WorksheetsPuisi Rakyat 7.1
Total questions: 35
Worksheet time: 1hrs 10mins
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
Berdasarkan pantun di atas, baris yang merupakan sampiran ….
Gembiara hati tiada tara
Nira diolah untuk sedekah
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ....
Tempat tinggal sanak saudara
Mari kita belajar giat
Supaya kelak tidak sengsara
Sedap disantap di kala senja
Riang hati bukan kepalang
Sepeda impian di depan mata
Dibeli ibu di pasar kenari
Senang hati dapat undian
Seperti mimpi siang hari
Beli juga tempoyak durian
Jika kita rajin belajar
Prestasi tinggi mudah diraih
Buah cempedak buah durian
Pergi ke pekan naik sepeda
[…] (1)
[…] (2)
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah …
(2) Senyum saja sudah ibadah
(2) Menyesal kemudian tiada guna
(2) Diperlukan selalu sikap waspada
(2) Untuk menambah sanak saudara
Rumput jadi rakit sederhana
Ringan ada di air tengah
[…] (1)
[…] (2)
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun rumpang tersebut adalah .…
(2) Prestasi pasti akan diraih
(2) Kerja keras dan ibadah
(2) Jangan lupa bersedekah
(2) Mari kita tebalkan iman
1).Mendapat kawan senang rasanya
2).Bila dimasak dan dimakan
3).Tentu boleh kita berkenalan
4).Ikan laut enak rasanya
Larik pantun tersebut akan menjadi pantun yang baik bila disusun dengan urutan . . .
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ...
Pasar modern ada di mall
Ayo kita bergiat belajar
Supaya nilainya maksimal
Tubuhnya tinggi larinya cepat
Riang hati bukan kepalang
Hadiah prestasi akan didapat
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
Banyak orang bertamasya
Mari kita giat belajar
Supaya orang tua bahagia
1).Pohon jati pohon bambu
2).Tumbuh rimbun menjadi pagar
3).Menangis adik di depan . . . .
4).Melihat ibu pergi ke pasar.
Kata yang tepat untuk melengkapi pantun agar bersajak sama dengan larik pertama adalah . . . .
Jalan-jalan ke pinggir pantai
Lihat bulan sedang purnama
............................................
.............................................
Baris yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah . . . .
Siapa dia yang tinggi semampai
Rajin belajar wajib hukumnya
Bisa-bisa sakit perutmu
Minum teh bersama ayah dan bunda
. . .
. . .
Bolehlah kita berjumpa lagi
Kalimat yang tepat untuk melengkapi larik kedua dan ketiga pantun di atas adalah ….
Kalau sedang bermain di ladang
Kalau ada umurku panjang
kalau ada uang banyak
Kalau kita mempunyai umur yang panjang
Wahai pemuda kenali dirimu
Ialah perahu tamsil tubuhmu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat juga kekal dirimu
Tema syair di atas adalah . . . .
dapat mengubah nasib sengsara
karena Tuhan Maha Pemurah
selalu mendengar doa dan pinta
Bait puisi di atas disebut syair dengan alasan berikut, kecuali . . .
(2) Terdiri atas 4 baris tiap bait
(3) Bait pertama dan kedua merupakan sampiran
(4) Tiap baris terdiri dari 8 sampai 8 suku kata
Ciri-ciri syair ditandai oleh nomor . . . .
Perhatikan larik-larik pantun berikut!
Ikan laut enak rasanya
Bila dimasak dan dimakan.
Mendapat kawan senang rasanya
Tentu boleh kita berkenalan.
Variasi bentuk sampiran dari kutipan pantun tersebut adalah . . .
Lihatlah awan biru warnanya,
Ramai berarak seolah berjalan
Berkawan itu enak rasanya,
Kawan lama dilupakan jangan.
Beli duku di pasar minggu,
Jangan lupa membeli baju.
Indahnya dunia persahabatan,
Selamanya tak kan terlupakan.
Maksud dan tujuan dalam struktur pantun disebut ....
Sampiran
Bait
Isi
Lirik
Yang tidak termasuk puisi rakyat..
gurindam
pantun
syair
fabel
Persamaan bunyi pada akhir kata dalam pantun disebut ....
bait
isi
rima
sampiran
Karya sastra yang mencerita kisah yang terdiri dari beberapa bait dan be-rima a-a-a-a disebut ....
syair
pantun
gurindam
cerpen
puisi rakyat yang hanya memiliki 2 baris dalam 1 bait adalah
pantun
syair
gurindam
cerpen
Berikut adalah contoh gurindam yang tepat ...
buah salak buah kedongdong
rasanya asam sebelum matang
buah manggis
buah nangka
Barang siapa mencari ilmu
Maka carilah ke para guru
buah nangka manis rasanya
anak baik tak boleh menangis baik budinya
Dengan ibu jangan durhaka
Supaya Tuhan tidak murka
Isi puisi itu menyatakan bahwa ....
sikap durhaka itu tidak baik
setiap ibu mengharapkan anaknya taat pada Tuhan
Tuhan tidak senang pada orang-orang yang menyakiti orang lain
kita harus berbakti pada ibu agar tidak dimurkai Tuhan
Setelah datang keesokan hari
Baginda berangkat diiringkan menteri
Setelah sampai di istana sendiri
Langsung masuk mendapatkan putri
Berdasarkan isi dan pola rimanya, puisi itu digolongkan ke dalam ....
pantun
syair
gurindam
bidal
Dengan anak janganlah lalai
Supaya boleh naik ke tengah balai
Kata lalai bermakna ....
lengah
santai
malas
lemah
Sungguh indah pintu dipahat
Burung puyuh di atas dahan
Kalau hidup hendak selamat
Taat selalu perintah Tuhan
Rima akhir puisi di atas berpola ....
a - b - a - b
a - a - a - a
b - b - b - b
a - b - c - d
Dari Jakarta, menuju Semarang
Jangan lupa beli sutra
Engkau senang, aku senang
Karena kita memang Saudara
Balasan yang tepat untuk pantun tersebut adalah ....
