NEW
Font size
WorksheetsKimia klinik I praktek smster 3 kls sore
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Seorang ATLM melakukan pemeriksaan glukosa urine 2 jam setelah makan, diperoleh urine hasil reduksi +2. Sebelumnya hasil gula puasa 80, Gula 2 jam setelah makan 110 . Apakah yang menyebabkan hasil seperti ini...
A. Adanya resistensi ginjal
B. Pasien kemungkinan mengkonsumsi obat tertentu yang mempengaruhi hssil pemeriksaan reduksi urine
C. Reagen untuk pemeriksaan reduksi urine sudah rusak
D. Terjadi kesalahan pada pemeriksaan
E. Glukosa pasien ditemukan diurine karena kadar tinggi di darah
Seorang pasien akan melakukan pemeriksaan urine rutin , sampel tiba di laboratorium 2 jam setelah pengeluaran urine.
Apakah hal yang pertama yang bisa mempengaruhi Parameter pemeriksaan....
A. PH menjadi Asam
B. PH menjadi Basa
C. Bakteri meningkat dari yang sebenarnya
D. Warna menjadi kuning kecoklatan
E. Volume urine berkurang
Warna kuning pada urine normal dapat disebabkan oleh:
A. Bilirubin
B. Urobiliorubin
C. Hemoglobin
D. Porfirin
E. Urobilin
Pengamatan yang dilakukan untuk pemeriksaan protein urin metode heller yang positif metode adalah
A. Terbentuknya kekeruhan yang ringan
B. Terbentuknya cincin coklat pada kedua lapisan
C. Terbentuknya cincin putih pada kedua lapisan
D. Kekeruhan yang berkeping-keping
E. Kekeruhan pada lapisan keduanya
Pemeriksaan sampel urine seorang perempuan berumur 50 tahun dengan hasil pemeriksaan makroskopis : berwarna kuning agak keruh, bau khas, pH 4, bj. 1.031, hasil kimianya : reduksi (-), protein (+++), bilirubin (-), urobilinogen (+), urobilin (-) Mikroskopis ditemukan kristal calsium oksalat, lekosit (++), eritrosit (-).
Metode pemeriksaan urobilin apa yang biasa digunakan :
A. Heler
B. Schlesinger
C. Rothera
D. Wallace diamond
E. Harison
Jumlah "keton" dalam urine akan meningkat pada keadaan:
A. Kelaparan
B. Kehamilan
C. Penyakit Diabetes mellitus
D. A dan C benar
E. Semua di atas benar
"Proteinuria" pada orang normal kita dapatkan pada keadaan
Pekerja berat
Udara yang dingin
Kehamilan
Keadaan stress
Semua di atas benar
Urine yang mengandung "bilirubin" terlihat berwarna:
A. Merah bata
B. Kuning kehijauan
C. Kuning kehijauan
D. Kuning kecoklatan seperti teh
E. Salah semua
Volume urine pada dewasa normal dalam 24 jam adalah:
A. 500 – 1000 ml
B. 700 – 1400 ml
C. 600 – 1200 ml
D. 600 – 2000 ml
E. 500 – 3500 ml
Darah dalam urin biasanya pada keadaan yang bagaimana
A. Keadaan abnormal, hematuria
B. Darah makroskopik dalam urin tidak merubah warna
C. Cystitis
D. Infeksi Saluran Kemih
E. Semua jawaban di atas salah.
Di bawah ini adalah "sifat urine" yang normal, KECUALI:
