wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UC TO UKOMNAS D3_13321

Total questions: 180

Worksheet time: 2hrs 15mins

Name
Class
Date
1.
Seorang pasien puskesmas datang ke pojok gizi dengan keluhan sariawan berat. Pelaksana gizi (TPG) kemudian melakukan pemeriksaan klinis pada pasien, dan menemukan gejala angular stomatitis dan cheilosis pada bagian mulut pasien. Gejala defisiensi zat gizi apakah yang ditunjukkan dengan tanda-tanda klinis tersebut
a)
Defisiensi zat besi berat
b)
Defisiensi B2, B6 dan niacin
c)
Defisiensi vitamin C
d)
Defisiensi Yodium
e)
Defisiensi vitamin D
2.
Seorang ahli gizi di Puskesmas Genuk Kota Semarang akan menyusun laporan tahunan untuk menghitung prevalensi kasus gizi buruk. Data yang didapatkan adalah kasus gizi buruk bulan Januari sampai Juni didapatkan 8 kasus tahun lalu pada bulan Juli sampai Desember dari data operasi timbang ditemukan 12 kasus baru anak dengan status gizi buruk. Data Seluruh balita di Wilayah Kerja Puskesmas (S) adalah 760 balita. Berapakah Prevalensi Gizi Buruk di Wilayah Kerja Puskesmas Genuk ?
a)
0.011
b)
0.015
c)
0.026
d)
0.4
e)
0.6
3.

Ny Mn datang ke pojok gizi Puskesmas Pekunden kota Semarang, Dilakukan Pengumpulan data didapatkan data Antropometeri BB = 60 Kg ,TB = 155 Cm , Aktivitas sedang. Ahli Gizi akan menghitung kebutuhan zat gizi energy untuk NY Mn. Apakah Data yang masih dibutuhkan ?

a)

Sosial Ekonomi

b)

Kebiasaan makan

c)

Riwayat penyakit

d)

Umur

e)

Pekerjaan.

