wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sastra Kelas XI

Total questions: 100

Worksheet time: 51mins

Name
Class
Date
1.

Bahasa Melayu merupakan linga franca di Kepulauan Nusantara yang berarti berperan sebagai ….

a)

Bahasa negara

b)

Bahasa resmi

c)

Bahasa pergaulan

d)

Bahasa nasional

e)

Bahasa internasional

2.

Bahasa indonesia ditetapkan sebagai Bahasa nasional ppada ….

a)

2 Mei 1908

b)

28 Oktober 1928

c)

17 Agustus 1945

d)

18 Agustus 1945

e)

18 Agustus 1972

3.

Bahasa Indonesia telah mengalami banyak perbedaan dengan bbahasa Melayu. Selain pengaruh dari Bahasa lain, penyebabnya ….

a)

Pengaruh politik

b)

Pengaruh asing

c)

Perubahan waktu yang cepat

d)

Kreativitas penggunanya

e)

Pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah

4.

Penggunaan Bahasa secara bergantian oleh para dwibahasawan akan menimbulkan ….

a)

Kontak Bahasa

b)

Percampuran bahasa

c)

Konflik Bahasa

d)

Kesetaraan Bahasa

e)

Keberagaman Bahasa

5.

Kota Jakarta di mana penduduknya bertambah terus menjadi kota yang terpadat.

Pengaruh Bahasa Asing pada kalimat tersebut terdapat pada aspek ….

a)

Kosakata

b)

Ragam Bahasa

c)

Struktur kebahasaan

d)

Pengimbuhan

e)

Pemajemukan

6.

Teks asli sumpah pemuda yang ketiga berbunyi ….

a)

Kami poetra dan poetri Indonesia menjoenjeong Bahasa Indonesia, bahasa persatoean

b)

Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoei Bahasa persatoen, Bahasa Indonesia

c)

Kami poetra dan poetri Indonesia menjoengdjoeng tinggi persatuan, Bahasa Indonesia

d)

Kami poetra dan poetri Indonesia menjoendjoeng Bahasa persatoean , Bahasa Indonesia

e)

Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe Bahasa persatoen, Bahasa Indonesia

7.

Berikut yang bukan merupakan penyebab Bahasa Melayu diangkat dan dijunjung tinggi menjadi bbahasa persatuan Indonesia adalah ….

a)

Bahasa melayu bersifat demokratis

b)

Bahasa Melayu mudah dipelajari

c)

Bahasa melayu tidak mengenal tingkatan

d)

Bahasa Melayu adalah lingua franca di Nusantara

e)

Bahasa Melayu merupakan perpaduan dari semua Bahasa Daerah

8.

Salah satu fungsi Bahasa Indonesia dalam kedudukannya sebagai Bahasa negara adalah ….

a)

Menjadi sarana di dalam mempelajari Bahasa lain

b)

Menjadi alat perhubungan dalam pergaulan sehari-hari

c)

Sebagai alat untuk menjalankan administrasi negara.

d)

Sebagai alat untuk mempelajari naskah-naskah kuno

e)

Sebagai alat manusia untuk mengolah dan menampilkan rasa estetisnya.

9.

Pak Arif Mulianti menggunakan Bahasa Indonesia saat memimpin upacara bendera pada hari Senin, 28 september 2020. Dengan demikian, Pak Arif Mulianti menggunakan Bahasa Indonesia dalam fungsinya sebagai ….

a)

Bahasa resmi

b)

Bahasa baku

c)

Bahasa nasional

d)

Bahasa negara

e)

Bahasa persatuan

10.

Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.

Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik

Kata-kata arkais yang ditemukan pada teks diatas adalah...

a)

upeti dan hatta

b)

upeti, hatta, dan nujum

c)

raja, elok, dan nujum

d)

elok dan nujum

e)

upeti, putri, dan nujum

11.

Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.

Sumber teks: Kesusastraan Melayu Klasik dengan penyesuaian

Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...

a)

kemustahilan

b)

kesaktian

c)

istana sentris

d)

anonim

e)

bahasa

12.

Maka diberi oleh perempuan itu segala bekal-bekal itu. Setelah sudah maka dibawanyalah perempuan itu diseberangkan oleh Bedawi itu. Syahdan maka pura-pura diperdalamnya air itu, supaya dikata oleh si bungkuk air itu dalam.

Sumber teks: http://abdsyawal.blogspot.co.id/

Kata yang digarisbawahi pada penggalan hikayat di atas menggunakan majas...

a)

antonomasia

b)

alegori

c)

perumpamaan

d)

simile

e)

metafora

13.

Maka tiadalah terjawab oleh laki-laki itu. Maka disuruh oleh Masyhudulhakk jauhkan laki-laki Bedawi itu. Setelah itu maka dipanggilnya pula orang tua itu. Maka kata Masyhudulhakk, "Hai orang tua, sungguhlah perempuan itu istrimu sebenar-benamya?"


Konjungsi yang menyatakan urutan waktu atau peristiwa pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

kemudian

b)

lalu

c)

maka

d)

setelah itu

e)

selanjutnya

14.

Setelah tiba di istana, Baginda Raja menyambut Abu Nawas dengan sebuah senyuman. “Akhir-akhir ini aku sering mendapat gangguan perut. Kata tabib pribadiku, aku kena serangan angin.” kata Baginda Raja memulai pembicaraan.

“Ampun Tuanku, apa yang bisa hamba lakukan hingga hamba dipanggil.” tanya Abu Nawas.

“Aku hanya menginginkan engkau menangkap angin dan memenjarakannya.” kata Baginda.


Majas yang digunakan pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

metafora

b)

alegori

c)

antonomasia

d)

personifikasi

e)

simile

15.

