Font size
WorksheetsPaket 6
Total questions: 100
Worksheet time: 2hrs 40mins
Stimulasi pada sistem saraf simpatis akan menyebabkan
Relaksasi arteriol paru
Sintesis Glikogen di hati
Relaksasi otot polos kandung kemih
. Miosis pada mata
Menurunkan denyut jantung
Stimulasi pada sistem saraf parasimpatis akan menyebabkan kontraksi pada
Sphincters gastrointestinal tract
Kantung empedu
Uterus
Ureter
Sphincters kandung kemih
Metabolit utama di urin dari hasil metabolisme norepinefrin oleh enzim monoamine oxidase ataupun catechol-O-methyltransferase adalah
3,4 – Dihydroxymandelic Acid
Normetanephrine
3-methoxy-4-hydroxymandelic acid
Metanephrine
Acetate
Stimulasi reseptor adrenergik alpha 2 presinaptik akan menyebabkan
Vasokonstriksi
Midriasis
Agregasi platelet
Kontraksi gastrointestinal sphincters
Inhibisi pelepasan norepinephrine
Obat yang dapat menyebabkan inhibisi pada reseptor b1 dan 2, adalah
Esmolol
Yohimbine
Prazosine
Propranolol
Metoprolol
Neuropathy pada ekstremitas bawah pada posisi litotomi dihubungkan dengan faktor dibawah ini,KECUALI
Elevasi tungkai dengan posisi horizontal terlalu tinggi
Durasi operasi lebih dari 2 jam
Obesitas
Riwayat penyakit diabetes.
Hipotensi
Tingginya faktor “Human Error”dalam kejadian kecelakaan dalam anestesi diantaranya,KECUALI
Penanganan cairan
Penanganan jalan nafas.
Pemberian obat
Penggunaan mesin anestesi
Komunikasi yang buruk dengan ahli bedah
Dibawah ini berubungkan dengan cedera pada mata perioperative, KECUALI
Operasi kardiopulmonari bypass dan operasi panggul
Teknik anestesi hipotensi
Posisi prone dan Head down
Abdominal Compartment Syndrome
Memberikan plester penutup mata segera setelah intubasi
Berikut dibawah ini agen anestesi yang paling sering menimbulkan reaksi anafilaksis
Anestesi lokal
Pelumpuh otot.
Propofol
NSAID
Morphine
Penggunaaan anestesi volatile untuk menghindari kejadian sadar selama anestesi umum untuk mepertahankan level amnesia intraoperatif, kecuali
0,6 MAC tanpa penggunaan opioid
Sebaiknya dipantau dengan monitor bispectral index
0,8 MAC disertai penggunaan opioid
1 MAC disertai penggunaan opioid
Pengukuran konsentrasi end-tidal gas volatile
Pasien dikategorikan sebagai perdarahan kelas 3 jika mengalami kehilangan darah sebanyak
10-20% EBV
20-30% EBV
30-40% EBV
>40% EBV
15-30% EBV
Yang disebut dengan damage control rescucitation adalah resusitasi / transfusi komponen darah dengan perbandingan
Sel darah merah : FFP : Trombosit = 1 : 2 : 1
Sel darah merah : FFP : Trombosit = 1 : 1 : 1
Sel darah merah : FFP : Trombosit = 1 : 5 : 5
Sel darah merah : FFP : Trombosit = 1 : 3 : 3
. Sel darah merah : FFP : Trombosit = 1 : 2 : 3
Trauma pada servikal C 3 – 5 akan mengakibatkan
Hipotensi
Apnea dan kematian
Kerusakan fungsi nervus frenikus dan kerusakan fungsi diafragma
Bradikardia
BSSD
Pernyataan di bawah ini adalah benar tentang keracunan karbon moksida, kecuali
Keracunan CO harus dicurigai pada pasien dengan luka bakar luas
Keracunan CO dicurigai pada pasien area burn sedikit namun pada tempat tertutup
CO akan mengikat hemoglobin 200 kali lebih kuat daripada oksigen
Konsentrasi HbCO dibawah 10% biasanya tidak signifikan secara klinis
Kematian timbul dari keracunan CO lebih dari 60%
Pada pasien luka bakar >48 jam, pemberian pelumpuh otot yang dapat mengakibatkan kenaikan serum kalium yang berakibat lethal adalah
. Suksinilkolin
Rocuronium
Vecorunium
Atracurium
Pancuronium
Pernyataan berikut di bawah ini yang salah tentang Propofol adalah:
Dosis induksi pada orang dewasa adalah 1.5 – 2.5 mg/kg IV
Propfol menghasilkan efek sedasi-hipnotif dengan cara berinteraksi dengan reseptorGABAA
Memiliki efek anti-pruritus yang berhubungan dengan alergi.
