WorksheetsKeperawatan Jiwa #1
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Seorang perempuan usia 31 tahun dirawat di RSJ karena menolak minum obat dan bicara sendiri.menurut keluarga, pasien dekat dengan ibunya yang meninggal 1 tahun lalu, selalu dimarahi oleh ayahnya, pernah tidak naik kelas, dan pernah ditinggal menikah pacarnya 2 tahun lalu. Hasil pengkajian pasien mengatakan malu karena belum menikah.
Apakah faktor presipitasi pada kasus tersebut?
Kehilangan orang yang dicintai
Gagal pendidikan
Gaga menikah
Putus obat
Pola asuh
Seorang laki-laki berusia 17 tahun,dibawa ke UGD RSJ karena mengamuk dirumah. Hasil pengkajian tatapan mata pasien tajam, tangan mengepal sambil memukul-mukul tempat tidur. Perawat akan melakukan pengikatan pada pasien
Apakah prinsip etik yang dilakukan paa kasus tersebut?
Non maleficience
Beneficience
Autonomy
Veracity
Justice
Seorang perempuan berusia 20 tahun, bekerja sebagai model, dirawat di RSU karena kecelakaan yang mengakibatkan luka diwajahnya. Hasiln pengkajian pasien mengatakan “ sudah tidak ada lagi yang bisa dilakukan, saya tidak bisa bekerja lagi”, dan diucapkan berulang-ulang. Pasien terlihat murung dan susah tidur.
Apakah masalah keperawatan pada pasien tersebut?
Ansietas
Keputusasaan
Ketidakberdayaan
Harga iri situasional
Gangguan citra tubuh
Seorang laki-laki berusia 24 tahun menjalani hemodialisis di RSU sejak 5 tahun lalu. Hasil pengkajian pasien mengatakan merasa bosan dengan berbagai pengobatan yang sudah dilakukan,tetapi kondisinya tetap seperti ini. Pasien menolak untuk dilakukan hemodialisis selanjutnya. Menurut keluarga, pasien susah tidur dan sering menangis ketika dirumah.
Apakah masalah keperawatan pada kasus tersebut?
berduka disfungsional
Ketidakberdayaan
Harga dirih rendah
Keputusasaan
Ansietas
Seorang perempuan usia 30 tahun dirawat di RSJ alasan masuk susah tidur, mondar-mandir, dan 3 bulan tidak minum obat. Pasien mengatakan suaminya sering melakukan KDRT dan saat ini sudah dicerai, malu dengan kondisinya. Hasil pengkajian: pakaian tidak rapi, bicara dan tersenyum sendiri,malas berinteraksi dengan orang lain dan mondar-mandir.
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?
Halusinasi
Isolasi sosial
Harga diri rendah
Defisit perawatan diri
Regiment terapi inefektif
Seorang perempuan usia 30 tahun, dirawat di RSJ dengan marah-marah, menyendiri, tidak mau mandi dan kadang bicara sendiri. Hasil pengkajian: Pasien mengatakan mempunyai 4 anak dan sudah bercerai satu bulan yang lalu, merasa sendri dan mengatakan “ tolong sampaikan pada keluarga saya untuk menjaga anak-anak saya, mungkin saya tak akan bisa merawat mereka lagi.
Apakah masalah keperawatan pada kasus tersebut?
.Isolasi sosial
Risiko bunuh diri
Perilaku kekerasan
Defisit perawatan diri
Halusinasi pendengaran
Seorang laki-laki usia 28 tahun, dirawat di RSJ alasan marah-marah dan menolak minum obat. Hasil wawancara pasien mengatakan tidak mau bicara karena dirinya mempunyai ilmu suci yang bisa menyembuhkan orang, bicara inkoheren dan fligh of idea. Keluarga mengatakan pasien gagal ujian CPNS enam bulan lalu.
Apakah masalah keperawatan utama yang tepat pada kasus diatas?
Waham
Harga diri rendah
Kerusakan komunikasi
Regimen terapi infektif
Risiko perilaku kekerasan
Seorang laki-laki berusia 34 tahun, di rawat di RSJ karena mengurung diri dikamar sejak 1 bulan lalu dan kadang marah tanpa sebab. Hasil pengkajian: pasien sering menyendiri, tertawa dan bicara sendiri, afek labil, dan penampilan tidak rapi. Keluarga mengatakan pasien di PHK setahun yang lalu.
