Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

BI : Membaca Sastra

Total questions: 50

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah pantun rumpang berikut!


Padi kering karna dijemur

Masukkan karung diikat tali

Jika kamu berbudi luhur

. . .


Baris keempat adalah ...

a)

Tentu akan masuk sumur

b)

Tentu tahu membalas budi

c)

Tentu akan panjang umur

d)

Tentu akan dapat saudara

2.

Bacalah pantun berikut!


Kancil cari undur-undur

Mancarinya muter-muter

Ada anak suka tidur

Sambil ngorok sambil tidur


Jenis pantun tersebut adalah ...

a)

Pantun Kiasan

b)

Pantun Jenaka

c)

Pantun kanak-kanak

d)

Pantun nasihat

3.

Bacalah pantun berikut!


Jalan jalan ke kota Medan

Pulangnya ke kota Jakarta

Hai kawan ayo kita perhatikan

Kesehatan penting bagi tubuh kita


Pantun tersebut adalah jenis pantun ...

a)

teka-teki

b)

jenaka

c)

nasihat

d)

orang muda

4.

Bacalah pantun rumpang berikut!


Kemumu di tengah pekan

Diembus angin jatuh ke bawah

Ilmu yang tak diamalkan

. . .


Baris keempat yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah …

a)

Tentu kita akan berjaya

b)

Bagai pohon tidak berbuah

c)

Bagai air di daun talas

d)

Murid sejati banyak ilmunya

5.

Bacalah pantun berikut!


Bunga kenanga di atas kubur

Pucuk seni pandan jawa

Apa guna sombong dan takabur

Rusak hati badan binasa


Pesan pantun tersebut adalah …

a)

Hidup di dunia hanya sekali, tidak perlu menyombongkan diri.

b)

Sifat sombong tidak perlu karena kita akan mati.

c)

Sifat sombong membuat kita dijauhi teman-teman.

d)

Sombong adalah penyakit hati yang dapat menghancurkan diri.

6.

Bacalah pantun berikut!


Cari makan ke arah dapur

Ada nasi tinggal sedikit

Pola makan harus di atur

Agar tubuh tidak mudah sakit


Amanat dari pantun di atas adalah …

a)

Makan nasi dapat menghilangkan lapar walau sedikit

b)

Makan nasi bisa mencegah sakit jika selalu teratur

c)

Mengatur pola makan itu penting agar tubuh tidak mudah sakit

d)

Agar tubuh tidak mudah sakit maka pola makan harus dengan nasi

7.

Bacalah pantun berikut!


Mengangkat tangan sambil berbicara

Mengangkat kursi penuh rintangan

Wahai kawan marilah bekerja sama

Bersama-sama selesaikan tantangan


Amanat dari pantun di atas adalah …

a)

Bekerja sama dapat menyelesaikan tantangan bersama-sama.

b)

Mengangkat kursi harus sambil mengangkat tangan.

c)

Kawan yang bekerja sama dapat mengangkat kursi.

d)

Bekerja sama dengan mengangkat tangan bisa lewati rintangan.

8.

Amanat Pantun: berjalan kaki setiap hari dapat membuat badan bugar tanpa perlu membayar.


Berdasarkan amanat pantun di atas, maka pantun yang tepat untuk memiliki amanat pantun di atas adalah …

a)

Pergi berkemah ke Pulau Dua

Jangan lupa membawa roti

Baik muda maupun tua

Ajaran baik harus ditaati

b)

Berwisata ke Kota Palembang

Pergi ke pantai bermain selancar

Terapkan hidup gizi seimbang

Badan bugar

c)

Pagi-pagi mencari lemari

Lemari didapat dari bazar

Berjalan kaki setiap hari

Badan bugar tanpa bayar

d)

Naik kapal di dermaga

Ke dermaga lewat jembatan

Kesehatan jantung perlu dijaga

Agar darah lancar tanpa hambatan

9.