Memiliki efek anti-kejang dengan cara menghambat kanal ion klorida presinap danpost sinap reseptor GABA
Memiliki efek samping propofol infusion syndrome bila diberikan dengan infus dosis tinggi (>75 µg/kg/menit) selama lebih dari 2 jam
Efek propofol pada susunan saraf pusat adalah sebagai berikut
Menurunkan laju metabolisme otak terhadap oksigen, menurunkan aliran darah otak, meningkatkan tekanan intra kranial
Meningkatkan laju metabolisme otak terhadap oksigen, menurunkan alirah darah otak, meningkatkan tekanan intra kranial
Menurunkan laju metabolisme otak terhadap oksigen, meningkatkan aliran darah otak, meningkatkan tekanan intra kranial
Menurunkan laju metabolisme otak terhadap oksigen, menurunkan aliran darah otak, menurunkan tekanan intra kranial.
Meningkatkan laju metabolisme otak terhadap oksigen, meningkatkan alirah darah otak, meningkatkan tekanan intra kranial
Obat premedikasi yang dapat digunakan untuk mencegah reaksi emergensi ketamin
Midazolam, 5 menit sebelum ketamin
Sulfas atropine, 5 menit sebelum ketamin
Morfin, 5 menit sebelum ketamin
Morfin, 2 menit sebelum ketamin
Propofol, 5 menit sebelum ketamin
Obat anestesi intravena nonbarbiturat yang memiliki efek bronkodilator adalah
Propofol
Etomidate
Midazolam
Ketamine
Halothane
Salah satu efek samping pemberian ketamin adalah
Mendepresi pernapasan
Mengganggu fungsi hati
Menggangu fungsi ginjal
Menghambat agregasi trombosit
Selalu meningkatkan aliran darah ke otak
Autonomic nervous system terdiri dari sistem simpatis dan parasimpatis. Keluarnya saraf simpatis keluar dan bercabang di medulla spinalis. Efek saraf parasimpatis terhadap gallbladder adalah: kecuali
Otot polos kontraksi
Sphincter relaksasi
Ureter relaksasi
Uterus bervarisi
Kontraksi sphincter
Obat yang diberikan akan bekerja pada reseptornya. Obat-obat yang bertindak sebagai agonis reseptor a1 akan berdampak pada organ adalah, kecuali
Vasokontriksi
Midriasi
Relaksasi saluran cerna
Kontraksi sphincter saluran cerna
Kontraksi jantung yang meningkat
Obat yang diberikan akan bekerja pada reseptornya. Obat-obat yang bertindak sebagai agonis reseptor betha 2 postsynaptic akan berdampak pada organ adalah, kecuali
Vasodilatasi
Bronkonstriksi
Relaksasi usus
Bladder relaksasi
Glycogenolysis
Tyrosin akan diubah dengan bantuan beberapa enzim menjadi norepinefrin & epinefrin di sitoplasma postganglionic sympathetic nerve endings (varicosities). Enzim-enzim tersebut adalah, kecuali
Hydroxilase
Decarboxylase
Dopamin beta hydroxilase
Phenyletanolamine N Methyltransferase
Asetilkolin
Salbutamol merupakan obat yangbaik untuk penderita asma, oleh karena
Bersifat bronkodilatasi bronkus
Bersifat vasodilatasi pembuluh darah
Bersifat meningkatkan denyut jantung
Meningkatkan sekresi saluran cerna
Bersifat bronkodilatasi pembuluh darah
Otot cricothyroid sebagai bagian dari otot-otot laring di innervasi oleh
Nervus glossopharyngeal
Nervus vagus
Nervus reccurent laryngeal
Nervus external laryngeal
Nervus olfactorius
Untuk menghindari infasi dari lambung, maka tekanan ventilasi positif saat melakukan ventilasi sebaiknya dibatasi sebesar
30 mmHg
30 cmH2O
20 mmHg
20 cmH2O
35 cmH20
Dosis succynilcholine yang dianjurkan untuk mengatasi laringospasme adalah:
0,25-0,5 mg/kgBB
0,5-0,75 mg/kgBB
0,75-1 mg/kgBB
1-1,5 mg/kgBB
0,1-0,15 mg/kgBB
Besar sudut ekstensi leher yang menjadi prediktor kemungkinan kesulitan intubasi adalah
<15˚
<20˚
<25˚
<30˚
<35˚
