WorksheetsJIWA UTS SEM 2
Total questions: 50
Worksheet time: 50mins
Seorang remaja memakai narkoba karena diakibatkan pergaulan yang bebas. Ia mengaku memakai narkoba karena coba-coba dan sekarang ia sudah mulai kecanduan dengan obat terlarang tersebut.
Apa yang anda lakukan jika menemukan remaja seperti ini?
Berikan konseling
Anjurkan untuk mengurangi dosis
Laporkan ke pihak yang berwenang
Rehabilitasi
Bayar denda
Laki-laki berusia 30 tahun, dirawat di rumah sakit jiwa. Tampak mengurung diri, kontak mata kurang. Menurut keluarga, semenjak tidak lulus tes CPNS, klien menjadi murung dan tidak mau keluar dari kamar lebih dari 1 bulan.
Apakah core problem pada kasus tersebut?
Halusinasi
Isolasi sosial
Resiko Bunuh diri
Harga Diri Rendah
Perilaku Kekerasan
Seorang pria berusia 40 tahun ditemukan oleh warga dengan keadaan berbicara meracau, tidak mengenakan pakaian, rambut acak-acakan, berbicara kasar, nada suara tinggi, tangan sering mengepal dan tatapan mata tajam.
Masalah utama yang ditemukan adalah :
Defisit perawatan diri
Risiko perilaku kekerasan
Halusinasi
Waham: Curiga
Risiko bunuh diri
Seorang laki-laki berusia 27 tahun, menunjukkan tanda sebagai berikut : pasien bersikap negatif terhadap diri sendiri, pesimis, menarik diri dari hubungan sosial, tampak mudah terisinggung & mudah marah, ekspresi wajah malu dan selalu merasa bersalah.
Menurut anda manakah yang menjadi core problem pada kasus tersebut ?
Perubahan persepsi sensori : halusinasi pendengaran
Resiko mencederai diri sendiri, orang lain dan lingkungan
Tidak efektifnya koping individu
Isolasi sosial menarik diri
Gangguan konsep diri : harga diri rendah
Perempuan berusia 30 tahun, sudah 2 minggu dirawat di RSJ. Pada saat pengkajian klien mengatakan masih mendengar seseorang yang mengatakan bahwa dia bodoh, klien tampak gelisah dan mondar mandir. Apakah prioritas diagnosis keperawatan pada kasus di atas?
Isolasi sosial
Perilaku Kekerasan
Harga Diri Rendah Kronik
Perubahan Proses Pikir :Waham
Perubahan Persepsi Sensori: Halusinasi
Laki-laki berusia 30 tahun, dirawat di RSJ. Tampak mengurung diri, kontak mata kurang. Menurut keluarga, semenjak tidak lulus PNS, menjadi murung dan tidak mau keluar dari kamar lebih dari 1 bulan.
Apakah prioritas masalah keperawatan pada kasus di atas?
Halusinasi
Isolasi sosial
Resiko Bunuh diri
Harga Diri Rendah
Perilaku Kekerasan
Perempuan berusia 30 tahun, datang ke Poliklinik Jiwa dengan keluhan jantung sering berdebar-debar, keringat dingin dan setiap malam merasa was-was. Klien merasa letih karena beberapa minggu terakhir tidak dapat tidur dengan nyenyak. Lebih lanjut mengatakan bahwa kondisi ini sudah berlangsung selama satu bulan, sejak tokonya mengalami kebakaran.
Apakah masalah keperawatan jiwa pada kasus di atas?
Kecemasan
Kehilangan
Gangguan konsep diri
Harga diri rendah situasional
Koping individu tidak efektif
Perempuan berusia 30 tahun, datang ke Poliklinik Jiwa dengan keluhan jantung sering berdebar-debar, keringat dingin dan setiap malam merasa was-was. Klien merasa letih karena beberapa minggu terakhir tidak dapat tidur dengan nyenyak. Lebih lanjut mengatakan bahwa kondisi ini sudah berlangsung selama satu bulan, sejak tokonya mengalami kebakaran.
Apakah yang harus dikaji oleh perawat pada kasus di atas?
