Font size
WorksheetsASJ - DHCP
Total questions: 25
Worksheet time: 14mins
Ketika sebuah laptop merequest ip DHCP, laptop tersebut memanfaatkan port nomor
UDP 68
TCP 68
UDP 67
TCP 67
UDP 22
DHCP memanfaatkan protocol UDP, hal ini berarti bahwa DHCP memanfaatkan OSI Layer
Transport
Network
Physical
Data link
Application
Mendistribusikan IP address secara otomatis kepada setiap client yang terhubung dengan jaringan komputer dengan mendahulukan komputer yang lebih dekat dengan DHCP server adalah merupakan fungsi DHCP
Salah
Benar
Ketika kita terhubung dengan jaringan dimana terdapat DHCP server, tetapi kita tidak mendapatkan konfigurasi ip dinamis, hal ini dinamakan dengan
APIPA
DHCP
APIRA
ARIPA
APIP
Ketika kita terkoneksi dengan jaringan komputer, kita tidak mendapatkan ip yang terkoneksi dengan jaringan. IP address yang kita dapatkan adalah
169.10.12.15
127.0.0.1
10.10.10.1
100.100.100.1
255.255.255.0
Hal yang dilakukan pertama kali oleh komputer dalam terkoneksi dengan jaringan yang terdapat DHCP server adalah
Discover
Offer
Request
Acknowledge
Maintain
Proses dimana komputer memilih ip address yang ditawarkan oleh DHCP server, disebut dengan
Request
Offer
Discover
Acknowledge
Maintain
Berikut yang termasuk dalam kelebihan penggunaan DHCP server adalah
Mencegah terjadinya conflict ip address
Menghemat waktu dalam konfigurasi ip address
Memudahkan dalam perawatan jaringan
Menambah kecepatan internet
Memungkinkan untuk konfigurasi ip satu persatu
Dalam DHCP, waktu bertahan ip address dalam sebuah komputer disebut dengan
Time lease
Time settle
Time schedule
Time static
Time dynamic
Berikut pernyataan yang tepat ketika didalam jaringan DHCP server tiba-tiba mati
Komputer client tetap bisa terkoneksi dengan jaringan
Ip address client tidak langsung berubah karena DHCP server mati
Ip address komputer akan hilang ketika komputer client mengalami restart tiba-tiba
Ip address komputer client akan hilang
Internet akan langsung terputus seketika DHCP server mati
Pada debian atau ubuntu, software DHCP server adalah
isc-dhcp-server
dhcp-server
server-dhcp
dhcp-standalone
dhcp-static
Pada DHCP server debian, port yang digunakan adalah
UDP 67
TCP 67
UDP 68
TCP 68
TCP 22
Pada settingan DHCP server di debian dan ubuntu, berikut nilai subnet yang benar adalah
192.168.10.0
255.255.255.0
192.168.10
0
192.168.10.1
Pada DHCP server pada debian dan ubuntu, waktu default sebuah ip address bertahan di sebuah komputer adalah sebanyak
10 menit
1 menit
5 menit
15 menit
20 menit
Pada DHCP server pada debian dan ubuntu, baris "option domain-name-servers" yang paling mungkin diisikan dengan
192.168.10.1
192.168.10.0
255.255.255.0
0
192.168.10
Dalam debian, untuk instalasi paket dhcp server, perintah yang dimasukkan adalah
apt install isc-dhcp-server
apt-get install isc-dhcp-server
apt install dhcp-server
apt-get install dhcp-server
apt install dhcp
Pada DHCP server, untuk melakukan konfigurasi terhadap konfigurasi dhcp server, file yang diedit adalah
nano /etc/dhcp/dhcpd.conf
pico /etc/dhcp/dhcpd.conf
nano /etc/dhcp/dhcp.conf
pico /etc/dhcp/dhcp.conf
nano /etc/dhcp/dhcp.cfg
Pada opsi subnet, ip yang paling mungkin adalah
192.168.10.0/24
192.168.10.1/24
192.168.10.128/25
192.168.10.0/25
192.168.10.255/25
Setelah melakukan konfigurasi DHCP server, perintah yang digunakan untuk restart service DHCP Server adalah
systemctl restart isc-dhcp-server.service
system restart dhcp-server
system restart isc-dhcp-server
system networking restart
system dhcp-server restart
DHCP adalah singkatan dari
Dynamic Host Control Protocol
Dynamic Host Configuration Protocol
Dynamic Host Control Port
Dynamic Host Configuration Port
Dynamic Hosting Control Protocol
Berikut perbedaan sifat DHCP pada debian dan mikrotik yang benar adalah
Pada debian, ip yang didapatkan dari terkecil ke terbesar
Pada mikrotik, ip yang didapatkan dari terbesar ke terkecil
Pada debian, ip yang didapatkan dari terbesar ke terkecil
Pada mikrotik, ip yang didapatkan dari terkecil ke terbesar
Antara debian dan mikrotik sama dalam hal urutan ip yang dibagikan
IP APIPA termasuk dalam klasifikasi IP kelas?
A
B
C
D
E
Pada debian 11, konfigurasi network interface untuk mendapatkan ip secara dinamis adalah
iface enp0s3 inet dhcp
iface enp0s3 inet static
iface enp0s3 inet dynamic
iface enp0s3 inet inet
iface enp0s3 inet loopback
Pada gambar diatas, komputer mendapatkan ip dari DHCP server, fungsi mikrotik yang berada diantara DHCP Server dan PC adalah
DHCP-relay
DHCP-gateway
DHCP-host
DHCP-server
DHCP
Pada subnet 192.168.105.200/26, opsi "option-router" pada file konfigurasi DHCP yang paling mungkin adalah
192.168.105.193
192.168.105.254
192.168.105.1
192.168.105.0
192.168.105.255