Adalah sebuah kolam yang amat elok. Di tepi kolam itu adalah dua ekor burung diam. Kedua burung itupun bersahabat dengan seekor kura-kura. Maka beberapa lamanya dengan hal yang demikian itu datanglah kemarau. Maka air kolam itu keringlah.maka berkatalah burung itu kepada sahabatnya kura-kura itu.”Hai sahabatku. Apakah hal kami sekarang karena air kolam ini telah keringlah. Baikla kami berpindah kepada kolam yang lain supaya dapat kami mencari makan di sana. Tetapi susah kami meninggalkan tuan hamba di sini. Sebab itu biarlah kami bawa tuan hamba dan kami lepaskan kepada tempat berair supaya senang hati kami. Hendakpun kami menerbangkan tuan hamba tiada boleh karena kulit tuan hamba itu terlalu keras, tiada dapat kami pagut. Akan tetapi adalah suatu bicara kami, kami bawa suatu kayu tuan hamba gigitlah pada sama tengah kayu itu. Maka kami terbangkan seorang suatu penjuru. Tetapi jangan tuan hamba bukakan mulut dari pada kayu itu.

Maka sahut kura-kura,”Baiklah, mana kata tuan hamba hemba turutlah.”

Maka dibawalah oleh burung itu sepotong kayu, maka digigitlah oleh kura-kura itu maka oleh burung itu diterbangkanlah seorang suatu penjuru. Setelah sampai burung itu terbang ke atas kampung orang maka heranlah segala orang melihat hal itu, kura-kura terbang di tengah-tengah dan dua ekor burung pada kiri kanannya. Maka sekalian orang itu pun bersoraklah serta menepuk-nepuk tangannya. Apabila didengar kura-kura akan bunyi orang riuh rendah, maka katanya kura-kura, “Apa sebabnya maka orang itu semuanya bersorak?” Demi dibukanya mulutnya, maka jatuhlah ia ke bumi lalu mati. (Penjedar Sastra, Dr.C. Hooykaas)

Karakteristik sastra Melayu Klasik yang paling dominan dalam hikayat di atas adalah ... .

a)

tema

b)

latar

c)

sudut pandang

d)

tokoh

e)

alur

16.

Adalah sebuah kolam yang amat elok. Di tepi kolam itu adalah dua ekor burung diam. Kedua burung itupun bersahabat dengan seekor kura-kura. Maka beberapa lamanya dengan hal yang demikian itu datanglah kemarau. Maka air kolam itu keringlah.maka berkatalah burung itu kepada sahabatnya kura-kura itu.”Hai sahabatku. Apakah hal kami sekarang karena air kolam ini telah keringlah. Baikla kami berpindah kepada kolam yang lain supaya dapat kami mencari makan di sana. Tetapi susah kami meninggalkan tuan hamba di sini. Sebab itu biarlah kami bawa tuan hamba dan kami lepaskan kepada tempat berair supaya senang hati kami. Hendakpun kami menerbangkan tuan hamba tiada boleh karena kulit tuan hamba itu terlalu keras, tiada dapat kami pagut. Akan tetapi adalah suatu bicara kami, kami bawa suatu kayu tuan hamba gigitlah pada sama tengah kayu itu. Maka kami terbangkan seorang suatu penjuru. Tetapi jangan tuan hamba bukakan mulut dari pada kayu itu.

Maka sahut kura-kura,”Baiklah, mana kata tuan hamba hemba turutlah.”

Maka dibawalah oleh burung itu sepotong kayu, maka digigitlah oleh kura-kura itu maka oleh burung itu diterbangkanlah seorang suatu penjuru. Setelah sampai burung itu terbang ke atas kampung orang maka heranlah segala orang melihat hal itu, kura-kura terbang di tengah-tengah dan dua ekor burung pada kiri kanannya. Maka sekalian orang itu pun bersoraklah serta menepuk-nepuk tangannya. Apabila didengar kura-kura akan bunyi orang riuh rendah, maka katanya kura-kura, “Apa sebabnya maka orang itu semuanya bersorak?” Demi dibukanya mulutnya, maka jatuhlah ia ke bumi lalu mati. (Penjedar Sastra, Dr.C. Hooykaas)

Hal utama yang diceritakan dalam hikayat di atas adalah ... .

a)

Dua ekor burung yang berbuat baik kepada seekor kura-kura

b)

Kura-kura yang celaka akibat tidak patuh pada kesepakatan

c)

Kecerdikan dua ekor burung dalam memindahkan kura-kura

d)

Kekaguman orang-orang kepada kura-kura yang diterbangkan dua ekor burung

e)

Persahabatan antara burang dan kura-kura

17.

Adalah sebuah kolam yang amat elok. Di tepi kolam itu adalah dua ekor burung diam. Kedua burung itupun bersahabat dengan seekor kura-kura. Maka beberapa lamanya dengan hal yang demikian itu datanglah kemarau. Maka air kolam itu keringlah.maka berkatalah burung itu kepada sahabatnya kura-kura itu.”Hai sahabatku. Apakah hal kami sekarang karena air kolam ini telah keringlah. Baikla kami berpindah kepada kolam yang lain supaya dapat kami mencari makan di sana. Tetapi susah kami meninggalkan tuan hamba di sini. Sebab itu biarlah kami bawa tuan hamba dan kami lepaskan kepada tempat berair supaya senang hati kami. Hendakpun kami menerbangkan tuan hamba tiada boleh karena kulit tuan hamba itu terlalu keras, tiada dapat kami pagut. Akan tetapi adalah suatu bicara kami, kami bawa suatu kayu tuan hamba gigitlah pada sama tengah kayu itu. Maka kami terbangkan seorang suatu penjuru. Tetapi jangan tuan hamba bukakan mulut dari pada kayu itu.