A. Berwarna kuning jernih
B. pH = ± 6
C. Mengandung glukosa 0,5 gram/hari.
D. Berbau aseton
E. Berat jenis = 1.003-1.030
Protein "Bence Jones" paling sering didapatkan pada penyakit di bawah ini:
A. Multiple myeloma
B. Hiperparatiroid
C. Leukemia
D. Tumor tulang
E. Nefritis khronis
Pertanda seorang dengan gangguan penyakit hati di urinnya kita dapatkan
A. Urobilin
B. Eritrosit
C. Bilirubin
D. Sterkobilin
E. Bakteri
Persyaratan dalam pemeriksaan protein urin adalah urin harus jernih, jika keruh harus dicentrifuge terlebih dulu lalu diambil filtratnya, jika masih belum jernih juga, zat apa yang harus ditambahkan ke dalam urin tersebut
A. Asam askorbat
B. Kieselguhr atau carbo adsorbans
C. Amonia 10 %
D. Kieselguhr dan ammonia
D. Kieselguhr
Normal kadar "albumin" dalam urine:
A. 10-20 mg%
B. 10-15 mg%
C. 15-20 mg%
D. 20-30 mg%
E. 20-40 mg%
Glukosa dalam urine normal sehari tidak boleh melebihi:
A. 0,5 gram
B. 0,75 gram
C. 1 gram
D. 2 gram
E. 3 gram
Kadar protein normal pada orang dewasa sehari sebesar:
A. 10-15 mg
B. 20-50 mg
C. 20-125 mg
D. 25-200 mg
E. 30-200 mg
Mengenai pH dalam urine adalah sebagai berikut, kecuali :
A. PH normal 4,5-8
B. Urin bisa asidosis dan alkalosis
C. Jika makan asam atau basa akan menyebabkan perubahan pH.
D. Pada urin asam : terbentuk kristal, sebagian terbentuk ketika urin basa.
E. Urin normal dengan pH 14
Wadah Urin untuk pemeriksaan mempunyai sarat sebagai berikut………
A. Bermulut lebar,bersih dan bertutup
B. Bermulut lebar, steril dan berlabel
C. Bersih kering dan bermulut kecil
D. Berwarna hitam, kering dan berlabel
E. Bertutup, berwarna hitam, steril
Pada suatu pemeriksaan pada seorang pasien hasil pemeriksaan glukosa darah sewaktu 420 mg/dl, Reduksi urin Positif 4 dan aseton dalam urin positif 3 maka dapat disimpulkan bahwa pasien tersebut adalah penderita Diabetes yang berlanjut, pemerriksaan reduksi urin dilakukan selain dengan metode Benedict dapat juga dengan dilakukan dengan cara………
A. Rothera
B. Gerhard
C. Fehling
D. Fauchet
E. Schlesinger
Bagaimanana cara menampung urine 24 jam:
A. Urin ditampung dari jam 5 pagi sampai jam 5 pagi kembali (urin pertama dibuang)
B. Urin ditampung dari jam 9 pagi sampai jam 9 pagi kembali (urin pertama dibuang)
C. Urin ditampung dari jam 7 pagi sampai jam 7 pagi kembali (urin pertama dibuang)
D. Urin ditampung dari jam 11 siang sampai jam 11siang kembali (urin pertama dibuang)
D. Urin ditampung dari jam 12 siang sampai jam 12 siang kembali (urin pertama dibuang)
Seorang pasien mangambil spesimen urin secara midstream dan dikirimkan ke laboratorium untuk pemeriksaan rutin dan bakteriologis. Setelah pemeriksaan urin rutin selesai dilakukan, 3 jam kemudian spesimen dikirim ke laboratorium mikrobiologi untuk pemeriksaan kultur.
Apakah yang harus dilakukan teknisi laboratorium medik terhadap spesimen tersebut?
A. Dilakukan kultur bakteri E.coli
B. Ditolak karena spesimen terlalu lama
C. Kultur dilakukan bila nitrat positif
D. disentrifuse , supernatan dikultur
E. ditambahkan zat pengawet
Adanya glukosa dalam urin akan mereduksi ion kupri menjadi kupro dalam larutan benedict suasana alkali pada reagensia dengan pendidihan, sehingga akan mengalami perubahan warna yang merupakan indikator adanya glukosa urin. Warna apakah yang terbentuk bila didapat reduksi +3?
