WorksheetsBI : Membaca Sastra
Total questions: 50
Worksheet time: 35mins
Bacalah pantun rumpang berikut!
Padi kering karna dijemur
Masukkan karung diikat tali
Jika kamu berbudi luhur
. . .
Baris keempat adalah ...
Tentu akan masuk sumur
Tentu tahu membalas budi
Tentu akan panjang umur
Tentu akan dapat saudara
Bacalah pantun berikut!
Kancil cari undur-undur
Mancarinya muter-muter
Ada anak suka tidur
Sambil ngorok sambil tidur
Jenis pantun tersebut adalah ...
Pantun Kiasan
Pantun Jenaka
Pantun kanak-kanak
Pantun nasihat
Bacalah pantun berikut!
Jalan jalan ke kota Medan
Pulangnya ke kota Jakarta
Hai kawan ayo kita perhatikan
Kesehatan penting bagi tubuh kita
Pantun tersebut adalah jenis pantun ...
teka-teki
jenaka
nasihat
orang muda
Bacalah pantun rumpang berikut!
Kemumu di tengah pekan
Diembus angin jatuh ke bawah
Ilmu yang tak diamalkan
. . .
Baris keempat yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah …
Tentu kita akan berjaya
Bagai pohon tidak berbuah
Bagai air di daun talas
Murid sejati banyak ilmunya
Bacalah pantun berikut!
Bunga kenanga di atas kubur
Pucuk seni pandan jawa
Apa guna sombong dan takabur
Rusak hati badan binasa
Pesan pantun tersebut adalah …
Hidup di dunia hanya sekali, tidak perlu menyombongkan diri.
Sifat sombong tidak perlu karena kita akan mati.
Sifat sombong membuat kita dijauhi teman-teman.
Sombong adalah penyakit hati yang dapat menghancurkan diri.
Bacalah pantun berikut!
Cari makan ke arah dapur
Ada nasi tinggal sedikit
Pola makan harus di atur
Agar tubuh tidak mudah sakit
Amanat dari pantun di atas adalah …
Makan nasi dapat menghilangkan lapar walau sedikit
Makan nasi bisa mencegah sakit jika selalu teratur
Mengatur pola makan itu penting agar tubuh tidak mudah sakit
Agar tubuh tidak mudah sakit maka pola makan harus dengan nasi
Bacalah pantun berikut!
Mengangkat tangan sambil berbicara
Mengangkat kursi penuh rintangan
Wahai kawan marilah bekerja sama
Bersama-sama selesaikan tantangan
Amanat dari pantun di atas adalah …
Bekerja sama dapat menyelesaikan tantangan bersama-sama.
Mengangkat kursi harus sambil mengangkat tangan.
Kawan yang bekerja sama dapat mengangkat kursi.
Bekerja sama dengan mengangkat tangan bisa lewati rintangan.
Amanat Pantun: berjalan kaki setiap hari dapat membuat badan bugar tanpa perlu membayar.
Berdasarkan amanat pantun di atas, maka pantun yang tepat untuk memiliki amanat pantun di atas adalah …
Pergi berkemah ke Pulau Dua
Jangan lupa membawa roti
Baik muda maupun tua
Ajaran baik harus ditaati
Berwisata ke Kota Palembang
Pergi ke pantai bermain selancar
Terapkan hidup gizi seimbang
Badan bugar
Pagi-pagi mencari lemari
Lemari didapat dari bazar
Berjalan kaki setiap hari
Badan bugar tanpa bayar
Naik kapal di dermaga
Ke dermaga lewat jembatan
Kesehatan jantung perlu dijaga
Agar darah lancar tanpa hambatan
Di sekolah, Edo selalu mendapat nilai 100 saat ulangan. Ia dikenal sebagai siswa yang berprestasi. Setiap pulang sekolah, Edo selalu mengulang pelajaran yang sudah dipelajarinya di sekolah.
Watak tokoh Edo dalam penggalan cerita di atas adalah ...
malas
rajin
baik
pemberani
Burung gagak suka diejek oleh teman-temannya. Akan tetapi, burung gagak tidak pernah marah dan merasa dendam pada teman-temannya. Ia tetap menerima semua ejekan teman-temannya itu dengan hati yang iklas.