Tanda-tanda vital
Obat yang sudah dikonsumsi
Keluhan fisik lain yang dirasakan
Penyebab toko klien mengalami kebakaran
Penyebab tidak dapat tidur dengan nyenyak
Perempuan berumur 30 tahun, datang ke Poliklinik Jiwa dengan keluhan jantung sering berdebar-debar, keringat dingin dan setiap malam merasa was-was. Klien merasa letih karena beberapa minggu terakhir tidak dapat tidur dengan nyenyak. Lebih lanjut mengatakan bahwa kondisi ini sudah berlangsung selama satu bulan, sejak tokonya mengalami kebakaran.
Apakah tindakan evaluasi yang harus dilakukan perawat pada kasus di atas?
Bagaimana kualitas tidur pasien
Apakah obat diminum dengan teratur
Apakah tokonya sudah dibangun kembali
Masih adakah keluhan fisik lain yang dirasakan
Apakah tanda-tanda vital sudah dalam batas normal
1. Seorang perempuan berumur 25 tahun yang baru menjalani hukuman 1 minggu datang ke poliklinik Lembaga Pemasyarakatan Martapura. Dia mengeluh dirinya merasa tidak nyaman selama menjalani hukuman karena selalu teringat anaknya yang masih kecil yang dititipkan kepada ibunya yang sudah tua. Saat dikaji tampak sulit berkonsentrasi.
Apakah masalah psikososial yang prioritas pada kasus di atas ?
Ansietas
Keputusasaan
Ketidakberdayaan
Gangguan citra tubuh
Harga diri rendah situasional
Perempuan berumur 25 tahun datang ke poliklinik RS Jiwa Sambang Lihum mengeluh dirinya malu terhadap penampilan fisiknya yang gemuk dan merasa tidak nyaman terhadap cemoohan teman-temannya. Saat dikaji berat badan klien 89 kg dan tinggi badan 155 cm.
Apakah masalah psikososial yang tepat pada kasus di atas ?
Harga diri rendah situasional
Gangguan citra tubuh
Ketidakberdayaan
Keputusasaan
Ansietas
Laki-laki berusia 25 tahun merasa tersinggung dengan kata-kata temannya. Dia berusaha menahan perasaannya karena situasinya tidak memungkinkan untuk menyampaikan kekesalannya.
Apakah mekanisme koping yang digunakan pada kasus tersebut?
Regresi
Represi
Kompensasi
Rasionalisasi
Reaksi formasi
Laki-laki berusia 35 tahun datang ke poliklinik RSJ diantar oleh keluarganya. Keluarga mengatakan sudah dua minggu klien tidak mau keluar rumah, mengurung diri di kamar & tiba-tiba marah tanpa sebab yang jelas.
Apakah pendekatan teori & model konseptual yang tepat digunakan untuk menganalisis kasus tersebut?
Supportive Therapy
Psikoanalisis
Interpersonal
Eksistensial
Sosial
Seorang laki-laki berusia 25 tahun dirawat dengan diagnosa media Skizofrenia Paranoid. Hasil pengkajian faktor predisposisi diperoleh data: ayah klien memiliki riwayat gangguan jiwa, klien dirawat di RSJ untuk yang ketiga kalinya & riwayat menggunakan Napza 2 tahun yang lalu.
Apakah faktor predisposisi klien pada kasus tersebut?
Ekonomi
Budaya
Sosial
Psikologis
Biologis
Seorang laki-laki berusia 45 tahun, dirawat di RSJ dengan diagnose medis Skizofrenia Paranoid. Hasil pengkajian factor predisposisi diperoleh data: pendidikan tidak tamat SD, bekerja serabutan, pendapatan Rp 10.000 – 15.000 per hari.
Apakah faktor predisposisi klien pada kasus tersebut?
Ekonomi
Budaya
Sosial
Psikologis
Biologis
Seorang laki-laki usia 27 tahun mengatakan “Saya stress dengan lingkungan kerja saya, bos saya orangnya galak, padahal kerja saya sudah baik tetapi masih saja dimarahi, kadang gaji saya sering terlambat dibayarkan”
Apakah model pengkajian keperawatan yang digunakan pada kasus tersebut?
Psikoanalisa
Interpersonal
Eksistensial
Sosial
Komunikasi
Seorang laki-laki usia 22 tahun selalu mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan sejak usia sekolah. Klien selalu merasa tidak diterima oleh orang di sekitarnya karena terlahir dengan bibir sumbing (labioschizis). Saat usia 21 tahun klien mulai menunjukkan gejala gangguan jiwa.
Apakah model konsep keperawatan jiwa pada kasus tersebut?
