Font size
WorksheetsSUKSES AKM 1
Total questions: 10
Worksheet time: 36mins
Jagaran, Kampung Sehat Berbasis Keaktifan Warga
Bagi Anda yang menginginkan sebuah kampung sehat, barangkali Kampung Jageran di Kelurahan Mantrijeron, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta dapat menjadi rujukannya.Tepatnya RW 08, Anda dapat menjumpai keaktifan warga untuk mewujudkan Kampung Sehat. Komitmen tersebut merupakan kesepakatan warga dantelah dilakukan warga sejak 2014.
”Ide awal bermula dari warga yang ingin wilayahnya bersih dari penyakit, dan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di bidang kesehatan, sekaligus mendukung program Pemerintah Kota Yogyakarta,” ujar Ketua RW 08 Jageran, Herwanto Hartono, Minggu (16/8), saat Deklarasi Kampung Sehat. RW 08 Jageran mendeklarasikan diri sebagai kampung bebas asap rokok, bebas narkoba, bebas jentik nyamuk, Kampung Toga (Tanaman Obat Keluarga), dan Kampung Ramah Anak.
Herwanto menjelaskan, warga tidak sepenuhnya diharuskan berhenti merokok. Namun, membatasi warga yang akan merokok untuk merokok di tempat-tempat yang disepakati.
“Di antaranya dilarang merokok di dalam rumah, dekat balita, ibu hamil dan tempat ibadah. Selain itu juga di Posyandu, lingkungan anak, dan tempat pendidikan,” terangnya, seperti dirilis Humas Pemkot Yogyakarta.
Karena warga telah berkomitmen, sambung Herwanto, akan dibentuk Satgas dan kader pemberantasan narkoba. Sementara untuk meminimalisasi jentik nyamuk, akan dibentuk Tim Pemantau Jentik, beranggotakan warga RW 08.
“Monitoring akan dilakukan setiap minggu dengan berkeliling mengunjungi rumah warga untuk mengecek, apakah di dalam bak mandi atau penampungan air yang ada pada setiap keluarga sudah terbebas dari nyamuk atau belum,” jelasnya.
Apabila sebuah rumah ditemukan titik keberadaan jentik, pemilik didenda Rp500, dan dapat bertambah, apabila dijumpai jentik di titik lain.
“Yang kami tekankan bukan persoalan nominal denda, melainkan rasa tanggung jawab dari pemilik rumah untuk rajin menjaga kebersihan agar bersih dari jentik,” ungkap Ketua RW 08 Jageran.
Ia mengimbau warga untuk mengganti air di bak mandi mereka seminggu sekali dan menjalankan 3M, yaitu menutup, mengubur, dan menguras. Untuk Toga, RW 08 mewajibkan setiap rumah untuk menanam minimal lima buah toga. Warga diminta memanfaatkan sedikit lahan kosong di rumah untuk menanam pohon obat-obatan. Selain membuat warga sehat, menurut Herwanto, tanaman itu dapat membuat sejuk mata yang memandang.
1. Apabila kita menginginkan sebuah kampung sehat, kampung Jageran menjadi pilihan rujukan anda. Apa yang melatarbelakangi warga kampung Jageran untuk aktif mewujudkan kampung sehat?
meningkatkan kualitas hidup masyarakat di bidang kesehatan
Jageran mendeklarasikan diri sebagai kampung bebas asap rokok
mewajibkan setiap rumah untuk tanaman toga
ketua RW menginginkan kampungnya terkenal
Jagaran, Kampung Sehat Berbasis Keaktifan Warga
Bagi Anda yang menginginkan sebuah kampung sehat, barangkali Kampung Jageran di Kelurahan Mantrijeron, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta dapat menjadi rujukannya.Tepatnya RW 08, Anda dapat menjumpai keaktifan warga untuk mewujudkan Kampung Sehat. Komitmen tersebut merupakan kesepakatan warga dantelah dilakukan warga sejak 2014.
”Ide awal bermula dari warga yang ingin wilayahnya bersih dari penyakit, dan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di bidang kesehatan, sekaligus mendukung program Pemerintah Kota Yogyakarta,” ujar Ketua RW 08 Jageran, Herwanto Hartono, Minggu (16/8), saat Deklarasi Kampung Sehat. RW 08 Jageran mendeklarasikan diri sebagai kampung bebas asap rokok, bebas narkoba, bebas jentik nyamuk, Kampung Toga (Tanaman Obat Keluarga), dan Kampung Ramah Anak.
