NEW
Font size
WorksheetsPH Literasi Buku Fiksi dan Resensi
Total questions: 25
Worksheet time: 50mins
Betapa terkejutnya Gafi ketika jam dinding di kamarnya sudah menunjukkan pukul 06.00 pagi. Dia langsung bangun dan menuju kamar mandi. Hanya kurang dari 15 menit, Gafi sudah selesai mandi dan langsung mengenakan seragam sekolah. Ia buru-buru mengambil tas dan memasukkan buku-bukunya. Ia pun siap berangkat ke sekolah. Karena buru-buru, Gafi tidak sempat memakan hidangan sarapan yang sudah disediakan ibunya. … Setelah itu, ia langsung menyalakan sepeda motor menuju ke sekolah.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf narasi tersebut adalah …
Sampai di depan gerbang sekolah, satpam melarang Gafi masuk karena bel masuk sekolah sudah berbunyi.
Akan tetapi, ia tidak lupa bersalaman dengan kedua orang tuanya sebelum berangkat ke sekolah.
Gafi masuk dan segera memarkirkan sepeda motornya, lalu berlari cepat menuju kelas.
Ibu dan ayahnya mengantar kepergian Gafi sampai ke teras dan bersalaman.
Gafi sebelumnya tidak pernah bangun kesiangan dan baru kali ini ia hamper terlambat masuk kelas.
Amran beralih usaha dengan berjualan bahan pokok di kedai samping rumahnya. Akan tetapi, daya beli penduduk di sekitar tempat tinggal Amran sangat rendah. Sedikit demi sedikit bahan pokok yang tidak tahan lama mulai membusuk. Amran tidak ada daya menyikapi kondisi seperti itu. Akhirnya, Amran mengalami kerugian dan harus menutup kedainya. Amran juga tidak melanjutkan berdagang lagi karena sudah tidak mempunyai modal.
Ungkapan yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah …
gulung tikar
angkat tangan
tutup mulut
patah hati
pikiran kusut
Susi dan Mira adalah kakak beradik yang saling menyayangi. Mereka berdua sangat akur. Keakuran Susi dan Mira ini kadang membuat iri teman-teman maupun tetangganya. Beberapa kali teman Mira membuat perkengkaran di antara kakak beradik itu. Namun, pertengkaran tersebut tidaklah berlangsung lama karena mereka segera berdamai. Hal itu disebabkan Susi dan Mira berusaha untuk saling memahami satu sama lain. Keduanya akan saling memaafkan jika berbuat salah.
Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah …
Air tenang menghanyutkan.
Air beriak tanda tak dalam.
Air jernih, ikannya jinak.
Air dicencang tak akan putus.
Bagai bercermin di air keruh.
Waktu aku akan berangkat ke sekolah, tiba-tiba ibu mengeluh sakit kepala. Kata ibu, kepalanya seakan mau pecah. … Tampaknya ibu tidak kuat menahan rasa sakit. Aku bingung harus meminta bantuan kepada siapa karena aku hanya tinggal berdua dengan ibu semenjak ayah meninggal. Aku segera melepas tas yang sudah aku sandang dan memapah ibu untuk berbaring di kursi tamu yang panjang. Lalu, aku segera ke rumah Pak Hasan, tetanggaku, untuk meminta tolong.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf narasi tersebut adalah …
Ibu memegang kepalanya sambil mengerang-erang kesakitan.
Baru sekali ini saya melihat keadaan ibu yang menyerah dan pasrah.
Aku tidak bisa mengetahui keadaan ibu yang sebenarnya.
Kepanikan biasa dialami oleh siapa saja di dunia ini.
Tidak mungkinlah aku berangkat ke sekolah melihat kondisi ibu seperti ini.
Hari ini Nani pulang sekolah lebih cepat dari biasanya karena guru-guru akan melaksanakan rapat. Walaupun pulang cepat, Nani tidak membuang-buang waktu atau bermalas-malasan saja. Setelah sampai di rumah, Nani melihat ibunya sedang mencuci. Nani cepat-cepat mengganti baju dan meminta kepada ibunya agar ia saja yang melanjutkan mencuci pakaian. Pekerjaan rumah lainnya juga biasa ia kerjakan tanpa harus disuruh orang tua terlebih dahulu. Tidak hanya di rumah, di sekolah Nani juga kerap membantu teman-temannya yang sedang mengalami kesulitan.
