wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Farmakologi Keperawatan Stikes Yarsi

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Ilmu yang mempelajari cara kerja obat di dalam tubuh disebut ....

a)

Farmakodinamik

b)

Farmakokinetik

c)

Farmasetika

d)

Farmakologi

e)

Farmakoterapi

2.

Cabang ilmu farmakologi yang mempelajari nasib obat di dalam tubuh meliputi absorpsi, distribusi, metabolisme dan ekskresi (ADME) disebut ....

a)

Farmakologi

b)

Farmakoterapi

c)

Farmasetika

d)

Farmakodinamik

e)

Farmakokinetik

3.

Cabang ilmu farmakologi yang mempelajari cara kerja obat, efek obat terhadap tubuh dan perubahan biokimia di dalam tubuh disebut ....

a)

Toksikologi

b)

Farmakodinamik

c)

Farmasetika

d)

Farmakokinetik

e)

Farmakologi

4.

Suatu khasiat atau kegunaan dari suatu obat tertentu disebut ....

a)

Indikasi

b)

Mekanisme kerja obat

c)

Interaksi obat

d)

Kontra indikasi

e)

Efek samping obat

5.

Tidak boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui.

Kondisi dimana suatu obat tidak boleh diberikan pada kondisi tertentu dan  harus mempertimbangkan keuntungan lebih besar dibandingkan kerugiannya.

Dari definisi diatas merupakan istilah dari ….

a)

Indikasi

b)

Mekanisme kerja obat

c)

Interaksi obat

d)

Kontra indikasi

e)

Efek samping obat

6.

Efek yang timbul bersama efek terapi pada pemberian dosis lazim yang tidak diinginkan (merugikan) disebut ….

a)

Indikasi

b)

Mekanisme kerja obat

c)

Interaksi obat

d)

Kontra indikasi

e)

Efek samping obat

7.

Bahan atau paduan bahan, termasuk produk biologi yang digunakan untuk mempengaruhi atau menyelidiki sistem fisiologi atau keadaan patologi dalam rangka penetapan diagnosis, pencegahan, penyembuhan, pemulihan, peningkatan kesehatan dan kontrasepsi, untuk manusia disebut ….

a)

Zat aktif

b)

Zat tambahan

c)

Obat

d)

Indikasi

e)

excipients

8.

Sediaan padat yang mengandung bahan obat dengan atau tanpa bahan pengisi disebut ….

a)

Kapsul

b)

Tablet

c)

Pil

d)

Pulveres

e)

Pulvis

9.

Campuran kering bahan obat atau zat kimia yang dihaluskan, ditujukan untuk pemakaian oral atau untuk pemakaian luar disebut ….

a)

Kapsul

b)

Tablet

c)

Pil

d)

Pulveres

e)

Pulvis

10.

Serbuk yang dapat dibagi dalam bobot yang sama, dibungkus menggunakan kemasan untuk sekali minum, serbuk terbagi boleh dibagi secara visual/penglihatan disebut ….

a)

Kapsul

b)

Tablet

c)

Pil

d)

Pulveres

e)

Pulvis

11.

Urutkan fase perjalanan obat di dalam tubuh ....

a)

Farmakokinetik, farmasetik, farmakodinamik

b)

Farmakodinamik, farmasetik, farmakokinetik

c)

Farmasetik, farmakokinetik, farmakodinamik

d)

Farmasetik, farmakodinamik, farmakokinetik

e)

Farmakokinetik, farmakodinamik, farmasetik

12.

Perombakan yang dialami obat dalam dinding usus dan hati pada peredaran pertama di vena porta sebelum tiba di sistem sirkulasi disebut ....

a)

Waktu paruh

b)

Onset Obat

c)

Waktu puncak obat

d)

First Pass Effect

e)

Durasi obat

13.

Proses penyerapan/masuknya obat dari tempat tertentu ke dalam sirkulasi sitemik disebut

a)

Absorpsi

b)

Metabolisme

c)

Biotransformasi

d)

Eksresi

e)

Distribusi

14.