4.
Seorang anak datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan. Setelah diperiksa terdapat tanda kulit tampak kering dan bersisik, terdapat bercak bitot dan xerotis kornea. Dari data yang didapat akan dilakukan intervensi sesuai dengan masalah yang terjadi pada anak tersebut. Masalah gizi apa yang dialami anak tersebut
a)
Kekurangan Vitamin A
b)
Kekurangan Vitamin C
c)
Kekurangan Vitamin D
d)
Kekurangan Vitamin E
e)
Kekurangan Vitamin K
5.
Tuan X adalah penganut agama Advent. Ada beberapa pantangan makanan yaitu tidak boleh makan udang atau minum teh dan kopi. Orang tersebut dikelompokkan sebagai Vegetarian. Apakah kelompok vegetarian yang dianut oleh orang tersebut
a)
Vegan
b)
Lacto Vegan
c)
Ovo vegan
d)
Lacto ovo vegan
e)
Fruitarian
6.
Mahasiswa gizi membeli ikan segar seberat 200 gram, diketaui angka bjdd ikan 80, jumlah kandungan protein per 100 gram ikan adalah 17 gram. Berapa jumlah protein ikan segar yang dimakan?
a)
13,6gr
b)
16,3 gr
c)
18, 6 gr
d)
22,7 gr
e)
27.2 gr
7.
Pada penelitian Eikjman dilaporkan bahwa anak ayam mengalami kejadian tidak mampu menopang tubuhnya atau mengalami kelayuhan otot kakinya karena diberikan makanan sisa narapidana, penyebabnya karena makanan yang diberikan tersebut sangat sedikit mengandung senyawa yang dibutuhkan untuk otot kaki ayam tersebut. Apa nama zat gizi tersebut?
a)
Karbohidrat
b)
Protein
c)
Mineral ca
d)
Vitamin B1
e)
Niasin
8.
Kejadian penyakit gondok di Nigeria karena konsumsi tinggi Ubi ketela, dilaporkan adanya senyawa goitrogenik dalam ketela tersebut. Apa nama senyawa tersebut?
a)
Pati
b)
Selulosa
c)
HCN (asam sianida)
d)
Asam Phitat.
e)
Asam Oksalat.
9.
Pada pelayaran yang dilakukan oleh James Link dilaporkan hampir separuh pelautnya meninggal dunia karena pangan yang dikonsumsi para pelautnya merupakan makanan awetan, dari separuh yang masih bisa bertahan hidup setelah sampai di suatu pulau mengkonsumsi buah sitrus ternyata sembuh dari tanda tanda kekurangan zat gizi tersebut dan sembuh. Apa nama zaat gizi tersebut?
a)
Vitamin B1
b)
Vitamin C (asam ascorbat)
c)
Niasin
d)
Asam piridoksin.
e)
Asam folacin
10.
Standar ini berisi rincian dan macam jumlah rempah dalam berat bersih mentah untuk setiap resep masakan. Standar apa yang dimaksud?
a)
Standar makanan
b)
Standar bumbu
c)
Standar resep
d)
Standar porsi
e)
Standar kualitas makanan
11.
Seorang tenaga pengolah makanan di Instalasi Gizi sebuah Rumah Sakit sedang melakukan pengolahan lauk untuk diet Rendah Lemak untuk mempertahankan rasa asli dari makanan dan bumbu-bumbunya. Teknik yang digunakan menggunakan panci yang berlapis dimana panci bawahnya berisi air yang direbus sedang lapisan atasnya berlubang untuk memberi kesempatan uap air masuk melalui lubang tersebut. Teknik pengolahan apa yang digunakan tenaga pengolah itu?
a)
Boiling
b)
Stewing
c)
Steaming
d)
Poaching
e)
Deep frying
12.
Sayuran buncis yang akan dikalengkan akan melewati proses dengan tujuan untuk memperbaiki warna dan menghilangkan rasa mentah. Proses apakah yang dimaksud?
a)
Blancing
b)
Glanzing
c)
Thawing
d)
Exhausting
e)
Pasteurisasi
13.
Kejadian anak gagal tumbuh sehingga mengalami wasting atau stunting karena mengkonsumi nasi kecap atau nasi garam atau nasi lauk indomi, terdapat senyawa asam amino yang kurang dalam nasi sehingga perlu ditambahan makanan yang mengandung tinggi asam amino yang kurang dalam nasi, sehingga makanan tersebut memiliki protein sempurna. Asam amino apakah yang dimaksud?
a)
Lisin.
b)
Valin.
c)
Metionin.
d)
Triptopan
e)
Leusin.
14.
Kejadian anak gagal tumbuh sehingga mengalami wasting atau stunting karena mengkonsumi nasi kecap atau nasi garam atau nasi lauk indomi, terdapat senyawa asam amino yang kurang dalam nasi sehingga perlu ditambahan makanan yang mengandung tinggi asam amino yang kurang dalam nasi, sehingga makanan tersebut memiliki protein sempurna.Namun nasi atau beras juga memiliki tinggi asam amino tertentu yang dapat dipadukan dengan sumber asam amino dari lauk nabati sehingga menjadi protein lengkap. Asam amino apakah yang dimaksud?
a)
Lisin.
b)
Valin.
c)
Metionin.
d)
Triptopan
e)
Leusin.
15.
Kasus penyakit pelagra berdasarkan penelitian Marzani (tahun1810) karena konsumi makanan jagung, dimana didalam jagung terebut memiliki vitamin larut air yang rendah sehingga menimbulkan penyakit tesebut. Vitamin B apakah yang dimaksud?
a)
Biotin
b)
Niasin
c)
Asam pantotenat.
d)
Tiamin
e)
Riboflavin
16.
An. N, laki-laki, berusia 5 tahun dirawat di bangsal anak RSUD A karena mengeluh bengkak seluruh tubuh sejak 3 hari lalu. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan albumin 1,1 g/dl, kolesterol 659 mg/dl dan protein urin 500 mg/dl. Diagnosa dokter atas pasien tersebut adalah Nefrotik Sindrom. Apa alat skrining yang sesuai untuk mengidentifikasi risiko malnutrisi pasien tersebut?
a)
Strong Kids
b)
Mini Nutrition Assessment (MNA)
c)
Nutrition Risk Screening (NRS) 2002
d)
Malnutrition Screening Tools (MST)
e)
Malnutrition Universal Screening Tools (MUST)
17.
Data pengkajian gizi dapat diperoleh melalui wawancara/interview, termasuk interview khusus seperti recall 24 hours, food frequency questionnaire atau house hold food record. Termasuk kategori apakah data pengkajian gizi tersebut?
a)
Riwayat klien
b)
Pemeriksaan fisik terkait gizi
c)
Laboratorium
d)
Antropometri
e)
Riwayat Gizi
18.
Standar makanan rumah sakit menggunakan makanan sehari-hari yang beraneka ragam, bervariasi dengan bentuk, tekstur dan aroma yang normal diberikan pada pasien yang tidak memerlukan diit khusus dalam bentuk mudah dicerna dan tidak merangsang saluran cerna. Apakah standar makanan rumah sakit tersebut?
a)
Makanan biasa
b)
Makanan lunak
c)
Makanan saring
d)
Makanan cair jernih
e)
Makanan cair penuh
19.
Tn X usia 37 tahun datang ke Poli Gizi suatu RS. Ahli Gizi melakukan asesmen antropometri. Berat badannya ditimbang yaitu 76 Kg dan diukur tinggi badannya 167 cm. Apakah status gizi Tn X berdasarkan data antropometri tersebut?
a)
Status gizi kurang
b)
Status gizi normal
c)
Status gizi baik
d)
Overweight
e)
Obesitas
20.
An. T datang kerumah sakit dengan keluhan bengkak seluruh tubuh dan didiagnosis sindroma nefrotik. Dari data kebiasaan makan pola makan 3 kali sehari, setiap kali makan selalu ada kerupuk, pasien jarang mengkonsumsi buah dan sayur. Setiap hari An. T jajan Sosis 5 – 10 buah dan makanan ringan seperti chiki 3 – 5 bungkus. Masalah gizi dari domain intake apa yang terjadi pada An T ?
a)
Kelebihan asupan energi
b)
Kelebihan asupan natrium
c)
Kelebihan asupan kabohidrat
d)
Kelebihan asupan protein
e)
Kelebihan asupan cairan
21.
Seorang ibu hamil sangat rentan kekurangan kalsium oleh karena itu bagi ibu hamil disamping mengikuti diet untuk ibu hamil juga mulai trimester pertama mendapat suplemen tablet kalsium yang dikonsumsi tiap hari. Apa dampak jika kekurangan mineral tersebut ?
a)
Gangguan buang air besar
b)
Gangguan pencernaan
c)
Gangguan koagulasi
d)
Gangguan menelan
e)
Gangguan tidur
22.
Seorang laki-laki usia 50 tahun, BB 60 kg, telah 7 hari dirawat di RS karena menderita luka bakar derajat III pada daerah kepala, leher dan tubuh bagian depan. Diberikan makanan lunak, namun daya terima makan hanya 45% sehingga BB turun menjadi 57,6 kg. Evaluasi apakah yang harus dilakukan agar daya terima makan pasien menjadi baik ?
a)
Rute pemberian makanan
b)
Kebutuhan zat gizi
c)
Bentuk Makanan
d)
Variasi makanan
e)
Jenis makanan
23.
Seorang anak laki-laki berumur 10 tahun dengan tinggi badan 140 dan berat badan 27 kg dirawat di ruang anak dengan diagnosa dokter menderita pnemonia, hasil assessment gizimenunjukkan pasien mengeluh mual, napsu makan menurun, batuk-batuk dan resiko kemungkinan terjadi aspirasi. Apa bentuk makanan yang tepat untuk kasus tersebut ?
a)
cair jernih
b)
cair penuh
c)
cair kental
d)
saring
e)
biasa
24.
Pasien perempuan berusia 45 th masuk rumah sakit dengan data kajian gizi IMT 27 kg/m2, tekanan darah 145 / 90 mmHg , Na 134 mg/dl, kolesterol total 360 mg/dl. Pasien tidak sayur dan jarang konsumsi buah serta suka makan makanan yang berlemak (gorengan dan masakan bersantan). Apa prioritas masalah gizi yang harus ditangani pada kasus tersebut ?
a)
Pola makan makan yang salah
b)
Kelebihan asupan natrium
c)
Kelebihan berat badan
d)
Dislipidemia
e)
Hipertensi
25.
Seorang laki-laki berumur 45 tahun di rawat RS dengan diagnosa kanker kolon, tindakan medis yang akan dilakukan adalah operasi dua hari yang akan datang, sedangkan diet yang diberikan adalah diet rendah sisa I. Bahan makanan sumber protein apa yang boleh diberikan ?
a)
Telur ayam
b)
Daging
c)
Tempe
d)
Tahu
e)
Ikan
26.
Kebutuhan tubuh akan mineral Zn sebenarnya hanya sedikit (6 mg/hari untuk orang dewasa), namun peranannya sangat penting bagi tubuh. Apa dampak kekurangan mineral tersebut ?
a)
Hypogonadisme
b)
Hypoglikemia
c)
Hypoksemia
d)
Hypokinesia
e)
Hypoksia
27.
Ada beberapa mineral yang fungsinya untuk mempertahankan fungsi normal atau mencegah kerusakan gigi, sehingga perlu ditambahkan didalam produk pasta gigi. Mineral apakah yang diperlukan ?
a)
Magnesium
b)
Cromium
c)
Kalsium
d)
Fospor
e)
Fluor
28.
Seseorang pasien didiagnosa dokter mengalami hiperurisemia, oleh ahli gizi dianjurkan minum air putih 2 gelas lebih banyak dari kebutuhan normal. Apa tujuan anjuran tersebut ?
a)
Menurunkan produksi dan ekskresi asam urat
b)
Meningkatkan produksi asam urat
c)
Meningkatkan ekskresi asam urat
d)
Menurunkan produksi asam urat
e)
Menurunkan ekskresi asam urat
29.
Seorang laki-laki berumur 10 tahun didiagnosa menderita pnemonia, hasil assessment gizi pasien mengeluh mual, napsu makan menurun, batuk-batuk dan resiko kemungkinan terjadi aspirasi. Apa bentuk makanan yang diberikan ?
a)
cair jernih
b)
cair penuh
c)
cair kental
d)
saring
e)
biasa
30.
Seorang perempuan umur 45 tahun berat badan 55 kg dan tinggi badan 165 cm dirawat di rumah sakit dengan diagnosa Pnemonia,berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi gizi ditemukan pada hari keempat perawatan mengalami penurunan asupan makan dari 90 % menjadi 60 % dari hari sebelumnya. Apa tindak lanjut yang harus dilakukan untuk kasus diatas ?
a)
Mengulang Assesment gizi
b)
Merubah diagnosa gizi
c)
Melanjutkan intervensi gizi
d)
Merubah intervensi gizi
e)
Merujuk ke petugas lain
31.
Seorang wanita umur 45 tahun, tinggi badan 160 cm dan berat badan 54 kg, pasien di diagnosa menderita Penyakit Ginjal Kronis dengan terapi hemodialisa. Berapa gram protein yang harus diberikan untuk kasus diatas ?
a)
32,4 – 37,8 gr
b)
43,2 – 54,0 gr
c)
59,4 – 64,8 gr
d)
75,6 – 81,0 gr
e)
86,4 - 91,8 gr
32.
Seorang laki-laki berusia 60 tahun, masuk RS dengan keluhan mual, lemas, punggung dan perut terasa nyeri, berat badan 6 bulan terakhir mengalami penurunan sebesar 10 % dari berat badan sebelumnya, sering mengkonsumsi makanan bersantan, dan di goreng. Hasil USG ada sumbatan pada saluran empedu. Elemen skrining gizi apakah yang menentukan bahwa klien di atas berisiko malnutrisi?
