WorksheetsSejarah Pra-Aksara 2
Total questions: 10
Worksheet time: 8mins
Manusia pra-akasara sangat menghormati roh orang-orang yang telah meninggal yang tercermin dalam upacara penguburan. Jenazah diperlakukan dengan baik sebelum dikubur dan dibekali bermacam-macam barang seperti perhiasan dan periuk. Dalam tradisi megalithik, terdapat cara penguburan jenazah yang menggunakan peti seperti palung atau lesung yang dibuat dari batu yang utuh dan diberi penutup. Hasil kebudayaan megalithik tersebut disebut..............
Punden berundak
Sarkofagus
Peti
Asfaragus
Dolmen
Perhatikan data di bawah ini!
1) Dinosaurus
2) Bumi stabil
3) Makhluk bersel satu
4) Temperatur bumi masih tinggi
5) Bumi masih labil
6) Belum ada kehidupan
7) Kera
Dari data di atas, ciri khas serta situasi dan kondisi bumi pada zaman Paleozoikum ditunjukkan pada nomor..................
1), 2), 3)
2), 3), 4)
3), 4), 5)
4), 5), 6)
5), 6), 7)
Manusia pra-aksara diperkirakan muncul pada kala Pleistosen/Diluvium, dan pada kala Holosen manusia purba telah berkembang menjadi lebih sempurna lagi, yaitu jenis Homo Sapiens dengan ciri-ciri seperti manusia sekarang. Untuk mengetahui keberadaan manusia pra-aksara dari awal kemunculannnya, maka sangat diperlukan bukti berupa sisa-sisa manusia pra-aksara berupa tulang belulang yang telah membatu yang disebut..................
Fosil
Artefak
Kromosom
Fosfor
Arkeolog
Meganthropus Paleojavanicus tidak punya kemampuan untuk menetap serta mengolah lahan untuk mendapatkan makanan. Mereka mengandalkan hidup berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain untuk mendapatkan makanan. Cara hidup seperti ini disebut...................
Nomaden
Semi nomaden
Semi sedenter
Sedenter
Penjelajah
Jika kita mengamati hasil temuan artefak-artefak yang dilakukan oleh para arkeolog, perkembangan hasil budaya masyarakat awal Indonesia dapat dikelompokkan dalam pembabakan zaman sebagai berikut :
Paleolithikum, Megalithikum, Neolithikum, Mesolithikum
Mesolithikum, Paleolithikum, Megalithikum, Neolithikum
Paleolithikum, Mesolithikum, Neolithikum, Megalithikum
Neolithikum, Mesolithikum, Paleolithikum, Megalithikum
Paleolithikum, Neolithikum, Megalithikum, Mesolithikum
Ketika masyarakat belum mengenal aksara, penyampaian kebiasaan-kebiasaan atau adat-istiadat yang berlaku di dalam masyarakat dari generasi ke generasi berikutnya dilakukan dengan penyampaian dari mulut ke mulut. Cara penyampaian kebiasaan seperti ini disebut................
Tradisi pra-aksara
Tradisi semiaksara
Tradisi pratulisan
Tradisi lisan
Tradisi purba
Zaman Mesozoikum juga dikenal dengan zaman reptil. Pada zaman ini mulai muncul hewan berukuran besar, seperti berbagai jenis hewan reptil dinosaurus dan gajah purba atau mamut. Dinosaurus menjadi penguasa hampir sepanjang masa ini, namun kemudian punah secara mendadak pada 65 juta tahun yang lalu. Kepunahan massal ini diperkirakan akibat tubrukan meteorit raksasa, yang membuat bumi diliputi debu. Pada akhir masa ini, mulai muncul hewan mamalia atau menyusui. Kemunculan awal hewan mamalia ini menandakan memasuki zaman...............
Neozoikum
Arkaekum
Mesozoikum
Paleozoikum
Tersier
Ada berbagai teori atau pandangan yang menyebutkan asal-usul kedatangan manusia pra-aksara atau nenek moyang Bangsa Indonesia. Namun yang paling mendekati dan menjadi kesepakatan adalah asul-usul nenek moyang Bangsa Indonesia berasal dari Cina Selatan. Mereka masuk ke Indonesia setelah tinggal cukup lama di Asia Tenggara terutama di daerah Vietnam (Dong Son). Bangsa ini selanjutnya disebut bangsa Melayu Austronesia yang menurunkan ras Mongoloid. Teori yang menyebutkan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Cina Selatan adalah teori.............
Beijing
Cina
Yunan
Dong Son
Cina Selatan
Manusia pra-aksara mengalami perkembangan volume otak yang semakin meningkat.
Peningkatan volume otak ini menyebabkan kemampuan dan pengetahuan mereka terus
berkembang. Dari kemampuan membuat alat-alat sederhana yang masih kasar
berkembang menjadi kemampuan untuk membuat alat-alat yang yang lebih halus. Dari
kemampuan mempergunakan alat-alat dari batu berkembang menjadi kemampuan
menggunakan alat-alat dari logam. Jenis manusia pra-aksara yang memiliki
kemampuan mengolah dan menggunakan alat dari logam serta memiliki volume otak
paling besar adalah.........................
Homo Sapiens
Meganthropus Paleojavanicus
Pithecanthropus Erectus
Homo Floresiensis
Homo Erectus
Manusia pra-aksara ini merupakan manusia pra-aksara tertua di Indonesia. Manusia ini diberi nama “Manusia purba besar dari Jawa”. Untuk memenuhi kebutuha hidupnya, manusia purba ini mengandalkan kegiatan berburu dan mengumpulkan makanan. Ciri-ciri manusia ini adalah berbadan besar, rahang besar, otot kunyah kuat dan tulang pipi tebal. Manusia jenis ini pertama kali ditemukan oleh................
Eugene Dubois
Von Koenigswald
Teuku Jacob
Oppenoorth
Helman William Daendels