Maka sahut kura-kura,”Baiklah, mana kata tuan hamba hemba turutlah.”

Maka dibawalah oleh burung itu sepotong kayu, maka digigitlah oleh kura-kura itu maka oleh burung itu diterbangkanlah seorang suatu penjuru. Setelah sampai burung itu terbang ke atas kampung orang maka heranlah segala orang melihat hal itu, kura-kura terbang di tengah-tengah dan dua ekor burung pada kiri kanannya. Maka sekalian orang itu pun bersoraklah serta menepuk-nepuk tangannya. Apabila didengar kura-kura akan bunyi orang riuh rendah, maka katanya kura-kura, “Apa sebabnya maka orang itu semuanya bersorak?” Demi dibukanya mulutnya, maka jatuhlah ia ke bumi lalu mati. (Penjedar Sastra, Dr.C. Hooykaas)


Nilai moral yang terdapat dalam hikayat di atas adalah ... .

a)

Saling menolong terutama pada musim kemarau

b)

Menjalin kerja sama merupakan kunci dari persahabatan

c)

Mencari siasat dalam melakukan suatu pekerjaan

d)

Manjalin persahabatan dengan siapa pun.

e)

Pentingnya menaati kesepakatan agar tidak celaka

18.

Ketika tubuhnya digerogoti penyakit dengan enteng orang miskin itu melenggang ke rumah sakit. Ia menyerahkan Kartu Tanda Miskin pada suster jaga. Karena banyak bangsal kosong, suster itu menyuruhnya menunggu di lorong.”begitulah enaknya jadi orang miskin,” batinnya,”dapat fasilitas gratis tidur di lantai.” Dan orang miskin itu dibiarkan menunggu berhari-hari.


Permasalahan pada kutipan cerpen di atas adalah …

a)

Tubuhnya digerogoti penyakit

b)

Buruknya pelayanan rumah sakit

c)

Susahnya menjadi orang miskin

d)

Banyak bangsal yang kosong

e)

Tidak mendapat fasilitas gratis

19.

Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda. “Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K.

Amanat dalam penggalan cerpen tersebut adalah ….

a)

Jangan cepat menyerah pada keadaan bagaimanapun juga.

b)

Jangan membuang waktu selagi masih ada waktu.

c)

Sebaiknya kita menyesuaikan diri dengan keadaan.

d)

Jangan lupa diri bila menguasai bahasa orang

e)

Jangan mudah dipengaruhi oleh orang lain.

20.

Bila ada yang bertanya , siapa makhluk paling kikir di kampung itu, tidak akan ada yang menyanggah bahwa perempuan ringkih yang punggungnya telah melengkung serupa sabut kelapa itulah jawabannya. Semula ia hanya dipanggil Banun. Namun, lantaran sifat kikirnya dari tahun ke tahun semakin mengakar; pada sebuah pergunjingan yang penuh kedengkian, seseorang menambahkan kata kikir di belakang nama ringkas itu, hingga ia ternobat sebagai Banun Kikir. Konon, hingga riwayat ini disiarkan, belum ada yang sanggup menumbangkan rekor kekikiran Banun.

Pernyataan yang sesuai dengan teks cerpen di atas adalah …

a)

Banun menobatkan diri sebagai orang kikir

b)

Predikat Banun Kikir didasari kedengkian

c)

Banun tidak pernah tahu rekor kikir itu

d)

Banun tidaklah kikir tetapi hemat

e)

Tidak ada yang pernah bertanya tentang Banun

21.

Hikayat termasuk ke dalam jenis teks ....

a)

narasi

b)

prosedur

c)

laporan

d)

eksposisi

e)

deskripsi

22.

Manakah yang bukan termasuk karakteristik hikayat?

a)

kemustahilan

b)

kesaktian tokoh-tokohnya

c)

anonim

d)

keunikan

e)

menggunakan alur berbingkai/ cerita berbingkai.

23.

Ciri bahasa yang dominan pada hikayat adalah ...

a)

menggunakan bahasa Melayu

b)

banyak menggunakan konjungsi pada awal kalimat

c)

mengandung nilai-nilai kehidupan

d)

menggunakan bahasa yang sukar dipahami

e)

diceritakan secara lisan sehingga tidak diketahui penulisnya

24.

Hikayat banyak menggunakan kata arkais. Yang dimaksud kata arkais adalah ....

a)

kata-kata baku

b)

kata-kata Melayu yang sudah jarang digunakan

c)

kata-kata yang sudah jarang digunakan

d)

kata-kata resapan dari bahasa asing

e)

kata-kata yang tidak terdapat di kamus

25.

Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar khabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu, itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja yang sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu.

Amanat yang tersirat dalam kutipan sastra klasik tersebut adalah …

a)

Basmilah jika melihat kejahatan

b)

Jangan menyombongkan diri

c)

Tunjukkanlah jika memiliki suatu kemampuan

d)

Hendaklah menolong orang dalam kesulitan

e)

Bersyukurlah jika mendapat pertolongan

26.

Salah satu karakteristik hikayat adalah menggunakan alur berbingkai. Yang dimaksud alur berbingkai adalah ...

a)

alur maju

b)

alur mundur

c)

alur yang di dalamnya terdapat cerita yang lain

d)

alur campuran

e)

alur yang membahas tokoh lain

27.

Pengganti Hang Tuah di keraton adalah Hang Jebat. Sesungguhnya, ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya, Hang Tuah. Karena setia kepada sahabatnya, ia mengamuk di keraton. Putri-putri dan dayang-dayang diperlakukan kurang sopan sehingga banyak jugalah orang yang mati karena kerisnya, yang diberikan Hang Tuah kepadanya. Tiada seorang pun yang berani mendinginkan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan.


