungjawaban keberhasilan atau kegagalan misi dan visi instansi pemerintah dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan melalui seperangkat indikator kinerja, adalah :

a)

Inpres Nomor 7 Tahun 1999

b)

UU Nomor 17 Tahun 2005

c)

UU Nomor 1 Tahun 2004

d)

UU Nomor 25 Tahun 2004

4.

Penyusunan RKA‐SKPD berdasarkan prestasi kerja harus memerhatikan hal-hal berikut:

a)

Indikator Kinerja, Capaian atau Target Kinerja, Analisis Standar Belanja, Standar Satuan Harga, Standar Pelayanan Minimal

b)

Indikator Kinerja, Capaian atau Target Kinerja, Jumlah Dana Tersedia, Standar Satuan Harga, Standar Pelayanan Minimal

c)

Indikator Kinerja, Jumlah SDM, Jumlah Dana Tersedia, Standar Satuan Harga, Standar Pelayanan Minimal

d)

Indikator Kinerja, Capaian atau Target Kinerja, Pagu Anggaran, Standar Satuan Harga, Standar Pelayanan Minimal

5.

Anggaran berbasis kinerja memungkinkan pemerintah daerah untuk melakukan pengukuran efisiensi penggunaan sumber daya keuangan suatu program/kegiatan dengan menghitung rasio efisiensi dana dengan cara :

a)

Mengalikan input dana dengan output program/kegiatan

b)

Menambah input dana dengan output program/kegiatan

c)

Mengurangi input dana dengan output program/kegiatan

d)

Membagi input dana dengan output program/kegiatan

6.

Keuangan daerah adalah semua hak dan kewajiban daerah yang dapat dinilai dengan uang dan segala sesuatu berupa uang dan barang yang dapat dijadikan milik daerah yang berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban tersebut” hal ini merupakan defenisi keuangan daerah sesuai dengan :

a)

UU Nomor 17 Tahun 2005

b)

UU Nomor 1 Tahun 2004

c)

UU Nomor 32 Tahun 2004

d)

UU Nomor 25 Tahun 2005

7.

Hak daerah dalam rangka keuangan daerah adalah segala hak yang melekat pada daerah sesuai dengan peraturan perundang‐undangan yang digunakan dalam usaha pemerintah daerah mengisi kas daerah yang meliputi :

a)

Hak menarik pajak dan retribusi daerah, hak mengadakan pinjaman, hak untuk memperoleh dana perimbangan dari pusat

b)

Hak menyusun anggaran, hak mengadakan pinjaman, hak untuk memperoleh dana perimbangan dari pusat

c)

Hak menarik pajak dan retribusi daerah, hak membangun daerah, hak untuk memperoleh dana perimbangan dari pusat

d)

Hak menarik pajak dan retribusi daerah, hak mengadakan pinjaman, hak mengelola sumber daya alam

8.

Bendahara penerimaan dan bendahara pengeluaran secara fungsional bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada

a)

Kepala Daerah

b)

Kepala Dinas

c)

Menteri Keuangan selaku bendahara umum Negara (BUN)

d)

PPKD selaku Bendahara umum daerah (BUD)

9.

Tugas dari pejabat penatausaha keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (PPK‐SKPD) adalah :

a)

Menyiapkan SPM, Memverifikasi SPJ, Melaksanakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan

b)

Menyiapkan SPM, Mengendalikan Pelaksanaan Kegiatan, Melaksanakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan

c)

Menyiapkan SPM, Membuat dokumen, Memverifikasi SPJ, Melaksanakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan

d)

Mengendalikan Pelaksanaan Kegiatan, Memverifikasi SPJ, Mencatat Pembukuan

10.

Pendapatan Daerah bersumber dari :

a)

Pendapatan asli daerah (PAD), Dana perimbangan, Pendapatan daerah lainnya yang sah

b)

Pajak daerah, Retribusi daerah, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan

c)

Dana bagi hasil pajak, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus

d)

Hibah, Dana Darurat, dan Bantuan Keuangan

11.

Pada lampiran IV PP 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), belanja diklasifikasikan menurut ekonomi yaitu menurut jenis belanja, organisasi, dan menurut fungsi. Contoh klasifikasi menurut jenis belanja adalah :

a)

Belanja operasi, Belanja modal, Belanja lain-lain/tak terduga

b)

Belanja pegawai, Belanja barang dan Belanja lain-lain

c)

Belanja asset tetap dan Belanja lainnya

d)

Belanja pegawai, belanja modal dan Belanja lain-lain/tak terduga

12.

