NEW
Font size
WorksheetsTata Kelola, Manajemen Risiko, dan Pengendalian Intern III
Total questions: 61
Worksheet time: 1hrs 1mins
Pada prinsipnya manajemen risiko harus dikembangkan sesuai dengan kondisi organisasi/tidak berlaku istilah one size fits all. Hal tersebut tercermin dalam prinsip ....
Tailored
Create Value
Systematic, Structured, dan Timely
Part of decision making
Integrasi manajemen risiko antar kegiatan-kegiatan fungsional dalam suatu program atau unit-unit organisasi dalam organisasi merupakan wujud dari .... (Hal. 17 MRI)
Integrasi Operasional
Integrasi Horizontal
Integrasi Vertikal
Integrasi Diagonal
Suatu alat yang memiliki nilai tambah bagi perencanaan bisnis dan pendekatan mitigasi risiko sehingga pimpinan organisasi mengetahui kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi atas manajemen risiko dalam organisasinya adalah .... (Hal. 101 MRI)
Maturity Level
Risk Maturity Model
Maturity Model
Risk Maturity Level
Dalam menetapkan selera risiko/risk appetite, harus diperhatikan berbagai faktor, antara lain adalah .... (Hal. 64 MRI)
Perubahan lingkungan eksternal, sejarah kerugian operasional, dan kualitas lingkungan pengendalian
Perubahan lingkungan internal, sejarah kerugian operasional, dan kualitas lingkungan pengendalian
Perubahan lingkungan eksternal, sejarah kerugian operasional, dan kualitas kegiatan pengendalian
Perubahan lingkungan internal, sejarah kerugian operasional, dan kuaitas kegiatan pengendalian
Penetapan tanggung jawab yang jelas; adanya kebijakan serta prosedur yang spesifik dan jelas; adanya unit pengelola risiko yang diberi wewenang yag memadai merupakan faktor ....
Kerangka kebijakan manajemen risiko operasional
Tata Kelola dalam mengelola risiko operasional
Pelaporan dan pemantauan risiko operasional
Penetapan konteks
Suatu alat yang memiliki nilai tambah bagi perencanaan bisnis dan pendekatan mitigasi risiko sehingga pimpinan organisasi mengetahui kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi atas manajemen risiko dalam organisasinya disebut ....
Risk maturity model
Risk management model
Risk basic model
Risk advanced model
Kerangka penilaian efektivitas bangunan manajemen risiko, terlihat dalam gambar berikut :
Menetapkan area riviu -> Mendesign teknik reviu -> "X" -> Laporan Hasil Reviu
Jawaban yang tepat untuk "X" adalah ....
Melakukan kuesioner
Melakukan wawancara
Melakukan observasi
Melakukan Reviu
Dalam melakukan evaluasi atas risk maturity model harus dipertimbangkan hal berikut ini .... (Hal. 102 MRI)
Pendekatan maturity model, komponen maturity model, evaluasi maturity model dan pengukuran maturity model
Pendekatan maturity model, komponen maturity model, evaluasi maturity model dan monitoring maturity model
Perencanaan maturity model, komponen maturity model, evaluasi maturity model dan pengukuran maturity model
Perencanaan maturity model, komponen maturity model, evaluasi maturity model dan monitoring maturity model
Untuk mereviu efektivitas hubungan risiko dengan pengendalian internal dalam sudut pandang manajemen risiko adalah .... (Hal. 7 MRI)
Dengan melakukan penanganan risiko
Dengan melakukan aktivitas pengendalian
Dengan melakukan reviu atas proses penanganan risiko
Dengan melakukan tindak lanjut dari rekomendasi yang diberikan auditor
Strategi manajemen risiko memberikan pendekatan yang terstruktur dan koheren dalam .... (Hal. 7 MRI)
Menyusun, melaksanakan dan melaporkan risiko
Merencanakan, mengidentifikasi dan menindaklanjuti risiko
Mengidentifikasikan, menilai dan mengelola risiko
Melaksanakan, melaporkan dan menindaklanjuti risiko
Management risiko integratif ... (Hal. 10 MRI)
Mengatasi kelemahan konsep manajemen risiko sebelumnya yang masih berupa "whole approach"
Mengintegrasikan proses manajemen risiko ke dalam proses manajemen strategis dan aktivitas keseharian organisasi