Apakah tujuan tindakan keperawatan pada kasus tersebut?
Pasien mampu melakukan interaksi dengan lingkungan
Pasien menunjukan perilaku meningkatnya harga diri
Pasien mampu mengontrol perilaku marahnya
Pasien mampu mengontrol halusinasinya
Pasien mampu melakukan kebersihan diri
Seorang perempuan berusia 35 tahun dirawat di RSU karena susah BAB, mengalami wasir sejak 6 bulan dan akan dilakukan operasi. Hasil pengkajian: pasien terlihat gelisah,dan susah tidur TD 135/ 80 mmhg, frekuensi nadi 90x/menit,muka pucat dan mengatakan takut dan khawatir terhadap tindakan perasi yang akan dijalankannya.
Apakah rencana keperawatan pada kasus tersebut?
Identifikasi penyebab cemas
Anjuran spiritual
Latih tarik napas
Dan latihan hipnosis 5 jari
Latihan teknis distraksi
Perawat puskesmas melakukan kunjungan pada rumah seorang perempuan berusia 28 tahun yang post dirawat di RSJ 2 minggu lalu. Hasil pengkajian: klien sudah mampu berinteraksi dengan keluarga dan menyatakan keiginan bekerja kembali, tetapi takut melakukan kesalahan. Pasien suka membuat kerajinan tangan.
Apakah tidakan keperawatan selanjutnya pada pasien tersebut?
Mendikusikan tentang kegiatan harian pasien.
Melatih kemampuan positif yang dimiliki pasien
Mendiskusikan kemampuan dan aspek positif.
Melibatkan pasien dan kegiatan rehabilitasi di masyarakat
Melibatkan pasien dalam kegiatan kelompok di masyarakat
Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat di RSU karena mengalami patah kaki akibat kecelakaan motor sehingga harus diamputasi. Hasil pengkajian: paasien terlihat banyak diam,menolak dikunjungi, dan mengatakan ” andai saja dirinya lebih hati-hati, tentu saja ia masih bisa bekerja seperti biasa”.
Apakah tahap berduka yang dialami pada kasus tersebut?
Denial
Angel
Depresi
Bargaining
Aceptance
Perawat puskesmas melakukan kunjungan rumah kepada seorang perempuan berusia 16 tahun. Keluarga mengatakan klien tidak mau melakukan kegiatan apapun. Hasil pengkajian: klien mengatakan malu dengan bekas luka bakar pada wajah, tampak sering menutupi wajah, tampak murung dan banyak menunduk.
Apakah kriteria evaluasi pada kasus tersebut?
Pasien menerima realita
Pasien menemukan makna hidup
Pasien mampu mengontrol keadaan
Pasien mengenal aspek positif yang dimiliki
Pasien mampu memulai interaksi dengan orang lain
Seorang laki-laki berusia 35 tahun dirawat di RSJ ke 3 kalinya, karena sering marah-marah. Keluarga megatakan pasien malas minum obat karena merasa mengatuk karena merasa mengantuk setelah minum obat. Hasil pengkajian pasien: pasien masih menolak minum obat karena menurut pasien tidak membawa perbaikan pada dirinya.
Apakah tindakan keperawatan pada kasus tersebut?
Menjelaskan fungsi minum obat
Memotifasi pasien agar mau minum obat
Mendiskusikan dengan keluarga fungsi minum obat
Melakukan kolaborasi untuk pemberian terapi injeksi
Menunda pemberian obat sampai pasien mau meminum
Seorang laki-laki berusia 34 tahun, dikunjungi oleh perawat puskesmas karena mengurung diri di kamar sejak 1 bulan,menolak mandi dan suka bicara sendiri. Hasil pengkajian: kontak mata kurang, hanya mengangguk dan menggelengkan kepala saat ditanya. Keluarga mengatakan klien diberhentikan dari pekerjaannya.
Apakah tujuan tindakan keperawatan pada kasus tersebut?