Fase farmakokinetik meliputi ....

a)

Efek samping, efek samping, efek toksik

b)

Absorpsi, distribusi, mekanisme kerja, ekskresi

c)

Absorpsi, distribusi, metabolisme, ekskresi

d)

Reabsorpsi, distribusi, biotrasformasi, ekskresi

e)

Adsorpsi, distribusi, metabolisme, ekskresi

15.

Waktu yang dibutuhkan oleh obat untuk mencapai kosentrasi setengahnya atau 50% di dalam darah disebut ....

a)

Volume distribusi

b)

Onset obat

c)

First Pass Effect

d)

Durasi obat

e)

Waktu paruh (t½)

16.

Waktu yang dibutuhkan obat untuk mencapai konsentrasi tertinggi di dalam darah (100%) disebut ....

a)

Durasi obat

b)

Waktu paruh obat

c)

First Pass Effect

d)

Onset obat

e)

Waktu puncak obat

17.

Urutkan bentuk sediaan semi solid dari yang paling cair sampai yang paling padat berikut ini ….

a)

Gel, krim, salep, pasta

b)

Salep, krim, pasta, gel

c)

Gel, salpe, krim, pasta

d)

Pasta, salep, krim, gel

e)

Pasta, krim, salep, gel

18.

Sediaan padat dalam berbagai bobot dan bentuk, yang diberikan melalui,rectal, vagina atau uretra, umumnya meleleh, melunak atau melarut pada suhu tubuh adalah ….

a)

Kapsul

b)

Tablet

c)

Supositoria

d)

Pulveres

e)

Pulvis

19.

Obat tetes yang digunakan untuk mulut dengan cara mengencerkan lebih dahulu dengan air untuk dikumur-kumur, tidak untuk ditelan disebut ….

a)

Guttae ophthalmic

b)

Guttae oris

c)

Guttae Nasalis

d)

Gargarisma

e)

Supositoria

20.

Berikut ini merupakan efek sistemik dari intravaskuler adalah ….

a)

Intra kutan

b)

Intra peritonial

c)

Intra muskular

d)

Intra vena

e)

Intra vagina

21.

Jumlah (persentasi) dan kecepatan obat yang dapat ditemukan di dalam peredaran darah pada bentuk utuh/aktif disebut ….

a)

Absorbsi

b)

Distribusi

c)

Metabolisme

d)

Bioavailability

e)

Ekskresi

22.

Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi obat adalah ….

a)

Sifat fisika kimia dan kelarutan

b)

Cara pemberian obat

c)

Dosis yang diberikan

d)

Besarnya partikel obat

e)

Ikatan obat dengan plasma

23.

Berikut ini obat yang berikatan dengan protein plasma sebesar 46%. Berapa obat yang bebas ….

a)

55%

b)

44%

c)

54%

d)

45%

e)

60%

24.

Waktu puncak obat adalah waktu yang dibutuhkan obat untuk mencapai konsentrasi tertinggi di dalam darah. Waktu puncak obat parasetamol di dalam tubuh adalah 60 menit.

Dari grafik di bawah ini, manakah yang menunjukkan waktu puncak obat ….

a)

To

b)

T1

c)

T2

d)

T3

e)

MEC

25.

Onset obat parasetamol di dalam tubuh adalah < 60 menit.

Dari grafik di bawah ini, manakah yang menunjukkan onset obat ….

a)

To

b)

T1

c)

T2

d)

T3

e)

MEC

26.

Setiap obat memiliki onset obat, waktu puncak obat, waktu paruh (t½), dan durasi obat yang berbeda-beda. Semua ini berkaitan dengan efektivitas suatu obat.

Dari uraian di atas, yang dimaksud dengan “waktu yang dibutuhkan obat dari mulai memberikan efek sampai hilangnya efek” disebut ….

a)

Waktu paruh (t½)

b)

Onset Obat

c)

First Pass Effect

d)

Durasi obat

e)

Waktu puncak obat

27.