Alur pikir integratif ditunjukkan dengan keterkaitan antara top manajemen dan karyawan dalam mengelola risiko
Menuntut adanya komitmen yang tinggi dari para stakeholder
Queensland Treasury membagi risiko menjadi beberapa kelompok .... (Hal. 9 MRI)
Agency Risks dan Cross Agency Risks
Risiko Agensi dan Risiko Pemerintah secara menyeluruh
Agency Risks, Cross Agency Risks, dan Whole Governmant Risks
Risiko Pemerintah secara menyeluruh, risiko di luar pemerintahan dan risiko organisasi
Hal-hal yang penting dari manajemen risiko yang efektif a dalah .... (Hal. 13 MRI)
Pembinaan rencana manajemen risiko melibatkan para stakeholder, penetapan pemilik risiko secara jelas; penyusunan profil risiko dan mempertimbangkan baik risiko operasional maupun risiko strategis
Pembangunan rencana manajemen risiko melibatkan para stakeholder, penetapan pemilik risiko secara jelas; identifikasi risiko lebih awal; dan mempertimbangkan baik risiko operasional maupun risiko strategis
Pemetaan risiko oleh manajemen, penyususnan profil risiko; identifikasi risiko lebih awal dan mempertimbangkan baik risiko operasional maupun risiko strategis
Pembangunan rencana manajemen risiko melibatkan para stakeholder, pemetaan risiko oleh manajemen; penyusunan profil risiko dan identifikasi risiko lebih awal
Reviu tahunan atas proses keseluruhan manajemen risiko, minimal harus dilakukan oleh .... (Hal. 38 MRI)
Pihak intern organisasi
Pihak top manajemen
Pihak yang akuntabel atau yang memiliki cukup mandat
Pihak manajemen bekerjasama dengan pihak ekstern organisasi
Reviu atas kerangka manajemen risiko memberikan manfaat bagi organisasi dalam hal berikut .... (Hal. 37 MRI)
Memberi keyakinan kepada pimpinan organisasi bahwa peta risiko telah disosialisasikan kepada seluruh pegawai
Memberikan keyakinan kepada pimpinan organisasi bahwa prosedur dan sistem tata kelola berjalan secara efektif
Memberikan keyakinan kepada pimpinan organisasi bahwa risiko telah ditindaklanjuti sesuai hasil evaluasi risiko
Memberi keyakinan penuh kepada manajemen bahwa organisasi telah menerapkan manajemen risiko yang efektif sehingga organisasi bebas dari risiko
Penyusunan laporan risiko harus memperhatikan prinsip komprehensif, yaitu .... (Hal. 61 MRI)
Mencakup seluruh area penting dikaitkan dengan ukuran, kompleksitas organisasi dan kebutuhan pengguna laporan
Laporan risiko disampaikan kepada pihak yang sudah dtetapkan dalam rapat bersama untuk pengambilan keputusan
Memberikan informasi yang jelas dan meyakinkan, mudah dimengerti dan komprehensif
Laporan risiko didistribusikan hanya kepada pihak tertentu
Proses manajemen risiko memiliki tujuh elemen kritis, yaitu .... (Hal. 44 MRI)
Proses penetapan konteks, identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, penanganan risiko, monitoring dan reviu, serta komunikasi dan konsultasi
Proses penetapan konteks, identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, penanganan risiko, monitoring dan reviu, serta tindak lanjut risiko
Proses penetapan konteks, penetapan risiko, identifikasi risiko, analisis risiko, peilaian risiko, evaluasi riko, serta penanganan risiko
Proses penetapan risiko, identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, penanganan risiko, monitoring dan reviu, serta tindak lanjut risiko
Risiko operasional adalah .... (Hal. 63 MRI)
Kerugian akibat ketidakcukupan atau kegagalan proses internal, pegawai, sistem atau dari kejadian eksternal
Tidak termasuk kerugian akibat ketidakcukupan proses eksternal
Kerugian akibat ketidakcukupan atau kegagalan pimpinan dalam menetapkan selera risiko
Bukan kerugian yang diakibatkan oleh sistem yang tidak memadai
Jika anda akan melakukan reviu atas efektivitas strategi manajemen risiko organisasi, pertanyaan yang dapat diajukan antara lain .... (Hal. 39 MRI)
Apakah organisasi mendokumentasikan, melaporkan an menjelaskan ketidaktaatan, hazard, insiden, bencana, kerugian dan klaim?
