wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS KEPERAWATAN JIWA

Total questions: 20

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Seorang laki – laki, 35 tahun, di rawat di Ruang Rajawali RSJ Lawang, sejak 2 hari yang lalu dengan alasan amuk, merusak lingkungan dan tidak mengurus diri. Klien mengatakan tidak mampu menjadi ibu yang baik dan tidak berdaya melakukan apapun. Klien mengatakan sering mendengar suara-suara yang ingin membunuhnya dan sangat menakutkan sehingga membuat klien kesal, ingin memukul dan melempar barang-barang agar suara tersebut hilang. Hasil observasi : klien tampak kotor dan acak-acakan, selalu menyendiri duduk di pojok atau tiduran di tempat tidur, kadang mondar mandir dan berbicara sendiri.

Apakah implementasi keperawatan prioritas pada kasus tersebut?

a)

Melatih pasien cara perawatan kebersihan diri, mandi dan berhias

b)

Mendiskusikan kemampuan dan aspek positif yang dimiliki pasien

c)

Membantu pasien mengenali halusinasinya dan mengontrol halusinasi

d)

Membantu pasien mengenal manfaat berhubungan dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain

e)

Membantu pasien latihan mengendalikan perilaku kekerasan dengan cara fisik, verbal, spiritual dan obat-obatan

2.

Seorang laki – laki, 25 tahun, dirawat di RS Jiwa dengan halusinasi pendengaran. Ketika berkomunikasi mengatakan “ini loh pak saya sedang mendengar suara yang menyuruh saya membunuh orang”.

Bagaimanakah respon perawat yang tepat untuk kasus tersebut ?

a)

“Saya percaya apa yang bapak dengar, namun saya tidak mendengarnya”

b)

“Saya paham yang bapak alami, tapi sulit bagi saya untuk percaya”

c)

“Apa yang bapak lakukan saat ada suara itu?”

d)

“Baiklah pak, coba perhatikan saya”

e)

“Kapan suara-suara itu muncul?”

3.

Seorang perempuan, 28 tahun di rawat di Rumah Sakit Jiwa. Pasien tampak berjalan mondar-mandir sambil berbicara sendiri, kadang pasien tersenyum sendiri dan menutup telinganya sambil berteriak “pergi kamu, aku nggak mau dengar, kamu suara palsu, jangan ganggu aku”.

Apakah tindakan lanjutan yang dilakukan untuk kasus tersebut?

a)

Melatih pasien menghardik

b)

Mengajak pasien bercakap-cakap

c)

Mengajarkan tehnik bercerita

d)

Melatih melakukan kegiatan secara teratur

e)

Mengajarkan minum obat dengan prinsip 5 B

4.

Seorang perempuan, 25 tahun, dibawa keluarga ke Rumah Sakit Jiwa dengan keluhan sering melihat bayangan yang membuatnya ketakutan dan berteriak minta tolong. Klien mengatakan bayangan itu selalu datang pada malam hari dan mengancam ingin membunuhnya. Keluarga juga mengatakan kejadian ini dialami sejak suaminya meninggal dua minggu yang lalu.

Apakah implementasi keperawatan yang dilakukan perawat pada hari pertama?

a)

Melatih klien latihan nafas dalam

b)

Mengevaluasi intervensi sebelumnya

c)

Membantu klien mengenal halusinasi

d)

Mengajarkan cara minum obat yang benar

e)

Mengidentifikasi kemampuan positif klien

5.

Pasien laki-laki, 50 tahun, satu minggu di rawat di RSJ. Hasil pengkajian : rambut acak-acakan, pakaian kotor tidak rapi, saat makan nasinya berceceran dan makan tidak pada tempatnya. Apakah diagnosis keperawatan yang tepat untuk pasien tersebut ?

a)

Depresi

b)

Isolasi Sosial

c)

Harga diri rendah

d)

Defisit perawatan diri

e)

Resiko prilaku kekerasan

6.

Seorang perempuan, 25 tahun di rawat di RSJ. Saat didekati oleh perawat pasien menghindar, jika diajak komunikasi selalu diam, ekspresi terlihat murung, selalu memisahkan diri dari teman-teman satu ruang. Perawat menganjurkan untuk saling mengenal sesama teman. Bagaimanakah cara perawat mengajarkan pasien berkenalan?

a)

Selamat pagi mbak, boleh saya berkenalan, nama saya M, saya dari semarang, nama mbak siapa?

b)

Kenalan ya mbak, nama saya M kamu siapa?

c)

Selamat pagi mbak, nama kamu siapa?

d)

Kayaknya belum kenalan sama saya, kenalan dulu ya?

e)

Selamat pagi mbak, nama saya M, saya dari semarang?