Ungkapan yang sesuai dengan sikap Nani pada ilustrasi tersebut adalah …
buah tangan
tangan dingin
ringan tangan
tangan terbuka
hampa tangan
Dila selalu memperluas wawasannya dengan ilmu dan keterampilan yang diperolehnya dari pergaulan sehingga dia menjadi sosok yang pintar, terampil, dan tidak sombong. Dila juga dikenal sebagai anak yang santun, pintar, dan menjadi teladan orang di sekelilingnya. Makin hebat, makin terkenal, dia semakin rendah hati. Dila sadar bahwa semakin ia banyak tahu, maka semakin banyak pula orang pintar yang melebihinya. Dila juga merasa bahwa dirinya bukanlah apa-apa dibandingkan orang lain di luar sana.
Peribahasa yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah …
Bagai bintang yang bersinar terang.
Laksana bunga semerbak mewangi.
Bagai kilauan mutiara di dalam lumpur.
Bak kejatuhan durian runtuh.
Seperti padi kian berisi, kian merunduk.
Tahun depan adikku masuk SMA dan aku melanjutkan ke perguruan tinggi. Butuh biaya yang besar untuk pendidikan kami sehingga ayah dan ibu kami mulai berhemat dari sekarang. Kami hanya boleh membeli hal yang dianggap penting untuk memenuhi kebutuhan dengan pertimbangan harga. Jika barang tersebut murah, maka kami boleh membelinya. Jika barang tersebut mahal, maka kami harus menunda untuk membelinya. Kami benar-benar harus berhemat.
Ungkapan yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah …
menutup telinga
tahu asam garam kehidupan
berpikir dua kali
menarik napas panjang
kencangkan ikat pinggang
Salman tidak banyak bicara. Kalau tidak ditanya, dia tidak akan bicara. Akan tetapi, jika menanyakan pelajaran, maka ia akan memberikan penjelasan secara rinci dengan baik dan santun. Orang tidak pernah menyangka bahwa Salman adalah seseorang yang hebat dan pandai. Di balik kediamannya, tersimpan banyak kelebihan yang ia miliki.
Peribahasa yang sesuai dengan perilaku Salman pada ilustrasi tersebut adalah …
Air jernih ikannya banyak.
Air tenang menghanyutkan.
Air dingin memadamkan api.
Sambil menyelam minum air.
Hendak air pancuran terbit.
Berikut yang bukan unsur ekstrinsik novel adalah …
kepengarangan
amanat
sosial
ekonomi
budaya
Kepala sekolahnya seorang pejabat penting, Ibu Frischa namanya. Caranya berdandan jelas memperlihatkan dirinya sedang bertempur mati-matian melawan usia dan tampak jelas pula, dalam pertempuran itu, beliau telah kalah. Ia seorang wanita keras yang terpelajar, progresif, ambisius, dan sering habis-habisan menghina sekolah kampung. Gerak-geriknya diatur sedemikian rupa sebagai penegasan kelas sosialnya. Di dekatnya, siapa pun akan merasa terintimidasi. Kalau sempat berbicara dengan beliau, ia sama seperti orang Melayu yang baru belajar memasak, bumbunya cukup tiga macam:pembicaraan tentang fasilitas-fasilitas sekolah, anggaran ekstrakurikuler jutaan rupiah, dan tentang murid-muridnya yang telah menjadi dokter, insinyur, ahli ekonomi, pengusaha, dan orang-orang sukses di kota atau bahkan di luar negeri.
(Larkar Pelangi, Andrea Hirata)
Pesan/amanat yang sesuai dengan isi kutipan tersebut adalah …
Bersikap keraslah dalam memimpin, tetapi tetap santun kepada orang lain.
Bersikaplah rendah hati, santun, dan sederhana sekalipun menjadi pejabat tinggi.
Janganlah mengingkari kodrat yang telah ditetapkan Tuhan.
Jadilah wanita yang terpelajar, tetapi tidak angkuh dan sombong.
Sebagai seorang pejabat, sudah selayaknya bersikap tegas dan keras kepada bawahannya.
