NEW
Font size
WorksheetsPH Teks Cerita Inspiratif
Total questions: 20
Worksheet time: 5hrs 0mins
Di Kantor Pos
Oleh: Muhammad Ali
“Tadi agaknya telah terjadi suatu kekeliruan ketika Nona membayarkan uang pos wesel kepada saya, sebab ….”
“Mana bisa keliru?” si pegawai menyela dengan cepat.
“Seharusnya saya terima tiga ratus rupiah, bukan? Kalau tak salah, sekian itulah angka yang tertulis dalam pos wesel saya.”
“Coba saya liat dulu, saya masih ingat nomor pos wesel Saudara.” Si pegawai lalu memeriksa salah satu lajur dalam daftar yang terkembang di hadapannya, kemudian katanya,”Nah ini, wesel nomor satu empat tujuh dengan tanda C. Jumlah uang:tiga ratus rupiah. Apa yang keliru? Bukankah tadi Saudara terima dari saya tiga ratus rupiah?”
“Tidak,”jawab laki-laki itu.” Nona tadi memberikan kepada saya bukan tiga lembar kertas ratusan, tapi empat lembar. Jadi, empat ratus rupiah yang saya terima tadi.”
“Oh,, kalau begitu saya keliru. Benar-benar keliru,” kata si pegawai akhirnya dengan kemalu-maluan.”Maklum banyak kerja. Lagi pula lembaran-lembaran uang itu masih baru hingga mudah saja terlengket karenanya. Jadi, Saudara mau kembalikan uang yang seratus rupiah kepada saya, sekarang?”
“Betul, Saya akan mengembalikannya kepada Nyonya ….”
“Nona!” sela si pegawai cepat.
Kutipan cerita tersebut bertema ….
Kejujuran seseorang dalam hidup
Kehati-hatian pegawai terhadap seseorang
Keberanian pegawai mengakui kekeliruan
Kebaikan seseorang terhadap pegawai pos
Di Kantor Pos
Oleh: Muhammad Ali
“Tadi agaknya telah terjadi suatu kekeliruan ketika Nona membayarkan uang pos wesel kepada saya, sebab ….”
“Mana bisa keliru?” si pegawai menyela dengan cepat.
“Seharusnya saya terima tiga ratus rupiah, bukan? Kalau tak salah, sekian itulah angka yang tertulis dalam pos wesel saya.”
“Coba saya liat dulu, saya masih ingat nomor pos wesel Saudara.” Si pegawai lalu memeriksa salah satu lajur dalam daftar yang terkembang di hadapannya, kemudian katanya,”Nah ini, wesel nomor satu empat tujuh dengan tanda C. Jumlah uang:tiga ratus rupiah. Apa yang keliru? Bukankah tadi Saudara terima dari saya tiga ratus rupiah?”
“Tidak,”jawab laki-laki itu.” Nona tadi memberikan kepada saya bukan tiga lembar kertas ratusan, tapi empat lembar. Jadi, empat ratus rupiah yang saya terima tadi.”
“Oh,, kalau begitu saya keliru. Benar-benar keliru,” kata si pegawai akhirnya dengan kemalu-maluan.”Maklum banyak kerja. Lagi pula lembaran-lembaran uang itu masih baru hingga mudah saja terlengket karenanya. Jadi, Saudara mau kembalikan uang yang seratus rupiah kepada saya, sekarang?”
“Betul, Saya akan mengembalikannya kepada Nyonya ….”
“Nona!” sela si pegawai cepat.
Sudut pandang yang digunakan pengarang pada kutipan cerita tersebut adalah ....
Orang pertama tokoh utama
Orang ketiga sebagai pengamat
Orang campuran
Orang ketiga mahatahu
Ku tak mungkin jatuh cinta kan? Tidak sekarang, tidak denganmu. Pesonamu menjeratku tapi aku tak kan membiarkan diriku jatuh cinta kepadamu. Tak kan pernah kupercaya segala tuturmu kepadaku, dan ku akan selalu menganggap bohong apa pun yang kau ucapkan kepadaku sejak itu, termasuk yang itu ... yang dua kali kau sampaikan padaku. Sampai kapan pun kau merayuku, aku tak akan pernah lagi percaya padamu. Kebohongan-kebohonganmu telah merusak cintaku.
Bukti bahwa watak tokoh kamu pembohong dapat diketahui melalui ….
Tingkah laku tokoh kamu
Tingkah laku tokoh aku
Dialog tokoh aku
Dialog tokoh kamu
Simaklah kutipan cerita inspiratif berikut!
(1) Tentunya hal tersebut akan membuat orang lain merasa curiga melihatnya.
(2) Namun nyatanya dugaannya salah besar, ternyata anak-anak sekolah tersebut sedang membagi-bagikan baju bekas dan makanan kepada seorang bapak tunawisma yang biasanya sering berkeliaran di kawasan sekolah.
(3) Bisa saja orang mencurigai segerombolan anak tersebut melakukan hal yang tidak diinginkan seperti merokok.