Pasien yang mendapatkan preoksigenasi yang cukup mempunyai cadangan oksigen yang bertahan selama
3-5 menit
5-8 menit
8-10 menit
1-3 menit
<5 menit
Bagian cortex cerebral yang berperan pada penyimpanan memori adalah
Lobus temporal
Lobus frontal
Lobus parietal
Lobus occipital
Bukan salah satu diatas
Tingkat kejadian pasien tetap sadar (recall) pada GA adalah
1-5 : 1000
1-5 : 10.000
5-10 : 1000
5-10 : 10.000
1-5 : 100
Termasuk dalam struktur pembentuk basal ganglia adalah sebagai berikut kecuali
Nucleus caudatus
Putamen
Globus Pallidus
Substantia Nigra
Amigdala
Setiap 1 mmHg perubahan paCO2 akan mengakibatkan perubahan CBV sebanyak
0,025 mL/100 g
0,05 mL/100g
0,075 mL/100g
0,1 mL/100g
0,15 mL/100g
Gelombang otak saat pasien menjalani general anesthesia adalah
Α
Β
Ɵ
�
µ
Berikut ini benar tentang propofol, kecuali
Dosis sedasi 25-100 mcg/kg/menit IV memiliki analgesia minimal
Dosis sedasi 100-300 mcg/kg/menit
Waktu paruh eliminasi 0,5-1,5 jam
Merupakan modulator reseptor GABA selektif
Memiliki efek antiemetik
Berikut ini yang benar tentang etomidat adalah
Sering terjadi gerakan myoklonik saat induksi
Penurunan tekanan darah dapat terjadi saat dosis induksi 0,35 mg/kg
Merupakan vasodilator serebral yang poten
Dosis induksi 0,1-0,2 mg/kg IV
Waktu paruh eliminasi 5 jam
Berikut ini yang tidak sesuai dengan Midazolam
Cardiac output tidak dipengaruhi oleh midazolam
Pasien dengan COPD memiliki efek depresi ventilasi lebih besar
Tidak mempengaruhi refleks menelan dan aktivitas jalan napas atas
Efek terhadap tekanan darah berhubungan langsung dengan kadar dalam plasma
Durasi sedasi 15-80 menit
Berikut ini yang tidak sesuai dengan ketamin
Dapat digunakan untuk reversal toleransi opioid
Memiliki efek analgesia dengan dosis subanestetik
Aman digunakan untuk pasien dengan malignan hipertermi
Menurunkan kebutuhan oksigen dan tekanan arteri pulmonal
Dapat digunakan untuk induksi pasien dengan hipovolemia
Berikut ini benar, kecuali
Waktu paruh eliminasi propofol 0,5-1,5 jam
Waktu paruh eliminasi etomidat 2-5 jam
Waktu paruh eliminasi ketamin 2-3 jam
Waktu paruh eliminasi midazolam 2-5 jam
Waktu paruh eliminasi diazepam lebih 40 jam
Bagian tubuh yang diinervasi oleh system saraf simpatis namun menggunakan acethylcholin pada post ganglionnya adalah?
Jantung
Paru
Gastrointestinal
Kelenjar keringat
Kelenjar pankreas
Obat yang bekerja di saraf pusat dengan mekanisme sebagai neurotransmitter palsu
Methyldopa
Clonidine
Tricyclic anti depressant
Aminofilin
Gabapentine
Sebutkan nervus cranialis yang merupakan bagian dari saraf parasimpatis
N II, III, V
N I, III, VII
N VII, IX, X
N III,V, VII
c dan d benar
Sebutkan jenis reseptor acethylcholin yang terdapat pada neuromuscular junction
Nicotinic
Muscarinic
Adrenergic
A dan B benar
Semua benar
Manakah dari pernyataan ini yang anda anggap benar
Reseptor preganglion simpatis merupakan jenis nicotinic
Reseptor preganglion parasimpatis adalah jenis muskarinik
Reseptor preganglion simpatis adalah jenis adrenergic
a dan b benar
c dan d benar
Penyebab henti jantung refrakter setelah dilakukan CPR antara lain, KECUALI
Hypothermia
Cardiac tamponade
Thrombosis, ACS
Tension pneumothorax
Alkalosis
Pada penatalaksanaan henti napas tanpa henti jantung ventilasi awal diberikan
1 ventilasi, 5 detik pada dewasa dan 1-2 detik pada anak-anak setiap ventilasi
1 ventilasi, 4 detik pada dewasa dan 1-2 detik pada anak-anak setiap ventilasi
2 ventilasi, 3 detik pada dewasa dan 1-1 ½ detik pada anak-anak setiap ventilasi