Apakah organisasi secara rutin mereviu dan menguji pengendalian risiko dan rencana kontijensi?
Apakah organisasi menautkan (link) manajemen risiko kepada kebijakan pemerintah, tujuan organisasi, dan stakeholder?
Apakah organisasi memberikan pelatihan manajemen risiko kepada staf?
Konsep manajemen risiko dengan cara penanganan risiko oleh masing-masing bagian tanpa melihat keterkaitan dampak yang mungkin timbul antar unit kerja baik vertikal maupun horizontal, disebut dengan .... (Hal. 10 MRI)
Risk approach
Silo approach
Legal approach
Business approach
Kerangka manajemen risiko integratif bermula dari .... (Hal. 11 MRI)
Prinsip - prinsip risiko
Input risiko
Proses pengelola risiko
Mandat dan komitmen terhadap risiko
Manajemen risiko integratif merupakan .... (Hal. 12 MRI)
Proses tunggal yang melekat pada praktik-praktik atau proses bisnis yang ada
Proses tunggal yang tidak melekat pada praktik-praktik atau proses bisnis yang ada
Proses yang berulang, berkelanjutan dan melekat pada praktik-praktik atau proses bisnis yang ada
Proses yang berulang, berkelanjutan namun tidak melekat pada praktik-praktik atau proses bisnis yang ada
Salah satu hal penting dari manajemen risiko yang efektif adalah .... (Hal. 14 MRI)
Hanya mempertimbangkan risiko operasional saja
Hanya mempertimbangkan risiko strategis saja
Mempertimbangkan baik risiko operasional maupun risiko strategis
Penetapan pemilik risiko tidak perlu dilaksanakan
Faktor yang menghalangi efektivitas manajemen risiko dapat berupa .... (Hal. 15 MRI)
Pemilik risiko dan tanggung jawab mengelola risiko telah ditetapkan di awal kegiatan
Cukup memadainya perlakuan terhadap risiko
Penilaian efektivitas kerangka manajemen risiko dilakukan oleh pihak independen
Dokumentasi risiko berlebihan dan tidak perlu
Manajemen risiko harus melekat atau terintegrasi di dalam filosofi dan budaya yang dianut organisasi. Integrasi vertikal pada kegiatan manajemen risiko mencakup .... (Hal. 17 MRI)
Melekatkan komponen-komponen manajemen risiko ke dalam proses-proses perencanaan strategis dan operasional yang telah ada
Informasi harus disebarkan ke seluruh organisasi untuk memastikan adanya pendekatan dalam menangani risiko secara terkoordinasi
Integrasi manajemen risiko ke dalam sistem, proses, praktik dan secara khusus proses perencanaan dan pengambilan keputusan di setiap tingkatan dalam organisasi
Informasi harus disebarkan ke seluruh organisasi untuk memastikan adanya pendekatan dalam mengidentivikasikan risiko
Risk Management Champion harus mendorong terciptanya budaya risiko di seluruh organisasi guna mendukung .... (Hal. 19 MRI)
Para manajer dan staf untuk membangun pengetahuan dan keahlian di bidang manajemen risiko
Pandangan bahwa semua staf di dalam organisasi adalah manajer risiko
Sebuah pandangan dalam dimensi yang luas atas hubungan antara risiko-risiko tingkatan organisasi, lintas organisasi dan pemerintah
Manajer puncak dan menengah memberi contoh dan memodelkan pengelolaan risiko
Risiko teknologi muncul dari perubahan teknologi yang dapat mengakibatkan beberapa aset dalam perusahaan ketinggalan zaman merupakan salah satu analisis yang digunakan dalam metode pengelolaan risiko, yaitu .... (Hal. 21 MRI)
Analisis SWOT
Analisis PEST
Cost Benefit Analysis
Net Present Value
Suatu proses untuk mengintegrasikan dan mengoordinasikan identifikasi risiko dan upaya-upaya pengelolaan risiko organisasi dan umumnya untuk meningkatkan pemahaman, pengendalian dan pengawasan terhadap risiko, disebut .... (Hal. 24 MRI)