A. Biru
B. Kuning
C. Merah bata
D. Hijau kekuningan
E. Jingga sampai coklat muda
Pemeriksaan sampel urine seorang perempuan berumur 30 tahun dengan hasil pemeriksaan makroskopis : berwarna kuning agak keruh, bau khas, pH 4, bj. 1.031, hasil kimianya : reduksi (-), protein (+++), bilirubin (-), urobilinogen (+), urobilin (-) Mikroskopis ditemukan kristal calsium oksalat, lekosit (++), eritrosit (-).
Metode pemeriksaan protein apa yang sesuai dengan kasus di atas :
A. Heler
B. Benedict
C. Rothera
D. Wallace diamond
E. Asam Asetat
Seorang pasien datang ke laboratorium dengan membawa formulir dari dokter dengan diagnosa infeksi saluran kemih. Apakah jenis sampel urine yang di informasikan kepada pasien...
A. 24 Jam
B. Sewaktu
C. Pagi
D. Post prodigal
E. Porsi tengah
Pada pemeriksaan reduksi urine dengan benedict didapatkan hasil +3 sedangkan pada pemeriksaan glukosa darah didapatkan hasl 80 mg/Dl.
Apa yang dapat di simpulkan...
A. Pasien tidak puasa terlebih dahulu
B. Reagen benedict yang sudah rusak
C. Pemeriksaan benedict positif karena adanya pereduksi lain
D. Glukosa melebihi ambang ginjal sehingga ditemukan diurine
E. Pemanasan benedict yang terlalu lama
Seorang pasien akan melakukan pemeriksaan urine lengkap , karena banyak sampel yang tertunda pemeriksaannya selama 2 jam.
Apakah hal yang pertama yang bisa mempengaruhi Parameter pemeriksaan....
A. PH menjadi Asam
B. PH menjadi Basa
C. Bakteri meningkat dari yang sebenarnya
D. Warna menjadi kuning kecoklatan
E. Volume urine berkurang
Seorang pasien berumur 40 tahun mempunyai keluhan mudah lemas, banyak buang air kecil, banyak minum dan terjadi penurunan berat badan secara perlahan lahan. Dokter memberikan pengantar ke laboratorium dengan pemeriksaan tes urine keton identifikasi benda keton dalam urine dilakukan dengan prinsip...
A. Keton bersama dengan amonia membentuk warna ungu lembayung
B. Urine bereaksi dengan natrium sulfat dengan suasana alkalis membentuk warna ungu
C.Urine direalisasikan dengan .. rothera dalam suasana asam membentuk warna ungu
D. Keton bereaksi dengan natrium nitrorusida dalam .. membentuk warna ungu
E. Keton dioksidasi oleh natrium nitroprusida membentuk warna ungu
Adanya glukosa dalam urin akan mereduksi ion kupri menjadi kupro dalam larutan benedict suasana alkali pada reagensia dengan pendidihan, sehingga akan mengalami perubahan warna yang merupakan indikator adanya glukosa urin. Warna apakah yang terbentuk bila didapat reduksi +4?
