wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Manajemen Keperawatan

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Seorang perawat di ruang syaraf sedang melakukan discharge planning pada pasien laki-laki usia 48 tahun dengan stroke hemoragik. Pasien mengalami kelemahan pada kaki dan tangan kanan. Keluarga dan pasien mendapatkan pendidikan kesehatan tentang latihan ROM dan perbahan posisi. Apakah data yang menunjukkan keluarga mengerti?

a)

Mampu menyebutkan kembali informasi yang disampaikan

b)

Mampu mendemonstrasikan keterampilan yang diajarkan

c)

Mengerti penjelasan yang disampaikan oleh perawat

d)

Mampu mengulang kembali tanda gejala penyakit stroke

e)

Mampu menyebutkan cara medikasi yang benar

2.

Seorang pasien laki-laki usia 56 tahun menderita diabetes mellitus bersiap untuk pulang. Kondisi pasien sudah membaik, pasien sudah diajarkan program diet yang harus dijalani di rumah. Perawat juga mendiskusikan bagaimana transportasi yang digunakan pasien saat pulang nanti. Apakah fase dischare planning yang dilakukan oleh perawat?

a)

Fase masuk

b)

Fase pengkajian

c)

Fase diagnostik

d)

Fase stabilisasi

e)

Fase discharge

3.

Perawat W adalah ketua tim di ruang penyakit dalam yang setiap hari harus membuat rencana harian kegiatannya. Hari ini ada 8 pasien yang menjadi tanggung jawabnya. Perawat pelaksana yang pagi ini berdinas dengan dalam tim sejumlah 3 orang. Apa bentuk rencanya kegiatan yang dapat dilakukannnya hari ini?

a)

Merencanakan rapat bulanan di ruang rawat

b)

Melakukan supervisi pada perawat pelaksana

c)

Menyelesaikan konflik yang terjadi antar tim perawatan

d)

Melakukan evaluasi pencapaian indikator mutu angka kejadian dekubitus

e)

Membuat dan membagi rencana asuhan pada anggota tim

4.

Perawat di Ruang Bedah ingin melakukan kompromi dengan Dokter A. Kondisi ini disebabkan Dokter A beberapa kali tidak bisa dihubgungi via telepon saat perawat ingin mengkonfirmasi keadaan pasien. Dokter A beralasan banyak pasien yang harus ditangani, sementara perawat mengatakan menelepon Dokter dikarenakan kondisi pasien sedang gawat. Apakah keterampilan yang diperlukan perawat tersebut?

a)

Berdebat dan membantah

b)

Menganalisis masalah

c)

Evaluasi diri

d)

Konfrontasi

e)

Negosiasi

5.

Seorang perawat shift malam menelepon dokter untuk melaporkan kondisi kritis pasien. Perawat melaporkan dia adalah Perawat A di Ruang Penyakit Dalam. pasien Tn. B, usia 56 tahun diagnosis medis Gagal Ginjal Kronis. Pasien mengalami sesak nafas, respirasi 30 kali/menit. Pasien terpasang oksigen 3 liter/menit. Via telepon dokter menyarankan memberikan injeksi Furosemid 2 x 20mg via intravena. Apakah prosedur SBAR via telepon yang selanjutnya dilakukan oleh perawat?

a)

Melakukan pengejaan dengan alphabet Indonesia terkait obat yang diberikan

b)

Mengkonfirmasi instruksi dokter dalam waktu 1x24 jam setelah menelepon

c)

Menulis saran yang disampaikan dokter pada lembar konsultasi

d)

Membacakan kembali saran dokter yang sudah ditulis perawat

e)

Mengkonfirmasi ulang instruksi dokter

6.

Seorang perawat pelaksana melaksanakan tugasnya sesuai rencana asuhan yang dituliskan oleh ketua tim. Pasien yang diasuh seorang laki-laki umur 49 tahun dengan diagnosis Stroke Hemoragik. Nilai risiko jatuh 55, bedrest, kesadaran delirium. Perawat memasang pagar tempat tidur, menyediakan pencahayaan adekuat, membantu ambulasi pasien dan merawat luka dekubitus pada punggung pasien. Apakah masalah keperawatan yang ditangani perawat tersebut?

a)

Risiko jatuh

b)

Intoleransi aktifitas

c)

Hambatan mobilitas fisik

d)

Kerusakan intergeritas kulit

e)

Ketidakefektifan perfusi jaringan serebral

7.

Seorang perawat shift malam hari memperhatikan bahwa catatan keperawatan oleh perawat shift sore sebelumnya tidak sepenuhnya lengkap dan berakhir di tengah kalimat. Sehingga perawat kesulitan memahami laporan tersebut. Apakah tindakan yang paling benar untuk mengatasi masalah ini?

a)

Melapor kepada kepala ruangan dan meinta dia diberikan hukuman

b)

Memaafkan perawat sore karena dia mungkin lelah dan hanya lupa

c)

Telepon perawat sore dan minta dia menyelesaikan catatannya secara lisan

d)

Buat catatan bahwa perawat malam akan menulis catatannya secara terpisah

e)

Berikan ruang kosong pada lembar catatan bagi perawat sore untuk melengkapi

8.