Watak burung gagak yang tergambar pada cerita di atas adalah ...
sabar dan pemaaf
pendendam dan pemarah
penakut dan malas
suka mengejek dan jahat
Nyonya notaris sudah kesal menunggu Salamah di dekat mobilnya.
“Lama sekali kau! Kami kesal menunggumu, Bik!” hardik nyonya itu.
“Maaf, Nya,” jawab Salamah dengan tersengal-sengal. Peluhnya bercucuran membasahi badan. Alangkah beratnya terigu ini. Terigu yang nanti akan diolah oleh ibu notaris itu jadi kue-kue lezat. Salamah yang menggendong terigunya, dengan tersengal-sengal nafasnya, tak akan ikut menikmatinya.
“Ayuh. Taruh di bagasi belakang. seperti keong jalanmu. Kau malas begitu tak usahlah kau bekerja. Pekerjaan apaan. Aku bisa pilih yang muda-muda.”
Watak tokoh nyonya notaris pada kutipan cerpen di atas adalah ...
riya
keras
penyabar
keras kepala
"Apa? Ada singa lain katamu? Di hutan ini, ada singa lain selain aku? Berani sekali!" Singa marah dan mengaum.
Dari penggalan cerita di atas, watak tokoh singa adalah ...
pemarah
sabar
angkuh
serakah
Isi cerita Asal-usul Burung Cenderawasih:
Teks berjudul Asal-usul Burung Cenderawasih berisi kisah seorang kakak bernama Kweiya yang tidak disenangi oleh adik-adik tirinya karena merasa iri. Kweiya dijebak di hutan oleh adik-adiknya sehingga tersesat. Kemudian, Kweiya memintal benang untuk dijadikan sayap. Sayap tersebut disisipkan di ketiaknya sehingga Kweiya berubah menjadi burung Cenderawasih. Ibu Kweiya yang mengetahui cerita Kweiya pun merasa sedih. Kemudian, ibu Kweiya membuat pintalan benang yang sama dengan Kweiya. Ibu Kweiya menyisipkan hasil pintalan benang di ketiaknya. Akhirnya, ibu Kweiya juga berubah menjadi burung Cenderawasih. Adik-adik tiri Kweiya merasa sangat menyesal.
Pesan moral dari cerita di atas adalah ...
kita harus menjauhkan diri dari sifat iri dan harus berhati-hati dalam bertindak agar tidak menimbulkan penyesalan.
kita harus meningkatkan sifat iri supaya kita tidak menyesal di kemudian hari.
kita harus menanamkan sifat iri dan harus berhati-hati dalam bertindak agar tidak menimbulkan penyesalan.
kita harus menumbuhkan sifat iri dan harus berhati-hati dalam bertindak agar tidak menimbulkan penyesalan.
Di sebuah bukit Kalimantan, ada seorang Ibu miskin dan seorang anak gadisnya yang cantik jelita, namun perilakunya amat buruk. Pada suatu hari anak gadis diajak ibunya turun ke desa. Orang-orang memandanginya dengan terpesona. Anak gadis tersebut tidak mau mengakui yang berdiri di belakangnya itu ibunya. Mendengar hal itu berulang kali, ibunya berdoa pada Tuhan untuk menghukumnya. Atas kekuasaan Tuhan, ia menjadi batu.
Pesan moral dari cerita di atas adalah …
kita harus menyayangi adik walaupun masih kecil
hendaknya sikap anak selalu bebakti kepada orang tua bagaimana pun keadaanya
kita tidak boleh durhaka kepada ayah kita
kita harus menyayangi lingkungan sekitar
Jiji terlalu tinggi untuk menjadi kondektur bus. Ketika berdiri di dalam bus, ia harus menekuk leher dan itu membuat lehernya nyeri. Ia juga terlalu tinggi untuk menjadi sopir truk. Lehernya terlalu panjang di ruang kemudi. Saat ia tekuk, hidungnya menyentuh kemudi truk.
“Hm, sepertinya aku cocok untuk melakukan pekerjaan di luar ruangan. Ya, ya,” gumam Jiji pada suatu pagi, sambil matanya menerawang memperhatikan sekitarnya.
Kalimat apakah yang menjadi konflik dalam cerita di atas ...