Yah, tertawa kecil tiada berlagu.”Engkau menempuh jalan kesenangan, aku menempuh jalan berduri, melukai seluruh jiwaku … Aku dikawinkan dengan laki-laki yang tidak kusukai, barangkali tiada mengapa. Kata orang, cinta baru timbul kalau sudah kawin, tetapi lelaki itu sudah tua … dua puluh tahun beda umur kami. Aku dibawanya ke Palembang. Ah, apa perlunya lagi kuterangkan.
Pesan/amanat yang terkandung dalam kutipan novel tersebut berkenaan dengan …
nilai sosial
nilai agama
nilai moral
nilai budaya
nilai ekonomi
Kumpulan cerita pendek berjudul Potongan Tubuh menyajikan beberapa cerpen menarik dari Negeri Gingseng. [….] Pasalnya, keselarasan hasil terjemahan karya sastra, antara bahasa utama dan bahasa target, adalah salah satu kunci kualitas sebuah sastra terjemahan. Bacalah ketujuh judul cerpen ini: “Benar, Aku Seekor Jerapah?” karya Park Min-gyu, “Pecinan” karya Oh Jung-hee, “Istri Lelaki Miskin” karya Eun Hee-kyung, “Tanah Milik Ayah” karya Lim Chul-woo, “Menara Pasir” karya Jo Jung-rae, “Sebatang Jarum” karya Cheon Un-Yeong, dan “Potongan Tubuh” karya Pyun Hye-young. Cerpen-cerpen tersebut diterjemahkan dengan sangat ciamik. Penyelarasan bahasa yang bagus membuat cerpen-cerpen tersebut enak dibaca.
Disadur dari: https://basabasi.co, 11 November 2019
Kalimat yang tepat untuk melengkapi kutipan teks ulasan tersebut adalah …
Buku kumpulan cerpen ini menghadirkan cerita terjemahan dari pengarang-pengarang kenamaan Korea.
Dalam kumpulan cerpen ini, kelihaian penerjemah dalam menyelaraskan judul patut diacungi jempol.
Judul-judul unik yang menarik perhatian pembaca tersebut memuat kisah-kisah yang menarik untuk dibaca.
Dalam kupulan cerpen ini, pemilihan berbagai macam judul yang menarik oleh penerbit perlu diberi tepuk tangan.
Kemampuan para penulis membuat alur yang menarik menjadikan kumpulan cerpen ini sangat layak untuk dibaca.
Sepanjang film “Susi Susanti Love All”, tokoh Susi hanya focus jadi juara demi menyenangkan orang terdekatnya. Demi jadi yang terbaik, ia tidak cuma rajin latihan, tetapi juga mendengarkan: ibu, ayah, pelatih, pak menteri, dan presiden Orba. [….] Ia yakin cara tersebut adalah jalan terbaik menjadi juara. Sikap itu pula yang bikin ia terlihat ambisius dan dingin di mata orang lain.
Disadur dari: https://tirto.id, 16 November 2019
Kalimat yang tepat untuk melengkapi ulasan film tersebut adalah …
Semua latihan dilahap Susi dengan penuh semangat.
Semua nasihat dan arahan dilakukan Susi tanpa ragu.
Semua kejuaraan dilalui Susi dengan tekad yang kuat.
Semua kerja keras itu menempa Susi menjadi atlet tangguh.
Semua kemampuan Susi dikerahkan pada setiap pertandingan.
Mungkin karena kesibukan sebagai Komite Buku Nasional (KBN) penerjemah banyak judul karya sastra dunia dan menjalankan bisnis penerbitan buku miliknya, Anton Kurnia tidak banyak tampil dalam kancah sastra, terutama menerbitkan cerpen di media massa. Terbukti, baru ada dua kumpulan cerpen tunggal Anton Kurnia yang hadir di ranah pembaca. Seperti Semut Hitam yang Berjalan di Atas Batu Hitam di Dalam Gelap Malam adalah buku kumpulan cerpen kedua Anton setelah Insomnia (2004).
Dalam judul buku keduanya ini, hanya termaktub Sembilan judul cerita. Namun, dari Sembilan cerita dalam buku ini, kita akan tahu kerajinan Anton dalam menjahit cerita harus diapresiasi tinggi. Anton sebagai penulis tidak membuat cerpen-cerpennya sebagai media untuk melontarkan kritik atau menyuarakan ketidakadilan sebagaimana biasa sering dihadapi pada jebakan sastra. Anton mengisahkan aneka persoalan manusia berkaitan dengan hubungan dengan manusia lainnya.