a)
Diet Khusus
b)
Perut terasa nyeri
c)
Pola makan yang salah
d)
Perubahan berat badan
e)
Penurunan nafsu makan
33.
Seorang laki-laki umur 65 tahun di diagnosa menderita artritis gout , hasil uji laboratorium kadar asam urat 8,7 mg/dl, intervensi yang diberikan adalah diet rendah purin. Bahan makanan sumber protein apa yang masih boleh diberikan ?
a)
Otak
b)
Hati
c)
Daging
d)
Kerang
e)
Jeroan
34.
Ny YU umur 35 tahun, TB 155 cm, BB 45 Kg, masuk rumah sakit dengan keluhan nyeri di ulu hati, mual dan muntah. pasien mempunyai kebiasaan makan yang tidak teratur, suka makan yang pedas-pedas dan minum kopi. Hasil Kajian gizi sebelum masuk RS pasien mengkonsumsi makanan yang diberikan hanya sepertiga. Oleh ahli gizi dilakukan diagnosa gizi pada domain intake. Apakah diagnosa gizi yang tepat untuk Ny YU ?
a)
Inadequate oral intake yang berhubungan dengan mual muntah yang ditandai dengan asupan hanya sepertiga porsi
b)
Underweight yang berhubungan dengan inadequate intake yang ditandai dengan BB 45 Kg
c)
Kurang intake yang berhubungan dengan suka makan pedas ditandai intake hanya sepertiga
d)
Prilaku makan yang salah yang berhubungan dengan pengetahuan gizi kurang ditandai dengan suka konsumsi kopi
e)
Intake yang tidak teratur yang berhubungan dengan nyeri ulu hati ditandai dengan makan yang tidak teratur
35.
An, AR, laki-laki, usia 2 tahun, masuk rumah sakit dengan keluhan panas, batuk, pilek, dan diare. Tampak oedema pada wajah, perut dan kedua kaki, konjungtiva anemis, ekstremitas acral hangat. Ahli Gizi Rumah Sakit akan melakukan identifikasi masalah terkait Gizi melalui penilaian status gizinya. Apakah metode penilaian status gizi yang tepat untuk An Ar sesuai dengan data yang ada?
a)
Pemeriksaan Biofisik
b)
Pemeriksaan Biokimia
c)
Pemeriksaan Fisik Klinis
d)
Pengukuran antropometri
e)
Penilaian Survey Konsumsi
36.
Pasien Anak RD menderita gizi buruk oleh Dokter yang merawat telah diberikan larutan Dextrose 5 % guna mengatasi hipoglikemia dan dehidrasi. Oleh ahli Gizi akan ditingkatkan tahap dari Stabilisasi ke tahapan rehabilitasi. Apakah intervensi selanjutnya yang harus dilakukan?
a)
Mencegah terjadinya infeksi
b)
Memberikan suplementasi Fe
c)
Mencegah dan mengatasi hipotermia
d)
Memberikan makanan untuk tumbuh kejar
e)
Memperbaiki gangguan keseimbangan elektrolit
37.
Nn CS 21 tahun, BB 45kg TB 155 cm, seorang mahasiswa pada sebuah perguruan tinggi. Masuk rumah sakit dengan keluhan cepat lelah, kepala pusing, kurang nafsu makan, kadang sesak nafas dan kurang bertenaga.Riwayat penyakit : menderita sakit Gastritis sejak SMA.Tensi 110/80 mmHg, Nadi 84 x/menit, RR 24 x/menit.Hb 10 gr/dl. Oleh Ahli Gizi telah dilakukan cluster data kajian dan dibandingkan dengan standar yang ada di RS. Apakah masalah gizi utama yang dihadapi oleh Nn CS?
a)
Kelebihan aktifitas fisik
b)
Kelebihan konsumsi protein
c)
Peningkatan kebutuhan Fe
d)
Penurunan kebutuhan energi
e)
Peningkatan kebutuhan karbohidrat
38.
Pasien Tn AS masuk RS sakit dengan keluhan mual muntah. Oleh Ahli Gizi di rumah sakit, telah dilakukan recall, kemudian didapatkan hasil intake energi dan zat gizi lainnya. Ahli Gizi ingin menegakkan diagnosa Gizi. Apakah langkah selanjutnya yang dilakukan oleh Tn AS untuk mengetahui ada tidaknya masalah intake klien?
a)
Menghitung kebutuhan energi dan zat gizi
b)
Menghitung jumlah bahan makanan sehari
c)
Menghitung besarnya biaya untuk makan
d)
Menghitung jenis bahan makanan yang digunakan
e)
Menghitung jumlah energi dan zat gizi yang dikonsumsi
39.
Pasien Anak DS, usia 2 tahun, Berat Badan 7 kg, dirawat di rumah sakit. Dan mendapatkan terapi F 75 peroral dengan 8-12 kali pemberian setelah 5 hari pemberian hasil Monev terdapat peningkatan BB 0,1 Kg dengan intake F 75 selalu habis. Ahli Gizi ingin melakukan tumbuh kejar pasien DS. Apakah jenis formula yang tepat diberikan pada tahap selanjutnya?
a)
F 80
b)
F 100
c)
F 120
d)
F 135
e)
F 150
40.
Tn SP melakukan pemeriksaan di Rawat Jalan dengan keluhan rasa pegal pada pinggang dan sukar buang air kecil. Dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk melihat fungsi Ginjal. Hasil pemeriksaan laboratorium pasien didiagnosa oleh dokter gagal ginjal kronik dirujuk oleh dokter untuk mendapatkan konsultasi gizi. Ahli Gizi akan memberikan diet rendah protein sebagai dietnya. Apakah hasil pemeriksaan laboratorium yang dapat digunakan sebagai dasar pemberian protein?
a)
Serum albumin
b)
Serum kreatinin
c)
Kadar ureum
d)
Kadar tranferin
e)
Kadar ferritin
41.
Pasien Tn. DN, 45 tahun, masuk rumah sakit dengan keluhan sakit yang hebat di sekitar perut, oleh dokter didiagnosa sebagai Kolesistolitiasis. Pasien dirujuk ke ahli gizi untuk mendapatkan informasi tentang diet yang harus dijalankan. Apakah jenis diet yang harus dijalankan oleh tuan DN?
a)
Rendah Lemak
b)
Rendah Protein
c)
Rendah Hidrat Arang
d)
Rendah Purin
e)
Rendah Garam
42.
Tn. IB, 48 tahun adalah pasien paska bedah. Sebelum dilakukan operasi pembedahan darurat pasien didiagnosa gizi sebagai underweight oleh Ahli Gizi. Saat ini pasien diberikan dukungan nutrisi makanan enteral (intervensi) untuk mencegah malnutrisi lanjut. Apakah indikator laboratorium yang harus dimonitor untuk mengetahui keberhasilan Intervensi Gizi?
a)
Kadar ferritin
b)
Kreatinin
c)
Serum globulin
d)
Nitrogen Balance Positif
e)
Hemoglobin
43.
Tn. BW, 28 tahun. Masuk rumah sakit dengan keluhan lemas hasil laboratorium Gula darah sewaktu 350 mg/dl. Didiagnosa oleh dokter sebagai Glukosa intelorance Apakah zat gizi yang sangat dibutuhkan Tn. SD ?
a)
glukosa
b)
trigliserida
c)
dekstrosa
d)
asam linoleat
e)
asam amino
44.
Ny. SM, 28 tahun. Menjalani operasi seksio cesarea untuk melahirkan anak ke 2. Oleh Ahli Gizi didiagnosa peningkatan kebutuhan zat gizi yang berhubungan dengan peningkatan metabolisme paska operasi ditandai adanya luka bekas operasi. Tujuan terapi gizi mempercepat penyembuhan luka bekas operasi. Apakah intervesi zat gizi yang baik diberikan untuk kasus Ny SM ?
a)
Arginin
b)
albumin
c)
omega 3
d)
glutamin
e)
omega 6
45.
Seorang anak balita laki-laki berusia 26 bulan menderita gizi buruk dirujuk ke puskesmas perawatan. Panjang badan 71 cm & berat badan 7 kg, Ia kelihatan sangat kurus & menderita edema pada kedua kakinya, kadar Hb 9 gr/dl. Kapankah dimulainya pemberian zat besi untuk penanggulangan anemia pada anak tersebut?
a)
Fase stabilisasi
b)
Fase transisi
c)
Fase Kuratif
d)
Fase rehabilitasi
e)
Fase tindak lanjut
46.
Seorang anak balita gizi buruk dirujuk dari Posyandu ke Puskesmas dengan keluhan lemas, terdapat edema pada kedua kakinya, diagnose medis Hipoglikemia. Apakah langkah yang perlu dilakukan untuk mengatasi kasus diatas?
a)
Diberikan F-75 dilanjutkan F-100
b)
Diberikan F-100 dilanjutkan F -135
c)
Diberikan air gula 10% ,50 ml dilanjutkan F-75
d)
Diberikan larutan glukosa 10% dengan dosis 5 ml/kg BB
e)
Dipasang infus glukosa 5% dengan dosis 5 tetesan/menit
47.
Seorang Anak laki-laki berusia 10 tahun dirujuk ke RS dengan keluhan, demam, menggigil, kesulitan mengunyah dan menelan. hasil pemeriksaan klinis suhu tubuh meningkat (380C). Bagaimanakah bentuk makanan yang tepat pada kasus diatas?
a)
Cair
b)
Saring
c)
Lunak
d)
Tim
e)
Biasa
48.
Seorang anak perempuan 2 tahun, BB 7,7 kg dan PB 70 cm datang ke Rumah Sakit keluhan bengkak pada kedua punggung kaki, tidak muntah, tidak diare dan tidak demam. Anak tidak sadar, tidak ada tanda-tanda renjatan (syok). Sejak 1 minggu mata kiri tampak seperti busa sabun. Manakah Jalur yang tepat untuk pemberian nutrisi pada kasus diatas ?
a)
Oral
b)
Enteral
c)
Parenteral
d)
Naso gastric Tube
e)
Kombinasi oral dan parenteral
49.
Pasien seorang wanita usia 25 tahun hamil anak pertama dengan usia kehamilan 10 bulan. Tidak nafsu makan karena mengalami mual muntah sepanjang hari. Sejak hamil sampai usia kehamilan 3 bulan BB pasien menurun dari 55 kg sebelum hamil menjadi 53 kg. Apakah masalah yang dihadapi pasien tersebut?
a)
Diet Hiperemesis I
b)
Diet Hiperemesis II
c)
Diet Hiperemesis III
d)
Diet Hiperemesis IV
e)
Diet Hiperemesis V
50.
Seorang penderita HIV/AIDS usia 45 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan kesulitan makan dan minuman, hasil pemeriksaan medis terdapat infeksi pada mulut dan esofagus. Berdasarkan asesmen gizi menunjukan IMT 18,3 kg/m2 dan asupan makan masih dalam katagori baik. Intervensi yang diberikan diet tinggi energi dan tinggi protein. Parameter apa yang dimonitoring setiap harinya ?
a)
Berat badan dan data biokimia
b)
Suhu tubuh dan data biokimia
c)
Asupan makan dan berat badan
d)
Asupan makan dan suhu tubuh
e)
Asupan makan dan data biokimia
51.
Seorang pasien kanker bagian leher, setelah menjalani kemoterapi mengalami luka atau sariawan di rongga mulut. Masalah gizi yang muncul saat ini adalah kesulitan mengunyah makanan. Apakah intervensi gizi yang tepat diberikan oleh seorang Ahli Gizi?
a)
Melakukan pendidikan kesehatan kebersihan mulut
b)
Memberikan makanan lunak agar mudah dicerna
c)
Memberikan makanan sumber karbohidrat tinggi
d)
Memberikan makanan biasa sesuai pilihan
e)
Menyarankan puasa dahulu 1-2 hariMmm
52.
Seorang pasien datang ke ruangan konsultasi gizi dan oleh Ahli Gizi dilakukan pengukuran berat badan, asupan zat gizinya, kondisi saluran pencernaannya, fungsi saluran pencernaan, oedema, kondisi otot, dan kondisi lemak tubuh pasien. Apakah rangkaian kegiatan yang dilakukan ahli gizi tersebut?
a)
Subjective global assessment
b)
Mini nutritional assessment
c)
Nutritional risk screening 2002
d)
Malnutrition universal screening tool
e)
Food recall
53.
Seorang pasien datang ke ruangan konsultasi gizi dan petugas pun melakukan tugasnya untuk mengetahui kondisi si pasien, dengan menanyakan dan mengukur BMI, kehilangan berat badan (weight loss), asupan makanan, kondisi saluran pencernaannya, fungsi saluran pencernaan, oedema, kondisi otot, dan kondisi lemak tubuh pasien. Kegiatan apakah yang dilakukan ahli gizi tersebut?
a)
Subjective global assessment
b)
Mini nutritional assessment
c)
Nutritional risk screening
d)
Malnutrition universal screening tool
e)
Food recall
54.
Seorang pasien datang ke ruangan konsultasi gizi dan petugas Gizi melakukan pengukuran BMI, kehilangan berat badan (weight loss), asupan makanan, diseases severity. Kegiatan apakah yang dilakukan ahli gizi tersebut?
a)
Strong kids
b)
Nutritional risk screening
c)
Mini nutritional assessment
d)
Subjective global assessment
e)
Malnutrition universal screening tool
55.
Seorang pasien datang ke ruangan konsultasi gizi dan petugas pun melakukan tugasnya untuk mengetahui kondisi si pasien, dengan menanyakan dan mengukur BMI, kehilangan berat badan (weight loss), tidak adanya asupan makanan, accute diseases. Kegiatan apakah yang dilakukan ahli gizi tersebut?
a)
Subjective global assessment
b)
Mini nutritional assessment
c)
Nutritional risk screening 2002
d)
Malnutrition universal screening tool
e)
Food recall
56.