Psikoanalisa
Interpersonal
Sosial
Eksistensial
Komunikasi
Laki-laki berusia 51 tahun, sudah 1 minggu dirawat di RSJ Sambang Lihum Banjarmasin. Pada saat perawat menemukan adanya kulit yang rusak karena garukan, ketika dikaji lebih dalam, mengatakan setiap malam klien merasakan ada binatang yang merayap di badannya, sehingga klien sering menggaruk badannya karena merasa gatal. Istri klien mengatakan bahwa dia tidak pernah melihat seekor binatang pun pada tubuh suaminya.
Apakah jenis halusinasi pada kasus di atas?
Halusinasi pendengaran
Halusinasi penglihatan
Halusinasi perabaan
Halusinasi penciuman
Halusinasi pengecapan
Mahasiswa laki-laki berusia 20 tahun sedang berada dalam masa kegiatan praktek klinik di Rumah Sakit Jiwa. Dua hari yang lalu, dia bersama teman-temannya menyampaikan pada seluruh klien yang mengalami halusinasi bahwa akan diadakan kegiatan Terapi Aktifitas Kelompok.
Bagaimana evaluasi yang tepat dilakukan di akhir kegiatan di atas?
Menanyakan apa yang dipikirkan saat ini.
Memberikan pujian atas keberhasilan pasien.
Memvalidasi kontrak waktu yang telah disepakati.
Menanyakan perasaan setelah mengikuti kegiatan TAK.
Menanyakan berapa lama berlangsungnya kegiatan TAK.
Seorang pria datang ke UGD RSJ dengan gambaran umum, kurang memperhatikan perawatan diri, berpakaian tidak rapi, tidak berani menatap lawan bicara, lebih banyak menunduk dan bicara lambat dengan nada suara yang lemah. Hasil wawancara menunjukkan klien selalu mengkritik dirinya sendiri dan pesimis terhadap setiap masalah.
Apakah diagnosa keperawatan utama pada kasus di atas?
Gangguan konsep diri: Harga diri rendah.
Gangguan Sensori Persepsi: Halusinasi
Isolasi sosial
Risiko Perilaku Kekerasan
Risiko Perilaku Kekerasan
Laki-laki berusia 48 tahun dirawat di RSJ. Klien mengatakan bahwa dirinya adalah wali yg ditunjuk Allah SWT utk meneruskan ajaran Nabi Muhammad SAW & telah menyusun Al Qur’an yg baru. Klien selalu menyangkal apabila pernyataannya itu ditentang org lain.
Apakah masalah keperawatan yg dialami oleh klien tersebut?
Risiko Perilaku Kekerasan
Halusinasi Pendengaran
Risiko Bunuh Diri
Waham Agama
Isolasi Sosial
Perempuan berusia 25 tahun, dibawa ke RSJ karena marah dan berteriak-teriak. Ketika ditanya, klien mengatakan bahwa dirinya adalah putri raja sehingga orang tidak boleh sembarangan bicara dengannya. Tiga tahun lalu, klien pernah dirawat dengan keluhan yang sama.
Apakah yang harus dikaji oleh perawat pada kasus di atas?
Isi pikir klien
Aktifitas motorik klien
Alasan klien berada di rumah sakit.
Pendapat klien mengenai penyakitnya
Perasaan klien mengenai penyakitnya.
Perempuan berusia 25 tahun, dibawa ke RSJ karena marah dan berteriak-teriak. Ketika ditanya, klien mengatakan bahwa dirinya adalah putri raja sehingga orang tidak boleh sembarangan bicara dengannya. Tiga tahun lalu, klien pernah dirawat dengan keluhan yang sama.
Apakah masalah keperawatan utama yg dialami oleh klien tersebut?
Waham Agama
Waham Kebesaran
Waham nihilistic
Halusinasi
RPK
Seorang laki-laki berusia 44 tahun, menikah, pedidikan terakhir SD, bekerja sebagai buruh lepas. Dibawa ke RSJ 2018 oleh keluarga dikarenakan pasien marah-marah tanpa sebab, kadang menangis sendiri dan kadang tertawa sendiri, jarang tidur di malam hari, kotor juga sering mengganggu lingkungan sekitar. Sebelumnya pasien pernah mencoba gantung diri 2016. kondisi pasien saat ini: bersih rapi berpakaian sesuai, nampak lesu, bicara lambat dgn volume suara rendah, kontak mata kurang, dan mengatakan “ anak saya satu-satunya meninggal, saya menyesal telah membelikan motor, dan tidak lama istri saya pun meninggal dunia... Tidak ada lg yg berharga di hidup saya, dan saya merasa tidak ada artinya hidup didunia ini”
Apa Masalah utama pada kasus diatas....?