Disadur dari: Teguh Afandi dalam basabasi.co, 29 September 2019
Kalimat resensi yang mengungkapkan kelebihan novel sesuai penjelasan tersebut adalah …
Buku kumpulan cerpen Seperti Semut Hitam yang Berjalan di Atas Batu di Dalam Gelap Malam ditulis Anton Kurnia di sela-sela kesibukannya sebagai penerjemah karya sastra dunia.
Buku kumpulan cerpen Seperti Semut Hitam yang Berjalan di Atas Batu di Dalam Gelap Malam merupakan buku kumpulan cerpen kedua yang ditulis Anton Kurnia setelah Insomnia (2004).
Buku kumpulan cerpen Seperti Semut Hitam yang Berjalan di Atas Batu di Dalam Gelap Malam mempunyai jalinan cerita yang rapi dan patut diapresiasi tinggi.
Buku kumpulan cerpen Seperti Semut Hitam yang Berjalan di Atas Batu di Dalam Gelap Malam ditulis untuk melontarkan kritik-kritik terhadap ketidakadilan.
Buku kumpulan cerpen Seperti Semut Hitam yang Berjalan di Atas Batu di Dalam Gelap Malam mengisahkan aneka persoalan manusia berkaitan dengan hubungan dengan manusia lainnya.
1) Novel Balada Supri memotret keluarga empat generasi: Djoko Telu, Djoko Tole, Supri Kumbang, dan Supri Burung.
2) Novel ini diterbitkan penerbit Anagram pada September 2019.
3) Lebih dari itu, banyak kalimat kendur yang kedodoran sehingga menghilangkan inti bahasan.
4) Novel ini bisa dianggap sebagai rentetan saga sebuah keluarga yang menjadi protret perjalanan Indonesia.
5) Novel Balada Supri ini merupakan karya Mochamad Nasrullah.
6) Namun, kesalahan fatal menghiasi hampir setiap halaman, seperti salah ketik yang dibiarkan begitu saja.
Disadur dari: https://alterteguh.wordpress.co, 14 November 2019
Urutan kalimat agar menjadi paragraf ulasan yang padu adalah ….
4)-1)-5)-3)-2)-6)
4)-2)-3)-5)-1)-6)
4)-3)-1)-2)-6)-5)
5)-1)-6)-4)-3)-2)
5)-2)-1)-4)-6)-3)
Dalam novel Ayah, Andrea Hirata tidak hanya menuliskan liku-liku kisah rumah tangga Sabari. Namun, Andrea berusaha menarasikan kehidupan orang Belitong dengan aneka problematika dan ciri khasnya yang berbeda dengan suku lain di Indonesia.
Ayah digambarkan Andrea Hirata sebagai guru pertama yang mengajarkan falsafah kehidupan, mengajarkan bahasa, hingga mengajari memaknai puisi, seperti saat Sabari menuntun Zorro kecil dengan nyanyian awan.
Dalam novel ini tergambar dengan jelas orang Belitong yang memiliki budaya tutur lisan kuat dan mendarah daging sejak lama. Sabari dikisahkan sebagai orang yang menyukai puisi, mahir mendongeng kepada Zorro, dan pandai berbicara.
Aspek lain yang menguatkan fakta ini adalah kesan dari sang narator, yakni penulisnya sendiri. Dalam novel ini, Andrea Hirata begitu riuh dan lentur berbahasa. Bahasa Andrea Hirata ringan dan enak dibaca.
Dikutip dari: Teguh Afandi, “Narasi Kehidupan Manusia Belitong” dalam Jawa Pos, 14 Juni 2015
Kalimat resensi yang tepat untuk menyatakan keunggulan isi novel sesuai penjelasan tersebut adalah ….
Novel Ayah mengubah kebiasaan agar pembaca mau bercerita atau berbincang dengan orang lain di sekitarnya.
Novel Ayah mampu menginspirasi pembaca untuk membahagiakan anggota keluarganya meskipun dengan cara sederhana.
