NEW
Font size
WorksheetsSISTEM PENCERNAAN
Total questions: 30
Worksheet time: 48mins
Seorang wanita berusia 32 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan utama tidak nyaman di perut. Berdasarkan aktivitas dalam saluran cerna; gerakan nutrient ke dalam darah atau limpa. Apakah jenis aktivitas dalam saluran cerna tersebut?
Ingesti
Propulsi
absorpsi
Digesti Mekanik
Digesti Kimia
Seorang wanita berusia 38 tahun, masuk rumah sakit dengan keluhan kurang nafsu makan. Perawat melakukan pemeriksaan fisik pada organ yang berfungsi mencampur makanan dengan saliva dan membentuk bolus Apakah organ tersebut?
Gigi
Ludah
Lidah
Palatum
Kelenjar Saliva
seorang wanita berusia 22 tahun mengeluh diare sejak semalam dan mual muntah. setelah melakukan anamnesis perawat menjelaskan kemungkinan ada gangguan pada usus halus. gerakan pada usus halus yang mencampur dan mendorong kimus, memejankan ke permukaan absorptif. apakah gerakan tersebut?
absorpsi
peristaltis
motlitas
segmentasi
propulsi
seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan demam, batuk dan badan lemas. perawat menganjurkan untuk meningkatkan konsumsi yang banyak mengandung protein. sebuah enzim yang menghidrolisis fragmen peptida menjadi asam amino sehingga dapat diserap. apakah enzim tersebut?
Amilase
Disakaridase
Pepsin
Aminopeptidase
kimotripsin
seorang laki-laki berusia 48 tahun mengeluh sakit perut bagian kanan atas, mual dan muntah, warna urine kuning gelap. Tampak mata dan kulitnya kuning. dokter menjelaskan kemungkinan pasien mengalami gangguan pada organ yang menyimpan dan mengkonsetrasi empedu dengan mengabsorpsi air dan ion-ionnya. apakah organ tersebut?
Kandung Empedu
Kandung Kemih
Hepar
Lambung
pankreas
Seorang wanita masuk rumah sakit dengan keluhan nyeri perut bagian bawah. Perawat melakukan palpasi pada kuadran kanan bawah. manakah organ berikut yang berada pada kuadran tersebut?
Kolon sigmoid
Kolon transfersum
kolon desenden
hepar
Caecum
Seorang laki-laki berusia 43 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan perut terasa tidak nyaman, begah dan sering sendawa. perawat akan melakukan pemeiksaan fisik pada abdomen pasien tersebut. Manakah urutan yang tepat pada pemeriksaan fisik abdomen berikut?
inspeksi, auskultasi, perkusi, dan palpasi
inspeksi, palpasi, perkusi, dan auskultasi
inspeksi, perkusi, palpasi, dan auskultasi
perkusi, inspeksi, palpasi, dan auskultasi
palpasi, auskultasi, inspeksi, dan perkusi
Seorang wanita berusia 38 tahun dengan keluhan sulit buang air besar, mual dan kurang nafsu makan. setelah dilakukan pemeriksaan fisik oleh perawat hasilnya tampak perutnya membesar, kulit perut tampak, terdapat striae dan umbilicus tampak menonjol. Apakah tahnik pemeriksaan fisik yang dilakukan perawat tersebut?
Inspeksi
Palpasi
Perkusi
Auskultasi
Propulsi
Seorang laki-laki berusia 62 tahun di rawat diruang medikal bedah dengan keluhan sesak napas, pereut membesar sejak seminggu yang lalu. Hasil pemeriksaan radiologi terdapat cairan di dalam rongga perut atau ascites. apakah tes yang dapat digunakan dalam pemeriksaan fisik pada kondisi pasien tersebut?
Psoas sign
Undulasi test
Oburator sign
Nyeri lepas
Revsing sign
Seorang laki-laki masuk rumah sakit dengan keluhan sakit perut bagian kanan bawah, semakin sakit ketika jongkok, demam hilang timbul. perawat melakukan pemeriksaan dengan meminta pasin berbaring telentang, kaki kanan naikan dan perawat menekan pada daerah 1/3 SIAS kanan-umbilicus. Apakah nama tempat tersebut?
Caecum
MC. burney
Duodenum
Jejenum
Ileum
Seorang laik-laki berusia 34 tahun di rawat di ruang medikal bedah dengan diagnosa medis post apendiktomi hari ke 2. pasien tampak mampu mobilisasi namun masih terasa nyeri hilang timbul. secara fisiologis berapakah lendir yang di hasilkan apendik per hari?
1-2 ml
2-3 ml
3-4 ml
4-5 ml
5-6 ml
Setelah melakukan pengkajian dari seorang perempuan usia 30 yang sedang dirawat di RS ditemukan masalah keperawatan utama ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b/d mual dan muntah. Perawat hendak melakukan perencanaan keperawatan untuk mengatasi masalah tersebut. Apakah Hasil yang diharapkan dari perencanaan keperawatan pada kasus diatas?