Dari kutipan cerita di atas kita dapat mengetahui bahwa Hang Jebat berwatak ….

a)

pemberani

b)

baik budi

c)

sombong

d)

setia

e)

kasar

28.

”Janganlah adinda bertanya jua” jawab baginda dengan sedihnya. ”Pertanyaan itu hanya menambah luka Tuanku jua semata.”

”Ampun, Tuanku, orang yang arif tiada pernah putus asa sekali pun bagaimana juga cobaan yang datang ke atas dirinya. Tiada pula ia bersedih hati karena kesedihan tiada buahnya selain daripada menguruskan badan saja yang sudah ditakdirkan tiada juga akan tertolak olehnya.”

(Hikayat Kalilah dan Dimnah)

a)

mendahulukan kepentingan umum

b)

menghormati orang lain

c)

menegur orang dengan bahasa yang sopan

d)

menolong orang yang sedang menderita

e)

membantu orang yang sedang bersedih hati

29.

Tuan puteri memandang ke dayang kipas itu. Kesepuluhnya menyembah, lalu mengundurkan diri mengisut ke belakang perlahan-lahan. Bangkitlah Mak Inang, lalu duduk di tepi tilak tujuh bertindih, lalu mengumpulkan bunga melur yang terselit-selit di suara tuan puteri itu.

Nilai yang terdapat pada penggalan tersebut adalah ….

a)

sosial

b)

moral

c)

budaya

d)

agama

e)

pendidikan

30.

Perhatikan teks puisi berikut!


Doa


Tuhan. Beri aku kekuatan

Menguasai diri sendiri, kesunyian

dan keserakahan. Beri aku petunjuk selalu

untuk memilih jalan-Mu, keridoan-Mu,

Amiin


Puisi di atas menggambarkan ...

a)

Keinginan seseorang untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan.

b)

Seseorang yang merasa dirinya tidak dekat dengan Tuhan.

c)

Seseorang yang ingin menjauhkan diri dari kesunyian.

d)

Keinginan seseorang untuk bertobat.

e)

Seseorang yang menyesal karena dirinya sudah jauh dari Tuhan.

31.

Perhatikan teks puisi berikut!


Doa


Tuhan. Beri aku kekuatan

Menguasai diri sendiri, kesunyian

dan keserakahan. Beri aku petunjuk selalu

untuk memilih jalan-Mu, keridoan-Mu,

Amiin


Berikut ini adalah pesan yang tersirat dalam puisi “Doa” di atas, kecuali ...

a)

Manusia hendaknya selalu berdoa kepada Tuhan.

b)

Manusia hendaknya senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan.

c)

Menusia harus selalu mohon petunjuk kepada Tuhan agar diberi jalan yang benar.

d)

Manusia hendaknya senantiasa mengharap rido Tuhan.

e)

Manusia hendaknya selalu memohon kekuatan agar bisa mengalahkan apa saja.

32.

Bacalah puisi berikut!


Menyesal


Pagiku hilang sudah melayang

Hari mudaku sudah pergi

Sekarang petang datang membayang

Batang usiaku sudah tinggi


Aku lalai di pagi hari

Beta lengah di masa muda

Kini hidup meracun hati

Miskin ilmu, miskin harta


Ah, apa guna kusesalkan

Menyesal tua tiada berguna

Hanya menambah luka sukma


Kepada yang muda ku harapkan

Atur barisan di pagi hari

Menuju ke atas padang bakti!


(A. Hasjmi, Puisi Baru, STA)


Amanat yang sesuai dengan puisi di atas adalah ...

a)

Atur barisan menuju cita-cita selagi muda.

b)

Selagi muda carilah harta sebanyak-banyaknya.

c)

Selagi muda tututlah ilmu dan bekerja keraslah.

d)

Walaupun sudah tua tuntutlah ilmu.

e)

Tuntutlah ilmu dan carilah harta.

33.

Bacalah puisi berikut!


Karangan Bunga


Tiga anak kecil

Dalam langkah malu-malu

Datang ke Salemba

Sore itu

Ini dari kami bertiga

Pita hitam pada karangan bunga

Sebab kami ikut berduka

Bagi kakak yang ditembak mati

Siang tadi


Tema kutipan puisi di atas adalah ....

a)

kesengsaraan

b)

kesusahan

c)

kebimbangan

d)

keberanian

e)

kesedihan

34.

Bacalah kutipan puisi berikut!


Di pintu-Mu aku mengetuk

Aku tidak bisa berpaling


Makna kutipan puisi di atas adalah ...

a)

Aku mengetuk pintu dan tidak bisa berpaling.

b)

Aku tidak dapat menghindar setelah mengetuk pintu.

c)

Hanya kepada-Mu, Tuhan, manusia berserah diri.

d)

Aku kembali dan takkan pergi lagi.

e)

Setelah mengetuk pintu, aku tidak bisa pergi lagi.

35.

Puisi berasal dari bahasa Yunani yaitu...

a)

poetri

b)

poesis

c)

poesi

d)

puosi

36.

Puisi yaitu suatu karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan si penyair dengan cara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dalam pengonsentrasian sebuah struktur fisik dan struktur batinnya. Adalah pengertian puisi dari ...

a)

Herman J. Waluyo

b)

Herbert Spencer

c)

Taufik Ismail

d)

W.S. Rendra

37.

Menurut KBBI, Puisi adalah ...

a)

suatu karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan si penyair dengan cara imajinatif dan disusun dengan mengonse-ntrasikan semua kekuatan bahasa dalam pengonsentrasian sebuah struktur fisik dan struktur batinnya.

b)

suatu bentuk pengucapan gagasan yang sifatnya emosional dengan mempertimbangkan suatu keindahan.

c)

Ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait

d)

adalah karya sastra yang mengandung ungkapan dan perasaan penyair dengan memerhatikan rima, irama, gaya bahasa dan diksi

38.

