NEW
Font size
WorksheetsPost Test Sesi 1 Edukasi NCP Group PRIME
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Kebiasaan pola makan yang sehat dapat menjadi kebiasaan (habit) bila dilakukan secara konsisten selama..
30 hari
60 hari
66 hari
90 hari
Pedoman makan sehat saat ini yang kita kenal di Indonesia adalah..
Prinsip Gizi Seimbang
4 sehat 5 sempurna
Prinsip Makan Sehat
Prinsip Pola Makan
Apa yang dimaksud dengan gizi seimbang?
Gizi seimbang adalah prinsip konsumsi makanan harian yang didasarkan pada kecukupan Jenis dan jumlah
Gizi seimbang adalah prinsip konsumsi makanan harian yang didasarkan pada jumlah makanan dan jumlah kalori
Gizi seimbang adalah prinsip konsumsi makanan harian yang didasarkan pada zat gizi dan kalori
Gizi seimbang adalah prinsip konsumsi makanan harian yang didasarkan pada banyaknya makanan
Yang termasuk dalam Pilar Gizi Seimbang adalah...
Mengkonsumsi makanan beragam dan memilih makanan organik
Melakukan aktivitas fisik dan selalu mencuci makanan sebelum diolah
Mengkonsumsi makanan beragam dan melakukan aktivitas fisik
Memantau berat badan setiap hari dan memilih makanan organik
Apa yang dimaksud dengan Pedoman Piring Makan Model T?
Piring makan model T menerapkan pola makan yang lebih banyak mengkonsumsi sayuran daripada karbohidrat dan protein
Piring makan model T menerapkan pola makan yang lebih sedikit
Piring makan model T menerapkan pola makan dengan deficit kalori
Piring makan model T menerapkan pola makan yang lebih banyak mengkonsumsi lauk hewani dan nasi daripada sayuran
Prinsip penting dalam penerapan pedoman piring makan Model T terkait jenis sayuran, yaitu..
Mengkonsumsi sumber karbohidrat lebih banyak dari pada protein hewani
Mengkonsumsi kombinasi jenis sayuran tipe A dan jenis sayuran tipe B/C
Mengkonsumsi makanan lebih sedikit daripada biasanya
Mengkonsumsi sumber karbo dan sayuran saja
Sayuran tipe A adalah sayuran yang boleh dikonsumsi sesukanya, karena…
Murah dan mudah ditemui
Mahal dan kualitasnya bagus
Memiliki kalori yang dapat diabaikan < 25 kilokalori/ 100 gram
Memiliki kandungan lebih dari 25 kilokalori/ 100 gram
Contoh sayuran tipe A adalah…
Timun dan tomat
Labu siam dan kacang panjang
Tahu dan tempe
Buncis dan ikan
Sayuran tipe B mengandung 25 kilokalori per 100 gram nya, dengan contoh…
Tomat, timun dan selada
Daging, ikan dan telur
Papaya muda, bayam dan timun
Buncis, bayam dan kacang panjang
Sayuran tipe C sebaiknya dikonsumsi tidak berlebihan karena mengandung 50 kilokalori per 100 gram nya. Contoh sayuran tipe C adalah…
Daun singkong dan nangka muda
Buncis, bayam dan labu siam
Udang, bayam dan lobak
Labu air dan lobak
Pengukuran status gizi dengan mudah dapat dilakukan dengan menggunakan Berat Badan dan Tinggi Badan dengan indikator IMT (Indeks Massa Tubuh). Kategori Normal memiliki IMT…
17,0 kg/m2 – 18,4 kg/m2
18,5 kg/ m2 – 25,0 kg/m2
25,1 kg/ m2 – 27,0 kg/m2
> 27,0 kg/m2
Pengukuran status gizi dapat menggunakan indicator IMT (Indeks Massa Tubuh). Kategori Obesitas memiliki IMT…
17,0 kg/m2 – 18,4 kg/m2
18,5 kg/ m2 – 25,0 kg/m2
25,1 kg/ m2 – 27,0 kg/m2
> 27,0 kg/m2
Jumlah sayur yang dianjurkan untuk orang dewasa menurut WHO dan Kemenkes adalah…
1- 2 porsi sayur/ hari
2- 3 porsi sayur/ hari
3- 4 porsi sayur/ hari
4- 5 porsi sayur/ hari
Selain menggunakan IMT, lingkar perut juga dapat digunakan sebagai indikator untuk mendeteksi resiko obesitas dan penyakit degenerative, dengan batas normal lingkar perut pada perempuan adalah
< 50 cm
< 80 cm
> 50 cm
> 80 cm
Batas normal lingkar perut pada laki- laki adalah
< 80 cm
< 90 cm
> 80 cm
> 90 cm