2 ventilasi, 2 detik pada dewasa dan 1-1 ½ detik pada anak-anak setiap ventilasi
Secepat mungkin
Cardiac output pada pemberian CPR dapat diperkirakan dengan pemasangan monitor:
SpO2
Sa O2
PeT CO2
NIBP
Ekokardiografi
Penggunaan energi defibrilasi bifasik dibawah ini benar, kecuali
Unstable atrial fibrilasi adalah 120-200 J
Unstable atrial fluter/takikardi adalah 50-100 J
Monomorfik ventricular takikardi adalah 100 J
Polimorfik ventricular takikardi atau ventrikel fibrilasi adalah 120-200 J
Ventrikuler ekstra sistole (VES) adalah 50-100 j
Obat-obatan dibawah ini dapat diberikan melalui ETT, kecuali
Atropine
Vasopressin
Sodium bicarbonate
Nalokson
lidokain
Seorang laki-laki usia 60 tahun dikonsulkan ke poli anestesi. Pasien diencanakan untuk operasi katarak dengan GA. Dari anamnese didapatkan riwayat kencing manis, minum obat gula tidak teratur. Apakah obat yang dihindari saat operasi terkait penyakit dasar pasien? (obat yang menghambat sekresi insulin)
Dobutamin
Terbutaline
Penilefrin
Dopexamin
Epinefrin
Seorang wanita usia 30 tahun dengan BB 100 kg dan TB 155cm datang ke IGD dan didiagnosa dengan appendicitis akut dan direncanakan untuk laparoskopi appendiktomi. Pemeriksaan tambahan wajib yang anda minta sebelum operasi adalah dibawah ini, kecuali
Thoraks foto
EKG
Laboratorium lengkap
Faal paru
Analisa gas darah
Seorang laki-laki usia 50 th dengan riwayat hipertensi kronis sedang menjalani operasi herniotomi di kamar operasi. Pembiusan dilakukan dengan regional anestesi SAB. Durante operasi didapatkan tekanan darah berkisar 160-200/100-120 mmHg. Obat anti hipertensi apa dan berapa dosisnya yang dapat anda berikan durante pembedahan
Nitrogliserin 0,2-0,5 mcg/kg/menit
Nicardipin 0,25-0,5 mg
Esmolol 3-5 mcg/kg/min
Labetalol 1-5 mg
Hydralazine 2,5-5 mg
Seorang wanita usia 65 th dengan BB 80 kg ditemukan lemas dan penurunan kesadaran di rumah. Sebelumnya pasien ada riwayat diare selama 2 hari. Pasien kemudian dibawa ke IGD dan dilakukan pertolongan pertama. Dari pemeriksaan serum didapatkan serum elektroli
Na: 118 mEq/L
Ca: 3,5 mEq/L
Cairan apa yang akan anda berikan untuk pasien tersebut:
NaCl 0,9%
Ringer laktat
Manitol
NaCl 3%
Asering
Berapa jumlah cairan yang anda berikan untuk pasien tersebut
NaCl 0,9% 3000 mL/24 jam
RL 4000 mL/24 jam
Manitol 500 mL/24 jam
NaCl 3% 250 mL/24 jam
Asering 1500 mL/24 jam
Pasien laki-laki, 78 th menjalani operasi reseksi tumor hati dalam anestesi umum. Setelah induksi dan intubasi pemasangan catheter arteri line dan dihubungkan dengan tranducer yang berjarak 20 cm di bawah level jantung, kemudian dilakukan zeroing. Bagaimana gambaran tekanan darah dari arteri line dibandingkan dengan tekanan darah sebenarnya
Lebih tinggi 20 mmHG
Lebih tinggi 15 mmHg
Tidak ada perbedaan
Lebih rendah 15 mmHg
Lebih rendah 20 mmHg
Pasien perempuan 37 tahun dengan riwayat acute intermittent porphiria direncanakan untuk operasi artroskopi lutut dengan anestesi umum. Obat manakah yang menjadi kontraindikasi pada pasien ini?
Fentanyl
Isofluran
Propofol
Etomidate
Sevofluran
Pasien laki-laki 135 kg menjalani operasi laparoskopi cholesistektomi. Anestesi umum dilakukan dengan pemberian pelumpuh otot dan intubasi. Pernafasan pasien dikontrol dengan VT 600 mL, RR 14x/menit dan PEEP 5 cmH2O. tekanan puncak jalan nafas tercatat 50 cmH2O. bagaimana cara menurunkan tekanan puncak jalan nafas tanpa mengurangi jumlah volume ventilasi alveolar?