Perhatikan penggalan puisi berikut!

Sajak putih

Karya : Chairil Anwar

Bersandar pada tari warna pelangi

Kau depanku bertudung sutra senja

Di hitam matamu kembang mawar dan melati

Harum rambutmu mengalun bergelut senda

Diksi yang ditumbulkan dari kata “warna pelangi” dalam puisi tersebut adalah....

a)

gambaran hati seoarang pemuda yang sedang senang

b)

pada sore hari

c)

bola matanya yang indah

d)

indahnya menjalani kehidupan

e)

mengagumi wanita yang dicintai

39.

Perpisahan


Akhirnya peluit pun dibunyikan

Buat penghabisan kali kugenggam jarimu

Lewat celah kaca jendela

Lalu perlahan-lahan jarak antar kita

Mengembang jua

Dan tinggallah rel-rel, peron dan lampu

Yang menggigil di angin senja


Baris ke-6 puisi tersebut menggunakan majas....

a)

Metafora

b)

Litotes

c)

Personifikasi

d)

Eufemisme

40.

Andai esok tak ada lagi mentari

Arah langkah terhenti seketika

Langit berubah warna kelabu

....

Bunga-bunga mendadak layu


Kalimat bermajas yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang puisi tersebut adalah....

a)

Gerimis pun mulai reda lagi.

b)

Embun pagi berhenti menyapa.

c)

Tanpa lentera akan gelap sekali.

d)

Pembawa berita bercerita.

41.

Kalimat yang menggunakan majas hiperbola adalah ....

a)

Dewi malam bersembunyi dibalik awan

b)

Pena menari-nari diatas kertas

c)

Kecantikan gadis itu laksana malaikat tanpa sayap

d)

Harimau mengaung memecahkan keheningan malam

42.

....

Seperti hatiku yang merasa sunyi

Di tengah hiruk pikuk kota ini


Majas pada kutipan puisi di atas adalah ....

a)

antitesis

b)

paradoks

c)

metafora

d)

hipperbola

43.

Lihatlah semua tua-muda, miskin- kaya

berpadu dalam kemeriahan kota


Majas yang tampak pada baris pertama puisi tersebut adalah ...

a)

paradoks

b)

personifikasi

c)

antitesis

d)

pleonasme

44.

Kalimat berikut memakai majas hiperbola, kecuali ....

a)

Anak itu nakal sekali, setan pun takut padanya

b)

Hampir saja jantungku copot gara-gara perbuatanmu

c)

Ia mati kelaparan di tengah-tengah kekayaan yang melimpah

d)

Suara Sri membela angkasa

e)

Ia setiap hari membanting tulang untuk kleuarganya

45.

Bacalah puisi dibawah ini!


Saat dedaunan mulai memanggilmu.

Tersenyum manis kala bersentuhan dengan alam.

Yang tak akan bosan menyapamu.

Awan pun akan menangis merindukan hadirmu.


Majas yang terkandung dalam puisi diatas adalah……

a)

Majas hiperbola.

b)

Majas personifikasi.

c)

Majas pararelisme.

d)

Majas metonimia

e)

Majas perumpamaan.

46.

Sore ini ibu memasak ayam lima ekor.


Majas yang terkandung pada kalimat di atas adalah

a)

paradoks

b)

metafora

c)

sinekdoke pars prototo

d)

sinekdoke totem proparte

47.

sebentar lagi matahari akan tenggelam

malam akan tiba

cicak-cicak berbunyi di tembok

dan rembulan berlayar


Suasana dalam penggalan puisi ...

a)

keheningan dalam suasana sore

b)

penuh semangat berlatar dermaga

c)

sore yang menyedihkan dalam pelayaran

d)

malam mencekam terdengar suara cicak

48.

akulah si paling buruk rupa

di antara para kekasih dunia

namun syukurku tak tertahankan

ketika dapat ikut menyuburkan

taman bunga di beranda

(Ahmadun Yosi Herfanda)


Majas pada baris pertama puisi di atas adalah ...

a)

pleonasme

b)

sarkasme

c)

ironi

d)

litotes

49.

sedang aku cukup tumbuh

dari daun-daun gugur

(D.Zawawi Imron)


Majas pada baris kedua adalah ...

a)

metafora

b)

pleonasme

c)

personifikasi

d)

ironi

50.

Hatiku merasa sunyi di tengah hiruk pikuk kota ini


Majas pada kutipan puisi di atas adalah ....

a)

antitesis

b)

paradoks

c)

metafora

d)

hipperbola

51.

tua-muda, kaya-miskin turut hadir dalam kemeriahan


Majas yang tampak pada baris puisi tersebut adalah ...

a)

paradoks

b)

personifikasi

c)

antitesis

d)

pleonasme

52.

"Wajahnya selalu bersinar terang bagaikan bulan purnama" merupakan contoh majas....

a)

Asosiasi

b)

Personifikasi

c)

Metafora

d)

Metonimia

e)

Ironi

53.

Memang salahku.

Buaya darat kepercayai.

Memang tak bisa dipungkiri melati kini telah ternodai.

Memang salahku.

Kepercayai bonglon itu.

Dan tak kusangka dia berpindah warna.

Jenis majas yang ada dalam puisi diatas adalah?

a)

Majas Simbolik

b)

Majas Metafora

c)

Majas Simile

d)

Majas Repetisi

e)

Majas Alegori

54.

Kalimat yang menggunakan majas metafora adalah….

a)

Pena menari-nari di atas kertas.

b)

Dewi malam bersembunyi di balik awan.

c)

Halilintar bersahut-sahutan ditengah derasnya hujan.

d)

Harimau mengaung memecahkan keheningan malam

e)

Sinta naik honda ke sekolah

55.