Harga Diri Rendah
Koping Individu tidak efektif
Resiko Bunuh Diri
ISOS
Koping Keluarga tidak efektif
Seorang laki-laki berusia 44 tahun, menikah, pedidikan terakhir SD, bekerja sebagai buruh lepas. Dibawa ke RSJ 2018 oleh keluarga dikarenakan pasien marah-marah tanpa sebab, kadang menangis sendiri dan kadang tertawa sendiri jarang tidur di malam hari, kotor juga sering mengganggu lingkungan sekitar. Sebelumnya pasien pernah mencoba gantung diri 2016. kondisi pasien saat ini: bersih rapi berpakaian sesuai, nampak lesu, bicara lambat dgn volume suara rendah, kontak mata kurang, dan mengatakan “ anak saya satu-satunya meninggal, saya menyesal telah membelikan motor, dan tidak lama istri saya pun meninggal dunia... Tidak ada lg yg berharga di hidup saya, dan saya merasa tidak ada artinya hidup didunia ini”
Apakah factor presipitasi pada kasus diatas?
Koping invidu tidak efektif
Respon pasca trauma
Regimen terapeutik
Kerusakan komunikasi
Kehilangan
Seseorang pasien bernama Ny. J dirawat RSJ. Dari hasil pengkajian diperoleh data pasien pernah mengalami trauma buruk dimasa lalu, dan ia mengatakan pernah mengalami tindak kekerasan oleh suaminya sendiri. Pasien merasa malu dengan keadaanya dan sering marah-marah, teriak-teriak, dan mondar-mandir tidak menetu, serta pasien mengungkapkan selalu ingin memukul jika orang lain memandang ny aneh.
Dari penjabaran kasus diatas, apakah diagnosa aktual pada Ny J?
Resiko Perilaku Kekerasan
ISOS
HDR
Keputusasaan
Ketidak berdayaan
Seseorang pasien bernama Ny. J dirawat RSJ. Dari hasil pengkajian diperoleh data pasien pernah mengalami trauma buruk dimasa lalu, dan ia mengatakan pernah mengalami tindak kekerasan oleh suaminya sendiri. Pasien merasa malu dengan keadaanya dan sering marah-marah, teriak-teriak, dan mondar-mandir tidak menetu, serta pasien mengungkapkan selalu ingin memukul jika orang lain memandang ny aneh.
Dari kasus diatas apakah factor presipitasi yang membuat masalah utama muncul?
Koping invidu tidak efektif
Repon pasca trauma
Regimen terapeutik
Kerusakan komunikasi
Kehilangan
Seseorang pasien bernama Ny. J dirawat RSJ. Dari hasil pengkajian diperoleh data pasien pernah mengalami trauma buruk dimasa lalu, dan ia mengatakan pernah mengalami tindak kekerasan oleh suaminya sendiri. Pasien merasa malu dengan keadaanya dan sering marah-marah, teriak-teriak, dan mondar-mandir tidak menetu, serta pasien mengungkapkan selalu ingin memukul jika orang lain memandang ny aneh.
Apakah tindakan keperawatan yang paling tepat untuk menangani permasalahan pada pasien tersebut...?
Mengidentifikasi kemampuan positif diri dan melatihnya.
Mendengar aktif dan memberikan reinforcement positif
Melatih tarik nafas dalam
Melatih rajin sholat dan berdzikir
Terapi kelompok aktivitas sosialisasi
Seorang laki-laki usia 30 tahun, berjalan tanpa arah dengan memegang senjata mengarahkan tanpa arah, berkata kasar dan kadang nampak komat-kamit seperti seding berbicara dengan orang lain, baju kotor, pakaian kotor, dan pasien mengaku sebagai panglima perang.
Apakah diagnosa penyerta yang tepat pada kasus diatas?
Isos, Harga Diri Rendah, RPK
Harga Diri Rendah, Waham, RBD
Defisit Perawatan Diri, Waham, Halusinasi
HDR, isos, Halusinasi
RPK, Defisit Perawatan Diri, ISOS
Seorang laki-laki usia 30 tahun, berjalan tanpa arah dengan memegang senjata mengarahkan tanpa arah, berkata kasar dan kadang nampak komat-kamit seperti seding berbicara dengan orang lain, baju kotor, pakaian kotor, dan pasien mengaku sebagai panglima perang.
