NEW
Font size
WorksheetsLatihan PAT
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Bacalah cerita fabel berikut!
Ulat Yang Sombong
Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah 2 ekor ulat. Yang satu bernama Fintu yang bersifat ramah, rendah hati dan baik. Sedangkan yang satunya bernama Tuvi yang bersifat angkuh dan suka meremehkan binatang lain.
Pada suatu hari, saat Fintu sedang mencari makanan, ia bertemu Tuvi.
“Hai Tuvi, bolehkah aku meminta sedikit makananmu?” pinta Fintu.
“Hey, Fintu! Ini makananku dan tetap makananku. Sana cari makanan yang lain!” tolak Tuvi.
“B-baiklah…” Fintu menunduk dan berlalu.
Lain hari, akan ada pesta hutan. Semua binatang diundang. Putha si burung hantu dengan gesitnya membagikan undangan berupa daun itu dimalam hari dan menaruhnya di depan pintu rumah para binatang.
Esok harinya, terdengar sorakan dari para binatang.
“Asyik! Pasti di sana ada banyak makanan! Aku bisa makan sepuasnya!” sorak Cattya si anak kucing.
“Aku juga bisa makan biji-bijian, kan? Oh ya, bagi para ulat kalian tenang saja, aku tak akan memakan kalian, kok!” pekik Chacky si ayam jago.
Fintu hanya tersenyum mendengar pernyataan teman-temannya itu
Namun tiba-tiba…
“Ah, ini hanya pesta kecil! Lihat saja, suatu saat nanti, aku akan membuat pesta yang lebih besar!” Dengan angkuh Tuvi berkata.
“Tuvi! Kau tak boleh begitu!” seru Piku si beruang madu.
“Huh! Biarkan saja!” balas Tuvi sambil pergi.
Beberapa hari kemudian, Tuvi dan Fintu sudah menjadi kepompong. Mereka menjalani hidup sebagai kepompong biasa.
Beberapa minggu kemudian, mereka sudah keluar dari kepompongnya. Tak disangka, sayap Tuvi ternyata berwarna hitam! Sedangkan Fintu malah berwarna-warni.
Tuvi tahu, ini akibat keangkuhannya. Ia sangat menyesal.
Tamat
Watak tokoh /karakter Fintu pada fabel di atas adalah…
rendah hati
sombong
serakah
malas
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Di tengah gurun itu Dodo merasa haus dan lapar. “Aku harus segera mencari makan dan air, tapi aku harus mencari di mana?” pikir Dodo. Tetapi Dodo tidak mau menyerah. Ia bersikeras mencari makanan dan air. Setelah cukup lama terbang, dari kejauhan Dodo melihat air dan makanan. Namun setelah mendekat, ternyata yang dilihatnya hanyalah hamparan pasir yang luas. Maka dengan kekecewaan, Dodo kembali terbang menyelusuri gurun. Tidak berapa lama kemudian ia bertemu dengan seekor semut yang sedang kesusahan membawa telurnya. Dodo pun mendekati semut itu.
“Hai, semut. Siapakah namamu?”
“Namaku Didi. Namamu siapa?”
“Aku Dodo. Kamu mau jadi sahabatku?” Didi mengangguk senang.
“Baguslah! Kalau begitu mari kita mencari air dan makanan bersama?” Didi kembali mengangguk.
Kutipan cerita fabel di atas merupakan struktur fabel bagian….
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Berikut ini kalimat yang menggunakan kata untuk menyatakan hubungan waktu bersamaan adalah....
Setelah itu, kuda itu kembali bersembunyi di dalam semak-semak.
Ketika dia menuju hutan lebat, di tengah jalan kuda itu melihat sesuatu.
Sejak itu Kancil menjadi binatang yang sangat
baik.
Suatu hari Sang Belalang sembah menari di dekat sarang Semut.
Bacalah kutipan fabel berikut!
Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.
Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.
Perbaikan kesalahan penggunaan huruf kapital pada tokoh dalam kutipan fabel tersebut adalah ....
Landak, Landa
landak, landa
Landak, landa
landak, Landa
Bacalah kutipan fabel berikut!
Untunglah saat itu ada seekor Kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.
Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Bacalah kutipan cerita fabel berikut!
Pada zaman dahulu kala di dalam hutan tinggal seekor tikus kecil [. . .] lubang dalam gua. Di dalam lubang gua yang sama juga tinggal seekor singa besar yang buas. Suatu hari ketika singa sedang tidur, tikus menghampirinya. Singa terbangun [. . . ] tidurnya karena merasa terusik. Ia mengaum, “Berani sekali kamu menganggu tidurku! Aku bunuh kamu!”
Si tikus mencicit. “Oh, jangan bunuh aku! Aku akan berterimakasih padamu dan membantumu kapan pun kamu membutuhkan aku.”
Sang singa tertawa keras, “Buat apa sang raja hutan membutuhkan bantuan [. . . ] seekor tikus kecil?” Lalu ia menyambung, “Tapi aku akan melepaskanmu karena telah membuatku tertawa.”
Kata yang tepat untuk melengkapi fabel diatas adalah....
pada, di, dan dari
dari, pada, dan di
di, dari, dan pada
di, dari, dan dari
Bacalah teks berikut!