Novel Ayah memiliki bahasa tutur yang ringan dan enak dibaca sehingga mudah dipahami oleh pembaca.
Novel Ayah mampu membakar semangat dalam melakukan kegiatan berbicara di depan umum sebagai usaha untuk dikenal orang.
Novel Ayah mengajak pembaca dan penulis buku untuk bekerja sama membangun semangat terampil berbicara di depan umum.
Buku Revolusi Makan karangan Dr. Hiromi Shinya mengulas program 30 hari menyehatkan usus. Diawali dengan mengubah kebiasaan waktu dan menu makan, cukup minum air, konsumsi jus enzim mentah secara tepat, dan mengistirahatkan usus selama setengah hari. [….] Melalui buku Revolusi Makan, Hiromi Sinya membuktikan bahwa kondisi perut yang sehat akan membuat suasana hati gembira, menghilangkan stress, dan memacu semangat kerja.
Disadur dari: Ketty Husnia, “Hidup Sehat Berawal dari Usus yang Bersih”, Suara Merdeka, 15 Juli 2014
Kalimat yang tepat untuk melengkapi resensi rumpang tersebut adalah …
Kebiasaan yang dianggap sepele ternyata penting bagi kerja usus manusia.
Organ pencernaan berperan penting dalam mengendalikan kegiatan.
Kesehatan seseorang terlihat pada proses pencernaan di dalam ususnya.
Air, sayur-sayuran mentah, dan buah-buahan sangat bagus untuk pencernaan.
Kita harus memperhatikan pemilihan jenis makanan yang tepat bagi pencernaan.
Lalu beberapa bulan kemudian, aku merasa hidupku sama saja, masih menjadi orang yang hina dengan hati nurani yang tak terdengar.
Aku mengais botol-botol di bak sampah universitas kota, aku melihat para mahasiswa dengan pakaian rapi dan tawa yang berkepanjangan masuk ke dalam universitas.
Aku baru sadar, universitas ini mengkhususkan jurusan politik, aku mulai berpikir bahwa bangunan besar dengan sepuluh lantai inilah yang mencetak para tikus-tikus negeri, aku melihat di bak sampah, selebaran tentangnya, “Mau jadi politisi? Segera daftar di sini, terbukti lulusan kami paling banyak diterima di Instansi Pemerintahan!”
Menggelikan dan memuakkan.
Aku tusuk-tusuk dan kulempar selebaran itu dengan tongkat pencetok yang kupakai untuk mencetok botol, kertas itu terbang dan secara tidak sengaja masuk ke gerobak-sahabatku.
Aku tercengang saat melihat kertas-kertas itu dan ternyata itu adalah brosur yang berbeda-beda isinya. Namun, semuanya lagi-lagi membuatku muak, foto-foto para calon pejabat. Mereka berwajah manis mengumbar senyum yang menurutku dibuat-buat, mengumandangkan visi dan misi bohong dengan siasat-siasat yang sepertinya akan mereka lakukan seandainya mereka terpilih, lalu bersemboyan lagi tanpa merasa ada kekurangan dalam diri mereka.
“Mari jadikan kota ini bersih, dari sampah dan dari korupsi”, padahal mereka belum tentu membersihkan jiwa mereka.
“Dengan ini mari kita jadikan kota yang modern dan bermartabat”, tentu mereka akan hidup dengan modern dengan uang mereka nantinya. Namun mungin tanpa martabat.
Disadur dari: https://www.lokerseni.web.id 15 November 2019
Kalimat resensi yang menyatakan keunggulan dalam kutipan cerpen tersebut adalah …
Kehidupan kota besar menjadi unsur menarik yang dapat membuat pembaca larut dalam isi cerpen.
Pemakaian bahasa yang tidak biasa dipakai sehari-hari terlalu berat bagi pembaca untuk mencerna isi cerita.
Unsur sindiran dalam kutipan cerpen menjadi daya tarik tersendiri bagi pembaca cerpen tersebut.
Penggambaran pekerjaan tokoh dalam kutipan cerpen tersebut semakin membuat pembaca larut dalam cerita.
Mengedepankan kehidupan nyata mengenai kekerasan hidup yang dialami tokoh sehingga ia melakukan kejahatan.
