Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

kelakuan 2

Total questions: 46

Worksheet time: 23mins

Name
Class
Date
1.
51. Kepemimpinan sebagai kemampuan untuk mempengaruhi suatu kelompok untuk pencapaian tujuan (“The ability to influence a group toward the achievement of goals”), adalah pernyataan dari:
a)
A.    Judges
b)
B.    Ivansevich dan Matteson
c)
C.   Robbin dan Judge
d)
D.   Dahrendorf
2.
52. Peranan penting dalam kepemimpinan adalah upaya seseorang yang memainkan peran sebagai pemimpin guna mempengaruhi orang lain dalam organisasi/lembaga tertentu untuk mencapai…………..
a)
A.    Kekuasaan
b)
B.   Tujuan
c)
C.   Efektifitas
d)
D.   Efisiensi.
3.
53. Para karyawan atau bawahan harus memiliki kemauan untuk menerima arahan dari pemimpin. Walaupun demikian, tanpa adanya karyawan atau bawahan, kepemimpinan tidak akan ada juga, merupakan implikasi kepemimpinan yang;
a)
A.   Pertama.
b)
B.    Kedua
c)
C.   Ketiga
d)
D.   Keempat
4.
54. Seorang pemimpin yang efektif adalah seseorang yang dengan kekuasaannya (his or her power) mampu menggugah pengikutnya untuk mencapai kinerja yang memuaskan, merupakan implikasi kepemimpinan yang;
a)
A.    Pertama.
b)
B.   Kedua
c)
C.   Ketiga
d)
D.   Keempat
5.
55. Kepemimpinan harus memiliki kejujuran terhadap diri sendiri (integrity), sikap bertanggungjawab yang tulus (compassion), pengetahuan (cognizance), keberanian bertindak sesuai dengan keyakinan (commitment), kepercayaan pada diri sendiri dan orang lain (confidence) dan kemampuan untuk meyakinkan orang lain (communication) dalam membangun organisasi, merupakan implikasi kepemimpinan yang;
a)
A.    Pertama.
b)
B.    Kedua
c)
C.   Ketiga
d)
D.   Keempat
6.
56. Seorang pemimpin harus memiliki pandangan yang jelas tentang arah yang ingin mereka capai, serta arah yang dapat menginspirasi dan memotivasi orang lain, adalah unsur Kepemimpinan:
a)
A.   Visi dan Tujuan
b)
B.    Integritas
c)
C.   Kemampuan Komunikasi
d)
D.   Kemampuan Mengambil Keputusan
7.
57. Konsistensi dalam tindakan dan nilai-nilai yang diperlihatkan oleh seorang pemimpin, adalah unsur Kepemimpinan:
a)
A.    Visi dan Tujuan
b)
B.   Integritas
c)
C.   Kemampuan Komunikasi
d)
D.   Kemampuan Mengambil Keputusan
8.
58. Kemampuan untuk menyampaikan gagasan, instruksi, dan umpan balik dengan jelas dan efektif sangat penting dalam kepemimpinan adalah unsur Kepemimpinan:
a)
A.    Visi dan Tujuan
b)
B.    Integritas
c)
C.   Kemampuan Komunikasi
d)
D.   Kemampuan Mengambil Keputusan
9.
59. Seorang pemimpin harus mampu mempercayai anggota tim mereka dengan tanggung jawab dan tugas tertentu, sambil tetap memberikan arahan dan dukungan yang diperlukan adalah unsur Kepemimpinan:
a)
A.   Kemampuan Delegasi
b)
B.    Integritas
c)
C.   Kemampuan Komunikasi
d)
D.   Kemampuan Mengambil Keputusan
10.
60. Kepemimpinan yang efektif juga melibatkan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi dalam lingkungan kerja, pasar, atau situasi lainnya, adalah unsur Kepemimpinan:
a)
A.    Kemampuan Komunikasi
b)
B.    Kemampuan Mengambil Keputusan
c)
C.   Kemampuan Adaptasi
d)
D.   Kemampuan Delegasi
11.
61. Pemimpin yang baik membangun dan memelihara hubungan yang kuat dengan anggota tim mereka, mempromosikan kerjasama dan kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama, adalah unsur Kepemimpinan:
a)
A.    Visi dan Tujuan
b)
B.    Integritas
c)
C.   Kemampuan Komunikasi
d)
D.   Kepemimpinan Berbasis Tim
12.