Hangat sinar matahari menyentuh kulit burung hantu digunakan untuk mendeskripsikan suasana pagi
Latar yang digunakan pada teks tersebut adalah....
waktu
tempat
suasana
sosial
Salam kangen,
[...] Aku terlalu banyak kegiatan akhir-akhir ini. Doaku dan harapanku, kamu sekeluarga berada dalam keadaan sehat dan baik. Keluargaku keadaannya juga demikian. Cahya...aku usul nih...bagaimana jika liburan mendatang kita berkunjung ke Borobudur?
Bagian pembuka surat tersebut yang tepat adalah ...
Apa kabarmu? Semoga perjalanan liburanmu berkesan.
Maafkan aku Cahya, karena aku baru membalas suratmu.
Cahya, aku setuju dengan rencana kita untuk bertemu.
Kamu jangan khawatir, aku pasti akan datang ke rumahmu.
Hai Mbak, apa kabarmu? Semoga baik-baik aja ya. Keadaanku di Manado juga baik-baik saja. Begini Mbak Tia. Rencana kedatanganku ke Jogja, terpaksa ditunda lagi, berhubung kegiatan di sekolahku sangat padat dan bapak ada tugas mengaudit keuangan sebelas perusahaan. Aku mulai mempersiapkan diri ikut lomba menulis cerpen, jadi meskipun libur aku tetap ke sekolah. […]
Kalimat penutup surat tersebut yang tepat adalah …
Sekian dulu surat ini, semoga Mbak Tia bahagia. Terima kasih.
Demikian yang dapat saya sampaikan dan terima kasih atas perhatiannya.
Harap maklum dan dapat memaafkan segala kekhilafan saya.
Sekian dulu suratku ini, semoga Mbak Tia tidak kecewa ya, maafkan adikmu.
Penulisan yang tepat alamat surat adalah ....
Yth. Bapak pengurus OSIS SMP Islam Al-Azhar Jalan Sisingamangaraja Jakarta
Kepada Yth. Pengurus OSIS SMP Islam Al-Azhar Jalan Sisingamangaraja Jakarta
Yth. Pengurus OSIS SMP Islam Al-Azhar Jalan Sisingamangaraja Jakarta
Kepada Yth. Pengurus OSIS SMP Islam Al-Azhar Jalan Sisingamangaraja No. 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Penulisan yang tepat untuk isi surat kegiatan rapat OSIS adalah ....
hari, tanggal: Jumat, 23 Mei 2019
waktu : pukul 13.00 s. d. 15.00 WIB
tempat : Ruang OSIS
hari, tanggal: Jumat, 23 Mei 2019
waktu : pukul 01.00 s/d 15.00 WIB
tempat : Ruang OSIS
Hari, tanggal : Jumat, 23-Mei-2019
Waktu : pukul 13.00 s. d. 15.00 WIB
Tempat : Ruang OSIS
Hari, tanggal : Jumat, 23 Mei 2018
Waktu : pukul 13.00 s. d. 15.00
Tempat : Ruang OSIS
Mengingat pentingnya acara tersebut, mohon datang tepat waktu dan tidak diwakilkan.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi penggalan surat tersebut adalah ....
Atas kehadiran Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.
Akhirnya kami haturkan banyak terima kasih.
Tiada kata lain yang kami sampaikan kecuali terima kasih.
Besar harapan kami atas terkabulnya permohonan ini.
Dengan hormat,
Dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional, OSIS SMP Islam Al Azhar 3 Bintaro akan mengadakan Gebyar Pendidikan.
Bagian tersebut adalah ....
Salam pembuka dan kalimat pembuka
Kalimat pembuka
Salam penghormatan
pendahuluan
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
Berdasarkan pantun di atas, baris yang merupakan sampiran ….
Gembiara hati tiada tara
Nira diolah untuk sedekah
1).Mendapat kawan senang rasanya
2).Bila dimasak dan dimakan
3).Tentu boleh kita berkenalan
4).Ikan laut enak rasanya
Larik pantun tersebut akan menjadi pantun yang baik bila disusun dengan urutan . . .
. . .
. . .
Bolehlah kita berjumpa lagi
Kalimat yang tepat untuk melengkapi larik kedua dan ketiga pantun di atas adalah ….
Kalau sedang bermain di ladang
Kalau ada umurku panjang
kalau ada uang banyak
Kalau kita mempunyai umur yang panjang
Perhatikan pantun berikut!
Ilmu insan setitik embun
Tiada umat sepandai Nabi
Kala nyawa tinggal di ubun
Turutlah ilmu insan nan mati
Makna isi pantun tersebut adalah ….
setiap manusia pintar yang mati akan meninggal seperti nabi
ketika kita sekarat ilmu yang kita punya akan ikut mati bersama kita
tidak ada satupun manusia yang pandai seperti nabi
ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diterapkan dan diamalkan
Perhatikan gurindam berikut!
Jika kau buat kebaikan dan keburukan,
maka balasan berdasar dari yang dilakukan
Makna gurindam tersebut adalah ….
orang yang berbuat jahat akan dibalas dengan hukuman yang setimpal
orang yang berbuat baik akan dibalas dengan pahala berlipat
setiap perilaku yang kita perbuat, baik dan buruk, akan dibalas setimpal
janganlah berbuat keburukan kepada sesama karena akan dapat balasan
Jika kamu terus menunda
Hilanglah sudah kesempatan berharga
Teks di atas tergolong ...
Gurindam
Syair
Pantun kilat
Mantra