1) Judul Novel : Pulang
2) Penulis : Tere Liye
3) Penerbit : Republika Penerbit
4) Tahun Terbit : 2015
5) Novel ini menyuguhkan cerita yang cukup mengesankan dan kaya akan nilai-nilai kebaikan di dalamnya.
6) Novel ini menggunakan istilah-istilah asing yang maknanya sulit dipahami oleh orang awam.
Disadur dari: http://hmti.teknik.ub.ac.id 12 November 2019
Paragraf yang tepat berdasarkan data buku tersebut adalah …
Novel Pulang diterbitkan oleh Republika Penerbit pada tahun 2015. Novel karya Tere Liye ini berhasil membawa pembaca seakan-akan hadir dalam suasana cerita. Tere Liye berhasil membuat pembaca seolah-olah merasakan ketegangan dalam pertikaian di dalamnya. Novel ini cocok untuk berbagai kalangan, baik anak sekolah maupun orang tua.
Novel Pulang ditulis oleh Tere Liye. Novel ini diterbitkan oleh Republika Penerbit pada tahun 2015. Novel ini menyuguhkan cerita yang cukup mengesankan. Novel ini menceritakan sebuah kisah perjalanan pulang seseorang melalui pertarungan demi pertarungan untuk memeluk erat semua kebencian dan rasa sakit.
Novel Pulang terbit tahun 2015 dan diterbitkan oleh Republika Penerbit Novel ini mengandung nilai-nilai kebaikan di dalamnya. Novel ini dapat ditujukan untuk semua orang, mulai dari remaja hingga orang tua. Selain itu, novel ini juga dapat ditujukan keada beberapa orang yang ingin terjun ke dunia politik.
Novel Pulang ditulis oleh Tere Liye. Novel yang terbit tahun 2015 ini menceritakan sebuah kisah perjalanan pulang seseorang melalui pertarungan demi pertarungan untuk memeluk erat semua kebencian dan rasa sakit. Novel ini menggunakan istilah-istilah asing yang maknanya sulit dipahami oleh orang awam.
Novel Pulang ditulis oleh Tere Liye. Novel ini diterbitkan oleh Republika Penerbit pada tahun 2015. Novel ini menyuguhkan cerita yang cukup mengesankan. Selain itu, novel ini mengandung nilai-nilai kebaikan di dalamnya. Namun, novel ini menggunakan istilah-istilah asing yang maknanya sulit dipahami oleh orang awam.
Buku ini membahas berbagai macam senyuman. Kamu dapat mengetahui senyuman yang ideal. Di buku ini kamu juga bisa mengetahui arti menyuman orang lain. Di bagian pertama, penulis menjelaskan jenis-jenis senyuman yang ragamnya hingga delapan belas senyuman. Senyuman jujur merupakan pilihan terbaik. Senyuman jujur merupakan kunci dari kebahagiaan yang hakiki. [….] Pada bagian ini juga dijelaskan bantahan terhadap sangkaan orang bahwa orang yang memiliki wajah masam itu melambangkan ketangguhan an kebijaksanaan seseorang.
Disadur dari: https://sahabatnesia.com 31 Oktober 2019
Kalimat yang tepat untuk melengkapi resensi rumpang tersebut adalah …
Bagian ketiga, penulis mengajak kita untuk berdiskusi tentang manfaat senyuman yang dapat menebarkan kebahagiaan.
Bagian kelima, penulis lebih fokus membahas senyuman dalam ruang lingkup keluarga sebagai pondasi dasar yang paling sederhana.
Semua dibahas dengan fragmen-fragmen yang nyata dari orang-orang yang telah berhasil membuka hati seseorang dan memengaruhi mereka.
Pada bagian keempat, penulis menjelaskan pengaruh senyuman bagi kesehatan psikologi seseorang baik secara umum maupun secara khusus.
Bagian kedua, dijelaskan kemampuan senyuman jujur yang dapat membuka hati yang terkunci dan dapat memengaruhi orang lain.
Novel Ayat-Ayat Cinta menceritakan tokoh Fahri yang dicintai banyak wanita. Karakter tokoh Fahri yang digambarkan sebagai anak muda yang tampan, cerdas, ramah, dan saleh. Salah satu wanita yang mencintai Fahri, Noura, nekat memfitnah Fahri dengan tuduhan yang kejam.
