NEW
Font size
WorksheetsListrik Dasar Fase E
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Bagian-bagian dari atom adalah
Proton dan elektron
Neutron dan elektron
Proton dan neutron
Nukleus dan elektron.
Listrik terdiri dari dua macam, yaitu
Listrik arus searah dan bolak balik
Listrik dari baterai dan dari PLN
Listrik statis dan dinamis
Listrik positif dan negatif
Efek-efek yang dapat ditimbulkan oleh listrik adalah
Timbul medan magnet, cahaya, suara, panas, sengatan.
Medan magnet, suara, panas, dingin
Suara, dingin, bau, cahaya, medan magnet, gerakan plunyer
Arus mengalir, dingin, bau asap, cahaya, medan magnet
Bagian-bagian pokok dari suatu rangkaian listrik adalah
Sumber tegangan, alat pengaman, alat pengontrol, beban, kabel/jaringan.
Sumber tegangan, saklar, motor listrik, lampu, kabel/jaringan
Sumber tegangan, alat pengaman, alat pengontrol, lampu, kabel/jaringan
Sumber tegangan, alat pengaman, alat pengontrol, motor listrik, kabel/jaringan
Elektromagnet adalah
Alat-alat elektronika yang menghasilkan magnet
Magnet yang dihasilkan oleh adanya aliran listrik.
Komponen listrik yang menghasilkan magnet
Gaya yang ditimbulkan untuk memutarkan poros pada motor listrik
Besaran-besaran listrik yang umum digunakan dalam bidang otomotif mencakup
Tegangan, arus, resistansi (tahanan), daya listrik, dan massa
Kecepatan, arus, resistansi (tahanan), daya listrik, dan kapasitansi
Tegangan, arus, resistansi (tahanan), daya listrik, dan kapasitansi.
Tegangan, waktu, resistansi (tahanan), daya listrik, dan kapasitansi
Penerapan prinsip elektromagnet dalam komponen kelistrikan otomotif di antaranya adalah pada
Solenoid pada motor starter, relai, dan lampu
Motor starter, relai lampu, dan lampu
Solenoid pada motor starter, relai, dan koil.
Relai lampu, lampu, dan saklar lampu
Atom yang mempunyai kelebihan elektron dan atom yang memiliki kekurangan elektron masing-masing disebut
Ion positif dan ion negatif
Terminal positif dan terminal negatif
Terminal negatif dan terminal positif
Ion negatif dan ion positif.
Struktur atom bahan konduktor, semikonduktor, dan isolator masing-masing adalah
3 elektron pada orbit terluar, 4 elektron pada orbit terluar, dan 5 elektron pada orbit terluar
1-3 elektron pada orbit terluar, 4 elektron pada orbit terluar, dan 5-8 elektron pada orbit terluar.
3 elektron pada orbit terluar, 4 elektron pada orbit terluar, dan 5 elektron pada orbit terluar
1-2 elektron pada orbit terluar, 3-4 elektron pada orbit terluar, dan 5-8 elektron pada orbit terluar
Aliran listrik terjadi pada saat elektron-elektron lepas dari atom-atomnya dan mengalir melalui suatu penghantar atau konduktor. Kalimat tersebut merupakan penjelasan dari
Listrik dinamis.
Listrik statis
Listrik searah
Listrik bolk balik
Perbedaan listrik arus searah dan arus bolak balik adalah
Arus DC: elektron bebas mengalir dalam satu arah. Arus AC : elektron bebas mengalir berubah arah.
Arus AC: elektron bebas mengalir dalam satu arah. Arus DC: elektron bebas mengalir berubah arah
Arus AC: elektron bebas mengalir dalam satu arah. Arus DC: elektron bebas mengalir berubah arah
Arus bolak-balik: elektron bebas mengalir dalam satu arah. Arus searah: elektron bebas mengalir berubah arah
Contoh peralatan yang memanfaatkan efek panas yang ditimbulkan oleh listrik dalam kehidupan sehari-hari adalah
Kipas angin, kompor listrik, dan solder
Heater, kompor listrik, dan bor listrik
Pengering rambut, setrika, dan heater.
Penanak nasi, lampu, dan kipas angin
Laju aliran muatan positif menuju daerah yang bermuatan negatif melalui suatu penghantar disebut
Arus dengan satuan Amper.