Jiji cocok melakukan pekerjaan apa saja
Jiji cocok bekerja dengan menerawang perhatian
Jiji terlalu tinggi bekerja di dalam ruangan
Hidungnya menyentuh kemudi truk
Putri Liona gemar memamerkan suaranya di depan orang banyak. Ia bernyanyi dengan sangat merdu. Usai bernyanyi, orang - orang bertepuk tangan meriah. Putri Liona pun memuji dirinya sendiri, "Mana ada orang di kota ini yang suaranya lebih bagus dariku". Saat ada yang mengkritik suaranya, Putri Liona tidak terima dan marah sekali.
Peran Putri Liona dalam cerita di atas merupakan tokoh ...
Utama
Tambahan
Pembantu
Pendamping
Rama Harimau memiliki seorang putra namanya si Loreng. Tidak seperti Rama, Harimau yang terkenal sangat bijaksana dan juga dikagumi hewan-hewan di hutan, si Loreng binatang di hutan. Selain sangat jahil. dia juga sombong. Sering si Loreng menindas binatang yang ada di hutan.
Tokoh yang berwatak antagonis adalah ...
Semut Merah
Rama Harimau
Si Loreng
tidak ada
Terjadinya Selat Bali
Manik Angkeran adalah putra Sidhimantra, seorang Brahmana. Manik Angkeran dan ayahnya tinggal di Kerajaan Daha, Bali saat Pulau Bali belum terpisah dengan Pulau Jawa. Manik Angkeran suka sekali menghambur-hamburkan harta orang tuanya.
Berulang kali Sidhimantra menasihati anaknya. Namun, Manik Angkeran tidak mau mendengarkan nasihat ayahnya. Harta orang tuanya pun dihabiskan. Bahkan, dia berani berutang kepada orang lain. Pada akhirnya Manik dikejar-kejar penagih utang. Sidhimantra tidak tega. Hartanya sudah habis, tapi Sidhimantra tidak mau anaknya celaka.
Tokoh-tokoh yang terdapat dalam cerita berjudul "Terjadinya Selat Bali” yaitu ...
Naga Besukih dan Manik Angkeran
Naga Besukih dan Sidhimantra
Manik Angkeran dan Sidhimantra
Manik Angkeran dan Ki Sapa Wira
Di sebuah bukit Kalimantan, ada seorang Ibu miskin dan seorang anak gadisnya yang cantik jelita, namun perilakunya amat buruk. Pada suatu hari anak gadis diajak ibunya turun ke desa. Orang-orang memandanginya dengan terpesona. Anak gadis tersebut tidak mau mengakui yang berdiri di belakangnya itu ibunya. Mendengar hal itu berulang kali, ibunya berdoa pada Tuhan untuk menghukumnya. Atas kekuasaan Tuhan, ia menjadi batu.
Tokoh yang ada pada cerita di atas adalah ...
Ibu dan Ayah
Ibu dan Anak gadis
Ayah dan Anak gadis
Paman dan Bibi
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.
Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah …
Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya
Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat
Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil
Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan senang sekalipun
Bacalah penggalan hikayat berikut!
”Janganlah adinda bertanya jua” jawab baginda dengan sedihnya. ”Pertanyaan itu hanya menambah luka Tuanku jua semata.”
”Ampun, Tuanku, orang yang arif tiada pernah putus asa sekali pun bagaimana juga cobaan yang datang ke atas dirinya. Tiada pula ia bersedih hati karena kesedihan tiada buahnya selain daripada menguruskan badan saja yang sudah ditakdirkan tiada juga akan tertolak olehnya.”
(Hikayat Kalilah dan Dimnah)
Amanat dalam hikayat tersebut adalah....
mendahulukan kepentingan umum
menghormati perasaan orang lain
menolong orang yang sedang menderita
membantu orang yang sedang bersedih hati
Hari ini aku berangkat ke kampung. Untuk melepas kepergianku, Ibu membuat nasi kuning dan ayam bakar. Aku berangkat sebagai delegasi daerahku mengikuti MTq tingkat nasional. Ibu dan bapak mengiringi keberangkatanku dengan banjir air mata dan doa.
Bagaimana latar suasana dari cuplikan cerpen di atas ...
menyeramkan
mengecewakan
menyedihkan
mengharukan
(1) Aku kagum dengan Novan karena kepribadian dan kecerdasannya.