A. Biru
B. Kuning
C. Merah bata
D. Hijau kekuningan
E. Jingga sampai kecoklatan
Seorang pasien mempunyai keluhan mual-mual, sedikit demam beberapa hari terakhir, pada memeriksaan fisik terlihat sklera mata kuning. Dokter memberikan pengantar ke laboratorium dengan permintaan tes urin urobilinogen. Pengujian urobilinogen urin pasien pada kasus tersebut dapat dilakukan dengan urin yang masih segar. Prinsip pengujian ini adalah reaksi antara urobilinogen urin dengan:
A. Iodium menghasilkan warna hijau
B. Feriklorida membentuk warna merah coklat
C. Ammonium oksalat membentuk kekeruhan putih
D. Zincum acetat menghasilkan fluresensi kehijauan
E. Para dimetyl amino benzaldehide membentuk warna merah
Dilaboratorium ada permintaan pemeriksaan glukosa urin. Pemeriksaan ini dapat dilakukan dengan metode Benedict. Apa yang dilakukan ATLM untuk memeriksakan sampel tersebut. Larutan Benedict sebanyak 5 ml ditambah:
A. 4 tetes urin dan dipanaskan langsung selama 1 menit
B. 4 tetes urin dan dipanaskan langsung selama 3 menit
C. 4 tetes urin dan dipanaskan dalam air mendidih selama 5 menit
D. 10 tetes urin dan dipanaskan dalam air mendidih selama 5 menit
E. 8 tetes urin dan dipanaskan dalam air mendidih selama 5 menit
Pengawet apa yang dipakai untuk menampung urin 24 jam
A. Toluena
B. Asam Sulfat pekat
C. Asam khlorida 20%
D. Tymol
E. Formaldehide 70%
Pemeriksaan sampel urine seorang perempuan berumur 30 tahun dengan hasil pemeriksaan makroskopis : berwarna kuning agak keruh, bau khas, pH 4, bj. 1.031, hasil kimianya : reduksi (-), protein (+++), bilirubin (-), urobilinogen (+), urobilin (-) Mikroskopis ditemukan kristal calsium oksalat, lekosit (++), eritrosit (-).
Bagaimana hasil pengamatan pada pemeriksaan protein tersebut
A. Tidak terjadi kekeruhan
B. Kekeruhan ringan
C. Tampak butir-butir halus pada kekeruhan
D. Kekeruhan tampak berkeping-keping
E. Kekeruhan seperti menggumpal-gumpal
Di bawah ini yang merupakan pemeriksaan kimia pada urin :
A. Warna
B. Berat jenis
C. Kejernihan
D. Glukosa
E. pH
Mengenai keton dalam urin
A. Keton dijumpai dalam urine normal.
B. Keton dalam urine dapat berupa aseton dan asam asetoasetat.
C. Ketonuria dapat terlihat pada hipertensi tidak terkontrol
D. Ketonuria dapat terlihat pada penderita gagal ginjal
E. Keton dijumpai pada ISK
Sampel urin yang disimpan dalam refrigerator, ketika akan diperiksa
A. Suhunya dinaikkan hingga suhu kamar dan kocok terlebih dahulu
B. bisa langsung diperiksa
C. kocok terlebih dahulu
D. dipanaskan dengan air
E. semua salah di atas
Apa yang anda ketahui tentang Urine adalah:
A. Sistem eksresi berupa air
B. Urine hanya mengandung air
C. Hasil filtrasi, reabsorpsi dan augmentasi
D. Urine mengandung zat berbahaya yang harus dikeluarkan
E. Berupa metabolisme tubuh
Metode di bawah ini merupakan metode pemeriksaan protein dalam urin, kecuali
A. Asam sulfosalisilat 20%
B. Metode rebus
C. Metode didih bang
D. Metode Smith Rossin
E. Metode Heller
Pemeriksaan bj urine yang praktis dan memerlukan sampel sedikit
A. Urinometer
B. Piknometer
C. Refraktometer
D. Galfanometer
E. Barometer
Peningkatan Berat jenis urin terjadi karena, kecuali
A. Keringat berlebihan
B. Diare
C. Pemakaian antibiotika karena distribusi mengurangi volume urin
D. Pewarna Radio-terapi
E. Pemakaian diuretic
Pada pemeriksaan protein urine dengan metode asam sulfosalycil 20 % terjadi kekeruhan sebelum dipanaskan,tapi stelah dipanaskan kekeruhan itu hilang dan muncul lagi kekeruhan setelah sampel itu dingin.apa penyebab hal itu terjadi?
A. Adanya globulin
B. Adanya albumin
C. Adanya globulin dan albumin
D. Adanya protein bence jones
E. Adanya asam amino
Seorang ATLM akan melakukan pemeriksaan protein urin dengan metode rebus. Pada saat pemanasan terjadi kekeruhan, lalu dilakukan penegasan dengan meneteskan larutan asam asetat kedalam urin yang masih panas. Hasil yang didapatkan berupa kekeruhan tampak berkeping - keping. Berapa rentang persentase protein dalam urin tersebut?
