NEW
Font size
WorksheetsPTS - Latihan Soal Kerajaan Sriwijaya dan Mataram Kuno
Total questions: 25
Worksheet time: 1hrs 11mins
Berikut ini yang bukan merupakan 4 versi tentang lokasi kerajaan Sriwijaya adalah ....
Palembang
Minangatamwan
Sekitar Aceh
Natuna
Riau
Sumber sejarah Kerajaan Sriwijaya berupa berita India mengatakan bahwa ....
Pada masa Dinasti Tang disebutkan bahwa di pantai timur Sumatra selatan telah berdiri sebuah kerajaan yang disebut She-li-fo-she. Nama kerajan tersebut diidentikkan dengan Sriwijaya
adanya negara Zabag (disamakan dengan Sriwijaya) seperti dikatakan oleh Ibh Hordadbeh
Kerajaan Sriwijaya pernah menjalin hubungan dengan raja-raja dari kerajaan dengan Kerajaan Nalanda, dan Kerajaan Chola.
prasasti yang ditemukan berhuruf pallaw dan bahasa sanskerta
raja Kerajaan Sriwijaya keturunan India
Prasasti berangka tahun 684 M itu menyebutkan tentang pembuatan Taman Srikserta atas perintah Raja Dapunta Hyang dan Dapunta Hyang beristrikan Sobakancana, putri kedua dari Tarumanegara (Linggawarman) adalah prasasti ....
Kedukan Bukit
Telaga Batu
Talang Tuo
Kota Kapur
Ligor
Merupakan prasasti tertua berangka berangka tahun 686 M itu menyebutkan bahwa Kerajaan Sriwijaya berusaha untuk menaklukan Bumi Jawa yang tidak setia kepada Kerajaan Sriwijaya. Prasasti tersebut ditemukan di Pulau Bangka. Adalah prasasti ....
Kedukan Bukit
Telaga Batu
Talang Tuo
Kota Kapur
Ligor
Prasasti Nalanda berisi tentang ....
raja Sriwijaya bernama Dapunta Hyang yang membawa tentara sebanyak 20.000 orang berhasil menundukan Minangatamwan
Prasasti itu menyebutkan tentang kutukan raja terhadap siapa saja yang tidak taat terhadap Raja Sriwijaya dan juga melakukan tindakan kejahatan.
menyebutkan tentang pembuatan Taman Srikserta atas perintah Raja Dapunta Hyang dan Dapunta Hyang beristrikan Sobakancana, putri kedua dari Tarumanegara (Linggawarman)
menyebutkan bahwa Raja Dewa Paladewa berkenan membebaskan 5 buah desa dari pajak untuk membiayai para mahasiswa Sriwijaya yang belajar di Nalanda.
tentang ibu kota Nalanda dengan tujuan untuk mengawasi pelayaran perdagangan di Selat Malaka
Berikut ini yang bukan merupakan faktor kemajuan ekonomi kerajaan Sriwijaya ....
Letak strategis, berada di jalur perdagangan antara India dan Tiongkok
Menguasai jalur – jalur perdagangan, sepeerti Selat Malaka, Selat Sunda, Semenanjung Melayu dan Tanah Genting Kra
Hasil buminya seperti emas, perak, dan rempah – rempah, menjadi komoditas perdagangan yang berharga
Armada lautnya kuat karena menjalin kerjasama dengan armada laut kerajaan di India dan Tiongkok
mempunyai banyak daerah vasal / bawahan
Raja yang berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke wilayah Jambi, yaitu dengan menduduki daerah Minangatamwan.dan mencita-citakan agar Kerajaan Sriwijaya menjadi Kerajaan Maritim adalah ....
Balaputradewa
Dapunta Hyang
Samaratungga
Sanggrama Wijayattunggawarman
Sri Indrawarman
Pada masa pemerintahannya, Kerajaan Sriwijaya mendapat ancaman dari Kerajaan Chola dan berhasil merebut Kerajaan Sriwijaya, terjadi pada masa pemerintahan raja ....
Balaputradewa
Dapunta Hyang
Samaratungga
Sanggrama Wijayattunggawarman
Sri Indrawarman
Kerajaan Sriwijaya mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan raja ....
Balaputradewa
Dapunta Hyang
Samaratungga
Sanggrama Wijayattunggawarman
Sri Indrawarman
Berikut ini yang bukan merupakan faktor keruntuhan kerajaan Sriwijaya adalah ....
Berulang kali diserang kerajaan Colomandala dari India.
Terdesak perkembangan kerajaan di Thailand yang meluaskan pengaruhnya ke arah selatan (semenanjung Malaya).
Mundurnya perekonomian dan perdagangan Sriwijaya karena Bandar-bandar pentingnya sudah melepaskan diri dari Sriwijaya.
Serangan Majapahit dalam upaya penyatuan nusantara tahun 1337 M.
perebutan kekuasaan sesama puta raja (konflik internal kerajaan)
Prasasti Mataram Kuno yang isinya berupa daftar silsilah raja-raja Mataram Kuno yang mendahului Rakai Watukura Dyah Balitung yaitu Raja Sanjaya, Rakai Panangkaran, Rakai Panunggalan, Rakai Warak, Rakai Garung, Rakai Pikatan, rakai Kayuwangi dan Rakai, adalah ....
