WorksheetsAkkeu Bab 7 s.d. 9
Total questions: 30
Worksheet time: 22mins
Berikut ini yang bukan merupakan metode penilaian persediaan adalah...
Metode laba kotor
LCNRV
FIFO
Salah semua
Berikut ini adalah keunggulan perhitungan nilai persediaan dengan menggunakan metode laba kotor kecuali...
Mudah dihitung
Sederhana dalam proses pembukuan
Dapat digunakan apabila terjadi kehilangan data persediaan akhir
Dapat digunakan oleh industri dengan fluktuasi harga yang tinggi
Manakah dari berikut ini yang termasuk ke dalam harga perolehan dari tanah
biaya broker pengurusan tanah
biaya notaris
pajak biaya perolehan hak atas tanah
semua benar
PT. Ayo Kerja telah mengakuisisi hak untuk menggunakan 1.000 hektar tanah di belitung guna menambang emas. Biaya evaluasi adalah Rp50.000.000.000, biaya eksplorasi sebesar Rp75.000.000.000 dan biaya pengembangan tak berwujud sebesar Rp100.000.000.000. PT. Ayo Kerja mengestimasi bahwa tambang tersebut dapat menghasilkan sekitar 1.000.000 ons emas. Maka berapa besar beban deplesi per ons emas ?
225.000
175.000
100.000
75.000
PT Aldebaran menukar truk yang dimilikinya. Harga perolehan truk tersebut adalah Rp250.000.000. pada saat dijual, total akumulasi penyusutan truk tersebut adalah Rp200.000.000. PT Aldebaran menukar truk tersebut dengan truk baru seharga Rp300 juta dengan hanya membayarkan uang kas sebesar Rp200.000.000. Maka penukaran yang dilakukan menghasilkan
Kerugian bagi PT Aldebaran
Keuntungan bagi PT Aldebaran
Tidak berpengaruh
Tidak ada jawaban yang tepat
Sebuah truk dari PT Andin dengan harga Rp154 juta hangus terbakar. Pada saat terjadinya kebakaran, nilai akumulasi depresiasi truk tersebut adalah Rp70 juta. Atas kejadian tersebut, perusahaan menerima asuransi senilai Rp175 juta untuk mengganti truk yang hangus tersebut. Pencatatan yang dilakukan oleh PT Andin atas asuransi tersebut adalah
Keuntungan atas pelepasan asset Rp21 juta
Kredit untuk akun truk Rp84 juta
Kredit untuk akun akumulasi depresiasi Rp70 juta
Keuntungan atas pelepasan asset Rp91 juta
Dari data dibawah ini, hitunglah besarnya nilai asset tidak berwujud perusahaan PT Nino Ninu
•Cash 1,500,000
•Accounts Receivable 4,000,000
•Trademarks 1,000,000
•Goodwill 3,500,000
•Research Costs 2,000,000
10.500.000
6.500.000
8.500.000
4.500.000
Karena adanya kebakaran PT C tidak dapat menghitung persediaan akhirnya PT C hanya mempunyai data sbb:
Penjualan : 1.200.000.000
Pembelian : 300.000.000
Pers.Awal : 1.200.000.000
Apabila perusahaan menetapkan laba kotor sebesar 20% dari harga penjualan maka persediaan akhir PT C adalah...
540.000.000
480.000.000
620.000.000
320.000.000
PT Akal Besar memiliki 25% saham pada PT Akal Kecil. Pada tahun 20X8, PT Akal Besar memiliki barang dagangan dengan cost Rp60 juta dan menjual barang dagangannya itu kepada PT Akal Kecil seharga Rp100juta. Tidak ada penjualan barang dagangan lainya sampai dengan akhir tahun. Atas dasar informasi transaksi penjualan tersebut, berapa jumlah laba dari transaksi yang diakui dalam laporan keuangan Grup PT. Akal Besar?
40.000.000
30.000.000
10.000.000
nol
PT Janda Bolong memiliki kebun sawit seluat 40.000 HA dengan tanaman sawit yang menghasilkan. Sebelum tahun 20X8, tandan buah sawit segar yang masih menempel pada pohon sawit tidak dihitung dan atau dicatat dalam laporan keuangan. Dengan standar yang baru, maka buah tersebut dapat dicatat PT Janda Bolong yang pada tanggal 31 Desember 20X8 menunjukkan asset biologi sejumlah IDR.200,000,000 dengan alasan:
Memenuhi unsur laporan keuangan dan dapat diukur
Dapat diukur dengan andal dan merupakan informasi yang relevan
Memenuhi definisi unsur laporan keuangan dan merupakan informasi yang relevan
Dapat diukur dengan andal, memenuhi definisi unsur laporan keuangan dan relevan
PT Radio Rodi mengudara pada frekuensi 87,975FM. Sesuai ketentuan yang berlaku pita frekuensi gelombang radio diberikan oleh pihak berwenang untuk jangka waktu 10 tahun dan dapat diperpanjang dalam jangka waktu tertentu sesuai ketentuan yang berlaku. Manakah klasifikasi aset tak berwujud yang tepat atas pita frekuensi tersebut?
