Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

BIOFARMASETIK FAINAL

Total questions: 40

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Maksud dari rute pemberian transdermal adalah

a)

Bahan aktif diharapkan sedikit atau tidak terjadi absorbsi

b)

Bahan aktif dimaksudkan sampai ke sirkulasi sistemik

c)

Bahan aktif diharapkan bekerja menyeluruh

d)

Bahan aktif bekerja secara lokal

2.

Berikut merupakan pernyataan yang benar mengenai transepidermal adalah

a)

Merupakan jalur utama perkutan

b)

Absorbsinya sangat ditentukan oleh keadaan stratum corneum dan fungsinya sebagai membran semipermeable

c)

Semua jawaban benar

d)

Melalui 2 jalur transeluler dan intraseluler

3.

Yang bukan merupakan faktor fisiologi yang mempengaruhi absorbsi perkutan adalah

a)

Aliran darah

b)

Tempat Pengolesan

c)

Kosentrasi zat aktif

d)

Keadaan umur

4.

Dilakukan agar dapat ditentukan bahan pembawa yang paling sesuai digunakan untuk dapat melepaskan zat aktif ditempat pengolesan merupakan studi difusi invitro pada evaluasi BA sediaan perkutan

a)

Salah

b)

Benar

5.

Keuntungan sediaan parenteral adalah

a)

Kadar obat dalam darah tidak dapat dipresiksi

b)

Melalui first pass effect

c)

Dapat diberikan kepada pasien sadar dan tidak sadar

d)

Memberikan efek yang perlahan

6.

Pemberia obat langsung kebawah kulit merupakan rute pemberian secara ...

a)

Intraspinal

b)

Intravena

c)

Intramuscular

d)

Subkutan

7.

Manakah pernyataan yang benar mengenai absorbsi sediaan parenteral berikut

a)

Subcutan, absorbsi lebihcepat jika dalam bentuk emulsi

b)

Intramuskular, obat yang larut akan lebih cepa dibabsorbsi

c)

Intravena tidak mengalami absorbsi

d)

Intratekal, tidak mengalami absorbsi

8.

Rute biofarmasetika yang dialami oleh suatu formula obat khususnya dapat diuraikan dalam 3 tahap secara berurutan yaitu

a)

Disolusi, liberalisai dan absorbsi

b)

Absorbsi, disolusi, dan liberalisai

c)

Liberalisasi, absorbsi dan disolusi

d)

Liberalisasi, disolusi dan absorbsi

9.

Uji disolusi ialah suatu metode fisika-kimia yang digunakan dalam pengembangan produk dan pengendalian mutu sediaan obat berdasarkan pengukuran parameter kecepatan pelepasan dan melarut zat berkhasiat dari sediaannya. Uji disolusi ini dapat digunakan untuk mengetahui bioavailabilitas suatu obat, karena hasil disolusi berkorelasi secara erat dengan...

a)

Aktivitas suatu obat di dalam tubuh

b)

Kadar suatu obat di dalam tubuh

c)

Kelarutan suatu obat di dalam tubuh

d)

Ketersediaan hayati suatu obat di dalam tubuh

10.

BAGIAN DARI EPIDERMIS YANG MEMBERI WARNA PADA KULIT YAITU

a)

MELANOSIT

b)

KERATINOSIT

c)

MARKELL CELL

d)

STEM CELL

11.

Jaringan yang mempunyai banyak jaringan lemak adalah

a)

Hypodermis

b)

Dermis

c)

Epidermis

d)

Startum Korneum

12.

Tonjolan serupa jari pada dermis yang mengandung pembuluh darah dan reseptor sensorik disebut ; papila dermal, arektor pili, folikel,matriks germinal

a)

Papila dermal

b)

Arektor pili

c)

Folikel

d)

Matriks germinal

13.

Manakah dari struktur kulit berikut ini yang berhubungan dengan jerawat dan bisul ...

a)

Kelenjar sebasea

b)

Kelenjar minyak

c)

Kelenjar keringaT

d)

Kelenjar mammae

14.

Rute transpidermal ini terjadi melalui 2 jalur yaitu ...

a)

Transeluler dan Intraseluler

b)

Intraseluler dan lokal

c)

Transeluler dan lokal

d)

Transeluler dan transappedagel

15.

Kerugian pemberian obat secara perkutan

a)

mengurangi frekuensi pemberian dosis obat

b)

meningkatkan ketaatan pasien

c)

Cocok untuk obat-obat dengan waktu paruh yang pendek

d)

Efek terapi yang timbul lebih lambat

16.

Mengubah fokus mata dari jarak jauh atau dekat pada objek merupakan fungsi dari ...

a)

Kornea

b)

Iris

c)

Badan Siliaris

d)

Pupil

17.

Yang termasuk lapisan terluar mata adalah...

a)

Sklera dan kornea

b)

Sklera dan Iris

c)

Kornea dan retina

d)

Iris dan Kornea

18.

Lapisan mata yang berisi pembuluh darah dan berfungsi untuk memberikan nutrisi pada mata adalah

a)

Koroid

b)

Retina

c)

Iris

d)

Pupil

19.