Tindakan perawat yang tepat untuk menangani pasien diatas adalah...?
Pelaksanaan SP
Meminta pasien meletakan Sajam
Memasukan Pasien ke ruang Isolasi
Melakukan Restrain
Melakukan kekerasan fisik untuk melumpuhkan pasien
Perawat Y dalam merawat pasien belakang ini mulai mendengarkan prespektif dari pasien kelolaanya. Pada awalnya perawat B Cuma fokus pada sisi klinisnya saja.
Termasuk dimensi recovery apa yang dilakukan perawat tersebut?
Clinical Recovery
Personal Recovery
Sosial Recovery
Functional Recovery
Adaption Recovery
Perawat H dalam merawat pasien hanya berfokus pada pengurangan gejala psikotik dan perawatan terhadap kesehatan mental dan fisik..
Termasuk dimensi recovery apa yang dilakukan perawat tersebut?
Clinical Recovery
Personal Recovery
Sosial Recovery
Functional Recovery
Adaption Recovery
Pasien. C setelah selesae perawatan di rumah sakit dan dipulangkan kekeluarganya, diharapkan dapat kembali melakukan peran seperti sebelumnya dimasyarakat luas.
Termasuk dimensi recovery apa yang dilakukan perawat tersebut?
Clinical Recovery
Personal Recovery
Sosial Recovery
Functional Recovery
Adaption Recovery
Perawat S diharapkan dapat membantu pasien kembali pada keadaan seimbang ketika mengalami stre, melalui pengurangan atau menghilangkan sumber stress.
Termasuk model recovery manakah pada kasus diatas ?
Dorothy Johson
Imogene King
Beuty Neuman
Dorothes Orem
Hilgard Peplau
Perawat B diharapkan dapat membantu Mengatasi deficit perawatan diri dan mendorong pasien untuk terlibat secara aktif pada perawatan diri mereka.
Termasuk model recovery manakah pada kasus diatas ?
Imogene King
Hilgard Peplau
Beuty Neuman
Dorothes Orem
Dorothy Johson
Perawat B sangat rajin terjun kemasyarakat untuk selalu menyampaikan betapa pentingnya saling memberikan dukungan social, agar menghindari stress yang muncul di situasi pandemi penyakit codi 19 sekarang ini.
Termasuk dalam tingkatan pencegahan penyakit apa yang dilakukan perawat tersebut?
Primer
Tertier
Sekunder
Posyandu
Puskesmas
Perawat di Posyandu Jambu melakukan kunjungan rumah kepada pasangan suami isteri yang akan mempunyai anak. Perawat menyampakan betapa pentingnya saling mendukung antara pasutri tersebut.
Termasuk dalam aktivitas program pencegahan apa yang dilakukan perawat tersebut??
Program Sosialisasi
Program Dukungan Sosial
Program Manajemen Stres
Program Pendidikan Kesehatan
Program Persiapan Menjadi Orang Tua
Perawat di Posyandu Jangkang melakukan kegiatan berupa penyampaian kesehatan dimasyarakat tentang melatih koping positif, latihan asertif dan afirmasi diwilayah kerja puskesmasnya.
Termasuk dalam aktivitas program pencegahan apa yang dilakukan perawat tersebut??
Program Sosialisasi
Program Manajemen Stres
Program Pendidikan Kesehatan
Program Persiapan Menjadi Orang Tua
Program Pencegahan Penyalah Gunaan Obat
Perawat J ditugaskan untuk survei langsung kemasyarakat bertujuan agar dapa menemukan kasus penyakit sedini mungkin, sebelum kasus penyakit tersebut semakin besar angkanya.
Termasuk dalam tingkatan pencegahan penyakit apa yang dilakukan perawat tersebut?
Tertier
Primer
Sekunder
Posyandu
Puskesmas
Perawat B bekerja di puskesmas Terawang, setiap bulan 1x terjun kemasyarakat untuk mensosialisasikan peningkatan fungsi kesehatan mental masyarakat serta pencegahan kekambuhan pada pasien gangguan jiwa dimasyarakat. Termasuk dalam tingkatan pencegahan penyakit apa yang dilakukan perawat tersebut?