7.

Seorang laki-laki, 40 tahun mengamuk dan membanting barang dirumahnya sambil berkata “ mengapa semua orang tidak menghargai saya sebagai kepala rumah tangga dirumah ini !!!!....” kemudian salah seorang anak pasien memanggil tetangganya yang seorang perawat. Melihat kondisi pasien, perawat tersebut segera melakukan tindakan pengikatan supaya pasien tidak melukai diri sendiri dan orang lain.

Bagaimanakah kata-kata terapeutik yang diucapkan perawat kepada pasien saat melakukan tindakan tersebut?

a)

”Anda diikat supaya bisa menghargai diri anda !”

b)

”Anda perlu belajar, kalau dengan diikat anda tidak bisa apa-apa”

c)

”Anda tampak tidak berdaya ketika sudah diikat begini, jangan diulang ya..!”

d)

”Untung bapak bisa berhasil diikat. Coba kalau tidak semua orang pasti luka...”

e)

”Kami mengikat anda, agar anda bisa mengendalikan emosi yang tidak terkendali”

8.

Seorang laki – laki, 40 tahun, di rawat di RSJ. Pasien dibawa oleh keluarganya karena ia sering mengamuk dirumah apabila keinginannya tidak terpenuhi. Pasien di rumah sakit jiwa selama 2 bulan dengan masalah keperawatan resiko perilaku kekerasan. Tim perawat yang bertugas, pasien sudah dilakukan strategi pelaksanaan (SP) pertemuan yang keempat.

Apakah fokus intervensi keperawatan pada kasus tersebut?

a)

Teknik napas dalam dan batuk efektif

b)

Mengontrol marah dengan refreshing

c)

Cara marah secara visual dan non visual

d)

Aktifitas fisik; memukul benda yang lunak

e)

Melatih klien untuk minum obat secara mandiri

9.

Seorang laki-laki, 30 tahun, saat dikaji pasien melamun, tertawa sendiri, selalu menyendiri, berdiam diri di tempat tidur dan selalu memisahkan diri dari orang lain. Pasien mengatakan bahwa ia merasa tidak enak bergaul dengan pasien lain. Perawat sudah memberikan cara berkenalan dengan satu orang.

Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan pasien?

a)

Melatih kemampuan ketiga

b)

Mempraktekkan cara berkenalan dengan satu orang

c)

Mengajarkan cara berkenalan

d)

Melatih kemampuan kedua

e)

Mempraktekan cara berkenalan dengan satu orang atau lebih

10.

Seorang laki – laki, 45 tahun, mempunyai istri dan tiga anak. Pasien sedang di rawat di RSJ karena mengamuk tanpa sebab, lima bulan tidak kerja karena diPHK. Saat ditanya perawat ia mengatakan:” saya memukul istri, memecahkan piring dan gelas, karena anak dan istri saya melecehkan saya semenjak saya tidak kerja.

“Apakah yang seharusnya dilakukan perawat pada saat itu?”

a)

“ Biasanya orang kalau merasa dilecehkan memang mengamuk”

b)

“ Iya diterima saja keadaan bapak saat ini. Tidak perlu mengamuk”

c)

“ Setelah memecahkan barang-barang, perasaan bapak jadi lega?”

d)

“ Apakah dengan cara seperti itu, masalah bapak selesai?”

e)

“ Pak itu namanya ngamuk. Masalahnya tidak akan selesai kalau bapak ngamuk”

11.

Seorang laki-laki, 27 tahun dirawat di RSJ sedang berinteraksi dengan perawat, pertanyaan perawat “ coba selama saya tidak ada, ingat-ingat lagi penyebab marah bapak yang lalu, dan apa yang bapak lakukan kalau marah”. Kemudian jangan lupa latihan nafas dalam ya pak jika bapak merasa marah”. Apakah komunikasi yang dilakukan oleh perawat tersebut?

a)

Terminasi

b)

Validasi

c)

Kontrak yang akan datang

d)

Rencana tindak lanjut

e)

Evaluasi respon

12.

Seorang laki – laki, 20 tahun, mahasiswa yang sedang berada dalam masa kegiatan praktek klinik di Rumah Sakit Jiwa. Dua hari yang lalu, dia bersama teman-temannya menyampaikan pada seluruh pasien yang mengalami halusinasi bahwa akan diadakan kegiatan Terapi Aktifitas Kelompok.

Fase apakah kegiatan yang sedang dilakukan perawat pada kasus tersebut?

a)

Pre interaksi

b)

Pembukaan

c)

Terminasi

d)

Persiapan

e)

Kontrak

13.