Seorang perawat pelaksana di ruang bedah akan melakukan perawatan luka pada pasien laki-laki umur 61 tahun dengan diagnosis medis Ulkus Diabetikum. Saat ini perawat sedang mencuci tangan menggunakan handrub untuk mencegah terjadinya infeksi nasokomial. Perawat sudah menggosok ibu jari dengan teknik memutar. Apakah gerakan langkah cuci tangan selanjutnya yang dilakukan oleh perawat?

a)

Menggosok sela-sela jari tangan

b)

Menggosok kedua punggung tangan

c)

Memutar ujung jari di telapak tangan

d)

Menggosok jari dengan teknik mengunci

e)

Menggosok telapak tangan dengan gerakan memutar

9.

Seorang perempuan umur 52 tahun menderita Stroke Non Hemoragik dengan nilai Morse Fall Scale 65 risiko tinggi jatuh. Pasien memliki riwayat jatuh 1 bulan terakhir, tidak memiliki diagnosis lain, aktifiktas dibantu perawat, bedrest, terpasang infus, delirium, GCS E2V3M3. Perawat telah melakukan intervensi pencegahan jatuh pada pasien. Apakah kiriteria evaluasi yang diharapkan?

a)

Klien tidak terjatuh saat berjalan

b)

Klien tidak jatuh saat ke kamar mandi

c)

Klien mampu meminta bantuan jika diperlukan

d)

Peralatan pribadi klien mudah dijangkau sendiri

e)

Pagar pengaman tempat tidur terpasang dengan baik

10.

Seorang perawat dinas malam di ruang penyakit dalam baru selesai mengikuti preconference. Perawat mendapatkan 4 orang pasien kelolaan untuk dirawat. Saat membaca dokumen status pasien diketahui bahwa pasien-pasien memiliki keluhan yang beragam. Manakah pasien yang sebaiknya dikunjungi terlebih dahulu?

a)

Pasien yang besok pagi dijadwalkan untuk cek darah lengkap

b)

Pasien yang besok pagi bersiap untuk pulang

c)

Pasien yang baru masuk dengan keluhan diare

d)

Pasien yang terpasang oksigen 4 liter/menit via nasal kanul

e)

Pasien yang terpasang balutan pada kaki kanan

11.

Seorang pasien laki-laki perumur 44 tahun di rawat di ruang syaraf dengan post stroke non hemoragik. Pasien composmentis, kelemahan pada kaki kiri, harus dibantu untuk kebersihan diri dan terpasang kateter. Makan dan minum juga perlu bantuan. Observasi tanda-tanda vital setiap 4 jam. Berapakah jam perawatan langsung yang diberikan sesuai dengan tingkat ketergantungan?

a)

1-2 jam/hari

b)

2-3 jam/hari

c)

3-4 jam/hari

d)

4-5 jam/hari

e)

5-6 jam/hari

12.

Rumah sakit saat ini kewalahan dengan bertambahnya pasien Covid-19 yang harus di rawat sehingga memerlukan banyak tenaga baru untuk dipekerjakan. Seorang perawat yang baru ditempatkan di ruang perawatan Covid-19 belum memiliki pengalaman bekerja di ruang tersebut. Apakah yang pertama kali sebaiknya perawat tersebut lakukan?

a)

Menolak ditempatkan di ruang tersebut

b)

Menghubungi rekan kerja untuk meminta bantuan

c)

Mengidentifikasi tugas yang dapat dilakukan secara aman

d)

Mengambil alih tindakan yang akan dilakukan rekan kerja

e)

Mempersiapkan diri dengan menggali kemampuan skill yang dimiliki

13.

Seorang perawat baru saat shift sore membuat kesalahan saat menuliskan laporan asuhan keperawatan. Perawat keliru saat menuliskan skala nyeri pasien pada kolom evaluasi. Skala nyeri pasien yang seharusnya angka 4 ditulis angka 3 oleh perawat tersebut. Apakah tindakan yang tepat dilakukan oleh perawat?

a)

Menghapus tulisan menggunakan cairan penghapus dan menuliskan data baru

b)

Mencoret data dengan satu garis, menuliskan data baru dan memberi tanda tangan

c)

Mencoret berkali-kali data yang salah lalu menuliskan data yang baru

d)

Mencari formulir baru dan menuliskan semuanya dari data awal

e)

Mengkonfirmasi pada rekan kerja bahwa terjadi kesalahan penulisan

14.

Seorang laki-laki beurumur 39 tahun dirawat dengan diabetes melitus bersiap untuk pulang. Pasien tersebut harus rutin mendapatkan injeksi insulin sebelum makan. Perawat akan melakukan discharge planning tentang penggunaan injeksi insulin mandiri saat di rumah. Apakah informasi yang disampaikan oleh perawat?

a)

Mengidentifikasi kemampuan keluarga dalam pemberian obat

b)

Menjelaskan pemberian obat sesuai prinsip 6 benar obat

c)

Menjelaskan jadwal pemberian obat

d)

Menjelaskan dosis obat yang harus diberikan

e)

Menyebutkan area-area pada tubuh yang dapat diinjeksi insulin

15.

Seorang perawat pelaksana di ruang penyakit dalam telah selesai melakukan pemasangan infus pada pasien gastroenteritis yang membutuhkan tambahan cairan intravena. Setelah melepaskan handskun perawat langsung melakukan cuci tangan dengan menggunakan handrub. Manakah momen cuci tangan yang dilakukan perawat tesebut?

a)

Momen 1

b)

Momen 2

c)

Momen 3

d)

Momen 4

e)

Momen 5