Pengendalian berat badan
Status nutrisi: asupan makanan dan minuman
higyene oral
pengethauan: diet
pengaturan jadwal makan
Seorang laki-laki berusia 46 tahun dirawat di ruang medikal bedah dengan diagnosa medis apendiksitis. Hasil pemeriksaan diagnostik menunjukan terjadi komplikasi lanjut radang pada lapisan tipis dinding dalam perut. apakah komplikasi tersebut?
Gastritis
Gastroenteritis
Cholesistitits
Peritonitis
Perforasi
Seorang wanita berusia 32 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan sakit pada perut kanan bawah, terasa sesak di dada, demam disertai pusing. pasien tampak meringis, gelisah, TD 150/90 mmHg, N 92 x/menit, P 25 x/menit, keringat dan skala nyeri 5. apakah masalah keperawatan pasien tersebut?
Resiko defisit nutrisi
Defisit nutrisi
Pola napas tidak efektif
Nyeri
Resiko penurunan curah jantung
Seorang wanita berusia 23 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan sakit pada perut kanan bawah, terasa sesak di dada, demam disertai pusing. pasien tampak meringis, gelisah, TD 150/90 mmHg, N 92 x/menit, P 25 x/menit, keringat dan skala nyeri 5. apakah intervensi keperawatan manajemen nyeri terapeutik pada pasien tersebut?
Identifikasi respon nyeri non verbal
Berikan tehnik nonfarmakologis
Jelaskan strategi meredakan
Berikan analgetik
Berikan antibiotik
Seorang laki – laki berusia 30 tahun dirawat di RS dengan diagnose medis hepatitis. Hasil pengkajian pasien mengeluh pusing, mual, muntah, tampak lemah, sclera tampak ikterik, tampak kulit berwarna kuning. hasil pemeriksaan penunjang didapatkan terjadi peningkatan bilirubin yang telah mengalami konjugasi dengan asam glukoronat di dalam hati. Apakah jenis peningkatan bilirubin tersebut?
Bilirubin indirek
Bilirubin direk
Bilirubin tidak terkonyugasi
Bilirubin total
Bilirubin larut lemak
Perawat sedang menganalisis hasil laboratorium pasien dengan hepatitis dan menemukan bahwa tingkat amonianya tinggi. Manakah yang seharusnya dianjurkan perawat kepada pasien tersebut?
Diet tinggi protein
Diet rendah protein
Diet lemak sedang
Diet tinggi karbohidrat
Diet rendah karbohidrat
Seorang wanita berusia 54 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosa medis hepatitis. pasien mengeluh sakit perut bagian atas, sulit tidur dan mual. pasien tampak meringis, skala 6/10, mual dan kurang nafsu makan, pasien tampak menghabiskan 1/2 porsi makan yang disediakan. apakah haluaran keperawatan untuk intervensi keperawatan pasien tersebut?
Nafsu makan meningkat
Frekuensi makan membaik
kesulitan tidur menurun
Nyeri menurun
Berat badan meningkat
Seorang wanita berusia 54 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosa medis hepatitis. pasien mengeluh sakit perut bagian atas, sulit tidur dan mual. pasien tampak meringis, skala 6/10, mual dan kurang nafsu makan, pasien tampak menghabiskan 1/2 porsi makan yang disediakan. Apakah intervensi edukasi keperawatan pasien tersebut?
Identifikasi skala nyeri
Berikan tehnik nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri
Fasilitasi istirahat dan tidur
Identifikasi respon non verbal
Ajarkan tehnik nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri
Seorang wanita berusia 50 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan sakit perut bagian atas dengan keluhan mual dan muntah. Hasil pemeriksaan diagnostik terdapat gangguan pada hepar. Hati berfungsi membentuk faktor pembekuan protrombin. Apakah faktor pembekuan tersebut?
Faktor I
Faktor II
Faktor III
Faktor VII
Faktor VIII
Seorang wanita berusia 68 tahun di rawat di ruang penyakit dalam dengan sirosis hepatis. pada saat anamnese di dapatkan data pasien riwayat penyakit hepatitis B sejak 20 tahun. Apakah kategori penyebab sirosis hepatis yang dialami pasien terebut?
Penyakit keturunan
Penyakit metabolik
Penyakit infeksi
Obat dan toksin
Penyakit fibrosis kistik
Seorang wanita berusia 62 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan sirosis hepatis sehingga terganggunya salah satu fungsi hati yaitu detoksikasi racun siap untuk dikeluarkan, melakukan fasogitosis terhadap benda asing langsung membentuk antibody. apakah jenis fungsi hati tersebut?