Di sekolah, Edo selalu mendapat nilai 100 saat ulangan. Ia dikenal sebagai siswa yang berprestasi. Setiap pulang sekolah, Edo selalu mengulang pelajaran yang sudah dipelajarinya di sekolah.


Watak tokoh Edo dalam penggalan cerita di atas adalah ...

a)

malas

b)

rajin

c)

baik

d)

pemberani

10.

Burung gagak suka diejek oleh teman-temannya. Akan tetapi, burung gagak tidak pernah marah dan merasa dendam pada teman-temannya. Ia tetap menerima semua ejekan teman-temannya itu dengan hati yang iklas.


Watak burung gagak yang tergambar pada cerita di atas adalah ...

a)

sabar dan pemaaf

b)

pendendam dan pemarah

c)

penakut dan malas

d)

suka mengejek dan jahat

11.

Nyonya notaris sudah kesal menunggu Salamah di dekat mobilnya.

“Lama sekali kau! Kami kesal menunggumu, Bik!” hardik nyonya itu.

“Maaf, Nya,” jawab Salamah dengan tersengal-sengal. Peluhnya bercucuran membasahi badan. Alangkah beratnya terigu ini. Terigu yang nanti akan diolah oleh ibu notaris itu jadi kue-kue lezat. Salamah yang menggendong terigunya, dengan tersengal-sengal nafasnya, tak akan ikut menikmatinya.

“Ayuh. Taruh di bagasi belakang. seperti keong jalanmu. Kau malas begitu tak usahlah kau bekerja. Pekerjaan apaan. Aku bisa pilih yang muda-muda.”


Watak tokoh nyonya notaris pada kutipan cerpen di atas adalah ...

a)

riya

b)

keras

c)

penyabar

d)

keras kepala

12.

"Apa? Ada singa lain katamu? Di hutan ini, ada singa lain selain aku? Berani sekali!" Singa marah dan mengaum.


Dari penggalan cerita di atas, watak tokoh singa adalah ...

a)

pemarah

b)

sabar

c)

angkuh

d)

serakah

13.

Isi cerita Asal-usul Burung Cenderawasih:

Teks berjudul Asal-usul Burung Cenderawasih berisi kisah seorang kakak bernama Kweiya yang tidak disenangi oleh adik-adik tirinya karena merasa iri. Kweiya dijebak di hutan oleh adik-adiknya sehingga tersesat. Kemudian, Kweiya memintal benang untuk dijadikan sayap. Sayap tersebut disisipkan di ketiaknya sehingga Kweiya berubah menjadi burung Cenderawasih. Ibu Kweiya yang mengetahui cerita Kweiya pun merasa sedih. Kemudian, ibu Kweiya membuat pintalan benang yang sama dengan Kweiya. Ibu Kweiya menyisipkan hasil pintalan benang di ketiaknya. Akhirnya, ibu Kweiya juga berubah menjadi burung Cenderawasih. Adik-adik tiri Kweiya merasa sangat menyesal.


Pesan moral dari cerita di atas adalah ...

a)

kita harus menjauhkan diri dari sifat iri dan harus berhati-hati dalam bertindak agar tidak menimbulkan penyesalan.

b)

kita harus meningkatkan sifat iri supaya kita tidak menyesal di kemudian hari.

c)

kita harus menanamkan sifat iri dan harus berhati-hati dalam bertindak agar tidak menimbulkan penyesalan.

d)

kita harus menumbuhkan sifat iri dan harus berhati-hati dalam bertindak agar tidak menimbulkan penyesalan.

14.

Di sebuah bukit Kalimantan, ada seorang Ibu miskin dan seorang anak gadisnya yang cantik jelita, namun perilakunya amat buruk. Pada suatu hari anak gadis diajak ibunya turun ke desa. Orang-orang memandanginya dengan terpesona. Anak gadis tersebut tidak mau mengakui yang berdiri di belakangnya itu ibunya. Mendengar hal itu berulang kali, ibunya berdoa pada Tuhan untuk menghukumnya. Atas kekuasaan Tuhan, ia menjadi batu.