Meningkatkan laju aliran inspirasi
Menghilangkan PEEP
Mengurangi I:E ratio
Menurunkan VT menjadi 300 dan meningkatkan RR mejadi 28
Mengganti mode ventilasi dari volume control menjadi pressure control
Pasien laki-laki 25 tahun menjalankan operasi diseksi kelenjar getah bening leher dalam anestesi umum. Rumatan anestesi menggunakan gas sevofluran 2.0% dengan campuran FGF menggunakan oksigen 100 mL/menit dan compressed air 900 mL/menit. Nilai FiO2 dari FGF diatas adalah
26%
29%
31%
34%
37%
Aliran udara yang timbul ketika melewati titik sumbatan adalah
Aliran laminar
Aliran undulasi
Aliran stenotik
Aliran turbulens
Aliran linier
Berikut adalah pemahaman yang salah mengenai MAC (Minimum Alveolar Concentration) (Morgan 162-163)
MAC adalah konsentrasi alveolar dengan 100% oksigen yang mencegah respon gerakan pada 50% pasien yang diberikan stimulus standard.
MAC menggambarkan tekanan parsial otak, potensi dari agen inhalasi, dan sebagai standard eksperimental.
Setiap agen inhalasi mempunyai nilai MAC yang berbeda
Pada 0.5 MAC, semua agen inhalasi memberikan efek yang sama terhadap depresi SSP dan depresi miokard
Pada kadar MAC awake yang bernilai 0.3-0.4, pasien membuka mata dengan perintah verbal selama emergence dari anestesia
Seorang wanita, 70 tahun, dengan berat badan 80 kg dibawa ke ruang pulih sadar setelah menjalani operasi laparoskopi kolesistektomi dengan anestesi umum intubasi. Selama operasi digunakan agen sevoflurane, atracurium, dan fentanyl. Obat paska operasi diberikan neostigmine 1.5 mg + sulfas atropine 0.75 mg untuk reversal, dan COX-2 inhibitor untuk analgetik. Ekstubasi dilakukan dalam keadaan sadar baik dan tidal volume yang adekuat. Pada observasi setengah jam kemudian, pasien mulai mengalami penurunan kesadaran dengan nafas pendek-pendek. Hasil BGA menunjukkan pH 7.26, pCO2 65 mmHg, PaO2 109 mmHg dengan O2 nasal 3lpm. Manakah yang paling logis untuk dilakukan selain memberikan bantuan ventilasi? (Morgan 231-232)
Menghangatkan suhu pasien
Memberikan nokoba
Menunggu sampai sadar baik kembali
Memberikan tambahan neostigmine
Memberikan aminophylline
Seorang laki-laki 50 tahun menderita feokromositoma dengan gejala nyeri kepala hebat berulang, hipertensi, berkeringat, dan palpitasi. Pasien dikonsulkan untuk dilakukan reseksi tumor per laparotomi. Manakah diantara berikut, obat yang aman digunakan selama pembiusan : (Morgan 253)
Atracurium
Ketamin
Halothan
Sulfas Atropin
Lidocaine
Pada keadaan apakah reseptor asetilkolin nikotinik mengalami down regulation? (ST 214)
Miastenia gravis
Cedera termal
Guillain-Barre syndrome
Cedera spinal
Imobilitas jangka panjang
Dari berbagai macam obat pelumpuh otot berikut ini, manakah yang tidak mengandung susunan kimia aminosteroid? (Stoelting 209)
Atracurium
Pancuronium
Rocuronium
Vecuronium
Doxacurium
Berikut ini adalah benar mengenai farmakokinetik obat pelumpuh otot: (Stoelting 210)
Onset adalah waktu sejak dimulainya injeksi sampai munculnya depresi dini twitch tunggal
Durasi obat adalah waktu sejak injeksi sampai kembalinya twitch tunggal di atas 95%
Durasi klinis adalah waktu sejak injeksi sampai pemulihan TOF ratio > 0.25
Potensi obat adalah ED95
Index pemulihan adalah waktu yang diperlukan untuk kembalinya twitch tunggal dari 25% - 95%
Terkait dengan pelepasan kalium, pada kasus manakah yang sekiranya aman dalam menggunakan Suksinilkolin ? (Stoelting 220)
Luka bakar derajat 3
Kelainan distrofi muscular
Crush Injury
Atrofi otot skeletal
Cedera kepala
Seorang Wanita 45 tahun dengan luka bakar derajat 2 30% dan derajat 3 10% tanpa trauma jalan nafas dikonsulkan untuk debridement. Diketahui pasien riwayat Hemodialis berulang 1x seminggu dengan lab saat ini Hb 9.6, BUN 68, SK 6.4, SGOT 350, SGPT 460, Kalium 5,2. Manakah obat pelumpuh otot yang lebih aman untuk anda gunakan selama pembiusan? (Stoelting 232)
Atracurium
Rocuronium
Suksinilkolin
Vecuronium
Pancuronium
Usia geriatri yang menjalani pembiusan umum dengan intubasi memiliki bahaya desaturasi yang lebih tinggi dibanding orang muda. Berikut ini adalah fisiologi paru yang bisa menjelaskan, KECUALI: (Stoelting 777)
Penurunan Functional Residual Capacity di bawah Closing Capacity.
