WorksheetsAuditing 2 : ch 11 Uji Ekuitas
Total questions: 11
Worksheet time: 9mins
Name
Class
Date
1.
akun yang digunakan untuk mencatat nilai nominal yang beredar dan pengurangan saham yang beredar karena perlunasan saham dan transaksi treasury stock
a)
Ekuitas Saham
b)
Treasury stock
c)
Saldo Laba
d)
Cadangan (reserve)
e)
Laba rugi
2.
akun yang digunakan untuk menampung kelebihan atau kekurangan setoran pemegang saham dari nilai nominal saham
a)
Ekuitas Saham
b)
Treasury stock
c)
Saldo Laba
d)
Cadangan (reserve)
e)
Laba rugi
3.
Merupakan akun yang digunakan mencatat laba rugi kegiatan perusahaan dalam adjustment perhitungan rugi laba dalam periode akuntansi yang lalu.
a)
Ekuitas Saham
b)
Treasury stock
c)
Saldo Laba
d)
Cadangan (reserve)
e)
Laba rugi
4.
Merupakan akun yang digunakan untuk menyisihkan saldo laba untuk tujuan tertentu.
a)
Ekuitas Saham
b)
Treasury stock
c)
Saldo Laba
d)
Cadangan (reserve)
e)
Laba rugi
5.
Tujuan pengujian subtantif terhadap ekuitas pemegang saham adalah:
a)
Memperoleh keyakinan tentang keandalan catatan akuntansi yang berkaitan dengan ekuitas pemegang saham.
b)
Membuktikan bahwa saldo ekuitas saham mencerminkan kepentingan pemegang saham yang ada pada tanggal neraca yang mencerminkan keterjadian transakasi yang berkaitan dengan ekuitas pemegang saham selama tahun yang diaudit
c)
Membuktikan kelengkapan transaksi yang dicatat selama tahun yang diaudit dan kelengkapan saldo pemegang saham yang disajikan di neraca.
d)
Membuktikan bahwa saldo ekuitas pemegang saham yang dicantumkan di neraca merupakan klaim pemilik terhadap aktiva entitas
e)
Membuktikan kewajaran penilaian ekuitas pemegang saham yang dicantumkan di neraca dan Membuktikan kewajaran penyajian dan pengungkapan ekuitas pemegang sahamdi neraca.
6.
Untuk membuktikan apakah saldo ekuitas saham mencerminkan kepentingan kepemilikan saham yang ada pada tanggal neraca dan mencerminkan keterjadian transaksi yang berkaitan dengan ekuitas pemegang saham selama tahun yang diaudit.
a)
Pengujian analitik.
b)
Pemeriksaaan bukti pendukung transaksi yang berkaitan dengan ekuitas pemegang saham
c)
Pemeriksaan pencataatan transaksi pengumuman dividen dan pembayrannya
d)
Pelajari anggaran dasar dan anggaran rumah tangga perusahaan klien, notulen rapat pemegang saham dan dewan komisaris, dan kontran underwriting dan persyaratan emisi saham serta Konfirmasi dari independetn registrar dan transfer agen
e)
Analisis terhadap akun Ekuitas Saham, Treasury stock, saldo laba serta pemeriksaan terhdap sertifikat saham yang dibatalkan
7.
Untuk membuktikan bahwa ekuitas pemegang saham yang dicnttumkan di neraca mencakup semua kepentingan pemegang saham (stackholders interest) terhadap aktiva entitas pada tanggal neraca dan mencakup semua transaksi yang berakitan dengan ekuitas pemegang saham dalam tahun yang diaudit, auditor melakukan pengujian subtantif berikut ini:
a)
Pengujian analitik.
b)
Konfirmasi dari independent regitrar dan transfer agent.
c)
Pemrikasaan atas pertanggungjawaban nomor urut sertifikat saham.
d)
Pemeriksaan terhadap sertifikat saham yang dibatalkan
e)
salah semua
8.
Untuk membuktikan klaim pemegang saham atas aktiva entitas pada tanggal neraca, auditor melakiukan pengujian subtantif berikut ini:
a)
Pemeriksaan bukti pendukung transaksiyang berkaitan dengan ekuitas pemegang saham.
b)
Pemeriksaan pencatatan transaksi pengumuman dividen dan pembayarannya.
c)
Pelajari anggaran dasar dan anggaran rumah tangga perusahaan klien, notulen rapat pemegang saham dan dewan komisaris, dan kontrak underwriting dan persyaratan emisi saham.
d)
Konfirmasi dari independent registrar dan transfer agent.
e)
Analisa terhadap akun ekuitas saham, treasury stock, saldo laba serta Pemeriksaan terhadap sertifikat saham yang dibatalkan.
9.
untuk membuktikan asersi penilaian ekuitas pemegang saham yang dicantumkan di neraca auditor melakukan pengujian subtantif:
a)
Prosedur audit awal
b)
Pengujian analitik
c)
Pelajari anggaran dasar dan anggaran rumah tangga perusahaan klien, notulen rapat pemegang saham dan dewan komisaris, dan kontrak underwriting dan persyaratan emisi
d)
Konfirmasi dari independent registrar dan transfer agent.
e)
Analisa terhadap akun ekuitas saham, treasury stock, saldo laba serta Pemeriksaan terhadap sertifikat saham yang dibatalkan.
10.
Untuk membuktikan asersi pengujian dan pengungkapan ekuitas pemegang saham di neraca yang diaudit dengan akuntansi berterima umum melalui berbagai prosedur berikut ini:
a)
Pemeriksaan atas transaksi emisi saham untuk menentukan pemisahan jumlah ekuitas saham dengan paid in-capital.
b)
Pemisahan atas penyajian treasury stock.
c)
Pemeriksaan atas penyisihan saldo laba dalam tahun yang diaudit.
d)
Pemerikaan atas penjelasan yang bersangkutan dengan unsur ekuitas saham.
e)
Analisa terhadap akun ekuitas saham, treasury stock, saldo laba serta Pemeriksaan terhadap sertifikat saham yang dibatalkan.
11.
Rekonsiliasi ini perlu dilakuakan agar auditor memperoleh keyakinan bahwa informasi ekuitas pemgang saham yang dicantumkan di dalam neraca didukung oleh catatan akuntansi yang dapat dipercaya. Oleh karena itu, auditor melakukan prosedur audit awal yang terdiri dai 6 prosedur audit berikut ini:
a)
Usut saldo ekuitas pemegang saham yang tercantum dalam neraca ke saldo akun ekuitas pemegang saham yang bersangkutan ke dalam buku besar.
b)
Hitung kembali saldo akun ekuitas pemegang saham di dalam buku besar.
c)
Lakukan review terhadap mutasi luar dalam jumlah dan sumber posting dalam akun ekuitas pemegang saham.
d)
Usut saldo awal akun ekuitas pemegang saham ke kertas kerja tahun yang lalu.
e)
Usut posting pengkreditan dan pendebitan akun ekuitas pemegang saham ke dalam jurnal yang bersangkutan dan Lakukan rekonsiliasi buku pembantu pemegang saham, buku sertifikat saham dengan akun kontrol Ekuitas saham di dalam buku besar.
100 %