(2) Ia anak yang suka membantu siapa saja tanpa kecuali.
(3) Ia paling suka melucu, membuat aku dan teman-teman senang.
(4) Dia anak yang tak pernah sedih dan muram.
Kalimat yang mewakili suasana ceria pada cerita tersebut adalah ...
3 dan 4
2 dan 3
1 dan 2
1 dan 3
Raja Agung mempunyai dua orang putri, yaitu Ajeng Ayu dan Ajeng Rara. Ajeng Ayu sangat cantik. Ia tidak pernah membeda-bedakan orang. Semua orang yang bertemu dengan dia disapanya. Semua orang sangat menyukai Ajeng Ayu. Ajeng Rara menjadi benci kepada saudaranya. Ajeng Rara juga menjadi tidak suka melihat kecantikan Ajeng Ayu. Karena itu, ia ingin mencelakakan saudaranya. Dia menyuruh pelayannya untuk membubuhkan racun ke dalam makanan saudaranya. Ia ingin saudaranya menjadi buruk rupanya.
Perbedaan watak Ajeng Ayu dan Ajeng Rara adalah …
Ajeng Ayu sangat cantik jelita, sebaliknya Ajeng Rara sangat buruk.
Ajeng Ayu sangat ramah dan Ajeng Rara pendengki.
Ajeng Ayu sangat baik hati dan Ajeng Rara sangat jahat.
Ajeng Ayu jahat dan Ajeng Rara baik
Ya, aku gadis normal layaknya yang lain. Tanpa satu kaki bukanlah masalah, tanpa satu kaki bukanlah penghambat untuk meneruskan segala mimpi yang tersimpan dalam diri. Aku bisa menjalani semuanya, aku bisa menghirup udara pagi, aku bisa menari walau hanya di kursi roda, aku bisa sekolah lagi. Semoga aku pun bisa membuat catatan manis untuk orang yang mengashiku biarpun anggota tubuhku tak lengkap.
Amanat cerita di atas adalah ...
Kekurangan tidak menghalangi kita untuk berkarya.
Kita tidak boleh mencela orang yang kekurangan.
Seharusnya kita kasihani orang yang kekurangan.
Hendaklah menghargai orang yang kekurangan.
Lampu-lampu mulai dinyalakan. Mereka larut dalam tawa dan obrolan yang tak jelas arahnya. Aku memandangnya dari balik meja yang penuh makanan dan minuman. Aku mencoba ingin ditatap mereka dengan menumpahkan segelas minuman, tapi tak ada yang mengalihkan perhatian padaku, semua sibuk dengan kegembiraan ini. Keputusan untuk ke luar dan mengamati keceriaan anak-anak berkejaran di halaman ternyata keputusan yang tepat.
Latar waktu dan tempat pada kutipan cerita tersebut adalah ...
malam hari, di halaman rumah
malam hari, di ruang pesta
sore hari, di dalam rumah
sore hari, di ruang makan
Kapal yang dinaiki Malin makin jauh, kepergian Malin diiringi lambaian tangan ibu Malin Kundang di pelabuhan. Selama berada di kapal, Malin Kundang banyak belajar tentang ilmu pelayaran pada anak buah kapal yang sudah berpengalaman. Di tengah perjalanan, tiba-tiba kapal yang dinaiki Malin Kundang diserang oleh bajak laut. Bahkan sebagian orang yang berada di kapal tersebut dibunuh. Malin Kundang sangat berharap tidak terbunuh karena ketika peritiwa itu terjadi, Malin segera bersembunyi di balik ruang kecil yang tertutup kayu.
Latar kutipan cerita tersebut adalah ...
di kapal, menegangkan
di kapal, mengharukan
di laut, menegangkan
di laut, mengharukan
Sehabis pulang sekolah saat matahari sangat terik, Delta tampak tesenyum membuka tudung saji meja makan kecil mereka. Tanpa ganti baju dia langsung melahap makanan yang tersedia.
"Cuci tangan dulu, Nak"
"Tanggung Bu... lapar sekali"
"Oh ya... gimana tadi upacaranya? Sukses dengan sepatu baru?"