Terjadi ventilation perfusion mismatch akibat kebergantungan pada area paru non dependen
Kolaps alveoli pada area dependen mengakibatkan right to left shunt yang sebanding dengan kira-kira 10% cardiac output.
Penutupan airway dan atelektaksis bersumbangsih untuk makin meningkatkan missmatch
Perubahan volume paru menurunkan kaliber jalan nafas akibat efek bronkodilator penggunaan anestesi inhalasi.
Amiodaron termasuk anti aritmia kelas: ‘(Stoelting 371)
1a
1b
2
3
4
Manakah diantara berikut ini yang kurang tepat sehubungan dengan modulasi nyeri nosiseptif ? (Stoelting 708)
Modulasi perifer terjadi karena pelepasan mediator inflamasi pada nosiseptor
Modulasi spinal terjadi karena aksi neurotransmitter pada anterior horn yang memberikan impuls aferen kembali ke nosiseptor perifer.
Modulasi supraspinal terjadi dalam jalur inhibisi descenden dari level batang otak tepatnya daerah Periaquaductal gray matter)
Modulasi kognitif adalah kemampuan pasien mengaitkan pengalaman nyeri dengan kejadian yang lain
Neuropastisitas gambarkan modulasi dinamis impuls neural, berupa sensistisasi pusat.
Berikut manakah yang bukan merupakan kegunaan utama obat anti-kolinergik: (ST 269)
Kombinasi dengan antikolinesterase untuk antagonis pelumpuh otot
Obat premedikasi
Kontraksi otot bilier
Bronkodilator
Anti-bradikardia
Seorang wanita usia 68 tahun, dengan berat badan 50 kg menjalani operasi radikal histerektomi dengan anestesi umum menggunakan agen inhalasi. Sebelum operasi dipasang kateter urine. Produksi urine 60 mL dalam 2 jam pertama. Pada jam ketiga operasi, produksi urine 10 mL dalam satu jam. Salah satu kemungkinan penyebab kondisi tersebut adalah :Morgan 5 hal 631, 643-644
Low flow Desflurane akan meningkatkan akumulasi compound A
High flow Desflurane akan meningkatkan akumulasi compound A
Low flow Sevoflurane akan meningkatkan akumulasi compound A
High flow Sevoflurane akan meningkatkan akumulasi compound A
High flow Isoflurane akan meningkatkan akumulasi compound A
Manakah dari pernyataan berikut yang benar :Morgan 5 halaman 631
Autoregulasi Renal Blood Flow dijaga pada MAP 60-150 mmHg
Angiotensin II akan menyebabkan vasodilatasi sehingga menurunkan RBF
Dopamine dan Fenoldopam akan konstriksi arteriole afferent dan efferent
Sintesis prostaglandin (PGD2, PGE2, PGI2) oleh ginjal merupakan mekanisme protektif selama periode hipotensi sistemik dan iskemia ginjal
Regional Anestesia akan menyebabkan terjadinya peningkatan renal blood flow yang reversible
Seorang wanita berusia 54 tahun dengan berat badan 74 kg menjalani operasi laparoskopi cholesistectomy. Dua jam pertama produksi urine 80 mL. pada jam ketiga perasi produksi urine 30 mL dalam satu jam. Salah satu kemungkinan penyebab kondisi tersebut adalah : Morgan 5 halaman 644
Pneumoperitoneum akan menurunkan kadar aldosterone dalam plasma
Pneumoperitneum akan menurunkan kadar renin dalam plasma
Pneumoperitoneum akan menurunkan kadar ADH dalam plasma
Pneumoperitoneum akan meningkatkan kadar aldosterone dalam plasma
Pneumoperitoneum akan meningkatkan katekolamin release
Perubahan endokrin selama sedasi dan anestesi sehingga menyebabkan respon stress sehingga menurunkan renal blood flow yaitu :Morgan 5 halaman 643
Penurunan kadar renin plasma
Penurunan kadar aldosterone plasma
Penurunan kadar ADH
Penurunan kortisol
Peningkatan Angiotensin II
Manakah dari pernyataan berikut ini yang benar: Morgan 5, hal 644
NSAIDs menurunkan sintesis vasodilatory prostaglandin oleh ginjal sehingga bisa menyebabkan terjadinya AKI
Angiotensin II meningkatkan renal blood flow
ADH meningkatkan renal blood flow
Katekolamin meningkatkan renal blood flow
Aldosterone meningkatkan renal blood flow
Seorang laki-laki berusia 73 tahun direncanakan operasi CITO laparatomi karena dugaan strangulasi pada pukul 23.30. Pasien dengan riwayat infark miocard 1 bulan yang lalu dengan gejala gagal jantung. Tekanan darah saat ini 160/100 mmHg, HR 110x/menit, RR 22x/ menit dan temperatur 38,8̊ C. Pasien diberikan drip nitroglycerin dan diinduksi dengan thiopental dan dilakukan pemasangan ABP dan Central Venous Catheter. Selama operasi terjadi peningkatan tekanan darah dan HR secara gradual. Saat ini HR 130x/menit dan TD 220/140mmHg. Sehingga konsentrasi anestesi inhalasi ditingkatkan. Beberapa saat kemudian irama jantung berubah menjadi ventrikel takikardi dan TD menurun drastis. Dari pengecekan ulang cairan drip infus berlabel nitroglycerin tetapi ampul obat yang ditemukan berlabel epinephrine. Apakah yang harus segera dilakukan?
