WorksheetsPANCASILA TK.1 AKFAR ALISHLAH
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Sila kedua pancasila yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab mengandung pengertian bahwa
keadilan akan menjamin terciptanya kedamaian
seluruh manusia merupakan mahkluk yang beradab dan memiliki keadilan yang setara di mata Tuhan
kemanusiaan yang menempatkan manusia sebagai pusat alam semesta
kemanusiaan bangsa Indonesia berasal dari paham-paham Barat yang masuk ke Indonesia
manusia diciptakan untuk saling mengenal bukan saling berperang
Pada saat ini masih penerapan sila kedua dari Pancasila di negara kita masih sangat kurang Hal tersebut tercermin dari
Penghinaan terhadap simbol-simbol negara dalam demonstrasi
Upaya pembungkaman aspirasi masyarakat melalui UU
Pelanggaran HAM dan kerusuhan akibat isu SARA
Tindakan vandalisme para suporter sepak bola
Kurangnya kepedulian masyarakat terhadap korban banjir dan gempa bumi di berbagai wilayah
Dalam pemahamanan "Ketuhanan" dalam Pancasila, kita tidak menggunakan nama Yahweh orang Yahudi, Elohim orang Israel, Allah S.W.T orang Islam, Puang Matua orang Toraja, atau Uis Neno orang Timor, karena
Mengikuti konsep dari Arab
Mengikuti konsep dari Yunani Kuno
Strategi kebudayaan untuk mencapai kemajuan kemanusiaan
Memadukan tradisi Hindu, Buddha, dan Islam di Nusantara
Dengan menyebut “Tuhan”, maka suku-suku bangsa Indonesia dapat sepakat dalam menyebut Sang Pencipta
Salah satu wujud dari sila Persatuan Indonesia yaitu sifat rela berkorban. Rela berkorban dalam pemahaman dapat diartikan sebagai
Mengorbankan sebagian besar harta dalam perjuangan bernegara
Kesediaan dan keikhlasan memberikan sesuatu yang dimiliki atau melakukan sesuatu untuk kepentingan bersama
Mendaftar sebagai tentara, polisi, dan pegawai negeri
Mengutamakan kepentingan partai politik dan pemerintahan
Membela negara secara rahasia dan intelejen
Konsep demokrasi dalam Pemilu yang diterapkan di Indonesia adalah demokrasi langsung dan demokrasi perwakilan. Masing-masing contoh dari demokrasi langsung dan demokrasi perwakilan yaitu
Demokrasi langsung memilih Gubernur, demokrasi perwakilan memilih anggota DPRD/DPR-RI
Demokrasi langsung memilih Gubernur, demokrasi perwakilan memilih Presiden/Wakil Presiden
Demokrasi langsung memilih Presiden/Wakil Presiden, demokrasi perwakilan memilih Ketua Mahkamah Agung
Demokrasi langsung memilih Ketua DPR, demokrasi perwakilan memilih Walikota
Demokrasi langsung memilih Ketua KPK, demokrasi perwakilan memilih anggota DPRD/DPR-RI
Presiden Amerika Serikat ke-16 Abraham Lincoln memiliki satu ungkapan terkenal mengenai konsep demokrasi, yaitu suatu pemerintahan
berjalan sebagaimana yang dikehendaki oleh Tuhan
mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi dan golongan
yang menghindari kekuasaan absolut dengan membatasi kekuasaan seorang pemimpin atau raja
yang dapat melakukan apapun demi mempertahankan kekuasaan
dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat
Dalam konteks Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan, maka sila kedua akan diterapkan dengan
mengutamakan keselamatan warga
mengedepankan pendekatan humanis dalam bidang pendidikan dan kesehatan
tidak mengganggu integrasi nasional
mengembalikan fungsi ilmu pengetahuan untuk kemanusia, bukan untuk kepentingan kelompok atau lapisan tertantu
mengedepankan pemahaman bahwa semua demi keluarga
Hari ini definisi korupsi bukan sekedar 'memakan uang rakyat', namun lebih luas dari itu, yaitu
membawa dan mengedarkan uang hasil pencurian
mengelabuhi aparatur penegak hukum
bekerjasama untuk mencapai tujuan dari kelompok
menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi, kelompok, atau golongan tertentu
mengutamakan kedekatan kekeuargaan dalam mengangkat pejabat negara
Di bawah ini yang termasuk nilai-nilai anti korupsi yaitu
disiplin
peduli lingkungan
bersuka-cita
jujur
semangat
Ada konsep ilmu sosiologi bahwa, semakin tinggi kekuasaan seseorang maka makin tinggi juga peluang seseorang untuk menyahgunakan kekuasan (power tend to corrupt, absolute power tend to absolute corrupt). Contoh penyelahgunaan kekuasaan pada dunia pendidikan yaitu
Dosen berangkat dan pulang bekerja menumpang pada mobil mahasiswanya
guru memberikan nilai raport siswa secara asal-asalan
Ketua RT membagikan Kartu Indonesia Pintar secara merata kepada warga sesuai dengan ekonominya
rektor yang melakukan plagiasi namun artikelnya tetap dimuat oleh jurnal di kampus tempat rektor menjabat
Pungutan dana sumbangan pendidikan sesuai kesepatakan komite sekolah