Latar pada kutipan cerpen tersebut adalah ...
siang hari, di ruang makan
pagi hari, di sekolah
siang hari, di rumah
sore hari, di lapangan upacara
Bagiku dan bagi semua orang
Aku hanya ingin berpesan
Anggaplah buku sebagai teman
Terima kasih buku
Pesan dari puisi itu adalah ...
Jadikanlah buku sebagai teman
Berceritalah melalui buku
Belilah buku sebanyak-banyaknya
Berjasalah pada buku dan guru
Perhatikan puisi berikut!
Cita-Citaku
Karya: Angelica
Suara indah alat musik
Alunannya tenang mendayu
Seakan selalu berbisik
Aku selalu ada untukmu
Aku suka alat musik itu
Karena itu aku ingin menjadi pemainnya
Inilah cita-citaku
Menjadi pemain biola
Langkah-langkah kujalani
Semua cobaan kulewati
Untuk mendapatkan apa yang kuinginkan
Semua akan kuperjuangkan
Puisi tersebut terdiri dari ... bait.
empat
tiga
dua belas
delapan
Ayah
Ayahku bekerja setiap hari
Dia membanting tulang
Demi kami sekeluarga
Ayahku adalah tulang punggung keluarga
Puisi tersebut bercerita tentang ...
seorang ayah yang merantau jauh
seorang ayah yang meninggalkan kewajibannya
seorang ayah yang sedang mencari pekerjaan
seorang ayah yang bekerja keras demi keluarga
Pilot
Sejak kecil aku mendambakan menjadi sepertimu
Terbang tinggi dengan pesawat yang kau kendarai
Sungguh hebatnya dirimu
Gagah dan berani menjadi ciri khasmu
Andaikan ku bisa menjadi sepertimu
Tema puisi tersebut adalah ...
kemanusiaan
sikap gagah berani
cita-cita
semangat meraih mimpi
Cita-Citaku
(Karya : Sida Ramdhani)
Semua orang memerlukan ilmu
Untuk mendapatkan cita-cita
Semua orang memerlukan belajar
Untuk mendapatkan cita-cita
Gapailah cita-citamu
Setinggi langit dan bumi
Kejarlah sampai ujung dunia
Walau dunia tak ada ujungnya
Aku belajar, menuntut ilmu
Agar semua kan tercapai
Cita-citaku ...
Aku menantimu bila besar nanti
Kesimpulan puisi di atas adalah ...
kita harus rajin belajar agar cita-cita tercapai
cita-cita tidak perlu dikejar
setiap orang memerlukan ilmu
setiap orang ingin tercapai cita-citanya
Di kala sang surya mulai tenggelam
Aku duduk di tepi sungai sendirian
Puisi tersebut melukiskan waktu ...
pagi hari
siang hari
sore hari
malam hari
Nadia selalu belajar tanpa disuruh oleh orang tuanya. Setiap hari dia selalu menjadwal pelajaran dengan tertib. Mengerjakan PR dengan teliti. Nadia juga suka membuat ringkasan pelajaran saat belajar agar mudah diingat. Tidak heran jika nilainya bagus dan selalu mendapat prestasi.
Isi kesimpulan paragraf tersebut adalah ...
Nadia adalah anak yang tekun dalam belajar.
Nadia selalu mengerjakan PR setiap hari.
Kedisiplinan belajar Nadia patut dicontoh.
Nilai Nadia bagus dan selalu mendapat hadiah.
Besok pagi ada pelajaran menggambar. Bu Rini memberikan instruksi untuk membawa buku gambar berukuran A3, pensil HB dan pewarna.
Makna kata bergaris bawah dalam paragraf tersebut adalah …
Perintah
Pelajaran
Petunjuk
Peraturan
Proses pemanjangan daun telinga mulai dilakukan sejak bayi. Tradisi memanjangkan daun telinga ini bertujuan untuk menunjukkan simbol kecantikan.
Makna kata "Simbol" adalah ...
lambang
identitas
budaya
kebiasaan
Suku Dayak memiliki tradisi memanjangkan daun telinga. Makna kata "tradisi" adalah....
kebiasaan
kuno
menyeluruh
primitif
Tari Seudati digunakan untuk sarana dakwah dalam menyebarluaskan agama Islam.
