WorksheetsKuis-2 Manajemen Bangunan dan Estate
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Tujuan pemeliharaan bangunan adalah sebagai berikut:
Pemeliharaan untuk integritas fisik mempertahankan umur bangunan dikaitkan dengan nilai ekonomi bangunan (umur produktif)
Pemeliharaan penampilan fungsi bangunan
Pemeliharaan untuk visual bangunan
Semua Benar
Semua Salah
Pekerjaan pemeliharaan untuk mencegak kerusakan lainnya yang lebih meluas, misalnya terjadi kebocoran pipa air, plafon yang terkena rembesan air, dan sebagainya, dikategorikan sebagai:
Pencegahan (preventive)
Perbaikan (corrective)
Rutin (costudial)
Keadaan darurat (emergency)
Semua Benar
Faktor-faktor berikut berkaitan dengan besarnya penentuan sewa yang harus dibayar khususnya oleh Penyewa Campuran (Tenant Mix), kecuali:
Lokasi
Lingkungan persekitaran (Neighborhood)
Sistem sirkulasi bangunan
Faktor-faktor lain yang perlu diperhatikan, seperti penampilan interior maupun eksterior penyewa, lobby, koridor, pelayanan terhadap penyewa dan lain-lain
Reputasi Penyewa
Kriteria Tenant Mix Yang Baik adalah sebagai berikut, kecuali:
Keseimbangan dari variasi penyewa dari pusat ke pusat aktivitas
Kompetisi, pembeli mempunyai pilihan yang cukup banyak
Penempatan sirkulasi diusahakan agar menghasilkan lokasi utama bagi penyewa
Daya tarik aktivitas terutama strategi penempatan “Anchor Tenant”
Sedikit pilihan tenant agar konsumen tidak bingung
Operasional manajemen properti meliputi dua aktivitas utama yaitu:
Perencanaan manajemen dan pengambilalihan tugas manajemen
Pemeliharaan Bangunan dan manajemennya
Pemasaran dan Negosiasi Sewa
Manajemen Penyewaan dan Sistem Rental
Proses Pembelian dan Penjualan Properti
Penyewa membayar sewa dari persentasi pemasukan atau pendapatan hasil usaha, adalah bentuk/tipe dasar sewa berikut ini:
Gross lease
Net lease
Percentage lease
Fixed rate
Variable rate
Bentuk Sewa dengan Jangka Waktu Terbatas yang paling banyak digunakan oleh manajer properti adalah:
Estate for Years/Lease for a stated period
Estate from Period to Period
Tenancy at Will
Tenancy at Sufferance
Leasehold Estate
Fungsi dari Perjanjian Persewaan pada Manajemen Properti adalah sebagai berikut, kecuali:
Sebagai suatu perjanjian antara yang menyewakan (Lessor) dan penyewa (Lessee
Sebagai perjanjian antara yang menyewakan dengan penyewa
Sebagai perjanjian yang menyatakan peraturan dan syarat-syarat dalam jangka sewa
Sebagai perjanjian untuk menyelesaikan apabila terjadi penunggakkan dan ingkar kewajiban
Sebagai perjanjian jual beli properti
Berikut ini adalah Karakteristik Pasar Properti, kecuali
Produk yang seragam
Daya saing ditentukan secara subjektif
Perilaku yang tidak rasional
Permintaan yang mudah berubah dan tidak seimbang
Batasan dan pengendalian oleh pemerintah
Pihak yg bertindak atasnama principal karena memperoleh kepercayaan & wewenang disebut:
Principal
Broker
Pihak ketiga
Manajer Properti
Tenant
