WorksheetsULANGAN HARIAN FABEL
Total questions: 20
Worksheet time: 2hrs 40mins
Suatu pagi nenek dan kakek pergi ke hutan. Di sana mereka mencari kayu bakar. Ketika sedang asyik mencari kayu bakar, sang nenek berseru. Ia melihat seekor burung terjatuh dari pohon. Ia terluka.
Berdasarkan kutipan cerita di atas, latar yang digambarkan adalah ...
Rumah
Tempat Burung
Hutan
Pegunungan
Fabel merupakan salah satu teks narasi yang menceritakan tentang kehidupan binatang yang menggambarkan budi pekerti manusia dan memiliki nilai moral. Dari pernyataan tersebut, fabel bersifat ....
nonfiksi
kenyataan
berdasarkan peristiwa
fiksi
Berikut ini kata-kata yang sering digunakan dalam cerita fabel, kecuali ....
Pada zaman dahulu kala
Pada suatu hari
Peristiwa itu
Alkisah
Jenis fabel memiliki ciri cerita yang sangat pendek, temanya sederhana, isinya biasanya berupa petuah atau nasihat, dan memiliki sifat hewani yang sangat lekat (tidak mengenakan pakaian, dan latar tempat habitat aslinya) disebut fabel ...
tradisional/alami
modern
fiksi ilmiah
nonfiksi
Perbedaan mendasar antara fabel dan cerita fantasi adalah terletak pada ...
alur
tema
tokoh
latar
Akhirnya, induk Domba berhasil menyelamatkan anak-anak Domba dari cengkraman Si Serigala jahat. Serigala itu tewas karena kerakusannya.
Pernyataan di atas sering digunakan pengarang pada tahap ...
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Penggunaan bahasa fabel sering dijumpai kata keterangan yang digunakan untuk menggambarkan ....
penampilan fisik dan watak tokoh
latar waktu, tempat dan suasana
peristiwa yang dialami tokoh
pesan moral dan budi pekerti
Berikut ini pernyataan yang tepat untuk digunakan pada bagian klimaks dalam sebuah fabel adalah ....
Cici akhirnya mengetahui ternyata neneknya dimangsa oleh si Kucing yang jahat. Ia berniat membalas dendam
Di sebuah rumah manusia, hiduplah Cici si Cicak bersama dengan neneknya
Cici si Cicak yang cerdik selalu membantu neneknya bekerja, baik di dalam maupun di luar sarangnya.
Akhirnya, kedua binatang salig bermusuhan itu sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan
Berikut ini yang termasuk kalimat aktif adalah ...
Ternyata, Nenek si Cici dimangsa oleh si Kucing
Si kucing selalu dimusuhi Cici
Setiap hari, Cici membantu neneknya bekerja
Akhirnya, si Kucing dimaafkan oleh si Cici
Siang hari itu suasana di hutan sangat terik. Tempat tinggal si Kancil, Gajah, dan lainnya seakan terbakar. Kancil kehausan. Dia berjalan-jalan mencari air.
Pernyataan di atas adalah termasuk ke dalam tahap ....
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Siang hari itu suasana di hutan sangat terik. Tempat tinggal si Kancil, Gajah, dan lainnya seakan terbakar. Kancil kehausan. Dia berjalan-jalan mencari air.
Dari cerita di atas, latar tempat adalah...
Hutan
Rumah
Jalan
Kebun
“Kura-kura melukis pemandangan gunung.”
Kalimat pasif yang tepat dari pengubahan kalimat aktif tersebut adalah ....
”Gunung itu terlukis oleh kura-kura.”
”Pemandangan gunung terlukis dengan kura-kura.”
”Kura-kura melukis pemandangan gunung.”
”Pemandangan gunung itu dilukis oleh kura-kura.”
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Walupun Sang Kura-kura dan Elang jarang bertemu karena Sang Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan Sang Elang lebih banyak terbang, namun, tidak menghalangi Sang Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, Sang Kura-kura.
Kata sandang dalam teks fabel tersebut adalah ....
Sang
Si
Kura-kura
Elang
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Merasa dipermainkan, Beruang pun marah dan berkata, “Awas kamu, Cing! Tidak akan kumaafkan! Beruang pun turun dengan menjatuhkan dirinya sambil tetap memeluk pohon. Oleh karena itu, sampai sekarang jika Kucing buang kotoran, ia akan membuat lubang dan menutupnya kembali. Hal itu dilakukan agar kotorannya tidak dimakan Beruang. Sementara itu, Beruang bisa memanjat pohon, tetapi ketika turun ia akan memerosotkan badannya ke bawah.
Karakter tokoh Beruang pada kutipan fabel tersebut adalah....
Pendendam
Penyayang
Pemaaf
Mempermainkan
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.
Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah...
Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya
Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat
Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil
Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekalipun
Seekor kepompong menangis dan bersedih di sebuah pohon yang sudah tumbang. "Hu hu ... betapa sedihnya kita, diterjang badai tapi tak ada satu pun tempat yang aman untuk berlindung...hu hu!" ratap Sang Kepompong.
Kepompong menangis karena ...
pohon yang tumbang
tidak ada tempat berlindung
diterjang badai
diterjang angin topan
Dari balik tanah, muncullah seekor semut. Dengan sombongnya, ia berkata, "Hai Kepompong. Lihatlah aku. Aku terlindungi dari badai kemarin, tidak seperti kau yang ada di atas tanah."
Watak Semut dalam cerita adalah ....
baik hati
peduli
sombong
suka mengejek
"Tolong, tolong! Aku terjebak di lumpur hidup. Tolong!" teriak Si Semut.
Teks tersebut termasuk jenis kalimat ....
perintah
tidak langsung
langsung
larangan
Si Kupu-kupu akhirnya menolong Si Semut. Semut pun selamat. Ia berjanji tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan.
Amanat dalam teks tersebut adalah....
Janganlah mudah memaafkan kesalahan orang
Tolong-menolonglah dalam keburukan
Janganlah menghina ciptaan Tuhan
Balaslah keburukan dengan kebaikan
Pada zaman dahulu, ada sebuah gunung yang sangat tinggi. Para penduduk setempat menamakannya Gunung Tikus. Orang-orang mengisahkan cerita yang aneh tentang penamaan gunung ini.
Unsur intrinsik yang tidak tampak pada cuplikan dongeng di atas adalah ....
penokohan
tema
latar
amanat