Aset tak berwujud berasal dari pengembangan teknologi
Aset tak berwujud berbasis pada perijinan/kontrak
Aset tak berwujud yang bernilai artistik
Aset tak berwujud terkait dengan pemasaran.
PT Kertas Ecess, TBK, memproduksi dan menjual amplop kertas. Persediaan amplop pada persediaan akhir 31/12/20X7 at cost Rp50.000/pak. Pada saat diaudit, diketahui bahwa harga jual periode setelah tanggal neraca (subsequent) persediaan tersebut pada tgl 15/01/20X8 sebesar Rp40.000/pak. Informasi lain diperoleh bahwa gudang penyimpanan kertasnya bocor selama musim hujan sehingga kertas dan lemnya rusak. Atas persediaan yang rusak tersebut diperlukan Rp15.000/pak untuk perbaikan. Dalam keadaan demikian maka nilai realisasi bersih dan kerugian penurunan nilai masing-masing per pak adalah:
Rp40.000 dan Rp10.000
Rp45.000 dan Rp10.000
Rp25.000 dan Rp25.000
Rp35.000 dan Rp25.000
PT Dua Kali memiliki gudang di pelabuhan Tanjung Priok dan mengatur distribusi dalam tiga area yaitu Indonesia Barat, Tengah dan Timur. Terdapat masalah distribusi di Indonesia Barat sehingga barang dagangannya terancam membusuk jika tidak segera dikirim ke konsumen.
Penurunan nilai atas seluruh inventory
Penurunan nilai sejumlah barang untuk Indonesia Barat
Tidak ada penurunan nilai
Penurunan nilai 1/3 dari nilai inventory
Suatu aset tetap atau investasi jika akan dijual harus disajikan secara terpisah. Asumsi apa yang mendasari penyajian tersebut?
Akrual
Keberlanjutan
Periodisitas
Entitas ekonomi
PT Jamu Sehat memiliki aset tetap yang diperoleh awal tahun 20X8 dengan harga IDR100,000,000 kemudian menjelang akhir tahun 20X8 asset tetap tersebut direvaluasi menjadi IDR120,000,000, asset tersebut memiliki umur ekonomis 10 tahun, dan berlaku tariff pajak 30%. Revaluasi dilakukan untuk tujuan akuntansi saja. Pada akhir tahun 20X8, laporan keuangan PT Jamu Sehat (dalam ribuan)
Aset Tetap IDR120.000; kewajiban pajak tangguhan IDR 6.000
Aset Tetap IDR100.000; Beban PPh IDR 6.000
Aset Tetap IDR120.000; Laba IDR 20.000
Aset Tetap IDR100.000; Laba IDR-0-
PT. Mawar memiliki saldo tanah 3.000juta yang diukur dengan menggunakan metode revaluasi. Saldo penghasilan komprehensif lain terkait dengan tanah tersebut sebesar Rp2.000juta. Harga perolehan awal tanah sebesar Rp1.000juta. Pada 2 April 2018 PT. Mawar menjual tanah tersebut dengan harga Rp3.400juta. Manakah dari pernyataan berikut yang tepat?
Perusahaan mengakui laba pada tahun berjalan total Rp2.400juta
Perusahaan mengakui laba pada tahun berjalan Rp400juta
Perusahaan mengakui laba pada tahun berjalan Rp400juta dan mereklasifikasi penghasilan komprehensif lain menjadi laba tahun berjalan Rp2.000juta
Perusahaan mengakui laba pada tahun berjalan Rp400juta dan mereklasifikasi penghasilan komprehensif lain menjadi saldo laba Rp2.000juta
Gudang Perusahaan Dodo mengalami kebakaran. Diketahui Jumlah persediaan awal tersebut senilai Rp75.000.000, HPP sebesar Rp125.000.000 dan pembelian bersih sebesar Rp100.000.000. maka berapakah kerugian yang atas persediaan yang dialami oleh perusahaan Dodo tersebut
Rp75.000.000
Rp50.000.000
Rp200.000.000
Rp125.000.000
Entitas menjual peralatan yang memiliki harga perolehan 420,000 dengan harga 140,000 pada 28 Des 20x6. Akumulasi penyusutan pada awal tahun 126,000. Depresiasi per tahun 42,000. Entitas akan mengakui:
280,000 kerugian dari penjualan.
112,000 keuntungan dari penjualan.
112,000 kerugian dari penjualan.
154,000 kerugian dari penjualan.
Berikut ini adalah penggunaan nilai wajar dalam pengukuran item dalam laporan keuangan yang tidak tepat:
Produk agriculture dinilai sebesar nilai wajar pada tanggal pelaporan.
Aset biologi dinilai sebesar nilai wajar pada tanggal pelaporan
Aset tetap dinilai sebesar nilai wajar pada tanggal pelaporan jika menggunakan metode revaluasi
Properti investasi dinilai sebesar nilai wajar pada tanggal pelaporan jika menggunakan metode nilai wajar.