Kalimat resensi yang menunjukkan kekurangan novel Ayat-Ayat Cinta berdasarkan penjelasan tersebut adalah …..
Sungguh luar biasa, pengarang mampu menampilkan sosok Fahri yang begitu sempurna sehingga layak dicintai banyak wanita. Noura memfitnah Fahri adalah bumbu cerita yang semakin menarik untuk disimak.
Bahasa yang digunakan pengarang dalam cerita sangat sederhana dan mudah dipahami. Hal ini membuat kita yang membaca ingin terus mengikuti cerita sampai akhir.
Dalam kehidupan nyata, sulit untuk bisa menemukan sosok Fahri yang begitu sempurna sehingga banyak disukai wanita. Cerita ini semakin tidak logis ketika Noura yang begitu mencintai Fahri tega memfitnah dengan tuduhan yang kejam.
Dalam kehidupan nyata sangat mustahil ada sosok Fahri yang begitu sempurna. Kesempurnaan hanya milik Tuhan sehingga wajar kalau akhirnya ada sosok Noura yang memfitnah Fahri.
Novel Ayat-Ayat Cinta merupakan novel terbaik yang pernah ada di Indonesia. Untuk itu, sangat disarankan para remaja untuk membaca novel ini.
Judul Buku : Sihir Negeri Pasir
Pengarang : Siwi Nurdiani
Cetakan : Pertama, Maret 2012
Penerbit : Najah, Yogyakarta
Tebal : 311 halaman
Siapa pun Anda, pasti pernah merasakan jatuh cinta. Jatuh cinta merupakan peristiwa yang dialami oleh banyak orang, termasuk dua orang tokoh dalam novel Sihir Negeri Pasir ini, Nanang dan Hilda. Sayangnya, keinginan mereka untuk segera memiliki momongan pupus gara-gara Hilda mengalami keguguran. Konflik antara Nanang dan Hilda mulai terbangun, kemudian bergerak secara alami.
Dengan pelukisan latar yang kuat nan apik, dialog antara tokoh Nanang dan Hilda itu terasa hidup. Kelebihan lain dalam karya novelis muda asal Kulon Progo, Yogyakarta ini adalah konflik yang dibangun cukup menarik. Meskipun tidak berlapis-lapis, konflik yang bercerita cukup memikat sekalipun suspensinya dapat diterka oleh pembaca.
Sebagai novelis muda, Siwi Nurdiani sudah memiliki modal pengalaman dalam tulis-menulis selain juga menjadi guru bahasa Indonesia di MAN 2 Wates. Novel Sihir Negeri Pasir ini merupakan bukti kesungguhannya berkarya dengan menggali warna local, khususnya Kulon Progo. Sebagai bacaan sastra, novel ini sama memikatnya dengan novel Laskar Pelangi Andrea Hirata, atau Negeri 5 Menara Akhmad Fuadi.
Kalimat penilaian yang tidak sesuai dengan kutipan tersebut adalah …..
Novel Sihir Negeri Pasir menampilkan dua tokoh, yaitu Nanang dan Hilda.
Novel Sihir Negeri Pasir melukiskan latar yang kuat dan konflik yang menarik.
Novel Sihir Negeri Pasir merupakan cermin kesungguhan penulis.
Novel Sihir Negeri Pasir lebih baik dari Laskar Pelangi.
Novel Sihir Negeri Pasir karya guru bahasa Indonesia yang kreatif.
Dalam beberapa minggu terakhir, perfilman kita diramaikan oleh film yang diadaptasi dari salah satu novel karya Dee Dewi Lestari, Perahu Kertas. Film besutan Hanung Bramantyo tersebut dibuat dua bagian. Mungkin, dirasa kurang jika hanya dirangkum dalam satu film. Perahu Kertas, kisah remaja yang menuju proses kedewasaan merupakan karya Dee yang cukup ringan dibandingkan dengan karya-karya lainnya, seperti Supernova, Filosofi Kopi, atau kumpulan cerita pendek Madre.