62. Model kepemimpinan yang beranggapan bahwa kontribusi pemimpin terhadap efektifitas kinerja kelompok tergantung pada cara atau gaya kepemimpinan (leadership style) dan kesesuaian situasi (the favourableness of the situation) yang dihadapinya adalah;
a)
A.   Model Kontigensi Fiedler
b)
B.    Model Kepemimpinan Vroom – Jago
c)
C.   Model Kepemimpinan Jalur Tujuan
d)
D.   Model Kepemimpinan Situasional Hersey-Blanchard
13.
63. Model kepemimpinan ini menetapkan prosedur pengambilan keputusan yang paling efektif dalam situasi tertentu. Dua gaya kepemimpinan yang disarankan adalah autokratis dan gaya konsultatif, dan satu gaya berorientasi keputusan bersama adalah;
a)
A.    Model Kontigensi Fiedler
b)
B.   Model Kepemimpinan Vroom – Jago
c)
C.   Model Kepemimpinan Jalur Tujuan
d)
D.   Model Kepemimpinan Situasional Hersey-Blanchard
14.
64. Model kepemimpinan ini menyatakan pentingnya pengaruh pemimpin terhadap persepsi bawahan mengenai tujuan kerja, tujuan pengembangan diri, dan jalur pencapaian tujuan adalah;
a)
A.    Model Kontigensi Fiedler
b)
B.    Model Kepemimpinan Vroom – Jago
c)
C.   Model Kepemimpinan Jalur Tujuan
d)
D.   Model Kepemimpinan Situasional Hersey-Blanchard
15.
65. Pendekatan ini menekankan pada ciri-ciri pribadi pemimpin dan keadaan, mengemukakan dan mencoba untuk mengukur atau memperkirakan ciri-ciri pribadi ini, dan membantu pimpinan dengan garis pedoman perilaku yang bermanfaat yang didasarkan kepada kombinasi dari kemungkinan yang bersifat kepribadian dan keadaan, adalah;
a)
A.    Model Kontigensi Fiedler
b)
B.    Model Kepemimpinan Vroom – Jago
c)
C.   Model Kepemimpinan Jalur Tujuan
d)
D.   Model Kepemimpinan Situasional Hersey-Blanchard
16.
66. Pada pendekatan ini, analisa ilmiah tentang kepemimpinan dimulai dengan memusatkan perhatiannya pada pemimpin itu sendiri.
a)
A.   Pendekatan Teori Sifat.
b)
B.    Pendekatan Kontigensi Fiedler
c)
C.   Pendekatan Kepemimpinan Vroom – Jago
d)
D.   Pendekatan Kepemimpinan Jalur Tujuan
17.
67. Kajian tentang kepemimpinan dalam manajemen telah berkembang pada dimensi yang lebih luas, bukan lagi kepemimpinan yang semata-mata mempengaruhi, mengarahkan, mendorong atau memenej manusia di dalam suatu organisasi atau perusahaan, namun lebih luas lagi pada:
a)
A.   Dimensi Filosofis
b)
B.   Dimensi Perubahan
c)
C.   Dimensi Visi dan Misi
d)
D.   Dimensi Kekuasaan
18.
68. Keith Davis merumuskan empat sifat umum yang nampaknya mempunyai pengaruh terhadap:
a)
A.    Karisma Kepemimpinan
b)
B.    Pengaruh Kepemimpinan
c)
C.   Efektifitas Kepemimpinan
d)
D.   Kekuatan Kepemimpinan
19.
69. Kepemimpinan bukan hanya sekedar mempengaruhi bawahan, lebih jauh lagi kepemimpinan merupakan titik sentral yang dapat menentukan arah perjalanan dan pembangunan suatu organisasi dalam hubungannya dengan berbagai macam perubahan-perubahan yang terjadi pada:
a)
A.    Kondisi Organisasi
b)
B.   Lingkungan Organisasi
c)
C.   Sumberdaya Organisasi
d)
D.   Tujuan Organisasi
20.
70. Pemimpin ……………………..mencoba menimbulkan kesadaran para pengikut dengan mengarahkannya kepada cita-cita dan nilai-nilai moral yang lebih tinggi:
a)
A.    Visioner.
b)
B.   Transformasional.
c)
C.   Kontijensi.
d)
D.   Direktif
21.