(4) Jika Anda melihat perbuatan anak-anak tersebut tentu saja akan ikut tergerak hatinya untuk turut membantu meringankan beban tunawisma tersebut, bukan?
(5) Pada suatu hari, terdapat segerombolan anak sekolah yang pergi ke area belakang sekolahnya ketika waktu istirahat tiba.
Susunan yang tepat dari kutipan cerita inspiratif tersebut adalah....
(5) - (2) - (1) - (3) - (4)
(5) - (3) - (4) - (2) - (1)
(5) - (1) - (3) - (2) - (4)
(5) - (4) - (2) - (3) - (1)
Bacalah teks cerita berikut.
Pada masa dahulu, ada seorang tukang bangunan yang telah bertahun-tahun lamanya bekerja ikut pemborong. Ia bermaksud mengajukan pensiun karena ingin memiliki banyak waktu untuk keluarganya.
Si Pemborong berkata, "Saya setujui permohonan pensiun Anda dengan syarat Anda bangun dahulu satu rumah terakhir sebelum Anda pensiun."
Si tukang bangunan segera membangunkannya. Karena kejar tayang, ia pun mengerjakannya asal-asalan dan asal jadi. Selesai sudah bangunan terakhir yang ia buat. Ia serahkan kunci rumah kepada sang pemborong.
Sang pemborong pun tersenyum dan berkata, "Rumah ini adalah hadiah untukmu, karena telah lama bekerja bersamaku.
Terkejutlah tukang bangunan itu, ada rasa sesal mengapa rumah yang akhirnya hendak ia tempati itu, dikerjakannya secara asal-asalan.
Sesungguhnya ibadah yang kita kerjakan di dunia ini, tak lain adalah rumah yang sedang kita bangun untuk kita tempati nanti setelah pensiun dari kehidupan dunia. Jangan sampai kelak kita menyesal karena kita menempati rumah yang kita bangun asal-asalan.
Judul yang tepat untuk cerita di atas adalah ...
Hadiah dari Sang Pemborong untuk Si Tukang Bangunan
Masa Pensiun Si Tukang Bangunan
Kebaikan Sang Pemborong
Rumah Si Tukang Bangunan
Pada masa dahulu, ada seorang tukang bangunan yang telah bertahun-tahun lamanya bekerja ikut pemborong. Ia bermaksud mengajukan pensiun karena ingin memiliki banyak waktu untuk keluarganya.
Si Pemborong berkata, "Saya setujui permohonan pensiun Anda dengan syarat Anda bangun dahulu satu rumah terakhir sebelum Anda pensiun."
Si tukang bangunan segera membangunkannya. Karena kejar tayang, ia pun mengerjakannya asal-asalan dan asal jadi. Selesai sudah bangunan terakhir yang ia buat. Ia serahkan kunci rumah kepada sang pemborong.
Sang pemborong pun tersenyum dan berkata, "Rumah ini adalah hadiah untukmu, karena telah lama bekerja bersamaku.
Terkejutlah tukang bangunan itu, ada rasa sesal mengapa rumah yang akhirnya hendak ia tempati itu, dikerjakannya secara asal-asalan.
Sesungguhnya ibadah yang kita kerjakan di dunia ini, tak lain adalah rumah yang sedang kita bangun untuk kita tempati nanti setelah pensiun dari kehidupan dunia. Jangan sampai kelak kita menyesal karena kita menempati rumah yang kita bangun asal-asalan.
Tokoh utama dari cerita di atas adalah ....
Sang Pemborong
Si Tukang bangunan
Keluarga tukang bangunan
Keluarga sang pemborong
Pada masa dahulu, ada seorang tukang bangunan yang telah bertahun-tahun lamanya bekerja ikut pemborong. Ia bermaksud mengajukan pensiun karena ingin memiliki banyak waktu untuk keluarganya.
Si Pemborong berkata, "Saya setujui permohonan pensiun Anda dengan syarat Anda bangun dahulu satu rumah terakhir sebelum Anda pensiun."
Si tukang bangunan segera membangunkannya. Karena kejar tayang, ia pun mengerjakannya asal-asalan dan asal jadi. Selesai sudah bangunan terakhir yang ia buat. Ia serahkan kunci rumah kepada sang pemborong.
Sang pemborong pun tersenyum dan berkata, "Rumah ini adalah hadiah untukmu, karena telah lama bekerja bersamaku.
Terkejutlah tukang bangunan itu, ada rasa sesal mengapa rumah yang akhirnya hendak ia tempati itu, dikerjakannya secara asal-asalan.
Sesungguhnya ibadah yang kita kerjakan di dunia ini, tak lain adalah rumah yang sedang kita bangun untuk kita tempati nanti setelah pensiun dari kehidupan dunia. Jangan sampai kelak kita menyesal karena kita menempati rumah yang kita bangun asal-asalan.
Amanat yang dapat diambil dari cerita tersebut adalah ....