Tertier
Primer
Sekunder
Posyandu
Puskesmas
Salah satu komponen yang penting dalam DesaSiaga Sehat Jiwa adalah adanya kader Kesehatan Jiwa (KKJ). Rasio KKJ dengan Kepala Keluarga adalah
1 : 10
1 : 15
1 : 20
1 : 25
1 : 30
Salah satu kemampuan kader kesehatan jiwa adalah untuk mengetahui kondisi kesehatan jiwa keluarga yang tinggal di Desa Siaga Sehat Jiwa. Peran kader tersebut adalah
Rujukan
Deteksi Dini
Dokumentasi
Kunjungan Rumah
Menggerakan Masyarakat
Tn. H mengalami depresi karena masalah hidupnya, Tn. H mendapat bantuan dan perhatian oleh ketua RT, RW dan Tokoh Adat dalam pelayanan kesehatan jiwa. Hal ini membantu dalam pelayanan pada kasus orang gangguan jiwa agar tidak menjadi lebih berat masalah tersebut.
Termasuk dalam jenjang pelayanan kesehatan jiwa tersebut?
Pelayanan kesehatan jiwa di rumah sakit
Pelayanan melalui dukungan masyarakat
Pelayanan perawatan mandiri individu & keluarga
Pelayanan kesehatan jiwa masyarkat kabupaten/kota
Pelayanan kesehatan jiwa melalui pelayanan pelayanan dasar
Saat terapi ativitas kelompok berjalan, pasien Tn. B di minta oleh leader terapi kelompok untuk menilai pada kenyataan yang ada disekitar pasien, yaitu diri sendiri, orang lain yang ada disekeliling pasien.
Termasuk jenis terapi aktifitas kelompok manakah yang dilakukan pasien tersebut ?
Sosialisasi
Psikofarma
Simulasi persepsi
Orioentasi Realitas
Simulasi Persepsi Peningkatan Harga Diri
Tn. D mengikuti terapi aktivitas yang sudah diprogramkan dalam asuhan keperawatan oleh perawat Y. Saat terapi ativitas kelompok, pasien dilatih untuk mempersepsikan stimulus yang disediakan atau stimulus yang pernah dialami.
Termasuk jenis terapi aktifitas kelompok manakah yang dilakukan pasien tersebut ?
Sosialisasi
Psikofarma
Simulasi Persepsi
Orioentasi Realitas
Simulasi Persepsi Peningkatan Harga Diri
Perawat T melakukan terapi pada Tn. Y yang bertujuan memfokuskan pengenalan jenis farmakoterapi serta mengidentifikasi efek samping serta penanganan efek samping.
Termasuk jenis terapi modalitas manakah yang dilakukan perawat tersebut tersebut ?
Terapi Aktifitas
Terapi Psikologis
Terapi Lingkungan
Terapi Somatoterapi
Terapi Kejang Listrik
Perawat melakukan asuhan keperawatan pada Tn. K yang bertujuan mengurangi sampai dengan menghilangkan perilaku menyimpang, meningkatkan perilaku yang produktif dan meningkatkan kepuasan serta penerimaan diri.
Termasuk dalam tujuan terapi modalitas apa yang dilakukan perawat?
Terapi Perilaku
Terapi Kognitif
Terapi Keluarga
Terapi Kelompok
Terapi Lingkungan
Saat terapi ativitas kelompok, pasien dilatih untuk mengidentifikasi hal-hal positif yang ada pada dirinya.
Termasuk jenis terapi aktifitas kelompok manakah yang dilakukan pasien tersebut ?
Sosialisasi
Psikofarma
Simulasi Persepsi
Orioentasi Realitas
Simulasi Persepsi Peningkatan Harga Diri
Perawat membuat rencana asuhan keperawatan agar pasien dapat meningkatkan pengalaman positif pasien, menumbuhkan sikap percaya pada orang lain dan mencapai perubahan yang positif.
Termasuk dalam tujuan terapi modalitas apa yang dilakukan perawat?
Terapi Perilaku
Terapi Kognitif
Terapi Keluarga
Terapi Kelompok
Terapi Lingkungan
Perawat D bekerja di puskesmas, sering melakukan skrining pada warga diwilayah kerjanya agar dapat menemukan kasus sedini mungkin dan apabila menemukan kasus segera melakukan rujukan ke jenjang lebih tinggi.
Termasuk peran dan fungsi perawat dilakukan tersebut ?
Pendidik
Advokasi
Rehabilitasi
Koordinator
Pemberi Asuhan Keperawatan
