NEW
Font size
WorksheetsASWAJA QUIZ
Total questions: 10
Worksheet time: 7mins
Kita sering mendengar kata “Nahdlatul Ulama” atau yang sering disingkat dengan NU. Nahdlatul Ulama berasal dari dua kata yaitu: Nahdlah (نهضة) berarti kebangkitan dan Al-Ulama (العلماء) berarti para ‘alim ulama atau cendikiawan muslim pewaris nabi. Jadi Nahdlatul Ulama adalah...
Kebangkitan para alim ulama
Kebangkitan bangsa
Kebangkitan Islam
Kebangkitan pembaharu Islam
Nahdlatul Ulama (NU) adalah jam’iyah yang didirikan oleh para Kiai Pengasuh Pesantren. Para Kiai bertujuan untuk memelihara, melestarikan, mengembangkan dan mengamalkan ajaran Islam Ahlussunnah wa al-Jama’ah, serta mempersatukan langkah para ulama dan melakukan kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan kemaslahatan masyarakat, kemajuan bangsa dan ketinggian harkat serta martabat manusia. Hal ini merupakan tujuan...
Nahdlatul Wathan
Republik Indonesia
Pondok Pesantren
Nahdlatul Ulama
Gagasan untuk mendirikan jamiyah bagi para ulama pondok pesantren sebenarnya sudah ada sejak lama. Terbukti dengan berdirinya beberapa organisasi seperti “Nahdlatul Wathan” (Kebangkitan Tanah Air), ”Taswirul Afkar” atau sering dikenal dengan (Nahdlatul Fikr) serta didirikannya “Nahdlatul Tujjar” Pada tahun 1924 M. Gerakan kaum pesantren untuk membentuk organisasi besar baru muncul ketika terjadi peralihan kekuasaan di Hijaz pada tahun 1924 dengan kemenangan Raja Ibnu Saud. Oleh kalangan pembaharu islam di Indonesia kondisi tersebut menjadi angin segar, apalagi setelah Raja Ibnu Saud mengundang umat Islam untuk menghadiri Muktamar di Makkah. Raja Abdul Aziz bin Saud (Ibn Saud) adalah raja dari...
United Emirat Arab
Mesir
Arab Saudi
Turki
Pada saat itulah kelompok diskusi Taswirul afkar yang dipimpin oleh KH. Abdul Wahab Hasbullah berinisiatif mendirikan sebuah jamiyah. Gagasan tersebut disampaikannya kepada Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asyari, tetapi beliau belum bisa menerimanya sebelum melakukan shalat istikharah. Apa yang dimaksud dengan istikharah tersebut?
Meminta rizki kepada Allah
Meminta pertolongan kepada Allah
Meminta petunjuk kepada Allah
Meminta bantuan Presiden
Petunjuk dari Allah yang dimohonkan oleh Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asyari ternyata diterima oleh KH. Khalil, seorang ulama terkemuka di Bangkalan, Madura. Beliau juga guru KH. Hasyim Asyari dan KH. Abdul Wahab. Petunjuk tersebut berupa tongkat disertai ayat-ayat al-Qur'an yang terdapat dalam surat Thaha ayat 17-23 yang menceritakan tentang mu'jizat Nabi Musa a.s. Oleh KH. Khalil petunjuk tersebut disampaikan kepada KH. Hasyim Asyari melalui perantara KH. As'ad Syamsul Arifin. Berikut tokoh kunci yang berperan dalam mendirikan NU, kecuali...
Setahun kemudian KH. Khalil mengutus KH. As'ad Syamsul Arifin untuk bertemu dengan KH. Hasyim Asyari dan menyampaikan tasbih dan bacaan "Ya Jabbar, Ya Qahhar" agar diamalkan setiap selesai menjalankan shalat lima waktu. Pesan tersebut menambah keyakinan KH. Hasyim Asyari bahwa sudah saatnya untuk mendirikan jamiyah bagi para ulama pembela Islam Ahlussunnah wal Jamaah, kemudian beliau memberi restu KH. Abdul Wahab Hasbullah untuk mendirikan jamiyah. Pada tanggal 16 Rajab 1344 H / 31 Januari 1926 M jamiyah itu didirikan dengan nama "Nahdlatul Ulama" di rumah KH. Abdul Wahab Hasbullah, Suarabaya. Berapa lama NU sudah berdiri dan mengabdikan dirinya kepada agama dan negara saat ini?
98 Tahun
99 Tahun
97 Tahun
96 Tahun
Lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia adalah...
Diniyah Takmiliyah
Perguruan Tinggi Agama Islam
Madrasah Ibtidaiyah
Pondok Pesantren
Antara NU dan Pondok Pesantren itu ibarat "ikan dan air". Keduanya tidak bisa dipisahkan, ungkapan tersebut berarti...
NU dan pondok pesantren tidak memiliki hubungan erat
Pondok pesantren adalah rumah NU sebagai wadah perjuangan para ulama
Pondok pesantren dan NU itu berbeda
NU itu rumahnya dan pondok pesantren itu sekolahnya
Di antara faktor yang melatarbelakangi kelahiran NU adalah...
Memperjuangkan ekonomi masyarakat
Organisasi untuk melawan penjajahan Indonesia
Kebutuhan politik negara
Munculnya gerakan Islam yang menyebarkan ajaran sesat di Indonesia
Siapakah beliau?
KH. Ridlwan Abdullah
KH. Abdul Halim
KH. As'ad Syamsul Arifin
KH. Nawawi Amin