Jadilah pemborong yang baik
Membuat rumah harus bagus dan megah
Jadilah tukang yang baik agar menghasilkan karya yang bagus
Kita harus mengerjakan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya
Di bawah ini yang termasuk struktur teks cerita inspiratif adalah ....
orientasi, perumitan peristiwa, komplikasi, resolusi, koda
orientasi, komplikasi, abstraksi, dan reorientasi
orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda
orientasi, komplikasi, perumitan peristiwa, resolusi, koda
Yang membedakan cerita inspirasi dengan cerpen terletak pada bagian....
komplikasi
klimaks
koda
resolusi
Pada zaman dahulu, ada seorang anak laki-laki. Dia cerdas, berbakat, dan tampan.
Penggalan teks tersebut merupakan contoh bagian... dalam teks inspiratif.
deskripsi
komplikasi
resolusi
orientasi
Hal-hal berikut adalah hal yang paling dapat diteladani dari tokoh dalam kisah inspirasi adalah....
Kisah perjuangan tokoh untuk mencapai kesuksesan
Konflik tokoh dengan orang-orang di sekitarnya
Kondisi keuangan tokoh
Kekurangan tokoh
Sebuah teks inspirasi dapat dijadikan sumber inspirasi dengan alasan....
Cerita lebih mudah dijual ke penerbit
Cerita lebih mudah dijadikan skenario film
Terdapat beberapa hal yang terjadi dalam kisah inspirasi dapat dijadikan contoh teladan bagi pembaca atau pendengar
Cerita lebih mudah ditulis ulang
Puncak (isi) cerita, tempat kisah yang menjadi inspirasi dalam teks cerita inspiratif disebut dengan....
koda
orientasi
perumitan peristiwa
komplikasi
Menulis cerita inspiratif harus memperhatikan hal- hal di bawah ini, kecuali...
Ada yang ingin disampaikan.
Tokohnya harus banyak
Menggali ide dari banyak sumber
Cerita harus dapat menggugah perasaan
Hasan adalah seorang anak dari keluarga yang sederhana. Orang tuanya tidak mampu untuk membiayai Hasan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Walaupun orang tuanya tidak mampu membiayai dirinya ke perguruan tinggi, Hasan tetap semangat belajar. Karena Hasan tetap semangat belajar dan tidak putus asa, Hasan berhasil meraih beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Hal yang dapat diijadikan pelajaran dari kutipan teks inspirasi tersebut adalah....
Tidak perlu berusaha untuk melanjutkan pendidikan jika orang tua tidak mampu
Berhentilah belajar jika sudah tidak ada kemapuan ekonomi untuk melanjutkan pendidikan
Tetap semangat untuk selalu berusaha sebaik mungkin jika menghadapi berbagai tantangan atau masalah dalam hidup ini untuk meraih cita-cita yang diharapkan
Mintalah bantuan ke pihak yang mampu untuk membantu biaya pendidikan
Usia yang tak lagi muda, tak menyurutkan semangat kakek untuk berbagi untuk sesama. Kakek berusia 94 tahun bernama Mbah Asrori ini memiliki moto, "Usia bukan batasan untuk berhenti bersedekah". Kakek asal Semarang ini setiap hari Jumat selalu melakukan sedekah dengan membagikan nasi bungkus kepada orang-orang yang membutuhkan, seperti pemulung, tukang becak, dan lainnya. Kakek tiga anak ini setidaknya menyisihkan uang sebanyak Rp400 ribu per bulan untuk sedekah.
Kutipan cerita di atas sangat inspiratif karena ....
kepeduliannya
profesinya
kekayaannya
usianya
Budiman mengakhiri kalimatnya dengan bunyi yang terbata-bata dan beberapa bulir air mata yang menetes. Istrinya pun menjadi lemas sesudah menyadari betapa selama ini kurang bersyukur sebagai hamba.
Kutipan tersebut merupakan bagian....
perumitan peristiwa
komplikasi
koda
resolusi
Teks yang berbentuk singkat disajikan dalam bentuk narasi dan menggugah pembaca untuk simpati, empati, peduli sesama, ,dan merasakan perasaan pribadi orang lain disebut ...
cerita pendek
cerita fantasi
cerita imajinasi
cerita inspiratif
(1) Akan tetapi dia tidak patah semangat. (2) Dia terus-menerus mengirimkan karya-karyanya dengan posisi tetap seperti itu. (3) Sayang keadaan tidak juga berubah. (4) Karya-karyanya yang selalu dia kirim dengan disertai perangko, terus-terusan dikembalikan. (5) Kenyataan ini akhirnya sangat melukainya.
Kalimat yang menggunakan ragam bahasa tidak baku adalah kalimat nomor ....
2
4
3
5
Seseorang akan diuji dengan apa yang ia memiliki. Ketika ia memiliki ilmu, maka dia akan diuji dengan ilmu tersebut sejauh mana ilmu itu bermanfaat. Ketika seseorang mempunyai harta maka dia akan diuji dengan sejauh mana ia mampu mendistribusikan hartanya kepada orang lain.
Ide pokok teks tersebut adalah…
Ujian untuk seseorang
Manfaat ilmu
Ilmu seseorang akan diuji
Harta yang didistribusikan pada seseorang