Pesan moral dari cerita di atas adalah …

a)

kita harus menyayangi adik walaupun masih kecil

b)

hendaknya sikap anak selalu bebakti kepada orang tua bagaimana pun keadaanya

c)

kita tidak boleh durhaka kepada ayah kita

d)

kita harus menyayangi lingkungan sekitar

15.

Jiji terlalu tinggi untuk menjadi kondektur bus. Ketika berdiri di dalam bus, ia harus menekuk leher dan itu membuat lehernya nyeri. Ia juga terlalu tinggi untuk menjadi sopir truk. Lehernya terlalu panjang di ruang kemudi. Saat ia tekuk, hidungnya menyentuh kemudi truk.

“Hm, sepertinya aku cocok untuk melakukan pekerjaan di luar ruangan. Ya, ya,” gumam Jiji pada suatu pagi, sambil matanya menerawang memperhatikan sekitarnya.


Kalimat apakah yang menjadi konflik dalam cerita di atas ...

a)

Jiji cocok melakukan pekerjaan apa saja

b)

Jiji cocok bekerja dengan menerawang perhatian

c)

Jiji terlalu tinggi bekerja di dalam ruangan

d)

Hidungnya menyentuh kemudi truk

16.

Putri Liona gemar memamerkan suaranya di depan orang banyak. Ia bernyanyi dengan sangat merdu. Usai bernyanyi, orang - orang bertepuk tangan meriah. Putri Liona pun memuji dirinya sendiri, "Mana ada orang di kota ini yang suaranya lebih bagus dariku". Saat ada yang mengkritik suaranya, Putri Liona tidak terima dan marah sekali.


Peran Putri Liona dalam cerita di atas merupakan tokoh ...

a)

Utama

b)

Tambahan

c)

Pembantu

d)

Pendamping

17.

Rama Harimau memiliki seorang putra namanya si Loreng. Tidak seperti Rama, Harimau yang terkenal sangat bijaksana dan juga dikagumi hewan-hewan di hutan, si Loreng binatang di hutan. Selain sangat jahil. dia juga sombong. Sering si Loreng menindas binatang yang ada di hutan.


Tokoh yang berwatak antagonis adalah ...

a)

Semut Merah

b)

Rama Harimau

c)

Si Loreng

d)

tidak ada

18.

Terjadinya Selat Bali

Manik Angkeran adalah putra Sidhimantra, seorang Brahmana. Manik Angkeran dan ayahnya tinggal di Kerajaan Daha, Bali saat Pulau Bali belum terpisah dengan Pulau Jawa. Manik Angkeran suka sekali menghambur-hamburkan harta orang tuanya.

Berulang kali Sidhimantra menasihati anaknya. Namun, Manik Angkeran tidak mau mendengarkan nasihat ayahnya. Harta orang tuanya pun dihabiskan. Bahkan, dia berani berutang kepada orang lain. Pada akhirnya Manik dikejar-kejar penagih utang. Sidhimantra tidak tega. Hartanya sudah habis, tapi Sidhimantra tidak mau anaknya celaka.


Tokoh-tokoh yang terdapat dalam cerita berjudul "Terjadinya Selat Bali” yaitu ...

a)

Naga Besukih dan Manik Angkeran

b)

Naga Besukih dan Sidhimantra

c)

Manik Angkeran dan Sidhimantra

d)

Manik Angkeran dan Ki Sapa Wira

19.

Di sebuah bukit Kalimantan, ada seorang Ibu miskin dan seorang anak gadisnya yang cantik jelita, namun perilakunya amat buruk. Pada suatu hari anak gadis diajak ibunya turun ke desa. Orang-orang memandanginya dengan terpesona. Anak gadis tersebut tidak mau mengakui yang berdiri di belakangnya itu ibunya. Mendengar hal itu berulang kali, ibunya berdoa pada Tuhan untuk menghukumnya. Atas kekuasaan Tuhan, ia menjadi batu.