Seorang pasien berusia 35 tahun, BB actual 40 kg, BB biasa 44 kg TB 155 cm, sejak seminggu yang lalu mengalami mual dan muntah, Hb 12,2 mg%, tekanan darah 120/70 mgHg. Hasil anamnesa asupan makan pasein kurang dari kebutuhan dan kurang minum air putih. Apa jenis skrining yang dilakukan untuk mengidentifikasi karateristik pasien tersebut?
a)
Hospital P.Index (HPI)
b)
Prognostic N. Index (PNI)
c)
Nutritional Risk Index (NRI)
d)
Mini Nutrition Assesment (MNA)
e)
Subjective Global Assesment (SGA)
57.
Seorang anak usia 4 tahun 1 bulan di rawat di rumah sakit dengan keluhan muntah dan buang air besar cair sebanyak 7 kali sehari selama 3 hari. Apakah data yang paling sensitif untuk melakukan deteksi dini malnutrisi anak tersebut?
a)
Indeks massa tubuh
b)
Penurunan berat badan
c)
Penurunan nafsu makan
d)
Penurunan asupan makan
e)
Kebiasaan makan yang salah
58.
Seorang ibu masuk rumah sakit dengan keluhan mata kuning, nyeri ulu hati, perut terasa mual sehingga nafsu makan menurun. Berdasarkan hasil skrining dengan MUST diketahui IMT 17,9, asupan makanan dalam 1 minggu terakhir berkurang. Tindakan apa yang harus dilakukan?
a)
Skrining ulang 7 hari kemudian
b)
Skrining ulang 3 hari kemudian
c)
Skrining ulang 1 hari kemudian
d)
Rujuk ke dietisien
e)
Rujuk ke dokter
59.
Seorang anak perempuan dirawat di rumah sakit dengan keluhan demam, tidak ada nafsu makan, nyeri menelan, diagnosa medis difteria dan diare cair akut dengan dehidrasi berat. Ahli gizi akan melakukan asuhan gizi terhadap pasien tersebut. Apakah langkah pertama yang dilakukan sebelum melakukan asuhan gizi?
a)
Skrining gizi
b)
Pengkajian data
c)
Recall 1x24 jam
d)
Menggali riwayat gizi
e)
Menimbang berat badan
60.
Seorang anak laiki-laki umur 12 tahun diantar ibunya datang untuk konsultasi gizi ke dietisien. Keluhan yang disampaikan perut kembung, tidak nyaman, belum BAB selama 4 hari. Nafsu makan cukup baik tetapi kurang suka mengkonsumsi sayur dan buah. Hasil Antropometri TB 142 cm dan BB 25 kg. Ahli gizi menentukan diagnosa gizi kasus tersebut. Apa masalah gizi berdasarkan domain asupan pada kasus diatas?
a)
Asupan karbohidrat tidak adekuat
b)
Asupan protein tidak adekuat
c)
Asupan energi tidak adekuat
d)
Asupan lemak tidak adekuat
e)
Asupan serat tidak adekuat
61.
Di RS J seorang ibu 42 tahun dirawat dengan diagnose Hipertensi. BB = 62 kg, TB = 160 cm, TD = 190/110 mmHg. Hasil recall 24 jam E = 2500 kcal, P=83 gram, Lemak = 80 gram, KH = 335 gram, Na = 2800 mg. Makan di RS selalu dihabiskan. Riwayat pola makan: makan 3 x sehari selingan 4-5 x sehari. Camilan: bakwan, kacang ijo, chiki, keripik, kerupuk. Pasien selalu menambahkan penyedap rasa saat memasak. Pasien ikut senam 2x/ minggu. Ahli Gizi membuat kesimpulan dietary story. Dietary story untuk kasus di atas adalah?
a)
Pasien suka mengkonsumsi makanan tinggi Natrium
b)
Pasien suka mengkonsumsi makanan tinggi Kalori
c)
Pasien suka mengkonsumsi makanan tinggi Protein
d)
Pasien suka mengkonsumsi makanan tinggi Lemak
e)
Pasien suka mengkonsumsi makanan tinggi Karbohidrat
62.
Seorang laki-laki berusia 45 tahun didiagnosis DM tipe 2 dan dirujuk ke poli gizi untuk konseling gizi. Hasil pemeriksaan laboratorium untuk glukosa darah sewaktu 255 mg/dl. Hasil recall 1x24 jam diperoleh asupan energi sebesar 2550 kkal. Apa langkah berikutnya yang harus dilakukan Ahli Gizi terhadap kasus?
a)
Melakukan anamnesa gizi
b)
Melakukan asesmen gizi
c)
Menetapkan diagnosa gizi
d)
Melakukan intervensi gizi
e)
Monitoring evaluasi gizi
63.
Tn A (56 tahun) didiagnosis menderita gagal ginjal kronis dan sudah menjalani dialisis sejak bulan lalu. Dokter memberikan rujukan ke ahli gizi karena ada gangguan profil lipid yang disebabkan gangguan fungsi ginjal. Problem apakah yang dapat diangkat untuk menegakkan diagnosis kasus tersebut?
a)
Peningkatan HDL
b)
Penurunan LDL
c)
Penurunan VLDL
d)
Peningkatan kolesterol total
e)
Peningkatan trigliserida dan penurunan HDL
64.
Tn X usia 39 tahun datang ke Poli Gizi suatu RS. Ahli Gizi melakukan assesment antropometri. Berat badannya ditimbang yaitu 76 Kg dan diukur tinggi badannya 167 cm. Problem apakah yang dapat ditegakkan pada kasus tersebut berdasar kajian antropometrinya?
a)
Status gizi kurang
b)
Status gizi normal
c)
Status gizi baik
d)
Obesitas
e)
Overweight
65.
Tn. B datang ke rumah sakit dengan keluhan sakit di bagian pinggang. Setelah menjalani rangkaian pemeriksaan, Ahli Gizi menetapkan pola makan yang salah sebagai masalah gizi. Faktor apakah yang menjadi tanda dari masalah gizi tersebut?
a)
Asupan serat yang tinggi
b)
Asupan lemak yang tinggi
c)
Asupan kalium yang tinggi
d)
Asupan calsium yang tinggi
e)
Asupan vitamin B yang tinggi
66.
Seorang remaja putri umur 19 tahun Berat badan 75 kg tinggi badan 150 cm, sedang melakukan diet penurunan berat badan, data yang diperoleh dari wanita ini adalah sebelum melakukan diet senang mengkonsumsi makanan yang berlemak dan gurih. Tidak menyukai sayur dan buah, asupan KH dari makanan sehari 135% dari kebutuhan sudah menjalani diet penurunan berat badan selama 2 bulan dengan seorang Ahli Gizi. Apakah problem gizi dari klien diatas berdasarkan asupan makanannya?
a)
Senang makan makanan berlemak dan gurih
b)
Kurang pengetahuan tentang makanan
c)
Kelebihan asupan KH
d)
Asupan KH 135%
e)
Obesitas
67.
Seorang wanita muda umur 35 tahun, berat badan 75 kg tinggi badan 150 cm, sedang melakukan diet penurunan berat badan, Data yang diperoleh dari wanita ini adalah sebelum melakukan diet senang mengkonsumsi makanan yang berlemak dan gurih. Tidak menyukai sayur dan buah, asupan KH dari makanan sehari 90%, protein 50% , Lemak 120% dari kebutuhan sudah menjalani diet penurunan berat badan selama 3 bulan dengan seorang Ahli Gizi. Apakah Signs/Simptom gizi dari klien diatas berdasarkan asupan makanannya?
a)
Senang makanan berlemak dan gurih
b)
Kelebihan asupan KH
c)
Asupan lemak 120%
d)
Nafsu makan baik
e)
Asupan KH 90%
68.
Seorang wanita umur 34 tahun dirawat dengan diagnosa medis kanker ovari. Keluhan nyeri perut, pucat, hb 9,3 g%, asupan nutrisi defisit 50 %, mual dan muntah setiap kali makan minum. Status gizi kurus IMT = 18. Apa Etiologi untuk diagnosa gizi domain asupan pasien tersebut?
a)
Asupan nutrisi defisit 50 %
b)
Mual dan muntah
c)
Status gizi kurus
d)
Kanker ovari
e)
Hb rendah
69.
Seorang ibu berusia 46 tahun memiliki IMT 27 datang ke poli gizi dengan keluhan gatal-gatal dan keputihan. Ia menjadi lebih banyak minum dan makan, serta buang air kecil di malam hari. Tetapi berat badannya menurun. Problem yang diangkat adalah penurunan berat badan yang tidak diharapkan. Apakah penyebab masalah pada diagnosis tersebut?
a)
Obesitas
b)
Asupan kurang
c)
Gangguan fungsi hati
d)
Makanan tidak adekuat
e)
Gangguan metabolisme zat gizi
70.
Seorang wanita umur 25 tahun periksa ke Puskesmas dengan keluhan mual muntah, nafsu makan menurun, asupan makan 40 % TE, lemas. Data antropometri TB 153 cm; BB 49.5 kg, LLA = 23,3 cm, usia kehamilan 10 mgg. Diagnosa medis hiperemesis gravidarum. Ahli Gizi membuat diagnosa gizi. Apa Sign/symptoms pada kasus diatas?
a)
Asupan nutrisi defisit
b)
Mual dan muntah
c)
Hamil 10 minggu
d)
Nafsu makan turun
e)
Hiperemesis gravidarum
71.
Seorang anak perempuan umur 4 tahun tidak mau makan disebabkan sakit gigi untuk mengunyah makanan karena ada gigi yang berlubang, suhu tubuh 380 C. Apa bentuk makanan yang diberikan pada anak tersebut?
a)
Cair
b)
Biasa
c)
Lunak
d)
Saring
e)
Cincang
72.
Di Kecamatan X dilakukan survei untuk menilai tingkat defisiensi iodium pada masyarakat. Nilai median hasil pemeriksaan ekskresi iodium dalam urin anak sekolah dasar yang disurvei adalah 85 mikrogram/liter. Termasuk dalam kategori apa defisiensi tersebut
a)
Sangat ringan
b)
Ringan
c)
Sedang
d)
Berat
e)
Sangat berat
73.
Petugas gizi puskesmas kecamatan A gagal dalam melaksanakan suatu program gizi masyarakat. Setelah dilakukan evaluasi, diketahu penyebabnya adalah karena berkurangnya dukungan kebijakan dari camat dan lurah setempat. Apakah strategi yang harus di ambil pada kasus di atas?
a)
Pemberdayaan masyarakat
b)
Dukungan sosial
c)
Komunikasi
d)
Kemitraan
e)
Advokasi
74.
Penambahan zat-zat gizi yang bisa lebbih dari satu pada suatu produk pangan dalam jumlah yang cukup sampai dosis sangat tinggi, sehingga dapat dipakai sebagai tambahan zat gizi bagi yang memerlukan seperti pada Ibu Hamil dalam bentuk pil / kapsul. Apakah teknologi untuk tujuan intervensi gizi tersebut?
a)
Restorasi
b)
Pengayaan
c)
Standarisasi
d)
Suplementasi
e)
Fortifikasi
75.
Seorang balita A dirawat di RS karena mengalami dehidrasi dan gizi buruk. Pada hari pertama dirawat balita A telah mendapat penanganan medis dan nutrisi .Salah satunya adalah pemberian zat gizi mikro. Manakah zat gizi mikro di bawah ini yang tidak dianjurkan pemberiannya pada balita A?
a)
Vitamin C
b)
Vitamin B
c)
Asam Folat
d)
Vitamin A
e)
Besi
76.
Salah satu pesan yang disampaikan dalam 10 pesan umum gizi seimbang adalah anjuran konsumsi sayur dan buah sebanyak 400 gram perorang perhari. Konsumsi sayur dan buah yang cukup mencegah penyakit tidak menular kronik. Berapa porsi sayur dan buah yang harus dikonsumsi untuk memperoleh jumlah sesuai anjuran gizi seimbang?
a)
2 ½ porsi/gelas sayur masak dan 150 gram buah (3 buah jeruk sedang)
b)
1 porsi/gelas sayur masak dan 200 gram buah (4 buah jeruk sedang)
c)
1 ½ porsi/gelas sayur masak dan 100 gram buah (2 buah jeruk sedang)
d)
2 porsi/gelas sayur masak dan 175 gram buah (3 buah jeruk besar)
e)
3 porsi/gelas sayur masak dan 75 gram buah (1 buah jeruk besar)
77.
Pada setiap akhir tahun petugas gizi menghitung cakupan distribusi kapsul vitamin A pada balita.Kegiatan itu merupakan salah satu tahapan dalam mengelola program gizi masyarakat. Tahapan apa yang dimaksud?
a)
Perencanaan
b)
Pelaksanaan
c)
Koordinasi
d)
Pemantauan
e)
Evaluasi
78.
Balita A berusia 6 bulan mulai diperkenalkan Makanan Pendamping ASI yang sesuai dengan usianya. Ibu balita A berusaha menyajikan MP ASI yang benar untuk mendukung pertumbuhan anaknya. Manakah contoh MP ASI yang paling tepat diberikan berdasarkan usia balita A?
a)
Schotel macaroni
b)
Roti rendam vla
c)
Nasi tim
d)
Bubur saring/lumat
e)
Kentang bakar
79.
Penambahan zat gizi dalam jumlah yang cukup pada suatu produk pangan seperti beras, garam, minyak sawit dal lainnya sedemikian rupa sehingga produk tersebut berfungsi sebagai sumber yang baik bagi zat gizi yang ditambah bagi masyarakat target yang telah ditentukan. Apakah teknologi untuk tujuan intervensi gizi tersebut?
a)
Restorasi
b)
Pengayaan
c)
Standarisasi
d)
Suplementasi
e)
Fortifikasi
80.
Balita B beranjak memasuki usia 9 bulan. Pemberian MP-ASI sudah meningkat baik bentuk maupun frekuensi pemberiannya. Ibu balita A berusaha menyajikan MP ASI yang benar untuk mendukung pertumbuhan anaknya. Manakah contoh MP-ASI yang paling tepat diberikan pada balita B?
a)
Biskuit yang dihaluskan
b)
Kentang lumat + sayuran lumat
c)
Nasi tim campur sayuran lembik
d)
Nasi goreng komplit
e)
Mie rebus dan telur
81.