Novel ini mengisahkan dua orang remaja, Keenan dan Kugy. Keenan yang baru pulang dari Amsterdam digambarkan sebagai seorang cowok yang tinggi, ganteng, cerdas dan memiliki bakat melukis. Namun, kecintaannya pada melukis tidak serta-merta mendapat restu dari orang tuanya, terutama papanya karena papanya berharap Keenan akan menjadi penerus perusahaan trading miliknya. Selain itu, ada kisah masa lalu yang ingin dikubur dalam-dalam. Kugy adalah seorang remaja putri yang tidak terlalu peduli pada penampilan, bertubuh mungil, memiliki obsesi sebagai penulis dongeng, dan menganggap dirinya sebagai agen neptunus. Kugy punya kegemaran melukis pesan-pesan khusus di atas kertas, lalu kertas dilipat seperti perahu kemudian dihanyutkan di laut atau aliran air. Kugy berharap pesannya akan sampai pada neptunus.
Dee cukup piawai merangkai cerita remajanya yang nama salah satu tokoh utamanya adalah Keenan, diambil dari nama anak pertamanya. Selayaknya cerita remaja, memang kisahnya tidak terlalu berat atau rumit yang membuat kening berkerut-kerut. Justru, kisahnya sangat mudah dicerna dan dinikmati.
Kalimat yang menyatakan keunggulan novel berdasarkan kutipan di atas adalah …..
Perahu Kertas disajikan dengan alur yang tidak rumit dan kisahnya sangat mudah dicerna.
Novel Perahu Kertas telah diadaptasi menjadi sebuah film yang sukses.
Perahu Kertas berkisah tentang dunia remaja dengan lika-liku masalah keseharian.
Perahu Kertas merupakan karya best seller dari Dewi Lestari selain Supernova dan Madre.
Keenan dan Kugy adalah dua tokoh utama novel Perahu Kertas dengan sifat dan watak yang berlawanan.
Bacalah kalimat-kalimat berikut.
(1)Ungkapan ketima kasih itu, Johnson bagikan lewat sebuah video singkat dalam akun instagramnya, @therock.
(2) “Indonesia terima kasih banyak atas cinta untuk Jumanji yang luar biasa. Kami nomor satu lagi di Indonesia,” katanya seperti yang dikutip oleh Kompas.com, Kamis (4/1/2018).
(3) Aktor Dwayne Johnson atau The Rock mengucapkan terima kasih kepada penonton Indonesia karena film yang ia bintangi, Jumanji: Welcome to the Jungle, laris manis di jaringan bioskop Indonesia.
(4) Johnson tak menjelaskan secara terperinci mengenai pencapaian Jumanji: Welcome to the Jungle di Tanah Air. Ia mengatakan bahwa atas kesuksesan itu Jumanji pun menjadi film produksi Sony berpendapatan tertinggi sepanjang masa di Indonesia.
Urutan yang tepat agar menjadi teks ulasan film yang baik adalah …..
(1), (2), (3), (4)
(3), (1), (2), (4)
(1), (2), (4), (3)
(3), (2), (1), (4)
(3), (1), (4), (2)
Aku mengagumi malam untuk ketenangannya. Adalah waktu yang tepat untuk merebahkan letih di sepanjang siang ini. Lagi dan lagi sepertinya malam senang untuk mempersembahkan hasrat yang semakin menggebu di dalam hati, ya keinginan itu. Keinginan untuk berbicara, memaksaku mengakui cinta untuk seseorang yang harusnya dia atau mungkin siapa pun tak perlu tahu. Malam-malam lain datang di waktu yang sama, aku seperti berlatih menahan batin. Meyakinkan nurani untuk berhenti. Bukan, bukan menyakinkan, tapi sedikit memaksa.
Kalimat resensi yang menunjukkan keunggulan sesuai dengan kutipan tersebut adalah …..
Penggunaan majas yang cukup banyak akan lebih menarik jika diimbangi juga dengan penggunaan ungkapan.
Tema cinta dalam cerpen adalah tema yang sudah klise sehingga tidak menarik lagi bagi para pembaca.
Penggunaan sudut pandang akan membuat pembaca kurang leluasa mengetahui isi hati tokoh-tokoh dalam cerita.
Penggunaan gaya bahasa atau majas oleh pengarang membuat cerpen menjadi lebih hidup dan enak dibaca.
Penggunaan kalimat-kalimat tunggal membuat pembacaan cerpen ini menjadi lebih lancar dan mudah.