Tokoh yang ada pada cerita di atas adalah ...

a)

Ibu dan Ayah

b)

Ibu dan Anak gadis

c)

Ayah dan Anak gadis

d)

Paman dan Bibi

20.

Perhatikan kutipan fabel berikut!


Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.


Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah …

a)

Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya

b)

Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat

c)

Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil

d)

Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan senang sekalipun

21.

Bacalah penggalan hikayat berikut!


”Janganlah adinda bertanya jua” jawab baginda dengan sedihnya. ”Pertanyaan itu hanya menambah luka Tuanku jua semata.”

”Ampun, Tuanku, orang yang arif tiada pernah putus asa sekali pun bagaimana juga cobaan yang datang ke atas dirinya. Tiada pula ia bersedih hati karena kesedihan tiada buahnya selain daripada menguruskan badan saja yang sudah ditakdirkan tiada juga akan tertolak olehnya.”

(Hikayat Kalilah dan Dimnah)


Amanat dalam hikayat tersebut adalah....

a)

mendahulukan kepentingan umum

b)

menghormati perasaan orang lain

c)

menolong orang yang sedang menderita

d)

membantu orang yang sedang bersedih hati

22.

Hari ini aku berangkat ke kampung. Untuk melepas kepergianku, Ibu membuat nasi kuning dan ayam bakar. Aku berangkat sebagai delegasi daerahku mengikuti MTq tingkat nasional. Ibu dan bapak mengiringi keberangkatanku dengan banjir air mata dan doa.


Bagaimana latar suasana dari cuplikan cerpen di atas ...

a)

menyeramkan

b)

mengecewakan

c)

menyedihkan

d)

mengharukan

23.

(1) Aku kagum dengan Novan karena kepribadian dan kecerdasannya.

(2) Ia anak yang suka membantu siapa saja tanpa kecuali.

(3) Ia paling suka melucu, membuat aku dan teman-teman senang.

(4) Dia anak yang tak pernah sedih dan muram.


Kalimat yang mewakili suasana ceria pada cerita tersebut adalah ...

a)

3 dan 4

b)

2 dan 3

c)

1 dan 2

d)

1 dan 3

24.

Raja Agung mempunyai dua orang putri, yaitu Ajeng Ayu dan Ajeng Rara. Ajeng Ayu sangat cantik. Ia tidak pernah membeda-bedakan orang. Semua orang yang bertemu dengan dia disapanya. Semua orang sangat menyukai Ajeng Ayu. Ajeng Rara menjadi benci kepada saudaranya. Ajeng Rara juga menjadi tidak suka melihat kecantikan Ajeng Ayu. Karena itu, ia ingin mencelakakan saudaranya. Dia menyuruh pelayannya untuk membubuhkan racun ke dalam makanan saudaranya. Ia ingin saudaranya menjadi buruk rupanya.


Perbedaan watak Ajeng Ayu dan Ajeng Rara adalah …

a)

Ajeng Ayu sangat cantik jelita, sebaliknya Ajeng Rara sangat buruk.

b)

Ajeng Ayu sangat ramah dan Ajeng Rara pendengki.

c)

Ajeng Ayu sangat baik hati dan Ajeng Rara sangat jahat.

d)

Ajeng Ayu jahat dan Ajeng Rara baik

25.

Ya, aku gadis normal layaknya yang lain. Tanpa satu kaki bukanlah masalah, tanpa satu kaki bukanlah penghambat untuk meneruskan segala mimpi yang tersimpan dalam diri. Aku bisa menjalani semuanya, aku bisa menghirup udara pagi, aku bisa menari walau hanya di kursi roda, aku bisa sekolah lagi. Semoga aku pun bisa membuat catatan manis untuk orang yang mengashiku biarpun anggota tubuhku tak lengkap.


