NEW
Font size
WorksheetsUlangan Harian Teks Berita
Total questions: 10
Worksheet time: 20mins
Bacalah teks berita di bawah ini!
PRFMNEWS - Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata menyampaikan berita gembira tentang akan dibukanya kembali wisata di Pangandaran.
Ia mengatakan, dalam waktu dekat seluruh objek wisata di Kabupaten Pangandaran rencananya dibuka.
"Muspida sepakat untuk membuka wisata di Pangandaran dengan prokes yang ketat serta vaksinasi bagi seluruh pelaku wisata," ujar Jeje dikutip dari laman resmi Pemkab Pangandaran. Rabu 1 September 2021.
Mengenai level Kabupaten Pangandaran yang masih di posisi 3, Pemkab akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk meluruskan data yang tidak sesuai.
"Secara substansi kita sudah landai sekali, dari enam indikator yang diperiksa kita sudah berada di level 1,2 cuman ada satu data yang tidak cocok antara pemerintah pusat dan kita yaitu di testing, untuk itu kita sedang koordinasi dengan pemerintah pusat." tuturnya.
Sedangkan untuk pembukaan wisata Pemerintah Kabupaten Pangandaran akan membatasi jumlah pengunjung, untuk awal hanya 25 persen.
Namun untuk membuka wisata tersebut Bupati Pangandaran berharap masyarakat dan pelaku wisata mentaati protokol kesehatan.
"Pengunjung wisata hanya 25 persen dan untuk hotel 50 persen, selain itu kita akan ada penyekatan/delay." tukasnya.
Manakah pernyataan di bawah ini yang sesuai dengan isi teks berita di atas....
pada saat pembukaan wisata Pemerintah Kabupaten Pangandaran akan membatasi jumlah pengunjung sebanyak 50%
Wisata Pangandaran akan dibuka mulai tanggal 1 September 2021
dari enam indikator, hanya satu indikator yang sesuai antara data pemerintah pusat dengan pemkab Pangandaran
pada saat pembukaan wisata, Pemerintah Kabupaten Pangandaran membatasi 25% untuk pengunjung wisata dan 50% untuk hotel
Bacalah teks berita di bawah ini!
PRFMNEWS - Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata menyampaikan berita gembira tentang akan dibukanya kembali wisata di Pangandaran.
Ia mengatakan, dalam waktu dekat seluruh objek wisata di Kabupaten Pangandaran rencananya dibuka.
"Muspida sepakat untuk membuka wisata di Pangandaran dengan prokes yang ketat serta vaksinasi bagi seluruh pelaku wisata," ujar Jeje dikutip dari laman resmi Pemkab Pangandaran. Rabu 1 September 2021.
Mengenai level Kabupaten Pangandaran yang masih di posisi 3, Pemkab akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk meluruskan data yang tidak sesuai.
"Secara substansi kita sudah landai sekali, dari enam indikator yang diperiksa kita sudah berada di level 1,2 cuman ada satu data yang tidak cocok antara pemerintah pusat dan kita yaitu di testing, untuk itu kita sedang koordinasi dengan pemerintah pusat." tuturnya.
Sedangkan untuk pembukaan wisata Pemerintah Kabupaten Pangandaran akan membatasi jumlah pengunjung, untuk awal hanya 25 persen.
Namun untuk membuka wisata tersebut Bupati Pangandaran berharap masyarakat dan pelaku wisata mentaati protokol kesehatan.
"Pengunjung wisata hanya 25 persen dan untuk hotel 50 persen, selain itu kita akan ada penyekatan/delay." tukasnya.
Manakah pernyataan dibawah ini yang sesuai jika berita di atas dianalisis berdasarkan unsur-unsur berita....
Apa : Wisata di Pangandaran akan kembali dibuka
Siapa : Pemerintah Pusat
Dimana : Di laman resmi Pemkab Pangandaran
Kapan : mulai 1 September 2021
Bacalah teks berita di bawah ini!
PRFMNEWS - Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata menyampaikan berita gembira tentang akan dibukanya kembali wisata di Pangandaran.
Ia mengatakan, dalam waktu dekat seluruh objek wisata di Kabupaten Pangandaran rencananya dibuka.
"Muspida sepakat untuk membuka wisata di Pangandaran dengan prokes yang ketat serta vaksinasi bagi seluruh pelaku wisata," ujar Jeje dikutip dari laman resmi Pemkab Pangandaran. Rabu 1 September 2021.