71. Pemimpin ……………………. membuat para pengikut menjadi lebih peka terhadap nilai dan pentingnya pekerjaan, mengaktifkan kebutuhan-kebutuhan pada tingkat yang lebih tinggi dan menyebabkan para pengikut lebih mementingkan organisasi.
a)
A.    Visioner.
b)
B.   Transformasional.
c)
C.   Kontijensi.
d)
D.   Direktif
22.
72. Pemimpin...................merupakan sebuah atribusi yang berasal dari proses interaktif antara pemimpin dan para pengikut:
a)
A.    Transformasional.
b)
B.    Kontijensi.
c)
C.   Direktif
d)
D.   Karisma
23.
73. ..............................dari House menekankan kepada identifikasi pribadi, pembangkitan motivasi oleh pemimpin dan pengaruh pemimpin terhadap tujuan- tujuan dan rasa percaya diri para pengikut:
a)
A.    Teori Kepemimpinan Visioner
b)
B.   Teori Kepemimpinan Karismatik
c)
C.   Teori Kepemimpinan Kontijensi
d)
D.   Teori Kepemimpinan Direktif
24.
74. Memahami konsep budaya organisasi bukanlah sesuatu hal yang mudah. Dalam bidang ilmu ini terdapat ……………pemahaman:
a)
A.   Dua
b)
B.    Tiga
c)
C.   Empat
d)
D.   Lima
25.
75. Budaya organisasi merujuk ke suatu sistem makna bersama yang dianut oleh anggota-anggota organisasi yang membedakan organisasi tersebut dengan organisasi lain adalah pendapat yang dikemukakan oleh:
a)
A.    Robbin
b)
B.   Mc Shane dan Robbin
c)
C.   Mc Shane dan Judges
d)
D.   Mc Shane
26.
76. Makna bersama meliputi : asumsi, nilai dan keyakinan adalah pendapat yang dikemukakan oleh:
a)
A.    Robbin
b)
B.    Mc Shane dan Robbin
c)
C.   Mc Shane dan Judges
d)
D.   Mc Shane
27.
77. Dimensi-dimensi yang digunakan untuk membedakan budaya organisasi berdasarkan pendapat Robbin dan Judge (2011) terdiri atas ............dimensi utama;
a)
A.    Enam
b)
B.   Tujuh
c)
C.   Lima
d)
D.   Empat
28.
78. Innovating and risk taking, sejauh mana karyawan didorong untuk inovatif dan berani untuk mengambil resiko, adalah dimensi ....................yang digunakan untuk membedakan budaya organisasi.
a)
A.   Pertama
b)
B.    Kedua
c)
C.   Ketiga
d)
D.   Keempat
29.
79. Attention to detail, sejauh mana para karyawan diharapkan memperlihatkan kecermatan, analisis dan perhatian pada hal-hal yang terperinci, adalah dimensi ....................yang digunakan untuk membedakan budaya organisasi.
a)
A. Pertama
b)
B. Kedua
c)
C. Ketiga
d)
D. Keempat
30.
84. Outcome orientation, sejauh mana manajemen focus pada hasil bukan kepada teknik dan proses yang digunakan untuk mendapatkan hasil itu, adalah dimensi ....................yang digunakan untuk membedakan budaya organisasi.
a)
A.    Pertama
b)
B.    Kedua
c)
C.   Ketiga
d)
D.   Keempat
31.
85. People orientation, sejauh mana keputusan manajemen mempertimbangkan efeknya terhadap orang-orang dalam organisasi, adalah dimensi ....................yang digunakan untuk membedakan budaya organisasi.
a)
A.    Pertama
b)
B.    Kedua
c)
C.   Ketiga
d)
D.   Keempat
32.
86. Team orientation, sejauh mana kegiatan kerja diorganisasikan dalam timtim kerja bukan individu-individu, adalah dimensi ....................yang digunakan untuk membedakan budaya organisasi.
a)
A.    Pertama
b)
B.    Keempat
c)
C.   Kelima
d)
D.   Ketujuh
33.
87. Aggresiveness, sejauh mana anggota organisasi itu agresif dan kompetitif, adalah dimensi ....................yang digunakan untuk membedakan budaya organisasi.
a)
A.    Pertama
b)
B.   Keenam
c)
C.   Ketiga
d)
D.   Keempat
34.
88. Stability, sejauh mana kegiatan organisasi menekankan dipertahankannya status quo sebagai lawan dari pertumbuhan atau inovasi, adalah dimensi ....................yang digunakan untuk membedakan budaya organisasi.
a)
A.    Keenam
b)
B.   Ketujuh
c)
C.   Kelima
d)
D.   Keempat
35.
