Font size
WorksheetsEkosistem dan Jaring-jaring Makanan
Total questions: 7
Worksheet time: 26mins
1. Amati gambar di atas!
Yang bukan termasuk komponen ekosistem pada gambar adalah?
A. Rubah.
B. Katak.
C. Jangkrik.
D. Tikus.
2. Bacalah teks penjelasan di bawah ini!
Di laut, fitoplankton berperan sebagai produsen. Fitoplankton yaitu sekumpulan tumbuhan hijau berukuran kecil dan melayang-layang dalam air. Zooplankton menjadi hewan pemakan fitoplankton. Ikan-ikan kecil kemudian memakan zooplankton. Lalu, ikan-ikan berukuran sedang dan berukuran besar memakan ikan-ikan kecil. Lama-kelamaan ikan-ikan berukuran sedang dan berukuran kecil mati, kemudian membusuk dan diurai oleh jamur dan bakteri menjadi zat. Zat tersebut dapat membantu proses penyuburan tanah.
(Sumber: Kemendikbud. Tema 5 Kelas 5. 2017)
Manakah urutan rantai makanan yang paling tepat dengan teks?
A. Fitoplankton – Zooplankton – Ikan Kecil – Ikan Sedang dan Besar – Jamur – Bakteri – Fitoplantkton.
B. Fitoplankton – Zooplankton – Ikan Besar – Ikan Sedang dan Kecil – Jamur dan Bakteri – Zooplankton.
C. Fitoplankton – Zooplankton – Ikan Kecil – Ikan Sedang dan Besar – Jamur – Bakteri – Zooplankton.
D. Fitoplankton – Zooplankton – Ikan Kecil – Ikan Sedang dan Besar – Jamur dan Bakteri – Fitoplankton.
Bacalah teks berikut ini untuk menjawab soal nomor 3 dan 4!
Alam senantiasa berubah. Setiap makhluk hidup di alam juga akan berubah. Perubahan pada satu bagian dari sebuah jaring-jaring makanan akan mengubah bagian yang lain. Pada musim hujan, ketika tumbuhan tumbuh subur, tanaman padi pun tumbuh subur. Meningkatnya jumlah tanaman padi pada ekosistem sawah akan meningkatkan jumlah hewan atau konsumen yang memakan padi, misalnya tikus sawah. Peningkatan jumlah tikus sawah, akan meningkatkan jumlah salah satu hewan pemangsanya, yaitu ular sawah. Ular sawah adalah mangsa dari hewan yang lain, misalnya burung elang. Oleh karena itu, jumlah populasi burung elang pada ekosistem sawah tersebut akan meningkat dan demikian seterusnya.
Rantai makanan sebagai bagian jaring-jaring makanan pada sebuah ekosistem tidak akan terputus selama semua bagian di rantai tersebut tetap berperan. Rantai makanan di sawah akan terus terbentuk selama makhluk hidup penyusunnya ada. Jika salah satu dari penyusun rantai makanan tersebut tidak ada, karena berbagai faktor, penyusun rantai makanan lain akan terganggu. Jika tidak ada padi, tikus sawah akan kelaparan, ular sawah pun demikian, sehingga burung elang pun kesulitan mendapatkan makanan. Rantai makanan itu akan terganggu dan merugikan apabila ular sawah yang seharusnya memangsa tikus ternyata memangsa hewan lain, misalnya anak ayam yang dipelihara manusia.
(Sumber: Scott Foresman. Science. 2009; IPA. Choirulamin. 2010)
3. Yang paling sesuai dengan isi teks di atas adalah?
A. Jika jumlah ular sawah menurun, maka jumlah populasi burung elang pada ekosistem sawah akan meningkat.
B. Jika jumlah tikus sawah meningkat, maka jumlah populasi ular pada ekosistem sawah akan meningkat.
C. Jika jumlah belalang meningkat, maka jumlah populasi ayam pada ekosistem sawah akan menurun.
D. Jika jumlah ayam menurun, maka jumlah populasi burung elang pada ekosistem sawah akan meningkat.
Bacalah teks berikut ini untuk menjawab soal nomor 3 dan 4!
Alam senantiasa berubah. Setiap makhluk hidup di alam juga akan berubah. Perubahan pada satu bagian dari sebuah jaring-jaring makanan akan mengubah bagian yang lain. Pada musim hujan, ketika tumbuhan tumbuh subur, tanaman padi pun tumbuh subur. Meningkatnya jumlah tanaman padi pada ekosistem sawah akan meningkatkan jumlah hewan atau konsumen yang memakan padi, misalnya tikus sawah. Peningkatan jumlah tikus sawah, akan meningkatkan jumlah salah satu hewan pemangsanya, yaitu ular sawah. Ular sawah adalah mangsa dari hewan yang lain, misalnya burung elang. Oleh karena itu, jumlah populasi burung elang pada ekosistem sawah tersebut akan meningkat dan demikian seterusnya.
Rantai makanan sebagai bagian jaring-jaring makanan pada sebuah ekosistem tidak akan terputus selama semua bagian di rantai tersebut tetap berperan. Rantai makanan di sawah akan terus terbentuk selama makhluk hidup penyusunnya ada. Jika salah satu dari penyusun rantai makanan tersebut tidak ada, karena berbagai faktor, penyusun rantai makanan lain akan terganggu. Jika tidak ada padi, tikus sawah akan kelaparan, ular sawah pun demikian, sehingga burung elang pun kesulitan mendapatkan makanan. Rantai makanan itu akan terganggu dan merugikan apabila ular sawah yang seharusnya memangsa tikus ternyata memangsa hewan lain, misalnya anak ayam yang dipelihara manusia.
(Sumber: Scott Foresman. Science. 2009; IPA. Choirulamin. 2010)
4. Ringkasan dari paragraf ke dua adalah?
A. Selama makluk hidup penyusun rantai makanan ada, maka rantai makanan di sawah akan terus terbentuk.
B. Makhluk hidup penyusun rantai makanan berperan penting terhadap kelangsungan jaring-jaring makanan.
C. Penyusun rantai makanan di sawah terdiri dari padi, tikus sawah, ular sawah, ayam, dan burung elang.
D. Rantai makanan terganggu apabila ular sawah memangsa anak ayam yang dipelihara manusia.
5. Jarang sekali kita jumpai ekosistem sungai yang bersih yang ditinggali oleh tumbuhan dan ikan. Kita malah sering melihat aliran sungai yang penuh dengan sampah yang dapat menggangu kelancaran air sungai. Manakah tindakan yang paling tepat di bawah ini untuk memperbaiki keseimbangan ekosistem tersebut?
A. Saya lebih baik membuang sampah ke sungai yang sudah tercemar saja.
B. Saya hanya boleh membuang sampah anorganik ke sungai sebulan sekali.
C. Saya hanya boleh membuang sampah organik ke sungai seminggu sekali.
D. Saya lebih baik mendaur ulang sampah dari pada membuang sampah ke sungai.
6. Pilihlah komponen ekosistem di atas, kemudian buatlah satu gambar jaring-jaring makanan dengan menggunakan komponen ekosistem tersebut di kertas. Setelah itu, kirimkan ke grup WA!
7. Tuliskan tiga bentuk interaksi manusia yang dapat dilakukan untuk mengatasi pencemaran lingkungan!