Pengolahan metabolik
Fungsi Ekskretori
Fungsi pertahanan tubuh
Pengaturan dalam peredaran darah
Metabolism lemak
Seorang wanita berusia 44 tahun di rawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosa medis sirosis hepatis. Hasil pengkajian edema tungkai +3 dan shifting dullness, mual, TD 100/60 mmHg, Nadi 110x/menit, Suhu 370C, Napas 24x/menit, kalium 7,3 mEq/dl, Albumin 1,5 gr/dL. Apakah intervensi prioritas pada kasus diatas
Memberikan posisi nyaman buat pasien
Monitoring intake dan output cairan
Monitoring tanda tanda vital
memberikan terapi diet
Manajemen aktivitas
Seorang laki-laki berusia 50 tahun dilakukan kolostomi 3 hari yang lalu. Seorang perawat melaksanakan perawatan luka dengan mengirigasi luka kolostomi. pada saat tindakan irigasi, pasien tiba-tiba mengeluh kram sekali pada daerah tersebut. Apakah tindakan yang harus segera dilakukan?
Menghentikan tindakan irigasi
Mempercepat aliran cairan irigasi
Memperlambat aliran cairan irigasi
Meminta klien untuk menahan nafas sebentar
Tetap melakukan tindakan
Seorang laki-laki usia 69 tahun, datang ke rumah sakit dengan keluhan muntah 3 kali, diare 6 kali sehari dengan konsistensi cair tidak ada lendir, turgor kurang dari 2 detik, mukosa lembab dan badannya merasa lemas. TD : 120/mmhg, frekuensi Nadi : 80 x/mnt, Suhu : 38⁰C, frekuensi nafas : 20x/mnt. Hasil pemeriksaan ditemukan terdapat cancer pada kolon. Apakah masalah keperawatan utama yang sesuai?
Nyeri akut
Resiko infeksi
Defisit volume cairan
Gangguan eliminasi fekal
Nutrisi kurang dari kebutuhan
Seorang laki-laki berusia 30 tahun dirawat dengan diagnosis medis sirosis hepatis, mengalami ascites dan mendadak muntah 200 cc darah merah segar. Apakah tindakan keperawatan yang pertama kali dilakukan?
Memberikan minuman air es
Memasang nasogastric tube
Menempatkan pada posisi fowler
Kolaborasi pemberian terapi koagulan
Mengecek adanya bekuan darah pada feses
Seorang wanita umur45 tahun mengeluh mual dan muntah selama beberapa hari terakhir; pada pemeriksaan kulit icterus serta perut kembung. Perawat bermaksud melakukan pemeriksaan adakah pembesaran hepar. Bagaimanakah perawat melakukan prosedur tersebut?
Perawat meraba tepi lengkung kosta (arcos costa) dekstra dengan tangan kanan
Perawat meraba tepi lengkung kosta (arcus costae) sinistra dengan tangan kiri
Perawat menekan area epigastrium dengan tangan kanan lalu diarahkan ke arcus costae dekstra
Perawat menekan area hypogastrium dekstra di arahkan ke lengkung kosta, tangan kiri di pinggang kanan
Perawat menekan area hipogastrum sinistra diarahkan kelengkung kosta, tangan kanan di pinggang kiri
Seorang laki-laki berusia 64 tahun dilakukan perawatan kolostomi yang telah penuh dengan feses. saat ini sedang melepas kantung secara perlahan mulai dari bagian atas sambil mengencangkan kulit perut pasien. Perawat menggunakan tissue untuk mengusap sisa feses dari stoma dan menutup stoma dengan kasa lembab. Perawat mencuci tangan dan menggunakan sarung tangan steril. Apakah tindakan selanjutnya yang tepat pada kasus tersebut?
Mengukur stoma
Mengoleskan salep
Menilai kondisi stoma
Membersihkan stoma
Memasang kantong kolstomi
Seorang perempuan berusia 46 tahun dirawat di ruang medikal bedah dengan cancer colon stage 2 paska operasi pembuatan kolostomi hari ke-3. saat ini perawat akan melakukan perawatan kolostomi. Perawat telah menjelaskan prosedurnya kepada pasien, lalu perawat mengenakan handscoon dan membuka kantong kolostomi. apakah tindakan selanjutnya pada kasus tersebut?
Kaji stoma dan kulit sekitar stoma
Bersihkan stoma dengan NACL 0,9%
Pasang kantong kolostomi baru
Ukur diameter kantong stoma
Cuci tangan dan dokumentasi
Seorang laki-laki berusia 72 tahun post operasi atas indikasi cancer colon. Salah satu komplikasi yang dapat terjadi ditemukan fistel enterokutan keluaran cairan sebanyak < 200ml/24 jam. Apakah jenis komplikasi tersebut?
Enterokutan keluaran rendah
Enterokutan keluaran sedang
Enterokutan keluaran moderat
Enterokutan keluaran tinggi
Enterokutan keluaran sangat tinggi