Balita A (laki-laki) lahir pada tanggal 03 Maret 2014 dan dibawa ke posyandu pada tanggal 10 Juli 2016, berat badan balita A adalah 10,00 kg pada saat ditimbang di posyandu. Standar Berat Badan menurut Umur (BB/U) pada anak laki-laki dituliskan sebagai berikut. Bagaimanakah status gizi balita A tersebut?

a)

Gizi Kurang

b)

Gizi Buruk

c)

Pendek

d)

Kurus

e)

Sangat Kurus

82.
Seorang Tenaga Pelaksana Gizi (TPG) menemukan kasus anemia pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas X sebesar 30% dari jumlah keseluruhan ibu hamil, Suatu ketika, puskesmas melaksanakan kelas ibu hamil yang diadakah setiap minggu, dan anda diberikan tugas sebagai nara sumber mengenai pembuatan formula bagi ibu hamil. Bagaimanakah produk makanan formula yang paling tepat untuk kelompok ibu hamil tersebut?
a)
Bubur sum sum + hati ayam + kuning telur + bayam
b)
Bubur kacang ijo + susu instant
c)
Bubur kacang merah + beras ketan + santan
d)
Bubur ayam + wortel + kentang
e)
Bubur beras + ikan + kacang kedele
83.
Berdasarkan register balita, diketahui bahwa jumlah bayi yang tercatat di Posyandu Anggrek adalah 120 . Sedangkan persentase bayi yang mendapat ASI Eksklusif sebanyak 75 %. Berapa orang jumlah bayi yang tidak mendapat ASI Eksklusif ?
a)
30
b)
45
c)
50
d)
75
e)
100
84.
Di sebuah desa terdapat data hasil penimbangan posyandu pada bulan Januari 2017, sbb: Jumlah semua Balita = 650, Jumlah Balita memiliki KMS = 600, Jumlah Balita ditimbang = 440, Jumlah Balita yang naik hasil penimbangannya = 340, dan Jumlah Balita yang tidak naik hasil penimbangannya = 100. Seberapa besar tingkat partisipasi ibu balita dalam penimbangan
a)
16.6 %
b)
56.6 %
c)
73.3%
d)
77.3%
e)
92.3%
85.
Berdasarkan sweeping di sebuah desa yang dilakukan petugas gizi puskesmas ditemukan kasus gizi buruk berdasarkan indeks BB/U. Balita tersebut tidak pernah ke Posyandu dengan alasan ibunya malu mempunyai balita dengan kondisi demikian. Apa yang harus saudara lakukan apabila menjadi tenaga gizi puskesmas melihat kondisi tersebut?
a)
Anjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter
b)
Merujuk ke Puskesmas
c)
Anjurkan untuk rajin mengunjungi posyandu tiap bulannya
d)
Menganjurkan untuk dirawat jalan
e)
Menganjurkan kader untuk aktif menginformasikan kondisi sasaran di wilayahnya
86.
Datang ke posyandu seorang bayi umur 9 bulan dan diberikan makanan untuk orang dewasa. Setelah ditimbang bayi tersebut memiliki status gizi kurang. Saran apakah yang harus diberikan petugas gizi kepada ibu bayi tersebut?
a)
Memberikan saran supaya makan yang banyak
b)
Harus rajin ke Posyandu setiap bulan
c)
Memberikan saran bentuk makanan yang sesuai
d)
Menjaga kebersihan diri
e)
Membuatkan makanan bagi bayi
87.
Seorang ahli gizi tingkat puskesmas hendak melakukan skrining gizi pada anak balita di sebuah desa. Pencatatan dan pelaporan untuk pemantauan pertumbuhan bagi anak balita cukup baik. Namun alat skrining yang tersedia di masing-masing posyandu di wilayah desa tersebut hanyalah dacin dan meteran kain. Indeks antropometri apa yang lebih sesuai untuk menentukan status gizi balita di desa tersebut?
a)
BB/U
b)
TB/U
c)
PB/U
d)
BB/TB
e)
BB/PB
88.
Balita perempuan berumur 11 bulan , panjang badan 67,8 cm , BB 7,6 kg. Tampak bahwa berdasarkan indeks BB/U rendah, tetapi sebenarnya masih dalam batas normal. Berdasarkan indeks BB/PB tepat pada garis median, sehingga anak tampak normal. Sedangkan menurut PB/U balita tersebut berada di bawah garis -2 z-score. Apakah masalah gizi yang diderita anak ini?
a)
Anak ini gizi buruk, kurus dan pendek
b)
Anak ini normal tapi sangat pendek
c)
Anak pendek tidak kurus
d)
Anak ini gizi buruk
e)
Anak ini tidak memiliki masalah gizi
89.
Seorang balita laki laki lahir pada tanggal 12 April 2011, datang ke Posyandu pada tanggal 26 September 2013. Selanjutnya petugas kesehatan memberinya KMS dan mengisi. Berapa umur balita tertera di KMS pada kasus ini ?
a)
26 bulan
b)
27 bulan
c)
28 bulan
d)
29 bulan
e)
30 bulan
90.
Di sebuah desa akan diambil data konsumsi gizi bagi ibu hamil untuk keperluan pemantauan wilayah setempat (PWS) gizi. Namun sebagian besar ibu-ibu tersebut memiliki tingkat pendidikan rendah yaitu tidak tamat SD sehingga banyak yang buta huruf dan hanya bisa menggunakan bahasa daerah setempat. Metode apa yg sebaiknya dipakai untuk survei konsumsi makanan diatas?
a)
Food recall
b)
Food weighing
c)
Food record
d)
Food inventaris
e)
Food frequency questionare
91.
Setelah diberikan tanda titik dalam KMS, berat badan seorang anak balita arah grafik pertumbuhan dari usia 6 bulan ke 7 bulan mengikuti salah satu pita warna. Pada umur 8 bulan, berat badan naik tetapi grafik pertumbuhan pada KMS pindah ke pita warna di bawahnya. Bagaimanakah interpretasi pertumbuhan anak tersebut
a)
Pertumbuhan pada umur 7 bulan naik, dan pada umur 8 bulan tetap
b)
Pertumbuhan pada umur 7 bulan naik, dan pada umur 8 bulan naik
c)
Pertumbuhan tetap pada umur 7 bulan dan 8 bulan
d)
Pertumbuhan pada umur 7 bulan turun dan pada umur 8 bulan turun
e)
Pertumbuhan pada umur 7 bulan naik dan pada umur 8 bulan turun
92.
Seorang TPG Puskesmas ingin menggali data mengenai konsumsi gizi ibu rumah tangga. Metode yang sudah dilakukan adalah metode recall 24 jam, estimated food records, penimbangan dan dietary history. Metode apalagi yang juga dapat dilakukan oleh TPG tersebut ?
a)
Metode food account
b)
Metode inventaris
c)
Metode food frequency
d)
Metode Inventory
e)
Metode household food record
93.
Pada pengukuran tinggi badan (TB) seorang balita berusia 20 bulan, balita tidak mau diukur dengan cara dibaringkan menggunakan infantometer. Pelaksana Gizi (TPG) puskesmas kemudian mengukur menggunakan microtoise. Bagaimanakah langkah selanjutnya yang harus dilakukan TPG agar diperoleh hasil ukur yang tepat?
a)
Menambah 0,7 cm padaTB untuk mengkonversi menjadi TB
b)
Mengurangi 0,7 cm pada TB untuk mengkonversinya menjadi TB
c)
Menambah 0,7 cm pada TB untuk mengkonversinya menjadi PB
d)
Mengurangi 0,7 cm pada PB untuk mengkonversinya menjadi TB
e)
Menambah 0,7 cm padaPB untuk mengkonversinya menjadi TB
94.
Hasil survey konsumsi pangan pada kelompok sasaran usia balita di atas 2 tahun ditemukan 57 % balita mengkonsumsi energi dan protein di bawah angka kecukupan gizi yang dianjurkan (< 80% AKG). Jika keadaan ini terus berlanjut dalam jangka panjang, balita akan mengalami kurang energi protein kronis yang akan berdampak pada pertumbuhan liniernya. Indeks antropometri apakah yang tepat untuk mengidentifikasi masalah pertumbuhan pada kelompok balita tersebut ?
a)
BB/TB
b)
TB/U
c)
IMT/U
d)
BB/U
e)
PB/U
95.
Dampak dari berat bayi lahir rendah (BBLR) sangat luas, antara lain: anak akan mengalami gangguan pertumbuhan, kecerdasan menurun, imunitas yang rendah, meningkatnya morbiditas dan mortalitas serta gangguan metabolik yang dapat meningkatkan resiko penyakit degeneratif pada masa dewasa. Upaya yang dilakukan sedini mungkin supaya bayi terhindar dari berat lahir rendah. Deteksi dini apa yang dapat dilakukan untuk kasus di atas?
a)
Melakukan ANC minimal 4 kali selama masa kehamilan
b)
Memantau penambahan berat badan ibu hamil
c)
Ukuran LILA calon ibu hamil minimal ≥ 23,5 cm
d)
Pemberian imunisasi TT pada calon ibu hamil
e)
Pengukuran Hb calon ibu hamil minimal ≥ 12 %Hg
96.
Untuk melakukan skrining gizi diperlukan berbagai instrumen seperti dacin, timbangan berat badan, microtoise, alat ukur panjang badan dan pita LILA. Seorang petugas gizi akan melakukan skrining pada bayi. Instrumen apa yang paling tepat untuk skrining gizi pada kasus?
a)
Dacin dan microtoise
b)
Dacin dan alat ukur panjang badan
c)
Timbangan dan microtoise
d)
Timbangan dan alat ukur panjang badan
e)
Timbangan dan pita LILA
97.
Apabila di suatu wilayah dijumpai penderita gondok lebih dari 5% maka daerah itu dinyatakan daerah GAKY dan harus dilakukan tindakan penanggulangan GAKY. Data surveilans gizi pada suatu daerah menunjukkan bahwa penduduknya mengalami pembesaran kelenjar gondok atau TGR (total Goiter Rate) 13%. Maka wilayah tersebut termasuk kedalam kelompok?
a)
Endemis berat
b)
Endemis sedang
c)
Endemis ringan
d)
Endemis sangat ringan
e)
Tidak endemis
98.
Ahli gizi menemukan balita perempuan berumur 13 bulan dengan berat badan 6 kg. Adapun ciri-ciri balita tersebut sebagi berikut: oedema di daerah perut, kaki dan tangan, muka bulat, gangguan psikomotor, anak apatis/cuek, tidak nafsu makan, tidak gembira dan suka merengek, kulit mengalami depigmentasi, kering, bersisik, pecah-pecah dan dermatosis (gangguan kulit), rambut mengalami depigmentasi, kusam, halus dan mudah rontok (rambut jagung). Apa yang harus dilakukan oleh seorang ahli gizi pada kasus tersebut?
a)
Merujuk balita ke Puskesmas / RS untuk mendapatkan perawatan
b)
Merujuk ke bagian rekam medis untuk mendapatkan perawatan
c)
Merujuk ke perawat untuk mendapatkan perawatan
d)
Merujuk ke bidan untuk mendapatkan perawatan
e)
Merujuk ke dokter untuk mendapatkan perawatan
99.
Seorang klien laki-laki datang ke Ahli Gizi untuk mengetahui status gizinya. Berdasarkan data yang diperoleh, klien umur 31 tahun, berat badan 45 kg dan tinggi badan 165 cm. Bagaimanakah status gizi klien tersebut ?
a)
Gemuk Tingkat Berat
b)
Gemuk Tingkat Ringan
c)
Normal
d)
Kurus Tingkat Ringan
e)
Kurus Tingkat Berat
100.
Seorang anak autis dibawa ibunya ke Ahli Gizi untuk meminta rekomendasi mengenai makanan yang boleh/tidak boleh dikonsumsi anaknya. Pada saat anamnesa Ahli Gizi ingin mengetahui kebiasaan makan dan seberapa sering mengkonsumsi makanan tersebut. Metode apakah yang digunakan untuk menggali informasi tersebut :
a)
Food Record
b)
Food Frequency
c)
Food Recall 24 hour
d)
Multiple Food Recall
e)
Semiquantitative Food Frequency
101.
Bila daya beli terbatas , untuk memenuhi kebutuhan gizi perlu dilakukan substitusi pangan yang nilai gizinya sama, ahli gizi akan mengganti 100 gram tahu dengan sumber protein nabati lainnya ( diketahui tiap 100 gram protein tempe 18,3; tahu 7,8; susu kedelai 3,5; telur ayam 12,8). Bahan apa dan berapa banyak pengganti tahu tersebut?
a)
Tempe 100 gram
b)
Tempe 42,6 gram
c)
Tempe 234,6 gram
d)
Susu kedele 44,8 gram
e)
Susu kedelai 522 gram
102.
Seorang anak umur 16 bulan dibawa ibunya ke posyandu untuk ditimbang . Berat Badan 14 kg. Berdasarkan hasil penimbangan dapat diketahui status gizi anak tersebut. Apakah indikator yang dapat digunakan dalam menentukan status gizi?
a)
BB/U
b)
TB/U
c)
BB/TB
d)
IMT/U
e)
LILA/U
103.
Anak perempuan umur 26 bulan dirujuk ke Rumah Sakit dengan oedema pada kaki dan tangan, wajah sembab dan rambut mudah dicabut. Setelah dianalisa menggunakan indeks BB/U didapatkan nilai z-skor -3,2. Apakah masalah gizi anak tersebut ?
a)
Marasmus
b)
Kwashiorkor
c)
Marasmic Kwashirkor
d)
Gizi kurang
e)
Kekurusan
104.
Kegiatan pengolahan makanan tidak terlepas dari penyimpanan bahan makanan. Petugas penyimpanan bahan makanan harus mengeluarkan bahan makanan kering dan basah yang diterima secara FIFO (First In First Out) dari gudang penyimpanan bahan makanan. Apa yang harus dilakukan petugas gudang penyimpanan bahan makanan?
a)
Menyimpan bahan makanan
b)
Mencatat bahan makanan yang diterima
c)
Menerima dan menyimpan bahan makanan
d)
Menyerahkan bahan makanan sesuai permintaan
e)
Memberi tanda tanggal penerimaan pada bahan makanan
105.
Kegiatan pelayanan makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit tidak pernah ada hari libur, setiap hari memberikan pelayanan. Petugas gizi membuat permintaan bahan makanan ke leveransir untuk dibawa pada tanggal 10, 11, dan tanggal 12. Jumlah pasien rawat inap di ruang VIP berjumlah 20 orang. Petugas gizi melakukan pemesanan bahan makanan, selama 3 hari petugas menghitung pemakaian bahan makanan daging sebanyak 4 kali. Menu hari keberapa yang digunakan Petugas Gizi untuk memesan bahan makanan keleveransir, dan berapa banyak daging yang harus dipesan ke Leveransir?
a)
Menu hari ke X, II dan menu hari ke III dengan pemesanan daging 2 Kg
b)
Menu hari ke IX, II dan menu hari ke IV dengan pemesanan daging 3 Kg
c)
Menu hari ke X, I dan menu hari ke II dengan pemesanan daging 4 Kg
d)
Menu hari ke X, III dan menu hari ke IV dengan pemesanan daging 2,5 Kg
e)
Menu hari ke IX, III dan menu hari ke V dengan pemesanan daging 3,5 Kg
106.
Berdasarkan hasil observasi terhadap makanan yang disajikan di sebuah panti Jompo, ditemukan bahwa jumlah makanan yang disajikan kepada penguninya tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Pengelola panti berencana untuk memperbaiki keadaan tersebut. Apakah yang diperlukan pengelola Panti Jompo tersebut?
a)
Standar porsi
b)
Standar menu .
c)
Standar resep
d)
Standar bumbu
e)
Standar makanan
107.
Suatu rumah sakit dengan 200 pasien. Menu siang lauk adalah ayam bumbu semur. Jika BDD (berat yang dapat dimakan) ayam = 75 %, standar porsi lauk per orang = 50 gram. Berapa kebutuhan ayam pada menu makan siang tersebut?
a)
3,75 kg
b)
7,5 kg
c)
13,3 kg
d)
17,05 kg
e)
20,75 kg
108.
Ahli Gizi “X” menjabat sebagai kepala instalasi gizi rumah sakit akan melakukan renovasi dapur instalasi. Oleh direktur, ahli gizi tersebut diminta untuk menyusun proposal tentang pertimbangan apa saja yang harus dituliskan sebagai bahan pertimbangan untuk melakukan renovasi dapur. Menurut saudara, minimal 3 (tiga) hal apa saja yang harus dipertimbangkan oleh ahli gizi tersebut dalam penyusunan proposal?
a)
Jenis dan jumlah makanan yang diproduksi, jenis pelayanan, dan jenis konsumen yang dilayani
b)
Jenis dan jumlah peralatan yang dipergunakan, konsumen yang dilayani dan porsi makanan
c)
Jenis dan jumlah konsumen yang dilayani, peralatan dan jumlah porsi makanan
d)
Jenis dan jumlah tenaga kerja, konsumen yang dilayani dan peralatan
e)
Jenis pelayanan, jenis dan jumlah tenaga kerja serta peralatan
109.
Sebuah intitusi penyelenggaraan makanan melakukan penerimaan bahan makanan jenis ikan, daging, terigu dan telur. Ahli Gizi yang bertugas menerima bahan dan mengecek sesuai bon pemesanan bahan makanan. Bahan yang sudah diterima diserahkan pada bagian penyimpanan. Apa yang harus dilakukan petugas pada penyimpanan bahan tersebut ?
a)
Mengatur suhu ruang penyimpanan diatas 250C
b)
Mengatur jarak rak bahan pangan dengan lantai 25 cm
c)
Ventilasi ruang penyimpanan kurang dari 10% luas gudang
d)
Mengatur penempatan bahan sesuai jenis bahan makanan
e)
Meletakkan bahan makanan di dekat ruang distribusi makanan
110.
Menu makan siang untuk pasien dengan makanan biasa di sebuah rumah sakit adalah: nasi putih, empal daging, tempe bacem dan sayur bening bayam. Ahli Gizidi minta menilai kualitas menu ditinjau dari komposisi cita rasa. Apa komposisi yang kurang benarpada penilaian menu makan siang tersebut?
a)
Konsistensi
b)
Bentuk
c)
Warna
d)
Rasa
e)
Suhu
111.
Instalasi Gizi Rumah Sakit “A“ melakukan seluruh kegiatan penyelenggaraan makanan untuk kelas I, II dan III, sedangkan untuk kelas VIP menggunakan jasaboga lain. Berdasarkan kasus di atas, disebut apakah bentuk penyelenggaraan makanan instalasi gizi RS “A“ ?
a)
Swakelola
b)
Full outsourching
c)
Semi outsourching
d)
Kombinasi
e)
Outsourching
112.
Seorang Ahli Gizi melakukan rangkaian kegiatan meneliti, memeriksa, mencatat dan melaporkan tentang macam, kualitas dan kuantitas bahan makanan yang datang sesuai dengan order dan spesifikasi. Apa kegiatan yang dilakukan Ahli Gizi tersebut ?
a)
Persiapan bahan makanan
b)
Pengadaan bahan makanan
c)
Pemesananbahanmakanan
d)
Penerimaan bahan makanan
e)
Penyimpanan bahan makanan
113.
Seorang ahli gizi membuat menu dengan siklus 10 hari dan menu ke 11 dengan 2 lauk hewani untuk makan siang dan malam. Berapakah resep masakan yang diperlukan?
a)
62 resep masakan
b)
65 resep masakan
c)
70 resep masakan
d)
75 resep masakan
e)
80 resep masakan
114.
Kepala instalasi gizi pada rapat evaluasi kepuasan pasien diperoleh data bahwa makanan di bagian penyakit dalam 60 % pasien hanya menghabiskan makanannya setengah dari yang disajikan karena rasanya hambar. Apakah yang dapat dilakukan ?
a)
Merubah menunya
b)
Merubah besar porsinya
c)
Memodifikasi rasa menunya
d)
Menambah bahan makanan
e)
Merubah cara memasaknya
115.
Seorang penanggung jawab pada pengolahan bahan makanan, membuat display menu hari ini. Setelah mencicipi kemudian mengatakan makanan sudah dapat didistribusikan. Apakah aspek yang dinilai ?
a)
Warna makanan
b)
Rasa makanan
c)
Variasi makanan
d)
Tekstur makanan
e)
Besar porsi makanan
116.
Seorang petugas gudang bahan kering sedang memeriksa barang barang kemasan kaleng digudang. Ia menemukan 3 kaleng kornet yang kemasannya penyok dan berkarat. Apakah langkah selanjutnya?
a)
Langsung dibuang
b)
Membuat berita acara
c)
Dikembalikan ke rekanan
d)
Mencatat dibuku pengeluaran
e)
Menyimpan di tempat khusus
117.

