NEW
Font size
WorksheetsUTS Prog. Intnsf B. Arab Susulan
Total questions: 20
Worksheet time: 15mins
Tata cara pembentukan fi’il (verba) adalah akar kata yang terdiri dari huruf-huruf asli tersebut diikutkan dengan bentuk paten (wazan) fi’il sehingga dengan serta-merta mengikuti ketentuannya. Apabila akar katanya terdiri dari tiga huruf diikutkan dengan wazan tsulasi (wazan bagi akar tiga huruf), sedangakan apabila akar katanya terdiri dari empat huruf diikutkan dengan wazan ruba’i (wazan bagi akar empat huruf)
benar
salah
Isim adalah kata yang menunjukkan suatu makna, dimana kata tersebut terikat dengan waktu
benar
salah
Fi’il mudhorik mu'tal akhir adalah fi’il mudhorik yang akhirnya tidak berupa huruf i’lat (alif, wawu, atau ya’) dan bukan af’alul khomsah.
benar
salah
Salah satu ciri-ciri Isim Muannats adalah benda-benda yang tidak bisa dihitung, contohnya awan, angin, dan lain-lain
benar
salah
Isim Ma'rifah ada 3 macam, yaitu : Isim 'Alam, Isim Dhomir, dan Isim Maushul
benar
salah
Jumlah dari huruf mudhara'ah ada empat yaitu :
1. Alif ( ا )
2. Nun ( ن )
3. Ya ( ي )
4. Ta ( ت )
benar
salah
Setiap kata benda yang menjadi permulaan kalimat disebut Mubtada, keadaan huruf terakhirnya harus dibaca Nashab. Tanda Nashabnya menyesuaikan dengan jenis isim yang bersangkutan
benar
salah
Dalam kaidah nahwu Idhofah merupakan gabungan dua isim yang menyebabkan salah satu isimnya dibaca jar dikarenakan isim satunya. Idhofah adalah pertalian antara dua perkara (dua isim) yang menyebabkan isim keduanya dibaca jar. Susunan idhofah terdiri dari dua isim, isim yang pertama dinamakan mudhof dan isim yang kedua dinamakan mudhof ilaih. Syarat mudhof adalah terbebas dari al-ta’rif dan tanwin, sedangkan syarat mudhof ilaih adalah hendaknya memilih antara al-ta’rif dan tanwin
benar
salah
Rumus umum untuk na'at man'ut adalah man'ut + na'at dimana na'at harus mengikuti man'ut dalam 3 hal, yaitu i‟rob, jenis, dan marifat nakirah
benar
salah
Na’at Sababi yaitu na’at yang menjelaskan sifatnya lafadz yang mempunyai hubungan atau ikatan dengan man’utnya.
benar
salah
Isim Maushul juga bisa disebut sebagai kata penyambung. Dalam bahasa Arab, kata maushul biasa diikuti oleh kalimat setelahnya yang disebut dengan 'Aid. Sedangkan isim dhamir yang kembali kepada isim mauhsul disebut Shilah
benar
salah
Maushul Ismi adalah isim maushul yang membutuhkan silah (berbentuk jumlah yang terang atau mu'awwal) dan membutuhkan aid atau penggantinya
benar
salah
Dalam bahasa Indonesia, Maf'ul Bih bisa disebut juga dengan subjek. Maf‟ul bih adalah isim manshub yang terletak pada fi'il dan fa'il, dan hukum I‟rabnya adalah Nashob. Dan maf'ul bih adalah isim yang menunjukkan kepada objek atau penderita.
benar
salah
Maf'ul Bih terbagi menjadi dua bagian : Maf'ul Bih Zhahir dan Maf'ul Mudhmar
benar
salah
Isim zaman adalah isim musytaq yang menunjukkan tempat terjadinya fi'il.
benar
salah
I'rab ada empat macam, yaitu : Rafaَ , Nashab, Khafad dan Jazm
benar
salah
Untuk isim Mutsanna perubahannya ditandai dengan perubahan hurufnya. Untuk isim mutsanna, antara manshub dan majrur mempunyai tanda yang sama.
benar
salah
I’rab Jazm bila dimasuki Harf Jazm. Alamatnya ada dua : baris sukun dan hilangnya huruf Nun
benar
salah
Fathah menjadi alamat bagi i'rob nashab berada pada tiga tempat, yaitu pada isim mufrad, jamak taksir dan fi'il mudhari bilamana kemasukan padanya amil yang me-nashab-kan dan pada akhir kalimatnya tidak bertemu dengan sesuatu pun (dari alif tasniyah, wawu jamak, nun taukid, dan sebagainya).
benar
salah
Fiil mudhari' yang akhirnya berupa wawu dan ya ketika nasab tandanya yang berupa fathah didhohirkan (ditampakkan)
benar
salah