Tegangan dengan satuan Volt
Tahanan dengan satuan Ohm
Daya listrik dengan satuan Watt
Rangkaian seri adalah
Rangkaian yang memiliki beberapa komponen dalam rangkaian yang dipasang secara berpasangan
Rangkaian yang memiliki beberapa komponen dalam rangkaian yang dipasang secara berjajar
Rangkaian yang memiliki beberapa komponen dalam rangkaian yang dipasang secara bersamaan
Rangkaian yang memiliki beberapa komponen dalam rangkaian yang dipasang secara berderet
Gambar yang menujukkan rangkaian paralel adalah
Hubungan timbal balik antara listrik dan magnet dapat dinyatakan dengan
Magnet dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik jika magnet digerakan di sekitar penghantar
Listrik dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan magnet listrik (elektromagnet)
Penghantar yang dialiri arus listrik akan menghasilkan medan magnet
Listrik dapat digunakan untuk mengasilkan magnet dan magnet dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik.
Jika suatu penghantar dialiri arus listrik, maka
Penghantar akan terdorong akibat adanya medan magnet
Di sekitar penghantar akan timbul medan magnet.
Penghantar akan menjadi panas dan akhirnya terbakar
Lampu pada penghantar akan menyala
Rangkaian lampu –lampu pada mobil menggunakan listrik
Arus bolak balik
Arus dinamis
Arus searah
Arus statis
Contoh penggunaan bahan semikonduktor, konduktor dan isolator dalam komponen otomotif masing-masing adalah
Dioda, transistor, dan lampu
Dioda, kabel lampu, lapisan luar kabel.
Transistor, koil, dan relai
Busi, kabel busi, dan tutup busi
Berapa daya dan arus listrik yang mengalir pada suatu rangkaian jika tegangan yang diberikan sebesar 12 volt dan tahanan rangkaian tersebut 4 ohm.
Daya = 36 Watt, dan arus = 3 Amper.
Daya = 36 Watt, dan arus = 2 Amper
Daya = 24 Watt, dan arus = 3 Amper
Daya = 48 Watt, dan arus = 4 Amper
Tentukan tegangan yang harus diberikan pada suatu lampu jika arus yang diperlukan adalah 6 amper dan tahanan lampu tersebut adalah 2 ohm. Berapa daya listrik pada rangkaian tersebut.
Tegangan = 3 V, dan daya = 18 Watt
Tegangan = 12 V, dan daya = 72 Watt
Tegangan = 12 V, dan daya = 18 Watt
Tegangan = 3 V, dan daya = 12 Watt
Berapa tahanan suatu rangkaian yang dapat mengalirkan arus sebesar 2 A jika tegangan yang diberikan pada rangkaian tersebut 15 V. Berapa daya listrik pada rangkaian tersebut
Tahanan = 7,5 Ohm dan daya = 30 Watt.
Tahanan = 30 Ohm dan daya = 30 Watt.
Tahanan = 0,133 Ohm dan daya = 30 Watt.
Tahanan = 7,5 Ohm dan daya = 45 Watt.
Cara pengukuran tegangan dan arus adalah
Voltmeter dihubungkan paralel dengan bagian yang diukur, dan Ampermeter dihubungkan paralel
Voltmeter dihubungkan seri dengan bagian yang diukur, dan Ampermeter dihubungkan paralel
Voltmeter dihubungkan paralel dengan bagian yang diukur, dan Ampermeter dihubungkan seri.
Voltmeter dan ampermeter dihubungkan seri dengan bagian yang diukur
Suatu rangkaian terdapat tahanan masing-masing 4 Ω dan 4 Ω. Jika tahanan-tahanan pada rangkaian tersebut terhubung secara paralel, tahanan totalnya adalah
12 Ω
8 Ω
8 Ω
2 Ω
Suatu rangkaian terdapat tahanan masing-masing 4 Ω dan 4 Ω. Jika tahanan-tahanan pada rangkaian tersebut terhubung secara paralel dan dihubungkan dengan sumber tegangan sebesar 12 V, berapa besar arus yang mengalir pada rangkaian adalah
1,5 A
3 A
6 A
9 A