Makna kata "dakwah" adalah...
mengajak/menyeru
melaksanakan ajaran islam
syahadat
mempelajari
Budiman terkejut melihat kobaran api, sehingga jantungnya berdetak kencang. Awalnya, Budiman terpikir bahwa itu adalah kebakaran hutan yang terjadi di dekat rumahnya. Akan tetapi ternyata kobaran api itu adalah api unggun yang dibuat anak- anak Pramuka di lapangan.
Simpulan cerita tersebut adalah ...
Budiman terkejut melihat anak- anak Pramuka di lapangan.
Jantung Budiman berdetak kencang melihat anak- anak Pramuka.
Kobaran api unggun yang dibuat anak-anak Pramuka mengagetkan Budiman.
Anak-anak Pramuka membuat api unggun di lapangan.
“Semua sudah hadir. Peserta dimohon untuk bersiap.” kata sang gagak. Yang kali ini bertugas sebagai wasit pertandingan. Dengan sigap kelinci muncul dari balik tenda. Ia berjalan lincah, melompat kesana-kemari menunjukkan kegesitannya dalam berlari. Sang kelinci berdiri di samping kura-kura.
Makna kata bercetak miring pada kutipan cerita tersebut adalah ....
cekatan
tak disangka
tiba-tiba
terampil
Para pendukung itu kompak mengenakan kostum berwarna hijau dan putih (warna kostum Tim Chapecoense). Mereka menyanyikan nama-nama pemain dan berteriak "juara". Keluarga para pemain berpelukan di lapangan. "Kami datang ke sini hari ini, kami duduk di sini, tapi kita tahu bahwa akhir pekan ini, minggu depan, tim kami tidak akan berada di sini lagi, di stadion ini. Sangat sulit. Ini benar-benar sulit," kata salah seorang penggemar, Daniel Marline.
Simpulan yang tepat untuk cuplikan berita tersebut adalah ...
para pendukung dan keluarga Tim Chapecoense berkumpul untuk mengenang kepergian tim sepak bola tersebut
para pendukung dan keluarga Tim Chapecoense menonton pertandingan sepak bola di stadion tempat Tim Chapecoense bermain
para pendukung berkumpul di stadion untuk melepas kepergian Tim Chapecoense yang akan bertanding
Tim Chapecoense disambut para pendukung dan keluarganya di stadion tempat tim tersebut bermain
Bacalah teks berita berikut!
Ratiyono, selaku Kadis Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta mengutarakan, bonus untuk para atlet DKI Jakarta yang meraih medali di Asian Games 2018 diperkirakan cair pada Oktober mendatang. Bonus itu akan cair tepatnya usai peraturan daerah (perda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2018 disahkan. "Penyerahannya setelah uangnya ada, setelah perdanya jadi. Kalau perdanya bisa jadi di September, ya (penyerahan bonus) awal Oktober. Tapi kalau perdanya selesainya di awal Oktober, ya akhir Oktober," ujar Ratiyono.
Kesimpulan kutipan berita di atas adalah ...
Bonus atlet cair bulan Oktober
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta mencairkan bonus Asian Games
Bonus atlet-atlet Asian Games DKI Jakarta akan cair Oktober 2018
Bonus atlet Asian Games telah dicairkan
Bacalah teks berita di bawah ini!
Atlet pencak silat berpeluang besar untuk menyumbang medali emas Asian Games 2018 untuk Indonesia. Hal itu terlihat usai delapan pesilat Indonesia menang di babak semifinal di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Minggu 26 Agustus 2018. Setidaknya sudah ada lima pesilat Indonesia yang memastikan tiket final nomornya masing-masing. Ada Komang Harik Adi Putra di kategori putra kelas E (65kg hingga 70kg), Iqbal Candra Pratama di kategori putra kelas D (60kg hingga 65kg), Abdul Malik di kategori putra kelas B (50kg hingga 55kg), dan Wewey Wita di kategori putri kelas B (50kg hingga 55kg). Serta Monita di kategori putri kelas C (55 kg hingga 60 kg).
Kesimpulan berita di atas adalah ...
Lima pesilat Indonesia medapatkan emas
Atlet pencak silat berpeluang menyumbang medali emas
Atlet pencak silat mendapat medali emas
Medali emas diraih oleh atlet pencak silat
Bacala teks berita berikut ini!