Amanat cerita di atas adalah ...

a)

Kekurangan tidak menghalangi kita untuk berkarya.

b)

Kita tidak boleh mencela orang yang kekurangan.

c)

Seharusnya kita kasihani orang yang kekurangan.

d)

Hendaklah menghargai orang yang kekurangan.

26.

Lampu-lampu mulai dinyalakan. Mereka larut dalam tawa dan obrolan yang tak jelas arahnya. Aku memandangnya dari balik meja yang penuh makanan dan minuman. Aku mencoba ingin ditatap mereka dengan menumpahkan segelas minuman, tapi tak ada yang mengalihkan perhatian padaku, semua sibuk dengan kegembiraan ini. Keputusan untuk ke luar dan mengamati keceriaan anak-anak berkejaran di halaman ternyata keputusan yang tepat.


Latar waktu dan tempat pada kutipan cerita tersebut adalah ...

a)

malam hari, di halaman rumah

b)

malam hari, di ruang pesta

c)

sore hari, di dalam rumah

d)

sore hari, di ruang makan

27.

Kapal yang dinaiki Malin makin jauh, kepergian Malin diiringi lambaian tangan ibu Malin Kundang di pelabuhan. Selama berada di kapal, Malin Kundang banyak belajar tentang ilmu pelayaran pada anak buah kapal yang sudah berpengalaman. Di tengah perjalanan, tiba-tiba kapal yang dinaiki Malin Kundang diserang oleh bajak laut. Bahkan sebagian orang yang berada di kapal tersebut dibunuh. Malin Kundang sangat berharap tidak terbunuh karena ketika peritiwa itu terjadi, Malin segera bersembunyi di balik ruang kecil yang tertutup kayu.


Latar kutipan cerita tersebut adalah ...

a)

di kapal, menegangkan

b)

di kapal, mengharukan

c)

di laut, menegangkan

d)

di laut, mengharukan

28.

Sehabis pulang sekolah saat matahari sangat terik, Delta tampak tesenyum membuka tudung saji meja makan kecil mereka. Tanpa ganti baju dia langsung melahap makanan yang tersedia.

"Cuci tangan dulu, Nak"

"Tanggung Bu... lapar sekali"

"Oh ya... gimana tadi upacaranya? Sukses dengan sepatu baru?"


Latar pada kutipan cerpen tersebut adalah ...

a)

siang hari, di ruang makan

b)

pagi hari, di sekolah

c)

siang hari, di rumah

d)

sore hari, di lapangan upacara

29.

Bagiku dan bagi semua orang

Aku hanya ingin berpesan

Anggaplah buku sebagai teman

Terima kasih buku


Pesan dari puisi itu adalah ...

a)

Jadikanlah buku sebagai teman

b)

Berceritalah melalui buku

c)

Belilah buku sebanyak-banyaknya

d)

Berjasalah pada buku dan guru

30.

Perhatikan puisi berikut!

Cita-Citaku

Karya: Angelica


Suara indah alat musik

Alunannya tenang mendayu

Seakan selalu berbisik

Aku selalu ada untukmu


Aku suka alat musik itu

Karena itu aku ingin menjadi pemainnya

Inilah cita-citaku

Menjadi pemain biola


Langkah-langkah kujalani

Semua cobaan kulewati

Untuk mendapatkan apa yang kuinginkan

Semua akan kuperjuangkan


Puisi tersebut terdiri dari ... bait.

a)

empat

b)

tiga

c)

dua belas

d)

delapan

31.

Ayah


Ayahku bekerja setiap hari

Dia membanting tulang

Demi kami sekeluarga

Ayahku adalah tulang punggung keluarga


Puisi tersebut bercerita tentang ...

a)

seorang ayah yang merantau jauh

b)

seorang ayah yang meninggalkan kewajibannya

c)

seorang ayah yang sedang mencari pekerjaan

d)

seorang ayah yang bekerja keras demi keluarga

32.

