Font size
WorksheetsOrientasi Peserta Didik
Total questions: 22
Worksheet time: 30mins
RSUP Fatmawati menetapkab hari jadinya pada tanggal :
01 Oktober 1961
10 November 1961
16 April 1961
15 April 1961
15 Oktober 1961
RSUP Fatmawati mempunyai pelayanan unggulan sebagai berikut :
Pelayanan Unggulan Penyakit Dalam
Pelayanan Unggulan Orthopaedi & Rehabilitasi Medik
Pelayanan Unggulan Pendidikan dan Penelitian
Pelayanan Unggulan Kesehatan Anak
Pelayanan Unggulan One Stop Service
Tujuan Peraturan Internal Staf Medis ( Medical Staff By Laws ), meliputi beberapa hal dibawah ini :
Pengorganisasian Kelompok Staf Medis (KSM) menjadi fokus
Memberikan landasan hukum bagi Komite Medik guna melaksanakan tugas dan fungsinya dalam menyelenggarakan tata kelola klinik yang baik ( good clinical governace) di Rumah Sakit
Memberikan kewenangan kepada Staf Medis di seluruh kegiatan di Rumah Sakit
Staf Medik Fungsional bertanggung jawab kepada Ketua Komite Medik
Bukan salah satu diatas
Dalam mencapai visinya RSUP Fatmawati mempunyai misi yang harus dilaksanakan, kecuali
Memberikan pelayanan,pendidikan dan penelitian yang berfokus pada pasien,berkualitas dan berintegrasi
Meningkatkan inovasi dan produktivitas kinerja berbasis kendali mutu kendali biaya
Menyelenggarakan tata kelola klinis dan manajemen yang baik
Mengembangkan sarana prasarana sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan terkini
Meningkatkan sarana dan prasarana sesuai perkembangan IPTEK terkini.
Identitas pasien menggunakan minimal 2 identitas yaitu:
Nama lengkap dan nomor rekam medik
Nama lengkap dan umur
Nama lengkap dan tanggal lahir
Nama lengkap dan alamat
Nama lengkap dan nomor kamar
Yang dimaksud dengan HAIs (Healthcare associated infections) adalah :
Infeksi nosokomial
Infeksi yang didapatkan di rumah sakit, setelah 2x 24 jam perawatan
Infeksi yang terjadi selama proses perawatan di rumah sakit atau di fasilitas kesehatan lain
Infeksi akibat pemasangan alat alat invasif, tindakan operasi setelah 2x 24 jam
Berikut ini adalah implementasi 5 moment hand hygiene, kecuali
Sebelum kontak pasien
Sesudah kontak pasien
Sebelum terkena cairan tubuh pasien
Sebelum tindakan asepsis
Setelah kontak dengan lingkungan pasien
Berapa langkah hand hygiene:
7 langkah hand wash
6 langkah hand rub
7 langkah hand rub
6 langkah hand wash
5 langkah hand wash
Prinsip Utama Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien, kecuali:
Pelaporan sebagai awal proses pembelajaran
Pelaporan digunakan untuk mencari pihak mana yang melakukan kesalahan
Pelaporan yang dianalisa dapat mencegah kejadian berulang kembali
Pelaporan Keselamatan Pasien merupakan kewajiban RS
Terdiri dari Pelaporan Insiden Internal dan Eksternal
Alat DC Shock di IGD rusak, belum terjadi insiden, hal ini disebut :
Kondisi Potensial Cedera
Kejadian Nyaris Cedera
Kejadian Tidak Diharapkan
Kejadian Tidak Cedera
Kejadian Mungkin Cedera
Yang tidak termasuk dalam definisi Keselamatan Pasien adalah
Suatu sistem dimana RS membuat asuhan pasien lebih aman.
Sistem ini mencegah terjadinya cedera yang disebabkan oleh kesalahan akibat melaksanakan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil.
Suatu sistem dimana RS membuat keselamatan dan kesehatan untuk karyawan lebih aman
Asesmen risiko, identifikasi & pengelolaan hal yg berhubungan dgn risiko pasien, pelaporan & analisis insiden, kemampuan belajar dari insiden & tindak lanjutnya serta implementasi solusi untuk meminimalkan timbulnya risiko.