Berikut adalah taksiran sisa makanan menu makan malam Ibu Nina usia 30 tahun, BB = 65 Kg, TB = 160 cm, ketika dirawat di RS “Ken Dedes”. Berapa persen rata rata asupan Ibu Nina pada makan malam tersebut ?

a)

0.663

b)

0.557

c)

0.553

d)

0.443

e)

0.337

118.
Sebuah penyelenggaraan makan komersial yang baru akan memulai usahanya sedang merenovasi dapur. Dapur yang ada tidak terlalu luas dan berada di belakang area dengan letak memanjang. Jumlah pegawai pengolahan hanya 3 orang dan menu yang ditawarkan tidak terlalu bervariasi dan hanya buka di akhir pekan dengan jumlah porsi rata-rata yang diolah 150 porsi per bulan. Tata letak dapur apakah yang tepat untuk penyelenggaraan komersial tersebut ?
a)
Scatter
b)
Circular
c)
Straight line
d)
L-Shape line
e)
Open square
119.
Dalam manajemen pembuangan sampah di suatu institusi Penyelenggaraan Makanan Massal (PMI) harus direncanakan dengan baik supaya tidak menyebabkan kontaminasi. Bagaimanakah cara penanganan sampah di PMI ?
a)
Area pembuangan sampah harus dekat dengan dapur untuk memudahkan pada saat pembuangan sampah dari setiap unit di dapur
b)
Containers pembuangan sampah harus mudah dibersihkan dan tanpa penutup supaya memudahkan dalam pembuangan sampah
c)
Sampah dapat disimpan pada plastik terlebih dahulu disetiap unit sebelum dibuang ketempat pembuangan sampah sementara
d)
Tempat membersihkan container sampah harus dilengkapi dengan air panas dan lantai dengan saluran pembuangan air
e)
Tempat membersihkan container sampah lokasi harus dekat dengan area produksi untuk memudahkan penyaluran pembuangan sampah
120.
Sebuah perusahaan catering sangat menjaga komitmen terhadap pelayanan. Terutama dalam melakukan pemilihan bahan makanan. Bagaimanakah seharusnya pemilihan makanan kaleng yang aman untuk di konsumsi?
a)
Pilih makanan dalam keadaan tertutup atau dalam kemasan
b)
Pilih makanan dalam kondisi baik dan sebelum melewati tanggal kadaluarsa
c)
Pilih makanan tidak berbeda warna aslinya
d)
Amati apakah kemasan makanan tersebut berwarna mencolok
e)
Perhatikan kualitas makanan tersebut apakah masih segar,atau sudah berjamur
121.
Catering utami menjadi penyelenggaraan makanan di acara pesta dengan menu sebanyak 2500 porsi. Paket makan siang yang ditawarkan seharga Rp.25.000,- dengan menu nasi putih, balado daging, ikan asam manis, perkedel kentang, cap cay dan buah melon. Bagaimana cara memilih buah melon yang perlu diperhatikan oleh pihak catering ?
a)
Adanya perubahan bau dan rasa melon
b)
Kebutuhan buah melon sesuai standar porsi
c)
Bentuk buah melon baik dan segar
d)
Spesifikasi buah melon, berat 2,5kg/bh, masak, segar, manis, tidak busuk, tanpa kulit, kupas di tempat, dalam kemasan plastik
e)
Tidak terdapat perubahan warna dan timbulnya bintik-bintik
122.
Untuk memenuhi kecukupan gizi anak Panti Asuhan Al Ihklas, seorang ahli gizi membuat rincian jumlah bahan makanan untuk makan pagi terdiri dari : nasi ditetapkan 100 gram, lauk hewani 75 gram, lauk nabati 50 gram dan sayuran 200 gram, jumlah anak panti sebanyak 50 orang. Berapa jumlah beras yang dipesan untuk makan pagi ?
a)
12,5 kg
b)
10 kg
c)
7,5 kg
d)
5 kg
e)
2,5 kg
123.
Tenaga perencana di Rumah Sakit Bahagia sedang membuat anggaran belanja bahan makanan berupa telur ayam. Dalam 1 siklus menu, frekwensi penggunaan telur ayam 3 kali, dengan jumlah pasien yang akan dilayani 500 orang. Hasil survey pasar diketahui bahwa harga telur Rp 1.500,-/butir. Berapa jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk membeli telur ayam dalam 1 siklus menu ?
a)
Rp 750.000,-
b)
Rp 1.250.000,-
c)
Rp 1.750.000,-
d)
Rp 2.250.000,-
e)
Rp 2.750.000,-
124.
Gudang penyimpanan kering di Instalasi Gizi RS Teratai merupakan tempat penyimpanan bahan makanan seperti beras, kacang-kacangan, produk kalengan maupun olahan. Pada saat akan mengorder pesanan kacang tanah dari ruang persiapan pengolahan, ditemukan bahan makanan tersebut mengalami perubahan warna dan timbul bintik-bintik berwarna, kondisi ruang penyimpanan tampak lembab. Apakah tindakan koreksi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut ?
a)
Kontrol suhu pada 30°C
b)
Kontrol suhu pada 25°C
c)
Kontrol suhu pada 20°C
d)
Kontrol suhu pada 15°C
e)
Kontrol suhu pada 10°C
125.
Seorang ahli gizi sedang membuat perencanaan kebutuhan tenaga kerja bagian memasak yaitu 10 orang/shift, dikarenakan adanya faktor 7 hari kerja/minggu, faktor cuti, libur, izin dan sakit, maka direkomendasikan bahwa kebutuhan tenaga kerja dalam penyelenggaraan makanan adalah 1,5 full time equivalents/shift. Berapa tenaga pemasak yang perlu disediakan ?
a)
30 orang
b)
25 orang
c)
20 orang
d)
15 orang
e)
10 orang
126.
Seorang Ahli Gizi merencanakan resep Telur Dadar untuk kebutuhan 2 porsi dengan bahan dan harga makanan sbb: 2 butir Telur (3000/btr), 20 gr Bawang putih (2000/ons), 20 gr Minyak (2000/0ns). Berapakah harga makanan per porsi?
a)
Rp. 7.000,-
b)
Rp. 3.800,-
c)
Rp. 3.500,-
d)
Rp. 1.900,-
e)
Rp. 2.350,-
127.
Apakah unsur yang terkait dalam sistem perhitungan biaya pada penyelenggaraan makanan sesuai kondisi pada soal no.95 (diatas) ?
a)
Input
b)
Proses
c)
Output
d)
Outcame
e)
Hasil
128.
Sidak pengawasan pasar terpadu Dinas Kesehatan, Dinas Kelautan, Dinas Pertanian dan Badan Ketahanan Pangan melaporkan bahwa ditemukan beberapa mie basah yang beredar dipasaran positif mengandung formalin. Mie basah tersebut terbukti memiliki kandungan formalin dengan kadar 10,39-117,51 ppm. Apakah dampak yang ditimbulkan dari mengkonsumsi mie basah tersebut?
a)
Penurunan berat badan
b)
Sulit untuk menelan
c)
Nafsu makan berkurang
d)
Iritasi lambung
e)
Diare
129.
Seorang ahli gizi memeriksa persediaan bahan pangan di gudang penyimpanan. Buah pisang, labu kuning dan ubi jalar sudah diterima sejak beberapa hari lalu dan akan diolah menjadi kolak. Setelah diperiksa ternyata ditemukan luka jaringan (chilling injury) pada buah pisang yang disimpan pada suhu rendah. Pada ubi jalar ditemukan luka memar dan pecah karena sistem pengangkutan yang dilakukan secara curah. Sedangkan pada labu kuning ditemukan bekas gigitan tikus. Apakah penyebab kerusakan pada buah pisang tersebut ?
a)
Pembekuan
b)
Pemanasan
c)
Pengeringan
d)
Pengasaman
e)
Pendinginan
130.
Seorang mahasiswa gizi melakukan praktikum pembuatan cookies jagung di laboratorium. Mahasiswa tersebut melakukan substitusi tepung jagung dengan tepung terigu dengan berbagai variasi yaitu 10, 20 dan 30%. Mahasiswa ingin mengetahui kerenyahan cookies yang dapat diterima oleh konsumen sehingga daya terima pasar baik. Cookies akan dibungkus dengan plastik PP dan dikemas dalam aluminium foil dengan berat 250 gram. Jenis uji apa yang harus dilakukan oleh mahasiswa gizi tersebut untuk mengetahui tingkat penerimaan cookies jagung yang dihasilkan ?
a)
Paired comparison test
b)
Triangle test
c)
Uji duo-trio
d)
Uji hedonik
e)
Mutu hedonik
131.
Indikator keberhasilan pelayanan gizi dapat diukur dengan daya terima pasien terhadap makanan yang disajikan. Faktor ekternal dan internal dapat mempengaruhi daya terima. Apakah yang merupakan faktor eksternal tersebut?
a)
Selera makan
b)
Kebiasaan makan
c)
Motivasi untuk sembuh
d)
Penyakit yang diderita
e)
Penampilan makanan
132.
Suatu Instalasi Gizi sedang mengevaluasi menu dan resep masakan yang disediakan RS. Dari hasil evaluasi di atas ditemui menu sayur yang selalu bersisa banyak (40%) adalah urap sayuran. Tindakan apa yang paling tepat dilakukan oleh ahli gizi untuk mengatasi masalah di atas tanpa merubah komposisi bahan sayuran dan nilai gizi ?
a)
Mengganti jenis hidangan sayur
b)
Mengganti teknik memasak menjadi berkuah
c)
Mengganti keseluruhan menu
d)
Meningkatkan motivasi untuk menghabiskan sayur
e)
Mengganti komposisi jenis sayuran
133.
Di suatu rumah sakit dilakukan pembelian talenan dalam jumlah banyak. Talenan untuk makanan mentah dan matang dibedakan warnanya. Untuk yang matang berwarna merah dan yang makanan mentah berwarna hijau. Apakah upaya yang dilakukan pada kasus diatas?
a)
Hygiene sanitasi
b)
GMP, Good Practices
c)
SSOP, QC & QA
d)
HACCP
e)
ISO 22000
134.
Asrama mahasiswa setiap harinya menyediakan menu makan malam sebanyak 100 porsi. Hasil uji petik pada sampel makanan diketahui ternyata mengandung E. coli. Tindakan pencegahan apa yang seharusnya dilakukan pihak pengelola asrama?
a)
Menggunakan sumber air yang baik
b)
Membuang sampah pada wadah tertutup
c)
Menyediakan sabun untuk saat cuci tangan
d)
Membersihkan peralatan masak secara rutin
e)
Memeriksakan tenaga pengolah secara rutin
135.
Tenaga pengolah makanan diharapkan harus memiliki kesehatan yang baik saat melakukan pekerjaan. Pada suatu ketika ditemukan tenaga pengolah yang sedang sakit kulit/luka koreng. Apa tindakan selanjutnya yang harus dilakukan tenaga pengolah?
a)
Menutup bagian luka dengan kain kassa
b)
Bekerja di proses persiapan makanan
c)
Bekerja di proses distribusi makanan
d)
Tidak memegang langsung makanan
e)
Berhenti melakukan pengolahan
136.
Seorang ahli gizi yang baru bekerja, di tempatkan dibagian penerimaan bahan makanan . Pada saat bertugas dia menerima bahan makanan yang tidak sesuai dengan spesifikasinya dari supplier “H”. Sebelum bertugas dia diberi pengarahan oleh atasannya untuk menerima bahan makanan apapun kondisinya dan dijanjikan akan diberi fee. Bagaimanakah sikap yang seharusnya dilakukan oleh TRD tersebut ?
a)
Menolak dengan tegas setiap bahan makanan yang tidak sesuai spesifikasi dan supplier disuruh mengganti bahan makanan tersebut, dan menolak fee
b)
Menolak secara halus dan mengingatkan supplier untuk mengirim bahan makanan sesuai spesifikasi.
c)
Menurut kepada atasan karena sebagai pegawai baru harus pandai membawa diri
d)
Menerima fee yang diberikan dan kemudian melapor kepada Direktur
e)
Menerima fee yang diberikan dan menyumbangkan kepada orang yang membutuhkan
137.
Seorang ahli gizi praktek mandiri di suatu Klinik Gizi dan dia ditawari dari sales produk susu bercalsium tinggi untuk mempromosikan produknya, kalau produk tersebut terjual sesuai target ada hadiah untuk umroh. Sikap bagaimanakah yang seharusnya dilakukan oleh TRD tersebut ketika bertugas?
a)
Mengambil kesempatan tersebut
b)
Mengambil kesempatan tersebutakan tetapi tetap menganjurkan kepada pasien bahan makanan alami yang bias menggantikan produk susu tersebut
c)
Menolak dengan tegas kesempatan tersebut
