NEW
Font size
WorksheetsUjian Topik 1 KTI 2021
Total questions: 50
Worksheet time: 28mins
Penyakit infeksi yang sudah ada pada suatu populasi akan tetapi menyebar sangat cepat berdasarkan skala geografis disebut ...
Penyakit Infeksi Emerging
Penyakit Wabah
Penyakit Infeksi Re-Emerging
Penyakit Deliberately Emerging
Penyakit Infeksi Komunitas
Berikut yang termasuk penyakit infeksi Re-emerging adalah :
MERS CoV
Cryptosporodiosis
Difteri
Nipah virus
Anthrax bioterorisme
Upaya pemusnahan penyakit infeksi secara berkelanjutan dengan menghilangkan jenis penyakit secara permanen disebut :
Reduksi
Agregasi
Eliminasi
Eradikasi
Hilirisasi
Berikut adalah yang benar tentang Rabies ...
Golongan retroviridae, menyerang sel neuron
virus mudah diinaktivasi dengan alkohol 70%
SAR diberikan pada hari ke 0, 3 dan 7
Post exposure dengan VAR hari ke 0, 7, 21
Pre exposure prophylaxis dengan SAR hari ke 0, 7 dan 21
Bentuk yang dapat menularkan Anthrax pada berbagai organ adalah ...
Vegetative forms
Spores
Spore laden dust
Nucleocapside
Shedding envelope
Berikut yang benar mengenai cutaneus anthrax adalah :
Ulkus dikelilingi jaringan nekrotik dan edema
Sebanyak 80% kasus dapat menjadi bakteremia progresif dan fatal
Limfadenitis regional, edema, dan nyeri hebat
Timbul gejala demam, mual, muntah selain lesi kulit
Berupa papula, vesikula terasa nyeri dan terbakar
Patomekanisme yang mendasari komplikasi berbagai organ pada Leptospirosis adalah adanya ...
Nekrosis
Plasmafaresis
Plasma leakage
Vaskulitis
Vakuolisasi dan fokal hemorrhagik
Berikut yang benar tentang Diagnosis Leptospirosis adalah ...
Kriteria suspek didapatkan riwayat terpapar dan MAT positif
Kriteria probable ditegakkan dengan adanya demam dan ikterik
Acute stage dapat ditemukan kuman pada kultur urine
Convalescent stage dapat ditemukan kuman pada kultur CSF dan urine
Gambaran darah tepi terdapat leukopenia, neutropenia dan trombositopenia bermakna
Terjadinya badai sitokin pada kasus konfirmand Covid 19 adalah ...
Disertai demam persisten, CRP meningkat
PCR masih positif, IgM memuncak, IgG belum terdeteksi
Setelah 8-12 hari post onset, IgG terus meningar
Terjadi 4-7 hari post onset gejala, titer virus tertinggi
Terjadi 4-7 hari post onset gejala, gambaran pneumonia pada radiologis
Tn. Badu terkonfirmasi Covid 19 sejak tanggal 15 Maret 2021. Saat ini tidak ada gejala.
Bagaimana selanjutnya untuk tn. Badu ?
Dilakukan swab PCR ulang untuk membuktikan
Disebut Long Covid bila swab PCR masih +
Disebut kasus Discarded
Dilakukan isolasi mandiri lanjutan hingga swab PCR negatif
Dilakukan pemeriksaan Antibodi dengan ECLIA
Penyakit di bawah ini merupakan diagnosis banding dari measles, kecuali :
Campak jerman
Fifth disease
Roseola infantum
Demam scarlet
Varicella
Penyebab dari Hand, foot and mouth disease adalah :
Human herpesvirus 6
Coxsackie virus A16
Paramyxovirus
Rubivirus
Parvovirus B19
Trias dari Congenital Rubella syndrome adalah :
Chorioretinitis, PDA, Microcephali
Cataract congenital, PDA, Mikrosefali
Cataract congenital, PDA, Ketulian SNHL
Cataract congenital, meningitis, VSD
Chorioretinitis, PDA dan ketulian
Penyebab dari measles adalah :
Morbilivirus
Rubivirus
Parvovirus B19
Human Herpesvirus A19
Varicella Zoster virus
Bayi dengan CRS masih bisa menularkan virus sampai dengan bayi tersebut berusia :
1 bulan
1 tahun
2 tahun
10 tahun
5 tahun
Dibawah ini bukan merupakan komplikasi dari Parotitis epidemika :
Pankreatitis
Orchitis
Artritis
Ensefalitis
Pharyngitis