Herwanto menjelaskan, warga tidak sepenuhnya diharuskan berhenti merokok. Namun, membatasi warga yang akan merokok untuk merokok di tempat-tempat yang disepakati.
“Di antaranya dilarang merokok di dalam rumah, dekat balita, ibu hamil dan tempat ibadah. Selain itu juga di Posyandu, lingkungan anak, dan tempat pendidikan,” terangnya, seperti dirilis Humas Pemkot Yogyakarta.
Karena warga telah berkomitmen, sambung Herwanto, akan dibentuk Satgas dan kader pemberantasan narkoba. Sementara untuk meminimalisasi jentik nyamuk, akan dibentuk Tim Pemantau Jentik, beranggotakan warga RW 08.
“Monitoring akan dilakukan setiap minggu dengan berkeliling mengunjungi rumah warga untuk mengecek, apakah di dalam bak mandi atau penampungan air yang ada pada setiap keluarga sudah terbebas dari nyamuk atau belum,” jelasnya.
Apabila sebuah rumah ditemukan titik keberadaan jentik, pemilik didenda Rp500, dan dapat bertambah, apabila dijumpai jentik di titik lain.
“Yang kami tekankan bukan persoalan nominal denda, melainkan rasa tanggung jawab dari pemilik rumah untuk rajin menjaga kebersihan agar bersih dari jentik,” ungkap Ketua RW 08 Jageran.
Ia mengimbau warga untuk mengganti air di bak mandi mereka seminggu sekali dan menjalankan 3M, yaitu menutup, mengubur, dan menguras. Untuk Toga, RW 08 mewajibkan setiap rumah untuk menanam minimal lima buah toga. Warga diminta memanfaatkan sedikit lahan kosong di rumah untuk menanam pohon obat-obatan. Selain membuat warga sehat, menurut Herwanto, tanaman itu dapat membuat sejuk mata yang memandang.
2. upaya apa saja yang dilakukan warga Kampung Jageran untuk menciptakan kampung sehat? . . .
berilah tanda centang pada jawaban yang kamu pilih, jawaban lebih dari satu!
pembentukan kader pemberantasan narkoba
mengganti air bak mandi mereka sebulan sekali
menjalankan 3M, yaitu menutup, mengubur dan menguras
pemilik di denda Rp. 500,00 apabila ada jentik
menanam TOGA ( Tanaman obat keluarga
Jagaran, Kampung Sehat Berbasis Keaktifan Warga
Bagi Anda yang menginginkan sebuah kampung sehat, barangkali Kampung Jageran di Kelurahan Mantrijeron, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta dapat menjadi rujukannya.Tepatnya RW 08, Anda dapat menjumpai keaktifan warga untuk mewujudkan Kampung Sehat. Komitmen tersebut merupakan kesepakatan warga dantelah dilakukan warga sejak 2014.
”Ide awal bermula dari warga yang ingin wilayahnya bersih dari penyakit, dan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di bidang kesehatan, sekaligus mendukung program Pemerintah Kota Yogyakarta,” ujar Ketua RW 08 Jageran, Herwanto Hartono, Minggu (16/8), saat Deklarasi Kampung Sehat. RW 08 Jageran mendeklarasikan diri sebagai kampung bebas asap rokok, bebas narkoba, bebas jentik nyamuk, Kampung Toga (Tanaman Obat Keluarga), dan Kampung Ramah Anak.
Herwanto menjelaskan, warga tidak sepenuhnya diharuskan berhenti merokok. Namun, membatasi warga yang akan merokok untuk merokok di tempat-tempat yang disepakati.
“Di antaranya dilarang merokok di dalam rumah, dekat balita, ibu hamil dan tempat ibadah. Selain itu juga di Posyandu, lingkungan anak, dan tempat pendidikan,” terangnya, seperti dirilis Humas Pemkot Yogyakarta.
Karena warga telah berkomitmen, sambung Herwanto, akan dibentuk Satgas dan kader pemberantasan narkoba. Sementara untuk meminimalisasi jentik nyamuk, akan dibentuk Tim Pemantau Jentik, beranggotakan warga RW 08.