Seorang perawat sedang melakukan komunikasi terapeutik dengan pasiennya di RSJ perawat mengatakan “ bagaimana perasaan ibu setelah kita berlatih tentang menghardik halusinasi?”

Apakah fase komunikasi terapeutik yang sedang di lalui?

a)

Fase pra interaksi

b)

Fase orientasi

c)

Fase kerja

d)

Fase post interaksi

e)

Fase terminasi

14.

Seorang perawat RSJ sedang melakukan komunikasi terapeutik dengan seorang pasien perempuan, 38 tahun. “ Bila ibu sedang mendengar suara-suara, coba ibu usir dengan berbincang-bincang dengan orang lain”.

Apakah fase komunikasi terapeutik yang sedang dilalui?

a)

Orientasi

b)

Kerja

c)

Kontrak

d)

Evaluasi

e)

Terminasi

15.

Seorang perempuan, 29 tahun, satu bulan dirawat di RSJ dengan keluhan pasien sering memukul temannya dan mondar mandir saja tidak mau diam. Kondisi pasien sudah kooperatif, mau diajak komunikasi walaupun singkat, pasien sudah bisa bergaul dengan pasien lain.

Apakah jenis terapi aktifitas kelompok yang cocok untuk pasien?

a)

TAK persepsi sensori

b)

TAK stimulasi Sensori

c)

TAK stimulasi persepsi

d)

TAK sosialisasi

e)

TAK orientasi realita

16.

Delapan orang pasien laki-laki sedang mengikuti terapi aktivitas kelompok (TAK) di RSJ, namun ada dua orang pasien yang tidak aktif mengikuti kegiatan tersebut, mereka hanya diam dan tidak berinteraksi dengan pasien lain.


Siapakah yang bertugas untuk menstimulasi pasien yang diam dalam kegiatan terapi akivitas kelompok di atas?

a)

Leader

b)

Co Leader

c)

Fasilitator

d)

Observer

e)

Pasien lainnya

17.

Seorang laki-laki, 20 tahun, 4 hari dirawat di RSJ. Hasil pengkajian : pasien masih mendengar suara bisikan yang tidak ada wujudnya. Kemudian perawat mengajarkan cara mengusir suara-suara halusinasi dengan mengajarkan cara menghardik suara-suara yang muncul.

Apakan fase komunikasi terapeutik yang paling tepat di lakukan oleh perawat dalam mengajarkan cara menghardik pada pasien?

a)

Fase terminasi

b)

Fase orientasi

c)

Fase kerja

d)

Fase pra interaksi

e)

Fase perkenalan

18.

Seorang laki-laki, 38 tahun, masuk RS Jiwa tanggal 20 Maret 2021. Saat dikaji tidak mau berbicara dan tidak mempertahankan kontak mata saat interaksi. Namun setelah 8 kali interaksi dengan perawat, pasien sudah mulai berbicara walaupun masih belum mempertahankan kontak mata.

Apakah jenis Terapi Aktifitas Kelompok (TAK) yang dapat diberikan pada pasien tersebut?

a)

TAK Sosialisasi

b)

TAK Orientasi Realita

c)

TAK Stimulasi Sensori

d)

TAK Stimulasi Persepsi

e)

TAK Peningkatan Harga diri

19.

Mahasiswa laki-laki, 20 tahun, sedang melaksanakan praktek klinik di Rumah Sakit Jiwa. Pada saat ini, dia bersama teman-temannya mengadakan kegiatan Terapi Aktifitas Kelompok dan sudah memasuki tahap pembukaan.

Apakah yang dilakukan perawat sebagai terapis pada kegiatan tersebut?

a)

Menanyakan berapa lama berlangsungnya kegiatan TAK.

b)

Menanyakan perasaan setelah mengikuti kegiatan TAK

c)

Memvalidasi kontrak waktu yang telah disepakati.

d)

Memberikan pujian atas keberhasilan pasien

e)

Menanyakan apa yang dipikirkan saat ini

20.

Seorang laki-laki, 25 tahun, di rawat di RSJ, 5 hari yang lalu hasil pengkajian di dapatkan: Pasien tampak mondar-mandir diruangan, ekspresi wajah tegang, mudah tersinggung, tangan sering mengepal, tatapan muka tajam, pasien tidak kooperatif, bicara keras dan cepat, saat ditanya ada suara hati yang menghina membuatnya marah. Penampilan pasien kotor dan tidak mau bergaul dengan orang lain.

Apakah fase membina trust dan kontrak dengan pasien?

a)

Fase prainteraksi

b)

Fase orientasi

c)

Fase kerja

d)

Fase terminasi

e)

Fase post interaksi