Obat yang dikonsumsi akan diserap oleh tubuh ke saluran pencernaan dan akan diedarkan oleh pembuluh darah secara sistemik ke seluruh tubuh, dan menghasilkan efek farmakologi (efek terapi dan efek samping), setelah itu akan dirombak dari senyawa kimia kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana sehingga mudah dikeluarkan oleh tubuh dan akan siap dikeluarkan dari dalam tubuh baik dalam bentuk urin, feses, keringat,  maupun air susu ibu (ASI).

Proses akhir dari eliminasi suatu obat dari dalam tubuh disebut ….

a)

Absorpsi

b)

Reabsorpsi

c)

Distribusi

d)

Biotransformasi

e)

Ekskresi

28.

Molekul spesifik (obat) yang dapat mengikat reseptor disebut ....

a)

Ligan

b)

Agonis

c)

Afinitas

d)

Antagonis

e)

Agonis Partial

29.

Ligan yang dapat berikatan dengan reseptor dan menghasilkan efek terapi disebut ....

a)

Antagonis

b)

Agonis

c)

Ligan

d)

Afinitas

e)

Agonis Partial

30.

Molekul target yang harus diikat oleh obat supaya obat tersebut dapat menghasilkan efeknya yang spesifik disebut ....

a)

Ligan

b)

Agonis

c)

Afinitas

d)

Reseptor

e)

Efficacy

31.

Tujuan indeks terapi yaitu ....

a)

Untuk keamanan obat

b)

Untuk mengikat ligan dengan reseptor

c)

Untuk mempercepat eliminasi obat

d)

Untuk mengetahui kadar obat dalam darah

e)

Untuk mempercepat metabolisme

32.

Berikut ini cara pemberian obat yang berkerja secara lokal yaitu ….

a)

Peroral

b)

Intravena

c)

Intramuskular

d)

Rektal

e)

Topikal

33.

Istilah yang digunakan pada hilangnya efektivitas antibiotika terhadap suatu bakteri disebut

a)

Toleransi obat

b)

Desensitisasi

c)

Efek samping obat

d)

Resistensi obat

e)

Potensi obat

34.

Tanda peringatan (P2) pada obat bebas terbatas adalah ....

a)

Awas ! obat keras, hanya untuk dibakar

b)

Awas ! obat keras, obat wasir jangan ditelan

c)

Awas ! obat keras, baca aturan pakai

d)

Awas ! obat keras, hanya untuk kumur jangan ditelan

e)

Awas ! obat keras, tidak boleh ditelan

35.

“Awas ! obat keras, bacalah aturan pemakaian” merupakan peringatan no ....

a)

4

b)

1

c)

2

d)

3

e)

5

36.

Obat keras yang dapat diserahkan oleh apoteker tanpa resep dokter disebut ....

a)

Obat bebas

b)

Obat keras

c)

Obat Psikotropika

d)

Obat bebas terbatas

e)

Obat wajib apotek (OWA)

37.

Berikut ini golongan obat ....

a)

Bebas

b)

Psikotropika

c)

Keras

d)

Bebas terbatas

e)

Narkotika

38.

Berikut ini golongan obat ....

a)

Bebas

b)

Bebas Terbatas

c)

Keras

d)

Psikotropika

e)

Narkotika

39.

Seorang pasien rawat inap didiagnosa hipertensi stage 1 dengan nilai tekanan darah 150/90 mmHg dan mendapatkan resep obat kaptopril 3 kali sehari, diminum 1 jam sebelum makan, setiap 8 jam.

Dari prinsip pemberian obat, manakah yang tepat untuk kasus di atas (kalimat yang digaris bawahi) …

a)

Benar obat

b)

Benar pasien

c)

Benar dosis

d)

Benar waktu pemberian

e)

Benar rute pemberian

40.

Tempat penyimpanan obat dapat dikelompokkan berdasarkan ....

a)

Bentuk sediaan dan jenis obat, alfabetis, farmakologi obat, suhu, FIFO/FEFO

b)

FIFO/FEFO, obat bebas, obat keras, jamu

c)

Bentuk sediaan dan jenis obat, FIFO, harga, obat bebas dan bebas terbatas

d)

Harga, alfabetis, FEFO/FIFO, suhu, khasiat

e)

Bentuk sediaan dan jenis obat, harga, alfabetis, FEFO/FIFO

41.