Penurunan nilai aset tetap diakui oleh Entitas jika:
Nilai tercatat aset lebih tinggi dari nilai wajar aset pada tanggal pelaporan
Nilai tercatat aset lebih rendah dari nilai wajar aset pada tanggal pelaporan
Nilai tercatat aset lebih tinggi dari nilai yang dapat diperoleh kembali pada tanggal pelaporan
Nilai tercatat aset lebih rendah dari nilai yang dapat diperoleh kembali pada tanggal pelaporan
Aset tetap memiliki nilai buku 50.000juta. Terdapat indikasi penurunan nilai karena aset tersebut sering rusak pada saat digunakan. Aset tersebut jika dijual diperoleh nilai wajar dikurangi biaya pelepasan sebesar 40.000juta. Jika aset tersebut digunakan, nilai kini dari penggunaan aset tersebut sebesar 44.000juta. Kerugian nilai yang akan diakui Entitas terkait aset tersebut adalah
4.000juta
6.000juta
10.000juta
Tidak ada penurunan nilai karena aset masih dipakai
PSAK 48 diterapkan untuk aset berikut ini kecuali:
Aset tetap
Aset tak berwujud
Investasi pada asosiasi
Persediaan
Entitas memiliki peralatan yang dibeli pada 1 Januari 2013 dengan harga Rp200juta. Peralatan didepresiasikan selama 4 tahun dengan nilai sisa Rp40juta. Pada 1 Juli 2015 peralatan tersebut dijual. Entitas melaporkan dalam laporan laba rugi, keuntungan penjualan peralatan sebesar Rp15juta. Berapakah kas yang yang diperoleh dari penjualan peralatan tersebut?
Rp 15juta
Rp 45juta
Rp 60juta
Rp 115juta
Entitas E pada 1 Januari 2013 membeli bangunan dengan harga Rp5.000juta. Bangunan disusutkan selama 20 tahun dengan nilai sisa Rp1.000juta. Entitas menggunakan model revaluasi dalam menilai bangunan tersebut setelah tanggal perolehan. Pada 1 Januari 2015 terjadi peningkatan harga bangunan menjadi Rp5.600juta. Nilai sisa tetap sama Rp1.000juta, namun masa manfaat berubah menjadi 22 secara total sehingga masih tersisa 20 tahun masa manfaat. Berapakah jumlah depresiasi pada tahun 2015?
Rp200juta
Rp209juta
Rp210juta
Rp230juta
Entitas E pada 1 Januari 2013 membeli bangunan dengan harga Rp50.000juta. Bangunan disusutkan selama 20 tahun dengan nilai sisa Rp10.000juta. Entitas menggunakan model revaluasi dalam menilai bangunan tersebut setelah tanggal perolehan. Pada 1 Januari 2015 terjadi peningkatan harga bangunan menjadi Rp56.000juta. Nilai sisa tetap sama Rp10.000juta, namun masa manfaat berubah menjadi 22 secara total sehingga masih tersisa 20 tahun masa manfaat. Berapakah jumlah depresiasi pada tahun 2015?
Rp6.000juta
Rp10.000juta
Rp5.400juta
Rp9.000juta
PT Cinta merupakan perusahaan penerbit buku bimbel usm D4, berdasarkan data historis penjualan tahun sebelumnya PT Cinta mencatat 10% buku yang terjual akan dikembalikan dan PT Cinta mengembalikan uang pembelian secara keseluruhan, apabila penjualan perusahaan pada tahun 2018 adalah Rp60.000.000 dan nilai penjualan sudah termasuk keuntungan sebesar 20% dari harga pokok penjualan maka besarnya harga pokok penjualan PT Cinta adalah..
50.000.000
75.000.000
45.000.000
60.000.000
55.000.000
PT C merupakan perusahaan penerbit buku bimbel usm D4, berdasarkan data historis penjualan tahun sebelumnya PT C mencatat 10% buku yang terjual akan dikembalikan dan PT C mengembalikan uang pembelian secara keseluruhan, apabila penjualan perusahaan pada tahun 2018 adalah Rp60.000.000 dan nilai penjualan sudah termasuk keuntungan sebesar 20% dari harga pokok penjualan. Apabila perusahaan tidak mempunyai data historis yang valid tentang jumlah buku yang dikembalikan maka perusahaan akan mencatat harga pokok penjualan sebesar...
50.000.000
75.000.000
45.000.000
60.000.000
55.000.000
Metode pencatatan persediaan yang dilarang dilakukan di Indonesia adalah
IFRS
FIFO
LIFO
Moving average
PT Makindo menjual TV secara kredit dengan HPP Rp3.500.000 dengan keuntungan Rp1.500.000, jika PT mencatatat dengan metode prepetual. Maka pencatatan yang benar adalah
HPP debit 3.500.000
Penjualan kredit Rp5.000.000
Persediaan kredit Rp3.500.000
Semua benar
Pada awal tahun, Entitas Z memiliki persediaan 50,000. Selama tahun tersebut melakukan pembelian sebesar 2,000,000. Jika entitas melaporkan persediaan akhir sebesar 750,000 dan penjualan 2,500.000. Hitung besarnya harga pokok penjualan dan prosentasi laba kotor.
1,250,000 and 50%.
1,750,000 and 30%.
1,250,000 and 30%.
1,750,000 and 70%.
