NEW
Font size
Worksheets(MAR) Pertemuan 4
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Pasien X didiagnosis mengalami AIDS sejak 1 tahun yang lalu dan aktif mengkonsumsi obat Tenofovir + Lamivudine + Evafirens. Manakah dibawah ini yang bukan tujuan terapi pada pasien?
HIV RNA < 200 kopi/ml
Mencegah komplikasi dan penyakit komorbid
CD4 >200 kopi/ml
Mencegah penularan HIV
Mencegah komplikasi dan komorbid
Seorang pasien baru saja didiagnosis AIDS dan diberikan obat regimen utama terapi yang terdiri dari kombinasi Tenofovir + Lamivudine + Evafirens. Namun setelah seminggu mengkonsumsi obat pasien mengalami alergi berat, setelah ditelusuri ternyata pasien mempunyai alergi terhadap tenofovir. Obat apakah yang direkomendasikan untuk mengganti tenofovir?
Zidovudin
Efavirens
Nefirapin
Ritonavir
Lopinavir
Salah satu regimen terapi dari HIV/AIDS adalah obat yang menyebabkan resiko efek samping hepatotoksik paling tinggi?
Evefirens
Zidovudin
Nevirapine
Tenofovir
Lamivudin
Seorang pasien didiagnosis HIV dengan kadar CD4 > 200 sel/mm3 dan belum mendapatkan regimen pengobatan HIV karena belum siap memulai pengobatan. Namun beberapa bulan setelahnya pasien didiagnosa TB dengan nilai CD4 pasien adalah < 50 sel/mm3. Bagaimanakah regimen pengobatan pasien tersebut?
Terapi ART dimulai setelah 2 minggu terapi dengan OAT
Terapi ART dimulai setelah 5 minggu terapi dengan OAT
Terapi ART dimulai setelah 8 minggu terapi dengan OAT
Terapi ART dimulai sesegera mungkin
Regimen terapi ART dan OAT dimulai secara bersamaan
Seorang pasien datang ke apotek dengan keluhan kedua mata merah , kelopak mata membengkak dan hidung berair. Kemudian pasien meminta rekomendasi obat dari apoteker. Obat apa yang dapat diberikan kepada pasien?
Eritromisin salep 0,5%
Kloramfenikol salep 1%
Tetrahidrozolin tetes mata dan loratadine
Loratadine
Timolol tetes mata
Seorang anak mengalami sakit mata karena tertular oleh temannya disekolah. Keluhan sakit mata pada anak terjadi pada mata kiri dan disertai kerak kuning yang membuat anak sulit membuka mata saat pagi hari. Obat apakah yang sebaiknya diberikan kepada anak?
Timolol tetes mata
Tetrahidrozolin tetes mata
Eritromisin salep 0,5%
Ceterizin dan tetrahidrozolin
Pilokarpin
Seorang pasien perempuan berusia 20 tahun sedang dirawat dirumah sakit karena sudah dua hari mengalami diare yang disertai darah dan lendir. Selain itu suhu tubuh pasien mencapai 390 C. Dokter mendiagnosis bahwa pasien menderita diare akibat infeksi E.Coli. Antibiotik apakah yang direkomendasikan kepada pasien?
Azitromisin
Kloramfenikol
Levofloxacin
Klindamisin
Sefixime
Seorang pasien memiliki riwayat penggunaan antibiotik untuk mengatasi keluhan infeksi saluran kemih (ISK). Namun dua hari setelah sembuh dari ISK pasien mengeluhkan diare dan nyeri pada perutnya. Setelah ke dokter pasien diduga mengalami diare akibat infeksi C. difficile. Apakah lini terapi pertama yang diberikan kepada pasien?
Vankomisin
Siprofloxacin
Metronidazole
Tetrasiklin
Azitromisin
Antibiotik manakah yang direkomendasikan kepada pasien?
Sefadroxil
Sefalexin
Sefuroxim
Sefixim
Seftriaxon
Seorang anak mengalami diare akibat infeksi Shigella kemudian diberikan antibiotik azitromisin 500 mg tiga kali sehari dan menjalani pengobatan rawat jalan. Namun seringkali antibiotik dikonsumsi 30 menit melebihi jadwal minum obat dan diare anak tidak kunjung sembuh. Apakah alasan yang tepat terkait gagalnya terapi antibiotik ini?
Azitromisin termasuk dalam antibiotik time dependent
Azitromisin termasuk dalam concentration dependent antibiotik
Resistensi azitromisin
Tidak diberikan obat simtomatik lainnya
Antibiotik tidak diberikan secara kombinasi