Ungkapan (berupa kata, frase, atau kalimat) yang bentuknya sama dengan ungkapan lain, tetapi maknanya berbeda adalah ...

a)

Homofon

b)

Homonim

c)

Homograf

d)

Hiponim

56.

Berikut ini pasangan kata yang merupakan homofon adalah ...

a)

Massa - Masa

b)

Teras - Teras

c)

Sedan - Sedan

d)

Rock - Rok

57.

Berikut ini kata-kata yang memiliki homograf dengan kata-kata yang lain adalah ...

a)

Serang

b)

Apel

c)

Tang

d)

Memerah

58.

Ungkapan (biasanya berupaka kata, atau dapat juga frase atau kalimat) yang maknanya dianggap merupakan bagian dari makna suatu ungkapan lain adalah ...

a)

Kohiponim

b)

Meronim

c)

Hipernim

d)

Hiponim

59.

Persamaan kata atau kata-kata yang maknanya kurang lebih sama dengan makna kata yang lain adalah ...

a)

Antonim

b)

Hiponim

c)

Sinonim

d)

Homonim

60.

Yang merupakan contoh kata berantonim adalah ...

a)

Petang - Senja

b)

Tarik - Ulur

c)

Sejuk - Segar

d)

Gerah - Panas

61.
Pernyataan berikut manakah yang merupakan pengertian dari karya ilmiah ?
a)
Tulisan yang berisi fenomena atau peristiwa yang ditulis berdasarkan penelitian, studi kepustakaan, pengalaman di lapangan, dan pengetahuan orang lain sebelumnya.
b)
Tulisan yang berisi fenomena atau peristiwa yang ditulis hanya berdasarkan studi kepustakaan.
c)
Tulisan yang berisi fenomena tau oeristiwa berdasarkan kejadian fiksi.
d)
Tulisan yang berisi fenomena atau peristiwa yang ditulis berdasarkan kehidupan orang lain.
e)
Tulisan yang berisi fenomena atau peristiwa alam atau sosial
62.
Berikut ini struktur karya ilmiah semiformal secara berurutan adalah ...
a)
halaman judul, kata pengantar, pendahuluan, pembahasan, daftar isi, daftar pustaka
b)
halaman judul, kata pengantar, daftar isi, pendahuluan, pembahasan, simpulan, daftar pustaka
c)
halaman judul, kata pengantar, daftar isi, daftar pustaka, pendahuluan, pembahasan, simpulan
d)
halaman judul, daftar isi, kata pengantar, pendahulaun, pembahasan, simpulan, daftar pustaka
e)
halaman judul, pendahuluan, pembahasan, simpulan
63.

Buku ini terlalu mahal untuk diabaikan karena merupakan buku kedua yang memberi fokus perhatian terhadap Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Buku pertama ditulis oleh I putu Gede Ari Suta, salah satu ketua BPPN yang lebih menonjolkan aspek wacana ketimbang kritik atas perjalanan penyehatan perbankan. Pada kutipan tersebut, dasar penilaian resensator terhadap buku yang diresensinya dilakuka dengan cara…

a)

Menyudutkan hasil karya tersebut dengan karya lain

b)

Mengindentifikasi dari segi bahasa

c)

Menganalisis tema

d)

Membandingkan dengan karya lain

e)

Mengungkapkan segala permasalahan

64.

Judul buku : Mengetuk Cinta-Mu

Penulis : Asma Nadia, dkk.

Penerbit : Senayan Abadi Publishing, Jakarta 2003

Jumlah hlm : 168

Buku ini pernah mendapat penghargaan dari Badan Musyawarah Kebudayaan Nasional karena dinilai sebagai roman terbaik pada tahun 2003. Roman ini bercerita tentang cinta suci antara orang tua dan anak, antarsesama manusia, cinta manusia terhadap Tuhannya, juga terhadap alam.

Unsur resensi yang terdapat pada kutipan tersebut adalah…

a)

Jenis dan simpulan

b)

Jenis buku dan penilaian

c)

Identitas buku

d)

Identitas dan penilaian

e)

Identitas dan jenis buku

65.

Kumpulan kolom dalam buku ini sekali pun tidak bersifat menggurui, memberi pelajaran cukup berarti bagi para intelektual. Buku ini membuka mata para pembaca bahwa seorang intelektual dengan segala kepandaian dan keahliannya pun tidak bisa menyatu, paling tidak kaum intelektual punya kepedulian terhadap masyarakatnya.Penggalan resensi di atas mengungkapkan…

a)

Kelemahan buku

b)

Keunggulan buku

c)

Garis besar isi buku

d)

Isi buku

e)

Penilaian buku

66.

Terlepas dari berbagai ketidak sempurnaannya, harus diakui bahwa buku pertama seorang “yogi" buku ini merupakan karya yang memikat. Bahkan cara dan gaya

pengungkapannya, dalam kadar tertentu, telah memberikan sentuhan sastra yang

cukup enak dinikmati. Kita menantikan karya berikutnya.

Sumber: Majalah Matabaca, Agustus 2002. Pernyataan yang tepat pada bagian penutup resensi tersebut adalah...

a)

Penutup resensi buku tersebut sangat tepat

b)

Pada bagian penutup resensi buku seharusnya mengajak untuk membaca buku karena sangat bermanfaat

c)

Pada bagian penutup resensi buku seharusnya mengajak pembaca untuk memikirkan dan merenungkan

d)

Pada bagian penutup resensi buku seharusnya memberikan informasi atau pemahaman

e)

Pada bagian penutup resensi buku seharusnya berisi uraian tentang buku

67.