Memperdalam anestesi inhalasi
Memberikan injeksi lidokain subcutan
Menyiapkan defibrilator
Menyalahkan orang yang menyiapkan obat
Memperbaiki posisi ujung tip CVC.
Faktor yang tidak mempengaruhi preload ventrikel adalah ? (Halaman 369)
Venous return
Blood volume
Intrathoracic pressure
Heart Rate
Ventricle contraction
Efek volatile anesthesi pada uterus dan proses kelahiran adalah (Morg chp 42)
atonia uteri
mempengaruhi kerja oxytocin pada uterus
memperlama second stage
uterine tetany
kelahiran premature
Pernyataan yang paling tepat mengenai cardiopulmonary resuscitation
Cardiopulmonary resuscitation hanya dilakukan pada pasien yang mengalami henti jantung dan napas
Kompresi jalan napas dan ventilasi sebaiknya ditunda sementara waktu untuk melakukan tindakan intubasi
Intubasi sebaiknya tidak menunda ventilasi selama 10 detik
Kompresi dada sebaiknya segera diberikan pada pasien tanpa nadi
Berapapun jumlah penolong, dua kali ventilasi diberikan tiap 30 kompresi (30:2), memungkinkan 2-3 detik untuk masing-masing dua ventilasi
Defibrilasi sebaiknya diberikan dalam waktu berapa lama setelah henti jantung:
3 menit
4 menit
5 menit
10 menit
15 menit
Obat-obatan yang tidak bisa diberikan melalui ETT:
Lidokain
Epinefrin
Atropin
Vasopresin
Natrium bikarbonat
Akses vaskular darurat terpilih pada anak-anak jika kanulasi intravena sulit dilakukan
Kateter vena sentral
Vena seksi
Kateter intraosseus
Intratrakeal
Vena umbilikalis
Yang tidak termasuk dalam emergency cardiac care (ECC) ialah
Aktivasi emergency response system
Advanced life support
Defibrilasi
Ventilasi
Farmakoterapi
Yang tidak termasuk dalam rule of tens and multiples 2010 CPR-ECC Guideline adalah
Memeriksa nadi kurang dari 10 detik
Membebaskan jalan napas dalam waktu 10 detik
Target kompresi dada ialah untuk mempertahankan tekanan CO2 end tidal (PETCO2) lebih dari 10
Target kompresi dada ialah untuk mempertahankan tekanan darah diastolik arteri lebih dari 20
Target kompresi dada ialah untuk mempertahankan saturasi vena sentral (ScvO2) lebih dari 30
Yang tidak termasuk perubahan dalam rekomendasi obat-obatan adalah:
Atropin tidak diberikan pada kasus pulseless electrical activity (PEA)
Atropin tidak diberikan pada kasus asistol
Obat kronotropik dapat ditambahkan sebagai alternatif pada kasus bradikardi tidak stabil
Obat kronotropik dapat ditambahkan sebagai alternatif pada kasus bradikardi simptomatik
Adenosin direkomendasikan pada wide-complex polymorphic tachycardia
Pernyataan yang benar mengenai universal algorith untuk emergency cardiac care pada dewasa ialah
Precordial thump tidak dianjurkan lagi
Epinefrin diberikan sebanyak 1 mg intravena tiap 2-3 menit
Defibrilasi diberikan 1 x untuk pertama kali pada kasus Non-VF/VT
Vasopressin diberikan sebanyak 40 U intravena tiap 3-5 menit
Cardiopulmonary diberikan selama 2 menit
Yang termasuk penyebab reversibel dari henti jantung pada pasien dewasa ialah:
Hipervolemia
Asidosis
Alkalosis
Hiperkalemia
Pneumothoraks terbuka
Yang termasuk komplikasi dari Heimlich maneuver ialah:
Fraktur iga
Obstruksi benda asing
Aspirasi
Cedera saraf
Truma muskuloskeletal
Pernyataan yang paling tepat mengenai anatomi jalan napas
Jalan napas bagian atas meliputi faring, hidung, mulut, dan laring
Struktur faring bermanfaat untuk mencegah aspirasi ke dalam trakea
Faring merupakan struktur fibromuskular berbentuk huruf U yang terletak mulai dari basis tengkorak sampai kartilago krikoid
Laring terdiri dari delapan buah kartilago: tiroid, krikoid, epiglotik, aritenoid, kornikulata, dan kuneiformis