Penetrasi sediaan opthalmik melalui Topikal adalah

a)

Melintasi epitel corpus cliaris

b)

Menembus dinding kapiler jaringan penghubung di sekitar iris

c)

Penyerapan lewat kornea

d)

Penyerapan lewat Stratum

20.

pH mata adalah

a)

5-7,4

b)

1-4

c)

8-14

d)

4

21.

Jenis sediaan mata adalah

a)

Suspensi

b)

Puyer

c)

Tablet

d)

Syrup

22.

Syarat ideal sediaan opthalmik ...

a)

Larutan harus jernih

b)

Penetrasi kornea yang baik

c)

Semua jawaban benar

d)

Isotonis

23.

Yang bukan merupakan faktor yang mempengaruhi biofarmasetika sediaan opthalmik adalah ...

a)

Faktor pembawa

b)

Faktor Fisiologi

c)

Faktor formulasi

d)

Faktor fisika kimia

24.

Faktor formulasi sediaan opthalmik adalah ...

a)

Ukuran Partikel

b)

Kelarutan

c)

Koefisien partisi

d)

Konstanta inisasi

25.

Keuntungan sediaan opthalmik bentuk suspensi adalah ...

a)

Meningkatkan waktu terdisolusi untuk mata

b)

Kehomogenan

c)

BA

d)

Kemudahan penganan

26.

Memperpanjang waktu kontak dengan jaringan kornea merupakan syarat ideal sediaan opthalmik

a)

Benar

b)

Salah

27.

SALURAN YANG DIGUNAKAN UNTUK SISTEM PERNAPASAN DAN SISTEM PENCERNAAN ADALAH ...

a)

FARING

b)

TRAKEA

c)

RONGGA NASAL

d)

ESOFAGUS

28.

MANAKAH DARI BERIKUT INI YANG MEMILIKI DIAMETER TERKECIL

a)

BRONKIOLUS RESPIRATORIK

b)

BRONKUS PRIMER KANAN

c)

BRONKUS PRIMER KIRI

d)

BRONKIOLUS

29.

JIKA LAKI-LAKI BERUKURAN RATA-RATA MEMILIKI VOLUME TIDAL NORMAL DENGAN FREKENSI RESPIRASI 11 KALI PERMENIT, BERAPAKAH VOLUME PERNAPASAN SETIAP MENITNYA ....

a)

7.500 ML/MENIT

b)

6.500 ML/MENIT

c)

5.500 ML/MENIT

d)

3.100 ML/MENIT

30.

PENAMBAHAN VOLUME TIDAL DAN VOLUME CADANGAN INSPIRASI DISEBUT ...

a)

KAPASITAS INPIRASI

b)

KAPSITAS RISIDUAL

c)

KAPASITAS VITAL

d)

KAPASITAS TOTAL PARU

31.

GERAKAN YANG TERJADI SECARA OTOMATIS UNTUK MENGATUR RESPIRASI SESUAI KEBUTUHAN METABOLIK TUBUH DISEBUT ...

a)

INVOLUNTER

b)

VOLUNTEER

c)

KENDALI KIMIA

d)

KENDALI FISIKA

32.

URUTAN PROSES MASUKNYA UDARA DALAM SYSTEM PERNAPASAN YANG TEPAT ADALAH …

a)

HIDUNG-LARING-TRAKEA-BRONKUS-PARU2

b)

HIDUNG-TRAKEA-LARING-BRONKUS-PARU2

c)

HIDUNG-LARING--BRONKUS-TRAKEA-PARU2

d)

HIDUNG-TRAKEA-LARING-BRONKIOLUS-PARU2

33.

berikut yang bukan merupakan faktor yang mempengaruhi proses biofarmasetika obat parenteral DlH ...

a)

Karakteristik zat aktif

b)

Komponen formulasi

c)

pH

d)

Bentuk Sediaan

34.

Eksperimen menggunakan keseluruhan organisme hidup disebut ...

a)

Invivo

b)

Korelasi

c)

Invitro

d)

Kontrol

35.

Evaluasi biofarmasetik yang mengukuran konsentrasi zat aktif dalam aerosol, dalam udara ekspirasi, dan yang tertahan adalah ...

a)

Sediaan Kulit

b)

Sediaan Mata

c)

Sediaan Paru

d)

Sediaan Parenteral

36.

Waktu konsentrasi plasma (darah) mencapai puncak disebut ...

a)

tmaks

b)

t1/2

c)

t50

d)

Cp maks

37.

Parameter yang mencerminkan jumlah total obat aktif yang mencapai sirkulasi sistemik ...

a)

AUC

b)

Cp maks

c)

tmaks

d)

t1/2

38.

Parameter yang menunjukaan bahwa obat cukup diabsorpsi secara sistemik untuk memberi suatu respon terapetik ...

a)

Cp maks

b)

tmaks

c)

AUC

d)

t1/2

39.

Persentase obat yang diabsorpsi tubuh disuatu dosis yang diberikan dan tersedia untuk menghasilkan efek terapeutiknya disebut

a)

Ketersediaan hayati

b)

Bioaviability

c)

Farmakokinetik

d)

Farmakodinamik

40.

Sediaan yang tidak melalui First Pass Effect adalah

a)

Tablet

b)

Syrup

c)

Rektum

d)

Parenteral