Judul : Riwayat Nabi Daud (Raja Adil Bijaksana, Nabi yang Mulia)

Pengarang : Ismail Pamungkas

Penerbit : PT Remaja Rosdakarya, Bandung

Tahun : 1995

Setelah dibaca, ternyata buku tersebut menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Kalimat resensi yang tepat untuk menggambarkannya adalah…

a)

Isi buku ini bercerita tentang keadilan dan kebijaksanaan Nabi Daud

b)

Bahasa yang digunakan dalam buku ini mudah dipahami dan komunikatif.

c)

Selain menarik, kelebihan buku ini juga dilengkapi dengan gambar

d)

Kekurangan cerita ini hanya terletak pada kisahnya yang terlalu singkat

e)

Cerita dalam buku ini sangat menarik, dapat membuat kita seolah-olah hadir pada masa nabi terdahulu

68.

Novel karya Armijn Pane dengan tebal 150 halaman ini mempunyai sejarah yang menggemparkan. Cerita ini pernah ditolak oleh Balai Pustaka, ramai dipuji dan dicela. Akan tetapi, akhirnya tak urung menjadi salah satu novel klasik modern Indonesia yang harus dibaca oleh orang terpelajar Indonesia. Kalimat resensi yang sesuai dengan isi kutipan tersebut adalah ....

a)

Identitas buku adalah karya Armijn Pane dan tebal 150 halaman

b)

Dia seorang pengarang yang sering mendapat penghargaan

c)

Buku ini sangat baik dibaca oleh pelajar Indonesia

d)

Novel ini menceritakan cerita klasik Indonesia, tetapi modern

e)

Keunggulan buku ini terlihat dalam bahasa dan cara penyajian cerita

69.

Tujuan dari resensi novel adalah ….

a)

Memberikan informasi kepada khalayak akan kehadiran sesuatu buku

b)

Mensugesti khalayak agar membaca buku-buku yang lain

c)

Memberitahu khalayak manfaat dari membaca buku

d)

Menyebar kekurangan dari suatu buku

e)

Memaksa khalayak untuk membaca buku

70.

Berikut merupakan kalimat yang mengungkapkan kalimat yang mengungkapkan kelemahan buku….


a)

Buku ini sangat menarik, banyak sekali gambar-gambar yang menarik. Cerita yang disampaikan mudah untuk dimengerti.

b)

Penulis sangat enjoy menggunakan kata-kata yang digunakan dalam membuat novel sehingga memberi kesan tidak menggurui

c)

Kemunculan buku ini telah memperkaya pengetahuan bisnis khususnya untuk para pembisnis.

d)

Kekuatan novel ini tidak hanya dari covernya saja yang menarik, isi perlembar dari novel ini pun sangat menarik sehingga orang yang membacanya tidak mudah bosan

e)

Sayang sekali banyak sekali kata-kata yang sulit sehingga para pembaca sulit mengartikan kata.

71.

Perhatikan penggalan resensi di bawah ini!

Judul noveL : Lelaki Tua dan Laut/The Old Man and The Sea

Pengarang/Penerjemah: Ernest Hemingway/ Sapardi Djoko Damono

Penerbit : PT Dunia Pustaka

Di sisi lain, untaian kata-kata Hemingway mengalir, mengayun membuai, menghempas membuat pengalaman tersendiri pada pembaca persis seperti gerakan ombak laut. Dengan kemampuannya, pembaca tanpa dipaksa seolah-olah sedang berhadapan dengan teror hiu yang ingin menguasai tangkapan ikan.


Kalimat resensi yang tepat untuk menyatakan keunggulan novel tersebut adalah ...

a)

Sedikit sekali penulis yang berani mengangkat ide cerita dari kaum pinggiran seperti nelayan. Namun, Hemingway berani mengangkatnya menjadi sebuah cerita yang penuh ketegangan ditinjau dari kekuatan bahasanya.

b)

Penulis agak lambat menciptakan ketegangan-ketegangan dalam cerita. Pembaca menjadi kurang bergairah karena setting yang disuguhkan terlalu monoton, yaitu laut dan laut.

c)

Penulis agak lambat menciptakan ketegangan-ketegangan dalam cerita. Pembaca menjadi kurang bergairah karena setting yang disuguhkan terlalu monoton, yaitu laut dan laut.

d)

Bahasa dan cara penuturan Hemingway pada novel ini sangat melompat-lompat persis alunan ombak laut yang mengguncang-guncang perahu.

e)

Meskipun buku ini banyak dibaca orang, terlihat banyak kekurangan tentang kebiasaan di laut yang mungkin Hemingway sendiri dapat merasakannya.

72.

Novel karya Armijn Pane dengan tebal 150 halaman ini mempunyai sejarah yang menggemparkan. Cerita ini pernah ditolak oleh Balai Pustaka, ramai dipuji dan dicela. Akan tetapi, akhirnya tak urung menjadi salah satu novel klasik modern Indonesia yang harus dibaca oleh orang terpelajar Indonesia.

a)

Identitas buku adalah karya Armijn Pane dan tebal 150 halaman.

b)

Dia seorang pengarang yang sering mendapat penghargaan.

c)

Buku ini sangat baik dibaca oleh para pelajar Indonesia.

d)

Novel ini menceritakan cerita klasik Indonesia, tetapi modern.

e)

Keunggulan buku ini terlihat dalam bahasa dan cara penyajian ceritanya.

73.

Bacalah resensi berikut!


Buku ini merupakan kumpulan 67 kisah pendek yang mengungkap refleksi kehidupan sosial politik Indonesia tentang penyadaran makna nilai-nilai keutamaan budi, kearifan, dan kebajikan dalam lingkaran kekuasaan yang banyak menyimpan konflik. Secara keseluruhan, buku ini banyak dinikmati pembaca karena banyak mengangkat hal yang berkenaan dengan sosok masyarakat kecil dalam kehidupan yang sesungguhnya. Dengan demikian, kisah yang diungkapkan serasa hadir di tengah-tengah pembaca, hidup, dan dapat dirasakan.