A. - 0.05%
B. 0.2 - 0.5%
C. 0.05 - 0.2%
D. > 0.5%
E. > 3%
Pria 55 tahun dan istrinya 56 tahun, membenarkan telah terjadi Trias Diabetika (polidipsi, poliuria dan polifagia) dan hasil Tes Reduksi Glukosa keduanya sangat tinggi sampai-sampai alat tes glukosa otomatis yang mereka punya tidak mampu lagi mendeteksi kadar gula (hanya tertulis high).
Pertanyaannya, Bila ternyata pemeriksaan reduksi tersebut benar maka warna yang akan terbentuk saat dilakukan pemeriksaan di laboratorium bila kadar glukosa >3,5% adalah…
A. Hijau kekuningan dan keruh
B. Kuning keruh
C. Warna jingga, seperti lumpur keruh
D. Biru
E. Merah keruh
Seorang atlm ingin memeriksa sampel urin dengan pemeriksaan urobilinogen. Metode yang akan digunakan adalah metode wallace diamond. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui adanya gangguan pada hati. Jika urobilinogen menurun akan menyebabkan penyakit hati yang parah. Urobilinogen urine menurun dapat dijumpai pada...
A. Ikterus obstruktif
B. Sumbatan saluran empedu
C. Diabetes mellitus
D. Absorbsi karbohidrat
E. Pielonefritis
Seorang pasien atas rujukan dokter diminta diperiksa urine lengkap. Berdasarkan hasil pemeriksaan rutin, didapatkan data urine berwarna kuning pekat, agak keruh, pH 7.3, BJ 1.021. sampel urine memiliki buih yang banyak, lama hilang dan buih berwarna coklat.
Pertanyaan soal: Jenis pemeriksaan urine apa dari ciri-ciri sampel urine tersebut?
A. Kalsium urin
B. Klorida urin
C. Bilirubin urin
D. Glukosa urin
E. Protein urin
Pasien datang ke rumah sakit dengan keluhan sakit saat berkemih dan urine bernanah. Dokter manganjurkan untuk dilakukan pemeriksaan urine guna mendapatkan gambaran tentang letak radang dari pasien
Pertanyaan soal: Apakah jenis sampel urine yang tepat untuk pemeriksaan laboratorium?
A. Urine pagi
B. Urine 24 jam
C. Urine sewaktu
D. Urine postprandia
E. Urine 3 gelas dan 2 gelas
Seorang ATLM melakukan pemeriksaan dengan menggunakan reagen Schlesinger dan lugol pada sampel urin. Setelah dilakukan penyaringan terlihat adanya fluoresensi warna hijau pada urin tersebut.
Pemeriksaan parameter apakah yang dikerjakan tersebut?
A. Urobilin
B. Urobilinogen
C.Bilirubin
D. Biliverdin
E. Sterkobilin
Spesimen urine diperiksa secara makroskopis dengan hasil warna kuning jernih, tidak ada kekeruhan, dan bau khas. Pemeriksaan dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan kimia urine dengan menggunakan reagen natrium nitropusid dan amoniak. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya cincin ungu yang terbentuk.
Apakah metode yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan di atas ?
A. Lange
B. Asam sulfosalisilat
C. Erlich
D. Harison
E. Rothera
Pada pemeriksaaan mikroskopis urin ditemukan bentuk kristal mungkin berukuran kecil,seperti pasir dengan bentukan tidak jelas (amorphous) atau berbentuk seperti jarum, Kristal apa yang dimaksud dengan ciri-ciri tersebut :
A. triple posphat
B. Amorf urat
C. Amonium oksalat
D. Sistein
E. Asam urat
Pada pemeriksaaan mikroskopis urin ditemukan bentuk kristal seperti amplop dan berbintang Kristal apa yang dimaksud dengan ciri-ciri tersebut
A. triple posphat
B. Amorf urat
C.kalsium oksalat
D. Sistein
E. Asam urat