Mengenai level Kabupaten Pangandaran yang masih di posisi 3, Pemkab akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk meluruskan data yang tidak sesuai.
"Secara substansi kita sudah landai sekali, dari enam indikator yang diperiksa kita sudah berada di level 1,2 cuman ada satu data yang tidak cocok antara pemerintah pusat dan kita yaitu di testing, untuk itu kita sedang koordinasi dengan pemerintah pusat." tuturnya.
Sedangkan untuk pembukaan wisata Pemerintah Kabupaten Pangandaran akan membatasi jumlah pengunjung, untuk awal hanya 25 persen.
Namun untuk membuka wisata tersebut Bupati Pangandaran berharap masyarakat dan pelaku wisata mentaati protokol kesehatan.
"Pengunjung wisata hanya 25 persen dan untuk hotel 50 persen, selain itu kita akan ada penyekatan/delay." tukasnya.
Simpulan dari teks berita di atas adalah....
Kabupaten Pangandaran masih berada di level 3 sehingga belum bisa membuka kembali tempat wisata
Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata menyampaikan kabar gembira tentang akan dibukanya kembali wisata di Pangandaran
Wisata di Pangandaran akan dibuka kembali dalam waktu dekat dengan ketentuan jumlah pengunjung wisata sebanyak 25% dan untuk hotel 50%
Wisata di Pangandaran belum bisa 100% karena ada ketidaksesuaian data antara pemerintah pusat dengan pemerintah Kabupaten Pangandaran
Perhatikan pernyataan di bawah ini!
"Pengunjung wisata hanya 25 persen dan untuk hotel 50 persen, selain itu kita akan ada
penyekatan/delay." ujar Bupati Pangandaran.
Kalimat di atas merupakan contoh dari kaidah kebahasaan....
Kalimat langsung
Bahasa baku
Konjungsi temporal
kata kerja mental
Bacalah teks berita di bawah ini!
PRFMNEWS - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Bandung diagendakan akan mulai digelar pada pekan kedua bulan September 2021 ini.
Jelang pelaksanaan PTM di Kota Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Kesehatan (dinkes) mulai mengecek kesiapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah yang ada di Kota Bandung.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanegara mengatakan pengecekan sudah memiliki mekanisme yang telah disusun oleh Satgas Penanganan Covid-19.
"Intinya itu sudah ada mekanisme. Sekolah itu memasukan data kesiapan melalui dapodik dan sistem lain," kata Ahyani saat ditemui hari ini Selasa, 31 Agustus 2021.
Pada saat PTM digelar, Dinkes Kota Bandung akan melakukan monitoring. Selain itu dinkes juga akan menyiagakan tim untuk antisipasi hal yang tak diinginkan.
"Dan juga bila terjadi ada yang memerlukan pertolongan pelayanan kesehatan," ujarnya.
Manakah pernyataan di bawah ini yang sesuai dengan isi teks berita di atas....
Pembelajaran Tatap Muka di Kota Bandung akan dilaksanakan selama 2 minggu
Kesiapan sekolah terlihat dari data yang dimasukkan oleh sekolah salahsatunya melalui dapodik
Pemerintah Kota Bandung bekerja sama dengan Dinas Sosial dalam mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka
Pembelajaran tatap muka akan digelar pada pekan kedua bulan Oktober 2021
perhatikan cuplikan berita di bawah ini!
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Bandung diagendakan akan mulai digelar pada pekan kedua bulan September 2021 ini. Jelang pelaksanaan PTM di Kota Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Kesehatan (dinkes) mulai mengecek kesiapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah yang ada di Kota Bandung. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanegara mengatakan pengecekan sudah memiliki mekanisme yang telah disusun oleh Satgas Penanganan Covid-19.
unsur yang terdapat pada teks berita di atas adalah...
kapan dan dimana
apa dan mengapa
apa dan siapa
bagaimana dan mengapa
Bacalah teks berita di bawah ini!
Jakarta, CNN Indonesia - Stok vaksin virus corona (Covid-19) di Jawa Barat diperkirakan hanya cukup untuk 7 hari ke depan. Hal ini diketahui berdasarkan laporan dalam situs vaksin milik Kementerian Kesehatan per 31 Agustus 2021 pukul 17.00 WIB
Tercatat, stok vaksin Covid-19 terkini di Jabar tersisa 1.782.474 dosis. Stok vaksin tersebut diprediksi habis dalam 7 hari lantaran rata-rata capaian vaksinasi sepekan sebelumnya 243.481 dosis per hari.