Pilot


Sejak kecil aku mendambakan menjadi sepertimu

Terbang tinggi dengan pesawat yang kau kendarai

Sungguh hebatnya dirimu

Gagah dan berani menjadi ciri khasmu

Andaikan ku bisa menjadi sepertimu


Tema puisi tersebut adalah ...

a)

kemanusiaan

b)

sikap gagah berani

c)

cita-cita

d)

semangat meraih mimpi

33.

Cita-Citaku

(Karya : Sida Ramdhani)


Semua orang memerlukan ilmu

Untuk mendapatkan cita-cita

Semua orang memerlukan belajar

Untuk mendapatkan cita-cita


Gapailah cita-citamu

Setinggi langit dan bumi

Kejarlah sampai ujung dunia

Walau dunia tak ada ujungnya


Aku belajar, menuntut ilmu

Agar semua kan tercapai

Cita-citaku ...

Aku menantimu bila besar nanti


Kesimpulan puisi di atas adalah ...

a)

kita harus rajin belajar agar cita-cita tercapai

b)

cita-cita tidak perlu dikejar

c)

setiap orang memerlukan ilmu

d)

setiap orang ingin tercapai cita-citanya

34.

Di kala sang surya mulai tenggelam

Aku duduk di tepi sungai sendirian


Puisi tersebut melukiskan waktu ...

a)

pagi hari

b)

siang hari

c)

sore hari

d)

malam hari

35.

Nadia selalu belajar tanpa disuruh oleh orang tuanya. Setiap hari dia selalu menjadwal pelajaran dengan tertib. Mengerjakan PR dengan teliti. Nadia juga suka membuat ringkasan pelajaran saat belajar agar mudah diingat. Tidak heran jika nilainya bagus dan selalu mendapat prestasi.


Isi kesimpulan paragraf tersebut adalah ...

a)

Nadia adalah anak yang tekun dalam belajar.

b)

Nadia selalu mengerjakan PR setiap hari.

c)

Kedisiplinan belajar Nadia patut dicontoh.

d)

Nilai Nadia bagus dan selalu mendapat hadiah.

36.

Besok pagi ada pelajaran menggambar. Bu Rini memberikan instruksi untuk membawa buku gambar berukuran A3, pensil HB dan pewarna.


Makna kata bergaris bawah dalam paragraf tersebut adalah …

a)

Perintah

b)

Pelajaran

c)

Petunjuk

d)

Peraturan

37.

Proses pemanjangan daun telinga mulai dilakukan sejak bayi. Tradisi memanjangkan daun telinga ini bertujuan untuk menunjukkan simbol kecantikan.


Makna kata "Simbol" adalah ...

a)

lambang

b)

identitas

c)

budaya

d)

kebiasaan

38.

Suku Dayak memiliki tradisi memanjangkan daun telinga. Makna kata "tradisi" adalah....

a)

kebiasaan

b)

kuno

c)

menyeluruh

d)

primitif

39.

Tari Seudati digunakan untuk sarana dakwah dalam menyebarluaskan agama Islam.

Makna kata "dakwah" adalah...

a)

mengajak/menyeru

b)

melaksanakan ajaran islam

c)

syahadat

d)

mempelajari

40.

Budiman terkejut melihat kobaran api, sehingga jantungnya berdetak kencang. Awalnya, Budiman terpikir bahwa itu adalah kebakaran hutan yang terjadi di dekat rumahnya. Akan tetapi ternyata kobaran api itu adalah api unggun yang dibuat anak- anak Pramuka di lapangan.


Simpulan cerita tersebut adalah ...

a)

Budiman terkejut melihat anak- anak Pramuka di lapangan.

b)

Jantung Budiman berdetak kencang melihat anak- anak Pramuka.

c)

Kobaran api unggun yang dibuat anak-anak Pramuka mengagetkan Budiman.

d)

Anak-anak Pramuka membuat api unggun di lapangan.

41.

“Semua sudah hadir. Peserta dimohon untuk bersiap.” kata sang gagak. Yang kali ini bertugas sebagai wasit pertandingan. Dengan sigap kelinci muncul dari balik tenda. Ia berjalan lincah, melompat kesana-kemari menunjukkan kegesitannya dalam berlari. Sang kelinci berdiri di samping kura-kura.