Net Present Value
Internal Rate of Return
Cost Benefit Analysis
Risk and Control Self Assessement
Manfaat Risk and Control Assessement adalah .... (hal. 25 MRI)
Memberikan bahasa yang berbeda sesuai kebutuhan kepada seluruh organisasi tentag masalah risiko
Menetapkan pemilik rencana aksi sesuai kebutuhan manajemen risiko
Dapat menunjukkan bagaiman risiko-risiko dikelola kepada Auditor dan Regulator
Menetapkan pemilk risiko sesuai peta risiko yang telah disusun
Elemen kritis dari proses manajemen risiko adalah .... (Hal. 44 MRI)
Identifikasi risiko
Analisis risiko
Penetapan pemilik risiko
Penetapan konteks
Apa yang harus dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu tertentu biasanya berkisar antara 1 - 5 tahun disebut .... (Hal. 16 MSDO)
Visi
Misi
Tujuan
Sasaran
Motif non laba dan motif laba adalah perbedaan dari organisasi sektor publik dan sektor privat dilihat dari segi .... (hal. 23 MSDO)
Karakteristik
Struktur
Tujuan
Sumber dana
Pada sektor publik "penuh nuansa politis" dan pada sektor privat "nuansa politis tidak sebesar sektor publik". Pernyataan ini adalah perbedaan variable organisasi dilihat dari segi .... (hal. 23 MSDO)
Sumber dana
Karakteristik
Struktur
Proses
Dalam rangka reformasi bidang keuangan negara, penyempurnaan penganggaran dilakukan melalui pendekatan berikut ini .... (Hal. 32 MSDO)
Pembagian anggaran
Penganggaran berbasis output
Penggunaan kerangka pengeluaran jangka panjang
Klasifikasikan anggaran
Sistem yang terkait dengan pelaksanaan anggaran, antara lain adalah .... (Hal. 39 MSDO)
Sistem Pemberian
Sistem Pembayaran
Sistem Pembiayaan
Sistem Saldo
Tidak dilakukannya inventarisasi secara periodik adalah salah satu risiko pengelolaan BMN yaitu .... (Hal. 66 MSDO)
Risiko dalam penggunaan
Risiko dalam pengamanan dan pemeliharaan
Risiko dalam penatausahaan
Risiko dalam pemanfaatan
Risiko pengelolaan keuangan berupa "pengajuan anggaran tidak sesuai aturan yang berlaku". Hal ini merupakan risiko yang terjadi pada tahap .... (Hal. 49 MSDO)
Perencanaan
Pelaksanaan
Pertanggungjawaban
Pengendalian
Penilaian risiko merupakan bagian dari proses manajemen risiko yang terdiri atas .... (Hal. 6 MRI)
Penetapan konteks, identifikasi risiko dan analisis risiko
Identifikasi risiko, analisis risiko dan evaluasi risiko
Identifikasi risiko, analisis risiko dan penanganan risiko
Penetapan konteks, identifikasi risiko dan penanganan risiko
Jika dalam penerapan risk maturity model disimpulkan bahwa organisasi mampu memenuhi ekspektasi stakeholder internal dan eksternal dari sudut pandang ketaatan minimal atau dari perspektif pengendalian intern, maka organisasi tersebut dikelompokkan pada level .... (Hal. 101 MRI)
Mature
Advance
Basic
Optimised
Bagian dari kegiatan berupa penggandaan dan distribusi kuesioner kepada responden yang telah ditetapkan serta mentabulasinya, adalah kegiatan yang dilakukan untuk penilaian efektivitas bangunan manajemen risiko, yaitu pada tahap .... (Hal. 109 MRI)
Desain teknik reviu
Pelaksanaan reviu
Penyusunan laporan hasil reviu
Penetapan area reviu
Apakah organisasi sepenuhnya mengintegrasikan risiko ke dalam rencana strategis dan operasional atau rencana perlakuan terhadap risiko dalam rangka pengelolaan risiko saat diperlukan? Pertanyaan tersebut perlu anda ajukan pada saat melakukan .... (Hal. 53 MRI)
Penetapan konteks
Identifikasi risiko
Evaluasi risiko
Analisis risiko
Pelaporan risiko merupakan tahap penting dalam elemen manajemen risiko karena dapat meyakinkan pimpinan bahwa manajemen risiko melekat dalam kepemimpinan. Prinsip penyusunan laporan risiko yang paling tepat adalah .... (Hal. 61 MRI)