Suatu sistem dimana RS bisa belajar dari insiden keselamatan pasien yang terjadi
Apa yang dimaksud dengan APAR ?
APAR ( Alat Pemadam Api Ringan ) adalah alat pemadam kebakaran yang ringan serta mudah digunakan oleh satu orang untuk memadamkan api pada awal terjadi kebakaran.
APAR ( Alat Pemadam Api Ringan ) adalah alat pemadam kebakaran yang mudah digunakan oleh satu orang untuk memadamkan api pada awal terjadi kebakaran.
APAR ( Alat Pemadam Api Ringan ) adalah alat pemadam kebakaran yang ringan dapat digunakan oleh satu orang untuk memadamkan api pada awal terjadi kebakaran.
APAR ( Alat Pemadam Api Ringan ) adalah alat pemadam kebakaran yang ringan serta mudah digunakan oleh satu orang untuk memadamkan api pada saat terjadi kebakaran.
Apa definisi dari B3 ( bahan beracun berbahaya )
Bahan yang karena sifat dan atau konsentrasinya dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan dan/atau merusak.
Bahan yang karena sifat dan atau konsentrasinya dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan dan/atau merusakkan lingkungan hidup dan/atau membahayakan lingkungan hidup & kesehatan manusia
Bahan yang karena sifat dan atau konsentrasinya dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan dan/atau merusakkan lingkungan hidup dan/atau membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta mahluk hidup lain.
Bahan yang karena konsentrasinya dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan dan/atau merusakkan lingkungan hidup dan/atau membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta mahluk hidup lain.
Kejadian apa yang tidak perlu dilaporkan bila terjadi pada diri sendiri/ apa yang kita lihat:
Kejadian Potensi Bahaya (KPC)
Kejadian Nyaris Cidera (KNC)
Kejadian Tidak Cidera (KTC)
Semua harus dilaporkan
Pasien mendapatkan obat yang salah, tapi tidak terjadi cedera disebut :
Kondisi Potensial Cedera
Kejadian Nyaris Cedera
Kejadian Tidak Diharapkan
Kejadian Tidak Cedera
Kejadian Mungkin Cedera
Kode bencana yang harus diinformasikan bila terjadi kebakaran adalah Kode
Kode merah
Kode biru
Kode orange
Kode pink
Kode kuning
Pada saat kita menemukan korban atau pasien yang tidak sadar, bagaimanakah cara menilai sirkulasi pada pasien tersebut?
Melihat pergerakan nafas korban
Meraba denyut nadi pasien di leher
Meraba denyut nadi pasien di tangan
Mendengarkan detak jantung korban
Hal-hal yang harus kita nilai secara berurutan pada saat kita menemukan adanya korban setelah memanggil bantuan adalah......
Circulation (sirkulasi) - Airway ( jalan nafas) - Breathing ( pernafasan)
Airway (jalan nafas) - Circulation (sirkulasi) - Breathing (pernafasan)
Airway (jalan nafas) - Breathing (pernafasan) - Circulation (sirkulasi)
Breathing (pernafasan) - Circulation (sirkulasi) - Airway(jalan nafas)
Semua pernyataan dibawah ini benar tentang prioritas pengukuran mutu layanan klinis yang akan di evaluasi, kecuali :
Prioritas perlu dilakukan karena adanya keterbatasan staf dan sumber daya
Komite mutu mempunyai tugas dan fungsi memfasilitasi proses pemilihan prioritas
Salah satu hal yang harus diperhatikan saat memilih dan menetapkan prioritas adalah dampak dari perbaikan hanya terjadi pada satu unit pelayanan
Riset klinis dan program pendidikan profesi kesehatan merupakan salah satu prioritas yang perlu diperhatikan untuk rumah sakit pendidikan
Kode kuning
Gratifikasi adalah pemberian berupa :
Tiket perjalanan
Pengobatan Cuma – Cuma
Fasilitas penginapan
Jawaban diatas semua benar
Nama Anda
Nomor NIM