Buah lengkung enak rasanya
Beli murah di Temanggung
Kita memang bersaudara
Susah senang kita tanggung
Makan gulai di atas batu
Kerasnya batu tak terasakan
Jika boleh aku bertamu
Datang bertamu sambil berjalan
Jika kenyang karena makan
Janganlah lupa akan minumnya
Jika datang dengan ancaman
Akan kuterima dengan gembira
Jika engkau pergi ke Pati
Belikan aku sekilo duku
Jika engkau berbaik hati
Bantulah aku bawakan buku
Sungguh indah pulau Pinang,
banyak kolam juga taman.
Tempat yang pas untuk berenang,
melihat bunga yang tumbuh di taman.
Perbaikan atas kesalahan yang terdapat dalam kutipan pantun tersebut adalah ....
baris pertama dan kedua seharusnya menjadi sampiran
baris ketiga dan keempat seharusnya berupa isi pantun
rima akhir pantun tersebut seharusnya bersajak silang
nama kota di baris pertama seharusnya huruf kecil
Perhatikan gurindam berikut!
Jika hendak mengenal orang yang berilmu
Bertanya dan belajar tiadalah jemu
Maksud dari gurindam di atas adalah.....
orang yang baik dapat dilihat dari kelakuannya dan lihatlah atau contoh orang yang berkelakuan baik.
manfaatkanlah kesempatan jangan bosan untuk belajar dan bertanya kepada orang yang berilmu karena akan banyak mendapat manfaat dan syafaatnya.
banyak-banyaklah menuntun ilmu sampai kau puas.
jangan lelah untuk banyak belajar dan selalu berusaha.
Perhatikan kutipan syair berikut ini!
Hai muda arif budiman
Hasilkan kemudi dengan pedoman
Alat perahumu jua kerjakan
Itulah jalan membetuli insan
Makna isi syair tersebut adalah….
Seseorang yang tidak mempunyai sebuah pedoman
Seseorang yang bijaksana mempunyai pedoman untuk memperbaiki diri
Seseorang yang tidak ingin memperbaiki diri
Seseorang menjalankan perahu dengan sebuah pedoman
Perhatikan gurindam berikut!
Jika kau buat kebaikan dan keburukan,
maka balasan berdasar dari yang dilakukan
Makna gurindam tersebut adalah ….
Orang yang berbuat jahat akan dibalas dengan hukuman yang setimpal
Orang yang berbuat baik akan dibalas dengan pahala berlipat
Setiap perilaku yang kita perbuat, baik dan buruk, akan dibalas setimpal
Janganlah berbuat keburukan kepada sesame karena akan dapat balasan
Perhatikan gurindam berikut!
Jangan hanya pandai di dalam benak,
Namun juga harus pandai di tindak.
Makna gurindam tersebut adalah ….
Seseorang yang pandai pasti bagus juga dalam tindakan
Seseorang jangan hanya pandai dalam pikiran saja tetapi harus cerdas dalam bertindak
Seseorang yang tidak pandai dalam mengambil keputusan pasti tidak pandai dalam bertindak
Seseorang yang pandai secara intelektual akan pandai pula dalam mengambil keputusan
Perhatikan kutipan syair berikut!
Wahai muda kenali dirimu,
Ialah perahu tamsil hidupmu,
Tiadalah berapa lama hidupmu,
Keakhirat jua kekal hidupmu.
Maksud yang terkandung pada kutipan syair tersebut adalah ….
Pemuda dan pemudi wajib mempunyai perahu yang bias menopang hidup mereka
Hidup kita tidak akan lama di dunia ini karena yang kekal hanyalah kehidupan di akhirat
Hidup para pemuda dan pemudi sangatlah singkat sehingga harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya
Kita harus bisa mengenali diri karena hidup kita bagaikan perahu dan hanya sementara dan berakhir di akhirat
Bacalah pantun berikut!
Berakit-rakit kita ke hulu,
Berenang ke tepian;
Bersakit-sakit dahulu,
Bersenang-senang kemudian.
Maksud pantun tersebut adalah….
Jalani hidup dengan instan
Sukses selalu didahului dengan kerja keras
Jalani hidup seperti air mengalir
Berlajar merupakan awal dari kesuksesan
Perhatikan pantun berikut ini!
Pergi ke laut membawa jala,
Jala ditebar sambil mengingat;
Meski hidup banyak kendala,
Haruslah kita selalu semangat.
Isi pantun tersebut adalah …
Janganlah putus asa dengan nasib yang telah digariskan.
Jika kita berusaha dengan keras, maka cita-cita akan tercapai.
Kita harus selalu membantu sesama manusia agar hidup kita jadi bahagia.
Meski kehidupan banyak cobaan dan aral melintang, kita tidak boleh menyerah, kita harus tetap semangat berjuang.
Bacalah pantun berikut!
Berlayar masuk muara kedah,
Patah tiang timpa kemudi;
Sekuntum bunga terlalu indah,
Sekalian kumbang asyik berani.
Makna kata yang bercetak miring pada pantun tersebut adalah . . . .
Bergerak maju
Meregangnya jarak
Bagian permukaan alam
Tempat berakhirnya aliran