Penyebab dari Demam scarlet adalah :
Grup B Streptococcal
Grup A Streptococcal
Staphylococcus aureus
Staphylococcus koagulase negative
Pseudomonas aeruginosa
Pengobatan pada Demam scarlet yang tepat adalah
Antibiotika golongan aminoglikosida
Antibiotika golongan Penicillin dan Aminoglikosida
Antibiotika golongan Penicillin atau Makrolide
Antibiotika golongan Penicillin dan Ceftazidim
Antibiotika golongan meropenem
Dibawah ini merupakan nama lain dari measles, kecuali :
Morbili
“Gabagen”
Rubeola
Campak
Cacar
Peninggian dari kulit berisi cairan purulent dengan karakter yang bervariasi merupakan :
Vesicle
Pustule
Bulla
Nodul
Papul
Yang bukan merupakan gejala kebocoran plasma pada dengue adalah
Hipoproteinemia
Peningkatan hematokrit lebih dari 20%
Hepatomegali
Efusi pleura kanan
Ascites
Dibawah ini adalah warning sign pada infeksi dengue, kecuali
Nyeri perut hebat
Vomiting profus
Perdarahan mucosa
Peningkatan hematokrit disertai penurunan jumlah trombosit secara cepat
Nyeri otot
Yang bukan merupakan tanda- tanda overload cairan awal adalah
Edema palpebra
Abdomen distended
Asites bertambah, takipneu
Dispneu ringan
Edema paru hingga gagal nafas
Yang bukan merupakan indikasi perawatan di ICU pada Syok Dengue, adalah
Syok yang tidak responsive setelah 1 jam
Syok berulang
Syok dengan perdarahan massif
Syok dengan komplikasi : distress napas, gagal jantung, gagal ginjal, kejang
Syok terkompensasi yang respon baik terhadap cairan resusitasi awal
Pemeriksaan NS1 sebaiknya dilakukan pada hari demam ke :
Hari 1 hingga hari ke 3 demam
Hari ke 5 demam
Hari ke 7 demam
Hari ke 14 demam
Diatas hari ke 14 demam
Infeksi Dengue berdasarkan pada kriteria WHO th 2009 disebutkan bahwa Severe dengue terdiri dari :
Severe plasma leakage, severe hemorrhagic, dan severe organ impairment
Severe ensefalitis, severe hemorrhagic, dan severe organ impairment
Severe plasma leakage, severe liver failure, severe impaired consciousness
Shock DSS, AST or ALT >1000, severe organ involvement
Severe bleeding, severe organ involvement, AST or ALT >1000
Pembagian klasifikasi infeksi dengue menurut WHO th 2011 adalah :
Dengue without warning sign, dengue with warning sign, severe dengue
Dengue fever, DHF grade 1, DHF grade 2, DHF grade 3, DHF grade 4, dan Expanded dengue syndrome
Dengue fever, DHF grade 1- DHF grade 2, DHF grade 3 dan DHF grade 4
Dengue fever, DHF grade 1 dan grade 2, DSS
Dengue fever, DHF dan DSS
Demam dengue disertai adanya peningkatan Hematokrit lebih dari 20%, perdarahan gusi, hemodinamik masih stabil masuk pada kriteria ...
Dengue Fever dengan perdarahan
DHF Grade 1
DHF Grade 2
DHF Grade 3
DHF Grade 4
Demam dengue pada anak usia 5 tahun, disertai dengan efusi pleura dan ascites, perdarahan gigi. Anak tampak gelisah, takipneu, nadi kecil dan cepat.
Kemungkinan masuk kepada kondisi ...
DHF Grade 2
Dengue Shock Syndrome terkompensasi
Dengue Shock Syndrome dekompensasi
Expanded dengue syndrome
DHF Grade 2 dan ARDS
Salah satu indikasi rawat inap pada kasus dengue adalah ...
Lingkungan rumah pasien tidak mendukung
Pasien rumah jauh dari fasilitas kesehatan,pasien hidup sendirian atau sulit diobservasi di rumah (asrama, kos)
Pasien saat hadi rutin
Pasien dengue dengan intake cairan dan nutrisi cukup baik
Pasien dengan ruam di seluruh tubuhnya
Berikut yang lebih berisiko tertular HIV adalah ...
Transgender
PSK
Pengguna narkoba suntik
Lelaki Seks Lelaki
Bayi baru lahir
Berikut yang benar mengenai fase viremia akut HIV adalah ...