Pengadaan barang/jasa harus dilaksanakan berdasarkan prinsip‐prinsip pengadaan yang dipraktikkan secara internasional. Prinsip dasar pengadaan barang/jasa tersebut adalah :

a)

Efektif, Bersaing, Akuntabel, Terbuka, Transparan dan Andal

b)

Efisien, Efektif, Bersaing, Akuntabel, Terbuka, Transparan dan Adil/Tidak Diskriminatif

c)

Efisien, Efektif, Bersaing, Tidak Mahal, Terbuka, Transparan dan Benar

d)

Efisien, Efektif, Tidak Mahal, Akuntabel, Terbuka, Lengkap dan Adil/Tidak Diskriminatif

13.

Laporan yang menggambarkan posisi keuangan suatu entitas pelaporan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas dana pada tanggal tertentu disebut :

a)

Laporan Operasional

b)

Neraca

c)

Laporan Realisasi Anggaran

d)

Laporan Arus Kas

14.

Unsur-unsur SPIP menurut PP Nomor 60 Tahun 2008 adalah :

a)

Lingkungan Pengendalian, Penilaian Risiko, Pengendalian Melekat, Pengendalian Terpadu, Pemantauan Pengendalian Intern

b)

Lingkungan Pengendalian, Penilaian Risiko, Kegiatan Risiko, Informasi Risiko, Pemantauan Risiko

c)

Lingkungan Pengendalian, Penilaian Risiko, Manajemen Risiko, Informasi dan Komunikasi, Pemantauan Pengendalian Intern

d)

Lingkungan Pengendalian, Penilaian Risiko, Kegiatan Pengendalian, Informasi dan Komunikasi, Pemantauan Pengendalian Intern

15.

Dokumen penetapan kinerja atau kontrak kerja yang disusun setiap tahun oleh unit kerja berisi sasaran berupa :

a)

Visi dan misi

b)

Outcome dan output

c)

Kegiatan

d)

Tujuan

16.

Rancanganan DPA SKPD memuat rincian tentang sasaran yang hendak dicapai, program dan kegiatan yang direncanakan, anggaran yang tersedia untuk mencapai sasaran tersebut, rencana penarikan dana dari tiap SKPD, serta:

a)

Biaya yang diperkirakan

b)

Hutang dan modal

c)

Pendapatan yang diperkirakan

d)

Piutang yang diperkirakan

17.

Urusan yang menjadi kewenangan daerah meliputi urusan wajib dan urusan pilihan dibawah ini yang merupakan urusan pilihan adalah:

a)

Pendidikan dasar dan kesehatan

b)

Potensi unggulan dan kekhasan daerah

c)

Pemenuhan kebutuhan hidup minimal

d)

Prasarana lingkungan dasar

18.

Sumber pembiayaan pemerintah daerah dalam rangka perimbangan keuangan pemerintah pusat Dan daerah dilaksanakan atas dasar :

a)

Dana Alokasi Umum

b)

Bagi hasil pertambangan, bagi hasil pajak penghasilan

c)

Desentralisasi,dekosentrasi, dan tugas Pembantuan

d)

Pajak daerah,retribusi daerah,Lain lain Pad yang sah

19.

Sebagai suatu system,SAKIP terdiri atas komponen komponen yang merupakan satu kesatuan yaitu :

a)

Perencanaan Kinerja,pengukuran dan evaluasi kinerja,serta pelaporan kinerja

b)

Perancangan ,kinerja,monitoring kinerja serta pertanggunjawaban kinerja

c)

Perencanaan kinerja,pengukuran dan monitoring kinerja serta pertanggungjawaban kinerja

d)

Perancangan kinerja, pengukuran dan evaluasi kinerja serta pertanggungjawaban kinerja

20.

Pengelolaan kinerja dilingkungan instansi pemerintah meliputi :

a)

Perancangan strategis,perancangan kinerja tahunan,penetapan kinerja,pengukuran kinerja,pertanggungjawaban kinerja,evaluasi kinerja dan pengintergrasiannyadangan manageman sumber daya manusia.

b)

Perencanaan Strategis, perencanaan kinerja tahunan,penetapan kinerja,pengukuran kinerja,pelaporan kinerja,evaluasi kinerja,dan pengitergasiannya dengan managemen personil.

c)

Perancangan strategis,perancangan kinerja tahunan,penetapan kinerja,pengukuran kinerja,pertanggungjawaban kinerja,monitoring kinerja dan pengintergrasiannyadangan manageman sumber daya organisasi

d)

Perencanaan Strategis, perencanaan kinerja tahunan,penetapan kinerja,pengukuran kinerja,pelaporan kinerja,evaluasi kinerja,dan pengitergasiannya dengan managemen keuangan.

