wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Auditing 2 - Ch 12 uji Hutang Jangka Panjang

Total questions: 12

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.
TUJUAN PENGUJIAN SUBSTANTIF TERHADAP LIABILITAS JANGKA PANJANG :
a)
Memperoleh keyakinan tentang keandalan catatan akuntansi yang bersangkutan dengan hutang jangka panjang.
b)
Membuktikan bahwa saldo hutang jangka panjang mencerminkan kepentingan kreditur yang ada pada tanggal neraca dan mencerminkan keterjadian transaksi yang berkaitan dengan hutang jangka panjang selama tahun yang diaudit.
c)
Membuktikan kelengkapan transaksi yang dicatat selama tahun yang diaudit dan kelengkapan saldo hutang jangka panjang yang disajikan di neraca.
d)
Membuktikan bahwa hutang jangka panjang yang dicantumkan di neraca merupakan klaim kreditur terhadap aktivitas entitas.
e)
Membuktikan kewajaran penilaian hutang jangka panjang yang dicantumkan di neraca DAN Membuktikan kewajaran penyajian dan pengungkapan hutang jangka panjang di neraca. 
2.
Kewajiban sekarang yang timbul dari kegiatan atau transaksi yang lalu, yang jatuh tempunya lebih satu tahun ditinjau dari tanggal neraca
a)
Hutang Jangka Panjang
b)
Piutang Usaha
c)
Persediaan
d)
Aktiva Tetap
e)
Aktiva Lancar
3.
Contoh kewajiban yang termasuk dalam kelompok utang jangka panjang adalah :
a)
Hutang Bank Jangka Panjang
b)
Hutang Obligasi
c)
Hutang kepada Induk Perusahaan
d)
Hutang Lancar
e)
Piutang
4.
Prinsip akuntansi berterima umum dalam penyajian utang jangka panjang di neraca
a)
Utang jangka panjang harus dijelaskan dengan cukup dalam neraca. Setiap jenis utang jangka panjang harus disajikan secara terpisah di dalam neraca
b)
Umumnya utang jangka panjang dipisah menjadi dua kelompok: utang jangka panjang <br />yang ditarik dengan perjanjian tertulis dan utang jangka panjang yang tidak disertai <br />dengan perjanjian tertulis
c)
Utang obligasi dapat disajikan dalam neraca pada nilai nominalnya, dan dicantumkan <br />pula tanggal jatuh tempo srta tarif bunganya
d)
Obligasi yang dilunasi, yang dibeli sebagai treasury bond, dan yang belum dikeluarkan <br />lagi harus disajikan dalam neraca sebagai pengurangan jumlah obligasi yang diizinkan <br />untuk dikeluarkan sebesar nilai nominalnya
e)
Utang obligasi dapat disajikan dalam neraca bukan sesuai dengan nilai nominalnya, dan Tidak dicantumkan <br />pula tanggal jatuh tempo serta tarif bunganya
5.
Prosedur pemeriksaan Hutang Jangka Panjang:
a)
Membandingkan hutang dan biaya yang berkaitan dengan tahun tahun yang terdahulu, melakukan investigasi perubahan yang signifikan dan Melakukan konfirmasi hutang obligasi (bond payable) dan pension plan liability dengan trustee yang bersangkutan
b)
Memerksa perjanjian sewa guna usaha (lease agreement) mengenai sewa kontingen (contingens rentals) dan Memeriksa loan agreement
c)
Melakukan vouching dengan dasar perjanjian: pembayaran bunga, pembayaran sewa guna usaha,
d)
Menghitung ulang yang berikut dengan dasar pengujian: amortisasi sewa guna usaha dll
e)
Tidak perlu memeriksa loan agreement<br />
6.
Pengujian Terhadap Transaksi Rinci Hutang Jangka Panjang:
a)
Usut penerimaan uang dari penarikan hutang jangka panjang<br />dan Mintalah konfirmasi mengenai hutang jangka panjang dari bank dan trust company
b)
Periksa dokumen yang mendukung transaksi pembayaran bunga dan<br />Periksa dokumen yang mendukung transaksi pembayaran pokok pinjaman
c)
Periksa aktiva yang dijaminkan dalam penarikan hutang jangka panjang<br />dan Periksa polis asuransi aktiva yang dijaminkan dalam penarikan hutang jangka panjang
d)
Periksa kepatuhan klien terhadap batasan - batasan yang dikenakan oleh kreditur<br />dan Periksa dokumen yang mendukung transaksi treasury bond
e)
Verifikasi perhitungan bunga, amortisasi premi dan diskonto obligasi, dan hutang bunga obligasi
7.
Pengujian Terhadap Akun Rinci Hutang Jangka Panjang
a)
Minta atau buatlah daftar hutang jangka panjang
b)
Minta atau pelajari copy trust indenture dan surat perjanjian penarikan kredit jangka panjang
c)
Periksalah kesesuaian penilaian hutang jangka panjang dengan PABU
d)
Hitung kembali amortisasi premi obligasi dan diskonto obligasi
e)
Semua jawaban benar
8.
Verifikasi Penyajian dan Pengungkapan
a)
Periksa klasifikasi hutang jangka panjang yang segera jatuh tempo di dalam neraca
b)
Mintalah perjanjian hutang jangka panjang dan pelajari pasal - pasal yang terdapat di dalamnya
c)
Periksa penjelasan yang bersangkutan dengan hutang jangka panjang
d)
Tidak perlu pemeriksaan klasifikasi hutang jangka panjang<br />
e)
Tidak Perlu Perjanjian hutang jangka panjang<br />
9.
Jurnal untuk mencatat penerimaan Hutang Bank Jangka Panjang
a)
(Dr) Kas (Cr) Hutang Bank Jangka Pendek
b)
(Dr) Kas (Cr) Hutang Bank Jangka Panjang
c)
(Dr) Kas (Cr) Piutang Jangka Panjang
d)
(Dr) Kas (Cr) Persediaan
e)
Semua jawaban benar
10.
Jurnal untuk mencatat pembelian aktiva secara leasing
a)
(Dr) Aktiva tetap (Cr) Hutang Bank Jangka Pendek
b)
(Dr) Aktiva Tetap (Cr) Hutang Leasing
c)
(Dr) Aktiva Tetap (Cr) Piutang Jangka Panjang
d)
(Dr) Aktiva Tetap (Cr) Persediaan
e)
Semua jawaban benar
11.
Jurnal untuk mencatat penerbitan hutang obligasi dengan premi
a)
(Dr) Kas (Cr) Hutang Obligasi (Cr) Premi Obligasi
b)
(Dr) Kas (Cr) Hutang Bank Jangka Panjang
c)
(Dr) Kas (Cr) Piutang Jangka Panjang
d)
(Dr) Kas (Cr) Persediaan
e)
Semua jawaban benar
12.
Jurnal untuk mencatat pembayaran bunga obligasi dengan premi
a)
(Dr) Biaya Bunga (Dr) Amortisasi Premi Obligasi (Cr) Kas
b)
(Dr) Biaya Bunga (Dr) Amortisasi Premi Obligasi (Cr) Kas (Cr) Premi Obligasi
c)
(Dr) Kas (Cr) Piutang Jangka Panjang
d)
(Dr) Kas (Cr) Persediaan
e)
Semua jawaban benar