Kepala Dinas Provinsi Jabar Nina Susana Dewi sebelumnya mengatakan bahwa kebutuhan vaksinasi di Jabar memang sangat tinggi beberapa bulan belakangan. Nina mengaku kerap dihubungi dinkes kabupaten/kota yang mengeluhkan stok vaksin menipis sementara animo masyarakat terhadap vaksinasi mulai tinggi.
"Dinkes kabupaten/kota itu sering mengeluhkan, setia hari saya menerima Whatsapp soal kebutuhan vaksin kurang. Jadi kami kirim surat ke Kemenkes, terus begitu," kata Nina kepada CNN, Selasa (31/8) kemarin.
Apa topik pembicaraan dalam berita di atas....
Kepala Dinas setiap hari menerima whatsapp dari dinkes kabupaten/kota
capaian vaksinasi di Jawa Barat rata-rata 243.481 dosis per hari
ketersediaan vaksin Covid-19 di Jawa Barat menipis
Data ketersediaan vaksin dari Kementerian Kesehatan menipis
Bacalah teks berita di bawah ini!
Jakarta, CNN Indonesia - Stok vaksin virus corona (Covid-19) di Jawa Barat diperkirakan hanya cukup untuk 7 hari ke depan. Hal ini diketahui berdasarkan laporan dalam situs vaksin milik Kementerian Kesehatan per 31 Agustus 2021 pukul 17.00 WIB
Tercatat, stok vaksin Covid-19 terkini di Jabar tersisa 1.782.474 dosis. Stok vaksin tersebut diprediksi habis dalam 7 hari lantaran rata-rata capaian vaksinasi sepekan sebelumnya 243.481 dosis per hari.
Kepala Dinas Provinsi Jabar Nina Susana Dewi sebelumnya mengatakan bahwa kebutuhan vaksinasi di Jabar memang sangat tinggi beberapa bulan belakangan. Nina mengaku kerap dihubungi dinkes kabupaten/kota yang mengeluhkan stok vaksin menipis sementara animo masyarakat terhadap vaksinasi mulai tinggi.
"Dinkes kabupaten/kota itu sering mengeluhkan, setia hari saya menerima Whatsapp soal kebutuhan vaksin kurang. Jadi kami kirim surat ke Kemenkes, terus begitu," kata Nina kepada CNN, Selasa (31/8) kemarin.
Kalimat tanya yang jawabannya sesuai dengan isi berita di atas adalah....
Apa yang terjadi jika vaksin di Jawa Barat habis?
Dimana Kepala Dinas Provinsi Jawa Barat dapat memenuhi kebutuhan vaksin?
Mengapa stok vaksin di Jawa Barat diprediksi hanya cukup untuk 7 hari ke depan?
Bagaimana cara masyarakat Jawa Barat agar bisa mendapatkan vaksinasi?
Bacalah penggalan teks berita di bawah ini!
Kepala Dinas Provinsi Jabar Nina Susana Dewi sebelumnya mengatakan bahwa kebutuhan vaksinasi di Jabar memang sangat tinggi beberapa bulan belakangan. Nina mengaku kerap dihubungi dinkes kabupaten/kota yang mengeluhkan stok vaksin menipis sementara animo masyarakat terhadap vaksinasi mulai tinggi.
Kata yang bercetak miring pada teks berita di atas termasuk ke dalam kaidah kebahasaan....
kalimat langsung
konjungsi temporal
bahasa baku
kata kerja mental
perhatikan kalimat di bawah ini!
"Masyarakat, wisatawan, dan pendaki dilarang mendaki dan beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah Gunung Slamet," ujar Kepala Humas BNPB.
Kalimat di atas jika diubah menjadi kalimat tidak langsung yang benar adalah....
Masyarakat, wisatawan, dan pendaki dilarang mendaki dan beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah Gunung Slamet ujar Kepala Humas BNPB.
Kepala Humas BNPB mengatakan bahwa masyarakat, wisatawan, dan pendaki dilarang mendaki dan beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah Gunung Slamet.
Kepala Humas BNPB mengatakan bahwa "Masyarakat, wisatawan, dan pendaki dilarang mendaki dan beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah Gunung Slamet,"
Masyarakat, wisatawan, dan pendaki dilarang mendaki dan beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah Gunung Slamet, "ujar Kepala Humas BNPB."
