NEW
Font size
WorksheetsRetention Test AMPV
Total questions: 13
Worksheet time: 7mins
Jenis produk apa Avisan SHS itu?
a. Live Vaksin untuk Avian Metapneumovirus dengan strain 1062 subtipe B yang berasal dari ayam
b. Live Vaksin untuk Avian Metapneumovirus dengan Strain 8544 subtipe B yang berasal dari kalkun
c. Live Vaksin untuk Avian Metapneumovirus dengan Strain Col01 subtipe C yang berasal dari ayam
d. Semua jawaban tidak ada yang benar
Jenis produk apa Avisan TRT itu?
a. Killed Vaksin untuk Avian Metapneumovirus dengan strain 1052 subtipe B yang berasal dari ayam
b. Killed Vaksin untuk Avian Metapneumovirus dengan Strain 8544 subtipe B yang berasal dari kalkun
c. Killed Vaksin untuk Avian Metapneumovirus dengan Strain Col01 subtipe C yang berasal dari ayam
d. Semua jawaban tidak ada yang benar
Manakah indikasi utama Avisan SHS pada unggas yang divaksinasi?
a. Untuk perlindungan reproduksi jangka panjang
b. Untuk mencegah tanda-tanda klinis pernafasan yang disebabkan oleh aMPV
c. Pembentukan antibodi yang bersirkulasi melawan Avian Metapneumovirus
d. Semua jawaban diatas benar
Manakah indikasi utama Avisan TRT pada unggas yang divaksinasi?
a. Pembentukan antibodi yang bersirkulasi untuk perlindungan reproduksi jangka panjang
b. Untuk mencegah tanda-tanda klinis pernafasan yang disebabkan oleh aMPV
c. Pembentukan maternal antibodi untuk progeni
d. Tidak ada jawaban yang benar
Produk vaksin AMPV yang teregistrasi di Indonesia?
a. Nobilis RTV dengan strain BUT 1 #8544 subtipe A yang berasal dari kalkun dan Nobilis RT Inac dengan strain BUT1 #8544 subtipe A yang berasal dari kalkun
b. Avisan TRT dengan strain 1062 subtipe B yang berasal dari ayam
c. Nemovac dengan strain PL21 subtipe B yang berasal dari ayam dan Gallimune 407 dengan strain VcO3 subtipe B yang berasal dari kalkun
d. Semua jawaban diatas benar
Apakah ada proteksi silang antara subtipe AMPV yang berbeda?
a. Tidak ada proteksi silang, kita harus memilih vaksin tergantung pada subtipe strain yang beredar di peternakan
b. Subtipe aMPV merupakan satu serotipe. Proteksi silang ada antara subtipe A dan B, sedikit dengan subtipe C dan tidak ada proteksi terhadap subtipe D
c. Subtipe aMPV merupakan satu serotipe. Proteksi silang ada tetapi hanya antara subtipe D dan A, sedangkan proteksi silang lebih rendah antara subtipe C dan B
d. Semua jawaban tidak ada yang benar
Rute administrasi Avisan SHS?
a. Hanya boleh diberikan melalui air minum.
b. Harus diberikan melalui coarse spray.
c. Dapat diberikan melalui coarse spray, tetes mata atau melalui air minum. Namun, air minum biasanya tidak dianjurkan.
d. Harus diberikan melalui injeksi
Indikasi Avisan SHS?
a. Hanya dapat digunakan pada ayam broiler karena strainnya berasal dari ayam
b. Terdaftar untuk digunakan pada ayam broiler, layer, breeder, dan kalkun
c. Tidak boleh digunakan pada kalkun karena dapat kembali ke virulensi
d. Tidak ada jawaban yang benar
Indikasi Avisan TRT?
a. Hanya dapat digunakan pada ayam breeder karena strainnya berasal dari ayam
b. Terdaftar untuk digunakan pada ayam layer, breeder dan kalkun
c. Tidak boleh digunakan pada kalkun karena dapat kembali ke virulensi
d. Tidak ada jawaban yang benar
Berkenaan dengan aplikasi Avisan SHS melalui coarse spray
a. Ukuran drop harus antara 170 dan 200 menggunakan noozle berwarna orange
b. Ukuran drop harus antara 170 dan 200 menggunakan noozle berwana hijau
c. Ukuran drop harus antara 170 dan 200 menggunakan noozle berwarna biru
d. Ukuran drop harus antara 170 dan 200 menggunakan noozle berwarna kuning.
Dapatkah vaksin Avisan SHS diberikan bersamaan dengan vaksin lain untuk penyakit pernapasan?
a. Vaksin kombinasi terhadap aMPV, ND dan IB terbukti aman dan efektif
b. Vaksin kombinasi terhadap ILT, MG dan MS terbukti aman dan efektif.
c. Belum ada penelitian yang dilakukan mengenai vaksin kombinasi.
d.Tidak ada jawaban yang benar
Pada ayam broiler yang mengalami infeksi aMPV sangat tinggi, strategi manakah yang paling direkomendasikan?
a. Pertahankan manajemen yang baik karena maternal antibodi terhadap aMPV akan menghentikan replikasi virus sehingga ayam akan terhindar dari lesi hingga usia pemotongan.
b. Menggunakan antibiotik segera setelah komplikasi bakteri muncul dan sampai akhir pemeliharaan
c. Pertahankan penanganan yang baik, tindakan biosekuriti, dan pemberian satu dosis Avisan SHS pada akhir pemeliharaan.
d. Semua jawaban tidak ada yang benar.
Program vaksinasi yang direkomendasikan
a. Broiler : Live vaksin antara umur 0-20 hari
b. Layer/ Breeder : Live vaksin antara umur 3-9 minggu, Inaktif vaksin antara umur 12-16 minggu
c. Layer/ Breeder : 2 Live vaksin antara umur 0-6 minggu dan antara umur 8-12 minggu, Inaktif vaksin antara umur 14-19 minggu
d. Semua jawaban diatas benar