Nervus vagus juga menginervasi atap faring, tonsil, permukaan dalam palatum molle
Efek cedera nervus laringeal yang tepat terhadap suara
Cedera nervus laringeal superior unilateral menyebabkan suara serak
Cedera nervus laringeal rekuren unilateral menyebabkan stridor
Cedera nervus laringeal bilateral akut menyebabkan afonia
Cedera nervus vagus unilateral menyebabkan suara serak
Cedera nervus vagus bilateral menyebabka distress pernapasan
Yang tidak termasuk manajemen jalan napas pada anestesi umum meliputi
Penilaian jalan napas
Preoksigenisasi
Intubasi
Pemasangan oropharyngeal airway
Ekstubasi
Pernyataan yang tepat mengenai penilaian jalan napas
Buka mulut (jarak antara gigi insisor atas dan bawah) 3 jari atau lebih pada pasien dewasa lebih disukai
Upper lip bite test menunjukkan ruang gerak (range of motion) tulang mandibula
Penilaian Mallampati seringkali digunakan untuk menilai ukuran lidah terhadap kavitas oral
Jarak tiromental (jarak antara mentum dan superior thyorid notch) 3 cm atau lebih pada pasien dewasa lebih disukai
Sirkumferensial leher sebesar 27 menunjukkan kesulitan visualisasi glottic opening
Peralatan yang tidak diperlukan pada manajemen jalan napas
Sumber oksigen
Bag mask ventilation
Oksimetri
Monitor tekanan darah dan EKG
Gum elastic bougie
Pernyataan yang tepat mengenai oral & nasal airways:
Setelah pasien dianestesi, tonus otot-otot jalan napas atas menyebabkan lidah dan epiglottis jatuh ke belakang menutupi laring
Pasien yang teranestesi dapat mengalami laringospasme saat instrumentasi jalan napas
Ukuran nasal airway dapat diperkirakan berdasarkan jarak antara nares dan tragus
Nasal airway diperkirakan 2-4 cm lebih panjang dibandingkan oral airway
Pemasangan oral airway dilakukan dengan hati-hati pada pasien yang mengalami fraktur basis kranii
Pernyataan yang tepat mengenai face mask:
Face mask terdiri dari orifice, retaining hooks, dan rim
Rim berfungsi untuk observasi udara ekshalasi dan mengetahui jika terjadi vomitus
Deflasi anesthesia reservoir bag ketika adjustable pressure-limiting (APL) valve tertutup pada umumnya mengindikasikan adanya kebocoran di sekitar sungkup
Tekanan breathing circuit yang rendah dengan pergerakan dada dan suara nafas minimal dapat menandakan kebocoran di sekitar sungkup
Ventilasi tekanan positif dengan sungkup minimal sebesar 20 cmH2O\
Pernyataan yang tepat mengenai preoksigenasi:
Preoksigenasi diberikan sebelum dan selama tindakan pemasangan jalan napas
Oksigen dapat diberikan melalui sungkup muka selama beberapa menit saat induksi anestesi
Preoksigenasi diberikan dengan mempertimbangkan konsumsi oksigen (300-350 ml/menit)
Pasien yang diberikan preoksigenasi akan memiliki cadangan oksigen selama 5-8 menit
Kondisi-kondisi yang meningkatkan kebutuhan oksigen antara lain obesitas morbid
Keuntungan LMA dibandingkan sungkup muka ialah:
Trauma nervus fasialis dan mata lebih sedikit
Kurang invasif
Sangat menguntungkan pada pasien dengan kesulitan intubasi
Tidak memerlukan pelumpuh otot
Trauma gigi dan laring minimal
Permasalahan yang dapat terjadi setelah intubasi
Desaturasi dapat terjadi karena intubasi endobronkhial
Penurunan etCO2 mendadak dapat disebabkan karena malfungsi breathing circuit
Peningkatan etCO2 dapat terjadi sekunder akibat embolus udara paru
Penurunan tekanan jalan napas dapat menunjukkan adanya obstruksi ETT
Peningkatan tekanan jalan napas dapat menunjukkan adanya kebocoran breathing circuit