Cepat
Akurat
Panjang
Detail
Pengelolaan risiko di unit kerja keuangan meliputi kegiatan .... (Hal. 70 - 72 MRI)
Perencanaan, perekrutan dan seleksi
Pembelanjaan, penganggaran, training, dan pengembangan
perencanaan, perolehan dan, pembelanjaan, dan pertanggungjawaban
perolehan dana, pembelanjaan, pertanggungjawaban, dan pengembangan
Berikut ini adalah sumber daya yang pada umumnya terdapat dalam organisasi terkini .... (Hal. 3 MSDO)
Aset, SDM, Teknologi Informasi, Modal (keuangan)
Sumber daya alam dan dana
Mausia dan dana
Harta dan teknologi
Titik Kritis proses penganggaran diantaranya adalah .... (Hal. 36 MSDO)
Ketidakjelasan indikator kinerja output dan outcome
Kepemimpinan
Terlalu besar anggaran
Waktu yang fleksible
Menurut konsep AS/NZS, langkah pertama yang harus dilakukan oleh seorang pimpinan dalam proses manajemen risiko adalah .... (Hal. 6 MRI)
Monitoring dan Reviu risiko
Komunikasi dan Konsultasi risiko
Penetapan konteks
Evaluasi Risiko
Sumber risiko otensial di sektor publik dapat dibagi ke dalam 3 kelompok yaitu Agency Risk, Cross - Agency Risk, dan Whole of Government Risk. Berikut adalah contoh sumber risiko yang pasti ada pada ketiga kelompok tersebut .... (Hal. 9 MRI)
Keberlangsungan usaha
Pembangunan Industri
Teroris
Faktor politik
Terdapat beberapa metode untuk mengelola risiko, diantaranya adalah metode pengelolaan risiko sesuai kelompok risiko dan metode sesuai elemen proses manajemen risiko. Cost Benefit Analysis biasanya digunakan pada metode .... (Hal. 23 MRI)
Risiko strategis
Risiko Operasional
Risiko ketaatan
Risiko Identifikasi
Metode identifikasi risiko yang dapat digunakan secara mudah, melibatkan dan menghargai pendapat banyak pegawai, serta sering digunakan dalam organisasi adalah .... (Hal. 29 MRI)
Wawancara
Curah Pendapat
Evaluasi Teknis
Perbandingan dengan pengalaman
Berikut adalah metode pengelolaan risiko sesuai kelompok risiko strategis, yaitu ....
Analisis SWOT dan Analisis PEST
Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) Cost-Benefit Analysis, dan Risk and Control Self Assessment (RCSA)
Curah Pendapat, Wawancara, Evaluasi Teknis, Prompt dan checklist, Analisis Jejaring, Menyewa Konsultan, Wawancara model Delphi, Perbandingan dengan pengalaman, Decomposition, Probabilitas dan Pohon Keputusan, Pendekatan Produk, serta Hazard dan Operability Studies
Programme Evaluation and Review Technique (PERT), Anlisis Monte Carlo, Controlled Interval Memory, Evaluasi Probabilistik Sederhana, Analisis Sensitivitas, Fault Tree Analysis, Event Tree Analysis, dan Life Cycle Cost Analysis
Berikut adalah metode pengelolaan risiko sesuai kelompok risiko operasional, yaitu ....
Analisis SWOT dan Analisis PEST
Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) Cost-Benefit Analysis, dan Risk and Control Self Assessment (RCSA)
Curah Pendapat, Wawancara, Evaluasi Teknis, Prompt dan checklist, Analisis Jejaring, Menyewa Konsultan, Wawancara model Delphi, Perbandingan dengan pengalaman, Decomposition, Probabilitas dan Pohon Keputusan, Pendekatan Produk, serta Hazard dan Operability Studies
Programme Evaluation and Review Technique (PERT), Anlisis Monte Carlo, Controlled Interval Memory, Evaluasi Probabilistik Sederhana, Analisis Sensitivitas, Fault Tree Analysis, Event Tree Analysis, dan Life Cycle Cost Analysis
Berikut adalah metode pengelolaan risiko menurut Elemen Proses Manajemen Risiko untuk mengidentifikasi risiko, yaitu ....