Keadaan alergi yang mengancam jiwa yang ditandai dengan penurunan tekanan darah secara tiba-tiba dan penyempitan saluran pernafasan, menyebabkan penderita jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri disebut ....

a)

Udema

b)

Syok anafilaksis

c)

Diare

d)

Hipertensi

e)

Diabetes melitus

42.

Berikut ini terapi utama yang diberikan pada pasien syok anafilaksis adalah ....

a)

Epineprin

b)

Amoksisilin

c)

Parasetamol

d)

Tetrasiklin

e)

Penisilin

43.

Diketahui :

Pesanan : neostigmin metilsulfat 1,5 mg IM

Milik : ampul beretiket 1:2000

Berapa mL larutan neostigmin metilsulfat yang diberikan kepada pasien untuk sekali pemberian ?

a)

0,5 mL IM

b)

1 mL IM

c)

5 mL IM

d)

2 mL IM

e)

3 mL IM

44.

Diketahui :

Pesanan : ceftriaxone serbuk injeksi 3 dd 150 mg IV

Milik : dietiket ceftriaxone 0,5 g

Berapa mL larutan ceftriaxone yang diberikan kepada pasien untuk sekali pemberian ?

a)

1 mL IV

b)

1,5 mL IV

c)

5 Ml IV

d)

2 mL IV

e)

3 mL IV

45.

Diketahui :

Pesanan : eritromisin suspensi 0,75 g po qid

Milik : cairan beretiket 250 mg/5 ml

Berapa mL suspensi eritromisin yang diberikan kepada pasien ?

a)

5 mL

b)

7,5 mL

c)

20 mL

d)

10 mL

e)

15 mL

46.

Setiap obat memiliki onset obat, waktu puncak obat, waktu paruh (t½), dan durasi obat yang berbeda-beda. Semua ini berkaitan dengan efektivitas suatu obat.

Dari uraian di atas, yang dimaksud dengan “waktu yang dibutuhkan obat dari mulai obat diberikan sampai menimbulkan efek” disebut ….

a)

Waktu paruh (t½)

b)

Onset Obat

c)

First pass effect

d)

Durasi obat

e)

Waktu puncak obat

47.

Absorpsi obat  adalah proses penyerapan/masuknya obat dari tempat tertentu ke dalam sirkulasi sitemik. 

Berikut merupakan mekanisme absorpsi obat yaitu ….

a)

Difusi pasif, difusi terfasilitas, transport aktif, pinositosis

b)

Absorpsi, distribusi, metabolisme, ekskresi

c)

Difusi pasif, difusi terfasilitas, transport pasif, pinositosis

d)

Difusi pasif, first pass effect, transport pasif, pinositosis

e)

Difusi pasif, difusi terfasilitas, transportasi, pinositosis

48.

Sublingual adalah cara pemberian obat  dengan meletakan obat di bagian bawah lidah. Tujuannya adalah agar efek terapi yang ditimbulkan bisa lebih cepat karena pembuluh darah di bawah lidah merupakan pusat dari sakit.

Berikut ini obat jantung yang digunakan secara sublingual adalah ….

a)

Asam mefenamat

b)

Dexametasone

c)

a. Isosorbide Dinitrate

d)

Amoksisilin

e)

Ibuprofen

49.

Distribusi obat adalah penyebaran obat dari pembuluh darah ke jaringan tempat kerjanya. Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi obat adalah ….

a)

Sifat fisika kimia dan kelarutan

b)

Cara pemberian obat

c)

Dosis yang diberikan

d)

Besarnya partikel obat

e)

Ikatan obat dengan plasma

50.

Obat tradisional yang telah teruji khasiatnya melalui uji pra-klinis (pada hewan percobaan) dan uji klinis (pada manusia) serta terbukti keamanannya melalui uji toksisitas disebut ....

a)

Obat bebas

b)

Obat wajib apotek

c)

Jamu

d)

Fitofarmaka

e)

Obat herbal standar