21.

RKPD merupakan penjabaran dari RPJMD dan mengacu pada RKP yang berisi :

a)

Rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan daerah rencana kerja dan pendanaannya, baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat

b)

Rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas plafond anggaran, rencana kerja dan pendanaannya, baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat

c)

Rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan daerah rencana kerja dan pendanaannya, yang berasal dari pemerintah saja

d)

Rancangan kerangka ekonomi daerah, plafond anggaran, rencana kerja dan pendanaannya, yang berasal dari pemerintah saja

22.

Retribusi atas jasa pelayanan yang disediakan oleh pemerintah daerah seperti pelayanan kesehatan, sampah, dan pasar termasuk jenis retribusi :

a)

Jasa umum

b)

Perizinan

c)

Jasa usaha

d)

Pelayanan

23.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah, ditetapkan kriteria untuk penentuan jumlah besaran organisasi perangkat daerah dengan variabel jumlah penduduk, luas wilayah dan jumlah APBD, pembobotan variabel jumlah APBD sebesar :

a)

25%

b)

40%

c)

35%

d)

50%

24.

Pernyataan di bawah ini yang termasuk dalam klasifikasi belanja menurut urusan pilihan adalah :

a)

Komunikasi dan Informatika

b)

Lingkungan Hidup

c)

Kehutanan

d)

Pekerjaan Umum

25.

Pinjaman daerah yang hanya dapat digunakan untuk membiayai pembangunan prasarana aset daerah dan dapat menghasilkan penerimaan untuk pembayaran pinjaman, serta memberikan manfaat bagi pelayanan masyarakat, adalah:

a)

Pinjaman pihak ketiga

b)

Pinjaman jangka pendek

c)

Pinjaman jangka menengah

d)

Pinjaman jangka panjang

26.

Proses untuk mencatat transaksi sesuai akun yang berubah pada posisi atau saldonya, secara kronologis di dalam proses akuntansi disebut:

a)

Pembukuan

b)

Transaksi

c)

Penjurnalan

d)

Posting

27.

Pinjaman Jangka Menengah adalah:

a)

Pinjaman daerah dalam jangka waktu lebih dari lima tahun anggaran dan kewajiban pembayaran kembali pinjaman yang meliputi pokok pinjaman, bunga, dan biaya lain harus pada tahun-tahun anggaran berikutnya sesuai dengan persyaratan perjanjian pinjaman tersebut

b)

Pinjaman daerah dalam jangka waktu kurang atau sama dengan satu tahun anggaran dan kewajiban pembayaran kembali pinjaman yang meliputi pokok pinjaman, bunga, dan biaya lain seluruhnya harus dilunasi pada tahun anggaran yang bersangkutan

c)

Pinjaman daerah dalam jangka waktu lebih dari satu tahun anggaran dan kewajiban pembayaran kembali pinjaman yang melebihi pokok pinjaman, bunga, dan biaya lain harus pada tahun-tahun anggaran berikutnya sesuai dengan persyaratan perjanjian pinjaman tersebut

d)

Pinjaman daerah dalam jangka waktu lebih dari satu tahun anggaran dan kewajiban pembayaran kembali pinjaman yang meliputi pokok pinjaman, bunga, dan biaya lain yang harus dalam jangka waktu tidak melebihi sisa masa jabatan kepala daerah yang bersangkutan

28.

Di dalam Sistem Akuntansi Keuangan Daerah, kegiatan yang termasuk dalam proses akuntansi adalah :

a)

Pengambilan keputusan/kebijakan

b)

Dokumen sumber transaksi keuangan

c)

Laporan Keuangan

d)

Jurnal, posting, dan ikhtisar

29.

Anggaran suatu tahun anggaran dibebani untuk pengeluaran yang seharusnya dibayar atau menguntungkan anggaran untuk penerimaan yang seharusnya diterima walaupun sebenarnya belum dibayar atau belum diterima pada kas merupakan salah satu prinsip penyusunan anggaran, yaitu :

a)

Kesatuan

b)

Akrual

c)

Kas

d)

Spesialiatas

30.

Salah satu prinsip pelaksanaan anggaran belanja daerah adalah pengeluaran kas atas beban APBD harus didukung oleh bukti yang lengkap dan disahkan oleh pejabat yang berwenang dan bertanggungjawab atas:

a)

Kebenaran formal

b)

Kebenaran material

c)

Kebenaran relatif

d)

Kebenaran absolut