Canggal
Mantyasih
Kalasan
Kelurah
Kota Kapur
Prasasti yang ditemukan di desa Kalasan Yogyakarta bertuliskan angka tahun 778M, dan ditulis dalam huruf Pranagari (India Utara) serta berbahasa Sansekerta. Isinya menceritakan tentang pendirian bangunan suci untuk dewi Tara dan biara untuk pendeta oleh Raja Pangkaran atas permintaan keluarga Syaelendra serta Panangkaran yang juga menghadiahkan desa Kalasan untuk para Sanggha (umat Budha), adalah prasasti ....
Canggal
Mantyasih
Kalasan
Kelurah
Kota Kapur
Pusat kerajaan Mataram Kuno terletak di Lembah sungai Progo, daerah itu amat subur sehingga rakyat menggantungkan kehidupannya pada hasil pertanian. Daerah ini meliputi daratan sekitar berikut, kecuali ....
Magelang
Muntilan
Sleman
Yogyakarta
Solo
Prasasti yang menceritakan tentang Raja yang memerintahkan untuk membuat pusat-pusat perdagangan serta penduduk disekitar kanan-kiri aliran Sungai Bengawan Solo di perintahkan untuk menjamin kelancaran arus lalulintas perdagangan melalui aliran sungai tersebut. Sebagai imbalannya, penduduk desa di kanan-kiri sungai tersebut dibebaskan dari pungutan pajak, adalah prasasti ....
Mantyasih
Kalasan
Canggal
Wonogiri
Kota Kapur
Berikut ini yang bukan merupakan Candi berocorak Hindu adalah candi ....
Bima
Arjuna
Prambanan
Kalasan
Ratu Baka
Berikut ini yang bukan merupakan candi yang bercorak Buddha adalah candi ....
Sewu
pawon
Mendut
Prambanan
Borobudur
Raja pendiri kerajaan Mataram sekaligus pendiri Wangsa Sanjaya adalah ....
Sri Maharaja Rakai Panangkaran
Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya
Sri Maharaja Rakai Panunggalan
Sri Maharaja Rakai Warak
Sri Maharaja Rakai Garung
Raja yang pada masa pemerintahannya Dinasti Syailendra dari Sumatera menguasai Mataram dan menjadikan raja - raja dari DInasti Sanjaya sebagai raja bawahan adalah raja ....
Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya
Sri Maharaja Rakai Panangkaran
Sri Maharaja Rakai Panunggalan
Sri Maharaja Rakai Warak
Sri Maharaja Rakai Garung
Raja yang berusaha menguasai seluruh Jawa Tengah, namun harus menghadapi wangsa Syailendra yang saat itu menjadi penguasa Mataram Buddha dan kemudian menggunakan taktik menikahi Pramodhawardhani, putri Samaratungga, Raja Mataram dari dinasti Syailendra, adalah raja ....
Sri Maharaja Rakai Panunggalan
Sri Maharaja Rakai Garung
Sri Maharaja Rakai Pikatan
Sri Maharaja Kayuwangi
Sri Maharaja Watuhumalang
Raja ini dikenal sebagai raja Mataram yang terbesar. Ialah yang berhasil mempersatukan kembali Mataram dan memperluas kekuasaan dari Jawa Tengah sampai ke Jawa Timur. Ia dapat naik takhta karena kegagah beraniannya dan karena perkawinannya dengan putri Raja Mataram. Selama masa pemerintahannya, dia sangat memerhatikan kesejahteraan rakyat, terutama dalam hal mata pencaharian, yaitu bercocok tanam, sehingga rakyat sangat menghormatinya, raja tersebut adalah ....
Sri Maharaja Rakai Pikatan
Sri Maharaja Kayuwangi
Sri Maharaja Watukura Dyah Balitung
Sri Maharaja Watuhumalang
Sri Maharaja Rakai Garung
Tiga jabatan penting yang berlaku pada masa pemerintahan Balitung dimana ketiga jabatan itu merupakan tritunggal dan terus dipakai hingga zaman Kerajaan Majapahit diantara sebagai berikut, kecuali ....
Rakryan i Hino
Rakryan i Halu,
Rakryan i Sirikan
Rakryan I ensi
Berikut ini yang bukan merupakan sumber sejarah tentang keberadaan Dinasti Syailendra adalah ....
Prasasti Kalasan
Prasasti Kelurak
Prasasti Ratu Boko
Prasasti Pereng
Prasasti Nalanda
Berikut ini yang bukan merupakan raja dari wangsa/Dinasti Syailendra adalah ....
Bhanu
Wisnu
Indra
Samaratungga
Balaputradewa
Perpindahan kerajaan Mataram Kuno dari Jawa Tengah ke Jawa Timur diperkirakan karena peristiwa ....
banjir bandang
penaklukan kerajaan Kediri
perebutan kekuasaan wangsa Sanjaya
meletusnya Gunung Merapi di Magelang
perpindahan pusat kekuasaan
Raja yang membangun kembali kerajaan Mataram Kuno di Jawa Timur adalah ....
Mpu Tantular
Airlangga
Mpu Sindok
Samaratungga
Dyah Balitung