Jumlah kerusakan dan kerugian yang diakibatkan oleh gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bertambah. Sebelumnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi kerusakan dan kerugian mencapai Rp 7,45 triliun, sekarang bertambah menjadi Rp 8,8 triliun. "Kita sudah melakukan kaji kebutuhan pasca bencana. Kita cek berapa besar kerugian. Untuk sementara kita memperoleh nilai Rp 8,8 triliunan untuk kerusakan dan kerugian," kata Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Harmensyah di Jakarta, Senin (27/8/2018).
Kesimpulan berita di atas adalah ...
BNPB memprediksi kerugian akibat gemba di Lombok
Kerugian akibat gempa di Lombok mencapai Rp 7,45 triliun
Total jumlah kerugian akibat gempa
Jumlah kerusakan dan kerugian akibat gempa di Lombok terus bertambah
Bambang Pamungkas adalah sosok striker nomor satu di timnas. Ia menekuni profesi sebagai pesepakbola memang sedari kecil. Ia bukan dari keluarga yang berkecukupan, namun karena kegigihannya berlatih, sekarang ia menjadi tulang punggung di garis depan tim sepakbola Indonesia.
Hal yang patut diteladani dari tokoh dalam kutipan biografi tersebut adalah ...
Menekuni profesi dengan giat berlatih
Menekuni profesi sebagi pesepakbola
Menjadi striker utama di timnas
Mengorbankan keluarga untuk meniti karir
Riana Helmi dalam usianya yang belum genap 18 tahun, tepatnya 17 tahun 11 bulan, dianggap dokter termuda di Indonesia. Remaja kelahiran Banda Aceh itu diwisuda sebagai dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Riana menyelesaikan kuliah dalam waktu tiga tahun enam bulan dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) sangat memuaskan, yaitu 3,67 dan dengan waktu kuliah tercepat dibandingkan mahasiswa kedokteran di mana pun. Meskipun begitu, ia tetap gadis yang rendah hati, ramah, dan tidak sombong dengan prestasi yang diraihnya.
Sifat yang diteladani dari dari tokoh di atas adalah ...
Tinggi hati dan ramah
Rendah hati dan ramah
Sombong dan rendah hati
Tinggi hati dan sombong
“Hanafi, mudah-mudahan Tuhan mengampuni dosamu. Sebagai ibu yang engkau durhakai dengan lillaahitaala sudah rela mengampuni akan dikau.” Hanafi tergeletak tertawa seolah mencemooh pula, ”Hai ibu, mengucap ibu dengan tulusnya barangkali ibu akan mendapatkan ilham, lalu dapat berkata dengan benar. Pada hematku ibulah juga yang banyak bersalah atas diriku.”
Nilai moral yang sesuai teks tersebut adalah …
Anak durhaka yang tidak perlu dicontoh
Anak baik dan sopan santun
Ibu yang durhaka
Anak buruk hati
Bacalah kutipan teks cerpen berikut!
Astaga, siapa orang-orang ini? Tampang mereka seperti orang-orang kriminal. Namun, hak mereka sama dengan semua penumpang yang masuk taksiku. Aku tak perlu tahu urusan mereka. Barangkali juga tidak berhak tahu. Meskipun banyak juga yang aku tahu sebagai supir taksi.
Nilai moral yang terdapat dalam kutipan novel tersebut adalah …
Kehati-hatian seseorang terhadap keadaan sekelilingnya.
Ketakutan yang timbul akibat pengalaman masa lalu.
Jangan berprasangka buruk hanya karena melihat penampilannya
Ketakutan melihat orang jahat
Bacalah teks cerpen berikut!
(1) Teman teman fajar bersorak gembira,
(2) Daffa terkulai lemas karena layang-layang putus.
(3) Senja pun tiba.
(4) Ketika terdengar suara azan, anak-anak mulai membubarkan diri untuk pergi ke masjid.
(5) Berita kemenangan Fajar atas daffa makin menambah keyakinan anak-anak desa itu bahwa layang-layang milik fajar memang sakti.
(6) Fajar menjadi makin tinggi hati.
Bukti nilai agama terdapat pada kalimat bertanda nomor …
(1)
(2)
(4)
(5)