89. Belief (keyakinan) menunjukkan persepsi individual terhadap kenyataan sedangkan value (nilai) sesuatu yang lebih stabil yang dapat menjadi petunjuk untuk menentukan sesuatu yang benar dan salah, adalah pernyataan dari;
a)
A.    Robbin
b)
B.   Mc Shane dan Glinow
c)
C.   Mc Shane dan Judges
d)
D.   Mc Shane
36.
90. Value terbagi atas dua : espoused value dan enacted value. Espoused value adalah nilai yang dikatakan oleh orang-orang sedangkan enacted value adalah nilai yang seharusnya, adalah pernyataan dari;
a)
A.    Robbin
b)
B.   Mc Shane dan Glinow
c)
C.   Mc Shane dan Judges
d)
D.   Mc Shane
37.
91. …………………………menyatakan bahwa budaya dalam organisasi memiliki beberapa fungsi yaitu : Menciptakan jati diri organisasi, Mempererat hubungan antar anggota organisasi, Memfasilitasi kebangkitan komitmen terhadap sesuatu yang lebih bermakna dari ketertarikan secara individual, Meningkatkan kestabilan sistem sosial dan Kontrol sosial dan mekanisme yang menjadi pemandu perilaku dan sikap tenaga kerja.
a)
A.    Robbin
b)
B.   Mc Shane dan Glinow
c)
C.   Mc Shane dan Judges
d)
D.   Mc Shane
38.
92. ……………..mencakup pembagian tugas, pembagian wewenang, dan cara komunikasi antara bagian-bagian tersebut.
a)
A.   Struktur Organisasi
b)
B.    Sistem Organisasi
c)
C.   Departemen Organisasi
d)
D.   Lembaga Organisasi
39.
93. ……………………………adalah hak formal dan sah yang dimiliki oleh seorang manajer untuk mengambil keputusan, memberikan perintah, dan mengalokasikan sumber daya guna memperoleh hasil yang dikehendaki organisasi.
a)
A.   Wewenang
b)
B.    Hak
c)
C.   Kepemimpinan
d)
D.   Kekuasaan
40.
94. Masalah akan timbul sehingga membuat struktur organisasi kehilangan fleksibilitas dan manajer dapat menjadi lebih lambat dalam merepon setiap perubahan lingkungan organisasi yang terjadi, akibat;
a)
A.    Tingkatan hirarki semakin rendah
b)
B.   Tingkatan hirarki semakin tinggi
c)
C.   Tingkatan hirarki semakin melebar
d)
D.   Tingkatan hirarki semakin ke atas
41.
95. .....................berarti bahwa wewenang dalam mengambil keputusan dipegang oleh pemangku jabatan tinggi dalam organisasi.
a)
A.   Sentralisasi
b)
B.    Desentralisasi
c)
C.   Departemen
d)
D.   Hirarki
42.
96. Semakin kompleks struktur organisasi, maka semakin ..................mengkoordinasikan setiap fungsi dan divisi dalam perusahaan tersebut.
a)
A.    Efektif
b)
B.    Inefisien
c)
C.   Mudah
d)
D.   Sulit
43.
97. Perubahan organisasi merupakan proses penyesuaian desain organisasi terhadap kondisi ................yang dihadapi.
a)
A.    Keadaan
b)
B.   Lingkungan
c)
C.   Internal
d)
D.   Dinamis
44.
98. Perubahan yang dilakukan sebagai reaksi terhadap tanda- tanda bahwa perubahan diperlukan melalui pelaksanaan modifikasi sedikit-demi sedikit untuk menangani masalah tertentu yang timbul, adalah;
a)
A.   Perubahan reaktif
b)
B.    Perubahan direktif
c)
C.   Perubahan proaktif
d)
D.   Perubahan inovatif
45.
99. Perubahan yang diarahkan melalui inovasi structural, kebijakan atau sasaran baru atau perubahan filosofi operasi yang dengan sengaja didesain dan diimplementasikan.
a)
A.    Perubahan reaktif
b)
B.    Perubahan direktif
c)
C.   Perubahan proaktif
d)
D.   Perubahan inovatif
46.
100.        Karena persoalan kepribadian, persepsi, dan kebutuhan, maka individu punya potensi sebagai sumber penolakan atas perubahan, adalah;
a)
A.   Resistensi Individu
b)
B.    Resistensi Kelompok
c)
C.   Resitensi Pimpinan
d)
D.   Resistensi anggota