Terjadi hingga 1 tahun awal infeksi HIV
Terjadi penurunan CD4 secara konstan
Timbul infeksi oportunistik di berbagai organ
Gejala flu like syndrome, limfadenopati selama beberapa minggu
HIV sudah dapat terdeteksi melalui darah, viral load tinggi
Beberapa hal yang ditanyakan saat pre test counselling diantaranya ...
Faktor resiko
Aktivitas fisik
Lingkungan rumah
Safe behaviour promotion
Rencana tes lain
Sistem imun humoral terhadap HIV :
Saat 1-2 minggu setelah viremia
Dimulai 3-6 minggu paska infeksi
Antibodi yang timbul tidak efektif
Diperantarai sel dendrit
Banyak produksi sitokin proinflamasi
Berdasarkan pedoman di Indonesia, dagnosa HIV ditegakkan dengan pemeriksaan ...
HIV RNA
HIV DNA
Determinan serologi
Antigen HIV
CD4
Seorang lelaki homoseksual, mengalami keluhan dermatitis seboroik luas, Herpes Zoster, dan Papular pruritus eruption. Determinan tes positif.
Termasuk dalam infeksi :
Acute HIV syndrome
HIV Stadium 1
HIV Stadium 2
HIV Stadium 3
HIV Stadium 4
Seorang ibu hamil 3 bulan, dalam pemeriksaan tidak didapatkan keluhan apa-apa. Dari skrining diketahui asil tes HIV positif.
Apa yang harus dilakukan selanjutnya ?
Profilaksis ibu agar tidak menulari bayi
Segera terapi ARV
Follow up ulang untuk mencegah IO
Profilaksis terhadap IO
Tes Mantoux untuk skrining TB
Kondisi berikut dapat kita temukan dalam HIV stadium IV adalah
Limfadenopati generalisata persisten
Infeksi jamur pada kuku
Tuberkulosis paru
Meningitis TB
Stomatitis nekrotikans ulcerative akut, gingivitis, atau periodontitis
Saat virus HIV RNA berubah menjadi DNA diperantarai oleh ...
Protease
Integrase
Reverse transcriptase
Genomic viral
Oksireduktase
Infeksi oleh organisme yang biasanya tidak menyebabkan penyakit pada kondisi imunokompeten, disebut ...
Infeksi paka pajanan
Komorbid
Koinfeksi
Infeksi oportunistik
Efek simpang
Berikut IO pada HIV yang dapat disebabkan oleh Protozoa contohnya adalah ...
Sarkoma kaposi
Pneumocystis jerovecii
Cryptococcus
Histoplasma
Cryptosporidia
Salah satu faktor Resiko terinfeksi PCP pada ODHA dengan :
Jumlah CD4 <200 sel/µL
ODHA dengan faktor risiko Penasun
HIV stadium III
Oral hairy leukoplakia
Wanita hamil
Salah satu pilihan terapi PCP pada HIV
Metronidazole
Ketoconazole
Cotrimoxazole
Fluconazole
Penicillin
Gambaran klinis terbanyak toksoplasmosis pada ODHA adalah...
Kejang
Chorio-retinitis
Pneumonitis
Ensefalitis
Infeksi sistemik
Profilaksis pada Toksoplasmosis dapat diberikan :
Dapsone 2x100 mg tab
Cotrimoxazole 1x960 mg tab
Cefixime 2x100 mg tab
Clindamycin 2x300 mg kap
Ca leucovorin 1x1 tab
Pemberian profilaksis Fluconazole dapat diberikan untuk pencegahan terhadap IO :
PCP
Toksoplasmosis
Kriptokokosis
MAC
Cryptosporodiosis
Terapi Kandidiasi Orofaring dan Esofageal adalah :
Ketoconazole tab
Mikonazole oral drop
Nystatin suspensi
Amphotericin
Itrakonazol
Salah satu tujuan tatalaksana pajanan adalah ...
Mengurangi waktu kontak dengan darah, cairan tubuh atau sumber pajanan
Mencegah infeksi kronik
Mencegah penularan infeksi akut
Dekontaminasi sumber pajanan
Profilaksis sekunder
Resiko pajanan HIV dari sebuah tusukan jarum sebesar ...
30 %
10 %
5 %
1-3 %
0,2-0,4 %
Tindakan yang dilakukan pertama kali saat terjadi pajanan luka tusuk adalah
Irigasi dengan alkohol 70%
Usap dengan povidone iodine selama 5 menit
Irigasi dengan lautan chlorhexidine selama 5 menit
Bilas air mengalir dan sabun antiseptik 1-3 menit