d)
Mengambil kesempatan tersebut dan menawarkannya hanya kepada pasien yang mampu saja.
e)
Mengambil kesempatan tersebut dan menawarkannya kepada semua pasien
138.
Petugas yang bertugas dibagian pemotongan daging akan memotong daging sebanyak 200 potong, selain itu petugas tersebut juga akan memotong tempe dan wortel. Apakah hal terpenting yang harus diperhatikan petugas tersebut ?
a)
Celemeknya harus bersih
b)
Celemeknya harus diganti setiap hari
c)
Alat pemotongnya harus berbeda untuk setiap bahan
d)
Alat pemotongnya harus dicuci bersih sebelum digunakan
e)
Talenannya harus diberi warna berbeda untuk setiap jenis
139.
Unjuk kerja kompetensi nutrisionis dibedakan berdasarkan kata kerja dari 4(empat) tingkatan yang disusun secara berurutan dan mulai dari tingkatan unjuk kerja paling rendah, yaitu mulai dari membantu, melaksanakan / melakukan, mendidik dan mengelola. Unjuk kerja nutrisionis yang menyatakan mampu merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan suatu organisasi, disebut
a)
Membantu
b)
Mengelola
c)
Mendidik
d)
Melaksanakan
e)
Memantau
140.
Seorang ahli gizi melakukan konseling kepada pasien, dalam konseling tersebut pasien banyak bertanya mengenai penyakit yang diderita, cara penanggulangannya serta pasien ingin dapat tetap mengkonsumsi makanan yang disukai walaupun menjadi pantangan. Selama konseling berjalan, ahli gizi mampu untuk memberikan info yang dibutuhkan pasien serta dapat memberikan alternarif makanan yang dikonsumsi pasien sehingga pasien merasa tidak terbebani dengan diet yang diberikan oleh ahli gizi tersebut. Pernyataan tersebut diatas merupakan sikap dasar professional yaitu
a)
Skill
b)
Knowledge
c)
Attitude
d)
Bertanggung jawab
e)
Etos kerja tinggi
141.
Kompetensi ahli gizi di bidang penyelenggaraan makanan dan roduksi makanan terdiri dari dua yaitu kompetensi utama dan konpetensi pendukung. Kompetensi pendukung Ahli Gizi yang berkaitan dengan moral adalah
a)
Berpartisipasi dalam penetapan biaya pelayanan gizi
b)
Berpartisipasi dalam pengembangan dan pengukuran kinerja dalam pelayanan gizi
c)
Berpenampilan / unjuk kerja sesuai dengan kode etik profesi gizi
d)
Menyusun menu untuk kelompok sasaran
e)
Menyusun standar makanan untuk kelompok sasaran
142.
Pada saat anda memberikan asuhan diet kepada klien penderita DM, anda sebagai seorang Ahli Gizi menganjurkan pasien untuk membeli susu khusus untuk penderita DM. Pada kasus tersebut, aturan apakah yang sudah dilanggar?
a)
Standar Pelayanan Gizi
b)
Standar Kompetensi Gizi
c)
Etika Profesi Gizi
d)
UUNo.29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran
e)
UU No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan
143.
Seorang AhlI Gizi yang menjadi anggota Tim Asuhan Gizi di RS X baru saja selesai mengikuti pelatihan PAGT terbaru pada beberapa penyakit. Langkah apa yang pertama kali dilakukan Ahli Gizi tersebut kepada Tim kerjanya terkait hasil pelatihannya?
a)
Disimpan sendiri dan tak diterapkan untuk meningkatkan kinerja Tim
b)
Sosialisasi hasil pelatihan kepada Tim agar kinerja tim makin meningkat
c)
Semua anggota tim dilatih tehnologi gizi
d)
Hasil pelatihan dipakai sendiri
e)
Digunakan sendiri untuk menyelesaikan tugas dari Tim
144.
Ibu X menjadi ketua panitia seminar tentang Asupan Gizi Bagi Anak Autis yang dilakukan untuk masyarakat umum. Panitia mendapat tawaran sponsor tunggal dari “produk susu formula”. Apakah yang anda putuskan terkait penawaran tersebut?
a)
Menerima tawaran tersebut dengan senang hati
b)
Menolak begitu saja penawaran sponsor tersebut
c)
Menerima tawaran dengan imbalan kesempatan promosi kepada sponsor
d)
Menerima tawaran tapi tidak memberikan imbalan apapun kepada sponsor
e)
Menolak tawaran tersebut karena melanggar aturan Persagi
145.
Ibu A bertugas sebagai Ahli Gizi Rawat Inap di RS X. Sesuai dengan kewenangan klinis yang sudah diberikan Direktur RS X maka Ibu A harus menerapkan Proses Asuhan Gizi Terstandar pada pasien yang berisiko malnutrisi. Bagaimanakah Ibu A melakukan proses dokumentasi pasien?
a)
Didokumentasikan secara khusus dan disimpan di Instalasi Gizi
b)
Didokumentasikan atau dicatat sebagai catatan pribadi saja
c)
Didokumentasikan di buku catatan harian Ahli Gizi
d)
Didokumentasikan terintegrasi kedalam rekam medik
e)
Didokumentasikan di rekam medik tersendiri
146.
Ahli Gizi dengan kualifikasi TRD tidak memiliki kompetensi untuk memberikan asuhan diet kepada pasien DM dengan komplikasi neuropati, retinopati dan nefropati. Tindakan apa yang harus dilakukan oleh Ahli Gizi dalam menangani kasus tersebut?
a)
Merujuk pasien ke rumah sakit terdekat
b)
Merujuk pasien kepada Registered Dietesien terdekat
c)
Berkonsultasi kepada dokter yang menangani pasien tersebut
d)
Berkonsultasi kepada ahli gizi yang lebih senior
e)
Mempersilahkan paisen mencari pertolongan tenaga kesehatan lainnya
147.
Seorang Ahli Gizi lulusan D3 Gizi sebuah perguruan tinggi yang terakreditasi A bertugas di Puskesmas X yang bertanggung jawab secara penuh untuk melakukan kegiatan fungsional pelayanan gizi. Ahli Gizi tersebut belum mengurus Surat Izin Kerja ke Dinas Kesehatan Kabupaten setempat. Permenkes No 26 Tahun 2013 telah mengatur kualifikasi Ahli Gizi. Apakah kualifikasi Ahli Gizi tersebut?
a)
Nutrisionis
b)
Nutrisionis Registered
c)
Ahli Madya Gizi
d)
Registered Dietesien
e)
Tehnical Registered Dietesien
148.
Dalam etika profesi gizi khususnya kewajiban kepada masyarakat antara lain Ahli Gizi wajib melindungi masyarakat dari informasi yang salah di bidang gizi. Kegiatan manakah yang tidak sesuai dengan etika profesi gizi?
a)
Diam saja karena merasa tidak memiliki kapasitas untuk itu
b)
Melakukan somasi kepada instansi terkait iklan pangan yang menyesatkan
c)
Mendidik masyarakat agar peka terhadap bias informasi gizi
d)
Melakukan protes kepada industri pangan yang menyesatkan informasi
e)
Melakukan protes kepada biro iklan yang menyesatkan informasi
149.
Ada beberapa syarat yang ditetapkan dalam Permenkes no 26 tahun 2013 agar seseorang dapat disebut sebagai Tehnical Registered Dietesion. Manakah yang termasuk syarat tersebut?
a)
Menjadi anggota PERSAGI
b)
Menjadi dosen/asisten dosen pada perguruan tinggi jurusan gizi
c)
Telah mengikuti ujian kompetensi gizi
d)
Diangkat sebagai pegawai negeri sipil pada Dinkes Provinsi/Kabupaten
e)
Memiliki tugas, tanggung jawab penuh dalam kegiatan fungsional pelayanan gizi
150.
Ahli Gizi dalam mempromosikan atau mengesahkan produk makanan tertentu berkewajiban senantiasa tidak dengan cara yang salah atau menyebabkan salah interpretasi atau menyesatkan masyarakat. Kewajiban terhadap siapakah tindakah tersebut dalam kode etik ahli gizi?
a)
Kewajiban terhadap klien
b)
Kewajiban terhadap masyarakat
c)
Kewajiban terhadap teman seprofesi dan mitra kerja
d)
Kewajiban terhadap profesi dan diri sendiri
e)
Kewajiban umum
151.
Dalam manajemen mutu pelayanan gizi Rumah Sakit, pasien mempunyai hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/ atau jasa. Produk hukum manakah yang sesuai dengan hal tersebut?
a)
Undang-Undang Dasar 1945
b)
Undang-Undang Ketenagakerjaan
c)
Undang-Undang Perlindungan Konsumen
d)
Undang-Undang Kesehatan
e)
Undang-Undang Perlindungan Hukum
152.
Seorang ibu membawa anak usia 5 tahun datang ke Poliklinik Gizi. Dari hasil pengukuran anak diketahui BB: 25 kg; TB:105 cm, Ahli Gizi memberikan materi gizi berdasarkan data antropometri anak kepada ibu tersebut. Peran apakah yang sedang dilakukan ahli gizi kepada si ibu?
a)
Dietisien
b)
Konselor gizi
c)
penyuluh gizi
d)
Pelaku tatalaksana gizi
e)
Pengelola pelayanan gizi di masyarakat
153.
Seorang ahli gizi rumah sakit “W”, melakukan kunjungan ke rumah pasien TB Paru “M”. Pengkajian data menunjukkan status gizi kurang, tidak ada napsu makan, sering mual dan pusing dan sering murung. Mempertimbangkan kondisi pasien ini maka ahli gizi merencanakan intervensinya. Apa metode pendidikan yang tepat untuk mengatasi masalah pasien ini?
a)
Diskusi Kelompok
b)
Bermain Peran
c)
Wawancara
d)
Konseling
e)
Ceramah
154.
Hasil standarisasi resep di satu catering menghasilkan resep standar. Pemasak belum menerapkan resep standar tersebut dalam melakukan tugasnya. Bagaimanakah bentuk komunikasi yang efektif untuk kasus di atas?
a)
Mengingatkan pemasak agar menggunakan resep standar secara berkala
b)
Mengingatkan pemasak agar menggunakan resep standar di forum rapat staf
c)
Memantau hasil masakan mereka setiap hari
d)
Menugaskan kepala pemasak untuk mengingatkan pemasak yang lain
e)
Menempel resep standar di lokasi kerja pemasak hingga mereka terbiasa dengan resep tersebut
155.
Desa X adalah sebuah desa terpencil dan ditemukan anak balita yang mengalami masalah gizi. Anda sebagai mahasiswa akhir beserta pembimbing melakukan pengamatan atau observasi ke desa tersebut dan ditemukan beberapa anak balita yang mengalami gizi buruk dengan penyebab kebanyakan karena kurang konsumsi energy dan protein. Selama di desa tersebut, Anda bersama-sama pembimbing melakukan observasi. Apakah nama jenis observasi yang dilakukan :
a)
Partially Controlled Situation
b)
Observasi Partisipasi
c)
Observasi Sistematis
d)
Observasi Non Partisipasi
e)
Free Situation
156.
Di semester akhir mahasiswa jurusan gizi, melaksanakan Praktek Kerja Lapangan di desa “F”. Survei pendahuluan menghasilkan, banyak keluarga yang tabu terhadap makanan tertentu. Program apa yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut?
a)
Penyuluhan
b)
Pemutaran Film
c)
Demonstrasi
d)
Bermain Peran
e)
Kunjungan Rumah
157.
Komunikasi transendental merupakan manifestasi pengakuan bangsa Indonesia terhadap sesuatu yang gaib dan di pandang ikut menentukan keberhasilan bangsa Indonesia dalam mencapai cita-citanya. Dalam sistem komunikasi pengakuan ini adalah perwujudan budaya Pancasila. Termasuk perwujudan sila keberapa ?
a)
Pertama
b)
Kedua
c)
Ketiga
d)
Keempat
e)
Kelima
158.
Pada sebuah tempat keramaian, Anda melihat di kejauhan teman anda dan bermaksud untuk menyampaikan sesuatu tetapi tidak memungkinkan menggunakan bahasa lisan (verbal) sehingga menggunakan bahasa isyarat atau bahasa tubuh (non verbal). Apakah isyarat tubuh atau bahasa tubuh yang digunakan?
a)
Isyarat tangan
b)
Mimik wajah
c)
Tulisan tangan
d)
Posisi tubuh
e)
Isyarat mata
159.
Berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2013, pola konsumsi Sayur dan Buah masih rendah (38%). Jika dilihat tingkat ketersediaan sayuran dan buah di tiap daerah adalah melimpah. Tingkat ekonomi masyarakat juga tidak miskin. Faktor apakah penyebab utama masalah tersebut?
a)
Peran pemerintah
b)
Pengetahuan-Sikap-Perilaku
c)
Harga komoditas yang tinggi
d)
Prioritas pengeluaran rumah tangga
e)
Jumlah anggota keluarga
160.
Seorang ahli gizi Puskesmas akan membentuk Kampung Sadar Gizi di wilayah kerjanya. Sebelumnya dia melakukan analisis situasi terhadap kampong tersebut untuk memperoleh gambaran sumber daya yang bisa mendukung program. Jenis sumber daya apakah yang dimaksud?
a)
Kesenian tradisional
b)
Organisasi masyarakat
c)
Tingkat ekonomi masyarakat
d)
Jumlah dan kemampuan kader
e)
Fasilitas kesehatan
161.
Ahli Gizi suatu Dinas Kesehatan akan melaksanakan penyuluhan tentang jajanan aman dan bergizi bagi anak-anak sekolah. Terkait hal tersebut, dia mulai melakukan pencatatan secara cermat data dan fakta/karakteristrik sasaran. Tahapan komunikasi apakah yang sedang dilakukan?
a)
Communicating
b)
Fact finding
c)
Evaluation
d)
Adoption
e)
Intervention
162.
Seorang petugas Gizi Puskesmas, diminta untuk merancang media yang akan digunakan dalam penyuluhan kelompok pada Panti Jompo, waktu yang disediakan terbatas, biaya minim, teknologi tersedia cukup. Media penyuluhan yang sesuai dengan kondisi tersebut adalah?
a)
Video
b)
Poster
c)
Leaflet
d)
Spanduk
e)
Pembuatan Model
163.
Sebanyak 200 warga masyarakat suatu desa telah berkumpul di balai Desa. Desa tersebut termasuk desa endemik gondok dengan angka TGR mencapai 26%, secara geografis desa terletak di daerah pegunungan dengan akses yang sulit dan sarana tranportasi yang minim. Metode apa yang paling efektif digunakan?
a)
Pemasangan sepanduk
b)
Penyuluhan masal
c)
Pemutaran film
d)
Konseling
e)
Pameran
164.
Sebanyak 20 ibu hamil telah berkumpul di balai pertemuan kampong. Data puskesmas menunjukkan angka anemia ibu hamil di desa tersebut tinggi lebih dari 50% dengan tingkat pendidikan rata-rata rendah. Metode apa yang paling efektif digunakan?
a)
Role playing
b)
Demonstrasi
c)
Konseling
d)
Pameran
e)
Diskusi
165.
Seorang Ahli Gizi akan melaksanakan penyuluhan gizi terhadap pasien rawat jalan di Puskesmas Tamansari sebanyak 20 pasien yang beragam usia dan penyakitnya dengan menggunakan media gizi. Apa kriteria pemilihan media dengan mempertimbangkan kondisi dan psikologi?
a)
Kesesuaian media dengan Pesan
b)
Motivasi dan perbedaan individual
c)
Ketersedian Sumber daya
d)
Kualitas media yang diharapkan
e)
Teknik komunikasi yang akan digunakan komunikan
166.
Di suatu desa, ditemukan 2 (dua) kasus gizi buruk pada balita yang sudah pernah dirawat setahun sebelumnya di Terapeutic Feeding Center dan kembali harus menjalani penanganan nutrisi setelah setahun kemudian. Dalam menggali penyebab dan pemecahan masalah, tenaga gizi puskesmas setempat melakukan pendekatan berupa edukasi kepada orang tua dan keluarga pasien. Apakah metode yang paling tepat?
a)
Ceramah
b)
Diskusi kelompok
c)
Curah pendapat
d)
Panel
e)
Bermain peran
167.
Mahasiswa Gizi akan melakukan edukasi tentang Praktek Pemberian MP-ASI yang baik dan benar. Sasaran penyuluhan adalah ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita dengan jumlah berkisar 209 orang. Media penyuluhan adalah layar lebar yang dihubungkan dengan komputer sedang alat bantu penyuluhan adalah pengeras suara. Apakah metode yang paling sesuai?
a)
Diskusi kelompok
b)
Ceramah
c)
Brainstorming
d)
Simulasi
e)
Pameran
168.
Dalam suatu kegiatan posyandu di kelurahan X, petugas gizi melakukan kegiatan penyuluhan tentang Pentingnya ASI Eksklusif. Sasaran penyuluhan adalah semua ibu hamil dan ibu yang memiliki balita yang berkunjung ke posyandu. Apakah media penyuluhan yang paling tepat?
a)
Leaflet
b)
Booklet
c)
Poster
d)
Lembar balik
e)
Flashcard
169.
Suatu penelitian di desa Sukamaju untuk mengetahui hubungan antara tingkat konsumsi protein dengan status gizi Ibu hamil tahun 2017. Menurut hasil penelitian tahun 2016 ibu hamil di desa Sukamaju yang menderita KEK sebanyak 40%. Pengumpulan semua variabel diukur diukur pada saat yang sama. Disain apa yang digunakan dalam penelitian di atas?
a)
Kohort
b)
Case Control
c)
Cross sectional
d)
True Experiment
e)
Quasi Experimen
170.
Suatu penelitian di desa Grobogan untuk mengetahui hubungan antara tingkat konsumsi protein dengan status gizi Ibu hamil tahun 2017 dengan desain kohort dengan jumlah sampel sebanyak 80 Ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sampel 40 ibu hamil dengan tingkat konsumsi protein kurang, 20 diantarannya mengalami KEK; sedangkan dari 40 ibu hamil dengan tingkat konsumsi protein cukup, 10 diantaranya mengalami KEK. Berapa % kemungkinan ibu hamil dengan tingkat konsumsi kurang protein akan mengalami KEK?
a)
6.25%
b)
12.50%
c)
25.00%
d)
50.00%
e)
75.00%
171.
Suatu penelitian di desa Klipang untuk mengetahui hubungan antara tingkat konsumsi protein dengan status gizi Ibu hamil tahun 2017. Menurut hasil penelitian tahun 2016 ibu hamil di desa Sukamaju yang menderita KEK sebanyak 40%. Pengumpulan semua variabel diukur diukur pada saat yang sama. Dengan pendekatan apa, besar sampel dihitung untuk penelitian tersebut?
a)
Perbedaan rerata 2 kelompok Dependen
b)
Perbedaan rerata 2 kelompok Independen
c)
Perbedaan proporsi 2 kelompok Independen
d)
Perbedaan proporsi 2 kelompok Independen
e)
Perbedaan rerata 2 kelompok Dependen Matching
172.
Suatu penelitian di desa Karangtengah untuk mengetahui hubungan antara tingkat konsumsi protein (kurang atau cukup) dengan status gizi Ibu hamil (KEK atau normal) tahun 2017. Menurut hasil penelitian tahun 2016 ibu hamil di desa Sukamaju yang menderita KEK sebanyak 35%. Pengumpulan semua variabel diukur diukur pada saat yang sama. Uji apa yang tepat digunakan untuk mengetahui hubungan tersebut ?
a)
Uji beda rerata lebih 2 kelompok Independen
b)
Uji beda proporsi 2 kelompok Independen
c)
Uji beda proporsi 2 kelompok dependen
d)
Uji beda rerata 2 kelompok Independen
e)
Uji beda rerata 2 kelompok dependen
173.
Suatu penelitian di desa Tawangharjo untuk mengetahui hubungan antara tingkat konsumsi protein (kurang atau cukup) dengan status gizi Ibu hamil (KEK atau normal) tahun 2017. Menurut hasil penelitian tahun 2016 ibu hamil di desa Sukamaju yang menderita KEK sebanyak 35%. Pengumpulan semua variabel diukur diukur pada saat yang sama. Apa jenis penelitian tersebut, berdasarkan tujuan penelitian?
a)
Penelitian survey
b)
Penelitian terapan
c)
Penelitian verifikatif
d)
Penelitian inferensial
e)
Penelitian longitudinal
174.
Di satu Instalasi gizi dari hasil pemantauan ditemukan walaupun sudah dilakukan pelatihan cara pemorsian, besar porsi makanan untuk diet yang sama masih berbeda secara bermakna . Untuk mencari penyebab dari masalah di atas topik penelitian yang paling tepat untuk dilakukan adalah?
a)
Pengaruh pengetahuan tenaga pemorsian terhadap besar porsi
b)
Pengaruh supervisi ahli gizi terhadap keterampilan pemorsian
c)
Pengaruh ketersediaan alat pemorsian yang terstandar terhadap ketepatan pemorsian
d)
Pengaruh lama bekerja terhadap ketepatan pemorsian
e)
Pengaruh tingkat pendidikan tenaga pemorsian terhadap ketepatan pemorsian
175.
Seorang peneliti akan melakukan kajian terhadap perbedaan rata-rata kadar kolesterol darah antara dosen, karyawan dan mahasiswa di Poltekkes. Pengumpulan data dilakukan melalui pengambilan darah dan dianalisis kadar kolesterol di laboratorium. Apakah jenis penelitian yang paling tepat dipakainya?
a)
Deskriptif
b)
Eksperimen murni
c)
Eksperimen semu
d)
Cross Seksional
e)
Kohort
176.
Pengaruh konseling proses menyusui pada suami terhadap pemberian ASI Eksklusif menunjukkan bahwa pencapaian ASI eksklusif pada ibu yang suaminya mendapat konseling proses menyusui 3 kali lebih banyak bila dibandingkan dengan ibu yang suaminya hanya mendapat leaflet. Jenis penelitian apakah yang paling cocok untuk topik diatas?
a)
Eksperimental murni
b)
Eksperimental semu
c)
Cross sectional
d)
Case control
e)
Kohort
177.
Seorang peneliti ingin mengetahui pengaruh senam otak (Brain Gym) terhadap daya ingat anak SD di Kabupaten Sleman. Subyek dibagi secara random dalam kelompok perlakuan dan kontrol, dan sebelum dilakukan senam otak dilakukan uji pretest daya ingat anak. Senam otak dilakukan seminggu 2 kali dalam kurun waktu 12 bulan, dan kemudian pada akhir perlakuan dilakukan uji postest daya ingat anak. Apakah jenis penelitian yang paling tepat untuk melihat perbedaan daya ingat sebelum dan setelah senam otak dilakukan?
a)
Eksperimen murni
b)
Deskriptif
c)
Kohort
d)
Cross seksional
e)
Eksperimen semu
178.
Ahli Gizi di sebuah Puskesmas akan meneliti : “Pengaruh Pelatihan Ulang (refreshing) terhadap Pengetahuan Gizi Kader Posyandu dalam Penimbangan Balita”. Sebanyak 30 kader posyandu diteliti pengetahuan gizi sebelum (pretest) dan sesudah (postest) pelatihan/ refreshing ulang. Apakah disaian (atau rancangan) untuk penelitian tersebut?
a)
Kasus kontrol
b)
Cross-sectional
c)
Pra-eksperimental
d)
Eksperimental – kuasi
e)
Eksperimental – murni
179.
Peneliti ingin mengetahui hubungan antara pola konsumsi vegetarian dengan kejadian anemi. Pada awal penelitian, peneliti membagi populasi studi dibagi Ahli Gizi di sebuah Puskesmas akan membantu penelitian Pemantuan Status Gizi (PSG) yang diselenggarakan oleh Kemenkes R.I. untuk wilayah kerjanya. Sesuai panduan/petunjuk kerja dari Kemenkes RI : Jumlah (keluarga) sampel yang diteliti per-desa sudah ditentukan dan dihitung berdasarkan data BPS secara proporsional. menjadi 2, vegan dan non vegan, dan dalam waktu 3 bulan sampel diukur kadar Hb nya apakah anemis atau sehat. Teknik sampling apakah yang digunakan pada kegiatan PSG tersebut?
a)
Acak sederhana
b)
Acak sistematik
c)
Acak stratifikasi
d)
Acak bertahap
e)
Acak cluster
180.
Seorang ahli gizi di suatu Puskesmas di wilayah Kabupaten Gunungkidul meneliti partisipasi ibu balita untuk menimbangkan anaknya di posyandu dan status gizi balita. Populasi penelitian adalah semua anak balita di 52 Posyandu yang ada di wilayah puskesmas tersebut. Sebanyak 100 balita akan diteliti sebagai sampel. Apakah teknik acak/ random sampling yang dipilih?
a)
Acak sederhana
b)
Acak sistematik
c)
Acak stratifikasi
d)
Acak cluster
e)
Acak bertahap