Makna kata bercetak miring pada kutipan cerita tersebut adalah ....

a)

cekatan

b)

tak disangka

c)

tiba-tiba

d)

terampil

42.

Para pendukung itu kompak mengenakan kostum berwarna hijau dan putih (warna kostum Tim Chapecoense). Mereka menyanyikan nama-nama pemain dan berteriak "juara". Keluarga para pemain berpelukan di lapangan. "Kami datang ke sini hari ini, kami duduk di sini, tapi kita tahu bahwa akhir pekan ini, minggu depan, tim kami tidak akan berada di sini lagi, di stadion ini. Sangat sulit. Ini benar-benar sulit," kata salah seorang penggemar, Daniel Marline.


Simpulan yang tepat untuk cuplikan berita tersebut adalah ...

a)

para pendukung dan keluarga Tim Chapecoense berkumpul untuk mengenang kepergian tim sepak bola tersebut

b)

para pendukung dan keluarga Tim Chapecoense menonton pertandingan sepak bola di stadion tempat Tim Chapecoense bermain

c)

para pendukung berkumpul di stadion untuk melepas kepergian Tim Chapecoense yang akan bertanding

d)

Tim Chapecoense disambut para pendukung dan keluarganya di stadion tempat tim tersebut bermain

43.

Bacalah teks berita berikut!


Ratiyono, selaku Kadis Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta mengutarakan, bonus untuk para atlet DKI Jakarta yang meraih medali di Asian Games 2018 diperkirakan cair pada Oktober mendatang. Bonus itu akan cair tepatnya usai peraturan daerah (perda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2018 disahkan. "Penyerahannya setelah uangnya ada, setelah perdanya jadi. Kalau perdanya bisa jadi di September, ya (penyerahan bonus) awal Oktober. Tapi kalau perdanya selesainya di awal Oktober, ya akhir Oktober," ujar Ratiyono.


Kesimpulan kutipan berita di atas adalah ...

a)

Bonus atlet cair bulan Oktober

b)

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta mencairkan bonus Asian Games

c)

Bonus atlet-atlet Asian Games DKI Jakarta akan cair Oktober 2018

d)

Bonus atlet Asian Games telah dicairkan

44.

Bacalah teks berita di bawah ini!


Atlet pencak silat berpeluang besar untuk menyumbang medali emas Asian Games 2018 untuk Indonesia. Hal itu terlihat usai delapan pesilat Indonesia menang di babak semifinal di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Minggu 26 Agustus 2018. Setidaknya sudah ada lima pesilat Indonesia yang memastikan tiket final nomornya masing-masing. Ada Komang Harik Adi Putra di kategori putra kelas E (65kg hingga 70kg), Iqbal Candra Pratama di kategori putra kelas D (60kg hingga 65kg), Abdul Malik di kategori putra kelas B (50kg hingga 55kg), dan Wewey Wita di kategori putri kelas B (50kg hingga 55kg). Serta Monita di kategori putri kelas C (55 kg hingga 60 kg).


Kesimpulan berita di atas adalah ...

a)

Lima pesilat Indonesia medapatkan emas

b)

Atlet pencak silat berpeluang menyumbang medali emas

c)

Atlet pencak silat mendapat medali emas

d)

Medali emas diraih oleh atlet pencak silat

45.

Bacala teks berita berikut ini!


Jumlah kerusakan dan kerugian yang diakibatkan oleh gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bertambah. Sebelumnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi kerusakan dan kerugian mencapai Rp 7,45 triliun, sekarang bertambah menjadi Rp 8,8 triliun. "Kita sudah melakukan kaji kebutuhan pasca bencana. Kita cek berapa besar kerugian. Untuk sementara kita memperoleh nilai Rp 8,8 triliunan untuk kerusakan dan kerugian," kata Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Harmensyah di Jakarta, Senin (27/8/2018).