Pasien mampu melakukan interaksi
Pasien mampu menjaga kebersihan diri
Pasien mampu mengontrol halusinasi
Pasien tetap mampu berorinteasi pada realita
Pasien menunjukan perilaku meningkatkannya harga diri
Perawat melakukan kunjungan rumah pada anak perempuan usia 25 tahun yang melakukan percobaan bunuh diri. Hasil pengkajian: pasien tidak mau keluar rumah,mengatakan malu telah gagal menjaga kehormatannya dan meminta perawat tidak menceritakan masalahnya kepada orang tua. Keluarga bertanya tentang kondisinya kepada perawat.
Apakah komunikasi perawat pada kasus tersebut?
“ Saya tidak boleh mengatakan kondisi anak bapak”
“ Saat ini keluarga belum perlu tahu kondisi anak bapak”
“ sepertinya anak bapak belum mampu menceritakan masalahnya pada keluarga”
“ untuk saat ini, mohon keluarga mempercayakan kondisi anak bapak pada saya”
“ saya harus berbuat adil pada anak bapak yang tidak ingin kondisinya diketahui oleh keluarga”
Seorang perempuan usia 20 tahun datang ke poli kulit, post luka bakar. Ketika perawat akan melakukan pengukuran TD, pasien menolak dan menutupi tangannya dengan jaket. Hasil pengkajian: tangan sebelah kanan berwarna putih bekas luka bakar, pasien banyak menunduk, dan mengatakan tangannya tidak seperti orang lain.
Apakah komponen konsep diri yang terganggu pada kasus tersebut?
Penampilan peran
Citra tubuh
Harga diri
Ideal diri
Identitas
Seorang perempuan berusia 25 tahun dirawat di RSJ sejak 4 hari yang lalu. Keluarganya mengatakan bahwa dirumah pasien sering melamun,berbicara sendiri dan menangis. Hasil pengkajian: pasien mengatakan bahwa dirinya membebani keluarga, dan keluarga akan bahagia jika dirinya tidak ada lagi.
Apakah teknik komunikasi yang tepat digunakan untuk kasus diatas?
Identifikasi tema
Berbagi persepsi
Klarifikasi
Fokuskan
Refleksi
Seorang perempuan berusia 30 tahun dirawat di RSJ karena marah-marah bicara sedniri,menolak mandi. Hasil pengkajiaan: kontak mata ditakada, menyediri dan menolak interaksi. Pasien sudah diajarkan cara mengontrol marah, mengontrol halusisnasi, cara berkenalan dan cara merawat diri.
Aapakah kemampuan yang harus ditunjukan pasien pada kasus tersebut?
Baju bersih dan rapih
Tanda-tanda marah berkurang
Mempunyai teman, kontak mata(+)
Berorientasi pada realita
Harga diri meningkat
Seorang perempuan berusia 40 tahun dikunjungi oleh perawat puskesmas karena tidak kontrol ulang selama 1 bulan. hasil pengkajian: rambut kotor, acak-acakan, gigi kotor, kulit berdaki dan bau, kuku hitam, panjang dan kotor. Perawat menjelaskan tentang pentingnya kebersihan diri.
Apakah kemampuan yang ditunjukan pasien pada situasi tersebut?
Pasien dapat menyediakan fasilitas kebersihan diri yang dibutuhkan.
Pasien mandi, cuci rambut, mengosok gigi dengan benar
Pasien mengenal masalah defisit perawatan diri
Pasien mengenal tanda kekambuhan dan rujukan
Pasien kontrol teratur ke puskesmas
Seorang perempuan berusia 35 tahun dirawat di RSJ dengan marah-marah. Hasil pengkajian pasien mengatakan “ Ibu saya mau meracuni saya karena dia tidak suka dengan calon suami saya. Pokoknya saya tidak mau makan makanan yang diberikan oleh ibu saya”. Afek labil, mondar mandir dan gelisah.
Apakah tujuan tindakan keperwatan pada kasus diatas?
Pasien dapat meningkatkan harga dirinya
Pasien dapat merawat diri secara mandiri
Pasien dapat berorientasi pada realita secara bertahap
Pasien dapat berinteraksi dengan orang lain secara bertahap
Pasien dapat menyalurkan energi marahnya secara konstruktif