“Monitoring akan dilakukan setiap minggu dengan berkeliling mengunjungi rumah warga untuk mengecek, apakah di dalam bak mandi atau penampungan air yang ada pada setiap keluarga sudah terbebas dari nyamuk atau belum,” jelasnya.
Apabila sebuah rumah ditemukan titik keberadaan jentik, pemilik didenda Rp500, dan dapat bertambah, apabila dijumpai jentik di titik lain.
“Yang kami tekankan bukan persoalan nominal denda, melainkan rasa tanggung jawab dari pemilik rumah untuk rajin menjaga kebersihan agar bersih dari jentik,” ungkap Ketua RW 08 Jageran.
Ia mengimbau warga untuk mengganti air di bak mandi mereka seminggu sekali dan menjalankan 3M, yaitu menutup, mengubur, dan menguras. Untuk Toga, RW 08 mewajibkan setiap rumah untuk menanam minimal lima buah toga. Warga diminta memanfaatkan sedikit lahan kosong di rumah untuk menanam pohon obat-obatan. Selain membuat warga sehat, menurut Herwanto, tanaman itu dapat membuat sejuk mata yang memandang.
3. kampung Jageran terletak di kota. . . . .
(a)
DESAKU
oleh : Puguh
Desaku.....
bersih dan indah
di setiap halaman rumah
tumbuh subur tanaman
tak lupa dipupuk dan disiram
setiap minggu diadakan kerjabakti
kerja bakti membersihkan selokan
air mengalir dengan lancar
tidak ada genangan dan banjir
wargapun senang dan nyaman.
Masyarakat ingin Desanya menjadi bersih, setiap mingggu mereka melaksanakan kerja bakti supaya air hujan dapat mengalir dengan lancar.
melihat puisi diatas tentang Desaku, pernyataan yang bergaris bawah benar atau salah?
Benar
Salah
DESAKU
oleh : Puguh
Desaku.....
bersih dan indah
di setiap halaman rumah
tumbuh subur tanaman
tak lupa dipupuk dan disiram
setiap minggu diadakan kerjabakti
kerja bakti membersihkan selokan
air mengalir dengan lancar
tidak ada genangan dan banjir
wargapun senang dan nyaman.
pertanyaan: Apakah yang dilakukan warga desa tersebut? . . . .
petunju: pilihlah jawaban ynag sesuai dengan Puisi tersbut!
kerja bakti rutin
halaman rumah tumbuh subur tanaman
kicauan burung bersahutan dirumah
membersihkan selokan
Ani, Bani, Cika dan Dina masing-masing memegang sebuah kartu berisi angka 5 4 7 dan 3. Mereka diminta berbasis untuk membentuk sebuah bilangan denan ketentuan sebagai berikut:
- Nilai bilangan tidak lebih dari 7000
- angka ratusan lebih dari satuan
- bilangan yang terbentuk dapat di bagi 2
Bilangan berapakah yang dapat dibentuk?
(a)
Caca memegang kartu bilangan bertuliskan bilangan 53%, Dodi memegang kartu bilangan 0,8 Edi memgang karti bilangan 43 dan Fina memegan kartu bilangan 0,71.
Jika mereka berbaris dari depan ke belakang denan bilangan terkecil, maka barisan yang terbentuk adalah. . . . . .
Caca, Dodi, Edi, Fina
Caca, Fina, Edi, Dodi
Dido, Caca, Fina, Edi
Dodi, Edi Fina, Caca
Ibu sedang membuat pesanan pizza jika 2 83 akan lapisi daging dan sisanya jamur. Berapa banyak baian putih yang harus diarsir agar sesuai dengan baian pizza lapisan daging?
5
8
10
15
Peratikan pecahan berikut ini!
....18=2436
berapakah angka yang sesuai untuk mengisi pecahan tersebut. . .
12
13
14
15
Tim tari ekskul SD Haya terdiri 12 Orang. Tim Tari akan mengikuti lomba porseni.
Tiap tim menampilkan berbagai bentuk formasi tarian. Berapa formasi tarian yang dapat dibentuk oleh tim tari tersebut?
12
6
3
2