Kesimpulan berita di atas adalah ...

a)

BNPB memprediksi kerugian akibat gemba di Lombok

b)

Kerugian akibat gempa di Lombok mencapai Rp 7,45 triliun

c)

Total jumlah kerugian akibat gempa

d)

Jumlah kerusakan dan kerugian akibat gempa di Lombok terus bertambah

46.

Bambang Pamungkas adalah sosok striker nomor satu di timnas. Ia menekuni profesi sebagai pesepakbola memang sedari kecil. Ia bukan dari keluarga yang berkecukupan, namun karena kegigihannya berlatih, sekarang ia menjadi tulang punggung di garis depan tim sepakbola Indonesia.


Hal yang patut diteladani dari tokoh dalam kutipan biografi tersebut adalah ...

a)

Menekuni profesi dengan giat berlatih

b)

Menekuni profesi sebagi pesepakbola

c)

Menjadi striker utama di timnas

d)

Mengorbankan keluarga untuk meniti karir

47.

Riana Helmi dalam usianya yang belum genap 18 tahun, tepatnya 17 tahun 11 bulan, dianggap dokter termuda di Indonesia. Remaja kelahiran Banda Aceh itu diwisuda sebagai dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Riana menyelesaikan kuliah dalam waktu tiga tahun enam bulan dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) sangat memuaskan, yaitu 3,67 dan dengan waktu kuliah tercepat dibandingkan mahasiswa kedokteran di mana pun. Meskipun begitu, ia tetap gadis yang rendah hati, ramah, dan tidak sombong dengan prestasi yang diraihnya.


Sifat yang diteladani dari dari tokoh di atas adalah ...

a)

Tinggi hati dan ramah

b)

Rendah hati dan ramah

c)

Sombong dan rendah hati

d)

Tinggi hati dan sombong

48.

“Hanafi, mudah-mudahan Tuhan mengampuni dosamu. Sebagai ibu yang engkau durhakai dengan lillaahitaala sudah rela mengampuni akan dikau.” Hanafi tergeletak tertawa seolah mencemooh pula, ”Hai ibu, mengucap ibu dengan tulusnya barangkali ibu akan mendapatkan ilham, lalu dapat berkata dengan benar. Pada hematku ibulah juga yang banyak bersalah atas diriku.”


Nilai moral yang sesuai teks tersebut adalah …

a)

Anak durhaka yang tidak perlu dicontoh

b)

Anak baik dan sopan santun

c)

Ibu yang durhaka

d)

Anak buruk hati

49.

Bacalah kutipan teks cerpen berikut!


Astaga, siapa orang-orang ini? Tampang mereka seperti orang-orang kriminal. Namun, hak mereka sama dengan semua penumpang yang masuk taksiku. Aku tak perlu tahu urusan mereka. Barangkali juga tidak berhak tahu. Meskipun banyak juga yang aku tahu sebagai supir taksi.


Nilai moral yang terdapat dalam kutipan novel tersebut adalah …

a)

Kehati-hatian seseorang terhadap keadaan sekelilingnya.

b)

Ketakutan yang timbul akibat pengalaman masa lalu.

c)

Jangan berprasangka buruk hanya karena melihat penampilannya

d)

Ketakutan melihat orang jahat

50.

Bacalah teks cerpen berikut!


(1) Teman teman fajar bersorak gembira,

(2) Daffa terkulai lemas karena layang-layang putus.

(3) Senja pun tiba.

(4) Ketika terdengar suara azan, anak-anak mulai membubarkan diri untuk pergi ke masjid.

(5) Berita kemenangan Fajar atas daffa makin menambah keyakinan anak-anak desa itu bahwa layang-layang milik fajar memang sakti.

(6) Fajar menjadi makin tinggi hati.


Bukti nilai agama terdapat pada kalimat bertanda nomor …

a)

(1)

b)

(2)

c)

(4)

d)

(5)