Analisis SWOT dan Analisis PEST
Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) Cost-Benefit Analysis, dan Risk and Control Self Assessment (RCSA)
Curah Pendapat, Wawancara, Evaluasi Teknis, Prompt dan checklist, Analisis Jejaring, Menyewa Konsultan, Wawancara model Delphi, Perbandingan dengan pengalaman, Decomposition, Probabilitas dan Pohon Keputusan, Pendekatan Produk, serta Hazard dan Operability Studies
Programme Evaluation and Review Technique (PERT), Anlisis Monte Carlo, Controlled Interval Memory, Evaluasi Probabilistik Sederhana, Analisis Sensitivitas, Fault Tree Analysis, Event Tree Analysis, dan Life Cycle Cost Analysis
Berikut adalah metode pengelolaan risiko menurut Elemen Proses Manajemen Risiko untuk menganalisis risiko, yaitu ....
Analisis SWOT dan Analisis PEST
Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) Cost-Benefit Analysis, dan Risk and Control Self Assessment (RCSA)
Curah Pendapat, Wawancara, Evaluasi Teknis, Prompt dan checklist, Analisis Jejaring, Menyewa Konsultan, Wawancara model Delphi, Perbandingan dengan pengalaman, Decomposition, Probabilitas dan Pohon Keputusan, Pendekatan Produk, serta Hazard dan Operability Studies
Programme Evaluation and Review Technique (PERT), Anlisis Monte Carlo, Controlled Interval Memory, Evaluasi Probabilistik Sederhana, Analisis Sensitivitas, Fault Tree Analysis, Event Tree Analysis, dan Life Cycle Cost Analysis
Teknisk memetakan kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Hambatan yang ditemui di tingkat unit kerja merupakan metode pengelolaan risiko strategis ....
Analisis SWOT
Analisis PEST
Cost and Benefit Analysis
Net Present Value (NPV)
Teknik yang menggunakan analisis Politik, Ekonomi, Sosial dan Risiko Teknologi merupakan metode pengelolaan risiko strategis ....
Analisis SWOT
Analisis PEST
Cost and Benefit Analysis
Net Present Value (NPV)
Metode yang biasa digunakan untuk menguantitaskan keuntungan yang diperoleh dari keputusan melaksanakan suatu program atau proyek dibandingkan dengan biaya pelaksanaannya merupakan metode pengelolaan risiko operasional ....
Analisis SWOT
Analisis PEST
Cost and Benefit Analysis
Net Present Value (NPV)
Metode yang menganalisis manfaat dibandingkan biaya dari pelaksanaan suatu program atau proyek merupakan metode pengelolaan risiko operasional ....
Analisis SWOT
Analisis PEST
Cost and Benefit Analysis
Net Present Value (NPV)
Metode yang menggunakan tingkat diskonto yang sama dengan nilai tunai arus kas ditambah nilai awal investasi merupakan metode pengelolaan risiko operasional ....
Analisis SWOT
Internal Rate of Return (IRR)
Cost and Benefit Analysis
Net Present Value (NPV)
Sebuah kerangka proses yang dapat digunakan oleh suatu organisasi untuk menganalisis profil risiko operasionalnya merupakan metode pengelolaan risiko operasional ....
Risk and Control Assessment (RSCA)
Internal Rate of Return (IRR)
Cost and Benefit Analysis
Net Present Value (NPV)
Aktivitas-aktivitas dan teknik-tekni manajemen risiko dijalankan sehingga stakeholder lebih yakin bahwa risiko dikelola secara proaktif, maka organisasi tersebut dikelompokkan pada level .... (Hal. 102 MRI)
Mature
Advance
Basic
Optimised
Manajemen risiko dipandang sebagai sebuah alat strategis untuk meningkatkan kinerja dan merupakan suatu nilai utama dari organisasi, maka organisasi tersebut dikelompokkan pada level .... (Hal. 102 MRI)
Mature
Advance
Basic
Optimised