Pernyataan yang merujuk pada keunggulan buku dalam kutipan resensi di atas adalah ....

a)

Peristiwa dalam cerita mengungkap refleksi kehidupan sosial politik Indonesia.

b)

Cerita ini mengungkap penyadaran makna nilai-nilai kehidupan.

c)

Penyajian cerita serasa hidup dan dapat dirasakan sebagai kehidupan nyata.

d)

Pengarang mengungkap kunci-kunci analisis dalam filsafat dan ilmiah.

e)

Buku tersebut mengungkap peran metodologi yang dipakai dalam bagian buku.

74.

Perhatikan teks berikut!


Dari Sang Gadis Pemburu Senja


Judul Buku : Supernova, Petir

Penulis : Dee

Penerbit : Akur, Desember, 2004

Tebal Buku : 201 halaman


Bagian resensi di atas termasuk ....

a)

latar belakang kepengarangan

b)

ikhtisar cerita

c)

identitas buku

d)

keunggulan/kelemahan buku

e)

kesimpulan

75.

Manakah kata yang penulisannya baku?

a)

atlet

b)

atlit

76.

Manakah kata yang baku?

a)

enggak

b)

tidak

77.

Manakah kata yang baku?

a)

goa

b)

gua

78.

Manakah kata yang penulisannya baku?

a)

bus

b)

bis

79.

Pilihlah kata yang penulisannya baku!

a)

efektiv

b)

efektif

80.

Pilihlah kata yang penulisannya baku

a)

adzan

b)

azan

81.

Pilihlah kata yang penulisannya baku!

a)

miliar

b)

milyar

82.

Manakah kata yang baku?

a)

Jenderal

b)

Jendral

83.

Manakah kata yang baku?

a)

permukiman

b)

pemukiman

84.

Manakah kata yang baku?

a)

apotek

b)

apotik

85.

Pilihlah kata yang baku penulisannya!

a)

pascagempa

b)

paskagempa

c)

pasca gempa

d)

paska gempa

86.

Manakah kata yang penulisannya baku?

a)

cabe

b)

cabai

87.

Sekedar atau sekadar

a)

Sekadar

b)

Sekedar

88.

Kwalitas atau Kualitas

a)

Kwalitas

b)

Kualitas

89.

Praktik atau Praktek

a)

Praktek

b)

Praktik

90.

Genre Sastra di Indonesia dibagi menjadi dua, yaitu . . . .

a)

Puisi dan Prosa

b)

Puisi dan Cerpen

c)

Prosa dan Novel

d)

Cerpen dan Novel

e)

Novel dan Drama

91.

Ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait disebut . . . .

a)

Puisi

b)

Prosa

c)

Cerpen

d)

Novel

e)

Drama

92.

Piring tak retak, nasi tak dingin

Tuan tak hendak, kami tak ingin


Karya sastra di atas termasuk jenis . . . .

a)

Karmina

b)

Seloka

c)

Pantun

d)

Gurindam

e)

Talibun

93.

Simaklah puisi berikut ini !


Buah duku buah durian

.....

Sengang hati dapat undian

Semperti mimpi di siang hari


Sampiran yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang pada puisi tersebut adalah....

a)

Buah pepaya buah duku

b)

Buah manggis buah rambutan

c)

Buah srikaya buah kenari

d)

Buah kecapi buah kenari

e)

Buah pepaya buah durian

94.

Salah satu Penyair yang terkenal pada masa angkatan 45 adalah ...

a)

Chairil Anwar

b)

Asrul Sani

c)

W.S. Rendra

d)

Sanusi Pane

e)

J.E. Tatengkeng

95.

Bacalah teks pantun di bawah ini!

Kalau hendak mencari telaga

Pergilah Anda tanpa menunggu

Kalau hendak mencari surga

...

isi yang tepat untuk pantun tersebut adalah...

a)

jangan lupa selalu berdoa

b)

bersujudlah di bawah telapak kaki ibu

c)

selalu kita bersedekah

d)

hormatilah gurumu

e)

berterima kasih kepada ibumu

96.

Bacalah teks pantun di bawah ini!

Kalau hendak mencari telaga

Pergilah Anda tanpa menunggu

Kalau hendak mencari surga

...

isi yang tepat untuk pantun tersebut adalah...

a)

jangan lupa selalu berdoa

b)

bersujudlah di bawah telapak kaki ibu

c)

selalu kita bersedekah

d)

hormatilah gurumu

e)

berterima kasih kepada ibumu

97.

Bacalah teks pantun di bawah ini!

Kalau hendak mencari telaga

Pergilah Anda tanpa menunggu

Kalau hendak mencari surga

...

isi yang tepat untuk pantun tersebut adalah...

a)

jangan lupa selalu berdoa

b)

bersujudlah di bawah telapak kaki ibu

c)

selalu kita bersedekah

d)

hormatilah gurumu

e)

berterima kasih kepada ibumu

98.

Kata serapan yang penulisannya telah sesuai dengan EYD adalah ...

a)

tehnologi, modern, industri

b)

teknologi, moderen, industry

c)

tehnologi, moderen, industry

d)

teknologi, modern, industri

e)

teknologi, moderen, industri

99.

jenis tokoh dalam karya sastra yang mempunyai sifat jahat disebut dengan istilah...

a)

Protagonis

b)

Baik

c)

Antagonis

d)

Tokoh utama

100.

Berikut ini adalah unsur-unsur intrinsik cerpen, kecuali ...

a)

Amanat

b)

Plot

c)

Tema

d)

Nilai

e)

Latar